Rakernas Perhiptani di Sumsel, Tonggak Baru Sinergi Penyuluh dan Pemerintah

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perhiptani Tahun 2025 yang digelar di Asrama Haji Palembang, Senin (14/7/2025), menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan penyuluh pertanian dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional.

Gubernur Sumsel H. Herman Deru yang hadir langsung membuka acara, mengajak seluruh penyuluh untuk menanamkan semangat tulus dalam mengabdi kepada petani. Ia menyebut penyuluh sebagai ujung tombak pembangunan pertanian yang tak tergantikan.

“Kita harus menyadari bahwa penyuluh adalah navigator pertanian. Kita butuh arahan yang jelas agar bisa melaju cepat menuju swasembada pangan,” ujar Herman Deru penuh semangat.

Ia juga memberikan pandangan kritis terhadap Inpres Nomor 3 Tahun 2025 tentang pengangkatan penyuluh pertanian daerah ke pusat. Meski menyambut baik, ia menekankan pentingnya peran daerah dalam pengawasan dan pembinaan.

“Sinergi antara pusat dan daerah harus tetap terjalin. Jangan sampai setelah dialihkan, penyuluh justru tidak bisa beradaptasi dengan kebutuhan lokal,” imbuhnya.

Herman Deru juga mengusulkan agar tim Satu Data Pertanian Pusat dapat bekerja sama dengan Perhiptani agar informasi pertanian nasional dapat disusun lebih akurat dan bermanfaat dalam pengambilan kebijakan.

Rakernas kali ini mendapat perhatian besar karena menghadirkan berbagai pemangku kepentingan nasional. Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, DR. Widi Arsanti, menyampaikan bahwa proses pengalihan status penyuluh hampir rampung dengan 99% data telah dipadankan.

Sebanyak 37.811 penyuluh akan segera menjadi bagian dari sistem kerja nasional. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan integrasi antara teknologi, informasi, dan pendampingan lapangan bagi para petani.

Selain itu, insentif khusus bagi penyuluh berprestasi akan diberikan hingga tahun 2026 mendatang sebagai wujud apresiasi atas dedikasi mereka.

Rakernas juga menghasilkan kesepakatan penting melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Perhiptani dan PT. Malaka, yang diharapkan mampu mendukung inovasi pertanian berbasis kemitraan.

Selain Gubernur Sumsel, hadir pula Ketua Umum Perhiptani DR. Isran Noor, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Bupati Banyuasin DR. Askolani, serta para pimpinan OPD Sumsel dan kabupaten/kota lainnya.

Rakernas ini diharapkan menjadi momentum penguatan organisasi dan pembaharuan strategi pertanian yang berkelanjutan. Semua pihak sepakat bahwa kunci keberhasilan sektor pertanian nasional ada di tangan para penyuluh yang berdedikasi.(Ning)

Diajeng Kartika Sari Kembali Nahkodai FKPPAI Palembang, Teguhkan Komitmen Budaya dan Pengobatan Alternatif

PALEMBANG- (deklarasinews.com)– Suasana khidmat menyelimuti pelantikan Ketua DPC Forum Keluarga Paranormal dan Penyembuh Alternatif Indonesia (FKPPAI) Kota Palembang, yang digelar di DKS Area, Jalan Jepang, Kecamatan Sako, Palembang, Minggu (13/07/2025). Momen istimewa ini menandai untuk kedua kalinya Diajeng Kartika Sari, SH kembali dipercaya untuk memimpin FKPPAI Kota Palembang, setelah sebelumnya sempat vakum akibat pandemi Covid-19.

Pelantikan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, yang turut memberikan apresiasi dan dukungan terhadap eksistensi organisasi yang menaungi para pelaku spiritual dan penyembuh alternatif tersebut. Hadir pula Ketua Umum DPP FKPPAI, Ki Sawung Rahsa, didampingi Ketua DPD FKPPAI Sumatera Selatan, Hang Sholahudin.

Dalam sambutannya, Ki Sawung Rahsa menyampaikan bahwa pelantikan Diajeng Kartika Sari sebagai Ketua DPC merupakan bentuk kepercayaan atas dedikasinya selama ini dalam menjalankan amanah Dewan Pendiri FKPPAI. Ia menilai, kehadiran langsung Wali Kota Palembang di acara ini merupakan capaian luar biasa yang mencerminkan keberhasilan Diajeng dalam menjalin sinergi dengan pemerintah daerah.

