Siswi SMA Muhammadiyah 8 Kisaran – Asahan Raih Piagam Penghargaan Perak Pra OSK POSI

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Sungguh luar biasa prestasi telah diraih Siswa/Siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah 8 Kisaran – Asahan yang mengikuti Olimpiade Sains Kabupaten (OSK) yang dilaksanakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Pasalnya, Siswi SMA Muhammadiyah 8 Kisaran – Asahan bernama Rizka Dia Novi yang duduk dibangku Kelas X mendapat piagam penghargaan medali Perak pada pra Olimpiade Sains Kabupaten (OSK) yang digelar oleh Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI), pada Tanggal 29 Januari 2023 di Auditorium UNIMED Medan.

Hal tersebut diungkapkan  Kepala Sekolah Muhammadiyah 8 Kisaran – Asahan, Suprayogi ke Wartawan saat ditemui diruang kerjanya, Senin (30/1/2023).

Lebih lanjut Yogi mengatakan, Rizka Dia Novi berhasil meraih piagam penghargaan Medali Perak pada Pra OSK (Fisika), karena berada diranking 11 dengan 116 peserta dari seluruh Sumatera Utara.

Bukan hanya Rizka Dia Novi saja yang mengikuti Pra OSK. Tetapi ada beberapa Siswa/Siswi Muhammadiyah 8 Kisaran – Asahan yang mengikuti event tersebut.

“Namun, ada juga Siswa/Siswi yang mengikuti OSK tersebut, tetapi belum mendaptkan piagam penghargaan. Begitupun, tetap kita acungi jempol, karena sudah mau ikut dalam event tersebut,” sebut Yogi.

Dijelaskannya juga, inilah nama Siswa/Siswi yang mengikuti Pra OSK yakni, Huda (Bahasa Inggris) pringkat 82 dari 239 peserta, Elvrianti (Kimia) pringkat 119 dari 184 peserta, Sukma (Matematika) pringkat 211 dari 274 dan yang terakhir Nur asiyah (Biologi) pringkat 90 dari 396 peserta.

Selain itu, Yogi berharap Siswa/Siswi SMA Muhammadiyah 8 Kisaran – Asahan dalam pelaksanaan OSK nanti, dapat menjadi yang terbaik dan mewakili Kabupaten Asahan ditingkat Provinsi. (Wahyu)

Mahasiswi Kampus The Best ini Raih Medali Perunggu Nasional Sciencelish Olympiad 2023

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)– Afifah Agustin, mahasiswi Prodi Akuntansi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya meraih medali perunggu dalam Global Youth and Peace Education Movement (GYPEM) pada Sciencelish Olympiad Tingkat Nasional 2023.

Afifah –biasa dia disapa – mengikuti cabang lomba Matematika, Bahasa Inggris, dan Biologi. Dari ketiga cabang lomba tersebut Afifah berhasil meraih medali perunggu. Afifah mengaku senang dapat meraih medali perunggu. “Ini olimpiade yang sama penyelenggara olimpiade resmi. Lombanya online, semua kalangan bisa daftar,” ungkap dia seperti dikutip dari http://darmajaya.ac.id.

Berdasarkan pengumuman yang diterima Afifah, terdapat 6.000 peserta dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Afifah bersama dengan peserta lainnya mengerjakan soal terdiri dari Matematika mulai pukul 10.00 WIB pada Sabtu (28/1/23). Kemudian, Bahasa Inggris pukul 11.40 WIB dan terakhir Biologi pukul 15.20 WIB. “Satu subjek terdapat 35 soal dengan waktu pengerjaan 60 menit,” ucap Afifah.

Terpisah, Ketua Prodi Akuntansi IIB Darmajaya, Toni Nurhadianto, S.E., M.Sc., mengucap syukur Alhamdulillah atas prestasi yang diraih Afifah Agustin dalam Global Youth and Peace Education Movement pada Sciencelish Olympiad Tahun 2023. “Alhamdulillah Afifah dapat meraih medali perunggu tingkat Nasional. Tentunya kesempatan ini menjadi hal yang membanggakan bagi Prodi Akuntansi,” ucapnya.

