Langit Palembang Diselimuti Asap Pemusnahan Barang Ilegal, Gubernur Deru Apresiasi Tindakan Tegas Bea Cukai

PALEMBANG- (deklarasinews.com)– ‎Langit Palembang hari ini Rabu (29/10/25) tampak berasap bukan karena pembakaran lahan, melainkan dari kobaran api yang melahap jutaan batang rokok ilegal hasil sitaan. Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Timur (SUMBAGTIM) memusnahkan sebanyak 12,9 juta batang rokok, 8.700 liter minuman keras (miras), dan berbagai jenis pakaian bekas ilegal dengan total nilai mencapai Rp19,32 miliar.

‎‎Aksi pemusnahan yang berlangsung serentak di tiga lokasi yakni di Lapangan Parkir KPPBC TMP B Palembang, Lapangan Hoktong, serta KPPBC TMP C Tanjung Pandan (Belitung) menjadi bukti komitmen Bea Cukai Sumbagtim dalam menegakkan hukum dan menjaga perekonomian nasional dari serbuan barang-barang ilegal.

‎‎Ribuan botol minuman keras dihancurkan menggunakan eskavator, sementara jutaan batang rokok tanpa pita cukai dibakar hingga tak bersisa. Langkah ini dilakukan tidak hanya sebagai bentuk penegakan hukum, tetapi juga sebagai peringatan keras bagi para pelaku bisnis gelap yang berupaya merusak stabilitas ekonomi dan moral bangsa.

‎‎Kepala Kanwil DJBC Sumbagtim, Agus Yulianto, menjelaskan bahwa hasil penindakan tersebut mampu menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp10,44 miliar. Jumlah itu dihitung dari nilai cukai dan pajak yang seharusnya dibayarkan para pelaku usaha bila rokok dan miras tersebut beredar secara legal.

‎‎“Rokok ilegal ini sebagian berasal dari impor dan sebagian lagi dari produksi dalam negeri, terutama dari Pulau Jawa mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Madura yang diselundupkan ke wilayah Sumatera,” ungkap Agus.

‎‎Menurut Agus, rokok impor ilegal biasanya masuk melalui jalur laut, sedangkan rokok ilegal produksi dalam negeri disita dari operasi pasar dan jalur distribusi di wilayah kerja Sumatera Selatan serta Bangka Belitung. Bea Cukai Sumbagtim, kata dia, gencar melakukan operasi pengawasan baik di pintu masuk pelabuhan maupun jalur darat untuk menutup celah peredaran barang ilegal.

‎‎Agus menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti pada penyitaan barang semata. Penindakan hukum juga terus dilakukan dengan menyasar aktor di balik rantai peredaran ilegal tersebut.

‎‎“Untuk beberapa kasus, importirnya kami kejar. Sementara produsennya, kami minta kantor bea cukai di wilayah asal untuk segera membekukan izin produksi mereka,” tegas Agus.

‎‎Ia menjelaskan bahwa modus operandi peredaran rokok ilegal semakin beragam dan kompleks. Ada yang tidak menggunakan pita cukai sama sekali, ada pula yang memakai pita cukai palsu, menggunakan pita cukai tidak sesuai peruntukan, atau memasang pita cukai dengan tarif lebih rendah dari semestinya.

‎‎“Untuk saat ini, ada empat kasus rokok ilegal yang sedang kami proses hukum. Tiga di antaranya masih dalam tahap penyidikan, sementara satu kasus telah berstatus P21 (berkas dinyatakan lengkap oleh kejaksaan). Masing-masing kasus melibatkan sekitar dua hingga tiga orang tersangka,” beber Agus.

‎‎Tidak hanya fokus pada pelaku eksternal, Agus juga menegaskan bahwa pembersihan internal menjadi prioritas utama Bea Cukai. Ia tidak menampik adanya laporan masyarakat terkait oknum yang terlibat dalam praktik kotor tersebut.

‎‎“Ada beberapa informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum internal, dan semuanya sudah kami tindak lanjuti. Mereka yang terbukti bersalah telah dijatuhi sanksi disiplin hingga pemecatan. Bahkan ada yang telah diperiksa oleh Inspektorat Bidang Investigasi (IBI),” ungkapnya.

‎‎Agus pun mengimbau masyarakat agar tidak segan melapor bila menemukan indikasi penyalahgunaan wewenang atau praktik curang di lingkungan Bea Cukai.

‎‎“Kalau ada informasi tentang oknum yang bermain, silakan laporkan langsung. Kami tindak tegas!” tegasnya.