“Beliau mampu membuktikan bahwa arahan Dewan Pendiri untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah kota dapat diwujudkan. Hal ini menjadi semangat bagi seluruh anggota agar merasa aman dan nyaman dalam menjalankan tugas tanpa gangguan dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Ki Sawung.

Lebih lanjut, Ki Sawung menegaskan bahwa FKPPAI memiliki dua program utama yang menjadi fokus kegiatan. Pertama adalah program keparanormalan, yang berorientasi pada penyelesaian berbagai persoalan sosial kemasyarakatan. Kedua, program pengobatan alternatif, yang mengedepankan penggunaan herbal sebagai solusi penyembuhan non-medis.

“FKPPAI hadir untuk memberikan alternatif pengobatan kepada masyarakat. Kami tidak menolak pengobatan medis, tetapi kami menawarkan pilihan yang bersifat holistik, menyentuh aspek spiritual dan tradisional yang telah menjadi bagian dari budaya kita,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ki Sawung juga mengimbau kepada seluruh anggota FKPPAI untuk terus menjaga harmoni dan kedamaian antarsesama anggota. Ia menekankan pentingnya menjalankan Nawadarma – sembilan poin kode etik paranormal – sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyampaikan apresiasinya terhadap keberadaan FKPPAI sebagai organisasi yang tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga nilai budaya yang tinggi. Ia berharap agar kepengurusan FKPPAI yang baru dapat segera melakukan konsolidasi dan menjalankan program-program yang telah direncanakan.

“Pengobatan alternatif ini nyata dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Saya harap program-program FKPPAI juga mampu menjangkau masyarakat Palembang secara lebih luas, tidak hanya terfokus di luar daerah,” ungkap Ratu Dewa.

Ia juga mendorong agar FKPPAI aktif melaksanakan kegiatan sosial seperti bakti sosial dan edukasi budaya kepada masyarakat. “Mari kita prakarsai kegiatan sosial dan budaya yang bermanfaat langsung bagi warga Palembang,” tandasnya.

Diajeng Kartika Sari, yang kini menjabat sebagai Ketua FKPPAI Kota Palembang untuk periode 2025–2030, mengungkapkan bahwa dirinya pertama kali diamanahi posisi ini pada tahun 2015. Namun, kegiatan organisasi sempat terhenti akibat pandemi. Kini, ia kembali dengan semangat baru untuk melanjutkan perjuangan mengenalkan seni budaya dan pengobatan spiritual kepada masyarakat.

“Pelantikan ini menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-22 Paguyuban Kusuma Sejati, organisasi spiritual yang telah saya dirikan sejak 2003. Selama ini kami aktif melakukan berbagai kegiatan sosial dan budaya, termasuk memperkenalkan kembali nilai-nilai spiritual yang seringkali dipinggirkan,” ujar Diajeng.

Ia mengungkapkan harapannya agar masyarakat dapat lebih terbuka menerima pengobatan alternatif dan keilmuan spiritual sebagai bagian dari solusi kesehatan yang komprehensif.

“Insyallah kami siap menunjukkan kepada masyarakat bahwa pengobatan alternatif bisa menjadi jawaban, tentunya dengan pendekatan yang bertanggung jawab dan sesuai dengan keilmuan spiritual yang kami pelajari,” tambahnya.

Tak hanya bergerak di bidang organisasi, Diajeng Kartika Sari juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin belajar pengobatan alternatif. Sejak tahun 2003, ia telah mendirikan sekolah pengobatan alternatif yang kini memiliki ribuan murid dari seluruh penjuru Indonesia.

Menariknya, sejak lima tahun terakhir, sekolah tersebut juga menyediakan sistem pembelajaran daring (online) yang menjangkau peserta dari luar negeri seperti Jepang, Belanda, dan Australia.

“Persyaratannya cukup mudah, yang penting ada kemauan, usia minimal 18 tahun, dan tidak memiliki riwayat gangguan jiwa karena proses pembelajaran perlu pendampingan. Program ini berjalan selama satu bulan dengan delapan kali pertemuan,” jelasnya. (Ning)

Herman Deru : IKAWARA Jadi Contoh Komunitas Kedaerahan yang Kuat di Tengah Gempuran Budaya Global

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, memberikan apresiasi tinggi terhadap peran strategis Ikatan Keluarga Warkuk Ranau (IKAWARA) sebagai komunitas kedaerahan yang mampu menjadi benteng budaya di tengah derasnya arus globalisasi.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Silaturahmi IKAWARA Palembang dan sekitarnya yang digelar di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Sabtu (12/7/2025). Acara ini berlangsung penuh kehangatan dan menjadi momentum penting mempererat jalinan persaudaraan.

