Sultan Iskandar Hadiri Dzikir dan Haul Akbar ke-125 Datuk Kiai Marogan di Palembang

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dalam acara Dzikir dan Haul Akbar Datuk Kiai Marogan ke-125 tahun yang berlangsung di Masjid Lawang Kidul, Palembang, Minggu (11/1/2026).

Datuk Kiai Marogan atau Masagus H. Abdul Hamid bin Masagus H. Mahmud merupakan salah satu tokoh Islam ternama yang pernah belajar kepada ulama besar seperti Sayyid Ahmad Zaini Dahlan dan Syekh Ahmad Khatib Sambas. Beliau juga memiliki hubungan persahabatan erat dengan tokoh agama lainnya seperti Syekh Nawawi Al-Bantani, Syaikhona Kholil Bangkalan, dan Syekh Mahfudz At-Tarmasi.

“Kita lihat sambutan yang begitu meriah dari masyarakat kota Palembang yang nilai-nilai agamisnya begitu tinggi dan mengenali sejarah napak tilas bagaimana Kiai Marogan menyebarkan dan mendirikan pejuang Islam baik itu di kota Palembang maupun di luar Palembang Sumatera Selatan,” ujar Sultan Iskandar saat diwawancarai usai acara.

Sultan mengajak generasi saat ini untuk meneladani sosok Kiai Marogan, terutama di era digital yang membuat banyak orang sibuk dengan kemajuan zaman dan media sosial. “Jangan lupakan nilai-nilai agama, adab, budaya dan tetap berpedoman kepada kitabullah dan hadist Rasulullah,” tegasnya.

Selain itu, Sultan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Sumsel, Walikota Palembang, Forkopimda, Pangdam II/Swj yang diwakili Kasdam , Kapolresta Palembang ,unsur Forkompimda  serta Masyarakat atas kehadiran dan dukungannya terhadap acara yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun. “Merupakan suatu kehormatan telah hadir dalam menyemarakkan acara tersebut ucapnya.”

Dari kegiatan ini, Sultan menjelaskan terdapat hikmah penting yang dapat diambil. “Kita dapat mengambil hikmah apa yang dapat kita ambil dari perjalanan hidup kita ke masa yang akan datang. Kita semua akan mati, maka kita harus berbuat baik, beramal sholeh dan bertaqwa kepada Allah SWT untuk mendapatkan surga Allah dan dapat bertemu dengan Allah dan Nabi Muhammad Rasullah junjungan kita,” tutup Sultan Iskandar. (Ning)

‎Sejarah Hidup Kembali! Ribuan Jemaah Ikuti Haul Kiai Marogan Lewat Jalur Sungai Musi

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎Ribuan jemaah memadati rangkaian puncak Dzikir dan Haul Akbar Kiai Marogan ke-125 yang digelar khidmat di Kota Palembang, Minggu (11/1/2026). Kegiatan sakral ini diawali dengan napak tilas dakwah melalui perairan Sungai Musi, melibatkan sebanyak 125 kapal ketek yang dikawal sejumlah kapal pendukung dari berbagai instansi.

‎‎Prosesi napak tilas dimulai dari Masjid Lawang Kidul, yang terletak di Kelurahan 5 Ilir, kemudian berlanjut menuju Masjid Kiai Marogan di kawasan Kertapati, Palembang. Rangkaian ini menjadi simbol perjalanan dakwah Kiai Marogan pada masanya, yang dikenal aktif menyebarkan ajaran Islam melalui jalur sungai.

‎Ketua Panitia Haul sekaligus Kepala Pelaksana Masjid Kiai Marogan, Ismail, mengungkapkan bahwa antusiasme jemaah pada pelaksanaan haul tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ribuan jemaah yang hadir tidak hanya berasal dari Kota Palembang, tetapi juga datang dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.

‎‎“Antusiasme jemaah tahun ini sangat luar biasa. Mereka datang dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Harapan kami, kegiatan ini bisa menjadi agenda wisata religi tahunan di Sumsel,” ujar Ismail.

‎‎Ia menjelaskan, puncak Haul Kiai Marogan ke-125 ini diisi dengan sejumlah rangkaian ibadah, seperti pembacaan Arbain, surat-surat Al-Qur’an di antaranya Al-Fatihah dan Yasin, serta tahlil. Rangkaian doa tersebut diawali di Masjid Lawang Kidul, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan menggunakan kapal ketek, tronton, dan kapal jemaah menyusuri Sungai Musi menuju Masjid Kiai Marogan.

