Koramil Tangerang Bantu Penyemprotan MAN 1 Kota Tangerang Pasca Hujan Abu Vulkanik

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)- Anggota Koramil 01/Tangerang bersama Tim Pemadam Kebakaran melaksanakan penyemprotan di lingkungan MAN 1 Kota Tangerang sebagai langkah pembersihan pasca hujan abu vulkanik akibat erupsi Anak Gunung Krakatau, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan MAN 1 Kota Tangerang, Jalan Lamda Raya RT 05/RW 05, Kelurahan Karawaci Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Penyemprotan dilakukan menggunakan satu unit mobil pemadam water tank.

Kegiatan dipimpin oleh Kepala MAN 1 Kota Tangerang, Ibu Hj. Aida, M.Pd., selaku penanggung jawab. Sementara dari Koramil 01/Tangerang, kegiatan dikoordinasikan oleh Peltu Agus Tajus selaku Danposmil Karawaci.

Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan penyemprotan terdiri dari Peltu Agus Tajus, Plt Bambang, Srm Turoso, Srt Ahmad Sukia dan Sertu Tatang.

Peltu Agus Tajus saat ditemui mengatakan  Penyemprotan dilakukan secara bertahap dengan sasaran utama lapangan sekolah dan bagian depan gedung sekolah. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu membersihkan sisa abu yang menempel pada area sekolah sehingga lingkungan kembali bersih dan nyaman untuk digunakan.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Kehadiran personel Koramil 01/Tangerang bersama Tim Damkar merupakan bentuk kepedulian dan dukungan terhadap lingkungan pendidikan serta upaya membantu masyarakat dalam penanganan dampak abu vulkanik.

 

Babinsa Rajabasa dan Damkar Padamkan Kebakaran Lahan Kosong di Pintu Masuk Terminal

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kejadian kebakaran lahan kosong kembali terjadi di wilayah Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung. Berkat kesigapan Babinsa Kelurahan Rajabasa, Pelda Merwansyah, dari Koramil 410-06/KDT, api yang mulai menjalar di lahan kosong tepat di pintu masuk Terminal Rajabasa berhasil dijinakkan sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa, 15 September 2026, sekira pukul 19.40 WIB. Lokasi kebakaran berada di Jalan ZA Pagar Alam, tepat di pintu masuk Terminal Rajabasa, Kelurahan Rajabasa, Kecamatan Rajabasa.

Menurut laporan yang diterima dari saksi mata, Adam (Wiraswasta) dan Sonani (Pedagang), awalnya warga melihat adanya api yang menjalar di lahan kosong tersebut. Warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat terkait di wilayah Terminal Rajabasa.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Babinsa Rajabasa, Pelda Merwansyah, bersama aparatur pamong setempat langsung bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Tanpa menunda waktu, Babinsa langsung menghubungi pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bandar Lampung untuk meminta bantuan.

“Begitu mendapat laporan, kami langsung menuju lokasi untuk memastikan situasi dan segera berkoordinasi dengan Damkar agar api tidak semakin meluas,” ujar Pelda Merwansyah di lokasi kejadian.

Sekira pukul 19.50 WIB, tim Damkar tiba di lokasi bersama Babinsa, aparat terkait, dan aparatur kelurahan. Berkat kerja sama yang cepat antara aparat keamanan dan petugas pemadam, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat. Lahan kosong yang terbakar diduga berisi dedaunan dan ranting kering yang mudah terbakar.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kebakaran ini diduga dipicu akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan ke lahan tersebut. Api kemudian menjalar dengan cepat membakar rumput dan ranting kering di sekitar area pintu masuk terminal.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Camat Rajabasa, Bpk. Racmatsyah, S.Pi., Lurah Rajabasa, Bpk. Candra Lela Utama, SH., MM., serta unsur Kaling, RT, Linmas, dan Tim Siaga Damkar Kecamatan Rajabasa. Kehadiran lintas sektoral ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam penanganan darurat di wilayah tersebut.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kebakaran dilaporkan sudah kondusif dan aman. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun warga diimbau untuk lebih berhati-hati dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area lahan kering yang rawan terjadi kebakaran.

