Kades Kesongo Apresiasi Sinergitas TNI-Polri dan Pemkab Melalui TMMD 129 Bojonegoro

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)-  Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang digelar di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, membawa angin segar dan perubahan nyata bagi masyarakat setempat.

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, secara terbuka menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi kuat antara TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dan seluruh pemangku kepentingan.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Kusnadi saat menyambut kedatangan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-129 dari Mabes TNI, Mabes TNI AD, Kodam V Brawijaya dan Korem 082/CPYJ di Balai Desa Kesongo, Jum’at (31/7/2026).

Sebagai salah satu sentra komoditas tembakau di Bojonegoro, Desa Kesongo kini tengah bersiap memperkuat potensi wilayahnya melalui berbagai pengerjaan infrastruktur dan program pemberdayaan.

Menurut Kusnadi, kehadiran TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek peningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Alhamdulillah, masyarakat Desa Kesongo sangat berterima kasih dan antusias. TMMD kali ini tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga SDM warga melalui pelatihan, bimbingan, dan sosialisasi. Kehadiran TMMD sangat membantu dan merubah wajah desa kami,” ujar Kusnadi saat diwawancarai media.

Kusnadi menambahkan, saat ini pengerjaan fisik rata-rata telah mencapai 60 hingga 90 persen. Berbagai sasaran fisik yang tengah digarap meliputi Infrastruktur Jalan dan Akses yakni pembangunan 2 titik jalan cor (rigid beton), perbaikan jembatan, serta pembangunan drainase.

Fasilitas Umum dan Ekonomi, pembangunan mushola dan lapak pedagang UMKM di area istirahat (rest area), normalisasi sungai, serta rehabilitasi gedung sekolah dan rumah warga kurang mampu.

Solusi Air Bersih, pembangunan sumur bor di Dusun Bekatul yang menjadi jawaban atas tantangan musiman warga.

“Sebelum adanya sumur bor, warga harus menempuh jarak yang lumayan jauh untuk mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau tiba. Kini, hadirnya sarana air bersih menjadi penopang penting ketahanan warga,” kata Kusnadi.

Sementara itu, Ketua Tim Wasev TMMD ke-129, Brigjen TNI M. Herry Subagyo, S.I.P. (Dirbinter Ster TNI), menegaskan bahwa TMMD merupakan program prioritas nasional yang terpadu.

“Keberhasilan TMMD sangat ditentukan oleh kolaborasi seluruh pihak, tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat, penyuluhan, serta berbagai program unggulan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di pedesaan,” tegas Brigjen TNI M. Herry Subagyo.

Ia menjelaskan, kunjungan kerja ini bertujuan memastikan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik dapat diselesaikan sesuai rencana. “kunjungan ini sekaligus juga untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat demi pemerataan kesejahteraan di Kabupaten Bojonegoro,” pungkas Brigjen TNI M. Herry Subagyo, S.I.P.

Kegiatan program ini dilaksanakan mulai 15 Juli 2026 hingga 13 Agustus 2026, dengan tema utama “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”.

Sebanyak 150 personel Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro diturunkan bersama warga untuk bahu-membahu menuntaskan seluruh program.

Melalui sinergi lintas sektor yang kokoh ini, Desa Kesongo kini tidak hanya sekadar bertumbuh sebagai daerah penghasil tembakau, melainkan menjelma menjadi desa yang lebih terkoneksi, mandiri, dan sejahtera.(Red)

Wujudkan Impian Rumah Layak Huni, Satgas TMMD 129 Bojonegoro dan Warga Gotong Royong Pasang Keramik di Rumah Ibu Tini

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)-  Kebahagiaan dan rasa haru terpancar jelas dari wajah Ibu Tini (50), seorang warga di Dusun Kedungpandan RT 021 RW 009, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Rumah yang dulunya sederhana dengan lantai tanah, kini bertahap berubah menjadi hunian yang bersih, kokoh, dan nyaman berkat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan oleh Kodim 0813 Bojonegoro.