‎‎Menurut Ismail, konsep napak tilas dakwah melalui jalur sungai ini bertujuan untuk mengenang metode dakwah Kiai Marogan yang pada masa hidupnya menggunakan sampan kayu sebagai sarana menyebarkan ajaran Islam ke masyarakat pesisir Sungai Musi.

‎‎“Tahun 2026 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Selama ini haul tidak dilakukan melalui jalur sungai. Untuk tahun depan, kami rencanakan akan melibatkan hingga 1.000 kapal ketek untuk mengiringi para jemaah,” jelasnya.

‎‎Ia menambahkan, penggunaan perahu di perairan Sungai Musi bukan sekadar simbol historis, tetapi juga diharapkan menjadi ikon kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan. Selain melestarikan nilai sejarah dan dakwah ulama besar daerah, kegiatan ini diyakini mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Palembang.

‎‎“Dulu Kiai Marogan berdakwah menggunakan sampan kayu. Inilah yang ingin kita hidupkan kembali. Ini bisa menjadi ikon Sumatera Selatan dan mengundang wisatawan datang ke Palembang,” tuturnya.

‎‎Ismail juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melakukan gebrakan demi menyukseskan haul yang digelar di atas perairan Sungai Musi tersebut. Ia berharap program ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan menjadi agenda unggulan daerah.

‎‎“Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang. mereka minta di setiap tahun Haul Kiai Marogan selalu dirayakan. Ke depan, kami berharap pelaksanaannya bisa semakin baik dan lebih besar lagi,” pungkasnya.‎(Ning)

Adhaffa Ridhana Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Karang Taruna Ilir Barat Satu

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Ketua Harian Karang Taruna Kota Palembang yang juga Camat Ilir Barat Satu, Alexander, S.IP.,M.Si  membuka kegiatan Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Ilir Barat Satu Tahun 2025. Acara berlangsung di Aula Kecamatan Ilir Barat Satu Palembang, Kamis (18/12/25).

Dengan mengusung tema “bersinergi, berintegritas, serta menjujung tinggi kesetiakawanan sosial”, diharapkan Karang Taruna mampu menjadi garda terdepan dan motor penggerak dalam membangun kepedulian terhadap sesama serta berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Dalam sambutannya saat membuka Temu Karya, Alexander, menyampaikan pemerintah dalam hal ini Kecamatan Ilir Barat Satu berkomitmen untuk mendukung setiap kegiatan Karang Taruna Kec.IB Satu dan berharap kegiatan temu karya yang dilaksanakan hari ini dapat menghasilkan kader-kader yang dapat berkontribusi bagi pembangunan di wilayah kecamatan IB Satu, kami juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada kepengurusan periode sebelum nya dan mengucapkan selamat berkerja kepada rekan-rekan karang Taruna Kecamatan IB Satu yang nanti akan terpilih, ungkapnya.

Sebelumnya, Sambutan Ahmad Catur Nugraha, Ketua Karang Taruna Kota Palembang yang diwakili oleh Dedi Wakil Ketua Bidang SDM menyampaikan bahwa dalam temu karya ini akan dilakukan musyawarah dan mufakat dengan formatur tunggal dalam pergantian kepengurusan Karang Taruna Kec.IB Satu, jelasnya.

Wakil Ketua Bidang OKK Amrillah S.H selaku pimpinan sidang temu karya karang taruna kecamatan Ilir Barat satu, membacakan keputusan, mengesankan dan memutuskan Ketua Karang Taruna kecamatan Ilir Barat Satu terpilih Adhaffa Ridhana, A.Md.T yang terpilih secara aklamasi melalui musyawarah mufakat dan nantinya dalam kepengurusan yang baru ini, ketua terpilih agar segera menyusun kepengurusan karang Taruna kecamatan Ilir Barat satu untuk menjalankan roda organisasi ini”, sebutnya.

Ketua Karang Taruna IB.Satu Terpilih, Adhaffa Ridhana, A.Md.T mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada saya untuk mengemban tanggung jawab sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Ilir Barat Satu, Periode 2025-2030.

Jabatan ini bukanlah sebuah hadiah, melainkan sebuah tanggung jawab besar untuk membawa perubahan positif bagi pemuda di wilayah kita, jelas Daffa.

