Gubernur Sumsel Usulkan Skema Dukungan Fiskal Daerah Lewat Obligasi Daerah

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, didampingi Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, mengusulkan penguatan pembiayaan pembangunan daerah melalui penerbitan obligasi daerah dan dukungan fiskal dari pemerintah pusat sesuai kemampuan APBD masing-masing daerah.

Usulan tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri Sarasehan Nasional MPR RI, Selasa (19/5/2026), yang membahas alternatif pembiayaan pembangunan daerah.

Menurut Herman Deru, banyak kepala daerah di Indonesia menghadapi tantangan dalam merealisasikan program pembangunan akibat keterbatasan fiskal daerah, terutama bagi kepala daerah yang baru menjabat.

“Sumsel siap menjadi role model penerbitan obligasi daerah,” ujar Herman Deru di hadapan peserta sarasehan.

Ia menjelaskan, terdapat 44 daerah di Indonesia yang dinilai memiliki kemampuan fiskal baik dan layak menerbitkan obligasi daerah. Menurutnya, skema tersebut dapat menjadi solusi agar program pembangunan dan janji kampanye kepala daerah tetap dapat direalisasikan.

Selain mendorong penerbitan obligasi daerah, Herman Deru juga mengusulkan pola dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat berdasarkan porsi APBD daerah.

“Daerah yang kuat didorong lebih mandiri, sementara daerah yang masih membutuhkan tetap mendapatkan dukungan,” katanya.

Sarasehan Nasional ke-7 MPR RI tersebut mengusung tema “Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pembiayaan Daerah dan Instrumen Investasi Publik.”

Kegiatan itu dihadiri Ketua Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua Badan Penganggaran MPR RI, Melchias Markus Mekeng, para kepala daerah se-Sumsel, ketua DPRD kabupaten/kota se-Sumsel, Forkopimda, pimpinan BUMN dan BUMD, serta akademisi. Sekitar 200 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung di Bumi Sriwijaya tersebut.

Dalam kesempatan itu, Melchias Markus Mekeng mengatakan bahwa wacana obligasi daerah telah dibahas sejak tahun 2000 dan hingga kini masih relevan dengan kondisi fiskal daerah.

“Agar daerah bisa maju, maka daerah dapat menerbitkan obligasi daerah. Kami dari Fraksi Golkar sedang menggodok hal ini. Saya berharap tahun ini obligasi daerah dapat menjadi undang-undang,” ujar Melchias.

Ia juga mengakui bahwa proses penerbitan obligasi daerah tidak mudah sehingga membutuhkan masukan dari berbagai pihak agar regulasi yang disusun tepat dan tidak membebani daerah.

Obligasi daerah sendiri merupakan salah satu sumber pinjaman daerah jangka menengah dan panjang yang berasal dari masyarakat. Sejumlah negara, seperti Jepang dan Senegal, telah menerapkan skema tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Kemas Umar Jaya Negara, mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini di Bumi Sriwijaya,” ujarnya.

Jika regulasi obligasi daerah berhasil diselesaikan, Sumsel yang telah menyatakan kesiapan berpeluang menjadi daerah percontohan nasional dalam penerapan skema pembiayaan tersebut. (Ning)

DPRD Palembang, Pansus tentang Banjir Kota Palembang Akan di Segerakan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- DPRD Kota Palembang berencana segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) terkait persoalan banjir yang kerap terjadi di Kota Palembang. Langkah tersebut diambil menyusul banyaknya gelombang protes dan keluhan masyarakat yang disampaikan kepada DPRD Kota Palembang mengenai kondisi banjir di sejumlah wilayah 19 Mei 2026.

Ketua Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua Komisi III DPRD Kota Palembang, Rubi Indiarta,SH.,MH mengatakan bahwa pihaknya mendorong agar pembentukan Pansus Banjir dapat dipercepat demi mencari solusi konkret atas persoalan yang terus berulang setiap musim hujan.

Menurut Rubi, saat ini sudah ada sejumlah fraksi yang mulai membangun komunikasi dan memiliki kesamaan pandangan terkait pentingnya pembentukan pansus tersebut. Fraksi-fraksi yang telah berkomunikasi di antaranya Fraksi Golkar, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi PAN, Fraksi NasDem, dan Fraksi PKS.

