RTLH Hasanudin Hampir Rampung, Sentuhan Akhir Wujudkan Rumah Layak Huni

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Rabu (5/8/2026), raut wajah penuh haru dan kebahagiaan tak mampu disembunyikan oleh Bapak Hasanudin dan keluarganya. Rumah tinggal mereka yang berada di Jalan Mata Air, yang dulunya memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan besar di berbagai sisi, kini telah bertransformasi total. Program pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) hasil kolaborasi gotong royong tersebut kini telah memasuki tahap puncaknya dan mencatatkan progres pembangunan yang mengagumkan, yakni mencapai 98 persen.

Suasana kebersamaan begitu terasa di lokasi kegiatan. Memasuki tahap akhir penyelesaian, para personel Satgas Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) tampak sigap dan penuh ketelitian merapikan setiap sudut bangunan. Dengan jemari yang lihai, personel Satgas melaksanakan proses pengecatan pada bagian pintu dan kusen jendela. Sentuhan warna baru ini menjadi penyempurna visual sekaligus penanda bahwa hunian tersebut siap kembali dihuni dengan wajah yang jauh lebih kokoh dan artistik. Kuas demi kuas yang dioleskan bukan sekadar melapisi kayu, melainkan juga mengukir harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.

Perubahan fisik bangunan yang signifikan ini disambut rasa syukur yang mendalam oleh Bapak Hasanudin. Rumah yang dahulu menyimpan kecemasan setiap kali hujan deras atau angin kencang menerpa, kini telah berganti menjadi hunian yang jauh lebih layak, aman, dan nyaman. Kebocoran atap dan dinding yang rapuh kini tinggal cerita masa lalu, digantikan oleh struktur bangunan yang kokoh dan memberikan rasa perlindungan sejati bagi seluruh anggota keluarga.

Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, selaku Dansatgas TMMD ke-129, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh personel di lapangan serta partisipasi aktif warga setempat. Beliau berharap hasil pembangunan RTLH ini tidak hanya sekadar memberikan tempat bernaung yang fisik, tetapi juga membawa keberkahan dan kebahagiaan yang berkelanjutan bagi keluarga Bapak Hasanudin. Momen ini menjadi bukti nyata dan wujud kemanunggalan yang tak terpisahkan, bahwa kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat selalu membawa manfaat nyata dan menjadi solusi atas hambatan yang dihadapi warga.

MCK-5 Masuki Tahap Finishing, Fasilitas Umum Segera Dinikmati Warga

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Suasana gotong royong dan semangat kebersamaan begitu terasa di kawasan Jalan Nangka 1, . Di tengah riuk-pikuk aktivitas warga, deretan perkakas kerja dan senyum sumringah para prajurit TNI bersama masyarakat setempat mewarnai setiap sudut pengerjaan fasilitas umum yang sangat dinantikan. Pembangunan fasilitas Sanitasi Umum MCK-5 berukuran 3 x 2,5 meter yang dimotori melalui Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 kini telah menunjukkan hasil yang sangat memuaskan dengan capaian progres fisik mencapai 80 persen pada Rabu (5/8/2026).

Pemandangan di lokasi pembangunan memperlihatkan kesibukan pada tahap pemolesan akhir. Beberapa personel Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu melakukan pengecatan dinding luar dengan warna yang segar, sementara yang lainnya dengan telaten meratakan plesteran pada tembok bagian dalam. Sentuhan finishing ini menjadi penanda kuat bahwa pengerjaan fisik MCK-5 telah mendekati batas akhir dan tak lama lagi fasilitas sanitasi layak ini siap diserahterimakan serta dipergunakan oleh masyarakat sekitar.

Hadirnya MCK-5 ini bukan sekadar bangunan fisik semata, melainkan wujud nyata dari kepedulian terhadap kualitas hidup warga pemukiman. Selama ini, kebutuhan akan sanitasi yang bersih dan representatif menjadi salah satu tantangan yang dihadapi warga di area tersebut. Dengan segera beroperasinya MCK ini, standar kesehatan lingkungan dan kenyamanan hidup masyarakat di Jalan Nangka 1 dipastikan bakal meningkat signifikan.

Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, selaku Dansatgas TMMD ke-129 menegaskan bahwa keberadaan program TMMD dirancang untuk menyentuh langsung aspek paling mendasar dari kehidupan warga. Menurut beliau, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur berskala besar seperti jalan atau jembatan, tetapi juga memprioritaskan penyediaan fasilitas dasar yang dampaknya langsung dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Pembangunan MCK ini menjadi bukti konkret bahwa negara melalui TNI hadir untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, menunjang kesehatan, serta menciptakan lingkungan pemukiman yang lebih bersih, sehat, dan bermartabat.

 

Hangatnya Kebersamaan, TNI dan Anak-Anak Warga Gelar Pengajian di Mushola

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Di sela-sela kesibukan pembangunan fisik yang terus dikejar demi kesejahteraan warga, Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 menggelar kegiatan nonfisik yang menyentuh sisi spiritual masyarakat. Bertempat di mushola setempat pada Rabu (5/8/2026) malam, para prajurit TNI membaur bersama warga dan anak-anak untuk melaksanakan pengajian serta doa bersama.

Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan tampak jelas ketika para prajurit TNI duduk lesehan berdampingan dengan anak-anak dan tokoh masyarakat setempat. Tanpa jarak, suara lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema merdu dari dalam mushola, disusul dengan penyampaian tausiah yang menyejukkan hati. Kegiatan ini tak hanya sekadar agenda rutin, tetapi menjadi sarana ampuh dalam mempererat hubungan emosional serta mengokohkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini kepada generasi muda.

Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, selaku Dansatgas TMMD Ke-129, menegaskan bahwa sasaran nonfisik seperti pengajian ini memiliki peranan vital dalam program TMMD. Menurutnya, pembangunan karakter dan moral masyarakat melalui kegiatan keagamaan memiliki nilai yang sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur fisik. Keduanya saling melengkapi demi menciptakan lingkungan masyarakat yang sejahtera, religius, dan berkehidupan harmonis. Through spiritual bond like this, TNI build not just stronger bridges, but stronger hearts.

Kehadiran Satgas TMMD di tengah-tengah masyarakat tak hanya membawa perubahan pada jalan, jembatan, atau bangunan fasilitas umum, tetapi juga menyalakan semangat kebersamaan dan kedamaian di hati warga setempat.

Pembangunan RTLH Pak Hendi Capai 79 Persen, Pemasangan Plafon dan Pengecatan Dinding Dikebut

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Hendi yang berlokasi di Jalan Mata Air, Bandar Lampung, terus menunjukkan progres yang amat positif. Hingga pertengahan pekan ini, capaian pengerjaan fisik bangunan hunian tersebut telah menyentuh angka 79 persen.

Pantauan di lokasi pada Rabu (5/8/2026) memperlihatkan suasana kerja bakti yang dipenuhi rasa kekeluargaan. Para personel Satgas Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-129 bersama warga setempat tampak bahu-membahu menuntaskan setiap tahapan pembangunan. Saat ini, fokus pengerjaan difokuskan pada pemasangan plafon rumah serta pengecatan dinding luar dan dalam agar hunian tersebut segera siap dimasuki tahap penyelesaian akhir (finishing).

Sejak pagi hari, desing alat pemotong kayu dan riuh suara tawa antara prajurit TNI dan masyarakat sekitar saling bersahutan. Semangat gotong royong yang terbangun erat di Jalan Mata Air ini menjadi energi utama yang memacu percepatan pengerjaan fisik di lapangan. Beban pekerjaan yang berat terasa jauh lebih ringan berkat sinergi yang manunggal antara rakyat dan TNI.

Komandan Kodim 0410/Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129 menegaskan bahwa pihaknya terus mengawal secara ketat setiap tahapan pembangunan sarana fisik, khususnya program bedah rumah RTLH.