Pada tahap penyelesaian program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini, anggota Satgas TMMD bersama masyarakat setempat bahu-membahu dan bergotong royong dalam proses pemasangan keramik lantai rumah Ibu Tini.

Pemandangan penuh keakraban terlihat di lokasi pembangunan. Tanpa canggung, para prajurit TNI berseragam loreng menanggalkan atribut formality dan terjun langsung mengaduk semen, mengangkat pasir, hingga mengukur presisi pemasangan ubin keramik putih.

Dan SST-1 SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, mengatakan, setiap detail dikerjakan dengan penuh ketelitian dan kehati-hatian mulai dari proses pengukuran ketebalan spesi semen hingga kerapian nat keramik agar lantai rumah tidak hanya tampak indah dan rapi, tetapi juga tahan lama.

“Pemasangan keramik ini merupakan salah satu tahap akhir dari rehabilitasi rumah Ibu Tini. Kami berupaya memberikan hasil yang terbaik agar pemilik rumah nantinya bisa tinggal dengan tenang, sehat, dan nyaman,” ujarnya, Sabtu (1/8/2026).

Tidak hanya personel Satgas TMMD, partisipasi aktif dan kesadaran gotong royong warga Dusun Kedungpandan menjadi kunci cepatnya proses pengerjaan.

Warga sekitar secara sukarela bahu-membahu menyiapkan bahan adukan, membantu pengangkutan material, hingga menyediakan hidangan sederhana untuk dinikmati bersama di sela waktu istirahat.

“Semangat kebersamaan ini menegaskan kembali hakikat dari program TMMD, yaitu mempererat tali silaturahmi serta menguatkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat,” kata Letda Inf Ady Yuniarto.

Bagi Ibu Tini (50), renovasi rumah ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan tumpuan harapan baru bagi kehidupannya dan keluarga.

Sentuhan kepedulian dari Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro kini menghadirkan tempat tinggal yang jauh lebih layak, higienis, dan bermartabat.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI Kodim 0813 Bojonegoro dan seluruh warga yang sudah membantu. Dulu tidak pernah terbeli keramik seperti ini. Sekarang rumah saya jadi bersih dan bagus,” tuturnya.

Melalui program TMMD ke-129, Kodim 0813 Bojonegoro terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat, mendorong pemerataan pembangunan di wilayah perdesaan, serta merawat nilai luhur gotong royong sebagai identitas bangsa.(Red)

Merajut Harapan di Bawah Atap Baru: Sentuhan Hangat Satgas TMMD 129 Bojonegoro untuk Rumah Pak Ladi

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)-  Senyum sumringah kini memancar dari wajah Bapak Ladi (48), warga RT.011 RW.005 Dusun Pereng, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Rumah yang dahulunya masuk dalam kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kini perlahan tapi pasti berubah menjadi hunian yang aman, kokoh, dan nyaman, Sabtu (1/8/2026).

Pemandangan penuh kehangatan tampak jelas saat anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro bersama warga sekitar bahu-membahu memasang genteng dan merapikan bagian atap rumah Pak Ladi.

Tanpa canggung, estafet genteng mengalir dari tangan-tangan prajurit TNI ke warga yang berada di atas kerangka kayu roof, diiringi gelak tawa dan canda gurau yang mencairkan lelah di bawah terik matahari.

Program pemugaran RTLH sasaran-4 TMMD ke-129 tahun anggaran 2026 ini bukan sekadar pengerjaan fisik berupa dinding, keramik, dan atap semata.

Di balik tiap helai genteng yang terpasang dan setiap sapuan cat biru-putih yang mempercantik dinding rumah, tersimpan semangat gotong royong serta kepedulian mendalam dari TNI untuk masyarakat desa.

“Dulu kalau hujan deras selalu khawatir bocor atau kayu lapuknya roboh. Sekarang lihat atapnya mulai rapi, dindingnya sudah kokoh, dan dalamnya bersih. Saya benar-benar tidak bisa lagi berkata-kata selain terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak-bapak TNI,” ungkap Pak Ladi dengan mata berkaca-kaca saat menyaksikan rumahnya diperbaiki.

