Mengalirkan Air, Menyebar Berkah: TMMD KE-129 Kodim 0410/KBL Bangun Sumur Bor Dan Fasilitas Wudhu Kelurahan Pinang Jaya

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Air bersih merupakan kebutuhan paling krusial bagi kehidupan masyarakat. Menjawab tantangan ketersediaan sumber air dan sarana ibadah yang memadai, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL mengalokasikan sasaran fisik prioritas berupa pembuatan Sumur Bor, MCK, serta sarana Tempat Wudhu dan Tempat Cuci terpadu di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling.

Dalam pantauan kegiatan pada Kamis (23/7/2026), pengerjaan kompleks fasilitas air bersih ini terus menunjukkan grafik peningkatan. Setelah merampungkan pengerjaan dasar pada 22 Juli lalu, prajurit Babinsa 0410/KBL bersama warga lokal bahu-membahu mempercepat pembuatan sumur bor hingga tahap pengeboran dalam serta penyiapan sistem perpipaan dan penampungan air.

Fasilitas pendukung seperti tempat wudhu dan area cuci umum dirancang secara terintegrasi dengan sarana MCK. Langkah ini diambil untuk memastikan pemanfaatan air bersih dari sumur bor tersebut dapat dipergunakan secara maksimal, baik untuk kebutuhan sanitasi rumah tangga, kebersihan lingkungan, hingga pemenuhan sarana ibadah bagi warga setempat.

“Air adalah sumber kehidupan. Pembangunan sumur bor, tempat wudhu, dan sarana sanitasi ini merupakan bentuk kepedulian sosial Kodim 0410/KBL terhadap kesehatan dan keagamaan warga di Pinang Jaya. Kami berharap, setelah fasilitas ini selesai, warga dapat menjaga dan merawatnya secara bersama-sama,” ungkap Dansatgas TMMD Ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan.

Warga Kelurahan Pinang Jaya menyambut hangat pembangunan fasilitas air bersih ini. Bagi mereka, kemudahan akses air bersih tidak hanya menyelesaikan masalah kekeringan saat musim kemarau, tetapi juga meningkatkan derajat kesehatan keluarga. Program TMMD Ke-129 pun terbukti tidak sekadar membangun fisik bangunan, melainkan juga mengalirkan berkah dan harapan baru bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sinergi Tanpa Sekat:Memasuki Hari Ke-6, Babinsa 0410 dan Warga Sukseskan Target Fisik TMMD ke-129 di Pinang Jaya

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)-  Suasana keakraban begitu terasa di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling pada Selasa (21/7/2026). Canda tawa pecah di tengah deru mesin molen adukan semen dan ratapan cangkul yang membelah tanah. Memasuki hari ke-6 pelaksanaan TMMD ke-129, di bawah komando Dansatgas TMMD ke-129 Kolonel Arm Roni Hermawan, puluhan prajurit Babinsa dari Kodim 0410/KBL terus menyatu bersama masyarakat menuntaskan agenda pembangunan desa.

Program TMMD ke-129 di Pinang Jaya menjadi panggung nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Seluruh target fisik yang dirancang dengan cermat kini mulai berdiri tegak dan siap memberi manfaat jangka panjang bagi warga setempat.

Fasilitas kebersihan lingkungan berupa MCK kini telah diproses anggun di Pos Linmas dan Jalan Bukit Pinang Jaya, memberikan akses sanitasi yang lebih layak bagi warga sekitar. Sementara itu, kecemasan warga Jalan Nangka terhadap ancaman erosi kini sirna seiring berdirinya dinding Talud penahan tanah sepanjang 35 meter, lebar 40 cm, dengan tinggi mencapai 250 cm. Pembangunan ini disempurnakan dengan saluran Drainase berukuran panjang 35 meter, lebar 40 cm, dan tinggi 125 cm.

Puncak dari kebahagiaan warga terasa saat program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) merealisasikan impian tempat tinggal yang layak. Kediaman Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya, rumah Bapak Syahrul di RT 03 Lingkungan 2, serta hunian warga di RT 07 Lingkungan 01 kini bertransformasi menjadi rumah yang sehat, kokoh, dan bernilai estetis.

