Haornas 2025: Sumsel Luncurkan Sriwijaya Gold, Program Cetak Atlet Dunia ‎

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 tahun 2025 di Kota Palembang bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi titik balik penting bagi dunia olahraga Sumatera Selatan.

‎‎Dalam momentum yang penuh makna itu, Pemprov Sumsel secara resmi meluncurkan program pembinaan atlet unggulan bertajuk Sriwijaya Gold—sebuah langkah strategis untuk mencetak atlet masa depan berkelas nasional hingga internasional.

‎‎Program ini diresmikan bertepatan dengan rangkaian Haornas yang mengusung tagline “Olahraga Satukan Kita”. Ketua Panitia Haornas sekaligus Kadispora Sumsel, Dr. H. Rudi Irawan, S.Sos, menegaskan bahwa Sriwijaya Gold adalah investasi jangka panjang, bukan program instan.

‎‎“Ini bukan sekadar seremonial. Sriwijaya Gold hadir untuk memastikan Sumsel kembali melahirkan atlet emas yang mampu mengibarkan Merah Putih di panggung dunia,” ujar Rudi dengan penuh optimisme.

‎‎Menurutnya, program ini akan dirancang secara komprehensif. Mulai dari pencarian bibit atlet sejak usia dini, pendampingan melalui jalur pendidikan, hingga pembinaan menuju prestasi tertinggi. Integrasi metode pelatihan modern, dukungan infrastruktur olahraga, serta kerja sama dengan komunitas dan lembaga pendidikan juga akan menjadi bagian penting dari program ini.

‎‎“Dengan Sriwijaya Gold, atlet tidak hanya dibina dari sisi teknik, tetapi juga ditempa secara mental dan karakter. Kami ingin menghasilkan atlet yang berprestasi sekaligus berkepribadian kuat,” tambah Rudi.

‎‎Selain meluncurkan Sriwijaya Gold, tahun 2025 juga menjadi periode padat agenda olahraga di Sumsel. Palembang dipastikan akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional Pegawai Republik Indonesia (Pornas Korpri) ke-17 pada 5–11 Oktober 2025. Ajang ini akan menghadirkan lebih dari 10 ribu atlet dan ofisial dari seluruh Indonesia.

‎‎Tak berhenti di situ, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel akan digelar pada 18–31 Oktober 2025, melibatkan seluruh 17 kabupaten/kota di Bumi Sriwijaya. Kemudian pada November, Kabupaten Musi Banyuasin akan menjadi pusat kegiatan olahraga tingkat provinsi dengan skala besar.

‎‎“Agenda ini menjadi bukti kesiapan Sumsel sebagai tuan rumah event besar olahraga nasional. Melalui Sriwijaya Gold, kami tidak hanya ingin sukses sebagai penyelenggara, tapi juga ingin memastikan prestasi atlet Sumsel ikut terangkat,” tegas Rudi.

‎‎Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sumsel, Sunarto, dalam kesempatan itu menegaskan makna strategis olahraga dalam membangun bangsa.

‎‎“Olahraga bukan sekadar ajang mencari medali. Ia adalah jalan untuk membentuk generasi sehat, tangguh, dan berkarakter, sekaligus menumbuhkan jiwa patriotisme. Apalagi tahun ini Haornas bertepatan dengan 80 tahun kemerdekaan RI. Disiplin, kerja keras, sportivitas, dan solidaritas harus kita hidupkan, baik di arena olahraga maupun dalam kehidupan berbangsa,” jelasnya.

‎‎Sunarto menekankan, olahraga harus dilihat lebih luas sebagai sarana pemersatu. Kehadiran Sriwijaya Gold diharapkan bukan hanya melahirkan atlet andal, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan olahraga Sumsel yang membawa semangat persatuan dan kebanggaan bagi masyarakat Indonesia.