Tak hanya fokus pada pengerjaan luar rumah, anggota Satgas TMMD juga terlihat telaten menyapu dan membersihkan lantai dalam rumah, merapikan perabotan, hingga memastikan kondisi hunian benar-benar layak dan sehat untuk ditempati keluarga Pak Ladi.

Dan SST-1 SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, menyampaikan, keterlibatan masyarakat desa secara swadaya menjadi kunci cepat dan lancarnya proses renovasi rumah ini.

Kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata yang hadir langsung di tengah-tengah pemukiman warga.

“TMMD ini hadir untuk membantu mempercepat pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak dan sehat. Kebersamaan, kerja keras, dan keringat yang kita keluarkan bersama warga Dusun Pereng adalah bukti nyata bahwa TNI lahir dari rakyat dan ada untuk rakyat,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Kini, papan informasi sasaran “RTLH BPK. LADI” yang berdiri tegak di depan rumah menjadi saksi bisu transformasi besar tersebut.

Rumah yang dahulu memprihatinkan, sebentar lagi akan menjadi tempat tinggal yang penuh kehangatan, perlindungan, dan harapan baru bagi keluarga Pak Ladi di Desa Kesongo.(Red)

Lelah Tak Terasa: Satgas TMMD 129 Bojonegoro Bantu Benahi Jembatan Warga Kesongo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)-  Lelah usai memeras keringat menyelesaikan pengerjaan sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, tak melunturkan kepedulian prajurit TNI terhadap warga Dusun Kedungpandan.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat di Dusun Kedungpandan, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Pada sore hari, setelah jam pengerjaan utama TMMD usai, anggota Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Prada Saiful Fery Ardiansyah, bersama rekannya tidak langsung beristirahat.

Keduanya berinisiatif mendatangi rumah Mbah Sarijan, salah satu warga lansia setempat, untuk membantunya membersihkan pekarangan serta memperbaiki jembatan kayu di depan rumahnya.

Dengan cekatan, prajurit loreng tersebut memegang cangkul dan sabit untuk membersihkan rumput liar serta semak belukar yang memenuhi halaman.

Tak hanya itu, Prada Saiful Fery Ardiansyah bersama rekannya juga bahu-membahu bersama Mbah Sarijan memaku dan merapikan bilah-bilah kayu jembatan lintasan menuju halaman rumah agar aman dilewati.

Prada Saiful Fery Ardiansyah mengatakan, kegiatan ini lahir dari rasa empati dan kepedulian spontan sebagai bagian dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Tugas kami di sini bukan hanya membangun jalan atau fasilitas umum secara formal, tetapi juga hadir menjadi bagian dari keluarga besar warga Desa Kesongo. Melihat Mbah Sarijan bekerja sendiri di usia senja, hati kami tergerak untuk bantu ringan-ringan pekerjaan beliau di sore hari,” ujar Prada Saiful di sela-sela kegiatannya.

Mbah Sarijan (71), dengan senyum haru di wajahnya yang bersahaja, mengaku sangat bersyukur dan tersentuh atas perhatian para prajurit TNI.

Kehadiran para anggota Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro di desanya benar-benar membawa suasana baru yang penuh keceriaan dan rasa saling peduli.

“Saya sangat senang dan berterima kasih sekali. Mas-mas tentara ini sudah seharian kerja keras bangun desa, sorenya masih mau bantu saya merapikan jembatan dan pekarangan. Rasanya seperti dibantu anak sendiri,” ungkap Mbah Sarijan sumringah.

Setelah pekerjaan selesai, kebersamaan berlanjut di teras rumah sederhana milik Mbah Sarijan.

Sambil menikmati secangkir minuman hangat dan sajian sederhana di sore hari, canda tawa dan obrolan hangat terpancar antara prajurit dan warga.