“Kami akan sesegera mungkin mempercepat pembentukan Pansus Banjir di Kota Palembang. Sudah ada beberapa fraksi yang berkomunikasi dan memiliki satu pemikiran agar pansus ini segera dibentuk. Kami juga akan terus berkomunikasi dengan fraksi-fraksi lainnya agar pembentukan pansus ini bisa segera direalisasikan,” ujar Rubi.

Ia menegaskan, DPRD Kota Palembang ingin persoalan banjir dapat ditangani secara serius, terutama saat musim hujan. Bahkan, pihaknya menargetkan penanganan banjir di Kota Palembang minimal dapat terselesaikan hingga 50 persen pada tahun depan.

“Kami ingin agar di musim hujan nanti persoalan banjir di Kota Palembang bisa segera teratasi. Minimal harus tuntas 50 persen pada tahun depan,” katanya.

Lebih lanjut, Rubi menyampaikan bahwa pihaknya akan mempersiapkan seluruh kebutuhan terkait pembentukan pansus, termasuk membangun komunikasi lintas fraksi dan mendorong percepatan pelaksanaan pansus tersebut.

Dengan adanya Pansus Banjir, diharapkan nantinya lahir rekomendasi, keputusan, dan aturan yang dapat segera dijalankan bersama Pemerintah Kota Palembang guna mempercepat penanganan banjir secara menyeluruh di Kota Palembang. (Ning).

 

ARYADUTA Palembang Hadirkan Kembali Cita Rasa Warisan Lewat Program “SAPTA RASA”

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ARYADUTA Palembang kembali menghadirkan program kuliner unggulan bertajuk SAPTA RASA, sebuah inisiatif yang mengangkat kembali kekayaan kuliner warisan budaya Palembang ke dalam sajian modern yang dapat dinikmati oleh seluruh tamu.

Pada edisi kali ini, ARYADUTA Palembang memperkenalkan menu spesial “Nasi Minyak Cito Raso”, hidangan khas yang memiliki sejarah panjang dalam budaya Palembang.

Dahulu, nasi minyak dikenal sebagai sajian istimewa yang hanya dihidangkan untuk kalangan kesultanan serta para tamu kehormatan, menjadikannya simbol kemewahan, penghormatan, dan nilai budaya yang tinggi.

Kini, melalui program SAPTA RASA, ARYADUTA Palembang menghadirkan kembali hidangan tersebut dengan sentuhan yang lebih modern namun tetap mempertahankan keaslian rasa dan nilai tradisinya.

Nasi Minyak Cito Raso disajikan dengan pilihan lauk yang lebih beragam, yaitu Kentang Mustofa, Ayam Kecap, dan Daging Malbi, menciptakan perpaduan rasa gurih, manis, dan kaya rempah yang harmonis dalam satu hidangan.

Menu ini ditawarkan dengan harga Rp 89.000 per porsi, serta tersedia juga Paket Family untuk 4 orang dengan harga Rp 349.000, menjadikannya pilihan tepat untuk dinikmati bersama keluarga maupun dalam momen kebersamaan.

Marketing Communication ARYADUTA Palembang, Larasati Syahputri, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen hotel dalam menjaga dan melestarikan warisan kuliner daerah.

“Melalui SAPTA RASA, kami ingin menghadirkan kembali cerita dan cita rasa yang pernah menjadi bagian penting dari sejarah Palembang. Nasi Minyak Cito Raso bukan hanya sekadar hidangan, tetapi juga warisan budaya yang kami hidupkan kembali agar tetap dikenal dan dinikmati oleh generasi saat ini. ARYADUTA Palembang berkomitmen untuk terus menjaga agar kekayaan kuliner ini tidak hilang, melainkan terus berkembang dan relevan dengan zaman,” ujar Larasati Syahputri.

Dengan hadirnya SAPTA RASA, ARYADUTA Palembang berharap dapat memberikan pengalaman bersantap yang tidak hanya lezat, tetapi juga penuh makna budaya bagi setiap tamu yang datang. (Ning)

Gubernur dan Wagub Paparkan Capaian dan Program Strategis Sumsel pada HUT ke-80 Provinsi

PALEMBANG -(deklarasinews.com)–  Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, bersama Wakil Gubernur Sumsel, H. Cik Ujang, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka Hari Jadi ke-80 Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Senin (18/5/2026) pagi.

