Hadiri Pelantikan PaSKI Sumsel, Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Tekankan Komedi yang Mendidik dan Beretika

PALEMBANG -(deklarasinews.com)–  Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI) Sumsel dan Koordinator Wilayah (Korwil) PaSKI se-Sumsel periode 2026–2030 di Griya Agung, Kamis (14/5) sore.

Pelantikan pengurus dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PaSKI, Jarwo Kwat. Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Herman Deru menilai keberadaan PaSKI Sumsel memiliki peran penting dalam membangun kreativitas dan membentuk karakter para komedian agar lebih profesional serta mandiri.

“Saya bangga sekali. Organisasi ini membangun anggotanya menjadi pribadi mandiri,” ujar Herman Deru.

Ia mengatakan, komedian harus mampu memahami karakter masyarakat di setiap daerah karena selera humor memiliki perbedaan sesuai budaya dan lingkungan masing-masing.

“Kadang yang lucu di Empat Lawang belum tentu lucu di Palembang, begitu juga yang lucu di Lahat belum tentu lucu di Ogan Ilir,” katanya.

Pada kesempatan itu, Herman Deru juga menyampaikan empat pesan penting bagi para komedian agar mampu bertahan di tengah perkembangan zaman. Pesan tersebut meliputi kemampuan artikulasi yang baik, penguasaan intonasi, penguatan narasi materi, serta pengaturan durasi penampilan.

“Kalau terlalu lama, orang juga bosan. Jadi durasi itu penting,” tegasnya.

Herman Deru juga mengingatkan agar komedian masa kini tidak lagi identik dengan citra negatif. Menurutnya, pelaku seni komedi harus terus memperkaya wawasan dan memahami situasi sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

“Dulu komedian identik dengan aksi dan tingkah seolah-olah menjadi orang yang tidak pintar. Sekarang komedian harus update dengan kondisi lapangan,” ujarnya.

Ia berpesan agar anggota PaSKI banyak mendengar, melihat, dan membaca guna memperkaya materi humor yang cerdas dan mendidik tanpa merendahkan pihak lain.

“Bisa masuk ke kalangan politisi, pedagang, maupun agamis supaya tahu anekdot yang berlaku di lingkungan itu. Tapi jangan mencaci dan merendahkan orang lain,” tambahnya.

Menurut Herman Deru, komedian senior seperti Jarwo Kwat dan Abdel Achrian mampu bertahan lintas generasi karena terus mengikuti perkembangan situasi dan selera masyarakat.

“Jadikan profesi ini secara serius, jangan setengah-setengah. Hati-hati memilih diksi karena banyak yang tumbang gara-gara itu. Marah pun harus terkelola,” pesannya.

Sementara itu, Jarwo Kwat menyampaikan apresiasi atas perkembangan PaSKI Sumsel yang dinilai sangat aktif dan solid. Ia menyebut Sumsel menjadi salah satu wilayah dengan kepengurusan korwil paling lengkap di Indonesia.

“Saya bangga dengan kinerja PaSKI Sumsel. Tantangan dari Pak Herman Deru mampu dipenuhi pengurus. Semoga terus meningkatkan program, kegiatan, dan kerja sama dengan Pemda Sumsel,” katanya.

Ketua PaSKI Sumsel, Fikri Haikal, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumsel atas dukungan terhadap keberadaan PaSKI selama ini.

Ia mengatakan, PaSKI tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjalankan program edukatif seperti pelatihan public speaking bagi masyarakat.

“Ada program mengajar dan belajar public speaking. Kami juga berpesan kepada anggota agar jangan hanya mengejar viral dan viewer, tetapi jangan sampai menyakiti orang lain. Semoga PaSKI menjadi organisasi yang hebat dan luar biasa,” tandasnya. (Ning)

Sekolah Lansia di Palembang Resmi Dibuka, Pesertanya Bakal Diwisuda!

PALEMBANG- (deklarasinews.com)– Pemerintah Kota Palembang bersama Tim Penggerak PKK terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lanjut usia. Hal itu ditandai dengan peresmian Program Sekolah Lansia oleh Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, di Kantor Lurah Kelurahan 20 Ilir Satu, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Rabu (13/05/2026).