Ke depannya, saya sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Ilir Barat Satu mengajak seluruh rekan-rekan pengurus kecamatan untuk :

  • Bersinergi : Menjalin komunikasi yang erat antara pengurus kecamatan dengan pengurus tingkat kelurahan.
  • Berinovasi: Menciptakan program kerja yang relevan dengan perkembangan zaman, baik di bidang ekonomi kreatif, sosial, maupun olahraga.
  • Mengabdi: Menjadi garda terdepan dalam membantu program pemerintah kecamatan untuk kesejahteraan sosial.

Saya menyadari bahwa saya tidak bisa berjalan sendirian, saya mohon dukungan, kritik, dan saran, serta kerja sama yang solid dari seluruh rekan-rekan pengurus karang taruna Kecamatan Ilir Barat Satu. Mari kita jadikan Karang Taruna Kecamatan Ilir Barat Satu sebagai organisasi yang aktif, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat, ucapnya.

Hadir dalam acara tersebut, Kasi Trantib Kec.IB Satu, Perwakilan Ketua Karang Taruna Kecamatan Kota Palembang, Pengurus Karang Taruna Se-Kelurahan Ilir Barat Satu dan tamu undangan lainnya. (Ning).

Rapat Samsat dan P2DD, Gubernur Sumsel Tegaskan Pajak Bukan Sekadar Target Angka

PALEMBANG -(deklarasinews.com)— Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru membuka Rapat Tim Pembina Samsat dan Rapat P2DD Provinsi Sumsel di Ballroom Grand Atyasa, Kamis (18/12/2025), dengan penegasan bahwa pajak bukan sekadar target angka, melainkan penopang utama pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Herman Deru menyebutkan bahwa sebagian besar kekuatan fiskal Sumsel bertumpu pada pendapatan pajak, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara akurat, transparan, dan berkeadilan.

“Sekitar 80 persen APBD Sumsel bersumber dari pajak. Maka rapat ini sangat menentukan arah pembangunan kita,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam optimalisasi pendapatan daerah, terutama dalam era kebijakan bagi hasil pendapatan yang telah memasuki tahun kedua.

Gubernur juga kembali menekankan filosofi pelayanan Samsat yang humanis dengan menempatkan wajib pajak sebagai pihak yang harus dilayani secara maksimal.

“Kalau pelayanannya baik, kepatuhan masyarakat akan tumbuh dengan sendirinya,” katanya.

Herman Deru menyoroti besarnya potensi kendaraan bermotor di Sumsel yang mencapai jutaan unit. Namun, ia menegaskan perlunya pemutakhiran data kendaraan secara objektif agar potensi riil dapat dipetakan dengan jelas.

“Kita tidak bicara asumsi, kita bicara data. Mana kendaraan aktif dan mana yang tidak, itu harus jelas,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kecanggihan teknologi digital tidak akan memberikan hasil maksimal tanpa data yang benar dan valid.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru memberikan motivasi kepada jajaran Samsat yang disebutnya sebagai “tentara pendapatan daerah” dengan peran strategis menjaga keberlanjutan APBD Sumsel.

Sementara itu, Kepala Bapenda Sumsel Achmad Rizwan melaporkan kontribusi PKB dan BBNKB terhadap PAD Sumsel tahun 2025 mencapai 32,43 persen dengan realisasi pajak daerah sebesar 97,44 persen dari target.

Pemprov Sumsel juga kembali menerima penghargaan nasional P2DD Provinsi Terbaik I Wilayah Sumatera Tahun 2025 dari Kemenko Perekonomian RI. (Ning)

PKS Palembang Perkuat Barisan, Muhammad Toha Tekankan Militansi dan Soliditas Kader

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Palembang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-Kota Palembang yang dipusatkan di Grand Atyasa Convention Center, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini menjadi agenda strategis partai dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyiapkan kepemimpinan di tingkat kecamatan untuk periode mendatang.

‎Muscab tersebut dihadiri oleh Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Sumatera Selatan, Muhammad Toha, S.Ag, jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Palembang, serta perwakilan pengurus DPC dari seluruh kecamatan di Kota Palembang. Kehadiran unsur struktural partai dari berbagai tingkatan ini menegaskan pentingnya Muscab sebagai forum penguatan arah perjuangan PKS di daerah.