‎‎Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang turut hadir dalam kegiatan pemusnahan tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah tegas Bea Cukai Sumbagtim. Ia menilai, penindakan semacam ini tidak hanya berfungsi menyelamatkan pendapatan negara, tetapi juga berperan besar dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya moral akibat maraknya peredaran rokok dan minuman keras ilegal.

‎‎“Saya sangat mengapresiasi kinerja Bea Cukai Sumbagtim. Ini bukan hanya soal ekonomi negara, tapi juga soal masa depan anak bangsa. Rokok dan miras ilegal bisa merusak moral serta kesehatan generasi muda kita,” kata Deru.

‎‎Deru juga mendorong agar sinergi antarlembaga semakin diperkuat. Kolaborasi dengan kepolisian, TNI, kejaksaan, dan pengadilan perlu digalakkan agar pencegahan dan pemberantasan barang ilegal berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

‎‎“Jalin kerja sama yang lebih erat lagi. Jangan beri ruang bagi para pelaku untuk beroperasi. Mereka harus dihukum berat sesuai aturan yang berlaku agar menimbulkan efek jera,” pungkasnya.(Ning)

PJS Sumsel dan Garuda Indonesia Palembang Bangun Sinergi Profesionalisme Jurnalis Digital

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Langkah konkret membangun ekosistem pers digital yang profesional dan berintegritas kembali dilakukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Sumatera Selatan. Dalam agenda safari audiensi yang digelar, PJS Sumsel bersilaturahmi dengan Garuda Indonesia Branch Office Palembang di Jalan Kapten A. Rivai No.35, Kamis (23/10/2025).

Rombongan PJS Sumsel dipimpin langsung oleh Ketua DPD, Edi Triono, didampingi Wakil Ketua Oyong Khairudin, Sekretaris Wahyudi, serta anggota Irene dan Vivi Silvia. Mereka disambut hangat oleh General Manager (GM) Garuda Indonesia Branch Office Palembang, Yona Wahyuni Kemala, dalam suasana penuh keakraban namun tetap produktif.

Dalam pertemuan tersebut, diskusi berlangsung serius membahas peluang sinergi antara media digital dan dunia penerbangan, khususnya dalam memperkuat peran pers sebagai mitra strategis pelayanan publik.

Ketua DPD PJS Sumsel Edi Triono menyampaikan apresiasi atas sambutan ramah pihak Garuda Indonesia. Ia menegaskan bahwa kemitraan ini tidak hanya sebatas hubungan publikasi, melainkan juga upaya bersama membangun citra positif dan edukatif di masyarakat.

“Kolaborasi ini penting karena pers berperan sebagai jembatan informasi. Kami ingin agar media online di Sumsel tak sekadar menyampaikan berita, tetapi juga ikut membranding layanan publik dan perusahaan kepada masyarakat,” ungkap Edi Triono.

Edi juga menuturkan bahwa PJS Sumsel tengah menyiapkan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada 28–29 November 2025, yang akan diikuti oleh lima kelas : tiga kelas jenjang muda, satu madya, dan satu utama.

“Ini bukti komitmen kami mencetak wartawan yang terverifikasi kompetensinya,” ujarnya menegaskan.

Sejak Juli 2025, PJS resmi terdaftar di Dewan Pers, dan dalam Rakernas terakhir bersama Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba, ditargetkan pada Desember mendatang PJS akan menjadi konstituen resmi lembaga tersebut. Dengan status itu, UKW yang diselenggarakan PJS akan sah secara kelembagaan dan diakui secara nasional.

“PJS adalah satu-satunya organisasi profesi yang fokus menaungi media online. Kami ingin menjadi pelopor jurnalisme digital yang bermutu dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Dukungan dari Garuda Indonesia

Menanggapi hal itu, GM Garuda Indonesia Branch Office Palembang, Yona Wahyuni Kemala, menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan terhadap langkah PJS Sumsel meningkatkan kualitas jurnalisme di Sumatera Selatan.

“Kami menyambut baik langkah PJS Sumsel, terutama dalam pelaksanaan UKW. Pers yang profesional bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk opini publik yang konstruktif serta menjadi mitra kritis dalam mengawal kebijakan publik,” ujar Yona.

Ia menjelaskan, Garuda Indonesia Palembang memiliki kantor pelayanan di Jalan Kapten A. Rivai No. 35, serta konter resmi di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (PLM).

Selain layanan penjualan tiket, Garuda juga rutin menggelar Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) yang menawarkan berbagai promo penerbangan domestik dan internasional.

Produk unggulan lainnya meliputi layanan kabin premium, program loyalitas GarudaMiles, layanan internet dalam penerbangan, hingga akses lounge dan bagasi tambahan. Semua inovasi itu, kata Yona, membutuhkan dukungan pemberitaan yang kredibel dari media profesional agar dapat menjangkau publik secara luas.

