Sat Brimob Polda Lampung Pengamanan Kompetisi Sepak Bola BRI Super League antara Bhayangkara Presisi Lampung FC vs PSBS Biak

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pengamanan kompetisi Sepak Bola BRI Super League 2025/2026 antara Bhayangkara Presisi Lampung FC vs PSBS Biak telah dilakukan dengan ketat oleh Personel Satbrimob Polda Lampung. Kegiatan ini berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda pada hari Sabtu, tanggal 23 Mei 2026. Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan bahwa pertandingan berjalan dengan lancar dan aman, serta untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan.

Pengamanan tersebut melibatkan Personel Satbrimob Polda Lampung yang telah terlatih dan bersiap untuk menghadapi berbagai situasi. Mereka melakukan penjagaan di sekitar stadion, memeriksa tiket dan barang bawaan penonton, serta memantau situasi di dalam dan di luar stadion. Dengan demikian, pertandingan dapat berlangsung dengan nyaman dan aman, sehingga penonton dapat menikmati pertandingan sepak bola dengan tenang.

Pertandingan antara Bhayangkara Presisi Lampung FC vs PSBS Biak merupakan salah satu pertandingan penting dalam kompetisi Sepak Bola BRI Super League 2025/2026. Oleh karena itu, pengamanan yang ketat sangat diperlukan untuk memastikan bahwa pertandingan berjalan dengan fair dan tidak ada gangguan keamanan. Dengan pengamanan yang baik, diharapkan pertandingan dapat berlangsung dengan sukses dan penonton dapat menikmati pertandingan dengan aman dan nyaman.(Red)

Babinsa Enggal Jadi Sahabat Rakyat Lewat Aksi Sosial Penuh Kepedulian

BANDAR LAMPANG -(deklarasinews.com)– Kehadiran seorang Babinsa di tengah masyarakat bukan sekadar urusan teritorial dan pertahanan. Lebih dari itu, ia adalah pelindung, pembimbing, dan sahabat bagi warga. Hari Sabtu (23/5/2026) menjadi bukti nyata ketulusan tersebut melalui kegiatan Bakti Sosial yang digagas oleh Babinsa Kecamatan Enggal, Koramil 410-05/TKP, di bawah komando langsung Pelda Supranoto.

Dengan penuh kehangatan dan jiwa kepemimpinan yang rendah hati, Pelda Supranoto memimpin langsung jajarannya menyambangi rumah-rumah warga tidak mampu di wilayah Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung. Bukan sekadar seremonial, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian aparat kewilayahan terhadap kesulitan rakyat kecil yang seringkali luput dari sorotan.

“Kami tidak ingin hanya menjadi aparat yang menunggu laporan. Hari ini, kami turun, menggandeng tangan mereka, dan berbagi. Ini adalah panggilan jiwa seorang Babinsa,” ujar Pelda Supranoto dengan mata berkaca-kaca saat menyerahkan paket sembako dan bantuan kesehatan sederhana kepada seorang nenek renta yang sudah lama terbaring sakit.

Yang membuat kegiatan ini begitu istimewa dan layak menjadi berita terbaik adalah pendekatan humanis yang dilakukan. Para Babinsa tidak hanya membagikan bantuan, tetapi juga duduk bersama, mendengarkan keluh kesah, bahkan membantu membersihkan lingkungan rumah warga. Salah satu momen paling mengharukan adalah ketika seorang Babinsa dengan sigap membantu memandikan ibu janda yang lumpuh, sementara rekannya memperbaiki atap bocor rumah warga yang sudah rapuh.

Kegiatan yang berlangsung tertib dan aman ini disambut dengan tangis haru dan senyum bahagia dari puluhan keluarga penerima manfaat. “Kami tidak pernah menyangka, Bapak TNI mau datang ke gubuk kami. Ini bukan hanya bantuan materi, tapi hati mereka ikut datang,” ujar Sumiati (67), warga RT 02, dengan suara bergetar.

Danramil 0410-05/TKP melalui laporan yang diterima dari Ba Jaga Koramil setempat memberikan apresiasi setinggi-tingginya. “Ini adalah teladan. Pelda Supranoto dan anggota telah menunjukkan bahwa jiwa ksatria TNI adalah jiwa yang dekat dengan rakyat. Teruslah berbuat baik, karena setiap kebaikan akan kembali kepada satuan kita,” pesannya dalam arahan virtual.