“Seluruh sasaran fisik RTLH akan terus kita pantau dan evaluasi setiap harinya. Target kita bukan hanya sekadar selesai tepat waktu, melainkan juga memastikan kualitas bangunan benar-benar kokoh, aman, dan nyaman untuk dihuni dalam jangka panjang oleh Bapak Hendi dan keluarga,” tegas Kolonel Arm Roni Hermawan.

Bagi Bapak Hendi, derap langkah para prajurit dan tetangganya yang sedang memoles dinding rumahnya adalah wujud nyata dari harapan baru. Rumah yang tadinya kurang layak kini perlahan berdiri megah dan siap memberikan perlindungan yang layak bagi keluarganya. Program TMMD ke-129 ini pun tidak hanya menghadirkan bangunan fisik yang baru, tetapi juga memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat di bumi Bandar Lampung.

Pengacian Hingga Pemasangan Plafon PVC Dikebut, Rumah Bapak Siswanto Berubah Wajah Berkat TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL

BANDARLAMPUNG (deklarasinews.com)- Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas kemanunggalan TNI bersama rakyat kembali terlihat dalam pelaksanaan *TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026* Kodim 0410/KBL. Memasuki tahapan pembangunan yang semakin signifikan, Satgas TMMD di bawah komando *Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, bersama jajaran Babinsa dari seluruh Koramil Kodim 0410/KBL terus menggenjot pembangunan **Rumah Tidak Layak Huni (RTLH-4) milik Bapak Siswanto* yang berlokasi di *Jalan Nangka, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung*, Rabu (5/8/2026).

Di balik setiap adukan semen, setiap rangka plafon yang dipasang, hingga lembar demi lembar plafon PVC yang mulai menutupi bagian atas rumah, tersimpan semangat pengabdian yang begitu tulus dari para prajurit TNI. Kegiatan tersebut bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TMMD membawa harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak, aman, dan sehat.

Pada sasaran *RTLH-4* dengan ukuran bangunan *6 x 6 meter, personel Satgas TMMD bersama warga melaksanakan beberapa tahapan pekerjaan penting, yaitu **pengacian kamar mandi, **pemasangan rangka plafon, serta **pemasangan plafon PVC*. Seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kualitas bangunan agar hasilnya kokoh, rapi, dan memiliki nilai manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh keluarga penerima bantuan.

Suasana kebersamaan begitu terasa sepanjang pelaksanaan kegiatan. Tanpa mengenal lelah, personel Satgas TMMD dan masyarakat bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pembangunan. Gotong royong yang terjalin menjadi cerminan kuatnya hubungan antara TNI dan rakyat, sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan akan berjalan lebih cepat apabila dilakukan dengan semangat persatuan.

Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL *Kolonel Arm Roni Hermawan* menegaskan bahwa program TMMD bukan hanya bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah, tetapi juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

“Program TMMD merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. Kami ingin memastikan setiap sasaran yang telah direncanakan dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kehadiran Satgas TMMD di tengah warga bukan hanya membangun rumah, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, kepedulian, dan harapan baru,” ungkap Kolonel Arm Roni Hermawan.

Beliau juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas TMMD serta masyarakat Kelurahan Pinang Jaya yang terus menunjukkan semangat gotong royong dalam setiap pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan modal utama dalam menyukseskan seluruh sasaran TMMD Ke-129.

Pekerjaan pengacian pada kamar mandi menjadi salah satu tahapan penting agar dinding memiliki permukaan yang kuat dan rapi sebelum memasuki tahap penyelesaian akhir. Sementara itu, pemasangan rangka plafon dilakukan dengan ketelitian tinggi untuk memastikan konstruksi mampu menopang plafon secara maksimal. Selanjutnya, pemasangan plafon PVC dipilih karena memiliki daya tahan yang baik, mudah dalam perawatan, serta memberikan tampilan ruangan yang lebih bersih, nyaman, dan modern.

Bagi Bapak Siswanto dan keluarganya, proses pembangunan rumah yang dilakukan melalui program TMMD merupakan anugerah yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Rumah yang sebelumnya membutuhkan banyak perbaikan kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan memberikan rasa aman bagi seluruh anggota keluarga.