Prodi, lanjut dia, mengucapkan selamat untuk Afifah Agustin atas prestasi yang gemilang ini. “Semoga kedepannya dapat meningkatkan prestasinya di tingkat internasional. Dan hal ini tidak hanya untuk Afifah saja, tapi juga untuk mahasiswa lain di lingkungan akademik IIB Darmajaya,” tutupnya. (**)

BAN-PT Asesmen Lapangan Prodi Manajemen IIB Darmajaya, Ini Harapan Rektor

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)– Program Studi Manajemen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menjalani asesmen lapangan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) 26 – 28 Januari 2023.

Rektor IIB Darmajaya, Dr. Ir. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., mengucapkan selamat datang kepada asesor dan staf BAN-PT. “IIB Darmajaya didirikan pada tahun 1997 dimulai dari tiga prodi dengan jumlah 63 mahasiswa,” ucap dia mengawali ceritanya mengutip dari http://darmajaya.ac.id.

Menurut Rektor, berawal dari niatan almarhum H. Alfian Husin yang ingin berbuat untuk kampung halaman. “Selama menjadi pegawai negeri, almarhum berpindah tugas tetapi tidak pernah sekalipun bertugas di Provinsi Lampung. Almarhum niatkan untuk mencerdaskan generasi muda di Lampung juga atas saran dari almarhumah mami Hj. Yoenidar Karim untuk membuka lembaga pendidikan,” bebernya.

Dari tiga prodi, lanjut dia, akhirnya berkembang hingga saat ini. “Sekarang IIB Darmajaya telah memiliki 10 prodi (Strata Satu) dan 3 prodi (Strata Dua). Tahun ini kami juga berencana untuk membuka program doktoral,” ujarnya.

Rektor menerangkan Prodi Manajemen merupakan prodi unggulan di IIB Darmajaya. “Mohon arahan dan bimbingan serta masukan dari asesor untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya,” tuturnya.

Firmansyah berharap IIB Darmajaya dapat terus melahirkan sarjana-sarjana untuk generasi penerus bangsa kedepannya. “Semoga asesmen ini berjalan lancar dan mendapatkan hasil terbaik,” imbuhnya.

Sementara, Prof. Kamaludin, S.E., M.M. selaku asesor mengatakan asesmen lapangan selama tiga hari dapat optimal. “Kami dari BAN PT ingin melihat progres,” ungkapnya.

Prof. Kamaludin menuturkan dirinya dengan Dr. Lina bukan perwakilan dari perguruan tinggi tetapi merupakan asesor BAN PT. “Dari asesmen ini juga tentunya IIB Darmajaya mendapatkan hasil yang terbaik,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Lina Salim mengatakan bahwa senang dapat langsung ke IIB Darmajaya. “Terima kasih atas sambutannya,” ucapnya.

Dr. Lina berharap IIB Darmajaya dapat segera membuka program Doktoral (S3). “Semoga dapat membuka S3 dan terus berkembang,” tutupnya. (**)

 

UMITRA Jalin Kerjasama dengan UI, Perkuat Tridarma

DEPOK -(deklarasinews.com)- Universitas Mitra Indonesia (UMITRA) Bandarlampung menjalin kerja sama dengan Universitas Indonesia. Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan oleh Rektor UMITRA, Dr. Hj. Armalia Reny Madrie AS., S.P., MM, dan Rektor Universitas Indonesia, Prof. Ari Kuncoro, SE., MA, P.hD secara virtual, dilanjutkan penandatangan Memorandum of Agreement (MoA) antara Dekan Fakultas Kesehatan UMITRA, Ach. Djamil, SKM., MM., M.Kes dengan Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FKM UI), Agus Setiawan S.Kp,.MN,.DN, di ruang Rapat Lantai 7 Gedung Pendidikan dan Laboratorium FIK UI, Depok, selasa (24/1).