Aksi humanis yang ditunjukkan oleh Prada Saiful Fery Ardiasyah dan rekan-rekannya menegaskan kembali roh utama dari program TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik semata, melainkan juga merajut ikatan kebatinan dan persaudaraan yang kokoh antara TNI dan rakyat.(Red)

Satgas TMMD 129 Kodim Bojonegoro Setia Menjaga Kesehatan Warga Kesongo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur semata.

Lebih dari itu, kehadiran para prajurit TNI di pelosok desa turut membawa hangatnya kepedulian sosial melalui pelayanan kesehatan langsung bagi masyarakat.

Pada Sabtu (1/8/2026), suasana Balai Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro tampak berbeda.

Teras balai desa disulap menjadi ruang pemeriksaan kesehatan sederhana namun penuh keakraban.

Warga desa, khususnya para ibu berkumpul dan duduk lesehan bersama anggota Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro untuk memeriksakan kondisi tubuh mereka.

Pelayanan kesehatan gratis ini dipimpin oleh Praka Andi Aprianto dari Polkes 05.09.14 Bojonegoro, didampingi oleh para personel Satgas TMMD ke-129.

Dengan penuh kesabaran dan senyum ramah, tim medis mengecek tekanan darah (tensi) warga, mendengarkan berbagai keluhan kesehatan, serta memberikan obat-obatan dan vitamin yang sesuai secara gratis.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran TMMD di sini tidak hanya menghadirkan jalan atau bangunan baru, tetapi juga membawa manfaat langsung bagi fisik dan jiwa warga. Kesehatan masyarakat adalah fondasi utama keberhasilan pembangunan,” ujar Praka Andi di sela-sela kegiatannya.

Kegiatan bakti kesehatan ini pun menyedot antusiasme tinggi dari warga setempat. Banyak dari mereka menyambut hangat inisiatif ini karena merasa sangat terbantu, mengingat akses menuju fasilitas pelayanan kesehatan terkadang memerlukan jarak tempuh tersendiri.

Tak hanya mendapatkan pemeriksaan dan obat, warga juga memperoleh edukasi singkat mengenai pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Raut wajah lega dan senyum bahagia terpancar dari para warga usai menerima pelayanan dan obat dari petugas.

Momen interaksi yang hangat antara prajurit TNI dan masyarakat setempat di teras Balai Desa Kesongo ini menjadi bukti nyata makin kokohnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui bakti kesehatan ini, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro menegaskan komitmennya, merajut kesejahteraan warga secara menyeluruh, menyentuh pembangunan dari segi fisik hingga kualitas hidup dan kesehatan masyarakat desa.(Red)

Aksi Peduli Satgas TMMD 129 Bojonegoro bantu Dorong Gerobak “Sempol” Bu Kartini

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Potret kemanunggalan TNI dan rakyat kembali terukir indah di sela-sela pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 129 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro.

Tak hanya berpeluh keringat menuntaskan sasaran fisik infrastruktur, para prajurit di lapangan juga menunjukkan kepekaan sosial yang tinggi dengan langsung mengulurkan tangan membantu warga yang tengah berjuang mencari nafkah.

Suasana hangat kemanunggalan TNI dengan rakyat itu terekam nyata pada Sabtu (1/8/2026).

Tanpa canggung atau ragu, tiga anggota Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro yang mengenakan seragam loreng kebanggaan mereka langsung sigap membantu mendorong sebuah gerobak jualan.

Gerobak bertuliskan “Sempol Ayam & Sapi Mbak Kar”  itu dipindahkan bersama-sama menuju lokasi berjualan di area Desa Kesongo.

Langkah kecil yang spontan ini, seketika meringankan beban fisik sang pemilik usaha di jalanan yang berdebu.

Pemilik gerobak tersebut adalah Kartini seorang ibu tangguh asal Dusun Banaran, Desa Dayukidul, Kecamatan Kedungadem.

Setiap harinya, Ibu Kartini, mengandalkan jualan sempol keliling ini sebagai sandaran ekonomi utama.

Langkah kakinya mendorong gerobak tak pernah surut demi satu tujuan mulia, menopang kebutuhan rumah tangga dan memastikan kedua buah hatinya tetap bisa mengenyam pendidikan di bangku sekolah.