Soroti Bullying dan Tawuran Pelajar hingga Cegah Paham Radikalisme, Polda Lampung Perkuat Kemampuan Bhabinkamtibmas

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Maraknya perundungan (bullying), tawuran pelajar, penggunaan gawai yang tidak terkontrol hingga potensi penyebaran paham radikalisme menjadi perhatian Polda Lampung. Menghadapi berbagai tantangan tersebut, Bhabinkamtibmas diminta semakin peka membaca situasi dan mampu melakukan pencegahan sejak dini di wilayah binaannya.

Hal itu menjadi salah satu penekanan dalam Pelatihan Kemampuan Bhabinkamtibmas Jajaran Polda Lampung Tahun 2026 yang digelar Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Lampung di Hotel Kyriad, 14–17 September 2026.

Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol A.F. Indra Napitupulu, S.I.K., M.M., mengatakan perkembangan persoalan sosial saat ini menuntut Bhabinkamtibmas tidak sekadar menunggu munculnya gangguan kamtibmas, tetapi harus mampu mengenali potensi persoalan dan mengambil langkah pencegahan lebih awal.

Menurutnya, penggunaan gawai secara berlebihan di kalangan anak dan remaja perlu menjadi perhatian bersama, terutama karena ruang digital juga dapat menjadi tempat terjadinya perundungan atau cyberbullying.

“Bhabinkamtibmas harus lebih peka, tanggap dan responsif terhadap persoalan yang berkembang di masyarakat. Pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui edukasi, komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak,” ujar Kombes Pol Indra.

Salah satu langkah yang didorong adalah mengoptimalkan kegiatan Police Goes to School. Melalui kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas diharapkan aktif memberikan edukasi kamtibmas kepada pelajar sekaligus membangun komunikasi dengan pihak sekolah dan orang tua.

Tawuran Pelajar Jadi Perhatian

Selain perundungan, potensi tawuran antarremaja dan pelajar juga mendapat perhatian serius.

Bhabinkamtibmas diminta memetakan lokasi yang kerap menjadi titik berkumpul kelompok remaja, mengenali kelompok-kelompok yang berpotensi terlibat perselisihan, serta meningkatkan patroli dialogis terutama pada jam-jam rawan.

Pemetaan tersebut diperlukan agar potensi bentrokan dapat diketahui dan dicegah sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar.

Dirbinmas menegaskan, posisi Bhabinkamtibmas sangat strategis karena menjadi salah satu personel Polri yang berinteraksi langsung dengan masyarakat hingga tingkat desa, pekon dan kelurahan.

“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak dan garda terdepan Polri di tengah masyarakat. Karena itu, kehadirannya harus benar-benar memberikan manfaat dan mampu menjadi bagian dari penyelesaian persoalan masyarakat,” tegasnya.

Perkuat Deteksi Dini Radikalisme

Pelatihan juga membekali peserta dengan kemampuan mencegah penyebaran radikalisme dan ekstremisme.

Kasatgaswil Lampung Densus 88 AT Polri Kombes Pol Stalanri K. Setinggar, S.I.K., memberikan materi Pencegahan Radikalisme dan Ekstremisme, termasuk penguatan kemampuan deteksi dini dan peringatan dini terhadap potensi penyebaran paham radikal di tengah masyarakat.

Peserta diberikan pemahaman mengenai pola penyebaran dan rekrutmen kelompok radikal yang memanfaatkan media sosial dan aplikasi perpesanan untuk menjangkau masyarakat, termasuk generasi muda.

Bhabinkamtibmas juga didorong memperkuat ketahanan masyarakat dengan menggandeng tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta mengedepankan pendekatan persuasif dan koordinasi dengan satuan terkait apabila menemukan indikasi yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Bhabinkamtibmas Harus Jadi Problem Solver

Tak hanya kemampuan deteksi dini, Bhabinkamtibmas juga dituntut mampu menjadi problem solver ketika muncul persoalan di tengah warga.