Gubernur Herman Deru menilai, kekompakan anggota IKAWARA merupakan bukti nyata bagaimana kekuatan komunitas dapat menjaga nilai-nilai luhur budaya daerah.

“Saya sangat bangga melihat kekompakan dan kepedulian yang terjalin erat di antara anggota IKAWARA. Ini menjadi contoh teladan bagaimana silaturahmi tetap terjaga, meskipun kita jauh dari kampung halaman,” ujar Gubernur.

Ia menyebutkan, dalam menghadapi era keterbukaan global, komunitas seperti IKAWARA memainkan peran penting sebagai penjaga identitas budaya lokal.

Menurutnya, keterbukaan terhadap budaya asing boleh saja dilakukan, asalkan tidak menggerus nilai-nilai budaya sendiri. “Kita boleh tahu dan kenal budaya asing, tapi tidak mesti ikut-ikutan, apalagi kalau bertentangan dengan norma yang berlaku di masyarakat kita,” jelasnya.

Lebih lanjut, Herman Deru menekankan pentingnya mempertahankan bahasa, adat, dan etika masyarakat Ranau. Hal itu, katanya, menjadi ciri khas sekaligus identitas yang harus terus dirawat.

“Kita ini tidak boleh kehilangan identitas. Orang Ranau punya budaya luhur, punya adat istiadat dan tutur kata yang khas. Itu yang harus dijaga,” tegasnya.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya bahasa daerah sebagai bagian dari warisan budaya yang tak ternilai. Ia mengajak anggota komunitas untuk terus menggunakan bahasa ibu dalam percakapan sehari-hari.

“Bahasa daerah jangan sampai hilang. Kita boleh fasih berbahasa Inggris, boleh kenal bahasa lain, tapi bahasa kita tetap harus dijaga,” kata dia.

Selain menjadi ajang silaturahmi, acara ini juga menjadi sarana penguatan nilai-nilai sosial dan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Dalam kesempatan itu, Gubernur berharap kegiatan seperti ini terus digelar secara rutin, agar kekompakan dan solidaritas diantara warga tetap terjaga.

“Komunitas seperti ini adalah kekuatan sosial kita. Jangan sampai hilang karena tergerus zaman,” pungkas Herman Deru. (ning)

 

PJS Sumsel Silaturahmi dan Sinergi dengan PWI Sumsel

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Dalam upaya memperkuat sinergi dan mempererat hubungan antarlembaga, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Sumatera Selatan mengadakan kunjungan silaturahmi ke kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel, Selasa (8/7/2025).

Pertemuan ini berlangsung hangat dan produktif, diwarnai dengan berbagai gagasan kolaboratif demi kemajuan dunia pers di Sumsel.

Kunjungan PJS Sumsel dipimpin langsung oleh Ketua DPD, Edi Triono, didampingi Sekretaris DPD Wahyudi, dan Wakil Ketua I Oyong Hairudin Sikumbang.

Rombongan disambut hangat oleh jajaran pengurus PWI Sumsel, di antaranya Ketua PWI Sumsel Kurnadi, Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Sumsel Dr. Hadi Prayoga, Ketua Hubungan Antar Lembaga PWI Sumsel Anwar Rasuan, serta beberapa pengurus lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua PWI Sumsel Kurnadi menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi dari PJS Sumsel dan menyambut baik hadirnya organisasi profesi baru yang mewadahi wartawan media siber.

“Kami mengapresiasi kehadiran teman-teman PJS Sumsel. Wartawan wajib berorganisasi agar kompetensi dan profesionalisme dapat terus ditingkatkan. Kami juga berharap PJS dapat merangkul wartawan online yang belum bergabung di organisasi manapun,” ujar Kurnadi.

Ia juga menegaskan pentingnya mekanisme rekrutmen anggota dalam organisasi kewartawanan.

“Jangan mudah menerima anggota baru. Buatlah mekanisme seleksi yang ketat dan fokuslah pada pelatihan-pelatihan jurnalistik. Itu yang akan menjaga kualitas organisasi,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua DPD PJS Sumsel, Edi Triono, dalam sambutannya memperkenalkan kepengurusan PJS Sumsel sekaligus menyampaikan harapannya agar dapat terus bersinergi dengan PWI Sumsel sebagai organisasi pers tertua dan berpengaruh di Indonesia.

