Tax Center IIB Darmajaya Gelar Bimtek Relawan Pajak 2023

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)– Tax Center Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Relawan Pajak…

LP2M IIB Darmajaya Gelar Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Hibah Dosen, Ini Harapan Rektor

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)– Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar Seminar…

Ketua KAHMI Yapen Waropen, Achmad Nur Tour Ke Kampus

YAPEN -(deklarasinews.com)- Dalam rangka persiapan pembentukan organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang di kenal dengan Hijau…

Ketua STKIP PGRI Papua “Orgenes Runtuboi” Restu Terbentuk HMI Di Kampus.

YAPEN -(deklarasinews.com)- Ketua Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Papua Drs. Orgenes Runtuboi, M.Si, memberikan…

IIB Darmajaya Terjunkan 106 Mahasiswa PKPM pada 4 Kecamatan di Kabupaten Pesawaran

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)– Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menurunkan 106 mahasiswa ke empat kecamatan yang tersebar…

Kampus The Best IIB Darmajaya Kembali Menambah Dosen Bergelar Doktor

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali menambah dosen bergelar doktor, setelah Dr. Ustaz H. Suratno, S.Pd.I., M.H., usainya menjalani sidang promosi Ujian Terbuka Disertasi, pada Program Studi Hukum Keluarga Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Rabu (1/2/23).

Suratno dinyatakan berhasil menyelesaikan disertasi dengan Promotor Prof. Dr. H. Alamsyah, M.Ag.; Co-Promotor I Dr. H. Yusuf Baihaqi, M.A. dan Co-Promotor II Dr. Maimun, M.Ag., dengan judul Disertasi Pencegahan Perceraian Melalui Program Mastūrah, dan Kontribusinya Terhadap Pembaharuan Hukum Keluarga di Indonesia (Studi Jamâ’ah Tabligh Provinsi Lampung).

Dalam sidang terbuka disertasi di Ballroom Teater Lantai Gedung Academic and Research UIN Raden Intan Lampung, juga hadir sebagai tim penguji Prof. Dr. Ruslan Abdul Ghofur, M.Si. (Ketua); Dr. Hj. Linda Firdawati., M.H. (Sekretaris); Prof. Dr. H. Suharto, S.H., M.A. (Penguji I); Prof. Dr. H. Alamsyah, M.Ag. (Penguji II); Dr. H. Yusuf Baihaqi, M.A (Penguji III); Dr. Maimun, S.H., M.Ag. (Penguji IV); dan Dr. Hj. Siti Mahmuda, M.Ag. (Penguji V).

Atas capaian itu, Rektor IIB Darmajaya, Dr. Ir. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., yang turut hadir mengucapkan syukur Alhamdulillah atas selesainya ujian sidang terbuka Dr. Ustaz H. Suratno, S.Pd.I., M.H. “Alhamdulillah IIB Darmajaya kembali menambah dosen bergelar doktor di bidang Ilmu Hukum Keluarga Islam. Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor ini juga menjadi tambahan pengajar IIB Darmajaya untuk strata tiga (S3),” kata Firmansyah seperti mengutip dari http://darmajaya.ac.id.

Firmansyah menjelaskan Dr. Suratno adalah dosen matakuliah Pendidikan Agama Islam dan juga sebagai Ketua Satgas The Best Kampus The Best IIB Darmajaya. “Semoga capaian yang diraih Dr. Suratno membangkitkan semangat dosen-dosen IIB Darmajaya lainnya untuk terus menimba ilmu ke jenjang yang lebih tinggi,” kata kata Ketua Aptisi Wilayah II-B Lampung ini.

Menurut Rektor, IIB Darmajaya terus meningkatkan kompetensi tenaga pengajar dengan memberikan kesempatan untuk melanjutkan kuliah S3 ke perguruan tinggi ternama di dalam maupun luar negeri. “Ada beberapa tenaga pengajar di IIB Darmajaya yang kini juga sedang dalam studi lanjut S3. Semoga yang sedang studi dapat dilancarkan hingga dapat kembali memberikan pengabdian untuk mengimplementasikan ilmunya kepada mahasiswa dan mahasiswi di kampus biru ini,” kata dia.

