Raja Jalanan Kotabumi Makin Terjangkau: Vario Series Diguyur Potongan Tenor Bertubi-tubi

LAMPURA -(deklarasinews.com)- Bagi masyarakat yang mendambakan motor matik berdesain sporty, bertenaga, namun tetap efisien, CV Jaya Sakti Motor Kotabumi meluncurkan penawaran khusus untuk Honda Vario 125 dan Vario 160. Sepanjang Juli 2026, pembeli Vario Series tidak hanya dimanjakan dengan cashback melimpah, tetapi juga pemotongan tenor hingga 3 kali angsuran.

Supervisor Sales Jaya Sakti Motor Kotabumi menegaskan keunggulan promo Vario Series kali ini.

“Vario Series adalah kombinasi sempurna antara performa dan kenyamanan harian. Di bulan Juli 2026 ini, kami memotong masa angsuran sehingga cicilan bulanan terasa jauh lebih ringan. Konsumen bisa membuktikannya sendiri dengan datang langsung ke dealer kami di Jalan Alamsyah RPN No. 110, Kota Gapura,” ungkapnya.

 

Tampil Nyentrik Ke Kampus & Sekolah, Honda Scoopy Beri Diskon Jutaan Rupiah Plus Hadiah Langsung

LAMPURA -(deklarasinews.com)- Momen memasuki tahun ajaran baru di bulan Juli 2026 dimanfaatkan CV Jaya Sakti Motor Kotabumi untuk memanjakan para pelajar, mahasiswa, dan kawula muda Lampung Utara. Lewat promo “Back to School Trendy”, setiap pembelian Honda Scoopy berhak mendapatkan potongan harga langsung hingga Rp1,4 juta baik secara tunai maupun kredit.

Pihak Manajemen Jaya Sakti Motor Kotabumi menjelaskan bahwa promo ini juga dilengkapi dengan bonus aksesori pendukung gaya hidup anak muda.

“Honda Scoopy selalu jadi ikon gaya anak muda. Khusus bulan ajaran baru ini, selain diskon jutaan rupiah, kami berikan bonus helm eksklusif secara gratis. Silakan datang dan cek langsung pilihan warnanya di Jalan Alamsyah RPN No. 110, Kota Gapura, Kotabumi,” tutur Deni selaku Kepala Cabang

 

Gegerkan Kotabumi! Jaya Sakti Motor Obral Honda BeAT DP Murah, Angsuran Terjangkau Sasar Anak Muda

LAMPURA -(deklarasinews.com)- Menyambut pertengahan tahun 2026, Dealer Honda CV Jaya Sakti Motor Kotabumi kembali membuat gebrakan di dunia otomotif Lampung Utara. Selama periode Juli 2026, skutik terlaris Honda BeAT bisa dibawa pulang cukup dengan uang muka (DP) mulai 2jutaan saja. Selain DP super ringan, konsumen juga disuguhkan potongan angsuran serta keringanan tenor hingga 3 bulan.

Kepala Cabang CV Jaya Sakti Motor Kotabumi menyatakan bahwa promo ini dirancang khusus untuk membantu mobilitas harian masyarakat tanpa membebani keuangan.

“Kami memahami kebutuhan masyarakat Kotabumi akan transportasi yang irit, lincah, dan terjangkau. Lewat promo BeAT Juli 2026 ini, siapa saja bisa langsung bawa pulang motor baru dengan proses yang sangat cepat. Masyarakat yang berminat bisa langsung mampir ke showroom kami di Jalan Alamsyah RPN No. 110, Kota Gapura,” ujarnya.

 

Kesempatan Terakhir! Sisa Beberapa Hari Lagi untuk Nikmati Promo JuLi Jaya Sakti Motor

LAMPURA -(deklarasinews.com)- Menjelang berakhirnya bulan JuLi 2026, Dealer Honda Jaya Sakti Motor Lampung Utara mengingatkan masyarakat untuk tidak melewatkan kesempatan emas dalam program “Promo Juli Spektakuler”.(28-07-2026)

Sisa beberapa hari ini menjadi kesempatan terakhir bagi konsumen untuk mendapatkan unit Honda BeAT, Genio, Supra X, serta layanan servis ganti aki dan ban dengan harga super miring. Pihak dealer memastikan ketersediaan unit (stok) masih aman, namun kuota promo sangat terbatas.