MoA dilanjutkan esok harinya antara Dekan F.Kesehatan Umitra, Ach. Djamil.,SKM.,MM.,M.kes, dengan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Prof. dr. Mondastri Korib Sudaryo, MS. Dari UMITRA pejabat yang hadir dalam penandatanganan MoA, Wakil Rektor III, Armen Patria, S.Kp.,MM.,M.Kes, Wakil Rektor IV, Dr. Yudhinanto, SE.,MM, Wakil Dekan F.Kesehatan, Ns. Tubagus Erwin,S.Kep.,M.Kep dan Ka.prodi S1 Keperawatan dan Ners, Ns. Budi Antoro, S.Kep.,M.Kep, Rabu, (25/1).

Rektor UMITRA, Dr. Hj. Armalia Reny Madrie AS.,S.P.,MM yang dihubungi melalui WhatsApp mengatakan MoU yang dilanjutkan dengan MoA antara UMITRA dan UI ini meliputi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Penandatanganan MoU yang dilanjutkan MoA ini bertujuan untuk mensinergikan potensi dan sumber daya yang dimiliki kedua universitas guna mengembangkan kerjasama pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu sebagai sarana peningkatan dan pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM),” terangnya.

Bunda Reny, sapaan akrabnya, mengajak untuk bersama-sama mewujudkan sebuah perguruan tinggi yang maju dan modern yang menjadi salah satu agenda besar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang dinamakan merdeka belajar dan kampus merdeka.

“Saya berpesan, MoU dan MoA ini jangan berhenti begitu saja setelah saya dan Prof. Ari Kuncoro, SE.,MA, P.hD tanda tangani. Tetapi harus ada implementasi ke depan dan dilakukan sesuai dengan konsep merdeka belajar ataupun kampus merdeka,” imbuhnya.

Wanita yang juga menjabat Ketua Umum DPD IWAPI provinsi Lampung ini berharap dari kerja sama ini akan melahirkan kolaborasi riset antara UMITRA dan UI, menulis bersama jurnal yang terindeks internasional, serta pertukaran dosen dan mahasiswa.

Sementara itu, Rektor Universitas Indonesia, Prof. Ari Kuncoro, SE.,MA, P.hD menyambut baik kerja sama tersebut. Ari berharap kerjasama tersebut bisa memberikan kebaikan untuk kedua universitas.

“Kami berharap dengan kerjasama ini bisa menjadi jalan bagi Universitas Mitra Indonesia untuk bisa berkolaborasi dengan Universitas Indonesia,” pungkasnya (rls/*).

Stadium General LK-1 HMI Universitas Paramadina Jakarta

JAKARTA -(deklarasinews.com)- “Peran Intelektual Muda/Mahasiswa Sebagai Episentrum Gerakan dalam Mencerdaskan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara” Oleh Prof Didik J Rachbini, Rektor Universitas Paramadina, (25/1/2023).

Kampus hendaknya menjadi wahana kepemimpinan bangsa. Tidak boleh lagi kampus seperti dulu ketiuka ada aktivis masuk kampus dicurigai makar oleh aparat intel. Sumber kepemimpinan kampus datang dari kampus, para intelektual muda dalam hal ini adalah mahasiswa. Pertama, dari kampus itu sendiri dan dari organisasi kemahasiswaan internal. Kedua datang dari aktivis kampus, seperti HMI, PMII, Muhammadiyah, NU, Kelompok Cipayung.  Keduanya adalah aset bangsa, saling melengkapi.

Kalau dulu organisasi ekstra kampus tidak dibolehkan masuk kampus, maka sekarang organisasi intra dan ekstra kampus bisa bekerjasama untuk melakukan kegiatan-kegiatan di kampus, terutama di Universitas Paramaadina. Kalau dulu organisasi ekstra masuk kampus dilarang dan dicurigai  aparat karena khawatir melakukan makar, maka sekarang mesti berperan dalam memperkuat NKRI.

Jika persaingan kegiatan antar ormas ekstra kampus seperti HMI dan PMII, itu tidak apa-apa. Malah kalau bisa melaksanakan kegiatan pelatihan kepemimpinan bersama-sama. Semua dengan tujuan yang sama agar kampus kembali wahana kepempinan bangsa.