Peresmian tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam menghadirkan ruang pembelajaran sekaligus pemberdayaan bagi para lansia agar tetap memiliki kualitas hidup yang baik di usia senja. Program ini tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga pembinaan kesehatan serta penguatan peran sosial para lanjut usia di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Dewi Sastrani Ratu Dewa menyampaikan bahwa Sekolah Lansia diharapkan menjadi wadah edukasi dan ruang inspiratif bagi para warga senior agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif. Menurutnya, usia lanjut bukanlah penghalang untuk terus belajar, berkarya, dan menjalani kehidupan dengan penuh semangat.

Program tersebut mengusung konsep lansia SMART, yakni Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif. Melalui program ini, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan wawasan, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta mempererat hubungan sosial antar peserta.

Tak hanya itu, Sekolah Lansia juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk terus beraktivitas secara positif melalui materi-materi edukatif yang disampaikan secara rutin. Dewi menilai, kegiatan ini penting untuk membantu para lansia tetap percaya diri dan merasa dihargai di lingkungan sosialnya.

“Melalui Sekolah Lansia ini, kami berharap para orang tua tetap semangat menjalani aktivitas, memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang kesehatan, serta terus berperan di lingkungan masyarakat,” ujar Dewi.

Ia juga menjelaskan, pada tahap awal terdapat sebanyak 30 peserta yang mengikuti program tersebut. Para peserta merupakan warga lanjut usia dengan rentang umur mulai dari 60 tahun hingga di atas 70 tahun.

Kegiatan belajar akan dilaksanakan sebanyak dua kali dalam satu bulan dengan total 10 kali pertemuan. Menariknya, setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran, para peserta nantinya akan mengikuti prosesi wisuda sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka dalam belajar di usia lanjut.

Sebelumnya, TP PKK Kota Palembang juga telah melaksanakan program serupa di beberapa wilayah lain, salah satunya di Posyandu Nusa Indah, Kecamatan Kalidoni. Kehadiran Sekolah Lansia mendapat sambutan hangat dari masyarakat karena dinilai mampu memberikan motivasi baru bagi para lansia untuk tetap aktif, produktif, dan berdaya guna.

Program ini pun diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah di Kota Palembang sehingga semakin banyak lansia yang mendapatkan manfaat, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun kehidupan sosial mereka.(Ning)

Muscab X PPP Palembang Jadi Momentum Evaluasi dan Konsolidasi Internal Partai

PALEMBANG- (deklarasinews.com)– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Palembang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) X di Kantor DPC PPP Jalan Merdeka, Talang Semut, Palembang, Rabu (13/05/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi partai berlambang Ka’bah itu untuk melakukan evaluasi menyeluruh, memperkuat konsolidasi internal, sekaligus menyusun arah perjuangan politik lima tahun mendatang.

Muscab X PPP Kota Palembang berlangsung dengan semangat kebersamaan dan harapan besar untuk mengembalikan kejayaan partai di Kota Palembang. Agenda ini juga menjadi wadah strategis dalam membahas program kerja, mengevaluasi capaian kepengurusan sebelumnya, hingga menyusun langkah-langkah baru demi memperkuat eksistensi PPP di tengah dinamika politik yang semakin kompetitif.

Ketua DPW PPP Sumatera Selatan, H. Ahmad Palo SE, mengatakan bahwa pelaksanaan Muscab merupakan amanah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai serta aturan organisasi yang wajib dilaksanakan setiap lima tahun sekali.

Menurutnya, Muscab tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan semata, melainkan forum penting untuk merumuskan strategi dan arah baru partai ke depan.

“Melalui Muscab ini, kami melakukan evaluasi terhadap apa yang sudah dikerjakan selama lima tahun terakhir dan merumuskan program kerja untuk lima tahun ke depan. Selain itu, dilakukan juga konsolidasi organisasi termasuk perubahan struktur kepengurusan harian DPC PPP Kota Palembang beserta bidang-bidangnya,” ujar H. Ahmad Palo.

Ia menjelaskan, mekanisme pemilihan kepengurusan di PPP memiliki perbedaan dibandingkan sejumlah partai politik lainnya. Dalam Muscab, peserta tidak langsung memilih ketua DPC, melainkan memilih tim formatur yang nantinya bertugas menyusun struktur kepengurusan lengkap.