Bagi warga Lampung Utara yang menunda-nunda pembelian sejak awal bulan, inilah saatnya. Segera datang ke Jaya Sakti Motor Lampung Utara sebelum promo ini resmi ditutup!

 

 

TDM Sidomulyo Infokan Pentingnya Pemeriksaan Filter Udara Motor di Musim Kemarau

LAMSEL  -(deklarasinews.com)- Filter udara memiliki peran fundamental dalam sistem pembakaran mesin. Komponen ini bertugas menyaring partikel debu dan kotoran sebelum udara memasuki ruang bakar. Selama musim kemarau, volume partikel debu di jalanan meningkat secara drastis, menyebabkan filter udara bekerja lebih ekstra dan menjadi kotor dalam waktu yang lebih singkat.

Tanpa filter udara yang bersih, aliran udara ke ruang bakar akan terhambat, mengakibatkan campuran udara dan bahan bakar menjadi tidak ideal.

Penyebab Filter Udara Cepat Kotor

Beberapa kondisi yang membuat filter udara lebih cepat kotor selama musim kemarau antara lain:

  • Permukaan jalan yang kering memudahkan debu beterbangan dan terhisap ke area intake udara motor.
  • Aktivitas harian di area padat seperti jalan ramai, lokasi proyek konstruksi, pinggir jalan berpasir, atau jalur yang banyak dilalui kendaraan besar memiliki risiko lebih tinggi terhadap penumpukan debu pada filter udara.
  • Intensitas penggunaan motor yang tinggi membuat motor lebih sering terpapar debu.

Tanda-Tanda Filter Udara Mulai Kotor

Beberapa gejala yang jadi petunjuk filter udara perlu mendapat pemeriksaan antara lain; tarikan motor terasa berat dan kurang responsif, konsumsi bahan bakar lebih boros, tenaga mesin berkurang terutama saat menanjak atau berboncengan, serta suara mesin terdengar lebih kasar.

Dampak Pengabaian Pemeriksaan Filter Udara

Mengabaikan kondisi filter udara tidak hanya membuat motor terasa kurang nyaman, tetapi juga menimbulkan dampak jangka panjang seperti penurunan performa mesin akibat suplai udara terhambat, pemborosan bahan bakar, ruang bakar yang lebih cepat kotor, potensi pemendekan usia komponen mesin, serta berkurangnya kenyamanan berkendara untuk penggunaan harian.

Pemeriksaan filter udara secara berkala adalah langkah sederhana namun efektif untuk menjaga motor tetap irit, responsif, dan nyaman digunakan.

Idealnya, pemeriksaan filter udara dilakukan saat servis berkala di AHASS TDM Sidomulyo setiap 18.000 kilometer sesuai jadwal perawatan motor Honda. Namun, pada musim kemarau atau jika motor sering digunakan di area berdebu, pemeriksaan dapat dilakukan lebih sering. Teknisi AHASS akan memeriksa kondisi filter udara, membersihkannya jika masih memungkinkan, atau menyarankan penggantian apabila kondisinya sudah tidak layak pakai.

 

TDM Kota Agung Infokan Pentingnya Pemeriksaan Air Radiator

KOTA AGUNG -(deklarasinews.com)- Water coolant atau air radiator memegang peran krusial tidak hanya terhadap performa dan efisiensi bahan bakar, tetapi juga terhadap ketahanan komponen mesin. Pada musim kemarau, suhu lingkungan yang tinggi memaksa sistem pendingin bekerja lebih ekstra untuk menjaga temperatur mesin tetap berada dalam suhu ideal.