Kolonel Arm Roni Hermawan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga Pinang Jaya dan jajaran Babinsa yang bekerja tanpa mengenal lelah sejak hari pertama hingga hari ke-6 ini. Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak diukur hanya dari seberapa cepat dinding semen berdiri, melainkan seberapa erat tali silaturahmi yang terbangun antara TNI dan rakyat.

“TMMD ke-129 adalah bukti nyata bahwa ketika TNI dan rakyat bergerak bersama, tidak ada tantangan pembangunan yang tidak bisa kita selesaikan. Memasuki hari ke-6 ini, fondasi fisik dan fondasi kebersamaan kita sudah semakin kokoh,” pungkas Kolonel Roni.

Hari Ke-6 TMMD ke-129: Kodim 0410/KBL Pacu Pembangunan Talud dan Drainase di Pinang Jaya

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Upaya menciptakan lingkungan pemukiman yang aman, sehat, dan tanggap bencana terus direalisasikan oleh Kodim 0410/KBL melalui Program TMMD ke-129 di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling.Memasuki hari ke-6 pelaksanaan pada Selasa (21/7/2026), akselerasi pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut menunjukkan kemajuan pesat.

Dansatgas TMMD ke-129 Kolonel Arm Roni Hermawan meninjau langsung progres pengerjaan fisik di lapangan. Fisiognomi kawasan Jalan Nangka kini berubah signifikan dengan hadirnya bangunan Talud penahan tanah berdimensi panjang 35 meter, lebar 40 cm, dan tinggi 250 cm. Pembangunan ini dipadukan dengan pembuatan sistem Drainase yang memadai sepanjang 35 meter, lebar 40 cm, dan tinggi 125 cm.

Pembangunan struktur fisik ini diproyeksikan dapat menyelesaikan permasalahan genangan air serta potensi erosi tanah yang selama ini mengintai permukiman warga Jalan Nangka saat curah hujan tinggi.

Tak berhenti pada penataan lingkungan, percepatan pembangunan juga mencakup aspek sanitasi dan hunian masyarakat. Pembangunan fasilitas tempat Mandi, Cuci, Kakus (MCK) diselesaikan di Pos Linmas serta di kawasan Jalan Bukit Pinang Jaya guna menunjang pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Di sisi sosial kepedulian, jajaran Babinsa Kodim 0410/KBL bersama warga bahu-membahu merehabilitasi sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sasaran bedah rumah meliputi kediaman warga di RT 07 Lingkungan 01, rumah Bapak Syahrul di RT 03 Lingkungan 2, serta rumah Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya.

Kolonel Arm Roni Hermawan menegaskan bahwa seluruh sasaran fisik yang digarap telah disesuaikan dengan kebutuhan krusial masyarakat setempat. “Sinergi antara Babinsa dan warga menjadi kunci utama pesatnya pengerjaan hingga hari ke-6 ini. Kami berharap seluruh infrastruktur yang dibangun nantinya dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Pinang Jaya,” jelas Dansatgas.

Dinding Lapuk Kini Kokoh Berdiri: Memasuki Hari Ke-6 TMMD ke-129, Senyum Syahrul dan Nur Hayati Membuncah

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Tangis haru tak mampu ditahan oleh Syahrul, warga RT 03 Lingkungan 2, Kelurahan Pinang Jaya. Pada Selasa (21/7/2026), pria setengah baya itu menatap penuh syukur rumahnya yang kini sedang ditangani prajurit TNI. Ia tak pernah membayangkan, rumah yang selama ini menyimpan rasa cemas saat hujan deras turun, kini bertransformasi menjadi bangunan yang kokoh berkat uluran tangan para prajurit Kodim 0410/KBL dalam kegiatan TMMD ke-129.

Kisah bahagia serupa terpancar dari wajah Ibu Nur Hayati, warga Jalan Bukit Pinang Jaya. Rumahnya kini tak lagi lapuk. Bersama warga RT 07 Lingkungan 01, mereka merasakan langsung dampak nyata dari pengabdian TNI yang dipimpin oleh Dansatgas TMMD ke-129 Kolonel Arm Roni Hermawan.