“Kami butuh banyak wejangan dari PWI Sumsel agar PJS dapat tumbuh sebagai organisasi pers yang kredibel dan bermanfaat. Kami juga mengusulkan agar ke depan seluruh organisasi pers di Sumsel dapat bersatu membentuk wadah bersama, termasuk memiliki satu gedung sekretariat bersama,” usul Edi.

Menanggapi usulan tersebut, Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga (Hubla) PWI Sumsel, Anwar Rasuan, menyatakan dukungan terhadap ide sinergi organisasi pers di Sumsel. Namun, ia menyarankan agar langkah awal dimulai dari pembentukan forum komunikasi atau forum pemersatu.

“Saya kira usulan gedung sekretariat bersama sangat bagus. Namun, alangkah baiknya kita mulai dulu dengan membentuk forum pemersatu antarorganisasi pers. Dari situ kita bisa menyatukan langkah,” kata Anwar.

Forum pemersatu tersebut, lanjutnya, bisa menjadi ruang koordinasi, diskusi, serta sarana saling berbagi program dan agenda keorganisasian. Menurutnya, sinergi seperti ini akan memperkuat posisi wartawan dan organisasi pers dalam menghadapi tantangan zaman.

Pada akhir pertemuan, Ketua DPD PJS Sumsel, Edi Triono, menutup dengan permohonan doa dan dukungan agar PJS dapat menjadi konstituen resmi Dewan Pers pada awal tahun 2026.

“Target besar kami adalah menjadi konstituen Dewan Pers di awal tahun depan. Untuk itu, kami terus memperkuat kelembagaan, administrasi, dan kualitas wartawan anggota. Mohon doa dan dukungan dari PWI Sumsel dan seluruh insan pers,” ungkapnya.

Silaturahmi antara DPD PJS Sumsel dan PWI Sumsel ini menjadi awal yang menjanjikan bagi terbentuknya sinergi lebih erat antarorganisasi pers di Sumatera Selatan.

Dalam suasana penuh keakraban, kedua belah pihak sepakat untuk menjaga marwah pers serta mendukung tumbuhnya organisasi wartawan yang profesional dan berintegritas.

Dengan semangat kolaborasi dan keterbukaan, masa depan ekosistem media di Sumsel tampaknya akan semakin inklusif dan solid. (Ning)

 

Rayakan HUT ke-7, Wyndham Opi Hotel Tawarkan Promo Menginap Mulai Rp777.000

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– ‎Wyndham Opi Hotel Palembang merayakan ulang tahun ketujuh dengan menawarkan paket menginap spesial senilai Rp777.000 dan berbagai diskon di sepanjang bulan ini.

‎‎Dalam rangka perayaan ini, tamu dapat menikmati harga spesial Rp777.000 untuk menginap di Deluxe room yang berlaku 1-18 Juli 2025. Wyndham Opi Hotel Palembang juga memberikan diskon 7+7 persen yang berlaku di sepanjang bulan Juli ini untuk berbagai paket lainnya, seperti:

‎- Heal & Treat, menginap sambil menikmati pijat gratis di Tirta Massage yang sudah termasuk sarapan

‎- Happy Campy, pengalaman berkemah seru di dalam kamar untuk anak-anak, lengkap dengan camilan dan sarapan gratis

‎- Magical Campcation, menginap satu malam di Deluxe Conecting room yang dihias dengan kemah, selimut lucu, dan camilan anak

‎- Stay and Dine, menginap dan dapatkan kupon makan Rp100.000 di Opi Mall dan sarapan gratis

‎- Birthday Blist, rayakan ulang tahun dengan menginap satu malam lengkap dengan dekorasi romantis, kue, dan kupon diskon 20 persen untuk makanan dan minuman

‎‎Selain itu, terdapat penawaran “weekend pasta and waffle” di Lotus Lounge dengan harga serba Rp77.000 untuk berbagai makanan dan minuman yang termasuk pasta, kue, dan es the. Promo ini berlaku setiap hari Sabtu di sepanjang bulan ini.

‎‎“Kami bangga menjadi bagian dari masyarakat Palembang dan terhormat dapat menjadi tempat bagi tamu untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman” ujar Alan Budiman, Marketing Manager Wyndham Opi Hotel Palembang.

