KAYUAGUNG -(deklarasinews.com)- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Selatan turut berdampak terhadap aktivitas dan kesehatan masyarakat. Melihat kondisi tersebut, Astra Motor Sumsel turun langsung ke tengah masyarakat melalui kegiatan sosial “Satu Hati, Astra Motor Peduli” di Kelurahan Kutaraya, Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Senin (1/9/2025).
Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian Astra Motor Sumsel terhadap masyarakat yang berada di wilayah terdampak kabut asap. OKI sendiri menjadi salah satu wilayah di Sumatera Selatan yang menghadapi persoalan karhutla dengan jumlah titik kebakaran yang cukup tinggi.
Tak sekadar memberikan bantuan, jajaran manajemen Astra Motor Sumsel hadir langsung untuk berinteraksi dengan masyarakat sekaligus memberikan dukungan yang dinilai dibutuhkan di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik.
Dalam kegiatan tersebut, Astra Motor Sumsel membagikan sejumlah perlengkapan kesehatan, di antaranya masker dan air purifier. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan kesempatan mengikuti pemeriksaan kesehatan secara gratis.
Untuk memperkuat pemahaman masyarakat terkait risiko kesehatan akibat paparan asap, kegiatan tersebut turut diisi dengan edukasi mengenai Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Edukasi kesehatan disampaikan oleh Dokter Ayu dari Puskesmas Celikah.
Melalui pemeriksaan dan edukasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami berbagai risiko kesehatan yang dapat muncul ketika kualitas udara menurun akibat kabut asap, sekaligus mengetahui langkah yang tepat untuk melindungi diri dan keluarga.
Kepala Wilayah Astra Motor Sumsel, Yohanes Kurniawan, mengatakan kehadiran Astra Motor di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian perusahaan, terutama ketika masyarakat menghadapi kondisi yang membutuhkan perhatian bersama.
“Kami melihat kondisi kabut asap akibat karhutla memberikan dampak bagi aktivitas dan kesehatan masyarakat. Karena itu, melalui Satu Hati, Astra Motor Peduli, kami ingin hadir secara langsung dan memberikan sesuatu yang dapat membantu masyarakat, mulai dari masker, perlengkapan kesehatan, hingga pemeriksaan dan edukasi mengenai ISPA,” ujar Yohanes.
Menurut Yohanes, kepedulian terhadap masyarakat tidak cukup hanya diwujudkan dalam bentuk pemberian bantuan. Edukasi juga menjadi bagian penting agar masyarakat memiliki pengetahuan yang memadai dalam menjaga kesehatan ketika kualitas udara sedang memburuk.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas, khususnya aktivitas di luar ruangan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga. Kami mengajak masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi tidak memungkinkan, serta menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar rumah,” tambahnya.
Program Satu Hati, Astra Motor Peduli menjadi salah satu bentuk kontribusi sosial Astra Motor dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Kehadiran langsung jajaran manajemen Astra Motor Sumsel di Kelurahan Kutaraya juga menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus merespons kondisi sosial yang terjadi di lingkungan sekitar.
Di tengah ancaman kabut asap karhutla, perhatian terhadap kesehatan menjadi hal penting. Paparan asap dapat mengganggu kenyamanan bernapas dan meningkatkan risiko gangguan saluran pernapasan, sehingga masyarakat perlu menerapkan langkah perlindungan diri, terutama ketika kualitas udara sedang tidak sehat.
Astra Motor Sumsel berharap bantuan berupa masker, air purifier, pemeriksaan kesehatan gratis, serta edukasi mengenai ISPA dapat memberikan manfaat bagi warga yang terdampak.
Yohanes menegaskan, semangat kepedulian tersebut menjadi bagian dari makna “Satu Hati”, yakni hadir dan saling membantu ketika masyarakat menghadapi situasi yang tidak mudah.
“Semoga apa yang kami berikan hari ini dapat membantu masyarakat, meskipun sederhana. Bagi kami, semangat Satu Hati berarti hadir dan saling peduli, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi kondisi yang tidak mudah,” tutup Yohanes. (ril/ning)