“Di PPP, Muscab tidak langsung menetapkan siapa ketua terpilih. Yang dipilih adalah formatur. Tim formatur inilah yang nantinya bermusyawarah menentukan susunan kepengurusan mulai dari ketua, sekretaris, bendahara hingga pengurus harian lainnya,” jelasnya.

Dalam Muscab X tersebut, terpilih tujuh formatur yang terdiri dari empat perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC), satu perwakilan DPC yakni Muhammad Sulaiman, satu perwakilan DPW, dan satu perwakilan dari DPP PPP. Ketujuh formatur tersebut nantinya akan kembali bermusyawarah untuk menentukan susunan kepengurusan baru DPC PPP Kota Palembang periode mendatang.

Ahmad Palo berharap Muscab X dapat menjadi titik awal kebangkitan PPP di Kota Palembang. Ia mengingatkan bahwa PPP pernah menjadi salah satu kekuatan politik besar dengan raihan hingga 17 kursi legislatif, meskipun pada periode berikutnya mengalami penurunan signifikan hingga hanya memperoleh lima kursi.

Menurutnya, hasil Pemilu 2024 menjadi bahan evaluasi penting bagi seluruh kader dan pengurus partai untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.

“Pemilu 2024 menjadi bahan evaluasi besar bagi kami. Kami berharap momentum Muscab ini menjadi langkah terbaik untuk memperbaiki dan membangkitkan kembali PPP di Kota Palembang,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kota Palembang periode 2021-2026, Muhammad Sulaiman, menegaskan komitmennya untuk membangun struktur kepengurusan yang lebih solid, kuat, dan mampu membawa PPP kembali berjaya di Kota Palembang.

Ia mengaku optimistis dapat kembali dipercaya memimpin PPP Kota Palembang. Pengalaman pada periode sebelumnya, menurutnya, menjadi pelajaran berharga sekaligus motivasi untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kinerja partai ke depan.

“Dengan mengucap Bismillah, saya optimistis bisa kembali dipercaya memimpin PPP Kota Palembang. Pengalaman pada periode sebelumnya menjadi pelajaran berharga untuk memperbaiki kekurangan dan mengembalikan marwah PPP agar kembali meraih kursi di Palembang,” ungkapnya.

Sulaiman juga menegaskan komitmennya untuk tetap tegak lurus terhadap arahan DPP maupun DPW PPP demi kemajuan partai. Ia menilai dukungan, arahan, serta bimbingan dari para senior partai sangat dibutuhkan untuk memperkuat soliditas kader sekaligus membesarkan PPP di Kota Palembang.

“Kami membutuhkan bimbingan dari pengurus DPP, DPW maupun kader senior. Apa pun arahan partai akan kami jalankan demi kebaikan dan kemajuan PPP di Kota Palembang,” tandasnya.(Ning)

Gedung Baru SD Advent 2 Palembang Diresmikan Siap Cetak Generasi Cerdas dan Berkarakter

PALEMBANG –(deklarasinews.com)– SD Advent 2 Palembang meresmikan gedung sekolah baru yang berlokasi di Jalan Nusa Indah Lorong Kemuning, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Selasa (12/05/2026). Peresmian ini menjadi tonggak penting bagi keluarga besar SD Advent 2 Palembang dalam upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan demi mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal.

Suasana penuh sukacita dan rasa syukur mewarnai acara peresmian tersebut. Kegiatan dihadiri oleh pimpinan sekolah, dewan guru, orang tua siswa, tokoh masyarakat, hingga sejumlah tamu undangan. Acara diawali dengan ibadah syukur dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengguntingan pita sebagai tanda resmi digunakannya gedung baru SD Advent 2 Palembang.

Ketua GMAHK DSKS, Pendeta Victor Joe Sinaga, M.Pil., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan gedung sekolah tersebut. Ia berharap kehadiran fasilitas baru ini mampu memberikan kenyamanan bagi siswa dan guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar.

Menurutnya, gedung baru tersebut bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol komitmen sekolah dalam menghadirkan pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat. Dengan fasilitas yang lebih representatif dan nyaman, sekolah diharapkan mampu mencetak generasi muda yang unggul, baik dalam karakter, iman, maupun prestasi akademik.