Darmawan Purba, S.IP., M.IP., memberikan materi Penyelesaian Masalah, meliputi kemampuan mengidentifikasi akar persoalan, pemetaan pihak yang terlibat dalam konflik, teknik negosiasi dan mediasi hingga pemanfaatan kearifan lokal dan musyawarah dalam menyelesaikan perselisihan.

Kemampuan komunikasi juga diperkuat melalui materi Komunikasi Efektif yang disampaikan Dr. Wulan Siska, S.I.Kom., M.Si.

Peserta dibekali teknik komunikasi interpersonal dan persuasif, public speaking, komunikasi krisis, menghadapi keluhan masyarakat hingga pemanfaatan media sosial secara etis untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Sementara itu, Kabag Analis Polda Lampung AKBP Sigit Marianta, S.E., memberikan materi Deteksi Dini untuk meningkatkan kemampuan Bhabinkamtibmas dalam membaca berbagai potensi kerawanan di wilayah binaan.

Pelatihan tersebut diharapkan semakin memperkuat kemampuan Bhabinkamtibmas dalam mendeteksi persoalan, membangun komunikasi, melakukan pencegahan dan menyelesaikan permasalahan masyarakat secara cepat, tepat dan humanis.

Dengan kemampuan tersebut, Polda Lampung mendorong Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir ketika persoalan terjadi, tetapi menjadi penggerak pencegahan serta mitra masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Lampung.

Wakapolres Pesisir Barat Sidak Personel Polsek Pesisir Utara

PESIBAR -(deklarasinews.com)– Wakapolres Pesisir Barat Kompol Sugeng Sumanto, S.E., M.H., melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap personel Polsek Pesisir Utara, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolsek Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, dengan tujuan memastikan kesiapan dan kedisiplinan personel dalam melaksanakan tugas kepolisian.

Dalam pelaksanaan sidak, Wakapolres melakukan pengecekan administrasi personel serta sikap tampang, meliputi kerapian dan kelengkapan personel dalam menunjang pelaksanaan tugas sehari-hari.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., melalui Wakapolres Pesisir Barat Kompol Sugeng Sumanto, S.E., M.H., mengatakan bahwa kegiatan sidak ini merupakan bagian dari pengawasan dan pembinaan terhadap personel guna meningkatkan kedisiplinan serta profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel tetap disiplin, tertib administrasi, serta menjaga sikap tampang dan penampilan dalam melaksanakan tugas,” ujar Kompol Sugeng.

Ia juga menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa menjaga kekompakan, meningkatkan tanggung jawab, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Pesisir Utara.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh personel dapat terus meningkatkan kedisiplinan, kesiapsiagaan, dan kualitas pelayanan demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pesisir Barat. (Arnandes)

Pangdam IV/Diponegoro Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro di Makassar

MAKASSAR -(deklarasinews.com)- Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., bersama Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro Ny. Nuning Achiruddin melaksanakan ziarah rombongan ke Makam Pangeran Diponegoro yang berada di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (15/9/2026). Ziarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kodam IV/Diponegoro sekaligus bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan Pangeran Diponegoro.

Bagi Kodam IV/Diponegoro, ziarah ini memiliki makna yang lebih dari sekadar mengenang sejarah. Pangeran Diponegoro merupakan sosok yang namanya diabadikan sebagai identitas Kodam, sehingga penghormatan kepada beliau menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan antara sejarah perjuangan dengan nilai-nilai yang menyertai pengabdian prajurit.

Pangeran Diponegoro lahir pada 11 November 1785 dan wafat di Makassar pada 8 Januari 1855. Pahlawan nasional tersebut dikenal karena memimpin perlawanan besar terhadap pemerintah kolonial Belanda dalam Perang Jawa yang berlangsung pada 1825–1830.

Perjuangannya meninggalkan keteladanan tentang keberanian, keteguhan dan kesetiaan pada perjuangan yang diyakini. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting untuk terus dikenang oleh setiap prajurit yang menyandang nama Diponegoro sebagai identitas kesatuannya.