Sementara, Dr. Suratno mengatakan rasa syukurnya kepada Allah Swt., yang telah melimpahkan rahmat dan kenikmatan berupa kesehatan, ilmu pengetahuan, dan kemampuan sehingga dapat menyelesaikan disertasi ini. “Saya juga mengucapkan kepada semua pihak yang telah membantu saya selama menempuh pendidikan S3, terutama kepada pimpinan dan seluruh academica UIN Raden Intan, orangtua, dan keluarga. “Terima kasih juga kepada Rektor IIB Darmajaya Dr. Firmansyah dan seluruh jajaran yang sudah mensupport saya selama studi,” kata Suratno. (**)

Gelar LKMM-TM di Sebalang, BEM IIB Darmajaya dan Orkem Lakukan Pengabdian Masyarakat

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)– Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar Latihan Kepemimpinan Manajamen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM-TM) di Dusun Sebalang, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, pada 31 Januari–2 Februari 2023.

Presiden BEM IIB Darmajaya, Ryan Fadila Akbar mengatakan kegiatan LKMM-TM belangsung selama 3 hari 2 malam. “Tujuan dari kegiatan ini adalah pengimplementasian Tridharma Perguruan Tinggi serta mendorong peran mahasiswa terhadap masyarakat,” ungkapnya.

Menurut dia, peserta yang mengikuti seluruh organisasi kemahasiswaan di IIB Darmajaya. “Ada 48 peserta yang kita fokuskan kepada pengabdian pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Adapun pemilihan lokasi di Sebalang, lanjut dia, karena lokasi dekat dengan Ibu kota Bandarlampung. “Kegiatannya meliputi pengabdian pendidikan diantaranya bedah kasus daerah, edukasi pendidikan, baksos, donor darah, gotong royong,” bebernya.

Sementara, Wakil Rektor 3 IIB Darmajaya, Muprihan Thaib, S.Sos., M.M., mengatakan kegiatan LKMM-TM ini sangat baik untuk belajar memahami persoalan di masyarakat. “BEM dan organisasi kemahasiswaan tidak hanya fokus dalam menggelar event tetapi juga dapat memberdayakan masyarakat terutama dalam peningkatan kesadaran pendidikan,” ungkap dia seperti dikutip dari http://darmajaya.ac.id.

Menurut dia, dengan seringnya berbaur ke masyarakat maka dapat menambah wawasan bermasyarakat. “Ini juga sebagai pengenalan IIB Darmajaya kepada masyarakat setempat,” tutupnya. (**)

 

Kodim Bojonegoro Goes To School, Cegah Pergaulan Bebas Hingga Pernikahan Dini

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro, Jawa Timur, kembali melaksanakan pembinaan penguatan karakter bagi generasi muda khususnya dikalangan pelajar. Kali ini, kegiatan dilakukan kepada ratusan siswa dan siswi SMA Negeri 1 Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro.

Selaku koordinator kegiatan, Bati Tuud Koramil 09/Sumberrejo, Pelda Sutondo, dikonfirmasi Selasa, (31/01/2023), menyampaikan, bahwa kegiatan dilaksanakan dalam rangka pembinaan karakter bagi generasi muda. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terwujudnya generasi muda yang berwawasan kebangsaan, cinta tanah air dan bela negara sehingga dapat meneruskan cita-cita luhur bangsa.

Adapun materi yang diberikan dalam kegiatan ini yaitu Wawasan Kebangsaan (Wasbang), pelatihan dasar Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan materi Fun Game. Selain itu, para pelajar juga dibekali materi tentang bahaya pergaulan bebas yang bertujuan untuk pencegahan agar para generasi penerus bangsa ini tidak terjerumus ke hal-hal negatif yang dapat merusak dan menghancurkan masa depannya.

“Pergaulan bebas dampaknya sangat luar biasa yang dapat merugikan para remaja. Mulai dari menurunnya prestasi, putus sekolah, hingga hamil di luar nikah,” tuturnya.

Pihaknya berpesan kepada generasi muda khususnya siswa dan siswi SMAN 1 Sumberrejo harus betul-betul menggunakan waktu untuk kegiatan yang positif sebagai bekal untuk meraih cita-cita demi kesuksesan dimasa depan.

“Anak-anak ini adalah generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan perjuangan dalam menjaga dan menegakkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), untuk itu, sebagai generasi muda harus menyiapkan diri sejak dini untuk meraih kesuksesan dimasa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Sumberrejo, Junaidi, S.pd., meyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran TNI Kodim 0813 Bojonegoro atas terselenggaranya kegiatan penguatan bela negara, kegiatan yang dilaksanakan ini sesuai dengan visi dan misi sekolah yakni pembentukan karakter terhadap siswa.