Pada kesempatan tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Provinsi Sumsel menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan pembangunan daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Sumsel yang tangguh dan maju lebih cepat.

“Tanjak emas di kepala raja merupakan simbol kebesaran budaya kita. Selamat ulang tahun Sumatera Selatan tercinta, semoga rakyatnya semakin sejahtera,” kata Herman Deru.

Ia menjelaskan, terdapat tiga makna utama dalam setiap peringatan hari jadi, yakni sebagai bentuk rasa syukur, sarana evaluasi pembangunan, serta momentum melakukan penyesuaian dan inovasi menghadapi perkembangan zaman.

Menurut Herman Deru, Sumatera Selatan memiliki warisan sejarah besar yang harus dijadikan inspirasi pembangunan daerah, mulai dari kejayaan Kerajaan Sriwijaya hingga perjuangan para pahlawan kemerdekaan.

“Sejarah panjang itu bukan sekadar catatan masa lalu, tetapi sumber nilai dan filosofi hidup dalam membangun masa depan Sumatera Selatan,” ujarnya.

Mengusung tema “Sumsel Tangguh, Maju Lebih Cepat”, Pemerintah Provinsi Sumsel mencatat berbagai capaian pembangunan yang menunjukkan perkembangan positif. Pertumbuhan ekonomi Sumsel tahun 2025 mencapai 5,35 persen dan menjadi yang tertinggi kedua di Pulau Sumatera.

Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 9,85 persen, sementara kemiskinan ekstrem turun menjadi 0,76 persen atau lebih baik dibanding capaian nasional.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sumsel juga turun menjadi 3,59 persen pada tahun 2025. Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 74,76 dan berada pada kategori tinggi selama tujuh tahun berturut-turut.

“Berbagai capaian ini menunjukkan bahwa Sumatera Selatan terus bergerak maju, meskipun masih ada tantangan yang harus kita selesaikan bersama,” katanya.

Herman Deru juga menyoroti tantangan pembangunan ke depan, terutama menghadapi bonus demografi dan meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia. Untuk itu, pemerintah terus menyiapkan kebijakan strategis melalui penyediaan lapangan kerja, pendidikan vokasi, penguatan kewirausahaan, transformasi digital, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI).

Di sisi lain, Pemprov Sumsel terus memperkuat reformasi birokrasi dan inovasi daerah. Berbagai penghargaan nasional berhasil diraih sepanjang 2025 hingga awal 2026, di antaranya Predikat Provinsi Terinovatif Nasional pada ajang Innovative Government Award (IGA), penghargaan TPID terbaik wilayah Sumatera, UHC Awards 2026, hingga penghargaan penurunan prevalensi stunting terbaik tingkat nasional.

Dalam rangka mempercepat pembangunan daerah, Pemprov Sumsel saat ini menjalankan 12 program strategis prioritas, di antaranya pembangunan New Palembang Port Tanjung Carat, Program Berkat (Berobat Gratis Ber-KTP), Gerakan Sumsel Mandiri Pangan, Pendidikan Berkeadilan, Infrastruktur Tuntas Merata, Sumsel Interkoneksi, 100.000 Sultan Muda Sumsel, hingga revitalisasi pasar tradisional.

Herman Deru menegaskan bahwa pembangunan Sumatera Selatan membutuhkan sinergi dan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Kalau bukan kita yang peduli, lalu kepada siapa kita menitipkan provinsi ini? Kalau tidak saat ini, kapan lagi kita berpartisipasi? Sumatera Selatan milik kita bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, SE., M.M., menyampaikan apresiasi atas berbagai kemajuan pembangunan yang telah dicapai Sumsel. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah.

Berbagai kegiatan turut memeriahkan Hari Jadi ke-80 Provinsi Sumatera Selatan, mulai dari pengobatan gratis, jalan santai, senam bersama, kegiatan olahraga, pemberian bingkisan untuk anak usia lima tahun, lomba lagu nasional dan daerah, lomba kebersihan kantor, stan UMKM, pasar murah, bazar, penanaman pohon, bakti sosial, hingga Festival Sriwijaya.

