Polda Sumsel Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Muba

MUSI BANYUASIN -(deklarasinews.com)- Polda Sumatera Selatan melalui Polsek Batanghari Leko, Polres Musi Banyuasin, merespons kebutuhan dasar masyarakat terdampak keterbatasan pasokan air dengan menyalurkan 10.000 liter air bersih ke Desa Bukit Sejahtera dan Desa Bukit Pangkuasan, Kecamatan Batanghari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (14/9/2026) sore.

Penyaluran air bersih tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air sehari-hari di tengah kondisi kekeringan dan keterbatasan pasokan air di wilayah tersebut.

Personel Polsek Batanghari Leko turun langsung ke lapangan untuk mendistribusikan air menggunakan armada pengangkut ke titik-titik warga yang membutuhkan. Kehadiran personel kepolisian sekaligus menjadi bentuk respons cepat terhadap persoalan sosial yang berdampak langsung pada kebutuhan dasar masyarakat.

Kapolsek Batanghari Leko IPTU Agum Marenra, S.Tr.K., M.H., mengatakan Polri berupaya hadir secara langsung ketika masyarakat menghadapi persoalan kebutuhan dasar, termasuk keterbatasan air bersih.

“Kami berupaya hadir secara langsung membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan air bersih. Ini merupakan bentuk kepedulian Polri sekaligus komitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar IPTU Agum Marenra, S.Tr.K., M.H.

Menurutnya, distribusi air bersih dilakukan sebagai langkah cepat untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama pasokan air mengalami keterbatasan. Polsek Batanghari Leko juga terus memantau kondisi masyarakat di wilayah hukum setempat dan berkoordinasi dengan unsur terkait apabila diperlukan.

Langkah tersebut sejalan dengan semangat Presisi Polri yang menempatkan kehadiran personel di tengah masyarakat sebagai bagian dari pelayanan, perlindungan, dan pengayoman. Respons kepolisian terhadap persoalan kebutuhan dasar masyarakat juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan sosial serta situasi kamtibmas tetap kondusif.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan KombesPol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., S.H. mengatakan jajaran Polda Sumsel terus mendorong personel di wilayah untuk responsif terhadap berbagai kondisi yang dihadapi masyarakat, termasuk persoalan kekeringan dan keterbatasan air bersih.

“Polri berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, terutama ketika menghadapi persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan dasar. Pelayanan seperti ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Nandang

Polda Sumsel memastikan jajaran kepolisian di wilayah terus membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, masyarakat, dan unsur terkait dalam merespons berbagai persoalan sosial. Melalui langkah tersebut, Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Penyaluran 10.000 liter air bersih tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga sekaligus mendukung terpeliharanya stabilitas sosial dan kamtibmas di Kabupaten Musi Banyuasin. (Rls/Ags).

Patroli Samapta Polres Pagar Alam Pantau Ketersediaan BBM di SPBU Selibar

PAGAR ALAM -(deklarasinews.com)- Personel Satuan Samapta Polres Pagar Alam melaksanakan kegiatan pengamanan dan pemantauan di SPBU Selibar, Kota Pagar Alam, Selasa (15/09/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi serta memastikan situasi pelayanan dan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap aman dan kondusif.

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pengecekan terhadap kondisi SPBU sekaligus memantau aktivitas pengisian BBM dan antrean kendaraan. Berdasarkan hasil pemantauan, situasi di SPBU Selibar terpantau aman dan kondusif dengan kondisi antrean kendaraan masih relatif sepi.

Petugas juga memperoleh informasi terkait jadwal pembongkaran BBM di SPBU Selibar. Untuk BBM jenis Pertalite dijadwalkan bongkar pada pukul 13.00 WIB, sedangkan BBM jenis Solar dijadwalkan bongkar pada pukul 15.00 WIB.

Pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Pagar Alam dalam menjaga ketertiban masyarakat serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang dapat terjadi di lokasi pelayanan publik, khususnya SPBU.

Kapolres Pagar Alam AKBP Adam Purbantoro, S.H., S.I.K., M.Si., melalui jajaran Samapta mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat melakukan pengisian BBM serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Riyanto, S.H., mengatakan bahwa kegiatan pemantauan SPBU akan terus dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus memastikan situasi tetap aman, tertib dan kondusif. (*)

Pemprov bersama Polda Lampung Gerak Cepat Antisipasi Meluasnya Konflik Pertanahan

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Sebuah tim khusus akan segera diterjunkan ke lapangan untuk melakukan mitigasi dan penanganan langsung terkait berbagai kasus konflik agraria yang tersebar di wilayah Lampung.