‎Dalam arahannya, Muhammad Toha menegaskan bahwa para pengurus DPC yang dikukuhkan merupakan kader-kader terpilih yang telah memenuhi standar kaderisasi PKS. Menurutnya, proses penetapan pengurus dilakukan dengan mempertimbangkan pengalaman, kapasitas kepemimpinan, serta komitmen terhadap nilai-nilai dan perjuangan partai.

‎“Pengurus yang hari ini dikukuhkan adalah kader yang telah melalui proses pembinaan dan penilaian. Mereka memiliki pengalaman, kapasitas, serta komitmen perjuangan yang dibutuhkan untuk mengemban amanah partai,” ujar Toha.

‎Pada kesempatan tersebut, Toha juga memaparkan arah perjuangan PKS yang dirumuskan dalam konsep lima rumah perjuangan. Konsep ini menjadi pedoman kerja kader PKS dalam menjalankan peran politik sekaligus pelayanan sosial di tengah masyarakat.

‎Lima rumah perjuangan tersebut meliputi Rumah Tangga, yang berfokus pada penguatan institusi keluarga sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat. Selanjutnya Rumah Ibadah, yang bertujuan menjaga dan meningkatkan kualitas spiritualitas kader serta masyarakat.

‎Kemudian Rumah PKS, yang menjadi wadah penguatan internal partai sekaligus pusat aktivitas pemberdayaan masyarakat. Rumah Kebangsaan dimaknai sebagai kontribusi nyata PKS dalam mewujudkan cita-cita nasional sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Adapun Rumah Kemanusiaan merupakan manifestasi pelayanan publik PKS yang berlandaskan nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

‎“PKS harus tampil sebagai pelopor dalam memakmurkan bangsa, mencerdaskan kehidupan masyarakat, serta menghadirkan solusi kemanusiaan tanpa sekat,” tegasnya.

‎Lebih lanjut, Muhammad Toha berharap seluruh pengurus DPC yang baru dikukuhkan mampu menjaga dan memperkuat tiga ciri khas utama PKS. Ketiga karakter tersebut meliputi struktur organisasi yang solid, kader yang militan, serta budaya kerja kolektif yang berkesinambungan.

‎Menurutnya, ketiga pilar tersebut merupakan kekuatan utama PKS dalam menjaga konsistensi perjuangan dan keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat. Dengan struktur yang rapi dan solid, militansi kader yang terjaga, serta kerja kolektif yang terus berjalan, PKS diyakini mampu menghadapi tantangan sosial dan politik yang semakin kompleks.

‎“Dengan soliditas struktur, militansi kader, dan kerja kolektif yang terjaga, insya Allah PKS akan semakin kokoh dalam melayani masyarakat serta memberikan kontribusi nyata bagi Palembang dan Indonesia,” pungkasnya.(Ning)

‎18 DPC PKS Palembang Resmi Dilantik, Windo: Kami Siap Turun Langsung Layani Warga

​PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎‎Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Palembang resmi mengukuhkan kepengurusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-Kota Palembang untuk periode 2025–2030. Pengukuhan tersebut berlangsung dalam agenda Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar pada Sabtu, sekaligus menjadi tonggak awal dimulainya kepemimpinan baru PKS di tingkat kecamatan.

‎‎Sebanyak 18 pengurus DPC dilantik dalam kesempatan tersebut, sesuai dengan jumlah kecamatan yang ada di Kota Palembang. Pelantikan ini menandai berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya dan dimulainya estafet kepemimpinan baru yang diharapkan mampu memperkuat peran PKS di tengah masyarakat.

‎‎Ketua DPD PKS Kota Palembang, H. Windo Putra Wijaya, Lc., MA, menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar agenda seremonial rutin partai. Lebih dari itu, Muscab merupakan momentum strategis untuk melakukan regenerasi kepemimpinan serta penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat paling bawah.

‎‎“Muatan utama Muscab hari ini adalah pelantikan pengurus DPC PKS se-Kota Palembang. Ini adalah proses estafet kepemimpinan dari pengurus lama kepada pengurus baru periode 2025–2030 agar dapat bergerak dan bekerja melayani masyarakat,” ujar Windo, Sabtu (13/12/2025).

‎‎Menurut Windo, keberadaan DPC memiliki posisi yang sangat strategis dalam struktur partai. DPC berada di garis terdepan dalam membangun komunikasi dan interaksi langsung dengan masyarakat. Di bawah DPC, terdapat struktur ranting yang berperan sebagai ujung tombak pelayanan serta komunikasi politik PKS hingga ke tingkat kelurahan dan lingkungan warga.