‎‎Dengan dukungan pemerintah daerah, masyarakat, serta insan olahraga, program Sriwijaya Gold digadang-gadang akan menjadi tonggak baru olahraga Sumsel. Tidak hanya untuk mencetak prestasi, tetapi juga untuk membangun peradaban olahraga yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan persatuan.

‎‎Haornas 2025 di Palembang pun meneguhkan komitmen Sumsel: menjadikan olahraga sebagai jalan menuju prestasi, persatuan bangsa, dan kejayaan Indonesia di mata dunia. (ning)

Ikawangi Sumsel Rayakan HUT ke-5 dengan Penuh Warna Lepas Rindu Lewat Seni dan Silaturahmi ‎

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– ‎Suasana penuh kehangatan menyelimuti Ballroom Opi Convention Hall Palembang pada Minggu (21/9/2025) ketika ratusan warga asal Banyuwangi yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Banyuwangi (IKAWANGI) Sumatera Selatan merayakan hari lahir ke-5 organisasi tersebut. Acara yang dikemas dalam bentuk syukuran dan silaturahmi akbar ini menjadi momentum istimewa bagi perantau Banyuwangi yang tersebar di berbagai daerah di Sumsel untuk kembali meneguhkan ikatan persaudaraan sekaligus melepas rindu terhadap kampung halaman.

‎‎Ketua Ikawangi Sumsel, H. Suroso, didampingi sekretaris Edwin menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar perayaan ulang tahun organisasi, melainkan juga bentuk nyata dari kerinduan warga Banyuwangi terhadap tanah kelahirannya. “Kegiatan ini kita adakan untuk mengobati rasa rindu terhadap kampung halaman. Kami juga memperkuat silaturahmi antar warga Banyuwangi di Sumatera Selatan,” ujarnya.

‎‎Dalam kesempatan itu, nuansa seni budaya Banyuwangi kental terasa. Sebanyak 108 penari dari berbagai daerah di Sumsel menampilkan tarian khas Banyuwangi yang memukau para tamu undangan. Suroso berharap keberadaan Ikawangi dapat diterima dengan baik di Sumatera Selatan serta berkontribusi terhadap pengembangan seni dan budaya, sejalan dengan misi Gubernur Sumsel Herman Deru, yakni Sumsel Maju untuk Semua, Merata, dan Berkeadilan.

‎‎Suroso menegaskan, Ikawangi Sumsel berdiri sebagai wadah sosial dan budaya, tanpa kaitan dengan organisasi politik manapun. “Kami memiliki program sosial dan seni budaya. Tidak ada kepentingan politik dalam Ikawangi, ini murni untuk mempererat persaudaraan,” tegasnya.

‎‎Acara ini juga menjadi ajang temu kangen bagi anggota Ikawangi dari berbagai kota besar di Indonesia. Perwakilan dari Jakarta, Bandung, Jambi, Lampung, hingga Riau turut hadir untuk merayakan kebersamaan sekaligus menikmati sajian seni dan budaya Banyuwangi.

‎‎Saat ini, Ikawangi Sumsel tercatat memiliki sekitar 4.000 anggota resmi yang tersebar di tujuh kabupaten/kota, yaitu Palembang, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, OKU Induk, dan OKU Selatan. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah seiring banyaknya masyarakat Banyuwangi yang merantau dan menetap di berbagai wilayah Sumsel.

‎‎“Keberadaan warga Banyuwangi di Sumsel akan terus memberi warna baru dan memperkaya khazanah budaya yang ada di sini,” jelas Suroso.