‎‎ ”Tujuh tahun ini sangat berarti bagi kami dalam memperkenalkan keindahan pelayanan dan fasilitas yang tersedia kepada tamu yang berkunjung maupun menghabiskan waktu untuk Staycation/ berlibur,” tambahnya.

‎‎Tamu dapat memesan dan mendapatkan informasi lanjut mengenai promo menginap maupun makan dan minuman dengan menghubungi tim reservasi melalui WhatsApp di 0711-5541777 atau klik tautan yang tersedia di Instagram resmi @wyndhamopi.(Ning)

 

Gubernur Sumsel Serahkan Aset untuk Ditlantas, Dorong Polda Tingkatkan Pelayanan Publik

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Dihari jadinya yang ke 79 tahun, kepolisian Republik Indonesia khususnya Polda Sumsel terus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat serta penegakan hukum yang berkeadilan bagi semua lapisan masyarakat.

Hal inilah yang ditegaskan Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M Zulkarnain disela sela upacara HUT Bhayangkara di Mako Brimob Polda Sumsel, Selasa (1/7/2025).

Brigjen Pol M Zulkarnain mengatakan Polisi dalam menjalankan tugas menjaga Kamtibmas dan penegakan hukum sangat mengharapkan dukungan dari semua lapisan masyarakat.

“Dukungan dari masyarakat sangat penting agar kami dalam melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat bisa lebih baik lagi. Kami terus berbenah diri supaya Kami bisa bekerja terus melayani masyarakat,”kata Zulkarnain.

Selain itu, di hari perayaan HUT Bhayangkara ke-79, Kapolda Sumsel mendapat kado istimewa dari Presiden Republik Indonesia berupa penghargaan Nugraha Sakanti atas kinerjanya.

Menurut Zulkarnain semua yang diraih berkat dukungan dari masyarakat Sumsel. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi.

“Ulang tahun Bhayangkara ini sudah hampir 8 dekade, kami sangat berterimakasih kepada masyarakat Sumatera Selatan atas dukungannya. Sehingga kami bisa memberikan yang terbaik. Kapolda menerima Nugraha Sakanti penghargaan itu dari Presiden, itu juga berkat dedikasi beliau,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi Polda Sumsel, Pemprov Sumsel memberikan satu bangunan dan lahan kepada Direktorat Lalu Lintas Polda yang berada di depan Rumah Sakit Siloam Sriwijaya.

“Tidak banyak Polda yang menerima penghargaan itu. Saya sebagai Gubernur memberikan reward berupa bangunan dan lahan yang sebelumnya adalah kantor Samsat, diserahkan menjadi markasnya Ditlantas Polda Sumsel, agar pelayanan lebih mengena di masyarakat, ” kata Deru.

Politisi partai Nasdem ini juga berpesan kepada Polda Sumsel untuk menjaga marwah dalam memberikan pelayanan secara langsung maupun digital.

“Penghargaan ini harus dijaga marwahnya, justru menjadi cambuk agar bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” katanya. (Ning).

Wali Kota Palembang Lantik Pengurus PB Korpri 2025–2029, Dorong Pembinaan Atlet ASN

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Dalam semangat membangkitkan olahraga di kalangan aparatur sipil negara (ASN), Wali Kota Palembang Drs. H. Ratu Dewa, M.Si, secara resmi melantik jajaran pengurus Persatuan Bulutangkis (PB) Korpri Kota Palembang periode 2025–2029. Pelantikan ini digelar di Rumah Dinas Wali Kota di Jalan Tasik, Selasa (24/06/2025).

Ratu Dewa menegaskan bahwa PB Korpri harus menjadi ujung tombak dalam upaya mengembangkan potensi atlet di lingkungan ASN dan keluarga mereka. Ratu Dewa juga berharap  amanah yang ia berikan ke para pengurus PB Korpri bisa  dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

” Saya kira para PNS maupun PPPK cukup banyak yang potensial,khususnya yang menggeluti di bidang olahraga badminton. Begitu pun anak-anak mereka yang memiliki bakat. Kita wajib menggali dan memfasilitasi potensi itu sejak usia dini,” kata Ratu Dewa.

Lebih lanjut, Ratu Dewa menyinggung keberadaan Lapangan Cempako, salah satu lapangan bulutangkis legendaris yang telah menjadi saksi bisu perjalanan olahraga ini di Palembang. Ia menilai, lapangan tersebut memiliki nilai historis dan strategis yang patut dimaksimalkan untuk pelatihan maupun pembinaan atlet.