Untuk menjawab topik studium general ini, maka kita harus bertanya Siapa intelektual itu atau intelektual muda? Dia adalah kelompok elit yang bertanggungjawab dan mengetahui dan paham dari dekat bagaimana kehidupan sosial politik dan ekonomi bangsanya. Bersifat elit karena mayoritas pendidik masih berpendidikan SMA ke bawah. Di Indonesia terdapat sekitar 40% lulusan SD yang menjadi buruh-buruh pabrik. Lulusan SD dan SMP ditambah anak yang putus sekolah jumlahnya menjadi sekitar 60% atau dua pertiga dari jumlah SDM muda di Indonesia. Level mahasiswa hanya terhitung nol koma sekian persen dari jumlah total rakyat Indonesia.

Sebagai kelompok elit, golongan intelektual efektif jika mengadakan satu kegiatan dan bertanggungjawab dalam melaksanakan kegiatan kolektif tertentu misalnya gerakan penyelamatan lingkungan hidup, gerakan membaca, gerakan mendidik anak-anak, dan sebagainya. Seperti dulu di Paramadina ada  kegiatan Indonesia Mengajar yang digagas oleh Anies Baswedan yang mengajar di mana ikut serta kelompok mahasiswa untuk mengajar di pelosok Indonesia. Karena mahasiswa punya kemampuan-kemampuan tertentu.

Jadi intelektual bergerak dengan pemikiran-pemikiran yang terisi oleh pengetahuan. Terlebih intelektual muda di kampus yang akan mengisi bidang-bidang kehidupan sosial politik dan ekonomi nanti. Kelompok intelektual juga mempunyai wawasan dan pengetahuan yang kompleks. Baik itu pengetahuan teknis dan mekanis, arsitek, budaya, seni, kedokteran dan lain-lain.

Kelompok intelektual itu kadang juga dipersempit secara khusus menjadi sosok intelektual seperti Nurcholish Madjid, menjadi pemikir bangsa. Kelojmpok ini aktif dalam pemikiran masalah bangsanya dan kerap menulis di media-media nasional seperti Kompas dan lainnya.  Dosen dan profesional lain seperti arsitek dimasukkan juga sebagai golongan intelektual.

Peranan intelektual ada banyak dan berbeda-beda sesuai kategorinya. Peran pertama adalah peranan profesional yang jika sudah lulus menjadi Sarjana maka dia akan menjalankan peran-peran profesional sesuai bidang keahliannya. Peranan-peranan itu sangat tradisional, konservatif, biasa saja dan tidak punya elan khusus. Hidupnya mengalir saja.

Tetapi golongan intelektual cendekia pasti berbeda. Dia harus punya kepekaan terhadap situasi sosial politik ekonomi di sekitarnya. Kedua, Peranan intelektual yang lebih dalam telah disebutkan dalam Al Quran sebagai mereka yang selalu membaca dengan jeli ayat Kauniyah dan ayat-ayat Kauliyah, dengan rajin menyimak tanda-tanda alam sekitar. Pendeknya mereka menjadi intelektual yang curiosity yang dalam terhadal kehidupan  alam semesta, sosial dan peradaban. Mereka akan aktif di berbagai bidang riset, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan seterusnya. Itu adalah kelompok intelektual yang mempunyai peran lebih ketimbang hanya menjalankan peran profesionalnya saja.

Peran Ketiga, di negara berkembang peran intelektual menjadi sangat penting, dan biasanya mereka adalah kelompok muda yang belum mapan, karena dia melihat secara dalam sistem sosial politik di sekitarnya selalu timbul masalah. Dia akan menemui adagium “Power Tends to Corrupt, but Absolute Power Corrupt Absolutely..!”.

Ada teori evolusi kekuasaan dari pemenang nobel bidang ekonomi. Evolusi atau asal mula kekuasaan sebenarnya bermula dari sekumpulan bandit pada dulu kala. orang yang berkuasa sebelum ada sistem pemerintahan pada suatu masyarakat, yang berkuasa adalah mereka yang mempunyai kekuasaan, keunggulan fisik, memiliki aneka senjata, postur tubuh kuat dan besar, punya kelompok garang, da lain-lain.  Hal itu yang oleh Olson, pemenang nobel ekonomi adalah tahap Pertama dari evolusi Kekuasaan. Jadi penguasa di jaman itu adalah para bandit dan perompak, sebagai evolusi pertama kekuasaan atau dinamakan Roupin.