Program TMMD Ke-129 di Kelurahan Pinang Jaya sendiri terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Berbagai sasaran fisik, mulai dari pembangunan rumah tidak layak huni, pembangunan fasilitas umum, hingga peningkatan infrastruktur lingkungan, dikerjakan secara serentak oleh Satgas TMMD bersama masyarakat. Di sisi lain, kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan pembinaan masyarakat juga terus dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Keberhasilan TMMD bukan hanya diukur dari berdirinya bangunan atau selesainya infrastruktur, tetapi juga dari tumbuhnya semangat persatuan, kepedulian sosial, serta rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang dilakukan bersama. Nilai-nilai inilah yang terus dijaga oleh Kodim 0410/KBL dalam setiap pelaksanaan program TMMD.

Melalui kerja keras yang dilakukan tanpa mengenal waktu, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL optimistis seluruh sasaran pembangunan akan selesai sesuai target. Dengan demikian, masyarakat Kelurahan Pinang Jaya dapat segera menikmati hasil pembangunan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus mendorong kemajuan wilayah.

TMMD Ke-129 kembali membuktikan bahwa *TNI tidak hanya hadir menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat.* Dari rumah sederhana di Jalan Nangka ini, lahir sebuah harapan baru bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat akan selalu menjadi kekuatan utama dalam membangun Indonesia yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Menyulam Asa di Ujung Beton Kesongo: Ketika Peluh Satgas TMMD 129 Bojonegoro dan Warga Menyatu Tanpa Kenal Hari Libur

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Terik matahari di penghujung pekan tak surutkan langkah. Ketika sebagian besar orang memilih menikmati ketenangan hari Minggu bersama keluarga, suasana berbeda justru terpancar di RT.022 Dusun Kedungpandan, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Derap langkah, gemerincing cangkul, dan gelak tawa keakraban memecah keheningan desa pada Minggu (2/8/2026).

Di sana, para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro bersama masyarakat setempat bahu-membahu menuntaskan tahap akhir pembangunan jalan cor, pemerataan berem di bahu jalan.

Bukan sekadar meratakan gundukan tanah dan batu cadas di tepi jalan beton, setiap ketukan cangkul dan dorongan gerobak adalah simbol kemanunggalan sebuah komitmen untuk menghadirkan akses mobilitas yang kukuh, rapi, dan aman bagi warga desa.

Tahap penyempurnaan atau perataan berem merupakan kunci penting dalam pembangunan jalan rabat beton.

Tanpa urugan dan penataan bahu jalan yang presisi, bahu beton berisiko tergerus air dan membahayakan pengendara.

Dansatgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan bahwa kualitas pekerjaan adalah harga mati. Bagi Satgas TMMD, pembangunan infrastruktur desa tidak boleh dilakukan setengah-setengah.

“Perataan berem ini merupakan tahap akhir penyempurnaan jalan cor. Kami ingin hasil pembangunan benar-benar berkualitas agar dapat dimanfaatkan masyarakat dengan aman dan nyaman dalam jangka panjang,” ujarnya.

Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan prajurit TNI di hari libur menuai rasa haru dan hormat dari pemerintah desa setempat.

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, tak mampu menyembunyikan rasa bangga dan apresiasinya atas pengabdian tulus yang diperlihatkan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi Satgas TMMD yang tetap bekerja di hari Minggu demi mempercepat penyelesaian pembangunan di Desa Kesongo. Jalan ini sudah lama menjadi harapan masyarakat, dan kini manfaatnya mulai dirasakan. Semoga seluruh pekerjaan selesai tepat waktu serta membawa dampak positif bagi kesejahteraan warga,” ungkapnya.

Bagi warga Desa Kesongo, jalan cor ini bukan sekadar hamparan beton semen, melainkan urat nadi baru yang akan menyambung asa perekonomian mereka.