‎‎Ia menambahkan, kepengurusan baru diharapkan mampu menerjemahkan kebutuhan masyarakat secara lebih konkret, karena aspirasi warga paling banyak terserap melalui aktivitas di tingkat DPC dan ranting. Oleh sebab itu, soliditas dan kesiapan pengurus DPC menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan program-program partai di daerah.

‎‎Windo juga menekankan bahwa slogan “Tokoh Bersama Majukan Palembang untuk Indonesia” menjadi komitmen utama kepengurusan baru. Komitmen tersebut tidak hanya dimaknai dalam konteks politik elektoral, tetapi juga diwujudkan melalui pelayanan sosial yang berkelanjutan dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

‎‎“Kami ingin PKS hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya saat kontestasi politik, tetapi juga melalui aktivitas sosial yang terus berjalan,” jelasnya.

‎‎Lebih lanjut, Windo memaparkan bahwa proses penetapan kepengurusan DPC dilakukan melalui tahapan yang berlapis dan melibatkan berbagai unsur internal partai. Aspirasi dari para kader menjadi pijakan awal, yang kemudian dibahas bersama pembimbing pembinaan anggota, sebelum akhirnya dimusyawarahkan secara struktural di tingkat Dewan Pimpinan Daerah PKS Kota Palembang.

‎‎“Kami memastikan proses ini berjalan partisipatif dan berlapis, sehingga kepengurusan yang terbentuk benar-benar mencerminkan kebutuhan organisasi serta kesiapan untuk melayani masyarakat,” tegas Windo.

‎‎Terkait program kerja ke depan, Windo menyebutkan bahwa perumusan agenda rinci akan dibahas dalam forum internal lanjutan. Namun secara garis besar, arah kebijakan dan program PKS Palembang tetap difokuskan pada pelayanan masyarakat berbasis komunitas.

‎‎Salah satu program yang telah berjalan dan dikenal luas oleh masyarakat adalah Rumah Keluarga Indonesia (RKI). Program ini menjadi wadah berbagai kegiatan sosial, mulai dari edukasi keluarga, pembinaan masyarakat, hingga pemberdayaan warga di lingkungan sekitar.

‎‎“DPC dan ranting adalah garda terdepan PKS. Di sanalah masyarakat berinteraksi langsung dengan kami, mulai dari pengajian, majelis taklim, senam bersama, hingga kegiatan sosial lainnya. Aspirasi dan kebutuhan warga dari tingkat bawah inilah yang kemudian diteruskan ke pengurus daerah,” ujarnya.

‎‎Dengan dikukuhkannya struktur DPC yang baru, PKS Kota Palembang optimistis dapat memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus memperluas dampak program-program sosial di tengah dinamika perkotaan yang semakin kompleks.

‎‎“Kami ingin memastikan PKS hadir sebagai mitra masyarakat, tidak hanya pada momentum politik, tetapi dalam keseharian warga Palembang,” pungkas Windo.(Ning)

‎Dispora Palembang Siapkan Atlet Masa Depan, Turnamen Basket Antar-SMP Pecah Rekor Peserta!

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam membina potensi olahraga usia dini. Selama dua hari, Kamis–Jumat (11–12/12/2025), Dispora menggelar Kejuaraan Bola Basket Antar SMP se-Kota Palembang yang dipusatkan di lapangan Canton Park, Jalan Sinaraga No. 110, Palembang.

‎‎Ajang kompetisi yang diikuti ratusan pelajar ini secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Wali Kota Palembang Bidang Keuangan, Pendapatan Daerah, Hukum dan HAM, Edison S.Sos., M.Si.

‎‎Dalam sambutannya, Edison menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar pertandingan antar pelajar, melainkan langkah strategis dalam membangun fondasi pembinaan atlet jangka panjang. Melalui kompetisi seperti ini, kata Edison, pemerintah kota berharap dapat menemukan bibit-bibit atlet muda berbakat yang kelak dapat mengharumkan nama Palembang di pentas nasional bahkan internasional.

‎‎” Tujuan kejuaraan ini adalah mencari atlet-atlet potensial sejak usia dini. Kami berharap dari ajang ini lahir atlet muda yang bisa dibina menjadi atlet berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Edison di sela-sela kegiatan, Kamis (11/12/25).