Namun di antara kelompok pengganas tersebut ada sekelompok kecil bandit yang berpikir bahwa jika seterusnya menjadi kelompok perompak, maka lama kelamaan kekerasan juga akan menimpa dirinya. Maka kemudian mereka membentuk sistem sosial yang lebih maju sebagai evolusi Kedua dari Kekuasaan yakni dengan menjalankan sistem Upeti kepada masyarakat. Mengambil upeti dan mereka tumbuh dengan menetap bercocok tanam di suatu tempat bermodalkan upeti benih padi misalnya. Disebut dengan Stationary Bandits.

Evolusi Kekuasaan Ketiga, baru muncu Rule of Law dengan pintu filsafat, hak asasi manusia, sistem hukum dan lain-lain. Jadilah para bandit itu bermetamorphose menjadi Negarawan karena mengikuti rule of law,  peradaman modern, dan humanis. Jadi Negarawan atau politisi di dalam kekuasaan itu harus diingat  asal muasalnya dari para bandit yang berevolusi. Jika dia bertindak melanggar hukum yang ada, maka negarawan itu menjadi bandit lagi. Para anggota parlemen, polisi yang melanggar hukum disebut legal bandits.

Para kepala desa yang menginginkan perpanjangan jabatan dan berkolusi dengan partai-partai itu juga disebut kolusi bandit. Lebih jauh jika terus saja begitu maka Indonesia tidak akan lepas dari sistem Feodal Sempurna. Kolusi itu terjadi karena tidak adanya “check and balance” dari kekuasaan dan legislatif.

Berkaitan dengan situasi itu, maka peran intelektual muda kritis seperti para mahasiswa menjadi sangat penting. Demo BEM kampus yang menolak perpanjangan periode jabatan para Lurah. Itu tugas para intelektual kritis kampus. Begitu juga aksi yang menolak revisi UU KPK yang hendak diubah oleh mereka yang menjalankan peran bandit politik. Tidak adanya “check and balance” di parlemen menjadi mungkin karena 82 % anggota legislatif adalah mereka yang pro kekuasaan.

16)Peran intelektual kritis di parlemen tidak ada lagi, karena semua telah terkooptasi oleh kekuasaan. Jadi sekali lagi peran intelektual kritis tidak hanya sekadar menjalankan tugas-tugas profesionalnya saja, tetapi juga dia akan mengkritisi , membela dan menyuarakan pembelaan terhadap mereka yang tertindas oleh sistem kekuasaan.

Tetapi jika sikap kritisismenya menjadi terlalu berlebihan dengan keinginan menumpas segala apapun, maka intelektual itu akan berubah menjadi penganut Marxisme yang sangat radikal dan berbahaya. Seperti yang terjadi di Kamboja semasa rezim Pol Pot.

Keempat, adalah peran intelektual kritis yang juga pemikir. Dia akan berjuang selain dengan daya kritisismenya ditambah dengan kemampuan pemikirannya akan selalu menyumbangkan gagasan-gagasan penting yang dipersembahkan bagi kebaikan bangsanya. Cak Nurcholish Madjid adalah typology ideal dari intelektual tipe Keempat dengan gagasan Islam, Keindonesiaan dan Kemodernan.

Jadi peranan intelektual muda seperti mahasiswa sekarang adalah bertanggungjawab dalam menyuarakan kebenaran.(Prof Dr Didik J Rachbini)

Rektor UNSRI Membuka Kuliah Umum dan Bedah Buku ALDERA Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri)Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE. IPU. ASEAN Eng. membuka secara langsung acara Kuliah Umum dan bedah buku ALDERA ” Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999″ di Graha Sriwijaya Kampus UNSRI Palembang, Kamis (26/1/2023).

” UNSRI meminta secara khusus kepada tokoh nasional yaitu Dr. Pius Lustrilanang, S.IP. M.Si. CSFA. CFrA. Untuk memberikan kuliah umum kepada mahasiswa-mahasiswi Unsri, tentang bagaimana pengalaman beliau dari mulai sekolah sampai menjadi aktivis di masyarakat dan sekarang menjadi pejabat anggota VI BPK RI ini menurut saya sangat penting,” ungkap Anis Saggaff dalam sambutannya.