Dampak langsung pembangunan ini dirasakan nyata oleh masyarakat Dusun Kedungpandan. Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang kurang memadai menjadi kendala utama warga saat mengangkut hasil panen maupun menjalankan aktivitas harian.

Kepala Dusun Kedungpandan, Ahmad Alfarizi, menceritakan bagaimana antusiasme warga RT.022 membuncah sejak proyek TMMD ini dimulai hingga memasuki tahap penyempurnaan.

“Warga RT.022 sangat antusias membantu pekerjaan Satgas TMMD. Jalan yang kini dibangun dan disempurnakan dengan berem ini akan mempermudah aktivitas masyarakat, terutama saat mengangkut hasil pertanian maupun menjalankan aktivitas sehari-hari. Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga hasil pembangunan ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tuturnya.

Melalui sinergi erat antara TNI, Pemerintah Daerah, Pemerintah dan partisipasi aktif warga, TMMD ke-129 di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro kembali membuktikan bahwa ketulusan gotong royong adalah energi terbesar bangsa.

Jalan cor beton di RT.022 Dusun Kedungpandan kini berdiri kokoh, siap menyambung keterisolasian, memperlancar rantai pasok hasil bumi, serta membukakan pintu kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat Desa Kesongo.

Pembangunan ini menjadi bukti nyata bahwa ketika TNI dan rakyat menyatu, tak ada hambatan yang tak bisa diatasi.

Ketelitian Demi Kualitas: Satgas TMMD 129 Bojonegoro Sulap Sapu Lidi Jadi Tekstur Lantai Aman dan Rapi

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Sebuah sapu lidi sederhana di tangan seorang prajurit TNI bisa menjadi simbol dedikasi tanpa batas.

Di teras sebuah rumah yang tengah bersolek di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, tampak seorang anggota Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro sedang berjongkok dengan cermat.

Dengan gerakan lembut dan terukur, ia menyapukan sapu lidi di atas permukaan semen yang masih basah, Senin (3/8/2026).

Langkah unik ini bukan sekadar pembersihan biasa, melainkan teknik finishing pengerjaan plester lantai pada program rehabilitasi RTLH milik Ibu Jasmiati, warga RT.009 RW.003 Desa Kesongo.

Sentuhan sapu lidi tersebut sengaja dilakukan untuk menciptakan tekstur alur tipis pada lantai semen agar hasilnya tidak licin, aman dipijak, serta tetap memikat secara estetika.

Proses pembangunan RTLH dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ini tak hanya mengedepankan kecepatan, tetapi juga kualitas bangunan agar bertahan lama dan aman bagi penghuninya.

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan, setiap detail pengerjaan diperhatikan secara cermat, mulai dari fondasi hingga tahap penyelesaian akhir.

“Setiap proses, termasuk tahap finishing lantai, kami kerjakan dengan teliti agar hasilnya maksimal. Kami berharap rumah ini segera selesai sehingga dapat memberikan kenyamanan dan keamanan jangka panjang bagi Ibu Jasmiati beserta keluarganya,” ujarnya.

Penggunaan teknik sapu lidi pada adonan semen basah terbukti efektif menghasilkan permukaan lantai yang ramah bagi penghuni rumah, khususnya dalam mencegah risiko terpeleset saat kondisi basah atau hujan.

Bagi Ibu Jasmiati, setiap jengkal perubahan di rumahnya membawa secercah harapan baru. Melihat para prajurit TNI bekerja keras dengan penuh kesabaran dan keramahan di kediamannya, rasa haru dan syukur tak mampu ia sembunyikan.

Rumah yang dulunya jauh dari kata layak kini bertransformasi menjadi hunian yang kokoh, bersih, dan nyaman.

“Alhamdulillah, saya sangat senang dan bersyukur sekali. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah bekerja keras tanpa lelah membantu memperbaiki rumah kami. Semoga seluruh anggota Satgas TMMD selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam bertugas,” tutur Ibu Jasmiati dengan wajah berbinar.

Melalui TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, ketulusan dan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat makin erat terjalin.