“Lapangan Cempako adalah aset penting yang bisa kita jadikan pusat kegiatan olahraga bulutangkis. PB Korpri harus mampu memanfaatkannya secara maksimal, baik untuk latihan rutin maupun kejuaraan,” tutupnya.

Dukungan terhadap pengurus PB Korpri yang baru juga datang dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pembina Olahraga (Bapor) Korpri Kota Palembang. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran PB Korpri harus menjadi role model bagi cabang-cabang olahraga lain dalam tubuh Korpri.

“Palembang memiliki lebih dari 19.400 ASN yang merupakan sumber daya luar biasa untuk pengembangan olahraga. Kami ingin PB Korpri menjadi pelopor, bukan hanya bergerak aktif, tapi juga membawa nama baik Palembang ke ajang-ajang olahraga bergengsi,” kata Aprizal.

Ia juga memastikan bahwa setiap kegiatan yang melibatkan PB Korpri, mulai dari pelatihan hingga keikutsertaan dalam kompetisi seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), akan mendapat dukungan penuh dari organisasi. Bahkan, seluruh kebutuhan logistik dan akomodasi akan ditanggung.

“Kami ingin para atlet ASN tidak terbebani oleh urusan teknis. Fokus mereka hanya satu, yaitu berprestasi,” jelas Aprizal.

Sementara itu, Ediyus, SAP, yang dipercaya memimpin PB Korpri untuk periode 2025–2029, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan organisasi ini lebih dinamis dan produktif. Ia menargetkan agar program latihan rutin, turnamen internal, hingga pembinaan usia dini dapat segera dijalankan dengan dukungan penuh dari semua pihak terkait.

” Alhamdulillah kami di support penuh oleh Walikota Palembang Ratu Dewa yang mana beliau juga sebagai Ketua Umum PBSI kota Palembang. Di pengurusan periode ini kami ingin menciptakan iklim olahraga yang hidup di kalangan ASN dan PPPK. Tidak hanya demi kebugaran jasmani, tapi juga sebagai sarana untuk menjalin kebersamaan serta mencetak prestasi,” ujar Ediyus.

Ia menambahkan, PB Korpri ke depan tidak akan berjalan pasif. Agenda yang sudah dirancang akan menitikberatkan pada konsistensi pembinaan dan pencarian bibit-bibit unggul.

” Untuk anggota yang terdaftar ada kurang lebih 90 orang dan untuk latihannya dua kali dalam seminggu, dan dalam waktu dekat kami akan mengadakan, turnamen antar instansi, coaching clinic bersama atlet profesional, serta kerjasama dengan PBSI menjadi beberapa rencana strategis yang akan diwujudkan,” pungkasnya. (Ning)

Ketua Harian KONI Sumsel Lantik Pengurus KONI Kota Palembang Periode 2025-2029

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Bertempat di Rumah Dinas Walikota Palembang Jalan Tasik, Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan (Sumsel), H. Alinda Pati Gantada melantik Pengurus KONI Kota Palembang Periode 2025-2029, Senin (2/6/2025).

Pelantikan dihadiri Walikota Palembang Ratu Dewa, Wakil Walikota Palembang, Prima Salam, Sekda Kota Palembang Aprizal Hasyim, beserta beberapa OPD dan Camat yang berkesempatan hadir, Sekretaris Umum KONI Sumsel, Perwakilan Kejari, Perwakilan Dandim 0418 serta perwakilan Kapolrestabes Palembang.

Anton Nurdin terpilih kembali untuk kedua kalinya sebagai Ketua Umum KONI Kota Palembang periode 2025-2029 dengan Sekretaris Umum Rubi Indiarta, Ketua Harian M. Ali Ruben, dan Bendahara Alliyuddin Asral.

Ketua Harian KONI Sumsel Gantada dalam sambutannya, memberikan arahan kepada pengurus KONI Kota Palembang dan menekankan pentingnya kerja sama, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan roda organisasi.

Gantada juga berharap agar KONI Kota Palembang dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Palembang di kancah nasional maupun internasional.

Beliau juga mengingatkan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini dan pengembangan olahraga prestasi secara berkelanjutan.

Anton Nurdin Ketua Umum KONI Kota Palembang, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen untuk menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan akan fokus pada pembinaan atlet serta pengembangan olahraga di Kota Palembang.