” Selain itu, ada juga sahabat saya Prof. Dr. Bernadette Robiani dan Dr. Mada Apriandi yang akan berdiskusi bedah buku ALDERA yaitu buku yang diinisiasi oleh pak Pius ini sangat penting bagi anak- anak sekalian untuk menambah wawasan,” tambah Anis.

Anis mengatakan bahwa buku ALDERA tersebut baru empat hari yang lalu ia dapat dan sudah di bacanya, perjuangan yang luar biasa dari tahun 1993-1999 bagaimana Pius bersama teman-teman berjuang untuk menjaga bangsa dan negara Indonesia ini dalam rangka menuju negara yang adil dan makmur.

” Mudah-mudahan niat beliau ini akan mendapat ridho Allah SWT Tuhan yang maha esa. Sehingga apa yang disampaikan di dalam buku itu bisa kita tauladani untuk kedepan,” ujar Rektor.

Dihadapan mahasiswa Dr. Pius Lustrilanang, S.IP M.Si. CSFA. CFrA. Anggota VI BPK RI. bercerita mengenai karier aktivis mahasiswanya pada tahun 1993-1999.

“Saat itu untuk menjadi seorang aktivis tidak sekedar memiliki pemikiran yang kritis tetapi berani menghadapi dan melawan langsung tirani” katanya.

la juga menceritakan pengalaman penculikan yang dialaminya selama 58 hari dan meskipun diancam akan dibunuh, namun Pius tetap buka suara dan memberikan kesaksiannya di KOMNAS HAM.

Dalam kesempatan itu ia mengajak mahasiswa Unsri mengingat perjuangan reformasi. la berharap dari buku tersebut mahasiswa dapat belajar sejarah bahwa reformasi ini adalah hasil perjuangan mahasiswa pada masanya.

” Saya berharap mahasiswa juga dapat terilhami untuk senantiasa bersikap kritis terhadap kekuasaan dan terus menjaga reformasi yang sudah bergulir selama 25 tahun ini,” pungkasnya.(Ning)

Kepsek SMAN 2 Gading Diduga Lakukan Pungli Berdalih Sumbangan

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Gading diduga lakukan pungli berdalih sumbangan serta tunggangi surat edaran Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Nomor 420/1062/V.01/DP.2/2020.

Salah seorang wali murid yang enggan namanya di sebutkan mengatakan kepada awak media (25/01) “tahun lalu masih di suruh bayar kok mas untuk anak saya sekolah tapi gak di kasih tanda bukti pembayaran dengan total 4 juta lebih selaman satu tahun dan itu di tahun 2022.

Menurutnya saat ini situasi keuangan bagi kami orang gak mampu sangat sulit mencari nya apalagi saya dagang masih sepi semua.”imbuhnya”.

Dia berharap pemerintah daerah turun tangan mengatasi kesulitan orang tua dalam masa pandemi Covid-19 dengan menggratiskan biaya SPP pada bulan anak tidak belajar di sekolah lagi.

“Ini kan bencana, darurat, bukan kondisi normal. Seharusnya dapat diperhatikan kesulitan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Padahal jelas surat edaran Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Nomor 420/1062/V.01/DP.2/2020  berisikan, dalam rangka meningkatkan aksesabilitas dan mutu pembelajaran bagi peserta didik di sekolah, serta pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19, diminta kepada kepala sekolah SMA/SMK/SLB negeri dan swasta se-Provinsi Lampung penerima dana BOS reguler dan BOSDA, untuk tidak melakukan penarikan SPP atau sumbangan lainnya terhadap wali murid peserta didik.( Tim )

Prodi Akuntansi Kampus The Best IIB Darmajaya Gelar Seleksi Relawan Pajak 2023

BANDARLAMPUNG –(deklarasinews.com)– Program Studi (Prodi) Akuntansi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar seleksi wawancara Relawan Pajak 2023, Rabu (25/1/23).

Seleksi wawancara dilakukan oleh Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) IIB Darmajaya Anik Irawati, S.E., M.Sc. dan Ketua Program Studi Akuntansi IIB Darmajaya Toni Nurhadianto, S.E., M.Sc. Sebelumnya peserta yang mencapai tahap seleksi wawancara telah mendaftar dan lolos dalam seleksi administrasi.