Perlu dipahami bahwa coolant bukanlah sekadar air biasa. Cairan ini merupakan formulasi khusus yang memiliki kapasitas serap dan lepas panas tinggi, serta dilengkapi zat aditif yang berfungsi melindungi sistem sirkulasi dari risiko karat dan korosi. Secara spesifik, fungsi utama air radiator meliputi:

  1. Menstabilkan suhu operasional mesin selama berkendara.
  2. Mencegah overheat yang dapat mengganggu kinerja mesin.
  3. Melindungi saluran pendingin, water pump, dan komponen logam lainnya dari korosi serta endapan kerak.
  4. Memperpanjang usia pakai elemen mesin secara keseluruhan.
  5. Menjaga output performa mesin tetap optimal di berbagai medan dan kondisi jalan.

Pada jajaran produk Honda yang mengusung teknologi liquid cooled, seperti CBR Series, PCX 160, ADV160, Vario 160, Stylo 160, Forza, CB150R Streetfire, CRF150L, hingga model-model BigBike, sistem ini menjadi elemen vital yang tidak dapat diabaikan dalam setiap jadwal perawatan rutin.

Seiring bertambahnya jarak tempuh, volume coolant berpotensi menyusut akibat penguapan alami ataupun kebocoran mikro pada sambungan selang. Di samping itu, kualitas cairan pendingin juga akan menurun seiring waktu karena degradasi kimiawi. Apabila kondisi ini dibiarkan tanpa penanganan, sejumlah konsekuensi teknis berpotensi muncul, seperti :

  1. Peningkatan Suhu Mesin Secara Signifikan
    Volume coolant yang tidak mencukupi menyebabkan proses transfer panas dari mesin ke radiator berlangsung tidak maksimal, sehingga suhu komponen mesin meningkat lebih cepat dari batas normal.
  2. Risiko Overheat dan Kerusakan Serius
    Mesin yang beroperasi pada temperatur terlalu tinggi dapat memicu penurunan tenaga, konsumsi bahan bakar yang semakin boros, serta berpotensi menimbulkan kerusakan berat pada komponen internal mesin.
  3. Timbulnya Korosi pada Sistem Pendingin
    Coolant yang telah melampaui masa pakai kehilangan kandungan anti-karatnya. Kondisi ini membuat dinding radiator, water pump, dan saluran logam lainnya rentan terhadap korosi yang dapat menyumbat sirkulasi.
  4. Penurunan Performa Mesin
    Suhu kerja yang tidak stabil menyebabkan proses pembakaran di ruang bakar tidak optimal, yang pada akhirnya mengurangi respons tenaga mesin secara keseluruhan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemilik kendaraan perlu waspada terhadap beberapa gejala awal yang menandakan coolant bermasalah:

  • Lampu indikator suhu pada panel instrumen menyala atau menunjukkan angka temperatur tinggi.
  • Volume cairan pendingin pada tabung reservoir berada di bawah garis batas minimum (LOW).
  • Mesin terasa lebih panas dari biasanya saat dioperasikan.
  • Tercium bau khas cairan pendingin setelah berkendara.
  • Terlihat adanya rembesan atau noda basah di sekitar radiator dan sambungan selang pendingin.

Apabila satu atau lebih gejala tersebut terdeteksi, pemilik disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan guna mencegah kerusakan yang lebih parah.

Dari sisi teknis perawatan, pemeriksaan rutin coolant disarankan setiap interval 12.000 kilometer. Sementara itu, penggantian cairan pendingin wajib dilakukan sesuai jadwal yang tertera dalam buku pedoman pemilik, pada kisaran 36.000 kilometer atau bertepatan dengan jadwal servis berkala di bengkel resmi (AHASS).

Guna menjaga performa sistem pendingin tetap optimal, ada beberapa langkah preventif yang patut diterapkan:

  • Memeriksa volume coolant secara periodik, terutama sebelum menempuh perjalanan jarak jauh.
  • Membersihkan sirip radiator dari kotoran dan debu yang dapat menghambat aliran udara pendingin.
  • Tidak membuka tutup radiator saat mesin dalam kondisi panas untuk menghindari risiko cipratan cairan mendidih.
  • Menggunakan coolant berkualitas tinggi yang sesuai dengan spesifikasi rekomendasi Honda.
  • Melaksanakan servis berkala di AHASS guna memastikan seluruh komponen sistem pendingin, termasuk selang dan pompa, diperiksa secara menyeluruh oleh teknisi profesional.