Tepat di hari ke-6 pelaksanaan TMMD ke-129 ini, di bawah komando Kolonel Arm Roni Hermawan, jajaran Babinsa Koramil 0410 tak canggung memanggul semen, menyusun batu bata, hingga masuk ke dalam galian tanah. Kehadiran prajurit di tengah permukiman telah menghidupkan kembali roh gotong royong yang sempat meredup.

Selain bedah rumah, prajurit TNI menyasar kebutuhan dasar kesehatan masyarakat dengan mendirikan bangunan MCK di Pos Linmas dan MCK umum di Jalan Bukit Pinang Jaya. Fasilitas ini disambut sukacita oleh warga yang selama ini mendambakan sarana sanitasi yang layak dan bersih.

Sementara itu, untuk mengamankan wilayah dari ancaman longsor dan banjir saat musim penghujan, Satgas TMMD merampungkan pembangunan infrastruktur vital di Jalan Nangka. Sebuah Talud megah berukuran panjang 35 meter, lebar 40 cm, dan tinggi 250 cm berdiri kokoh menahan tebing. Di sisinya, saluran Drainase sepanjang 35 meter dengan lebar 40 cm dan tinggi 125 cm siap mengalirkan air dengan lancar.

“Bagi kami warga Pinang Jaya, bapak-bapak TNI bukan cuma bekerja membangun desa, tapi sudah seperti keluarga sendiri. Baru enam hari bekerja, perubahan di kampung kami sudah sangat terasa. Rumah kami dibangun, jalan diperbaiki, sanitasi disiapkan. Kami sangat berterima kasih kepada Kolonel Roni Hermawan dan seluruh jajaran Babinsa,” ungkap Syahrul dengan mata berkaca-kaca.

Kemanunggalan TNI dan rakyat di Pinang Jaya bukan sekadar slogan, melainkan bukti nyata pengabdian tanpa batas demi kesejahteraan masyarakat kecil.

Mengukir Asa di Pinang Jaya: Hari Ke-6 TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL Bangun Rumah Hingga Fasilitas Publik

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Wajah Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, kini kian bersolek. Gelak tawa dan rasa haru mewarnai setiap sudut jalan desa seiring dengan bergulirnya Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan oleh Kodim 0410/Kota Bandar Lampung. Memasuki hari ke-6 pelaksanaan pada Selasa (21/7/2026), progres pengerjaan di lapangan menunjukkan hasil yang sangat signifikan.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., turun langsung memimpin jajaran Babinsa Koramil 0410 untuk menyusuri perkampungan dan bekerja bahu-membahu bersama warga setempat. Kehadiran tentara di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas pertahanan, melainkan membawa secercah harapan baru bagi peningkatan kualitas hidup warga.

Berbagai sasaran fisik utama terus digenjot dengan semangat gotong royong yang membara. Salah satu fokus utama adalah perbaikan kualitas hidup warga melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kebahagiaan mendalam salah satunya dirasakan oleh Bapak Syahrul, warga RT 03 Lingkungan 2, serta Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya. Rumah mereka yang dulunya rentan dan kurang layak kini dipoles menjadi hunian yang kokoh, aman, dan nyaman. Program serupa juga menyasar kediaman warga di RT 07 Lingkungan 01.

Tak hanya hunian pribadi, kesehatan masyarakat turut menjadi perhatian mendasar. Satgas TMMD membangun fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Pos Linmas serta MCK umum di Jalan Bukit Pinang Jaya guna memastikan sanitasi lingkungan warga tetap terjaga dengan baik.

Guna mengantisipasi bencana alam dan memperlancar infrastruktur, prajurit TNI bersama masyarakat juga memacu pembangunan infrastruktur fisik pendukung di Jalan Nangka. Pembangunan tersebut meliputi pengerjaan Talud sepanjang 35 meter dengan lebar 40 cm dan tinggi 250 cm, serta pembangunan saluran Drainase sepanjang 35 meter, lebar 40 cm, dan tinggi 125 cm.