Dan SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, mengatakan, aksi peduli ini mengalir begitu saja sebagai bagian dari jiwa pengabdian prajurit.

“Melalui hal-hal sederhana seperti membantu warga, kami ingin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semoga kehadiran Satgas TMMD benar-benar memberikan manfaat, tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Mendapat bantuan tidak terduga dari para tentara, gurat lelah di wajah Kartini seketika berganti menjadi senyuman haru.

Kartini mengaku sangat terbantu, dan merasa didukung secara moral oleh kehadiran para prajurit Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro.

“Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu saya. Semoga kegiatan TMMD berjalan lancar, dan semua anggota Satgas selalu diberi kesehatan,” ucap Kartini.

Momen humanis ini menjadi bukti autentik bahwa esensi sejati dari TMMD tidak sekadar membangun fasilitas fisik desa.

Lebih dari itu, program ini berhasil menghidupkan kembali roh gotong royong, merajut empati, serta menanamkan rasa kebersamaan mendalam yang manfaatnya mengalir langsung ke jantung kehidupan masyarakat kecil.(Red)

Sentuhan Akhir TMMD 129 di Dusun Mundu: Asa Baru Warga Kesongo di Atas Jalan Beton

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Terik matahari yang menyengat di Dusun Mundu, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem tak sedikit pun menyurutkan langkah para prajurit TNI dan warga setempat, Sabtu (1/8/2026).

Bau khas adukan semen basah dan raungan mesin truk molen menjadi irama penyelelah di penghujung bulan Juli.

Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026, pengerjaan pengecoran jalan yang menjadi salah satu sasaran fisik utama kini telah memasuki tahap akhir (finishing).

Dari pagi hingga sore hari, personel Satgas TMMD bersama warga berdiri sejajar, bahu-membahu meratakan material beton yang terus mengucur dari corong truk molen.

Menggunakan cangkul, perata kayu, dan pelindung seadanya, setiap sudut jalan dipastikan terisi padat, rata, dan presisi agar menghasilkan konstruksi beton yang kokoh serta nyaman dilalui.

Pemandangan ini bukan sekadar aktivitas pembangunan fisik, melainkan potret nyata kentalnya budaya gotong royong dan kemanunggalan TNI bersama rakyat.

Anggota Satgas TMMD, Kopka Kasim, menyampaikan bahwa pengerjaan fisik pengecoran jalan terus dipacu agar hasilnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat secara maksimal.

“Saat ini pengecoran sudah masuk tahap finishing. Semoga selesai sesuai target dan hasilnya bisa segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Kopka Kasim.

Ia menambahkan, seluruh personel yang terlibat terus berdedikasi menjaga kualitas material dan pengerjaan agar jalan beton ini berdaya guna dalam jangka panjang.

Perubahan nyata ini disambut hangat dan penuh sukacita oleh warga setempat. Panidi, salah seorang warga Dusun Mundu, tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya saat melihat akses jalan di depan rumahnya kini berubah drastis menjadi mulus dan kokoh.

“Dulu jalannya bergelombang dan kurang nyaman dilalui. Sekarang sudah dibangun menjadi jalan beton yang bagus. Kami sangat senang dan mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah bekerja keras membangun desa kami,” tutur Panidi dengan nada haru.

Rampungnya akses jalan beton ini diproyeksikan akan membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat Desa Kesongo, di antaranya Kelancaran Mobilitas: Mempermudah akses transportasi harian warga, anak sekolah, hingga pelayanan kesehatan.

Kemudian Penguatan Ekonomi, Mempercepat dan mempermudah distribusi hasil pertanian warga ke luar desa tanpa kendala jalur bergelombang atau licin.

Efisiensi Biaya Logistik, Mengurangi risiko kerusakan kendaraan dan menekan waktu tempuh perjalanan.