Anton Nurdin berjanji akan membangun KONI Kota Palembang yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Ia juga berharap dukungan penuh dari semua pihak untuk mewujudkan visi dan misinya dalam memajukan olahraga di Kota Palembang.

Program pembinaan atlet akan menjadi prioritas utama, dengan fokus pada peningkatan kualitas pelatihan, fasilitas, dan kesejahteraan atlet.

Pada Porprov tahun 2025 yang akan berlangsung di Kabupaten MUBA, KONI Kota Palembang mengangkat tema “Palembang Berdaya, Palembang Berjaya, Palembang Juara” dan siap membawa pulang piala juara umum Porprov 2025 kembali ke Kota Palembang, tutupnya.

Walikota Palembang, Ratu Dewa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Kota Palembang terhadap KONI Kota Palembang. Beliau berharap agar KONI Kota Palembang dapat berperan aktif dalam memajukan olahraga di Kota Palembang dan meningkatkan prestasi atlet-atlet Kota Palembang.

Ratu Dewa juga menekankan pentingnya sinergi antara KONI Kota Palembang dengan pemerintah daerah dalam pengembangan infrastruktur olahraga dan pembinaan atlet.

Untuk Porprov 2025 Walikota Palembang siap mendukung untuk menyukseskan kembalinya juara umum Porprov Sumsel 2025 di MUBA kembali ke Kota Palembang, pungkasnya. (nsy)

KORMI Kota Palembang Adakan Raker Jelang PORNAS VIII KORMI Di NTB

PALEMBANG –(deklarasinews.com) Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Palembang menggelar Rapat Kerja (RAKER) dengan agenda evaluasi kerja tahun 2024 dan membahas Rencana Kerja tahun 2025, kegiatan berlangsung di Ruang Parameswara Kantor Walikota Palembang, Rabu (28/5/2025).

Kegiatan ini dihadiri Walikota Palembang H. Ratu Dewa, Perwakilan KORMI Sumsel Eko Agus Sugianto, Ketua KORMI Kota Palembang Zulfikar Muharrami, Perwakilan 38 INORGA KORMI Kota Palembang serta puluhan Pengurus KORMI Kota Palembang.

Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB, diawali dengan sambutan-sambutan, sambutan pertama oleh Ketua Panitia Raker Mualimin dengan laporan kegiatannya, dilanjutkan dengan sambutan Ketua KORMI Sumsel Eko Agus Sugianto, Ketua KORMI Kota Palembang Zulfikar Muharrami dan ditutup sambutan dari Walikota Palembang H Ratu Dewa.

Acara pembukaan RAKER KORMI Kota Palembang diakhir dengan foto bersama VVIP, VIP beserta pengurus KORMI Palembang dan VVIP bersama INORGA, dilanjutkan dengan coffee break.

Ketua KORMI Palembang Zulfikar Muharrami mengatakan bahwa Raker hari ini tentunya sebagai bahan evaluasi kegiatan sebelumnya, dan juga membahas rencana kerja yakni akan menggelar Festival Olahraga Rekreasi Tingkat Kota Palembang. “Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar pengurus KORMI dan mempercepat terwujudnya misi besar dalam mengembangkan olahraga masyarakat di Kota Palembang,” katanya.

Ketua KORMI Sumsel yang diwakili oleh Eko Agus Sugianto menuturkan bahwa banyak INORGA dibawah naungan KORMI “Oleh karena itu, KORMI berhak mendapatkan anggaran dari pemerintah melalui APBD. Dari kami KORMI Sumsel siap berpartisipasi untuk kegiatan KORMI Kota Palembang” tuturnya.

Sementara itu Wali Kota Palembang dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap KORMI Kota Palembang atas kinerjanya dibawah kepemimpinan Zulfikar Muharrami, Ratu Dewa juga berpesan untuk KORMI Kota Palembang bahwa sosialisasi hal yang penting, dari tingkat Kelurahan hingga Kecamatan. “Ini merupakan olahraga rakyat, sehari-hari yang perlu ditekuni, oleh karena itu menjadi hal penting bagi kita semua,” tutupnya.

Setelah Coffee Break acara dilanjutkan dengan sesi rapat pleno yang dibagi dalam tiga Sesi :

  1. Rapat Pleno I (10.00 – 11.00 WIB)

Laporan kegiatan KORMI Kota Palembang tahun 2024–2025.