“Keberadaan pers digital yang kredibel dan berkompeten sangat penting untuk melawan disinformasi di ruang publik. Kami siap berkolaborasi, baik dalam UKW, pelatihan jurnalistik, maupun kegiatan peningkatan kapasitas wartawan di Sumsel,” tambahnya.

Membangun Ekosistem Pers yang Sehat

Pertemuan PJS Sumsel dan Garuda Indonesia Palembang ini menghasilkan kesepahaman strategis : profesionalisme pers dan layanan publik harus berjalan beriringan. Keduanya sepakat menjalin komunikasi berkelanjutan dan membuka ruang kerja sama konkret di masa depan.

Langkah ini tidak hanya memperkuat hubungan antara organisasi profesi pers dan dunia bisnis penerbangan, tetapi juga menjadi simbol sinergi positif antara jurnalisme digital, etika pelayanan publik, dan pembangunan citra daerah.

“Kami percaya, ketika media dan dunia pelayanan publik bersatu dalam semangat profesionalisme, maka yang diuntungkan adalah masyarakat luas,” tutup Edi Triono optimistis. (Ning)

Penuh Haru, Asmi Yanti Sampaikan Apresiasi di Wisuda Poltekpar Palembang Angkatan ke-6 ‎

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Suasana haru dan bahagia menyelimuti Convention Hall Politeknik Pariwisata Palembang pada pelaksanaan Wisuda Angkatan ke-6 Tahun 2025. Salah satu wisudawati, Asmi Yanti, S.Tr.Par, dari Program Studi Pengelolaan Konvensi dan Acara (PKA), mengungkapkan rasa syukur mendalam atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan di kampus pariwisata unggulan tersebut , 15 Oktober 2025.

‎‎Dalam kesempatan berbahagia ini, Asmi Yanti menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Civitas Akademika Politeknik Pariwisata Palembang, khususnya kepada Direktur, para Wakil Direktur, serta Ketua Program Studi Pengelolaan Konvensi dan Acara (PKA) yang telah memberikan bimbingan dan motivasi selama masa studi. Ia juga berterima kasih kepada Dosen Pembimbing, Asisten Dosen Pembimbing, serta seluruh dosen yang telah sabar menuntun dan membagikan ilmu serta pengalaman berharga selama perkuliahan.

‎ “Terima kasih kepada seluruh jajaran kampus yang telah mendampingi kami dengan penuh dedikasi. Pengalaman belajar di Poltekpar Palembang menjadi bekal penting untuk menapaki dunia kerja yang sesungguhnya,” ungkapnya.

‎Selain itu, Asmi Yanti turut menyampaikan rasa terima kasih kepada staf administrasi, tenaga kependidikan, dan seluruh pegawai kampus yang telah berperan besar dalam membantu mahasiswa selama proses perkuliahan. Menurutnya, dukungan dan pelayanan yang diberikan menjadi bagian penting dari perjalanan akademik yang berkesan.

‎‎Tak lupa, ia juga menyampaikan rasa terima kasih terdalam kepada kedua orang tua dan keluarga besar yang selalu memberikan doa, dukungan, serta semangat tanpa henti.

‎ “Capaian ini tidak akan terwujud tanpa doa dan pengorbanan orang tua serta keluarga saya. Terima kasih atas cinta dan dukungan yang tiada henti, semoga keberhasilan ini menjadi kebanggaan bersama,” tutur Asmi Yanti haru.

‎‎Menutup pesannya, Asmi Yanti berharap agar para lulusan Poltekpar Palembang dapat terus membawa nama baik almamater di dunia industri pariwisata dan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). “Semoga kami dapat menjadi insan pariwisata yang profesional, beretika, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” pungkasnya.

‎‎Acara wisuda diikuti 200 lebih mahasiswa yang lulus dan turut dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, para dosen, tamu undangan, serta keluarga wisudawan yang hadir memberikan dukungan dan kebanggaan atas prestasi para lulusan terbaik Politeknik Pariwisata Palembang tahun 2025. (Ning).

BI Sumsel Gelar Temu Responden 2025, Dorong Percepatan Digitalisasi untuk Ekonomi Daerah yang Tangguh

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Temu Responden 2025 yang berlangsung di Ballroom Hotel Arista Palembang.