Langkah taktis ini diambil menyusul digelarnya Rapat Koordinasi (Rakor) yang menghadirkan seluruh bupati dan walikota se-Provinsi Lampung. Pertemuan penting tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Polda Lampung pada Senin (14/9/ 2026).

Berdasarkan data dan pemetaan terbaru, terdeteksi sedikitnya ada 47 titik sengketa lahan di Provinsi Lampung. Puluhan kasus pertanahan ini dinilai memiliki pola yang fluktuatif atau kerap timbul tenggelam, sehingga memerlukan penanganan yang komprehensif agar tidak menjadi bom waktu di tengah masyarakat.

Salah satu konflik yang mencuat baru-baru ini dan menjadi perhatian serius adalah ketegangan di Kecamatan Anak Tuha. Kasus tersebut melibatkan masyarakat dari tiga kampung yang berhadapan langsung dengan pihak perusahaan swasta, PT BSA.

Melalui rakor ini, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum berkomitmen untuk mengedepankan pendekatan yang persuasif dan solutif.

Tim mitigasi yang dibentuk nantinya akan bertugas mengurai akar permasalahan di setiap titik sengketa, memediasi pihak-pihak yang terlibat, serta memastikan kepastian hukum demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Lampung.

Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal (Mirza), bersama Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, serta dihadiri oleh seluruh bupati dan walikota se-Provinsi Lampung

Instansi Terlibat dalam Tim Mitigasi. Penanganan konflik ini tidak hanya melibatkan pemerintah daerah dan aparat kepolisian. Tim mitigasi khusus ini diperkuat oleh kolaborasi lintas instansi, antara lain, Kementerian ATR/BPN, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Lampung bertugas memverifikasi keabsahan sertifikat dan status Hak Guna Usaha

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Terlibat melalui pedoman penanganan masyarakat hukum adat.

Akademisi: Melibatkan profesor ahli sosiologi dan pertanahan dari Universitas Lampung (Unila) untuk mengawal skema penyelesaian hukum adat.(Red)

Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Babinsa Koramil CBD Dan Ciputat Patroli Kamtibmas Malam

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)- Ciptakan Kondusivitas wilayah, Babinsa Koramil 06/Cbd dan Koramil 05/Ciputat, Kodim 0506/Tgr bersama Komponen Pendukung (Komduk) Patroli Kamtibmas malam hari, Senin malam (14/09/2026).

Babinsa wilayah bersama Konduk mengintensifkan kegiatan patroli keamanan wilayah pada malam hari guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Pasi Ops Kodim 0506/Tgr Mayor Inf Heru Susanto menjelaskan, patroli malam menyasar pemukiman warga dari tingkat kelurahan sampai tingkat Kecamatan.

“Langkah preventif yang dikemas melalui metode komunikasi sosial (Komsos) dan ronda malam ini ditujukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat secara mandiri, sekaligus memastikan situasi di lingkungan tetap aman dan kondusif selama jam-jam rawan,” ujarnya.

Dalam dialognya bersama warga, Babjnsa menegaskan bahwa kepedulian antarwarga dan komunikasi yang lancar menjadi kunci utama dalam meminimalisir serta mencegah terjadinya tindak kejahatan di sekitar tempat tinggal.

“Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh warga untuk tetap waspada dan saling peduli terhadap kondisi lingkungan, terutama pada malam hari,” ujar salah satu Babinsa saat melakukan patroli malam.

Heru Susanto juga mengimbau warga untuk terus mengaktifkan kembali peran pos ronda atau poskamling di tiap RT, serta tidak segan melaporkan secara cepat ke jajaran Babinsa maupun Bhabinkamtibmas apabila mendapati hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Melalui kegiatan patroli malam yang digencarkan secara rutin ini, Kodim 0506/Tgr berharap kemanunggalan dan sinergitas antara prajurit TNI dan seluruh elemen masyarakat di wilayah binaan semakin kokoh dalam menjaga ketenteraman wilayah,” tutupnya.(Nan)

Pameran Lalu Lintas HUT ke-71, Polda Lampung Dekatkan Pelayanan Polantas kepada Masyarakat

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung menghadirkan Pameran Lalu Lintas dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-71 di Lampung City Mall, Minggu  (13/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Ditlantas Polda Lampung mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus mengenalkan berbagai tugas, fungsi dan inovasi kepolisian di bidang lalu lintas.