‎Menutup sambutannya, Suroso mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan lintas daerah. Ia mengutip semboyan organisasi yang penuh makna: “Sumatera ini tumpah darah kami, tetapi kami tetap cinta Banyuwangi. Dalam bahasa Banyuwangi riko dulur disun, disun dolor, rikolah sedolor selawaseh yang artinya saya saudara kamu, kamu saudara saya, kita semua bersaudara selamanya,”jelasnya. (Ning)

Sumsel Catat Rekor Dunia, Herman Deru Ukir Sejarah dengan Pelatihan AI Terbesar Guru Indonesia

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Sumatera Selatan kembali mencatatkan sejarah di kancah internasional. Di bawah kepemimpinan Gubernur Dr. H. Herman Deru, provinsi ini berhasil memecahkan rekor dunia Guinness World Records melalui pelatihan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terbesar di dunia untuk guru. Sebanyak 25.000 guru dari berbagai daerah mengikuti pelatihan ini, mayoritas berasal dari Sumsel.

Acara bertajuk Webinar Internasional 25.000 Guru dan Pemecahan Rekor Dunia Guinness World Record ini digelar pada Sabtu (20/9/2025) di Pendopo Griya Agung Palembang. Kegiatan berlangsung secara hybrid, menghadirkan peserta secara langsung maupun melalui platform Zoom Meeting.

Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa pelatihan AI menjadi tonggak penting dalam revolusi pendidikan. Menurutnya, guru tidak boleh tertinggal dari murid yang semakin akrab dengan teknologi sejak dini. “Hari ini kita tidak hanya mendengar soal AI, tetapi benar-benar mempelajarinya. Guru harus jadi pengendali teknologi, bukan korban,” ujarnya.

Lebih jauh, Herman Deru menyampaikan bahwa pemahaman AI bukan sekadar untuk kebutuhan administrasi, melainkan juga untuk membentuk ekosistem pendidikan yang kreatif dan aman. “Kalau guru tidak paham teknologi, mereka bisa terjebak manipulasi. Kita harus menguasai, bukan dikuasai,” tambahnya.

Pelatihan ini terbagi dalam tiga sesi utama. Pertama, pemahaman dasar AI dan tantangannya dalam pendidikan. Kedua, penerapan aplikasi AI untuk administrasi, penilaian, dan media belajar. Ketiga, integrasi AI dalam perangkat ajar dengan memperhatikan etika digital.

Johannes Agus Taruna, salah satu inisiator sekaligus praktisi pendidikan, menyebut kegiatan ini sebagai “legacy besar” bagi dunia pendidikan Indonesia. Ia menilai dukungan penuh Gubernur Herman Deru menjadi faktor penting terwujudnya acara monumental ini di Sumsel.

“Antusias peserta luar biasa. Bahkan banyak guru tidak kebagian kuota karena Zoom hanya menampung 25.000 orang. Dari awal memang direncanakan di kota lain, tapi Gubernur Deru langsung menyambut inisiatif agar ini digelar di Sumsel,” ungkap Johannes.

Momentum ini diharapkan dapat melahirkan generasi emas Indonesia melalui transformasi pendidikan berbasis teknologi. Jika seluruh peserta mampu mengaplikasikan AI dalam pembelajaran, dampaknya akan dirasakan secara nasional.

Sebagai puncak acara, Guinness World Records melalui Mr. Austin Clark Herzog Johnson menyerahkan sertifikat penghargaan kepada perwakilan Pemprov Sumsel, yakni Kepala Dinas Kominfo dan Kepala Dinas Pendidikan. Penyerahan ini menandai pengakuan resmi dunia terhadap prestasi Sumsel.

Acara juga dihadiri unsur Forkopimda, termasuk perwakilan Kapolda, Kajati, Danrem, dan Danlanal. Selain itu, narasumber nasional seperti James Gwee dan akademisi Universitas Ciputra turut memberikan materi tentang inovasi pembelajaran berbasis AI.

Keberhasilan ini menambah deretan prestasi Sumsel di tingkat dunia. Gubernur Herman Deru menegaskan, Sumsel bukan hanya bagian dari Indonesia, tetapi juga bagian dari peta prestasi global yang membawa nama baik bangsa.