‎‎Kegiatan tahunan ini merupakan wujud apresiasi Bank Indonesia kepada para responden survei Bank Indonesia atas kontribusi aktif dalam penyediaan data dan informasi ekonomi yang menjadi dasar perumusan rekomendasi kebijakan ekonomi dan keuangan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

‎‎Mengusung tema “Percepatan Digitalisasi Ekonomi untuk Mewujudkan Ekonomi Sumatera Selatan yang Tangguh,” acara ini mencerminkan semangat untuk mendorong transformasi digital sebagai fondasi penguatan daya saing dan ketahanan ekonomi daerah. Digitalisasi dinilai mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta membuka peluang bagi pelaku usaha, termasuk UMKM dan pedagang pasar tradisional, untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan produktivitas.

‎‎Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono, menyampaikan bahwa dalam kapasitasnya sebagai otoritas yang menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, Bank Indonesia senantiasa memerlukan dukungan data dan informasi yang akurat sebagai dasar dalam merumuskan serta memberikan rekomendasi kebijakan kepada kantor pusat.

‎‎Bambang juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh responden atas kontribusi mereka dalam penyediaan data dan informasi yang berkualitas. Ia menegaskan bahwa dukungan responden menjadi komponen penting dalam memperkuat efektivitas kebijakan Bank Indonesia.

‎‎Lebih lanjut, Bambang menjelaskan bahwa Bank Indonesia secara konsisten berkoordinasi dengan perbankan dan berbagai instansi vertikal seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bulog, untuk memastikan kebijakan yang diambil selaras dengan kondisi perekonomian aktual di daerah. “Kami terus bersinergi dengan BPS, Bulog, dan perbankan agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” tambahnya.

‎‎Ia juga menambahkan bahwa pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8%, sehingga diperlukan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan. Namun demikian, pertumbuhan ekonomi tersebut perlu tetap dijaga agar tidak menimbulkan tekanan inflasi. Oleh karena itu, Bambang menekankan bahwa data dan informasi yang disampaikan oleh para responden memiliki peranan yang sangat vital dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas harga.

‎‎Sebagai bentuk apresiasi, Bank Indonesia juga memberikan penghargaan kepada para penyedia data terbaik dalam lima kategori:

‎- ⁠Responden Terbaik Kategori Penyedia Data Liaison: PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang

‎- Responden Terbaik Kategori Penyedia Data Survei Kegiatan Dunia Usaha: PTPN IV Regional 7

‎- Responden Terbaik Kategori Penyedia Data Perkembangan Properti Komersial: Opi Mall

‎- Responden Terbaik Kategori Penyedia Data Survei Penjual Eceran: Toko Sepatu Samudera

‎- Responden Terbaik Kategori Penyedia Data Survei Harga Properti Residensial: PT Sekawan Kontrindo

‎- Responden Terbaik Kategori Penyedia Data Survei Pemantauan Harga: Pak Hermansyah

‎- Mitra Strategis Terbaik dalam Penyediaan Data Ekonomi Sumatera Selatan: Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan

‎- Surveyor Terbaik: Yulia Putri (PT Sigma Research)

‎‎Acara ini turut dimeriahkan dengan seminar motivasi oleh motivational speaker nasional Andrie Wongso, yang membawakan materi bertema “Semangat Usaha di Era Digital.”

‎‎Selain itu, digelar pula talkshow inspiratif yang menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Aviliani (Ekonom Senior INDEF), Marpaleni (Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Sumatera Selatan), dan Rafael Tan (Entrepreneur).(Ning)

Wagub Sumsel Ajak Lulusan Poltekpar Palembang Jadi Duta Budaya dan Pariwisata Daerah

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang mengajak para lulusan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang menjadi duta budaya dan pariwisata daerah. Ajakan ini disampaikannya saat mendampingi Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Menpar RI) Widiyanti Putri Wardhana dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda VI Poltekpar di Convention Hall Jakabaring, Rabu (15/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 255 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan. Cik Ujang menilai, kehadiran generasi muda yang berkompeten di bidang pariwisata menjadi modal penting bagi Sumsel untuk memperkuat citra sebagai destinasi unggulan nasional.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumsel, saya mengucapkan selamat dan sukses. Kalian bukan hanya lulusan akademik, tetapi juga duta yang membawa nama baik Palembang dan Sumatera Selatan di kancah nasional dan internasional,” ucapnya.

Menurut Wagub, Poltekpar Palembang memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang terampil dan berkarakter. Ia mengapresiasi dedikasi para dosen dan tenaga pengajar yang telah mencetak tenaga profesional di sektor pariwisata dan perhotelan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pariwisata bukan sekadar sektor ekonomi, tetapi juga wahana pelestarian budaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, para lulusan diharapkan membawa semangat pelayanan dan cinta tanah air dalam setiap langkahnya.