Pengerjaan RTLH Ibu Jasmiati ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tidak hanya soal semen dan batu bata, melainkan tentang menghadirkan kepedulian, kehangatan, serta harapan hidup yang lebih baik bagi masyarakat pedesaan.

TMMD 129 Bojonegoro: Wajah Baru SDN Kesongo 1, Rumah Harapan bagi Penerus Bangsa

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Suasana Senin pagi (2/8/2026) di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, terasa berbeda dan penuh kehangatan.

Di tengah riuk pikuk kegiatan fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, derap langkah para prajurit TNI berseragam loreng berpadu harmonis dengan antusiasme warga setempat.

Kali ini, fokus sentuhan pengabdian menyasar pada sebuah benteng masa depan desa: SDN 1 Kesongo.

Bukan sekadar membangun jalan atau merenovasi rumah warga, Satgas TMMD ke-129 memahami betul bahwa pendidikan adalah fondasi utama pembangunan manusia.

Dengan kuas di tangan dan cat bernuansa biru cerah serta putih bersih, para prajurit bersama warga tampak bahu-membahu mempercantik sudut-sudut ruang kelas dan dinding sekolah yang mulai memudar.

Goresan warna baru ini bukan sekadar pembenahan fisik, melainkan simbol hadirnya semangat baru bagi anak-anak Desa Kesongo untuk merajut cita-cita di ruang belajar yang lebih layak, rapi, dan nyaman.

Komandan Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi wijayanto, menegaskan, pembenahan fasilitas sekolah ini merupakan wujud komitmen dan kepedulian mendalam TNI terhadap keberlangsungan dunia pendidikan di kawasan pelosok.

“Sekolah yang bersih, rapi, dan nyaman akan mendukung semangat belajar para siswa. Melalui TMMD, kami ingin memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk di sektor pendidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran ruang kelas yang representatif diharapkan mampu membakar motivasi para siswa agar semakin giat menuntut ilmu serta memberi rasa bangga bagi para guru yang mengabdi.

Rasa haru dan apresiasi mendalam disampaikan oleh Kepala SDN Kesongo 1, Suroto. Menurutnya, bantuan gotong royong dari Satgas TMMD telah mengubah wajah sekolah menjadi jauh lebih segar dan menyenangkan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro. Dengan adanya pembenahan dan pengecatan ini, suasana sekolah menjadi lebih bersih, indah, dan nyaman sehingga diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar para siswa. Kami juga berkomitmen untuk terus merawat fasilitas yang telah diperbaiki ini,” ungkap Suroto dengan wajah berseri.

Program TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tak hanya menjadi bukti bakti pembangunan infrastruktur fisik semata, tetapi juga menjadi panggung nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui kuas yang diayunkan bersama, dinding-dinding SDN Kesongo 1 kini tidak hanya berbalut warna segar, tetapi juga memancarkan kehangatan, harapan, dan kemitraan erat antara prajurit TNI dan masyarakat demi masa depan generasi penerus bangsa yang lebih gemilang.

TMMD 129 Bojonegoro: TNI dan Warga Kesongo Menyatu dalam Irama Line Dance

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Suara musik energik memecah keheningan Balai Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro, Senin (3/8/2026).

Gelak tawa dan senyum ceria terpancar dari puluhan warga yang kompak melangkah ke kiri, ke kanan, dan memutar badan mengikuti irama.

Menariknya, di antara barisan warga tersebut, tampak para prajurit TNI berseragam loreng ikut berbaur, menyelaraskan langkah kaki tanpa canggung.

Pemandangan hangat ini hadir dalam kegiatan Sosialisasi Senam Line Dance yang digelar oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro.

Acara ini merupakan bagian dari sasaran nonfisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang diselenggarakan Kodim 0813 Bojonegoro.

Tak kurang dari 70 peserta yang terdiri dari kader PKK, wali murid TK Dharma Wanita Kesongo, hingga komunitas olahraga wanita setempat hadir memadati lokasi dengan penuh semangat.