“TMMD ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Memasuki hari ke-6 ini, kami melihat semangat gotong royong warga Pinang Jaya luar biasa. Kami hadir bukan hanya untuk membangun semen dan batu, tetapi untuk membangun rasa kebersamaan, ketenangan, dan masa depan yang lebih baik bagi saudara-saudara kita di sini,” ujar Dansatgas TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan di lokasi kegiatan, Selasa (21/7/2026).

Sentuhan hangat Babinsa dan ketegasan kerja prajurit TNI di lapangan meninggalkan kesan mendalam bagi warga Pinang Jaya, menjadikan TMMD ke-129 sebuah catatan sejarah manis tentang gotong royong yang tak lekang oleh waktu.

Wujudkan Rumah Sehat, Satgas TMMD Kolonel Arm Roni Hermawan Bedah Rumah Bapak Hendi dan Bapak Hasanudin

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas publik skala besar, melainkan juga menyentuh langsung aspek kesejahteraan domestik masyarakat kurang mampu melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Langkah nyata inilah yang dirasakan langsung oleh Bapak Hendi dan Bapak Hasanudin, dua warga di Jalan Walet, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung.

Rumah tinggal mereka yang sebelumnya mengalami kerusakan di berbagai sisi dan kurang memenuhi standar kesehatan rumah tangga, kini dibongkar total untuk dibangun kembali menjadi hunian yang kokoh, sehat, dan layak anak. Pada pengerjaan hari ke-12, Sabtu (18/07/2026), Satgas Pra-TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL terus menunjukkan kemajuan berarti di dua titik lokasi bedah rumah berukuran 6×6 meter tersebut.

Di lokasi pertama, yakni kediaman Bapak Hendi, personel Satgas dibantu warga sekitar berfokus pada pemasangan batu bata pembentuk dinding rumah serta melakukan mobilisasi material secara berkala. Progres fisik di lokasi ini tercatat telah berjalan stabil di angka 10 persen dengan ketersediaan material lapangan berupa 1 meter kubik pasir dan 4 sak semen penunjang.

Sementara itu, bergeser ke lokasi kedua di kediaman Bapak Hasanudin, para prajurit TNI memfokuskan pengerjaan pada pemasangan slof beton—struktur vital yang berfungsi meratakan beban dinding rumah langsung ke fondasi agar bangunan memiliki daya tahan tinggi dari risiko pergeseran tanah. Progres rumah Bapak Hasanudin saat ini tercatat berada di angka 3 persen dengan kesiapan material yang melimpah di lapangan meliputi 1.000 keping batu bata, 4 sak semen, serta 1 meter kubik pasir. Dansatgas Kolonel Arm Roni Hermawan menegaskan, komitmen bedah rumah ini ditujukan untuk memberikan jaminan keamanan bertempat tinggal bagi warga Pinang Jaya. (*)

Atasi Krisis Air Bersih, TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL Garap Sumur Bor dan MCK Nuruzzaman

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Akses terhadap air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar yang krusial bagi kesehatan masyarakat, terutama dalam meminimalisir risiko penyakit dan mendukung program pencegahan stunting di tingkat kelurahan. Guna menjawab tantangan krisis air bersih yang kerap melanda sebagian wilayah di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling saat musim kemarau, Satgas Pra-TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL menaruh perhatian khusus pada pembangunan fasilitas air bersih di wilayah Nuruzzaman.

Pengerjaan yang dilakukan hingga hari ke-12, Sabtu (18/07/2026), mencakup paket pembangunan terintegrasi yang terdiri dari pembuatan sumur bor, fasilitas MCK umum, serta tempat wudhu yang luas. Di bawah koordinasi tim teknis Satgas TMMD, proses pengeboran lapisan tanah dalam terus dilakukan demi mendapatkan mata air bawah tanah yang stabil, jernih, dan layak dikonsumsi oleh warga luas.

Tidak hanya fokus pada pengeboran, sebagian personel TNI bersama warga setempat secara lincah berbagi tugas melakukan pemlesteran dinding kamar mandi umum dan tempat wudhu. Langkah ini dilakukan agar struktur bangunan luar dapat segera berdiri tegak beriringan dengan rampungnya jalur pipa air dari sumur bor.