Program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem tidak hanya meninggalkan jejak pembangunan fisik berupa jalan beton yang kokoh, tetapi juga meninggalkan jejak kebersamaan yang mendalam antara TNI dan masyarakat Bojonegoro. (Red)

Senyum Manis Lapak Mbak Mike: Saat TMMD 129 Bojonegoro Dobrak Ekonomi Desa Kesongo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Suara riuh tepuk tangan dan sorak-sorai penonton pecah di Lapangan Balai Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, setiap sore menjelang petang, Sabtu (1/8/2026).

Di balik serunya smash-smash keras turnamen bola voli antar-dusun yang digagas Kodim 0813 Bojonegoro lewat Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026, ada denyut ekonomi warga yang mendadak melaju kencang.

Bukan sekadar ajang unjuk gigi para atlet desa atau panggung hiburan semata, turnamen ini rupanya menjadi ‘magnet rezeki’ bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Lapangan yang dulunya tenang, kini berubah menjadi pusat keramaian yang menguntungkan.

Di sudut lapangan, dengan cekatan Mike meracik es segar dan menyeduh kopi hangat. Warga Desa Kesongo ini tak berhenti tersenyum melayani antrean pembeli yang singgah ke lapak sederhananya.

Bagi Mike dan rekan-rekan sesama pedagang kecil, kehadiran Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro di Desa Kesongo membawa napas baru bagi perekonomian dapur mereka.

“Saya sangat senang. Setiap sore bisa berjualan di sini saat ada kegiatan bola voli yang dilaksanakan bapak-bapak TNI. Alhamdulillah, dagangan saya ramai dan bisa menambah penghasilan keluarga,” ujar Mike dengan mata berbinar.

Atmosfer pertandingan yang hangat dan kekeluargaan membuat warga memboyong anggota keluarga hingga teman-teman mereka untuk menonton.

Imbasnya? Makanan ringan, minuman dingin, hingga jajanan tradisional laris manis diborong penonton.

Turnamen bola voli antar-dusun ini memang dirancang sebagai salah satu agenda non-fisik TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro di Desa Kesongo.

Tujuannya mulia adalah merawat semangat olahraga, mencairkan sekat, serta mempererat kemanunggalan antara prajurit TNI dan masyarakat lokal.

Namun, hasil manisnya meluas hingga ke sektor ekonomi rakyat. TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya soal pengecoran jalan atau perbaikan infrastruktur fisik semata.

Lebih dari itu, ada denyut kebahagiaan, rasa kebersamaan, dan dampak ekonomi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat bawah.

Melalui riuh sorak bola voli dan deretan lapak UMKM yang sumringah di Desa Kesongo, TMMD ke-129 berhasil menghadirkan bukti nyata, ketika desa dibangun dengan hati, kebahagiaan dan kesejahteraan warga akan tumbuh beriringan. (Red)

Menembus Gang Sempit: Ketika ‘Motor Roda Tiga’ Satgas TMMD 129 Bojonegoro Bawa Harapan Rumah Layak Huni Warga Kesongo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Senyum sumringah kini mulai terpancar di wajah warga Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (1/8/2026).

Memasuki pertengahan masa pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 yang digalang oleh Kodim 0813/Bojonegoro, pengerjaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menunjukkan peningkatkan pesat.

Progres pembangunan fisik kini telah menyentuh angka signifikan, yakni sekitar 70 hingga 90 persen. Sejumlah unit rumah penerima manfaat bahkan sudah berada di tahap penyelesaian akhir (finishing).

Untuk mengejar target waktu dan memastikan pekerjaan berjalan cepat, kepedulian serta kejelian ditunjukkan oleh personel Satgas TMMDke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro bersama warga setempat.

Salah satunya terekam dalam proses distribusi material bangunan seperti daun pintu yang akan dipasang di unit-unit RTLH.

Lokasi pengerjaan yang berada di pemukiman padat dengan akses jalan terbatas tidak menyurutkan semangat para prajurit.

Dari titik transit utama di depan SD Negeri Kesongo 1, material bangunan dipindahkan dari truk besar ke kendaraan roda tiga (motor Viar TMMD) agar dapat menjangkau gang-gang sempit yang tak bisa dilalui mobil.