Kepala Bidang Keolahragaan Dinpora Kabupaten Bojonegoro, Rita Cahyani, menjelaskan, senam Line Dance dipilih sebagai upaya menggalakkan gaya hidup sehat sekaligus memperkenalkan variasi olahraga baru yang menyenangkan di tingkat desa.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat membiasakan hidup sehat dengan berolahraga. Harapannya masyarakat Desa Kesongo semakin sehat, bugar, dan gembira. Selain itu, kami juga ingin mengenalkan Senam Line Dance sebagai alternatif olahraga yang menyenangkan,” ujar Rita.

Berada di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), Line Dance merupakan olahraga dansa rekreasi yang memadukan koreografi langkah kaki secara serempak.

Olahraga ini tidak hanya efektif menjaga kebugaran fisik, tetapi juga sangat baik untuk melatih konsentrasi dan daya ingat.

Rita menambahkan, sosialisasi ini dirancang secara sistematis selama dua hari, Hari Pertama, Fokus pada pengenalan gerakan dasar dan teori, Hari Kedua, Tahap praktik penuh untuk mengukur pemahaman serta kelincahan para peserta.

Program TMMD kerap kali identik dengan pembangunan jalan, jembatan, atau perbaikan rumah warga.

Namun melalui kolaborasi dengan Dinpora ini, Kodim 0813 Bojonegoro membuktikan bahwa kebahagiaan dan kesehatan jiwa-raga warga adalah fondasi pembangunan yang tak kalah penting.

Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi yang terjalin.

“TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan edukatif, kesehatan, olahraga, dan pemberdayaan masyarakat. Inilah semangat TMMD, membangun desa tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya,” tegas Lettu Ckm Purnomo.

Melalui harmoni langkah kaki di atas lantai balai desa, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga Kesongo membuktikan bahwa membangun desa berawal dari semangat, kebersamaan, dan tubuh yang sehat.

TMMD 129 Bojonegoro: Membangun Karakter Unggul Siswa Melalui LDKS di Kedungadem

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Semangat membangun negeri tidak hanya terpaku pada pembangunan fisik semata. Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi muda berkualitas melalui Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS).

Kegiatan yang penuh inspirasi ini dilaksanakan di SMPN Satu Atap Kesongo Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

LDKS ini diikuti oleh puluhan siswa-siswi SMPN Satu Atap Kesongo Kedungadem dengan penuh antusiasme.

Personel Satgas, yang dipimpin langsung oleh Komandan SST-1 SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, memberikan materi dan pelatihan yang dirancang khusus untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, dan karakter tangguh sejak dini.

“Melalui LDKS ini, kami ingin membekali para siswa dengan mental juara dan semangat pantang menyerah. Generasi muda adalah aset bangsa, dan kami berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mencetak pemimpin masa depan yang berintegritas dan berkarakter unggul,” tegasnya, Senin (3/8/2026).

Materi LDKS meliputi berbagai aspek penting, mulai dari teori kepemimpinan, baris-berbaris (PBB), hingga permainan dinamika kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dan kekompakan tim.

Siswa juga diajarkan tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, dan cinta tanah air.

Kepala SMPN Satu Atap Kesongo Kedungadem, Endang Palupi, M.Pd., menyambut positif inisiatif Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro ini.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian TNI dalam membantu pendidikan karakter siswa kami. LDKS ini memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi siswa dan memotivasi mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Dampak positif dari LDKS ini terlihat jelas pada perubahan sikap dan perilaku siswa. Mereka menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat yang tinggi dalam belajar. LDKS ini juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kemauan untuk berkontribusi bagi sekolah dan masyarakat.

LDKS di SMPN Satu Atap Kesongo Kedungadem merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi yang harmonis antara TNI dan masyarakat dalam membangun generasi muda berkualitas.

Semangat Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro diharapkan dapat menginspirasi pihak lain untuk turut berkontribusi dalam mencetak pemimpin masa depan yang berkarakter tangguh dan berdedikasi bagi bangsa dan negara.