“Selain menghadirkan ruang belajar yang lebih layak, sekolah juga ingin menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mampu mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, President LIAM (Loma Linda Indonesian Agape Ministry), Marudut Marbun, menjelaskan bahwa LIAM merupakan komunitas perantau Indonesia yang menetap di California, Amerika Serikat. Organisasi tersebut memiliki kepedulian besar terhadap dunia pendidikan di Indonesia, khususnya dalam membantu pembangunan sekolah-sekolah yang kondisinya tidak layak, terutama di daerah pedalaman.

Ia mengatakan, LIAM terdiri dari beberapa keluarga Indonesia yang bersatu untuk membantu para siswa memperoleh fasilitas belajar yang lebih baik. Menurutnya, masih banyak sekolah di pelosok Indonesia yang kondisi bangunannya memprihatinkan dan tidak aman digunakan.

Marudut menjelaskan, setiap bantuan pembangunan dilakukan melalui proses seleksi dan penilaian terhadap proposal yang diajukan sekolah. Jika sekolah dinilai benar-benar membutuhkan bantuan dan bangunannya sudah tidak layak, maka LIAM akan membantu proses pembangunan kembali dari awal.

“Baru-baru ini kami juga meresmikan gedung sekolah baru di Bangko Kiri, Riau, Pekanbaru, pada 8 Mei lalu. Itu menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian para perantau Indonesia terhadap pendidikan anak-anak di Tanah Air,” katanya.

Ia menambahkan, kepedulian para perantau Indonesia tersebut lahir dari keinginan agar anak-anak di berbagai daerah dapat menikmati fasilitas pendidikan yang lebih aman dan layak sehingga mampu menunjang proses pembelajaran dengan baik.

Sementara itu, Pemerintah Kota Palembang turut memberikan apresiasi atas berdirinya gedung baru SD Advent 2 Palembang. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, melalui Asisten III Ir. H. Akhmad Bastari, ST., MT., menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Yayasan Pendidikan Advent serta seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan sekolah tersebut.

Menurutnya, pembangunan sarana pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi kemajuan daerah. Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi tempat pembentukan karakter, moral, disiplin, dan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi penerus bangsa.

“Saya menyambut baik hadirnya fasilitas pendidikan yang semakin representatif, nyaman, dan modern seperti yang kita resmikan hari ini. Semoga gedung baru ini mampu melahirkan generasi muda Palembang yang cerdas, berintegritas, kreatif, dan memiliki kepedulian sosial,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan, baik melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia maupun pengembangan sarana dan prasarana pendidikan. Sebab, menurutnya, kemajuan sebuah kota sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya.

Tak lupa, pesan khusus juga disampaikan kepada para siswa agar memanfaatkan fasilitas sekolah dengan sebaik-baiknya. Mereka diharapkan terus rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, serta mempersiapkan diri untuk meraih masa depan yang gemilang.

Acara peresmian kemudian ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama. Momen tersebut menjadi simbol rasa syukur dan kebahagiaan atas pencapaian penting SD Advent 2 Palembang dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kota Palembang.(Ning)

Herman Deru dan Cik Ujang Dorong Sinergi Daerah Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menegaskan pentingnya sinergi seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Penegasan tersebut disampaikan saat Launching Sensus Ekonomi 2026 yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Camat se-Sumatera Selatan di Griya Agung Palembang, Selasa (12/5/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta bupati dan wali kota se-Sumsel.

Dalam sambutannya, Herman Deru mengatakan pelaksanaan sensus ekonomi memiliki arti penting sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan di masa mendatang. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah, khususnya para camat hingga kepala desa, turut mengawal suksesnya sensus tersebut.

“Alhamdulillah, pada kesempatan baik ini kita dapat melaksanakan rakor camat dan launching sensus ekonomi. Era saat ini merupakan era yang sangat berbeda, sehingga persepsi kita harus sama agar langkah kita juga sama, dengan fokus untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, camat memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintahan di wilayah masing-masing. Camat bukan hanya perpanjangan tangan kepala daerah, tetapi juga pengawal pembangunan dan pemimpin masyarakat di tingkat kecamatan.

“Camat sebagai ujung tombak negara memiliki tanggung jawab yang sangat besar. Hasil sensus nanti akan menjadi navigasi dalam menentukan arah kebijakan para pengambil keputusan,” katanya.