Pameran mengusung semangat “Polantas Karib Untuk Negeri” dan dirangkaikan dengan kegiatan Siger Run 2026 yang diikuti masyarakat.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, kehadiran Polantas dalam kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengamanan lalu lintas, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat.

“Polantas ingin hadir tidak hanya ketika masyarakat membutuhkan penanganan di jalan, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat tugas dan pelayanan kepolisian,” kata Yuni, Senin (14/9/2026).

Menurut dia, pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat melihat secara langsung berbagai pelayanan dan inovasi yang dimiliki Polantas. Kami ingin pelayanan kepolisian semakin mudah diakses, cepat dan humanis,” ujarnya.

Yuni menambahkan, rangkaian kegiatan juga menjadi momentum untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, edukasi dan kedekatan dengan masyarakat harus terus dilakukan,” katanya.

Dalam pameran tersebut, masyarakat dapat mengenal berbagai fungsi dan tugas kepolisian lalu lintas. Selain itu, Ditlantas Polda Lampung juga menghadirkan layanan Bus SIM Keliling untuk perpanjangan SIM serta Samsat Keliling untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan.

Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol N. Dedy Arifianto mengatakan, pelayanan langsung di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polantas untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat.

“Kami ingin pelayanan lalu lintas semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat. Melalui pameran ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga dapat memanfaatkan langsung layanan yang kami hadirkan,” kata Dedy.

Selain memberikan pelayanan, personel Ditlantas Polda Lampung juga memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar, termasuk kegiatan Siger Run 2026.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Polantas dan masyarakat sekaligus memperkenalkan wajah pelayanan lalu lintas yang lebih dekat, terbuka dan humanis.

Melalui momentum HUT Lalu Lintas ke-71, Ditlantas Polda Lampung menegaskan komitmennya mewujudkan semangat “Polantas Karib Untuk Negeri” dengan mengedepankan pelayanan dan keselamatan masyarakat.(Red)

Pelaku Perampokan Petani Kopi Belum Tertangkap, Kapolres Pagar Alam: Tetap Jadi Atensi

PAGAR ALAM -(deklarasinews.com)– Terduga pelaku Perampokan sadis yang menimpa seorang petani kopi di Pematang Bango Kelurahan Curup Jaghe   beberapa waktu lalu terus diselidiki dan menjadi atensi Polres Pagaralam. Belum berhasil diamankan nya pelaku yang tersisa tetap menjadi atensi dan hutang Polres Pagaralam. Hal ini ditandaskan oleh Kapolres Pagaralam AKBP.Adam Purbantoro saat silaturahmi dengan sejumlah awak media,dan LSM, Senin (14/09).

“Karena keberadaan terduga pelaku berpindah -pindah sehingga belum berhasil diamankan.namun tetap dipantau dan diselidiki karena kasus ini  menarik perhatian publik,tidak hanya masyarakat Pagaralam tetapi juga daerah lain,diyakini suatu saat bisa ditangkap.’jelas Adam Purbantoro.

Sebelumnya diberitakan,Polres Pagar Alam terus mengembangkan penyidikan perkara dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di kawasan Jalan Pematang Bango, Kelurahan Curup Jare, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam. Penyidik Satreskrim bergerak cepat mengumpulkan keterangan, mengamankan barang bukti serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Peristiwa tersebut diketahui setelah seorang petani kopi berusia 62 tahun ditemukan di pondok kebunnya pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Menindaklanjuti laporan, Unit Pidum Satreskrim Polres Pagar Alam langsung melakukan olah TKP dan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap kejadian tersebut secara menyeluruh.

Hasil penyelidikan membuahkan hasil. Pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB, tim Opsnal yang dipimpin Kanit Pidum Ipda Dusman mengamankan AC (20) di wilayah Kabupaten Lahat. Dari pengembangan pemeriksaan, penyidik kemudian melakukan pengejaran terhadap pihak lain yang diduga terlibat hingga mengamankan JD (60), warga Kelurahan Selibar, pada Sabtu dini hari, 22 Agustus 2026.

Kapolres Pagar Alam AKBP Adam Purbantoro menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan dan sesuai ketentuan hukum. “Setiap tindakan kepolisian harus berdasarkan prosedur dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Kami berkomitmen memberikan kepastian hukum serta tetap menghormati hak setiap orang dalam proses hukum,” tegas AKBP Adam.

