BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kampus Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya terus memperkuat jejaring akademik internasional. Melalui kunjungan kerja ke INTI International University, Malaysia, Kampus The Best ini menjajaki kolaborasi strategis di bidang riset, publikasi internasional, serta pengembangan kapasitas mahasiswa program doktor.
Kunjungan Direktur Pascasarjana IIB Darmajaya, Prof. Dr. Muhammad Said Hasibuan, S.Kom., M.Kom., pada Sabtu (29/8/26), disambut hangat oleh Prof. Goh Khang Wen dan Prof. Deshinta Arrova Dewi dari INTI International University.
Pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan proyek kerja sama strategis yang ditargetkan mulai diimplementasikan pada 2027. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah pengembangan skema Research Fellow untuk memperkuat kolaborasi penelitian sekaligus membuka peluang dukungan terhadap pembiayaan publikasi ilmiah.
Melalui skema tersebut, IIB Darmajaya dan INTI University mendorong terbentuknya ekosistem riset yang dapat meningkatkan kompetensi penelitian mahasiswa S3, khususnya dalam menghasilkan karya ilmiah yang berpotensi dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi.
“Kolaborasi ini kami arahkan pada program yang memberikan dampak nyata bagi mahasiswa dan dosen, terutama dalam meningkatkan kualitas riset dan publikasi internasional. Melalui skema Research Fellow, kami ingin mendorong lahirnya mahasiswa S3 yang memiliki kemampuan riset dan publikasi yang mampu bersaing secara global,” ujar Prof. Said.
Selain riset dan publikasi, penjajakan kerja sama juga mencakup collaborative research, student and lecturer mobility, student exchange, serta resource development.
Bagi IIB Darmajaya, kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Tak sekadar membangun jejaring kelembagaan, kolaborasi IIB Darmajaya dan INTI University ditargetkan membuka ruang lebih luas bagi riset bersama, publikasi internasional bereputasi, mobilitas akademik, serta pengembangan kapasitas mahasiswa dan dosen agar mampu berkiprah di tingkat global. (**)