Turut hadir sejumlah anggota DPR RI, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru, Staf Ahli TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Lidyawati Cik Ujang, serta para bupati dan wali kota se-Sumsel. (Ning)

Rutan Kelas I Palembang Musnahkan Barang Hasil Razia, Wujud Komitmen Jaga Keamanan dan Ketertiban

PALEMBANG -(deklarasinews.com)–  Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang melaksanakan kegiatan apel pagi yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang hasil razia, Senin (18/05/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Palembang bersama jajaran pejabat struktural serta diikuti oleh seluruh pegawai. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah barang terlarang hasil razia rutin di blok hunian dimusnahkan sebagai langkah preventif guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

Kepala Rutan Kelas I Palembang menegaskan bahwa razia rutin dan pemusnahan barang terlarang merupakan bagian dari upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk keseriusan jajaran Rutan dalam memberantas keberadaan barang-barang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di dalam rutan.

“Melalui kegiatan ini, kami berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga binaan maupun petugas dapat terus menjaga disiplin serta mendukung terciptanya suasana rutan yang kondusif dan sesuai dengan aturan yang berlaku. (Ning)

MB Cakrawala Spensa Raih Juara Umum Piala Menteri Pariwisata, Harumkan Kota Palembang Ditingkat Nasional

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang, H. Yustin Kurniawan Zendrato, SE., MM, memberikan apresiasi yang tinggi atas prestasi membanggakan di tingkat Nasional yang diukir oleh Marching Band (MB) Cakrawala Spensa dari SMP Negeri 1 Palembang.

Tim marching band asal Palembang ini berhasil meraih piala bergilir Menteri Pariwisata Republik Indonesia untuk yang ketiga kalinya dalam ajang bergengsi Lampung Marching Band Competition XI (LMC) 16-17 Mei 2026, yang diselenggarakan di Sport Center UIN Raden Intan Lampung, Indonesia.

Politisi partai Golkar, yang juga Ketua Indonesia Drum Corps Association (IDCA) Sumatera Selatan ini mengatakan, kemenangan ini sekaligus menandai keberhasilan Marching Band Cakrawala Spensa dalam mempertahankan Piala Bergilir Menteri Pariwisata RI, untuk yang ketiga kalinya secara berturut-turut dan memastikan membawa pulang piala tetap menjadi miliknya.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan kekompakan seluruh tim, mulai dari anggota, pelatih, hingga dukungan penuh dari pihak sekolah dan orang tua. Tantangan terbesar adalah mempertahankan gelar, dan anak-anak telah membuktikan mental juara mereka,” kata Yustin, dalam keterangannya, Senin (18/05/2026).

“Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga bagi seluruh masyarakat kota Palembang. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi pelajar lain di kota Palembang untuk terus mengasah bakat dan berprestasi di bidang apapun,” tambahnya.

Keberhasilan mempertahankan Piala Bergilir Menteri Pariwisata RI ini dan mengukuhkan posisi Marching Band Cakrawala Spensa sebagai salah satu tim marching band pelajar tingkat SMP terbaik di Indonesia, pungkasnya. (Ning).

Wagub Cik Ujang: HUT ke-80 Sumsel Jadi Momentum Mengenang Perjuangan dan Mendorong Hidup Sehat

PALEMBANG -(deklarasinews.com)— Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, menegaskan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Provinsi Sumatera Selatan harus menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pembangunan daerah sekaligus memperkuat semangat hidup sehat dan kebersamaan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Cik Ujang saat menghadiri kegiatan jalan santai, senam bersama, dan lomba hiburan yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Minggu (17/5/2026).

Ribuan peserta memadati lokasi kegiatan yang diikuti ASN Pemprov Sumsel, Forkopimda, pegawai instansi vertikal, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Dalam kesempatan tersebut, Cik Ujang secara langsung melepas peserta jalan santai yang mengambil rute melewati Jalan Kapten A. Rivai, Jalan Pom IX, Jalan Sumpah Pemuda, Jalan Angkatan 45, Jalan Kapten Anwar Sastro, dan kembali finis di halaman Kantor Gubernur Sumsel.

Tidak hanya melepas peserta, Cik Ujang juga ikut mengikuti senam sehat bersama masyarakat. Kehangatan dan semangat kebersamaan tampak begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung.

“Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang pembangunan daerah serta jasa para pendahulu di Bumi Sriwijaya,” ujar Cik Ujang.

Ia menilai, kemajuan Sumsel selama delapan dekade merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak dalam membangun daerah.

“Momentum hari jadi provinsi bukan sekadar seremoni belaka, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan kesadaran hidup sehat, serta meningkatkan semangat kebersamaan,” katanya.

Cik Ujang berharap seluruh elemen masyarakat terus bersatu dan bergotong royong demi mewujudkan Sumsel yang mandiri, maju, dan sejahtera.

Senada dengan itu, Kepala Dinas PUBMTR Sumsel, Affandi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat membiasakan pola hidup sehat.

Menurut Affandi, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dalam memeriahkan HUT ke-80 Sumsel.

Di usia ke-80, Sumsel tidak hanya merayakan hari jadinya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat.(Ning)

Wagub Cik Ujang Hadiri Haul Akbar KH Ali Umar Thoyib di Palembang

PALEMBANG -(deklarasinews.com)— Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pendidikan Islam sebagai bagian dari pembangunan masyarakat yang religius dan harmonis.

Hal tersebut disampaikan Cik Ujang saat menghadiri Haul Akbar KH Ali Umar Thoyib di Kompleks Griya Asri Sungai Buah, Palembang, Minggu (17/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Cik Ujang mengajak masyarakat menjadikan haul ulama sebagai momentum untuk meneladani perjuangan, akhlak, dan keteladanan para alim ulama dalam membimbing umat.

Menurutnya, KH Ali Umar Thoyib merupakan sosok ulama karismatik yang memiliki kontribusi besar dalam dakwah Islam, pendidikan pesantren, serta pembinaan akhlak masyarakat.

Ia mengatakan, almarhum dikenal sebagai pribadi yang istiqamah dalam perjuangan, sederhana dalam kehidupan, dan tulus dalam mengajarkan ilmu agama kepada umat.

“Warisan terbesar para ulama bukanlah harta benda, melainkan ilmu yang bermanfaat dan generasi penerus yang terus melanjutkan perjuangan dakwahnya,” ujar Cik Ujang di hadapan jamaah yang memadati lokasi haul.

Ia menambahkan, kegiatan haul memiliki nilai penting dalam menjaga silaturahmi, memperkuat ruh Islamiyah, serta mengingatkan masyarakat agar senantiasa dekat dengan ulama dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurut Cik Ujang, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan moral dan spiritual masyarakat. Karena itu, peran ulama dinilai sangat penting dalam menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan mempererat kebersamaan di tengah berbagai tantangan kehidupan saat ini.

Haul Akbar KH Ali Umar Thoyib dihadiri para ulama, ustaz, tokoh masyarakat, serta para murid dan jamaah almarhum yang datang dari berbagai daerah, baik dari Sumatera Selatan maupun luar daerah.

Suasana khidmat tampak menyelimuti jalannya acara yang diisi dengan doa bersama dan tausiyah keagamaan.

Selain kegiatan keagamaan, panitia juga menggelar kegiatan sosial berupa donor darah dan khitanan massal sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari warga yang hadir di Kompleks Griya Asri Sungai Buah Palembang.

Putra almarhum KH Ali Umar Thoyib, Ustaz Abu Hasan Sazili, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia sehingga acara dapat berlangsung tertib dan aman.

“Mereka yang hadir ini merupakan murid-murid KH Ali Umar Thoyib dari berbagai daerah, baik dari Sumsel maupun luar Sumsel,” ujarnya. (dkd)

Rubi Indiarta: Kami Konsisten Mendukung Program Pemkot Palembang Yang Bermanfaat Untuk Masyarakat Dan Kotanya

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Partai Golkar Kota Palembang bersama Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Palembang menegaskan komitmennya untuk terus konsisten mendukung Pemerintah Kota Palembang dalam menjalankan program-program pembangunan demi kemajuan kota dan kesejahteraan masyarakat 17 Mei 2025.

Hal tersebut disampaikan oleh Rubi Indiarta,SH.,MH selaku Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Palembang sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Palembang.

Dalam keterangannya, Rubi menegaskan bahwa dukungan terhadap program pemerintah merupakan bentuk tanggung jawab politik sebagai partai pengusung dan pendukung pemerintah daerah.