Dalam proses pemeriksaan awal terhadap JD sekitar pukul 11.00 WIB, yang bersangkutan mengeluhkan sakit pada bagian dada. Petugas kemudian segera memanggil tim kesehatan Polres Pagar Alam untuk memberikan penanganan awal. Setelah itu, JD dirujuk ke RSUD Besemah Kota Pagar Alam untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Pagar Alam AKP Angga Kurniawan menjelaskan, sekitar pukul 14.00 WIB, JD dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit. “Begitu yang bersangkutan mengeluhkan sakit, anggota langsung meminta bantuan tim kesehatan. Setelah mendapatkan penanganan awal, kami membawa yang bersangkutan ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut,” jelas AKP Angga.

Setelah JD dinyatakan meninggal dunia, kepolisian tetap menjalankan prosedur sesuai ketentuan, termasuk melakukan visum et repertum dan menawarkan otopsi kepada pihak keluarga. Namun, keluarga menyatakan keberatan terhadap pelaksanaan otopsi. Polres Pagar Alam menghormati keputusan tersebut dan memastikan penanganan perkara tetap berjalan secara profesional, transparan dan berkeadilan. Penyidik juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap seluruh rangkaian perkara serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat. (Rep)

Dukung Program Prioritas Kapolri, Puslitbang Polri Gelar Penelitian Kamseltibcarlantas Berbasis Teknologi di Polda Sumsel

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Polda Sumatera Selatan memperkuat implementasi agenda strategis nasional dan kebijakan Presisi Polri melalui penelitian tata kelola lalu lintas terpadu bersama Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri. Kajian tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan peran kepolisian dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) melalui edukasi, pemanfaatan teknologi, serta kemitraan dengan masyarakat.

Kegiatan penelitian berlangsung di Aula Prastisara Wirya Ditlantas Polda Sumsel, Senin (14/9/2026), mulai pukul 10.00 WIB. Kegiatan dibuka oleh Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel AKBP Mayestika Hidayat, S.I.K., M.H., bersama Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol. Saefudin Mohammad, S.I.K., selaku Kabidgasopsnal Puslitbang Polri.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Peneliti Ahli Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Triyono, S.Sos., M.A., Kaurmin Bidgasopsnal Pembina Dwi Irawati, S.S., serta Pama Bidgasopsnal Ipda Ajeng Hananingrum, S.Stat.

Penelitian dilakukan berbasis data faktual untuk memetakan persepsi publik, mengevaluasi integrasi teknologi pengawasan lalu lintas seperti Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), serta menganalisis efektivitas edukasi tertib berlalu lintas. Kajian juga mencakup koordinasi antarpemangku kepentingan dalam mendukung keselamatan pengguna jalan dan kelancaran mobilitas masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian arahan kebijakan, penyerahan instrumen penelitian, pengisian kuesioner oleh responden, serta diskusi terpumpun yang melibatkan jajaran Ditlantas, Ditbinmas, Ditsamapta, dan Bidhumas Polda Sumsel.

Tim Puslitbang Polri menggunakan metode gabungan (mix method), melalui survei kuantitatif dan wawancara mendalam. Penelitian selanjutnya akan dilanjutkan pada tingkat satuan wilayah jajaran Polda Sumsel guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai pelaksanaan Kamseltibcarlantas di lapangan.

Kajian tersebut diharapkan menghasilkan data dan rekomendasi yang dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di bidang lalu lintas. Pemanfaatan teknologi, penguatan edukasi, serta keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus mendukung keselamatan pengguna jalan.

Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol. Saefudin Mohammad, S.I.K., menegaskan pentingnya data lapangan yang presisi dalam merumuskan strategi penanganan lalu lintas yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

“Kami memadukan pendekatan teknologi, literasi aturan berlalu lintas, dan kolaborasi masyarakat agar fungsi lalu lintas Polri senantiasa adaptif terhadap kebutuhan perlindungan keselamatan pengguna jalan,” ujar Saefudin.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Polda Sumsel siap menjadikan hasil penelitian sebagai bahan penguatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Polda Sumatera Selatan berkomitmen penuh mengawal agenda pembangunan nasional dan visi pimpinan Polri dengan menghadirkan ruang publik yang aman, tertib, dan berkeadilan melalui pemanfaatan teknologi modern serta sinergi lintas elemen,” tegas Nandang.