Nama Pangeran Diponegoro kemudian diabadikan menjadi nama Kodam IV/Diponegoro yang dibentuk pada 5 Oktober 1950, dengan wilayah tanggung jawab di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Sejak itu, nama Diponegoro terus menyertai perjalanan Kodam dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya.

Semangat tersebut juga tercermin dalam sesanti Kodam IV/Diponegoro, “Sirnaning Yakso Katon Gapuraning Ratu”, yang bermakna lenyapnya segala bentuk kejahatan, hawa nafsu buruk, maupun rintangan, hingga terbuka jalan menuju kemenangan, kesejahteraan dan kedamaian.

Ziarah di tempat peristirahatan terakhir Pangeran Diponegoro menjadi momentum untuk memberikan penghormatan atas jasa perjuangannya sekaligus mengingat kembali keteladanan yang diwariskannya. Bagi prajurit Diponegoro, nama besar tersebut bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga menjadi pengingat untuk menjaga kehormatan, keteguhan dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.

 

Satuan Brimob Polda Lampung Distribusikan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat

LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Satuan Brimob Polda Lampung melaksanakan aksi kemanusiaan dengan mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat di Wilayah Hukum Polda Lampung pada hari ini. Langkah responsif ini diambil sebagai bentuk kepedulian nyata Polri terhadap kebutuhan dasar warga yang sedang mengalami kesulitan akses air bersih akibat dampak musim kemarau di sejumlah titik pemukiman.

Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat serta memastikan ketersediaan air layak konsumsi tetap terpenuhi di tengah kondisi cuaca yang ekstrem. Sebagai satuan yang memiliki semboyan “Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan”, Satuan Brimob Polda Lampung berkomitmen untuk selalu hadir di tengah rakyat guna memberikan solusi atas berbagai kendala sosial yang dihadapi masyarakat di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, personel Satuan Brimob Polda Lampung mengerahkan armada tangki air berkapasitas besar untuk menjangkau pelosok pemukiman yang paling terdampak. Petugas dengan sigap membantu warga mengisi berbagai wadah penampungan, mulai dari jeriken hingga ember, secara tertib dan merata agar seluruh lapisan masyarakat mendapatkan jatah air yang cukup untuk keperluan sehari-hari.

Komandan Satuan Brimob Polda Lampung menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari pelayanan prima kepolisian untuk senantiasa mengayomi masyarakat. “Kami telah memetakan wilayah-wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih secara mendesak, dan personel kami akan terus disiagakan untuk merespons kebutuhan tersebut sebagai wujud pengabdian tanpa batas kepada bangsa dan negara,” tegasnya.

Melalui inisiatif ini, diharapkan kesulitan warga terkait krisis air bersih dapat segera teratasi dan hubungan emosional antara Polri dengan masyarakat semakin harmonis. Satuan Brimob Polda Lampung senantiasa mengimbau warga agar tetap bijak dalam penggunaan air serta melaporkan jika terdapat wilayah lain yang membutuhkan bantuan serupa.

Kejaksaan Harus Transparan dan Segera Buka Suara Soal Dugaan Hibah Fiktif Pesisir Barat

PESIBAR -(deklarasinews.com)- Penanganan dugaan penyimpangan dana hibah Tahun Anggaran 2019 yang berkaitan dengan 17 kelompok atau lembaga di Kabupaten Pesisir Barat terus menjadi perhatian publik. Kasus yang disebut memiliki nilai sekitar Rp374 juta tersebut kini berada dalam penanganan aparat penegak hukum.

Di tengah tingginya perhatian masyarakat, Kejaksaan diharapkan tidak membiarkan ruang informasi kosong yang berpotensi memunculkan berbagai spekulasi. Sebagai institusi penegak hukum yang mengemban kepercayaan publik, Kejaksaan perlu menyampaikan perkembangan penanganan perkara secara terbuka dan proporsional.

Masyarakat berhak mengetahui sejauh mana proses hukum berjalan, apakah perkara masih dalam tahap pendalaman, penyelidikan, atau telah meningkat ke tahap berikutnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Keterbukaan informasi tersebut penting untuk memastikan bahwa setiap laporan atau dugaan penyimpangan yang menyangkut penggunaan uang negara benar-benar ditangani secara serius.