Terkait pelaksanaan CFN dan CFD, Partai Golkar Kota Palembang dan Fraksi Partai Golkar juga menyatakan tetap mendukung keberlanjutan program tersebut. Menurutnya, Pemerintah Kota Palembang tentu akan terus melakukan kajian terhadap manfaat dan dampak dari program yang dijalankan agar tetap memberikan nilai positif bagi masyarakat.

“Sebagai partai pendukung, kami tetap konsisten mendukung setiap program yang sudah direncanakan dan dijalankan pemerintah, agar program tersebut berhasil dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rubi Indiarta.

Ia juga menegaskan bahwa setiap perbedaan pendapat ataupun kritik terhadap suatu program seharusnya disampaikan dalam forum pembahasan dan penganggaran sebelum program dijalankan.

“Kalau memang ada program yang dinilai kurang baik, silakan diperdebatkan saat pembahasan dan penganggaran. Namun ketika program sudah diputuskan dan akan dijalankan, maka menjadi kewajiban kami sebagai partai pengusung dan pendukung untuk ikut menyukseskannya,” lanjutnya.

Partai Golkar Kota Palembang dan Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Palembang berharap sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Palembang dapat terus terjalin demi menciptakan pembangunan yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Palembang.(Ning)

 

Kabid SMP Disdik Palembang, Selamat Bertanding Team Marching Band Cakrawala Spensa, Berikanlah Yang Terbaik Di Tingkat Nasional

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Tim Marching Band (MB) Cakrawala Spensa dari SMP Negeri 1 Palembang, hari ini  Sabtu (16/05/2026) resmi dilepas keberangkatannya menuju Provinsi Lampung, bertempat di Kantor DPRD kota Palembang.

Pelepasan ini dilakukan dalam rangka mengikuti kejuaraan bergengsi tingkat nasional Lampung Marching Band Competition (LMC) yang diselenggarakan pada tanggal 16 – 17 Mei 2026 di Kota Bandar Lampung, mereka akan berjuang untuk mempertahankan Piala Bergilir.

Pelepasan tim kebanggaan Kota Palembang ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Kota Palembang, Kapiatul Ahlia, SE., MM, didampingi Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Palembang, turut hadir mendampingi Sekretaris Komisi IV dan Sekretaris Dewan DPRD Kota Palembang.

Dalam sambutannya, Kapiatul Ahlia menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh anggota tim yang akan bertanding. “Selamat bertanding anak didik Marching Band Cakrawala Spensa, berikanlah yang terbaik di tingkat nasional. Kami akan selalu mendukung kalian,” kata Kabid SMP Kapiatul Ahlia, saat melepas keberangkatan.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DRPD Kota Palembang sekaligus Ketua Indonesia Drum Corps Association (IDCA) Provinsi Sumatera Selatan, H.Yustin Kurniawan Zendrato, SE.,MM menegaskan, pihaknya akan terus mendukung dan berusaha memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan di kota Palembang, ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu team Marching Band Cakrawala Spensa dalam rangka mengikuti Kejuaraan tingkat Nasional Lampung Marching Band Competition (LMC) 2026, saya berpesan buat seluruh team Cakrawala Spensa agar selalu menjaga kesehatan, kekompakan, sportivitas, tetap semangat dan selalu optimis untuk menjadi juara, jelasnya.

Sementara itu, Ketua Marching Band Cakrawala Spensa, Fahrie Adianto, SE mengatakan, dukungan Disdik Kota Palembang dan Komisi IV DPRD Kota Palembang dan Pihak Sekolah, hal ini merupakan motivasi berarti bagi tim Marching Band Cakrawala Spensa dalam ajang kompetisi generasi muda yang berprestasi, kreatif dan berdaya saing untuk memberikan yang terbaik bagi kota Palembang di tingkat nasional,” kata Fahrie.

Dalam kesempatan itu, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Disdik, Komisi IV, pelatih, orang tua siswa, ia juga memohon doa bagi seluruh agar anak didik Marching Band Cakrawala Spensa bisa menang dan berhasil mempertahankan juara serta dapat membawa kembali piala tersebut ke Palembang,” pungkasnya. (Ning).