YAPEN – (deklarasinews.com)– Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen Erny Renny Tania, S.IP, mewakili Penjabat Bupati Cyfrianus Yustus Mambay, S.Pd, M.Si, menyampaikan sambutan serta membuka dengan resmi Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Perum Bulog Serui yang dipusatkan di Distrik Kosiwo Kampung Ariepi 1 (satu) pada Senin 25/06/2023.
Dalam keterangan persnya bahwa Gerakan Pangan murah ini dilaksanakan serentak secara Nasional diseluruh wilayah Indonesia dan disiarkan langsung online diikuti seksama semua OPD teknis di masing – masing daerah untuk Provinsi Papua pukul 10 : 00 WIT. (red;senin, 26/06/23) dan Kami di Kabupaten Kepulauan Yapen melaksanakan di dua titik yaitu:
Lapangan Alun – alun Trikora Serui yang dilaksanakan oleh Dinas Perindag dan Pihak ketiga dari PT. Sumber Makmur, sedangkan diKampung Airepi 1 (satu) adalah program Nasional yang diselenggarakan oleh Dinas ketahanan Pangan bersama Kecap Perum Bulog Serui, tutur Sekda Yapen.
Dikatakan juga bahwa dalam gerakan Pangan murah yang dijual hari ini adalah Beras, Gula, Bawang Putih, Bawang Merah, Minyak Goreng, dan Cabe Keriting. Komoditas yang kami anggap berdampak langsung pada Inflasi.

Lanjut Sekda untuk itu perlu diketahui bersama bahwa tahun ini, Kabupaten Kepulauan Yapen melalui Dana BTT, kami alokasikan anggaran untuk penanganan Inflasi Total sebesar 2 Millyar 345 juta untuk kami beli beras 175 Ton di Takalar Sulawesi Selatan dengan harga per 1 kg 13. 400 rupiah sudah sampai di Kantor KCP Perum Bulog Serui. ” ujar Sekda Erny R. Tania kepada sejumlah media”.
Sekda juga mengatakan bahwa Subsidi dari Pemda sebesar 5.400 rupiah dari harga beras yang ada sehingga harga jual ke konsumen menjadi 9.500/1 kg. sedangkan 1 karung berisi 20 kg harga 190 ribu. diketuhi bahwa beras yang kami subsidi tersebut warna karung kuning berlogo Pemda Yapen dan hari ini juga kami launcing, bebernya.
Kami berharap agar semua distributor dapat menjual sesuai harga yang sudah kami tentukan tidak mempermainkan harga di tengah masyarakat. Karena beras ini kami subsidikan untuk membantu masyarakat dalam rangka mencegah inflasi. Apabila ditemukan ada permainan harga oleh distributor atau pengencer diluar dari 9.500 rupiah segera melaporkan kepada kami agar menindak tegas secara hukum dan mendapat sangsi dari kami.
“Sekali lagi Saya tegaskan bahwa jika terdapat penyimpangan harga di lapangan yang di mainkan oleh distributor atau pengencer di lapangan tolong melaporkan kepada kami agar menindak tegas secara hukum juga memberikan sangsi tidak main – main jadi jangan ada yang coba,” tegasnya.
“Kami minta agar pihak kepolisian juga Kodim serta Wartawan dan seluruh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen agar ikut mengawasi dan memantau jika ada yang coba-coba bermain harga mohon laporkan kepada kami dan tidak main-main untuk mengambil tindakan,” cetus Sekda Erny Tania.
Untuk itu, kami informasikan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen bahwa kami pemerintah daerah melalui Bapak Penjabat Bupati Cyfrianus Yustus Mambay telah mengalokasihakan dana sebesar 2 Millayar 345 juta, guna membeli beras untuk Subsidi buat kebutuhan masyakat. Kebijakan tersebut dilakukan karena kita ketahui bersama bulan April dan Mei ada gagal panen akan menimbulkan kelangkaan beras dan pada saat itu kami mengundang Forkopimda rapat bersama sehingga kami mengambil kebijakan tersebut dan hari ini kami salurkan, bebernya.
Turut hadir di kegiatan tersebut, Kadis Ketahanan Pengan Jerry M.B. Manderi SE, Kecap Perum Bulog Serui Sarman SE, Kadis Perikanan Daniel Reba, Kadis PMK Jan Lermatan, Kadis Perpustakaan Deharalawani Rerei, S.IP M.AP, Kadistrik Kosiwo Melianus Rumbewas, Perwakilan dari Polres Yapen Bripka Melky R. Ngilamele, SH, PS Kanit II INDAGSI Sat Reskrim, Kepala Kampung dan Bamuskam serta Masyarakat Kampung Ariepi dan sekitarnya, (GM).