“Jadikan ilmu yang kalian peroleh sebagai bekal untuk berkontribusi nyata, baik di dunia kerja maupun di tengah masyarakat. Bangun kolaborasi dan inovasi agar pariwisata Sumsel semakin dikenal luas,” imbuhnya.

Menpar Widiyanti dalam sambutannya turut menyampaikan pesan agar para lulusan tetap rendah hati, berintegritas, dan terus mengasah kemampuan. Ia menyebut, sektor pariwisata saat ini tengah bangkit dengan capaian 10,04 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada Januari–Agustus 2025.

“Ini pencapaian tertinggi sejak pandemi. Artinya, peluang di sektor ini sangat terbuka. Namun, semua itu membutuhkan tenaga profesional yang bisa menjawab kebutuhan wisata modern,” ungkap Menpar.

Menurutnya, wisata masa depan lebih menekankan pada pengalaman otentik dan hubungan emosional antara wisatawan dengan masyarakat lokal. Karena itu, penting menjaga kelestarian alam dan budaya sebagai daya tarik utama.

Menpar juga menitipkan pesan agar para lulusan membawa cerita positif tentang daerah asal mereka. “Kemanapun kalian pergi, tetaplah menjadi duta Palembang dan Nusantara. Jadikan keberagaman kita sebagai kekuatan,” tuturnya.

Cik Ujang menutup sambutannya dengan harapan agar lulusan Poltekpar tidak hanya sukses secara profesional, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mencintai dan mengembangkan pariwisata daerah. (ning)

Peduli Sepak Bola Sumsel, Herman Deru Dengar Aspirasi Suporter Sriwijaya FC di Griya Agung Palembang

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia olahraga, khususnya sepak bola, dengan membuka ruang dialog bersama para suporter Sriwijaya Football Club (SFC). Pertemuan tersebut berlangsung di Griya Agung, Palembang, Selasa (14/10/2025), dalam suasana penuh kehangatan dan keprihatinan terhadap kondisi klub kebanggaan masyarakat Sumsel itu.

Dalam audiensi tersebut, tiga perwakilan kelompok suporter hadir, yakni Singa Mania, Sriwijaya Mania, dan Ultras Sriwijaya. Mereka datang dengan satu tujuan: menyampaikan aspirasi sekaligus kegelisahan terhadap posisi SFC yang kini terpuruk di dasar klasemen sementara Pegadaian Championship 2025/2026.

Ketua Umum Singa Mania, Yayan Hariansyah, menyampaikan bahwa kedatangan mereka ke Gubernur adalah bentuk kepedulian dan langkah terakhir setelah berbagai upaya untuk membangkitkan klub tak membuahkan hasil. “Kami datang seperti anak yang ingin bercerita kepada orang tuanya. Kami cinta SFC, tapi sekarang klub kami berada di posisi terbawah. Kalau tidak diselamatkan, SFC bisa terdegradasi ke liga 3,” ungkapnya penuh haru.

Yayan menambahkan, para suporter kini kebingungan mencari jalan keluar. Mereka bahkan telah menyarankan manajemen untuk mengganti pelatih demi memicu semangat baru bagi tim. Namun, perubahan besar tentu membutuhkan dukungan finansial yang kuat.

“Kami sadar pelatih bagus butuh biaya besar. Karena itu kami datang kepada Bapak Gubernur, untuk mencari arahan dan solusi. Kami percaya beliau sebagai pemimpin daerah pasti punya jalan keluar terbaik untuk klub kebanggaan Sumsel ini,” jelas Yayan.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Herman Deru menerima aspirasi para suporter dengan tangan terbuka. Ia mendengarkan satu per satu keluhan yang disampaikan dengan sabar, menunjukkan empatinya terhadap kondisi yang dihadapi SFC saat ini.

“Sebagai pemimpin daerah, saya tidak menutup mata terhadap persoalan ini. Saya tahu bagaimana besarnya kecintaan masyarakat terhadap SFC. Klub ini punya sejarah panjang dan menjadi simbol kebanggaan Sumsel,” ujar Herman Deru.

Ia juga menegaskan, meskipun saat ini SFC telah dikelola secara profesional oleh pihak perusahaan, pemerintah provinsi tetap berkomitmen untuk berperan sebagai jembatan antara manajemen dan pendukung.

“Saya tidak akan lepas tangan. Kita bisa duduk bersama, suporter, manajemen, dan Kadispora, untuk mencari solusi bersama. Apa yang bisa saya bantu, akan saya fasilitasi,” ujarnya menegaskan.

