Yonas A Nusi, Inisiatif Dewan Perlu dilakukan Guna Memberikan Ketenangan dan Kenyaman bagi Rakyat.

YAPEN -(deklarasinews.com)– Anggota DPR Papua utusan wilayah pengangkatan/ pemilihan Adat Saireri, Yonas A. Nussi yang melakukan Reses Ke-II di Kabupaten Kepulauan Yapen mengatakan bahwa pemberdayaan ekonomi rakyat diseluruh Papua khusus bagi Orang Asli Papua (OAP) pada tugas-tugas dewan menjadi poin penting dari implementasi UU Otsus Papua, disampaikan pada Minggu, 27/06/2021.

Menurut Yonas bahwa kita mencoba untuk mengiatkan pendapatan rakyat. Perlu ada cara-cara/giat tersendiri dalam rangka bagaimana pendistribusian pendapatan rakyat, ungkapnya.

Sebagai contoh, hasil bumi yang dikelolah oleh masyarakat adat bisa terjual dengan baik misalnya Kopi yang sedang kita usahakan guna diuji ke Laboratorium untuk mengetahui kasiat yang menjadi unggulan Kopi yang kemudian menjadi nilai tawar pasar guna bisa terjual keluar Papua.

Salah satu contohnya juga adalah Kakao (Coklat) yang dari lembah Griminawa Kabupaten Jayapura yang juga diuji ke Lab. Berharap ini akan mewakili Papua, yang semuanya dengan tujuan meningkatkan pendapatan rakyat.

Selain itu, kita di wilayah Adat Saireri memiliki potensi rumput laut yang bisa diolah menjadi tepung rumput laut dengan berbagai produk turunan. Rumput laut Yapen memiliki keunggulan yang sangat baik sehingga kedepan perlu untuk jadi perhatian.

Kami juga melihat bahwa ada juga program strategis yang nantinya kita lakukan yaitu operasi pasar, yang nantinya dilakukan dalam rangka perayaan 17 Agustus 2021 ini. Kegiatan operasi pasar merupakan inisiatif dewan dalam memberikan perhatian kepada penjual diareal pasar pungkasnya.

Ketika warga kita, menjual pisang maupun Keladi, harus dibeli, tidak boleh tinggal atau tidak terjual. Sehingga harapan-harapan ini bisa memberikan pendapatan kepada rakyat kita.

Mudah-mudahan pekerjaan yang cukup sederhana ini, tetapi mampu mengembangkan potensi warga kita dan juga hasil pekerjaan kebun itu didapat dan memberikan rasa nyaman atau tenang karena hasil terjual.

Dari sekian kilo, seorang petani yang memikul keladi/pisang diatas kepalanya dengan harapan bisa terjual. Ini yang menjadi pergumlan kita saat ini, bagaimana hasil jualannya bisa dibeli.

Itu yang menjadi harapan kita, menjadi pergumulan kita, bagaimana kontribusi kita sama-sama kita komunikasikan sehingga kita bisa menolong rakyat kita. Yang membuat rakyat ini tenang, hanya pemerintah dan yang membuat rakyat ini hancur juga adalah pemerintah.

Oleh karena itu, sebagai wakil rakyat kita mau menolong dengan mengkomunikasikan ini kepada pemerintah daerah untuk kita sama-sama bergandengan tangan menyelesaikan apa yang menjadi harapan-harapan rakyat kita urainya.

Ditangan kita ada sekian kepala yang perlu hidup, olehnya perlu kita bergandeng tangan menyelesaikan persoalan ini. Ini hak inisiatif dewan, jadi ketika rakyat datang dengan harapan jualannya laku. Saya coba kemukakan ini walaupun belum waktunya saya sampaikan, karena perlu ada bukti.

Pimpinan dewan sudah merespon baik ide inisiatif dewan dalam rangka kegiatan operasi pasar ini sebagai bukti kerja-kerja nyata anggota dewan dan sebagai pemerintah dalam memberikan perlindungan bagi warga kita.

Kedepan kita berharap dengan adanya inisiatif dewan menjelang perayaan 17 Agustus, maka bisa saja dari anggaran Otsus Papua bisa diposting dalam rangka memberikan ketenangan dan kenyaman bagi rakyat.

Kita juga punya produk tepung tapioka cenderawasih Gold yang siap di launching, dalam rangka memberikan pendapatan bagi rakyat. Tepung ini berasal dari ubi yang kita mulai dari Kabupaten Jayapura dan ini bisa diikutkan dari kabupaten lain sesuai dengan kebutuhan dan keperluan.

Potensi-potensi ini pada wilayah-wilayah tertentu ada singkong yang bisa dimakan itu bisa menghasilkan tepung dalam jumlah yang banyak. Sehingga kita tidak lagi membeli tepung dari luar tetapi hasil produk kita yang digunakan untuk kebutuhan kita di Papua.

Jadi ketika kita mau goreng pisang goreng, sudah tersedia tepung hasil produksi yang kita buat. Ini yang disebut bagaimana kita melakukan kegiatan pemberdayaan ekonomi rakyat.

Di wilayah Saireri kami sudah melakukan riset terkait produksi garam di Pantai Yapen utara. Sebentar lagi dari pulaua Miosindi Utara Yapen akan segera dilaunching dalam rangka kebangkitan ekonomi rakyat, harapnya.

Kami atas nama anggota DPRP asal wilayah adat Saireri dan pimpinan DPR Papua menyampaikan terimakasih kepada pemerintah daerah dan warga masyarakat kita yang bersama-asama masyarakat adat memberikan komunikasi yang baik dalam rangka untuk memenuhi pelayanan publik khususnya di Yapen dan seluruh wilayah adat Saireri.

Turut hadir mendampingi kunjungan reses ini, Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Kasdim mewakili Dandim 1709 Yawa, Anggota DPRD Yapen, dan Ketua KNPI Yapen. (ed.zri).

Tinggalkan Balasan