Ketua Prodi Akuntansi IIB Darmajaya, Toni Nurhadianto, S.E., M.Sc., mengatakan terdapat 14 mahasiswa yang mendaftar dalam rekrutmen Relawan Pajak 2023. “Kegiatan ini merupakan kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu–Lampung,” ungkap dia seperti dikutip dari http://darmajaya.ac.id.

Dari 14 peserta, lanjut dia, akan dipilih sebanyak 11 peserta untuk menjadi Relawan Pajak 2023 dari IIB Darmajaya. “Tugas mereka nantinya akan memberikan edukasi dan membantu masyarakat terkait pembayaran pajak orang pribadi,” ujarnya.

Toni–biasa dia disapa–menerangkan mahasiswa yang terpilih menjadi Relawan Pajak 2023 bertugas di beberapa tempat. “Ada yang di IIB Darmajaya dan beberapa kantor pajak pratama di Kota Bandarlampung maupun Kantor DJP,” bebernya.

Menurut dia, sebelum bertugas sebagai Relawan Pajak 2023 mahasiswa juga mendapatkan pelatihan langsung dari petugas pajak. “Karena tugasnya membantu pembayaran pajak orang pribadi, mereka sebelumnya juga akan mendapatkan tata cara pelaporan SPT Tahunan oleh petugas pajak,” imbuhnya.

Toni berharap peserta yang terpilih dapat merepresentasikan yang baik Prodi Akuntansi IIB Darmajaya kepada masyarakat. “Berikan pelayanan terbaik sesuai dengan tugasnya membantu masyarakat taat pajak,” tutupnya. (**)

Puisi Siswa SMPN 1 Pulaupanggung Jadi Buku Antologi, Gairahkan Literasi

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Pulaupanggung, Kabupaten Tanggamus, bekerja sama dengan penerbit Inspro Pustaka berbasis di Way Jepara Lampung Timur, melakukan serah terima buku Antologi Puisi Lentera Kasih Ibu hasil karya siswa taja program literasi sekolah, sebelumnya.

Guru SMPN 1 Pulaupanggung, Tri Turidah Ulfah, penggagas, menjelaskan even ini dibesut menyongsong Program Sekolah Penggerak canangan pemerintah. Selaku calon guru penggerak setempat ia berperan beri ide pemantik penumbuhkembangan kreativitas siswa di SMPN di Jl Raya Pekon Tekad, Kecamatan Pulaupanggung ini.

“Saya lihat potensi dimiliki anak-anak cukup baik, tinggal kita sebagai guru menyediakan wadah dukungan penyaluran minat bakat siswa. Saya programkan ini dalam tahapan Bagja saya, salah satu program Pendidikan Guru Penggerak guna meningkatkan minat literasi siswa yang mulai menurun,” ujar Ulfa sapaanyi, menyebut penyalahgunaan gawai semasa pandemi sebagai penyebabnya.

Semringah, Kepala SMPN 1 Pulaupanggung, Yarliani mendukung program ini. Dia senang melihat anak didik SMP dirian 1 September 1982 silam berdasarkan SK izin operasional 0299/O/1982 tersebut memiliki kemauan dan potensi yang dapat dikembangkan hingga menghasilkan buku antologi puisi.

“Seperti kita tahu siswa-siswi kita, anak-anak hebat, saya akan selalu dukung segala program yang bawa kebaikan, kemajuan sekolah, guru maupun siswa. Saya harap kami jadi sekolah yang dapat berkontribusi meningkatkan minat literasi,” ujarnya.

Pembina OSIS cum pembina literasi sekolah, Masnudah, menguak efek negatif pandemi, dimana ia memperhatikan anak didik sangat sulit diajak berliterasi. “Jangankan untuk menulis, membaca saja kadang malas. Dengan adanya program membuat buku, mereka jadi termotivasi menuliskan karya-karyanya yang setelah kita lihat ternyata mereka cukup bagus menuangkan idenya,” ungkap Masnudah.