Menurutnya, semangat kebersamaan harus menjadi kunci utama dalam menyelamatkan SFC dari ancaman degradasi. Tanpa kolaborasi yang baik antara semua pihak, mustahil klub ini dapat bangkit kembali.

Herman Deru juga mengapresiasi loyalitas dan ketulusan para suporter yang tetap mendukung SFC di tengah masa sulit. “Kecintaan kalian adalah aset besar. Saya harap semangat ini terus dijaga dan diarahkan secara positif,” pesan Herman Deru.

“Minimal SFC bisa bertahan di Liga 2. Tapi yang paling penting, bagaimana kita semua sama-sama menjaga marwah klub ini agar tetap hidup dan menjadi kebanggaan Sumsel,” tutupnya. (ning)‎

‎Turnamen Karate HUT TNI ke-80 Pecahkan Rekor Peserta, Ribuan Atlet Bersaing Jadi yang Terbaik!

PALEMBANG -(deklarasinews.com)–  ‎Suasana Gedung Palembang Sport and Convention Center (PSCC) berubah semarak saat sebanyak 1.600 karateka dari berbagai daerah di Sumatera dan provinsi tetangga berkumpul untuk mengikuti Open Tournament dan Festival Karate Piala Pangdam II/Sriwijaya. Kejuaraan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan berlangsung selama dua hari, 11–12 Oktober 2025.

‎‎Ajang bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Jasmani Kodam II/Sriwijaya, Kolonel Inf M. Arief Gumelar, S.I.P., M.M., yang hadir mewakili Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A. Dalam amanat yang dibacakan, Pangdam menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda melalui semangat sportivitas dan jiwa ksatria.

‎‎“Kejuaraan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan karakter generasi muda yang disiplin, kuat mental, serta memiliki semangat juang tinggi. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan jati diri prajurit TNI,” tegas Pangdam melalui amanat tertulis.

‎‎Dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan, turnamen ini menjadi salah satu kompetisi karate terbesar yang pernah digelar di wilayah Kodam II/Sriwijaya. Para atlet datang dari perguruan karate yang berada di bawah naungan FORKI Sumatera Selatan dan KKI, serta kontingen dari Bengkulu, Jambi, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, hingga Sumatera Utara, bertanding dalam 75 kelas yang diperlombakan.

‎‎Selain menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT TNI, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaring bibit atlet berbakat yang kelak bisa mewakili Sumatera Selatan bahkan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. Turnamen ini sekaligus menjadi ajang seleksi dan tolak ukur pembinaan olahraga karate di berbagai daerah.

‎‎Pangdam II/Sriwijaya berharap kompetisi ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga membangun persaudaraan antar-atlet serta memperkuat semangat nasionalisme di kalangan generasi muda. Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi nilai kejujuran, sportivitas, dan sikap kesatria.

‎‎“Menang atau kalah adalah hal biasa dalam dunia pertandingan, tetapi kehormatan sebagai atlet sejati terletak pada cara bertanding yang sportif,” pesan Pangdam.

‎‎Sementara itu, Asisten Operasi Kasdam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Rony Fitriyanto, S.Sos., selaku Ketua Umum Pembina Kejuaraan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa sinergi antara Kodam II/Sriwijaya, FORKI Sumsel, KKI, dan masyarakat pecinta karate menjadi kekuatan utama dalam membangun kejayaan olahraga karate di Sumatera Selatan.

‎‎ “Turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang kuat, berdisiplin, dan cinta tanah air,” ujarnya.

‎‎Gelaran ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga menjadi simbol persatuan serta semangat juang generasi muda Sumatera Bagian Selatan. (Ning)

JNE Sumsel Ajak Media dan UMKM “Bergerak Bersama” dalam Semangat Connecting Happiness

PALEMBANG –‎(deklarasinews.com)– ‎Untuk ketiga kalinya, PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Cabang Sumatera Selatan kembali menggelar Media Gathering sebagai bentuk apresiasi dan silaturahmi bersama insan pers, di cafe & resto Gardenta Palembang, Jumat (10/10/2025).

‎‎Dengan mengusung tagline “Bergerak Bersama”, kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi momentum penting bagi JNE untuk mempererat kolaborasi dengan media sekaligus mendorong semangat pertumbuhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sumatera Selatan.