Kegiatan ini juga turut dihadiri Kapolda Sumsel diwakili Dirbinmas Kombes Pol Hari Purnomo, S.IK, SH. MH, M.Han, Kajati Sumsel diwakili Asintel Totok Bambang Twidjo, SH. MH, Danrem 044/Gapo diwakili Kapenrem 044/Gapo Mayor Inf. Jauhari, Danlanal Palembang diwakili Pasminlog, Mayor Laut (P) Wagyo, Narasumber Indonesia’s Favorite Trainer and Speaker Motivator Indonesia, James Gwee, Entrepreneurship Education and Learning Design Specialist Universitas Ciputra Dwi Sunu Pebruanto, S.Pd, M.Ed, Ph.D, Head Teaching and Learning Innovation Center Universitas Ciputra, Dr  Benny Irawan S.Pd, M.Ed. (ning)

Gubernur Herman Deru Dorong Literasi Internet Murah, Sumsel Menuju Akselerasi Digital

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menekankan pentingnya literasi internet murah bagi masyarakat luas. Hal itu disampaikan saat menerima audiensi Pengurus Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Sumsel di ruang tamu gubernur, Jumat (19/9/2025) sore.

Dalam pertemuan tersebut, Herman Deru mengingatkan bahwa masyarakat tidak boleh tertinggal dari derasnya arus digitalisasi. Ia mendorong APJII untuk aktif menyosialisasikan informasi bahwa internet kini bisa diakses dengan harga terjangkau.

“Pesan saya satu, tolong masifkan literasi kepada masyarakat bahwa internet ini murah. Dengan begitu, masyarakat bisa menikmati layanan digital tanpa merasa terbebani biaya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa organisasi seperti APJII tidak hanya bertugas menyediakan layanan, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat. Hal ini, menurutnya, bisa diwujudkan melalui pelayanan after sales yang mumpuni.

“Pengguna internet sangat membutuhkan layanan purna jual. Ini penting agar pelanggan merasa nyaman dan terus percaya pada penyelenggara jasa internet,” tegasnya.

Selain itu, Herman Deru berpesan agar APJII Sumsel menjaga kekompakan internal maupun eksternal. Ia menilai, perpecahan dalam organisasi kerap menjadi penghambat kemajuan.

“Maju tidaknya sebuah organisasi ditentukan oleh solidaritasnya. Jangan sampai ada persaingan tidak sehat di antara anggota,” jelasnya.

Lebih lanjut, Herman Deru mengapresiasi kontribusi APJII yang telah membantu mengurangi blank spot di sejumlah wilayah Sumsel. Menurutnya, hal ini sangat mendukung pembangunan daerah, terutama di sektor pendidikan, ekonomi, dan pelayanan publik.

“Mudah-mudahan di bawah kepengurusan APJII Sumsel periode ini, layanan internet semakin berkembang dan dapat menjangkau seluruh masyarakat,” tambahnya.

Ketua BPW APJII Sumsel, M. Yunus Alfian, menjelaskan bahwa kedatangan mereka selain bersilaturahmi juga memperkenalkan kepengurusan periode 2024–2028 kepada Gubernur Sumsel.

Ia juga melaporkan rencana Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APJII yang akan digelar pada 25 September 2025. Acara itu akan dirangkai dengan Forum Business to Business (B to B), expo, dan donor darah.

“Di expo nanti, kami akan melibatkan masyarakat dan mahasiswa agar mereka bisa mengenal teknologi jaringan mutakhir yang akan diperkenalkan,” katanya.

Turut hadir mendampingi Gubernur, Kepala Dinas Kominfo Sumsel Rika Efianti, Koordinator TGUPP Sumsel H Syamsu Sugianto SH, Sekretaris BPW APJII Sumsel Ahmad Lutfi Assegaf, Bendahara Mercy Tantri, dan sejumlah pengurus lainnya.(Ning)

Wagub Cik Ujang Buka Operasi Pasar Murah, Tegaskan Komitmen Pemerintah Kendalikan Harga Pangan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menunjukkan langkah konkret dalam menjaga kestabilan harga pangan dan pengendalian inflasi. Melalui Operasi Pasar Murah (OPM) yang digelar di Terminal Perumnas Sako, Palembang, Kamis (18/9/2025), masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa OPM bukan sekadar penjualan barang murah, tetapi wujud ikhtiar bersama untuk menekan gejolak harga yang dirasakan masyarakat.