“Kami menggunakan kendaraan roda tiga karena beberapa rumah penerima RTLH berada di gang atau jalan yang sempit. Kalau memakai mobil roda empat akan sulit masuk, sehingga material kami pindahkan menggunakan roda tiga agar bisa sampai ke lokasi dengan aman,” ujar Prada Furgensio Tardeli Mitang, yang ikut turun langsung mengangkut material.

Prada Furgensio menambahkan, pengiriman material ini dilakukan secara bertahap dan terencana agar proses pemasangan pintu hingga tahap akhir pembangunan dapat selesai tepat waktu tanpa mengganggu kenyamanan jalan warga sekitar.

Program rehabilitasi RTLH menjadi salah satu perhatian utama dalam TMMD ke-129 di Desa Kesongo.

Tak sekadar membangun dinding dan atap, program ini membawa misi humanis untuk menghadirkan hunian yang lebih sehat, aman, dan memanusiakan warga penerima manfaat.

Keberhasilan pencapaian ini merupakan buah manis dari sinergi tanpa sekat antara TNI (Kodim 0813/Bojonegoro) sebagai penggerak utama, Pemerintah Daerah sebagai pendukung regulasi dan pembangunan, serta relawan dan masyarakat Desa Kesongo yang bahu-membahu bergotong-royong.

Dengan capaian yang sudah di ambang pengerjaan akhir, tidak lama lagi rumah-rumah impian ini siap diserahterimakan, memberikan naungan hangat dan kenyamanan baru bagi keluarga penerima manfaat di Desa Kesongo. (Red)

Sajian Hangat Warga Kesongo Mengikat Hati Satgas TMMD 129 Bojonegoro

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Di sela-sela deru mesin dan dentuman palu, terjalin sebuah kisah hangat di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Sabtu (1/8/2026).

Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro bukan hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga merajut tali persaudaraan yang kuat dengan masyarakat setempat.

Sebuah momen sederhana namun penuh makna terekam saat personel Satgas dan warga duduk bersama menikmati hidangan sederhana setelah bahu-membahu dalam kerja bakti.

Suasana keakraban terpancar jelas ketika anggota Satgas bercengkerama, berbagi cerita, dan melahap makanan bersama warga tanpa sekat.

Bagi mereka, makan bersama bukan sekadar mengisi perut, melainkan simbol kebersamaan dan gotong royong yang menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program TMMD.

Semangat yang terbangun sejak pagi saat bekerja di lapangan berlanjut hingga waktu istirahat, memperlihatkan kuatnya hubungan antara TNI dan masyarakat.

Babinsa Desa Kesongo, Serka Lasmidi, mengungkapkan, tradisi makan bersama ini memiliki makna mendalam dalam mempererat hubungan antara Satgas TMMD dan warga.

“Melalui kebersamaan seperti ini, komunikasi antara TNI dan masyarakat semakin dekat. Kami tidak hanya bekerja bersama, tetapi juga berbagi kebahagiaan dalam suasana kekeluargaan sehingga hubungan yang terjalin semakin erat,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Senada dengan Serka Lasmidi, Dan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan, kemanunggalan TNI dengan rakyat adalah nilai utama TMMD.

“Makan bersama ini mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki makna yang sangat besar. Dari kebersamaan seperti inilah tumbuh rasa persaudaraan, saling menghormati, dan semangat untuk bersama-sama membangun desa. Inilah esensi TMMD, yakni memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tuturnya dengan semangat membara.

Program TMMD ke-129 di Desa Kesongo tidak hanya fokus pada pembangunan fisik seperti jalan, drainase, rehabilitasi rumah, sumur bor, dan fasilitas umum.

Berbagai kegiatan sosial juga digelar untuk mempererat hubungan antara aparat TNI dan warga.

Melalui momen sederhana seperti makan bersama, Satgas TMMD kembali menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya infrastruktur, melainkan juga dari kuatnya rasa persatuan, kekompakan, dan kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat. (Red)