“Harapanya, dengan kegiatan ini nantinya para siswa dapat menumbuhkembangkan jiwa nasionalisme, patriotisme yang dapat  diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam bernegara dan berbangsa,” ucapnya.(Sgn)

Presiden BEM IIB Darmajaya Raih Penghargaan Tokoh Muda Inspiratif Peduli Pendidikan

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)– Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Ryan Fadila Akbar menerima penghargaan Tokoh Muda Inspiratif Peduli Pendidikan dari SMAN 3 Bandarlampung pada 8 Desember 2022.

Ryan–biasa dia disapa–sebelumnya juga menjadi pembicara bersama instansi lainnya di sekolah yang beralamat di Jalan Chairil Anwar, Tanjungkarang Timur tersebut. Ryan menyampaikan materi “Kesuksesan Organisasi dan Kepemimpinan dalam Organisasi”.

Ryan mengaku sangat senang bangga atas pemberian penghargaan kepada dirinya. “Alhamdulillah sangat senang dan bangga bisa menjadi tokoh muda Inspiratif dan semoga selalu dapat berkontribusi untuk daerah, bangsa, dan tanah air,” ucap dia seperti dilansir dalam http://darmajaya.ac.id.

Sementara, Wakil Rektor 3 IIB Darmajaya Muprihan Thaib, S.Sos., M.M., mengaku bangga atas penghargaan yang diterima Presiden BEM IIB Darmajaya. “Inilah sebetulnya keinginan kampus ke depan. Mahasiswa inspiratif, mahasiswa yang mau turun ke lapangan. Untuk menjadi generasi yang baik,” ungkapnya.

Menurut dia, tidak hanya BEM IIB Darmajaya tetapi semua mahasiswa Kampus The Best IIB Darmajaya dapat memberikan manfaat kepada lingkungan sekitar. “Nanti semua mahasiswa akan membagikan ilmunya dan mengenalkan Kampus IIB Darmajaya kepada khalayak,” tuturnya.

Muprihan menambahkan bahwa hal tersebut juga sesuai dengan jargon The Best IIB Darmajaya. “Mahasiswa mendapatkan ilmu di kelas dan menerapkannya dalam aktivitas di luar kampus,” pungkasnya. (**)

Ketua DPC PWDPI Kota Bandar Lampung Mensyiarkan “Lampung Mengaji

LAMPURA -(deklarasinews.com)- Dalam 3 dekade terakhir ini, di tanah air kita tercinta, di setiap perkampungan, baik di desa maupun di kota yang mayoritas penduduknya beragama Islam, hampir dapat dipastikan terdapat sebuah lembaga pendidikan baca tulis al Qur’an yang bernama TPQ (Taman pendidikan al Qur’an).

Dari TPQ-TPQ inilah tergantung sebuah harapan besar akan lahirnya para tunas bangsa yang memancarkan wajah-wajah sholeh dan sholehah yang tidak hanya mahir dan fasih membaca kalam Ilahi, tetapi bermental dan berakhlak Qur’ani.

Dewasa ini sudah banyak metode baca-tulis al Qur’an yang beredar luas di masyarakat, dari yang berupa buku sampai VCD, DVD dan berhasil mengantarkan ratusan ribu bahkan jutaan santri yang fasih membaca al Qur’an, namun apakah kita sudah dapat berpuas diri dan bangga diri karena mendapatkan jaminan, bahwa setiap lulusan TPA yang fasih membaca al Qur’an pasti akan menjadi pemuda dan pemudi yang soleh dan solehah?Karena realitasnya, ternyata tidak jarang anak-anak jebolan TPA yang beranjak ABG dan berbaur dengan generasi gaul (gendeng, amoral, urakan dan liar) mulai menerlantarkan ayat-ayat al Qur’an yang pernah dibaca dan dihafal dengan merdunya saat di TPA.