‎‎Edison juga menuturkan bahwa penyelenggaraan kompetisi ini merupakan hasil kolaborasi antara Dispora Kota Palembang dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Palembang. Sinergi tersebut diharapkan menjadi motor penggerak pembinaan olahraga yang lebih terarah, khususnya di cabang bola basket.

‎‎Tak hanya fokus pada prestasi, Edison turut mengingatkan para peserta agar menjunjung tinggi nilai sportivitas. Menurutnya, kompetisi antar-SMP ini harus menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang untuk meningkatkan kedisiplinan dan mental bertanding para atlet.

‎‎“Ikutilah pertandingan dengan menjunjung tinggi sportivitas. Jadikan momen ini sebagai ajang mempererat silaturahmi atlet-atlet bola basket SMP di Kota Palembang,” pesannya.

‎‎Sementara itu, Kepala Dispora Palembang, Ahmadi Damrah, mengungkapkan bahwa animo peserta pada kejuaraan tahun ini sangat tinggi. Tercatat 300 atlet pelajar dari 75 SMP negeri dan swasta turut ambil bagian.

‎‎Ahmadi menyebut, selain meningkatkan kualitas olahraga bola basket di tingkat pelajar, kegiatan ini juga bertujuan memperluas jejaring pertemanan antar siswa serta memperkuat karakter positif seperti sportivitas, kerja tim, dan motivasi berprestasi.

‎‎“Tujuannya bukan hanya meningkatkan prestasi di cabang bola basket, tetapi juga memupuk persaudaraan, sportivitas, serta motivasi atlet-atlet muda di seluruh SMP di Palembang,” jelasnya.

‎‎Menurut Ahmadi, Dispora akan terus mendorong berbagai kompetisi berjenjang untuk memastikan proses pembinaan berlangsung berkelanjutan. Ia berharap kejuaraan ini menjadi titik awal lahirnya generasi baru atlet bola basket yang bisa bersaing secara profesional. (Ning)

Gubernur Herman Deru Tegaskan Keramahtamahan Sumsel dalam Sriwijaya International Taekwondo Championship 2025

PALEMBANG -(deklarasinews.com)-
‎‎Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menegaskan bahwa penyelenggaraan Sriwijaya International Taekwondo Championship 2025 merupakan bukti nyata keramahtamahan masyarakat Sumsel kepada para tamu. Hal tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi kejuaraan internasional tersebut di GOR Ranau, Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sabtu (22/11/2025).

‎Menurut Herman Deru, kejuaraan ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga sarana untuk menunjukkan budaya ramah dan bersahabat yang menjadi ciri khas wong kito galo. Ia berharap seluruh tamu dan peserta dapat merasakan sambutan hangat masyarakat Palembang selama berada di bumi Sriwijaya.

‎Gubernur menyebutkan, Sriwijaya International Taekwondo Championship 2025 adalah salah satu event bergengsi yang diharapkan dapat memberikan pengalaman berarti bagi para atlet dari berbagai daerah dan negara. Kepercayaan dunia kepada Sumsel sebagai tuan rumah, menurutnya, merupakan kehormatan besar.

‎Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) yang telah memberikan mandat penyelenggaraan. Herman Deru mengaku optimistis bahwa Sumsel akan terus menjadi salah satu pilihan utama pelaksanaan event olahraga nasional maupun internasional.

‎Lebih jauh, Gubernur menambahkan bahwa kegiatan semacam ini memiliki multiplier effect yang positif bagi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi lokal, sektor pariwisata, hingga UMKM dipastikan ikut bergeliat dengan hadirnya ribuan peserta dan tamu.

‎Dalam kesempatan itu, Herman Deru mengingatkan para atlet agar menjaga sportivitas dan kehormatan selama bertanding. Menurutnya, prestasi hanya akan bernilai jika diperoleh dengan cara yang jujur dan terhormat.

‎Pesan serupa ditujukan kepada para wasit yang bertugas. Ia meminta agar mereka menjalankan tugas dengan objektif dan berpegang pada prinsip kebenaran. Sikap tegas dan adil dari wasit, katanya, akan memberikan teladan bagi para atlet muda.

‎“Selamat bertanding. Jaga sportivitas dan jadilah contoh bagi generasi penerus olahraga taekwondo,” ujar Herman Deru menutup sambutannya.