Herman Deru juga menegaskan pentingnya keterbukaan masyarakat dalam memberikan data yang akurat. Sebab, Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus terintegrasi yang akan menggambarkan kondisi nyata di lapangan, termasuk dinamika penduduk dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Tanpa data yang benar, para pengambil kebijakan tidak bisa mengambil keputusan dengan benar. Karena itu, saya mengajak seluruh pemimpin daerah menjadikan data BPS sebagai navigasi utama dalam menentukan kebijakan,” tegasnya.

Ia meminta para camat segera memberikan pemahaman kepada kepala desa dan lurah mengenai pentingnya sensus ekonomi agar data yang dihasilkan benar-benar valid dan akurat.

“Kita ingin data ini menjadi seperti Google Maps yang menuntun arah kebijakan pemerintah di tahun-tahun mendatang. Data tidak bisa diambil dengan feeling, semuanya harus berbasis data yang akurat,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel yang juga Ketua Tim Terpadu Sensus Ekonomi, Edward Candra, mengatakan pelaksanaan sensus ekonomi merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov Sumsel dengan pemerintah kabupaten/kota se-Sumsel.

Menurut Edward, salah satu langkah penting dalam menyukseskan sensus ekonomi adalah pembentukan Tim Terpadu yang telah disahkan langsung oleh Gubernur Sumsel.

“Tim Terpadu sudah terbentuk dan akan mulai bekerja hari ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan arahan Menteri Dalam Negeri, pemerintah daerah diminta mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Dalam pelaksanaannya, kepala desa dan lurah menjadi garda terdepan dalam pengumpulan data di lapangan.

“Di Sumsel terdapat 3.259 desa dan kelurahan yang akan dikoordinasikan oleh 241 camat se-Sumsel. Diharapkan terbangun sinergi, komitmen, dan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Moh. Edy Mahmud, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumsel, khususnya Gubernur Herman Deru, atas dukungan besar terhadap pelaksanaan sensus ekonomi.

Menurutnya, pembentukan Tim Terpadu Sensus Ekonomi di Sumsel menjadi langkah luar biasa dan dapat menjadi role model bagi provinsi lain di Indonesia.

“Launching Tim Terpadu Sensus Ekonomi ini luar biasa, karena belum ada provinsi lain yang membentuk seperti ini. Terima kasih kepada Gubernur Sumsel atas inisiatif yang sangat baik,” ujarnya.

Ia menilai Sumsel memiliki potensi besar untuk berkembang lebih maju, terlebih sebagai daerah lumbung pangan dan lumbung energi nasional.

“Sensus ekonomi ini milik kita bersama, sehingga perlu kolaborasi seluruh stakeholder. Kami berharap BPS kabupaten/kota terus berkoordinasi dengan kepala daerah,” tandasnya. (Ning)

Ribuan Jamaah Sumsel Terancam Gagal Berangkat Umrah Juni 2026 Akibat Kenaikan Harga Tiket Pesawat

PALEMBANG- (deklarasinews.com)- Forum Lintas Asosiasi Umrah & Haji Khusus Sumsel menyampaikan keprihatinan serius terkait lonjakan harga tiket pesawat umrah menjelang musim Umrah 1448 Hijriah yang diperkirakan berdampak langsung terhadap keberangkatan jamaah asal Sumatera Selatan pada Juni 2026.

Dalam release yang diterima redaksi Sabtu (9/5/26) malam, oleh gabungan asosiasi travel umrah dan haji khusus seperti AMPUH Sumsel, SAPUHI Sumsel, ASPHIRASI Sumsel, HIMPUH Sumsel, serta AMPHURI Sumsel, mereka menyatakan keberatan atas kenaikan harga tiket yang dinilai sangat signifikan dan memberatkan calon jamaah.

Ketua dan perwakilan asosiasi menyebutkan bahwa tiket pesawat merupakan komponen biaya terbesar dalam paket perjalanan umrah. Kenaikan harga yang terjadi saat ini dinilai berpotensi membuat ribuan calon jamaah gagal berangkat, khususnya untuk keberangkatan bulan Juni 2026.

“Kami sangat mengkhawatirkan dampak dari kenaikan harga tiket tersebut terhadap antusiasme ibadah umrah 1448 H. Tanpa adanya intervensi dan kebijakan khusus, biaya paket umrah akan melonjak tajam,” demikian isi pernyataan resmi forum asosiasi tersebut.