“Operasi Pasar Murah ini hadir sebagai bagian dari strategi menjaga ketersediaan stok, menstabilkan harga, sekaligus memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Cik Ujang juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Sumsel, Perum Bulog Divre Sumsel Babel, BUMN, BUMD, serta distributor yang turut berkontribusi dalam kegiatan ini. Menurutnya, keterlibatan banyak pihak menjadi kunci sukses program pasar murah.

“Peran semua pihak sangat penting. Tanpa kebersamaan dan gotong royong, upaya pengendalian inflasi tidak akan maksimal,” ungkapnya.

Cik Ujang juga mengingatkan pentingnya sinergi antar pemerintah, BUMN, BUMD, serta mitra usaha dalam menjaga ketahanan pangan. Sinergi ini, kata dia, akan memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menekan angka inflasi di Sumsel.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Operasi Pasar Murah resmi saya nyatakan dibuka,” tandas Cik Ujang disambut tepuk tangan masyarakat.

Lebih jauh, Wagub berharap OPM ini benar-benar dapat meringankan beban masyarakat, terutama saat harga kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan.

Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Sumsel, Hengky Kurniawan, menjelaskan OPM kali ini berlangsung berkat kerja sama erat dengan BUMD dan Bank Indonesia. Ia menegaskan, kegiatan ini menjadi salah satu langkah menjaga daya beli masyarakat.

Sejumlah komoditas dijual dengan harga subsidi, mulai dari beras SPHP, telur, cabai merah keriting, bawang merah, bawang putih, gula pasir, ayam potong, hingga ikan beku. Semua disiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga.

Warga yang hadir sejak pagi tampak antusias membeli sembako dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Mereka menyambut positif langkah Pemprov Sumsel ini.(ning)

Astra Motor Sumsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional dengan Beragam Program Istimewa

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka Hari Pelanggan Nasional, Astra Motor Sumsel menghadirkan berbagai macam program apresiasi untuk pelanggan setia Honda di wilayah Sumatera Selatan. Mulai dari pembagian goodie bag, showroom event, hingga promo layanan after sales.

Sebanyak 100 goodie bag dibagikan secara langsung kepada konsumen loyal Honda pada hari Kamis (4/9) lalu di seluruh wilayah Sumatera Selatan. Deretan manajemen Astra Motor Sumsel turut berpartisipasi untuk membagikan goodie bag ini.

Uniknya, goodie bag tersebut berisi produk UMKM lokal yang  bekerja sama dengan Astra Motor Sumsel, yakni Susu Kacang Ijo Ko Agus, serta merchandise eksklusif dari MotorkuX. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen Astra Motor Sumsel dalam mendukung pertumbuhan UMKM di daerah. Bahkan, showroom event juga digelar di Astra Motor Plaju dengan menghadirkan bazaar UMKM, sehingga pelanggan tidak hanya mendapatkan pelayanan, tetapi juga bisa menikmati berbagai produk lokal.

Tidak hanya itu, pelanggan juga dimanjakan berbagai program di seluruh dealer Astra Motor berupa:

– Diskon spesial service langsung di AHASS dengan booking service melalui aplikasi Motorku X

– Program SETIA (1–15 Septermber 2025), berupa promo gratis injector cleaner dan voucher diskon service seniali Rp30.000

– Program SOBAT! (1–20  September 2025), pelanggan berkesempatan mendapatkan merchandise ekslusif gratis lewat unggahan konten di Instagram

“Hari Pelanggan Nasional menjadi momen spesial bagi kami untuk semakin dekat dengan konsumen setia Honda. Melalui rangkaian program ini, kami ingin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan sekaligus memberikan pengalaman yang lebih menyenangkan bagi pelanggan,” ujar Rita Kusuma selaku Customer Care Manager Astra Motor Sumsel.