Oleh karena itu, jangan tunda pemeriksaan dan penggantian coolant sesuai jadwal servis berkala di AHASS TDM Kota Agung. Dengan perawatan yang tepat menggunakan suku cadang asli Honda, performa motor kesayangan akan tetap prima, nyaman dikendarai, dan usia pakai lebih panjang.

 

 

TDM Gading Rejo Bagikan Tips Perawatan V-Belt yang Tepat

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Dalam dunia otomotif, terutama sektor sepeda motor matik (skutik), ada satu komponen kecil yang sering diabaikan namun memegang peran krusial: V-belt. Komponen ini ibarat “jantung” dalam sistem transmisi CVT (Continuous Variable Transmission), bertugas menghubungkan putaran mesin ke roda belakang. Tanpa V-belt yang berfungsi optimal, performa motor bisa menurun drastis, bahkan berisiko menyebabkan kerusakan lebih parah.

Mengenal V-Belt dan Fungsinya

V-belt terbuat dari karet berkekuatan tinggi dengan serat penguat di dalamnya. Desainnya yang berbentuk trapesium (huruf “V”) memungkinkan komponen ini mencengkeram pulley dengan baik, mentransfer tenaga mesin secara efisien. Namun, seperti ban atau rantai, V-belt memiliki masa pakai dan perlu perawatan berkala.

Tips Merawat V-Belt agar Awet

Berdasarkan rekomendasi dari Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), berikut langkah-langkah untuk memaksimalkan umur V-belt dan menjaga performa motor:

  1. Pemeriksaan Berkala Setiap 8.000 KM
    V-belt harus dicek ketebalan, retak, atau tanda aus lainnya setiap kali servis di AHASS. Teknisi akan memastikan apakah komponen masih layak pakai atau perlu penggantian.
  2. Hindari “Gas Pol” Saat Motor Berhenti
    Kebiasaan memutar gas dalam keadaan idle (lampu merah atau macet) memberi beban berlebihan pada V-belt tanpa menghasilkan putaran roda. layaknya menarik karet terus menerus sehingga membebani karet secara berlebihan dam menyebabkan cepat aus.
  3. Gunakan Aksesoris Standar Pabrikan
    Memasang pulley atau roller non-standar bisa mengubah sudut gesek V-belt, mempercepat keausan, bahkan merusak komponen CVT lain.
  4. Ganti V-Belt Setiap 24.000 KM
    Meski terlihat masih utuh, V-belt yang sudah melewati jarak ini biasanya elastisitasnya berkurang. V-belt yang sudah keras tidak bisa mentransfer tenaga dengan halus, membuat akselerasi terasa kasar.

Tanda-Tanda V-Belt Bermasalah

Selain jarak tempuh, ada beberapa gejala yang patut diwaspadai:

  • Suara Berisik dari CVT: Bunyi “krek-krek” atau decitan bisa menandakan V-belt retak atau tergesek pulley.
  • Getaran Tidak Wajar: Terutama saat motor baru mulai bergerak.
  • Performa Menurun: Motor terasa berat atau akselerasi lambat meski gas diputar penuh.

Jika mengalami gejala ini, segera bawa ke bengkel resmi. V-belt yang putus bisa merusak komponen lain seperti pulley karena motor bias menyala akan tetapi tidak dapat bergerak.

Pentingnya Servis di AHASS

AHASS menawarkan jaminan suku cadang asli dan teknisi bersertifikat Honda. AHASS menggunakan alat ukur khusus untuk memeriksa kondisi V-belt, bukan sekadar dilihat sekilas. Perawatan preventif dan penggantian tepat waktu bisa menghemat biaya servis jangka panjang sekaligus memastikan keselamatan berkendara. Kunjungi AHASS TDM Gading Rejo untuk perawatan sepeda motormu. AHASS Service Yang Pasti dari Yang Ahli!