Menurutnya, penguatan Kamseltibcarlantas tidak hanya berkaitan dengan penegakan aturan di jalan raya, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat, kelancaran aktivitas ekonomi, serta kualitas pelayanan publik. Karena itu, riset dan evaluasi berbasis data menjadi bagian penting dalam memastikan kebijakan yang diterapkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Melalui sinergi Polda Sumsel dengan Puslitbang Polri dan dukungan unsur terkait, penelitian ini diharapkan dapat memperkuat transformasi pelayanan lalu lintas yang semakin modern, berbasis data, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, responsif, dan Presisi. (Rls/Ags).

Polda Lampung Gelar Pelatihan Kemampuan Bhabinkamtibmas T.A. 2026, Perkuat Pelayanan dan Pemecahan Masalah di Masyarakat

LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kepolisian Daerah (Polda) Lampung melalui Direktorat Binmas resmi menggelar Pelatihan Kemampuan Bhabinkamtibmas Jajaran Polda Lampung Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, terhitung sejak Senin hingga Kamis, 14–17 September 2026, bertempat di Hotel Kyriad, Bandar Lampung.

Pelatihan ini dibuka secara resmi dengan dihadiri oleh Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol. A.F. Indra Napitupulu, Wadir Binmas Polda Lampung AKBP A. Rahman Napitupulu, para Pejabat Utama Subdit Binmas Polda Lampung, pemateri eksternal, serta jajaran personel Bhabinkamtibmas dari seluruh Polres/Polresta se-Polda Lampung.

Dalam sambutannya, Wadir Binmas Polda Lampung AKBP A. Rahman Napitupulu, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas personel di lapangan.

Bhabinkamtibmas harus terus diperbarui agar mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.

“Saat ini pemenuhan Bhabinkamtibmas di jajaran Polda Lampung baru mencapai 1.398 personel dari total 2.656 desa/kelurahan. Artinya, belum semua desa ter-backup secara optimal. Kondisi ini harus menjadi perhatian dan evaluasi bersama untuk terus mengasah kemampuan serta memperluas wawasan,” tegas Rahman Napitupulu.

Lebih lanjut, Wadir Binmas menyampaikan beberapa poin penekanan kepada seluruh peserta pelatihan

Bhabinkamtibmas diminta tidak hanya memetakan masalah atau potensi kriminalitas, tetapi juga aktif mencari solusi melalui sinergi dan kolaborasi dengan instansi terkait.

Membangun kolaborasi erat dengan Kepala Desa/Lurah, Babinsa, Linmas, tokoh masyarakat, agama, dan pemuda dalam wadah Satgas atau kelompok masyarakat.

Mendorong penyelesaian masalah (problem solving) melalui musyawarah desa dengan pendekatan restorative justice, sekaligus sarana menyerap aspirasi warga.

Menghindari segala bentuk pelanggaran sekecil apa pun yang dapat mencoreng nama baik institusi, serta bekerja penuh keikhlasan dan integritas.

Guna menunjang efektivitas tugas di lapangan, para peserta dibekali serangkaian materi intensif dari narasumber internal dan akademisi, di antaranya:

  1. Pemanfaatan Teknologi dalam Tugas Bhabinkamtibmas oleh Dosen IBI Darmajaya, Rionaldi Ali, S.Kom., M.T.I.
  2. ⁠Komunikasi Efektif oleh Dosen FISIP Universitas Lampung, Dr. Wulan Suciska, S.I.Kom.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan arahan serta pembulatan materi dari Wadir Binmas Polda Lampung.

Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh personel Bhabinkamtibmas Polda Lampung semakin profesional, responsif, dan siap menjadi garda terdepan dalam memberikan rasa aman serta pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Sambut HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Morowali Gelar Anjang Sana kepada Purnawirawan dan Warakawuri

MOROWALI -(deklarasinews.com)- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satuan Lalu Lintas Polres Morowali melaksanakan kegiatan anjang sana dengan mengunjungi kediaman purnawirawan Polri dan warakawuri di wilayah Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolres Morowali Kompol I Nyoman Raka Aryawiayasa, S.H., didampingi Kasat Lantas Polres Morowali IPTU Ni Nyoman Sukreni, S.H., M.H., bersama personel Satuan Lalu Lintas Polres Morowali.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan menyambangi sejumlah purnawirawan Polri dan warakawuri untuk bersilaturahmi, berbincang serta menyerahkan bingkisan sebagai bentuk kepedulian dan penghargaan atas jasa serta pengabdian mereka kepada institusi Polri.