Forum lintas asosiasi juga meminta maskapai penerbangan yang melayani rute umrah agar mempertimbangkan kembali kebijakan harga tiket demi menjaga keberlangsungan keberangkatan jamaah Indonesia, khususnya dari wilayah Sumatera Selatan.

Selain itu, asosiasi menilai kondisi ini menjadi situasi krusial karena banyak jamaah yang telah melakukan pembayaran dan persiapan keberangkatan jauh hari sebelumnya. Jika harga tiket terus mengalami kenaikan tanpa solusi, maka travel penyelenggara maupun jamaah akan menghadapi tekanan finansial yang besar.

“Kami tetap berkomitmen untuk menyukseskan penyelenggaraan Umrah 1448 H, namun efisiensi biaya menjadi kunci utama agar niat suci para jamaah tidak terhambat oleh kendala finansial yang bersifat teknis,” tulis forum tersebut dalam pernyataannya.

Forum lintas asosiasi Sumsel, berharap pemerintah, regulator penerbangan, serta maskapai dapat segera mencari solusi terbaik agar harga tiket penerbangan umrah kembali stabil dan terjangkau, sehingga ribuan jamaah asal Sumatera Selatan tetap dapat berangkat menunaikan ibadah umrah sesuai jadwal yang telah direncanakan. (Ning)

Polda Sumsel Hadiahkan 50 Sumur Air Bersih untuk Rakyat Jelang Hari Bhayangkara

PALEMBANG -(deklarasinews.com)— Polda Sumatera Selatan menandai rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan menghadirkan program sosial berskala besar berupa pembangunan dan renovasi 50 sumur bor yang tersebar di 17 Polres dan Polrestabes jajaran di seluruh wilayah Sumatera Selatan. Program tersebut menjadi salah satu gerakan sosial terbesar jajaran kepolisian daerah di Indonesia dalam mendukung akses air bersih masyarakat dan penguatan ketahanan pangan berbasis kebutuhan riil warga.

Peresmian terpusat dilaksanakan di Masjid Ar-Rahman, Jalan Rimbo Mulyo, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Jumat, 8 Mei 2026, dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., serta dirangkaikan dengan bakti kesehatan, pembagian bantuan sosial, dan dialog kamtibmas bersama masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Sumsel, Irwasda Polda Sumsel, seluruh Pejabat Utama Polda Sumsel, unsur Forkopimcam Sukarami, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Direktur Utama PDAM Tirta Musi Palembang Ir. Teddy Andrian, S.T., IPM., ASEAN Eng., yang menjadi mitra strategis dalam pembangunan sumur bor.

Melalui sambungan virtual, Kapolda Sumsel juga berinteraksi langsung dengan jajaran Polres Musi Rawas, Polres PALI, Polres Muara Enim, dan Polres OKU yang turut melaksanakan pembangunan sumur bor di wilayah masing-masing.

Program 50 sumur bor tersebut telah selesai dibangun seluruhnya dan langsung dapat dimanfaatkan masyarakat. Distribusinya tersebar merata di berbagai daerah, meliputi masjid, musala, pondok pesantren, sekolah, kawasan permukiman, hingga area pertanian yang membutuhkan sumber air bersih dan irigasi.

Polres Musi Rawas menjadi wilayah dengan pembangunan terbanyak yakni delapan sumur bor, disusul Polres Musi Banyuasin tujuh sumur, Polres OKU Timur enam sumur, Polres OKU Selatan lima sumur, serta sejumlah Polres lainnya di wilayah Sumatera Selatan.

Khusus di Masjid Ar-Rahman Talang Betutu, pembangunan sumur bor dilakukan hingga kedalaman sekitar 120 meter dengan proses teknis yang cukup kompleks mengingat kondisi geografis tanah yang sulit menemukan sumber air.

Selain peresmian sumur bor, kegiatan juga diisi pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat, pembagian 500 paket bantuan sosial berisi kebutuhan pokok, serta pembagian 300 nasi kotak kepada warga yang hadir dalam kegiatan Jumat Berkah tersebut.