Berangkat dari fenomena itulah, tanpa mengurangi rasa ta’dzim dan syukur kita atas sumbangsih para kreator dan penggagas metode baca tulis al Qur’an yang sudah ada, dan tanpa bermaksud mendiskreditkan mereka,namun secara obyektif kita harus jujur dan berani mengakui adanya beberapa kekurangan yang perlu disempurnakan, yang meliputi:

Metode konvensional cenderung monoton, dan bertele-tele, karena banyak pengulangan kata dan terdiri beberapa jilid buku, sehingga cenderung membosankan, apalagi jika dipergunakan untuk mengajar orang dewasa atau para muallaf, tentunya kurang efektif dan kurang efisien, dan secara psikologis juga dapat menurunkan wibawa mereka di depan anak-anak PAUD.

2.Metode konvensional tidak mengajarkan teknik baca tulis yang asyik dan santai, sebagaimana kebutuhan alamiah anak-anak yang ingin bermain dengan santai, sehingga kurang efektif, bahkan orang dewasa juga suka suasana santai.

Metode konvensional hanya menitik beratkan pada kelancaran dan kefasihan lafadz tanpa menekankan pemahaman arti ayat-ayat yang dibaca, sehingga tidak mampu menciptakan generasi yang berakhlak Qur’ani.

Tingkat buta huruf Alquran yang secara nasional terbilang tinggi. Menurut data BPS tahun 2013 ada sekitar 54 persen dari total populasi umat Islam di Indonesia masih buta huruf Alqura’an.

Riset yang dilakukan Dewan Masjid Indonesia (DMI), sekitar 65 persen umat Islam Indonesia tidak bisa membaca Alquran. Menurut Syafruddin, jika penduduk Muslim Indonesia berjumlah 223 juta jiwa maka sekitar 145 juta penduduk buta huruf Alquran (sumber Republika, 22/1/2022).

Melihat kemirisan ini Ketua DPC Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia Kota Bandar Lampung, saudara Novis yang juga merupakan Team Qiro’ah Lampung untuk menggaungkan, mensyiarkan, mempublikasikan dan menggelorakan cara cepat Belajar dan Mengajar Membaca Al-Qur’an di Provinsi Lampung umumnya, sehingga tidak ada lagi masyarakat Lampung ini yang buta aksara serta para tenaga pengajar Baca Tulis AlQur’an ini profesional memiliki kemampuan dan memiliki sertifikat (pengakuan) yang teruji dapat mengajar anak -anak didiknya baik di tingkat TPA, Pondok Pesantren maupun setingkat Madrasah.

Ketua Qiro’ah Lampung, saudara Husain Baihaqi selaku trainer nasional yang ditunjuk Metode Qiroah oleh Andi Suryadi,  menyampaikan Metode Qiro’ah di Lampung Utara, Minggu 29/01/2023 kepada guru-guru TPA, madrasah dan Pondok pesantren berlokasi di Masjid Al-Ikhlas Dusun Talang Paris Lampung Utara.

Metode Qiro’ah merupakan suatu cara belajar dan cara mengajar dengan mudah, cepat dan menyenangkan sehingga guru dapat memberikan motivasi, memberikan  pembelajaran kepada anak-anak, orang dewasa yang belum bisa sama sekali dapat dengan menyenangkan, cepat dan mudah membaca AlQur’an serta membuat guru percaya diri dan profesional sehingga guru dapat mentarget 30 kali pertemuan peserta didik sudah dapat membaca AlQuran dengan Lancar dan tartil, “tutur Husain.

Saat awak media mewawancarai peserta Metode Qiro’ah, Ibu Mahmudah yang merupakan tenaga pengajar TK Antum Sido kayu Lampung Utara menerangkan bahwasannya,” metode qiro’ah ini dengan mudah difahami dan dimengerti, cepat ditangkap, dan menyenangkan untuk digunakan kepada peserta didik yang belajar membaca Tulis Alqur’an, pematerinya pun penyampaiannya mudah dimengerti sehingga sangat bermanfaat, ilmu tersebut untuk kami gunakan kepada peserta didik sehingga dapat meningkatkan kualitas mengajar kami, peserta didik dapat dengan cepat, mudah dan menyenangkan belajar AlQuran.

Bagi majelis Ta’lim, pengurus masjid, tenaga pengajar yang ingin menambah kualitas ilmunya, pengajar TPA sehingga menjadi tenaga pengajar yang profesional dengan memiliki cara mengajar dan membuat belajar menyenangkan, serta yang belum bisa mengaji AlQuran.

Bagi yang berminat untuk mengadakan belajar mengaji bisa menghubungi Novis 085267996234. Selaku team Qiro’ah Lampung. (Red).