 

 

Berkendara Berboncengan dengan Aman, PT Tunas Dwipa Matra Ajak Masyarakat Terapkan Budaya #Cari_Aman

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Berboncengan menggunakan sepeda motor menjadi salah satu cara berkendara yang sering dilakukan masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari. Meski terlihat sederhana, masih banyak pengendara maupun penumpang yang mengabaikan aspek keselamatan, seperti tidak menggunakan helm, posisi duduk yang kurang tepat, hingga membawa muatan melebihi kapasitas. Melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, PT Tunas Dwipa Matra (TDM) mengajak masyarakat Lampung untuk memahami cara berboncengan yang aman dan nyaman.

Berkendara secara berboncengan membutuhkan keseimbangan dan koordinasi yang baik antara pengendara dan penumpang. Posisi duduk yang tidak benar atau gerakan penumpang yang tiba-tiba dapat memengaruhi stabilitas sepeda motor sehingga meningkatkan risiko kehilangan kendali, terutama saat berbelok, mengerem, atau melintasi jalan yang tidak rata.

Sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, PT Tunas Dwipa Matra (TDM) mengimbau agar pengendara dan penumpang selalu menggunakan helm berstandar SNI yang dipasang dengan benar, mengenakan pakaian dan alas kaki yang sesuai, serta memastikan jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas yang ditentukan. Penumpang juga dianjurkan duduk menghadap ke depan, memegang pengendara atau hand grip dengan baik, serta menghindari gerakan yang dapat mengganggu keseimbangan sepeda motor selama perjalanan.

PIC Safety Riding PT Tunas Dwipa Matra, Bagus Kurniawan, menyampaikan bahwa keselamatan saat berboncengan merupakan tanggung jawab bersama antara pengendara dan penumpang.

“Pengendara dan penumpang memiliki peran yang sama penting dalam menjaga keselamatan selama perjalanan. Gunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, duduk dengan posisi yang benar, dan jangan membawa penumpang atau barang melebihi kapasitas sepeda motor. Dengan disiplin menerapkan budaya #Cari_Aman, perjalanan akan menjadi lebih aman dan nyaman,” ujar Bagus Kurniawan.

Selain itu, PT Tunas Dwipa Matra (TDM) juga mengingatkan agar pengendara menyesuaikan kecepatan saat membawa penumpang karena beban kendaraan bertambah sehingga membutuhkan jarak pengereman yang lebih panjang. Pengendara juga disarankan menghindari manuver mendadak dan selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.

Melalui edukasi keselamatan berkendara yang dilakukan secara berkelanjutan, PT Tunas Dwipa Matra (TDM) berharap masyarakat Lampung semakin memahami pentingnya teknik berboncengan yang benar. Dengan menerapkan budaya #Cari_Aman, setiap pengendara dapat berkontribusi menciptakan lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Waspada Blind Spot Kendaraan Besar, Honda Lampung Ajak Masyarakat Berkendara Lebih #Cari_Aman

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Mobilitas kendaraan besar seperti truk dan bus masih menjadi bagian dari aktivitas lalu lintas sehari-hari di berbagai ruas jalan di Provinsi Lampung, khususnya pada jalur arteri dan kawasan industri. Melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, PT Tunas Dwipa Matra (Honda Lampung) mengajak masyarakat untuk lebih memahami bahaya blind spot atau titik buta kendaraan besar guna mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.

Blind spot merupakan area di sekitar kendaraan yang tidak dapat terlihat oleh pengemudi melalui kaca spion. Kondisi ini sering kali membuat pengendara sepeda motor tidak disadari keberadaannya oleh pengemudi truk maupun bus, sehingga meningkatkan potensi terjadinya tabrakan, terutama saat kendaraan besar berbelok atau berpindah jalur.

Sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, Honda Lampung mengimbau pengendara sepeda motor agar tidak berada terlalu lama di sisi kiri maupun kanan kendaraan besar. Selain itu, pengendara juga disarankan menjaga jarak aman, menghindari mengikuti truk atau bus dari jarak terlalu dekat, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum menyalip melalui sisi kanan.