Dengan berbagai rangkaian kegiatan ini, Astra Motor Sumsel berharap dapat terus menghadirkan pelayanan terbaik sekaligus mempererat hubungan dengan pelanggan setia Honda. Komitmen ini sejalan dengan upaya Astra Motor untuk senantiasa memberikan nilai tambah, tidak hanya melalui produk dan layanan, tetapi juga lewat dukungan nyata bagi komunitas dan UMKM lokal.(Ning)

Penghargaan BKN untuk Herman Deru Teguhkan Sinergi Pembangunan Meritokrasi Regional

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Pembangunan meritokrasi aparatur sipil negara (ASN) di tingkat regional mendapat perhatian serius. Hal ini terlihat dalam acara Pembangunan Meritokrasi Instansi Daerah se-Wilayah Kerja Kantor Regional VII BKN yang digelar di Palembang, Rabu (10/9/2025).

Dalam acara tersebut, Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru menerima penghargaan sebagai Pelopor dan Peletak Pondasi Dasar Pembangunan serta Percepatan Meritokrasi Instansi Daerah dari Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh.

Herman Deru menyebut penghargaan ini sebagai wujud nyata sinergi antar daerah. Menurutnya, pembangunan meritokrasi tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus menjadi agenda kolektif seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

“Kehadiran para kepala daerah di acara ini membuktikan bahwa meritokrasi adalah tanggung jawab bersama. Sinergi ini akan memperkuat birokrasi dan mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang profesional,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemprov Sumsel telah berkomitmen menjalankan meritokrasi sejak 2022 melalui Pergub Manajemen Talenta. Dukungan aplikasi SiMantans membuat penilaian ASN lebih transparan dan berbasis data.

Sejak diberlakukan, sistem ini telah mengevaluasi 3.801 ASN dari berbagai jenjang jabatan. Data yang terkumpul digunakan untuk memetakan talenta aparatur dalam kerangka pengembangan karier jangka panjang.

Herman Deru juga menegaskan perlunya dukungan BKN untuk mengatasi kekurangan ASN di daerah pemekaran baru. Menurutnya, distribusi yang merata akan menjaga keseimbangan pelayanan di seluruh wilayah.

Sementara itu, Kepala BKN RI Prof. Zudan menggarisbawahi pentingnya transformasi BKD daerah. Ia menilai fungsi BKD harus bergeser dari sekadar administratif menuju lembaga pengembangan talenta.

“Kalau kita perhatikan, sistem kepegawaian kita lebih banyak mengatur sanksi dan disiplin dibanding penghargaan dan pengembangan. Inilah yang sedang kita ubah agar ASN lebih optimal,” ungkapnya.

Prof. Zudan juga menyebut ASN Indonesia yang berjumlah 5,4 juta orang adalah kekuatan besar jika dikelola dengan baik. Karena itu, BKN terus mendorong relaksasi aturan agar manajemen talenta berjalan lebih cepat dan efisien.

Selain penganugerahan untuk Gubernur Herman Deru, acara ini juga ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antara BKN RI dengan Gubernur Jambi yang diwakili Sekda, serta dengan Wakil Gubernur Bengkulu.

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Bangka Belitung, Wakil Gubernur Bengkulu, Sekda Jambi, serta para bupati dan wali kota se-Sumsel, meneguhkan semangat kolaborasi dalam membangun meritokrasi di tingkat regional.(Ning)

Wagub Cik Ujang Ajak Perusahaan Perkuat CSR Kesehatan, Bank Sumsel Babel Jadi Contoh Nyata

PALEMBANG –(deklarasinews.com)-Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang mengajak perusahaan-perusahaan besar di wilayahnya untuk lebih serius menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang kesehatan. Ajakan ini ia sampaikan saat menghadiri penandatanganan kerja sama antara Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Binar Provinsi Sumsel dan Bank Sumsel Babel, Selasa (9/9/2025) di Palembang.