Dansatgas TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur sanitasi air bersih terpadu di kawasan Nuruzzaman ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang yang mengubah pola hidup masyarakat menjadi lebih sehat dan higienis. Dengan sisa pasokan material di area pengerjaan berupa setengah meter kubik pasir dan 9 sak semen, target pengerjaan fisik bangunan luar diyakini akan selesai tepat waktu berbarengan dengan munculnya sumber mata air baru dari hasil pengeboran. (*)

Runtuhkan Sekat: Silaturahmi Hangat Satgas TMMD 129 Bojonegoro Sukses Bangun Kedekatan Dengan Masyarakat

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Di tengah padatnya pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026, Komandan SSK Satgas TMMD, Lettu Ckm Purnomo, bersama Babinsa Desa Kesongo, Serka Lasmidi, melaksanakan silaturahmi ke Kepala Desa Kesongo, Kusnadi.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat, dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi serta sinergi antara TNI dan pemerintah desa demi mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-129 di Desa Kesongo.

Dalam kesempatan itu, berbagai hal terkait pelaksanaan program pembangunan di Desa Kesongo turut menjadi pembahasan.

Mulai dari perkembangan sasaran fisik, kegiatan non fisik, hingga pentingnya menjaga semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat agar seluruh pekerjaan dapat selesai sesuai target.

Silaturahmi tersebut juga menjadi wujud nyata kedekatan TNI dengan aparatur desa.

Tidak hanya bekerja bersama di lapangan, hubungan harmonis terus dibangun melalui komunikasi yang intens sebagai modal utama dalam menyukseskan program pembangunan.

Babinsa Desa Kesongo, Serka Lasmidi, menegaskan, koordinasi yang baik antara TNI, pemerintah desa dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan TMMD.

“Silaturahmi seperti ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan sekaligus memperkuat koordinasi agar seluruh program TMMD berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Desa Kesongo,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kedekatan yang terus ditunjukkan jajaran Satgas TMMD kepada pemerintah desa maupun masyarakat.

“Komunikasi yang terjalin selama pelaksanaan TMMD telah menciptakan suasana kerja sama yang harmonis sehingga berbagai program pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik,” ucapnya.

Silaturahmi antara Komandan SSK Satgas TMMD, Babinsa dan Kepala Desa Kesongo menjadi cerminan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh penyelesaian proyek fisik, tetapi juga oleh kuatnya komunikasi, kebersamaan dan kolaborasi seluruh elemen dalam membangun desa yang lebih maju dan sejahtera. (Red)

Kebersamaan Adalah kekuatan: TMMD 129 Bojonegoro Bongkar Rumah Samijan

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Pemandangan yang menyejukkan hati dilokasi TMMD ke- 129 di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro terlihat pagi ini, Minggu (19/7/2026).

Semangat gotong royong antara anggota Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro dan warga Desa Kesongo begitu terasa kuat.

Pemandangan menarik itu terlihat, ketika sejumlah personel Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro bersama warga setempat bekerja sama membongkar bangunan rumah milik bapak Samijan, warga Dusun Krebet RT.013 RW.006 Desa Kesongo  untuk segera dilakukan renovasi.

Dalam suasana keakraban, anggota TNI berseragam loreng tampak tidak canggung bekerja berdampingan dengan masyarakat.

Mereka secara gotong royong, mengangkat kayu dan material bangunan lainnya dengan teknik manual yang terorganisir.

“Tidak ada yang berat jika dikerjakan bersama-sama. Bersama, kita bongkar fondasi lama untuk menyambut rumah yang lebih layak dan kokoh bagi bapak Samijan,” ucap Komandan SST-1 SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, dilokasi kegiatan.

Dikonfirmasi secara terpisah, Dansatgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo.

Tujuannya untuk meningkatkan taraf hidup warga masyarakat Desa Kesongo, melalui peningkatan kualitas Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH).

“Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami hadir di sini bukan hanya untuk membangun fisik saja, tetapi juga merawat budaya gotong royong yang menjadi identitas bangsa Indonesia,” ujar Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Warga pun menyambut antusias kehadiran Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro yang sangat membantu percepatan proses renovasi rumah bapak Samijan.