  1. Rapat Pleno II (11.00 – 12.00 WIB)

Pemaparan program kerja tahun 2025, termasuk persiapan menuju FORNAS VIII NTB 2025 dan sosialisasi pembentukan KORMI di tingkat Kecamatan.

Pleno dipimpin langsung oleh Ketua KORMI Kota Palembang Zulfikar Muharrami didampingi tiga pimpinan sidang lainnya Ketua Harian, Sekretaris Umum dan Bendahara.

  1. Rapat Pleno III (12.00 – 12.30 WIB)

Penetapan status anggota INORGA KORMI Kota Palembang, sebagai bagian penting dalam konsolidasi organisasi.

RAKER diperkirakan akan ditutup pada pukul 13.00 WIB oleh Ketua KORMI Kota Palembang Zulfikar Muharrami, dan kepada seluruh peserta akan dijamu makan siang bersama sebagai penutup rangkaian kegiatan RAKER. (Ning)

Pemprov Sumsel Sinergi Dengan Kementan RI Percepat Program Cetak Sawah Tahun 2025

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Kegiatan Cetak Sawah Tahun 2025. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Bina Praja, Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (22/5/2025).

Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru, Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang, serta Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan RI, Dr. Ir. Andi Nur Alam.

Pertemuan ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Sumsel.

Fokus utama rakor adalah merumuskan strategi dan langkah konkret untuk mempercepat pelaksanaan program cetak sawah baru serta optimalisasi lahan pada 2025. Langkah ini bertujuan mendukung swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Gubernur Herman Deru menegaskan komitmen kuat Sumsel dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Saat ini, Sumsel berada di posisi kedua secara nasional dalam proyek cetak sawah skala besar, setelah Kalimantan Tengah.

“Target ini bukan semata karena kondisi alam yang mendukung, tetapi juga hasil penilaian Kementerian Pertanian terhadap kesiapan jajaran pertanian di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Herman Deru.

Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak. Terlebih, saat ini pemerintah telah menghentikan impor beras, sehingga daerah penyangga seperti Sumsel memegang peran penting.

“Saat saya dilantik tahun 2018, Sumsel berada di posisi delapan sebagai penyumbang pangan nasional. Berkat kerja sama melalui program SERASI, kita kini masuk lima besar nasional,” jelasnya.

Gubernur juga menekankan bahwa capaian ini merupakan prestasi kolektif.

“Ini prestasi kita bersama. Yang terpenting adalah terjaganya semangat petani dalam menjaga produktivitas beras,” ujarnya.

Sebagai bentuk pengakuan atas kesiapan Sumsel, provinsi ini memperoleh alokasi cetak sawah seluas puluhan hingga ratusan ribu hektare. Gubernur menyampaikan terima kasih kepada Kementan atas kepercayaan tersebut.

“Kita harus benar-benar siap. Ini bukan pekerjaan biasa, tapi luar biasa. Ini tanggung jawab moral kita sebagai aparatur negara,” tegas Herman Deru.

Sementara itu, Dirjen PSP Kementan RI, Dr. Ir. Andi Nur Alam, menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung percepatan program cetak sawah di Sumsel.

“Hari ini kita tunjukkan komitmen. Tanpa itu, program tidak akan berjalan. Mulai hari ini, tim harus langsung bergerak,” ujarnya.

Ia juga meminta dukungan dari Pemprov Sumsel agar tim di lapangan dapat bekerja dengan leluasa sesuai SOP yang berlaku.

Dr. Andi Nur Alam juga mengumumkan bahwa tim tambahan dari Kalimantan Tengah akan segera bergabung untuk membantu proses identifikasi data.

“Tolong beri ruang kepada mereka untuk mengumpulkan data. Targetnya, Senin sudah ada keputusan,” katanya.

Data tersebut akan digunakan untuk pengecekan spasial dan desain yang telah disiapkan.

“Dalam dua minggu, kita targetkan 5.000 hektare rampung. Lalu melanjutkan ke 31.600 hektar berikutnya,” tambahnya.

Dalam pengelolaan lahan pertanian seluas 48.000 hektar, Dr. Andi menyarankan penggunaan E-Katalog.

“Kalau mau aman, gunakan E-Katalog, bukan swakelola. Swakelola itu cocok untuk daerah kecil. Tapi untuk skala besar seperti ini, E-Katalog jauh lebih efektif dan cepat,” pungkasnya. (Ning)