‎Sementara itu, Wasekjen PBTI Master Irene Yosepine menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumsel atas dukungan dan kesiapan penyelenggaraan. Ia menyebut taekwondo Indonesia terus berkembang, dan event ini menjadi bukti bahwa Indonesia aman menjadi tuan rumah kompetisi internasional.

‎Irene menegaskan bahwa taekwondo bukan hanya olahraga bela diri, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan disiplin. Karena itu, ia berharap para atlet dapat menunjukkan mental juara sepanjang kompetisi.

‎Ketua Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Sumsel, Hj. Meilinda, S.Sos,.MM dalam laporannya menjelaskan bahwa kejuaraan ini sejak 3 tahun lalu di rencanakan dan baru terlaksana di tahun ini dan diikuti 3.500 peserta dari 24 provinsi dan 11 negara. Selain itu, hadir pula para master taekwondo nasional dan internasional dari 16 provinsi dan berlangsung mulai hari ini sabtu tanggal 22 hingga selasa 25 November 2025.

‎” Kalau saja pesertanya tidak dibatasi mungkin hampir mencapai angka 5000 lebih. Namun karena dari Pengurus Besar (PB) Taekwondo Indonesia (TI) dibatasi tidak boleh lebih dari 4000 jadi jumlah nya ada 3.500 atlet saja,” tuturnya.

‎” Kami ucapkan banyak terimakasih untuk Gubernur Sumsel H. Herman Deru
‎dan para sponsor BUMN dan BUMD yang telah mendukung dan mensupport kami dan Alhamdulillah semoga acara ini dapat berjalan dengan sukses dan kami mengucapkan selamat datang atau welcome to bumi Sriwijaya kepada tamu-tamu dari luar negeri,” tutupnya. (Ning)


Ketua Komisi III DPRD Palembang Apresiasi dan Dukung Marching Band Cakrawala Spensa berlaga di tingkat Nasional

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Dukungan datang dari DPRD Kota Palembang untuk Marching Band Cakrawala Spensa SMPN 1 Palembang yang bakal tampil di ajang Piala Menpora RI di GOR Ciracas, Jakarta, 20–23 November 2025.

Ketua Komisi III DPRD Kota Palembang, Rubi Indiarta, S.H., mengaku bangga dengan semangat para pelajar yang akan membawa nama baik kota Palembang ke level nasional. Ia menilai, perjuangan siswa-siswi SMPN 1 Palembang ini mencerminkan semangat generasi muda yang penuh dedikasi.

“Kita semua patut bangga. Anak-anak ini sudah menunjukkan bahwa prestasi tidak hanya datang dari akademik, tapi juga dari kegiatan yang membentuk karakter dan disiplin,” kata Rubi, Rabu (12/11/2025).

Rubi menambahkan, keberhasilan tim marching band tersebut tidak lepas dari kerja keras para pelatih, dukungan sekolah, dan peran orang tua. Ia menilai, sinergi antara semua pihak menjadi kunci munculnya prestasi yang membanggakan seperti ini.

“Kalau pembinaan karakter di sekolah terus berjalan seperti ini, saya yakin banyak talenta muda Palembang yang bisa bersinar di tingkat nasional,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar itu juga mendorong agar Pemkot Palembang lebih aktif memberi dukungan terhadap kegiatan ekstrakurikuler yang mampu mengharumkan nama daerah.

“Marching Band Cakrawala Spensa ini salah satu contoh positif. Kami berharap Pemkot terus memberi ruang dan fasilitas bagi anak-anak muda Palembang untuk berkembang,” tegasnya.

Rubi pun optimistis tim marching band kebanggaan “wong kito” itu bisa menorehkan hasil terbaik di Jakarta.

“Kita doakan bersama, semoga mereka tampil maksimal dan pulang membawa piala untuk Palembang,” tutupnya. (ning).

SMA Kristen IPEKA Palembang Gelar Dynamic-2 Excelsia 2025: Wadah Siswa Gali Bakat dan Sportivitas

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎Untuk kedua kalinya, SMA Kristen IPEKA Palembang kembali menggelar ajang bergengsi bertajuk “Dynamic-2 Excelsia” yang mengusung tema “Explore Your Talent, Embrace The Challenge”. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 12 hingga 15 November 2025, dan menjadi wadah bagi para pelajar di Kota Palembang untuk menunjukkan potensi, kreativitas, serta semangat kompetisi yang sehat.