Dalam kesempatan itu, Cik Ujang menyaksikan langsung komitmen Bank Sumsel Babel yang menyalurkan bantuan operasi mata gratis bagi masyarakat. Menurutnya, langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian dunia usaha terhadap kesehatan masyarakat di Sumsel.

“Partisipasi CSR harus dilakukan dengan baik dan terukur. Perusahaan perlu bersinergi dengan pemerintah agar program ini tepat sasaran, efektif, dan efisien,” kata Cik Ujang.

Setelah penandatanganan, ia turut meninjau pasien yang akan menjalani operasi mata. Wajah-wajah penuh harapan dari para pasien, menurutnya, adalah bukti bahwa program CSR seperti ini benar-benar memberi manfaat besar bagi masyarakat.

Cik Ujang berharap langkah Bank Sumsel Babel menjadi inspirasi bagi perusahaan lain. Ia menekankan, Sumsel memiliki banyak perusahaan besar yang bisa ikut ambil bagian dalam membantu masyarakat, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.

“Kalau perusahaan-perusahaan di Sumsel ikut bergerak, Insya Allah provinsi kita akan lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia di daerah. RSKM Binar, katanya, telah memiliki peralatan dan tenaga medis memadai, sehingga tidak perlu lagi masyarakat berobat ke luar negeri.

“Pembangunan kesehatan adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah tapi juga masyarakat dan swasta,” tambahnya.

Direktur RSKM Binar, dr. Lady Kavotiner, Sp.M., MARS, menyampaikan apresiasi atas dukungan Bank Sumsel Babel yang konsisten membantu sejak 2019. Menurutnya, program operasi mata gratis telah banyak membantu masyarakat kurang mampu.

Selain operasi, RSKM Binar juga memiliki program “Penggaris” (Penanggulangan Gangguan Refraksi) yang membagikan kacamata gratis bagi siswa SMA/SMK di 17 kabupaten/kota. Lady berharap program ini terus mendapat dukungan.

Pada hari itu, tujuh pasien menjalani operasi mata, sementara program masih berlangsung hingga akhir 2025. Lady mengimbau masyarakat untuk tidak ragu mengarahkan kerabat yang membutuhkan bantuan ke RSKM Binar.

Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Festero Mohamad Papeko, menambahkan bahwa pihaknya mengalokasikan Rp350 juta untuk CSR tahun ini. “Jika jumlah pasien bertambah, kami siap menambah alokasi,” ujarnya.

Menurut Festero, sinergi pemerintah, rumah sakit, dan perusahaan akan mempercepat peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Sumsel. “Semoga langkah kecil ini membawa manfaat besar,” tutupnya.(Ning)

Tanam 250 Bibit Pohon, Wujud nyata kepedulian Lingkungan Pramuka UIN Raden Fatah Palembang

INDRALAYA UTARA –(deklarasinews.com)- Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Orientasi Kepemimpinan, Bela Negara, Pilar Kebangsaan, Wirausaha, dan Moderasi Beragama (OKE 2025), Pramuka UIN Raden Fatah Palembang menggelar aksi nyata peduli lingkungan dengan menanam 250 bibit pohon jenis pinang dan sirsak di Desa Payakabung, Indralaya Utara, pada lahan milik kampus.

Kegiatan penghijauan ini melibatkan partisipasi aktif seluruh peserta OKE 2025 dengan dukungan penuh dari pihak kampus dan Kepala Desa setempat. Selain sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan, aksi ini juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab sosial mahasiswa.