Kapolda Sumsel bersama rombongan juga melaksanakan salat Jumat berjamaah bersama masyarakat dan melanjutkan kegiatan dengan Jumat Curhat, yakni forum dialog langsung antara kepolisian dan warga untuk menyerap aspirasi serta persoalan kamtibmas di lingkungan masyarakat.

Program ini menjadi bagian dari implementasi nyata Polri Presisi yang menempatkan pelayanan publik dan kebermanfaatan sosial sebagai prioritas utama institusi. Kehadiran sumur bor dinilai tidak hanya menjawab kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih, tetapi juga mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di wilayah pedesaan.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa program tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Polri, pemerintah daerah, BUMD, dunia usaha, dan masyarakat.

“Pada hari ini telah dibangun dan direnovasi sebanyak 50 sumur bor di berbagai tempat, mulai dari masjid, sekolah, permukiman masyarakat, hingga area pertanian. Ini bukan kerja Polri sendiri, melainkan hasil kebersamaan dan kolaborasi seluruh komponen bangsa. Harapan kami, jumlah ini tidak berhenti di angka 50, tetapi terus bertambah sesuai kebutuhan masyarakat, karena Polri akan selalu hadir membantu memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” ujar Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Sumsel juga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah kecelakaan lalu lintas Bus ALS dan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara. Kapolda memastikan Polda Sumsel bersama Mabes Polri terus bekerja melakukan penanganan maksimal melalui Tim Traffic Accident Analysis dan Tim DVI Pusdokkes Polri untuk mengidentifikasi korban secara ilmiah.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa program sosial dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Merayakan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni, tetapi menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Lima puluh sumur bor, bantuan sosial, bakti kesehatan, dan dialog langsung bersama warga adalah bagian dari komitmen kami untuk terus hadir membantu masyarakat. Semangatnya sederhana namun mendalam: Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini?” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumatera Selatan memastikan rangkaian kegiatan sosial Hari Bhayangkara ke-80 akan terus berlanjut hingga puncak peringatan melalui berbagai program lain seperti donor darah, bedah rumah, bantuan tempat ibadah, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya di seluruh wilayah Sumatera Selatan. (Ning)

Rutan Kelas I Palembang Gelar Penggeledahan Bersama APH

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan melaksanakan kegiatan penggeledahan kamar hunian bersama Aparat Penegak Hukum (APH), Jumat (08/05/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-UM.01.01-150 tentang Instruksi Pelaksanaan Ikrar dan Penguatan Pengawasan Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Palembang, Muhammad Rolan, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR) Juanda, Kasi Pengelolaan Yulian Ipantri, Kasi Pelayanan Tahanan Pandu Akbar Wijayanto, serta jajaran pejabat struktural dan petugas pengamanan Rutan Kelas I Palembang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BNNP Sumatera Selatan Brigjen Pol. Hisar Sialagan, S.I.K melalui Kabag Umum BNNP Sumsel Kombes Pol. Dr. Marzuki Ismail, S.Ag., M.H., Kasat Narkoba Polrestabes Palembang, Komandan Rayon Militer (Danramil) 418/02 Pakjo, personel Kepolisian, TNI, serta jajaran BNNP Sumsel sebagai bentuk sinergitas dan komitmen bersama dalam menjaga keamanan serta memberantas peredaran barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan diawali dengan apel bersama dan pembacaan ikrar “Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan” yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Palembang. Dalam arahannya, Muhammad Rolan menegaskan bahwa penggeledahan rutin merupakan langkah nyata deteksi dini guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di dalam rutan.

“Komitmen bersama ini menjadi langkah tegas kami dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari barang-barang terlarang,” ujar Muhammad Rolan.

Usai apel dan ikrar bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penggeledahan kamar hunian warga binaan. Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang dan barang yang tidak seharusnya berada di dalam kamar hunian, di antaranya 5 unit handphone, 2 buah magic com, 1 buah dispenser, 3 buah pemanas air, 14 buah sikat gigi modifikasi, 4 set botol kaca, 10 alat cukur, 2 unit cutter, 1 kabel terminal listrik, 12 sendok stainless, 13 kipas angin, 9 korek api gas, serta pakaian menyerupai atribut militer.