‎‎Kepala Sekolah SMA Kristen IPEKA Palembang, Kezia Margaret Wibisono, didampingi Ketua Pelaksana Vanessa Florethe Cristabel, menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya menyelenggarakan lima jenis kompetisi, yakni Basket, Badminton, Modern Dance, Solo Vocal, serta Olimpiade Akademik. Seluruh perlombaan tersebut diikuti oleh 36 sekolah tingkat SMP dan SMA, baik negeri maupun swasta, se-Kota Palembang.

‎‎“Kompetisi ini tidak semata-mata untuk mencari siapa yang menang atau kalah. Lebih dari itu, kami ingin mengajak para siswa untuk berani mengeksplorasi bakat mereka, berkompetisi dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan integritas,” ujar Kezia saat ditemui di sela kegiatan, Rabu (12/11/2025).

‎‎Kezia menambahkan, pihak sekolah berkomitmen menjaga objektivitas dalam setiap perlombaan. Untuk itu, panitia menghadirkan dewan juri profesional dari berbagai lembaga resmi dan kompeten di bidangnya.

‎‎Untuk cabang Basket, juri diambil dari Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi), sementara cabang Badminton melibatkan juri dari Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Lomba-lomba lainnya pun tak luput dari penilaian juri eksternal yang berpengalaman.

‎‎“Untuk kompetisi akademik, kami bekerja sama dengan vendor penyusun soal profesional yang biasa menangani lomba-lomba olimpiade di tingkat nasional. Hasilnya akan dikoreksi oleh tim independen secara profesional, transparan, dan sesuai dengan standar kompetisi umum, bukan hanya standar internal sekolah kami,” tegas Kezia.

‎‎Selain menjadi ajang kompetisi, Dynamic-2 Excelsia juga berfungsi sebagai program tahunan sekaligus open house bagi SMA Kristen IPEKA Palembang. Melalui kegiatan ini, sekolah membuka diri bagi masyarakat dan sekolah lain di Palembang untuk mengenal lebih dekat sistem pendidikan, kegiatan ekstrakurikuler, serta nilai-nilai pembelajaran yang diterapkan.

‎‎Menurut Kezia, kegiatan ini menjadi ruang positif bagi generasi muda Palembang untuk mengembangkan diri di bidang akademik maupun nonakademik.

‎‎“Anak-anak Palembang itu luar biasa. Mereka punya banyak talenta yang harus diasah dan diberi ruang. Kami berpesan agar mereka tetap percaya diri dan terus mengeksplorasi potensi agar tumbuh menjadi generasi muda yang maksimal dan berkarakter,” ujarnya penuh semangat.

‎‎Sementara itu, Ketua Pelaksana Vanessa Florethe Cristabel menuturkan bahwa antusiasme peserta tahun ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya, tercatat sekitar 900 peserta dari berbagai sekolah SMP dan SMA se kota Palembang turut ambil bagian.

‎‎Olimpiade tersebut dibagi ke dalam tiga kategori utama, yakni Olimpiade IPA, Olimpiade IPS, dan Olimpiade Matematika, yang seluruhnya diperuntukkan bagi pelajar tingkat SMP.

‎‎“Sedangkan untuk lomba Vocal Solo, kategori usia peserta berkisar antara 12 hingga 17 tahun. Dengan pembagian usia ini, kami ingin memberi ruang yang adil bagi semua peserta untuk menampilkan kemampuan terbaiknya,” jelas Vanessa.

‎‎Ajang Dynamic-2 Excelsia tidak hanya menjadi sarana unjuk bakat, tetapi juga momentum penting untuk menanamkan nilai karakter, kolaborasi, dan kepemimpinan di kalangan pelajar. Dengan dukungan guru, orang tua, dan masyarakat, kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat dan kompetitif di Kota Palembang.

‎‎Sebagai sekolah yang menjunjung nilai iman, integritas, dan keunggulan, SMA Kristen IPEKA Palembang berharap kegiatan tahunan ini dapat menjadi wadah pembinaan berkelanjutan yang melahirkan pelajar-pelajar berprestasi, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

‎‎” Kami ingin setiap peserta pulang dengan pengalaman berharga, bukan hanya piala. Mereka belajar menghargai proses, berani mencoba, dan menemukan potensi terbaik dalam diri mereka,” pungkas Kezia.(Ning)