Kreativitas Mahasiswa DKV Kampus Unggul IIB Darmajaya Unjuk Gigi, 42 Karya Hadir di Ragom Karya Vol. IV

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Ingin melihat langsung kreativitas mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV)? Pameran Ragom Karya Vol. IV hadir pada 10–12 Agustus 2026 di Gedung F Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya dan terbuka untuk umum.

Pameran yang menampilkan 42 karya mahasiswa DKV IIB Darmajaya lahir dari proses pembelajaran di bangku kuliah. Masyarakat, khususnya pelajar, mahasiswa, pelaku industri kreatif, maupun siapa saja yang tertarik dengan dunia desain dan seni visual, dapat datang dan melihat langsung beragam karya tersebut.

Tak hanya menjadi ruang apresiasi, Ragom Karya juga memperlihatkan bagaimana tugas kuliah dapat berkembang menjadi karya yang layak dipamerkan, sekaligus menjadi portofolio bagi mahasiswa untuk melangkah ke dunia profesional.

Ragom Karya Vol. IV resmi dibuka oleh Rektor IIB Darmajaya, RZ Abdul Aziz, S.T., M.T., Ph.D., melalui pengguntingan pita. Pembukaan pameran turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Nonakademik Muprihan Tahib, S.Sos., M.M., Dekan Fakultas Desain, Hukum, Pariwisata dan Teknologi Dr. Handoyo Widi Nugroho, S.Kom., M.T.I., Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Aswin, S.E., M.M., serta Ketua Program Studi DKV IIB Darmajaya Ade Moussadecq, M.Sn.

Beragam karya ditampilkan dalam pameran tersebut, mulai dari desain, animasi, buku ilustrasi, katalog, hingga branding dan brand awareness produk. Keragaman karya ini memperlihatkan kemampuan mahasiswa dalam mengolah ide, visual, dan pesan menjadi karya komunikasi yang memiliki nilai kreatif.

Bagi mahasiswa DKV, Ragom Karya menjadi ruang untuk membawa hasil pembelajaran keluar dari kelas. Karya yang sebelumnya dibuat sebagai bagian dari tugas perkuliahan kini mendapat kesempatan untuk dilihat, diapresiasi, sekaligus menjadi bagian dari rekam jejak kreativitas mereka.

Rektor IIB Darmajaya RZ Abdul Aziz, S.T., M.T., Ph.D. mengapresiasi penyelenggaraan Ragom Karya dan mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan serta tidak berhenti berkarya setelah menyelesaikan tugas perkuliahan.

“Teruslah berkarya dan kembangkan diri. Aktif mengikuti berbagai pameran dan tunjukkan bahwa kalian memiliki karya yang berbeda,” pesannya.

Menurutnya, karya yang dihasilkan selama masa perkuliahan dapat menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

“Ketika lulus, karya-karya ini dapat menjadi bagian dari portofolio yang menunjukkan kemampuan kalian dan membantu mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bidang yang digeluti,” lanjutnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa pendidikan di bidang kreatif bukan sekadar tentang menyelesaikan tugas dan mendapatkan nilai. Lebih jauh, mahasiswa didorong untuk membangun karya, pengalaman, kepercayaan diri, dan identitas profesional sejak masih berada di bangku kuliah. (**)

Tinggalkan Balasan