‎‎Acara dibuka langsung oleh Kepala Cabang JNE Sumatera Selatan, Shendy Maulana, dan juga dihadiri Kurnia Nugraha Media Communication Depart Head JNE

‎‎Dalam sambutanya, Shendy mengatakan ‎media selama ini  turut berkontribusi dalam menyebarkan informasi dan memperkuat citra positif JNE di masyarakat dan ia mengapresiasi

‎‎“Tahun ini konten dan partisipasi media jauh lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Kami sangat terbantu dengan kepercayaan media dan customer. Insya Allah tahun depan, JNE akan menghadirkan program yang lebih menarik lagi. Kami harap teman-teman media bisa terus berkontribusi,” ujarnya

‎‎Selain menjalin silaturahmi, acara ini juga menjadi ajang penghargaan bagi para jurnalis melalui JNE Competition, yang tahun ini kembali diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

‎‎Dan yang membuat bangga dari Sumatera Selatan, di mana Tasmalinda wartawan dari media Suara Sumsel berhasil meraih Juara 3 Jurnalis Regional Sumatera

‎‎“Alhamdulillah, tahun ini pemenang JNE content competition 2025 untuk wartawan dari Palembang ada yang berhasil juara 3 Jurnalis Regional Sumatera. Kami berharap di kompetisi tahun depan bisa tembus juara satu dan membawa pulang hadiah utama berupa perjalanan umrah,” ungkap Kurnia Nugraha, selaku Media Communication Depart. Head JNE

‎‎“Media adalah mitra penting kami. Karena itu, JNE berkomitmen untuk terus membuat program khusus bagi rekan rekan media secara rutin,” tambahnya.

‎‎Dengan kolaborasi yang kuat antara JNE, media, dan UMKM, diharapkan semangat “Connecting Happiness” yang menjadi filosofi JNE tak hanya berhenti pada pengiriman paket, tetapi juga pada pengiriman manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat Sumatera Selatan,” tuturnya.

‎‎Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah talk show inspiratif bersama pelaku UMKM asal Sumsel, Muhammad Taufik, pemilik Galeri Sriwijaya—brand lokal yang memproduksi kain wastra khas Sumatera Selatan dan telah menjalin kerja sama erat dengan JNE sejak 2018.

‎‎“Kami mulai dari membuat kain polos, lalu berkembang jadi produk wastra khas daerah. Sekarang pengiriman produk kami sudah menjangkau luar kota, bahkan di antaranya sudah sampai ke Bali, semuanya dikirim melalui JNE,” ujar Taufik.

‎‎Menurutnya, kolaborasi dengan JNE membawa banyak keuntungan, terutama dalam hal kecepatan pengiriman dan pelayanan yang bertanggung jawab.

‎‎“Kalau ada masalah pengiriman, JNE cepat tanggap. Barang bisa langsung dikembalikan tanpa menunggu lama. Ini sangat membantu kami sebagai pelaku UMKM, jelasnya.

‎‎Galeri Sriwijaya kini terus berinovasi dengan memadukan nilai tradisi dan tren modern agar produk wastra dapat diterima generasi muda, khususnya Gen Z

‎‎Taufik berharap kerja sama dengan JNE dapat terus berkembang untuk memajukan pemasaran produk lokal dan memperluas jangkauan pasar. (Ning)

Tim Balap Sepeda Lampung Tunjukkan Performa Gemilang di Pornas Korpri XVII Palembang

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Tim balap sepeda Provinsi Lampung memulai laga perdananya pada tanggal 07 Oktober 2025 di ajang Pekan Olahraga Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (Pornas Korpri) XVII yang berlangsung di Jakabaring Sport City, Venue Shooting Range, Palembang, Rabu (8/10/2025).

Berdasarkan jadwal pertandingan yang ditetapkan panitia Pornas XVII Palembang, perlombaan balap sepeda dijadwalkan tanggal 07-09 Oktober 2025 dan kategori Individual Time Trial (ITT) telah berlangsung pada 07 Oktober kemarin.

Tim balap sepeda Lampung menurunkan Ari Wijaya (BKD Provinsi Lampung) dan Rahmat Ramadhan (SMPN 21 Bandar Lampung) di Grade A, serta Ardiansyah (SMPN 21 Bandar Lampung) di Grade B.

Dalam nomor Criterium Grade A, setiap atlet dituntut menempuh 10 lap dengan jarak 2 kilometer per lap, sedangkan pada Grade B, peserta harus menyelesaikan 8 lap dengan jarak yang sama. Poin diperoleh setiap dua lap, sehingga strategi, ketahanan, dan konsistensi menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir.

Sementara itu, pada nomor Individual Time Trial (ITT), setiap pesepeda berlomba secara individu melawan waktu, dengan sistem start bergiliran dan tanpa bantuan dari peserta lain. Nomor ini benar-benar menguji kekuatan, ketahanan, serta kemampuan teknis masing-masing atlet.