Selain itu, kegiatan juga dilanjutkan dengan press release hasil penggeledahan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan tugas pemasyarakatan kepada publik.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas I Palembang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, melaksanakan penggeledahan secara rutin dan berkelanjutan, serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum demi mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas. (Ning)

Siaga Cegah Karhutla, Wamen Ossy Imbau Pemegang HGU Lakukan Tindakan Pencegahan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang setiap tahun berdampak pada kualitas udara, kesehatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi menjadi perhatian serius pemerintah. Dalam Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Palembang, Rabu (06/05/2026), Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengimbau para pemegang Hak Guna Usaha (HGU) untuk aktif melakukan langkah pencegahan kebakaran lahan.

“Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh pemegang HGU untuk wajib melakukan tindakan pencegahan kebakaran lahan sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 15 Tahun 2016,” tegas Ossy Dermawan.

Dalam Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 15 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pelepasan atau Pembatalan Hak Guna Usaha (HGU) atau Hak Pakai (HP), disebutkan bahwa pemegang HGU diwajibkan mengelola dan menjaga lahannya secara bertanggung jawab.

Kewajiban tersebut mencakup memelihara kesuburan tanah, mencegah kerusakan lingkungan, menyediakan sarana pengendalian kebakaran serta sumber air, hingga memastikan tata kelola lahan tetap aman dan tidak mudah terbakar.

Wamen ATR/Waka BPN juga mendorong jajaran di daerah untuk melakukan pemantauan rutin terhadap wilayah HGU yang berpotensi mengalami kebakaran. Pengawasan dilakukan dengan membandingkan data bidang HGU dengan titik panas (_hotspot_) yang terpantau.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembukaan lahan dengan cara membakar tidak akan ditoleransi. Pemegang HGU yang terbukti melanggar akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. “Sanksi dapat berupa peringatan, evaluasi terhadap pemanfaatan tanah, hingga langkah administratif lainnya sesuai tingkat pelanggaran dan hasil pemeriksaan lintas instansi,” ujar Wamen Ossy.

Apel kesiapsiagaan ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago. Kegiatan diawali dengan pemantauan pasukan Satgas Karhutla, serta dilanjutkan dengan demonstrasi pemadaman api menggunakan berbagai peralatan oleh petugas di lapangan.(Nan)

Dampingi Menko Polkam, Herman Deru dan Cik Ujang Ajak Masyarakat Sumsel Jaga Kondusivitas

PALEMBANG —(deklarasinews.com)-Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago bertatap muka dengan sejumlah elemen masyarakat Sumatera Selatan di Griya Agung Palembang, Rabu (6/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, hadir Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen Ujang Darwis, Kapolda Sumsel Irjen Shandy Nugroho, sejumlah kepala daerah di Sumsel, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Forkopimda Sumsel.

Dalam arahannya, Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta mewujudkan kesejahteraan bersama.

Menurutnya, kekompakan dan kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci agar berbagai tantangan di tengah masyarakat dapat dihadapi dengan baik.

“Kondisi di masyarakat menuntut Forkopimda untuk fokus dan bekerja bersama-sama agar upaya menyejahterakan masyarakat dapat berjalan lancar. Jika pemerintah daerah dan masyarakat kompak, tidak akan ada masalah. Ini adalah upaya kita bersama untuk terus menjaga itu,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa ancaman terhadap bangsa saat ini tidak selalu hadir dalam bentuk fisik atau militer. Tantangan terbesar justru kerap muncul di ruang digital melalui penyebaran hoaks, narasi kebencian, maupun provokasi.

“Yang diserang bukan hanya wilayah, tetapi juga pikiran, keyakinan, dan persatuan masyarakat,” katanya.

Selain itu, Djamari mengingatkan adanya pihak-pihak tertentu yang berupaya memecah belah persatuan dan menciptakan gangguan keamanan di tengah masyarakat.

“Jangan lupa, ada orang dan kelompok tertentu yang ingin membuat masalah. Itu membahayakan masyarakat dan kita semua. Jika ingin menyampaikan pendapat, silakan. Demonstrasi tidak dilarang, tetapi harus dilakukan dengan cara yang baik dan tidak anarkis,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Menko Polkam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergandengan tangan bersama pemerintah daerah dalam membangun kesejahteraan.

“Mari kita bangun masyarakat yang sejahtera bersama-sama, bersatu padu dengan pemerintah daerah,” pungkasnya. (Ning)