Ketua Pelaksana OKE 2025, Yakamuha, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. “Melalui penanaman bibit pohon ini, kami ingin memberikan edukasi langsung kepada peserta tentang pentingnya kontribusi terhadap lingkungan. Kegiatan ini juga didukung penuh oleh Kepala Desa dan diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus melakukan aksi kecil yang berdampak besar bagi lingkungan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yakamuha menjelaskan bahwa penanaman bibit pohon ini telah melalui proses koordinasi serta mendapat izin resmi dari pihak kampus. Hal ini sekaligus memperkuat komitmen UIN Raden Fatah dalam mendukung program Go Green dan menanamkan nilai kepemimpinan, nasionalisme, serta tanggung jawab sosial kepada mahasiswa sejak dini.

Dengan adanya penanaman 250 bibit pohon tersebut, diharapkan manfaat ekologis dapat terus dirasakan, sekaligus menjadi warisan hijau yang tumbuh dan memberi dampak positif bagi generasi mendatang. (Ning).

PBSI Sumsel Cup 2025 Resmi Dibuka, Herman Deru Tekankan Sportivitas di Lapangan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Kejuaraan Bulu Tangkis PBSI Sumsel Cup 2025 resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru di GOR Drs. Warsito Pakri, Palembang, Senin (8/9/2025). Ajang ini menjadi momentum penting dalam mendorong prestasi olahraga bulu tangkis di Sumsel.

Dalam sambutannya, Herman Deru menekankan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan dalam olahraga. Menurutnya, sportivitas dan integritas justru menjadi nilai utama yang harus dijunjung tinggi.

“Saya ingin semua peserta bertanding dengan semangat, tapi tetap menjunjung tinggi sportivitas. Hasil pertandingan boleh berbeda, tapi nilai kejujuran dan kedisiplinan harus sama bagi semua,” ucap Deru.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PBSI Sumsel atas dedikasi mereka dalam menggelar turnamen yang melibatkan ratusan atlet dari berbagai kabupaten/kota. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah dan organisasi olahraga menjadi kunci kesuksesan.

Ketua Umum PBSI Sumsel, H. Fauzi Amro, melaporkan bahwa sebanyak 625 peserta turut serta dalam kejuaraan tahun ini. Mereka akan bertanding di berbagai kategori mulai dari tunggal putra, tunggal putri, hingga ganda campuran.

“Turnamen ini tidak hanya untuk mencari juara, tapi juga sebagai sarana pembinaan dan pencarian bakat. Atlet terbaik nantinya akan dipromosikan ke klub besar agar bisa bersaing di level nasional,” jelas Fauzi.

Herman Deru berharap ajang ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk semakin mencintai olahraga, terutama generasi muda. “Bulu tangkis adalah olahraga yang sudah mengharumkan nama Indonesia di dunia. Saya ingin Sumsel ikut andil melahirkan juara dunia berikutnya,” tambahnya.

Selain itu, Gubernur juga mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk mengadakan kompetisi serupa secara berkesinambungan. Menurutnya, regenerasi atlet hanya bisa terwujud jika ada wadah yang konsisten.

Atmosfer pertandingan perdana berlangsung penuh semangat. Para atlet menunjukkan keterampilan dan daya juang tinggi di lapangan, sementara penonton memberikan dukungan dengan sorakan meriah.

PBSI Sumsel sendiri menargetkan lahirnya atlet unggulan yang bisa memperkuat tim Sumsel di ajang nasional. Dengan adanya kompetisi rutin, prestasi olahraga bulu tangkis Sumsel diyakini akan terus menanjak.

Gubernur menutup sambutannya dengan pesan moral: “Juara sejati bukan hanya yang mendapat medali, tapi yang mampu menjaga sportivitas dan menjadi teladan bagi masyarakat.”

Dengan dukungan penuh pemerintah, Sumsel optimistis mampu mencetak atlet bulu tangkis yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter.(ning)