Manager Promosi TDM Lampung, Bagus Kurniawan, menjelaskan bahwa memahami karakteristik kendaraan besar merupakan bagian penting dalam membangun budaya keselamatan berkendara.

“Banyak pengendara belum menyadari bahwa truk dan bus memiliki titik buta yang jauh lebih luas dibanding kendaraan biasa. Jika pengendara tidak terlihat melalui kaca spion, besar kemungkinan pengemudi kendaraan besar juga tidak mengetahui posisi kita. Karena itu, selalu jaga jarak, hindari berada di area blind spot, dan utamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Ingat, tujuan kita bukan hanya cepat sampai, tetapi juga selamat sampai tujuan,” ujar Bagus Kurniawan.

Honda Lampung juga mengingatkan masyarakat agar tidak memotong jalur kendaraan besar secara tiba-tiba setelah menyalip. Berikan ruang yang cukup karena kendaraan besar membutuhkan jarak pengereman yang lebih panjang dibandingkan kendaraan ringan.

Melalui edukasi yang terus dilakukan, PT Tunas Dwipa Matra berharap masyarakat Lampung semakin memahami pentingnya mengenali potensi bahaya di jalan serta menerapkan perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab. Dengan memahami blind spot kendaraan besar dan menerapkan prinsip #Cari_Aman, setiap pengendara dapat berkontribusi menciptakan lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi semua pengguna jalan.

Berkendara Saat Jam Pulang Sekolah, Honda Lampung Ajak Masyarakat Lebih Peduli Keselamatan Anak

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Momen jam pulang sekolah menjadi salah satu waktu dengan aktivitas lalu lintas yang cukup padat di berbagai ruas jalan di Kota Bandar Lampung. Banyaknya siswa yang berjalan kaki, menyeberang jalan, hingga kendaraan yang berhenti di depan sekolah membuat seluruh pengguna jalan perlu meningkatkan kewaspadaan. Melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, PT Tunas Dwipa Matra (Honda Lampung) mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan anak-anak di jalan.

Jam pulang sekolah yang umumnya berlangsung pada siang hingga sore hari menjadi periode dengan mobilitas tinggi di sekitar kawasan pendidikan. Kondisi tersebut sering kali diperparah oleh pengendara yang terburu-buru, berhenti sembarangan, atau menyalip kendaraan di area sekolah. Situasi ini berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan apabila pengguna jalan tidak mengutamakan keselamatan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas, Honda Lampung mengimbau masyarakat untuk selalu mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan sekolah, memberikan prioritas kepada pejalan kaki yang hendak menyeberang, menjaga jarak aman dengan kendaraan lain, serta menghindari penggunaan klakson secara berlebihan yang dapat mengganggu konsentrasi pengguna jalan, khususnya anak-anak.

Manger Promosi Honda Lampung, Bagus Kurniawan, menyampaikan bahwa keselamatan anak di jalan merupakan tanggung jawab seluruh pengguna jalan, bukan hanya pihak sekolah maupun orang tua.

“Anak-anak memiliki kemampuan yang masih terbatas dalam memperkirakan kecepatan kendaraan maupun kondisi lalu lintas di sekitarnya. Karena itu, pengendara harus lebih waspada ketika melintas di kawasan sekolah. Kurangi kecepatan, jangan menyalip sembarangan, dan selalu utamakan keselamatan dibanding terburu-buru. Mari bersama-sama membangun budaya #Cari_Aman demi menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman bagi generasi penerus,” ujar Bagus Kurniawan.

Honda Lampung juga mengingatkan para orang tua yang mengantar maupun menjemput anak agar berhenti di lokasi yang aman dan tidak menghalangi arus lalu lintas. Sementara bagi pengendara sepeda motor, penggunaan helm berstandar SNI yang terpasang dengan benar wajib dilakukan, baik oleh pengendara maupun penumpang.

Melalui edukasi berkelanjutan dan kampanye #Cari_Aman, PT Tunas Dwipa Matra berharap semakin banyak masyarakat Lampung yang menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan. Dengan saling menghormati sesama pengguna jalan, terutama di kawasan sekolah, lingkungan berlalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman dapat terwujud untuk semua.