Ia pun berharap program tersebut berlanjut. “Saya harap ini tak berhenti disini dan bukan hanya bu Ulfa saja yang gerakkan semangat ini. Semua guru dapat berkontribusi dalam memotivasi, menjalankan gerakan literasi membaca menulis kedepannya,” imbuhnyi.

“Dengan menulis, anak-anak SMPN 1 Pulau Panggung mampu menuangkan ide kreatif untuk mengembangkan potensi dirinya,” asa Manajer Inspro Pustaka, Siti Maimunah, disela serah terima buku, Selasa (24/1/2023).

Ada pun, di sekolah yang telah meluluskan 34 angkatan ini, warga sekolah juga aktif menggalakkan empat program ekskulnya, yakni Paskibra, Pramuka, cabang olah raga drum band, dan seni budaya. [red/Muzzamil]

Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan kepada Allah Swt, IIB Darmajaya Gelar Program Cinta Masjid untuk Mahasiswa

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)– Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar malam bina iman dan takwa (Mabit) bagi mahasiswa baru 2022 selama dua hari satu malam yang dikemas dalam Program Cinta Masjid, di Masjid Baitul Ilmi pada 21 – 22 Januari 2023.

Mabit juga bagian dalam program pesantren kilat (sanlat) yang merupakan salah satu komponen Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Agama Islam.  Peserta Program Cinta Masjid terbagi menjadi dua gelombang pada 21 – 22 Januari 2023 dan 28 – 29 Januari 2023.

PIC Mabit IIB Darmajaya, Triowali Rosandy, S.Kom., M.T.I., mengatakan kegiatan Mabit ini merupakan bagian dari Mata Kuliah Agama Islam. “Khusus untuk Ikhwan (laki-laki) dengan pelaksanaan dibagi dua gelombang,” ucap dia seperti dikutip dari http://darmajaya.ac.id.

Gelombang pertama, lanjut dia, terdapat 187 mahasiswa yang mengikuti pada 21 – 22 Januari 2023. “Mabit gelombang pertama dipandu oleh Ustaz Ahmad Sholeh, Ustaz Muhadisin Haqqoni, dan Ustaz Abdurrahim, S.Kom., M.Pd.I.,” ujarnya.

Peserta, lanjut dia, menjalani berbagai kegiatan, mulai Sabtu (21/01/23) dengan Salat Ashar berjamaah di Masjid Baitul Ilmi IIB Darmajaya. “Kegiatan ini juga bertujuan agar mahasiswa tidak hanya memahami kompetensi akademik, tapi juga kompetensi agamanya. Terutama menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah Swt dengan bertambahnya ketakwaan serta keimanannya,” bebernya.

Triowali menuturkan untuk total peserta diperkirakan mencapai 400-an mahasiswa. “Diharapkan dari kegiatan Program Cinta Masjid ini mahasiswa menjadi lebih rajin dalam memakmurkan masjid yakni salat berjamaah dimanapun mereka beraktivitas,” imbuhnya.

Sementara, Rektor IIB Darmajaya, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., mengatakan kegiatan Program Cinta Masjid merupakan bagian dari pendidikan agama yang didalamnya mengajari banyak hal. “Dengan program ini mahasiswa juga menjadi disiplin dalam salat berjamaah lima waktu dan mempelajari adab dalam aktivitas setiap hari,” ungkapnya.

Menurut dia, sepandai atau sepintar apapun manusia bila tidak memiliki akhlak ataupun nilai-nilai agama maka akan sia-sia. “IIB Darmajaya sangat konsen untuk memberikan pendidikan agama bagi setiap pemeluk agama masing-masing. Bila telah memiliki bekal ilmu agama maka ketika melakukan hal diluar dari ajaran agama maka akan diurungkannya,” tuturnya.

Firmansyah berharap dengan Program Cinta Masjid ini juga mahasiswa dapat semakin rajin dan sadar akan kewajibannya untuk melaksanakan perintah Allah Swt. “Jadi,  tidak hanya mereka mengetahui kewajiban sebagai mahasiswa di kelas tetapi juga kewajiban sebagai makhluk Allah Swt yakni menjalankan salat berjamaah dan perintah-perintah agama lainnya,” tutupnya. (**)