Transparansi juga diperlukan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum. Jangan sampai muncul kesan bahwa suatu perkara berjalan tanpa arah yang jelas hanya karena minimnya informasi resmi dari pihak yang berwenang.

Tentu masyarakat tidak meminta Kejaksaan membuka materi penyelidikan atau hal-hal yang dapat mengganggu proses hukum. Namun setidaknya perlu ada penjelasan mengenai status penanganan perkara, langkah-langkah yang telah dilakukan, serta komitmen penegak hukum dalam menuntaskan kasus tersebut secara profesional dan objektif.

Apalagi perkara ini telah menjadi konsumsi publik dan menyangkut pengelolaan dana yang bersumber dari keuangan negara. Oleh karena itu, keterbukaan menjadi bagian penting dari akuntabilitas penegakan hukum.

Publik tidak sedang meminta vonis, melainkan kepastian. Karena itu, Kejaksaan perlu segera buka suara dan memberikan penjelasan resmi mengenai perkembangan penanganan dugaan hibah fiktif di Pesisir Barat agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan di tengah masyarakat.

Pada akhirnya, transparansi adalah bentuk penghormatan kepada publik sekaligus bukti bahwa setiap perkara ditangani secara profesional, independen, dan tanpa pandang bulu.

Kajari Lampung Selatan Serahkan Penetapan Perwalian, Dinas Sosial Kawal Hak Delapan Anak Yayasan Bussaina Lampung

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Selatan, Ibnu Firman Ide Amin, menyerahkan dokumen penetapan perwalian delapan anak kepada Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan.

Penetapan tersebut menegaskan Yayasan Bussaina Lampung sebagai wali yang sah sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap pengasuhan dan pemenuhan hak mereka.

Penyerahan berlangsung di Aula Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan, Selasa (15/9/2026), dan dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Puji Sukanto, serta Ketua Panti Asuhan Balita Lampung Selatan Yayasan Bussaina Lampung, Budi Hidayat.

Penetapan perwalian tersebut merupakan hasil permohonan yang diajukan Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejari Lampung Selatan atas permintaan Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan. Permohonan terhadap delapan anak yang belum dewasa itu telah dikabulkan Majelis Hakim Pengadilan Agama Kalianda Kelas IB.

Melalui penetapan tersebut, Yayasan Bussaina Lampung memiliki legalitas sebagai wali bagi delapan anak yang berada dalam pengasuhannya.

Kepastian hukum ini menjadi dasar penting agar hak-hak mereka sebagai warga negara, termasuk kebutuhan administrasi dan hak keperdataan, dapat terpenuhi.

Kajari Lampung Selatan, Ibnu Firman Ide Amin, mengatakan penetapan perwalian tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Kejaksaan melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), sekaligus bentuk dukungan terhadap perlindungan dan masa depan anak.

Menurut Ibnu, masyarakat selama ini lebih banyak mengenal Kejaksaan melalui penanganan perkara pidana. Padahal, melalui bidang Datun, Kejaksaan juga menjalankan fungsi hukum di bidang perdata, baik di dalam maupun di luar pengadilan, termasuk dalam mendukung kepentingan masyarakat dan pemerintah.

“Semoga kegiatan kita hari ini, walaupun sederhana, tidak mengurangi maknanya,” ujar Ibnu dalam sambutannya.

Ia berharap penetapan tersebut dapat memberikan kejelasan status hukum bagi anak-anak yang berada dalam pengasuhan yayasan atau Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) sehingga dapat mendukung kehidupan dan masa depan mereka.

“Semoga menjadi amal ibadah bagi kita semua karena terkait dengan masa depan anak-anak,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Puji Sukanto, menyampaikan apresiasi atas proses penetapan perwalian tersebut.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya Dinas Sosial dalam memastikan perlindungan dan pemenuhan hak anak berjalan dengan baik.

Puji mengatakan proses tersebut juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan lembaga sosial dalam memberikan perlindungan kepada anak yang membutuhkan pengasuhan.