Kasat Lantas Polres Morowali IPTU Ni Nyoman Sukreni, S.H., M.H., mengatakan, kegiatan anjang sana merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 sekaligus menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dengan keluarga besar Polri.

“Anjang sana ini merupakan bentuk kepedulian dan penghargaan kami kepada para purnawirawan dan warakawuri. Meskipun telah memasuki masa purna tugas, mereka tetap menjadi bagian dari keluarga besar Polri,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan hubungan silaturahmi dan rasa kekeluargaan antara personel Polri dengan para purnawirawan serta warakawuri dapat terus terjaga.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Kehadiran personel Satlantas Polres Morowali juga menjadi wujud nyata komitmen Polri untuk terus menjaga nilai kepedulian, solidaritas dan penghargaan terhadap para insan yang telah mengabdikan diri bagi institusi.

Rpdm

 

Tanggap Darurat, Kodim Bojonegoro Salurkan 77.000 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Antrean jeriken, galon, dan ember aneka warna langsung mengular di RT.004 dan RT.005 RW 004 Desa Kumpulrejo Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro.

Warga setempat berbondong-bondong membawa wadah kosong demi menyambut datangnya armada truk tangki Kodim 0813 Bojonegoro pembawa air bersih di tengah puncak musim kemarau yang membakar bumi Angling Dharma.

Hari ini, Senin (14/9/2026), Kodim 0813 Bojonegoro bergerak cepat merespons jeritan warga yang kesulitan air dengan mendistribusikan total 77.000 liter air bersih.

Bantuan kemanusiaan ini disebar secara serentak ke titik-titik krusial yang tersebar di 3 wilayah kecamatan terdampak kekeringan parah.

Dalam aksi tanggap darurat ini, Kecamatan Kapas mendapatkan alokasi terbesar dengan total 48.000 liter yang dibagi rata masing-masing 16.000 liter untuk tiga desa yakni Desa Kumpulrejo, Desa Tapelan, dan Desa Bendo.

Pasokan melimpah ini menjadi angin segar bagi sedikitnya 1.030 jiwa warga Desa Kumpulrejo yang selama beberapa pekan terakhir harus memutar otak demi memenuhi kebutuhan domestik.

Tidak hanya di Kecamatan Kapas, kepedulian TNI AD dalam hal ini Kodim 0813 Bojonegoro juga menjangkau wilayah barat Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Sebanyak 13.000 liter air disalurkan untuk warga di Desa Bakalan, Kecamatan Tambakrejo. Sementara itu, 16.000 liter lainnya dialirkan khusus untuk menyokong kebutuhan para Santri dan pengurus di Pondok Pesantren (Ponpes) Izzatul Ummah, Dusun Kedungrejo, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.

Untuk memastikan bantuan air bersih ini tepat sasaran dan tidak memicu kericuhan, para Babinsa dari Koramil masing-masing wilayah turun langsung ke lapangan.

Mereka bersinergi dengan perangkat desa setempat-termasuk pendampingan dari perangkat Desa Kumpulrejo Kecamatan Kapas, untuk mengawal ketat jalannya pengisian air.

Babinsa Desa Kumpulrejo, Serka Imron, menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah kepungan jeriken warga adalah untuk menjamin keadilan distribusi.

“Pengawalan pendistribusian air bersih ini dilakukan agar penyaluran bantuan berjalan tertib dan lancar, sehingga semua warga dapat memperoleh air bersih sesuai dengan kebutuhan,” ungkap Serka Imron di sela-sela kesibukannya membantu warga menuangkan air.

Rona bahagia dan lega pun terpancar jelas dari wajah para warga setempat. Kasi Pelayanan Desa Kumpulrejo, Ali Rujito, yang mendampingi warganya di lokasi, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian instansi teritorial tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya Kodim 0813 Bojonegoro juga telah menyalurkan 48.000 liter air bersih untuk warga Desa Kumpulrejo Kecamatan Kapas.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kodim 0813 Bojonegoro atas bantuan air bersih ini. Di saat sumur-sumur warga mulai mengering, bantuan ini benar-benar menjadi penyelamat bagi aktivitas sehari-hari masyarakat kami,” ujar Ali Rujito dengan nada penuh syukur.

Langkah nyata yang dilakukan Kodim 0813 Bojonegoro ini membuktikan komitmen bahwa TNI untuk selalu hadir sebagai solusi di tengah kesulitan rakyat diwilayah binaan.