Hasilnya, Ari Wijaya berhasil mencatat prestasi gemilang dengan menempati peringkat ke-6 dari 39 peserta di nomor Individual Time Trial pada perlombaan yang dilaksanakan pada selasa (07/10/2025), serta peringkat ke-5 pada nomor Criterium Grade A yang berlangsung hari ini (08/10/2025). Capaian ini terasa istimewa mengingat posisi lima besar di kedua nomor tersebut didominasi oleh mantan atlet Sea Games dan PON yang memiliki pengalaman di level nasional dan internasional.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa atlet balap sepeda Lampung memiliki potensi besar untuk terus berkembang, sekaligus menunjukkan semangat juang dan daya saing tinggi di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Lampung.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui Korpri dan Bapor Korpri Lampung menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah. Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi dan menumbuhkan semangat berkompetisi dalam setiap ajang olahraga ASN.

Keberhasilan para atlet di Pornas Korpri XVII juga menjadi modal berharga bagi Provinsi Lampung sebagai tuan rumah Pornas Korpri XVIII tahun 2027 mendatang. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, pembinaan olahraga di kalangan ASN diharapkan semakin maju, melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membanggakan Lampung di tingkat nasional.(Red).

FP-UTR Desak DPRD Palembang Batalkan Hasil Seleksi PJLP Diduga Sarat Nepotisme dan KKN

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Forum Pemuda untuk Transparansi (FP-UTR) kembali menyuarakan kepedulian publik terhadap proses penerimaan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palembang, yang diduga kuat tidak transparan, tidak akuntabel, serta berpotensi mengandung praktik Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) (06/10/ 2025).

Pada Tahun 2025 menurut data BPS Kota Palembang angka pengangguran di Kota Palembang diklaim menurun sebesar 5 persen, tetapi masih tinggi, yaitu 50 ribu orang masih menganggur. Meskipun demikian, angka kemiskinan di Palembang menurun menjadi 9,77 persen. Pemerintah Kota Palembang berkomitmen untuk terus berupaya mengurangi angka pengangguran melalui berbagai program, termasuk bursa kerja.

Dalam aksi yang digelar di depan Kantor DPRD Kota Palembang, FP-UTR menuntut agar Ketua DPRD Kota Palembang segera merekomendasikan pembatalan hasil penerimaan seleksi PJLP tahun 2025, mengingat banyaknya kejanggalan yang ditemukan dalam proses rekrutmen tersebut.

Koordinator Aksi FP-UTR, Oman, menegaskan bahwa pihaknya menerima serta membuka posko pengaduan berbagai laporan masyarakat mengenai dugaan tidak adanya keterbukaan informasi publik terkait tahapan seleksi dan hasil akhir penerimaan PJLP.

“Kami melihat ada indikasi kuat praktik titipan dan nepotisme dalam proses ini. Padahal, seharusnya seleksi PJLP dilakukan secara terbuka dan transparan agar masyarakat umum memiliki kesempatan yang sama,” ujar Bobi Koordinator lapangan.

Melalui aksi ini, FP-UTR menyampaikan lima tuntutan utama, yaitu:

  1. Mendesak Ketua DPRD Kota Palembang untuk merekomendasikan pembatalan hasil seleksi PJLP di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palembang Tahun 2025.
  2. Meminta Pemerintah Kota Palembang dan Dinas terkait untuk membuka seluruh tahapan serta hasil seleksi PJLP kepada publik.
  3. Mendesak Inspektorat Kota Palembang untuk melakukan audit dan investigasi internal terhadap dugaan KKN dalam penerimaan PJLP.
  4. Meminta DPRD Kota Palembang membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menelusuri dugaan pelanggaran prosedural dalam rekrutmen PJLP.
  5. Menuntut Walikota Palembang agar meninjau ulang sistem seleksi PJLP di seluruh OPD agar lebih terbuka, transparan, dan akuntabel.

FP-UTR menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada langkah nyata dari DPRD dan Pemerintah Kota Palembang dalam menegakkan prinsip transparansi, keadilan, serta pemberantasan praktik KKN di lingkungan pemerintahan. Kami akan membuka Posko pengaduan masyarakat terkait seleksi ini serta menyurati Menteri dalam negeri terkait persoalan ini.

“Kami tidak akan diam ketika hak masyarakat diabaikan. Pemerintah harus jujur, terbuka, dan bertanggung jawab terhadap setiap proses penerimaan tenaga kerja di lingkungan Pemkot Palembang,” tegas,’’Oman.

Aksi berjalan damai dengan pengawalan aparat keamanan, dan para peserta aksi membawa spanduk serta poster bertuliskan “Transparansi Bukan Janji, Tapi Kewajiban!” dan “Tolak PJLP Nepotisme!”. (Ags)