Kehadiran para prajurit ditengah masyarakat ini tidak hanya memberikan tenaga, tetapi juga memotivasi warga untuk lebih semangat dalam memperbaiki lingkungan tempat tinggal mereka.

Proses pembongkaran rumah dilakukan dengan cermat, agar material yang masih layak dapat digunakan kembali dalam proses pembangunan.

Dengan kerja keras dan kolaborasi yang solid, diharapkan rumah bapak Samijan dapat segera berdiri kokoh, serta memberikan kenyamanan dalam waktu yang lama.

Program TMMD ini diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi pembangunan di pedesaan, serta semakin mempererat tali silaturahmi dan kemanunggalan antara TNI dan seluruh lapisan masyarakat. (Red)

Menyatukan Langkah Membangun Negeri: TMMD 129 Bojonegoro Usung Semangat Gotong Royong

BOJONEGORO –(deklarasinews.com)– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 129 tahun 2026, dihadirkan kembali di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Kegiatan ini akan dipusatkan di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem.

Hadirnya program yang berlangsung hingga pertengahan Agustus ini sebagai bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.

Dengan mengusung semangat gotong royong, program bertemakan “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah membangun negeri dari pinggiran.

Dansatgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, mengungkapkan, program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga membangun imunitas bangsa melalui kegiatan (sasaran) non-fisik.

Semangat kebersamaan yang menjadi akar budaya Indonesia, harus terus dihidupkan di tengah-tengah masyarakat.

Sehingga, melalui program tersebut personel Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro akan membaur, dan tinggal bersama warga Desa Kesongo untuk menyelesaikan berbagai sasaran program.

“Kehadirannya terbukti mampu memberikan dampak nyata secara langsung yang bisa dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, Minggu (19/7/2026).

Fokus utama dalam pelaksanaan TMMD ke- 129 adalah pembangunan infrastruktur (Fisik) seperti pembangunan jalan cor beton, rehabilitasi ruang sekolah, peningkatan kualitas Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), pembangunan drainase, serta pembuatan sumur bor dan normalisasi sungai.

Sedangkan pemberdayaan masyarakat desa (Non-Fisik) mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi kesehatan termasuk pencegahan stunting, pelatihan UMKM, serta sosialisasi hukum, keamanan dan lainnya.

“TMMD bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Lebih dari itu, kegiatan ini adalah sarana untuk merawat kemanunggalan TNI dan rakyat. Ketika TNI dan masyarakat bahu-bahu mengangkat cangkul dan mengecor jalan, di situlah fondasi pertahanan negara yang sebenarnya sedang kita bangun,” kata Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Ia menambahkan, nilai utama dari program TMMD adalah partisipasi aktif masyarakat. Anggaran dari pemerintah daerah disinergikan dengan tenaga dan semangat gotong royong warga, sehingga menghasilkan output pembangunan yang jauh lebih maksimal dan efisien.

“Dampak nyata kemanunggalan TNI-rakyat melalui langkah yang padu, TMMD terbukti memberikan efek domino yang positif bagi wilayah sasaran,” terang Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Lebih lanjut disampaikan, di sektor ekonomi, dampak positif dari program TMMD adalah akses jalan baru dapat mempermudah petani mengangkut hasil bumi ke pasar, dan menekan biaya logistik.

Sedangkan di sektor sosial, terjalinnya hubungan emosional antara TNI dan warga semakin erat, sekaligus untuk mewujudkan kondusivitas wilayah. Pada sektor kesehatan, program TMMD melakukan perbaikan sanitasi dan rehabilitasi rumah yang dapat menciptakan lingkungan hidup yang lebih layak dan sehat.

Harapnnya nanti, program TMMD ke- 129 tahun 2026 ini berakhir, fasilitas-fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat, dijaga bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat.

“Semangat gotong royong yang telah berkobar selama program TMMD, diharapkan tidak padam, melainkan terus menjadi motor penggerak pembangunan kemandirian desa, demi Indonesia yang lebih maju. Mari satukan langkah, pertahankan gotong royong, dan terus membangun negeri,” pungkas Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto. (Red)