Ia berharap informasi mengenai perwalian tersebut dapat diketahui masyarakat secara lebih luas. Menurutnya, keberadaan yayasan dan lembaga sosial tidak hanya berkaitan dengan pendidikan, tetapi juga memiliki peran dalam perlindungan sosial dan pemenuhan hak anak.

Dengan adanya penetapan tersebut, delapan anak dalam pengasuhan Yayasan Bussaina Lampung kini memiliki dasar hukum yang lebih jelas untuk memastikan pemenuhan hak dan kebutuhan mereka, sekaligus memberikan landasan bagi pengasuhan yang lebih terjamin ke depan.

 

Danramil Rajeg Pimpin Baksos Dan Komsos Jaga Jakarta On The Spot

KAB. TANGERANG -(deklarasinews.com)– Upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat, Danramil 12/Rajeg, Kodim 0510/Trs Kapten Inf Kus Fiananda Yusup memimpin langsung Bakti Sosial (Baksos) dan Komunikasi Sosial (Komsos) Kesehatan dengan tema “Jaga Jakarta On The Spot”  di Makoramil 12/Rajeg, Selasa (15/09/2026).

Kegiatan tersebut bekerjasama dengan tim kesehatan Kelurahan Sukatani Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang dengan jumlah peserta sebanyak 50 warga pemeriksaan kesehatan gratis.

Kapten Inf Kus Fiananda Yusup Danramil 12/Rajeg menerangkan, selain menjalin komunikasi langsung dengan warga, kegiatan juga diisi dengan pembagian bantuan sosial berupa 50 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Lebih jauh Danramil menjelaskan, kegiatan Baksos kesehatan buat warga tersebut berupa pemeriksaan tensi tekanan darah, timbang berat badan, pemeriksaan gula darah dan pemeriksaan kolesterol.

Sementara, Sumarni warga Kelurahan Sukatani mengaku senang dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan Koramil 12 Rajeg.

“Alhamdulillah hari ini saya menerima dua manfaat sekaligus dari bapak TNI, selain mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis saya juga dapat Sembako yang di berikan Pak Danramil, makasih bapak TNI,” ucapnya.

Kompol Yurike Pimpin Satlantas Polresta Bandar Lampung, Gantikan Kompol R. Manggala

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Tongkat komando Satuan Lalu Lintas Polresta Bandar Lampung berganti. Kompol Yurike Ade Purwanti resmi menjabat Kasat Lantas menggantikan Kompol R. Manggala Agung Sri Mahardjo.

Sertijab dipimpin Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Eko Bagus Riyadi di Aula Mapolres setempat, Selasa (15/9/2026). Pergantian tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolda Lampung Nomor ST/768/IX/KEP./2026 tanggal 4 September 2026. Kompol Yurike sebelumnya menjabat Kasi SIM Subditregident Ditlantas Polda Lampung, sedangkan Kompol R. Manggala mengemban amanah menjadi Waka Polres Lampung Timur.

Kasi Humas Polresta Bandar Lampung AKP Agustina Nilawati mengatakan, sertijab merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memastikan roda pelaksanaan tugas tetap berjalan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pergantian ini diharapkan menjadi energi baru bagi Satuan Lalu Lintas dalam meningkatkan pelayanan dan menjawab berbagai tantangan lalu lintas di Kota Bandar Lampung,” kata Agustina, Selasa (15/9/2026).

Dalam amanat yang dibacakannya, Kombes Pol Eko Bagus Riyadi meminta pejabat baru segera beradaptasi, membangun komunikasi dengan personel, serta melanjutkan dan meningkatkan program yang telah berjalan.

Kapolresta juga menekankan pentingnya integritas, disiplin dan profesionalisme, terutama dalam memberikan pelayanan yang cepat, humanis dan terukur kepada masyarakat.

Prosesi sertijab ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara dan pakta integritas. Kegiatan dihadiri Wakapolresta AKBP Yonirizal Khova, para pejabat utama, Kapolsek jajaran, personel serta pengurus Bhayangkari.