Kegiatan Bakti Sosial ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI dan rakyat tidak pernah pudar. Di sela kesibukan tugas negara, Babinsa Kecamatan Enggal membuktikan bahwa senyum warga miskin adalah medali tertinggi seorang prajurit. (Red)

Babinsa Koramil 1311-09/Bahodopi Laksanakan Komsos Bersama Warga Binaan Di Desa LeLe

MOROWALI -(deklarasinews.com)- Dalam rangka menjaga keharmonisan serta mempererat hubungan dengan warga binaan, Babinsa Koramil 1311-09/Bahodopi Sertu Muh. Jufri melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat di Desa Lele, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sabtu (23/05/2026).

Melalui kegiatan Komsos tersebut, Babinsa terus menjalin kedekatan dan silaturahmi dengan masyarakat guna mengetahui perkembangan situasi serta kondisi wilayah binaan secara langsung. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan sinergitas antara TNI dengan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah desa binaan.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Muh. Jufri juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kekompakan antarwarga serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif tidak terlepas dari peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Warga Desa Lele menyambut baik kegiatan Komsos yang rutin dilakukan Babinsa. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat dinilai mampu memberikan rasa aman, mempererat hubungan emosional serta menjadi wadah bagi warga dalam menyampaikan berbagai informasi maupun permasalahan yang ada di lingkungan mereka.

Dengan adanya kegiatan Komsos secara rutin, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin solid sehingga tercipta kemanunggalan TNI dengan rakyat yang kuat demi mendukung pembangunan dan keamanan wilayah.

Rpdm

Penuh Kepedulian, Babinsa Kodim 0410/KBL Hadirkan Senyum di Panti Asuhan Qoroba Mulya

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 410-01/Panjang Kodim 0410/Kota Bandar Lampung melalui pelaksanaan kegiatan Karya Bakti Satkowil Semester I TA 2026 yang berlangsung di Panti Asuhan Qoroba Mulya, Jalan Penghijauan RT 01/02 LK I, Kelurahan Way Dadi Baru, Kecamatan Sukarame, Sabtu (23/05/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 410-01/PJG Serka Riyatno tampil aktif dan penuh semangat memimpin serta menggerakkan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bukti nyata bahwa TNI tidak hanya menjaga kedaulatan negara, namun juga hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaannya.

Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB diawali dengan apel dan pengecekan personel, kemudian dilanjutkan registrasi peserta serta penyuluhan Bela Negara, Wawasan Kebangsaan dan cinta tanah air kepada masyarakat dan warga sekitar. Dalam penyuluhan tersebut, Babinsa mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan rasa nasionalisme serta memperkuat semangat gotong royong demi menjaga keutuhan NKRI.

Selain memberikan pembinaan wawasan kebangsaan, kegiatan karya bakti juga diwujudkan melalui rehabilitasi fasilitas sosial berupa pengecatan Masjid Al Hary Makmur yang berada di lingkungan Panti Asuhan Qoroba Mulya. Dengan penuh kebersamaan, personel TNI bersama warga bergotong royong mempercantik tempat ibadah agar menjadi lebih nyaman dan bersih untuk digunakan masyarakat.

Tidak hanya itu, kepedulian terhadap kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut. Babinsa bersama unsur terkait turut melaksanakan bakti sosial kesehatan di Puskesmas Sukarame Bandar Lampung sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Danramil 410-01/PJG, Lurah Way Dadi Baru, anggota Koramil, anggota Pendim, anggota Linmas Kelurahan Way Dadi Baru serta masyarakat sekitar yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat tampak begitu kuat selama kegiatan berlangsung. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat mendapat apresiasi positif dari warga karena dinilai mampu memberikan motivasi, semangat gotong royong serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman dan lancar, serta menjadi momentum mempererat hubungan harmonis antara TNI dan rakyat demi terciptanya kemanunggalan TNI bersama masyarakat.

Pembunuhan Pendulang Emas di Awimbon, Petugas Gabungan Fokus Evakuasi Korban dan Pengejaran Pelaku

PEGUNUNGAN BINTANG -(deklarasinews.com)- Petugas gabungan terus melakukan penanganan intensif terkait aksi pembunuhan terhadap para pendulang emas di Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Hingga saat ini, aparat masih memprioritaskan proses evakuasi korban, pencarian warga yang dilaporkan selamat, serta pengejaran terhadap kelompok pelaku.

Berdasarkan data sementara yang diterima petugas, korban meninggal dunia tercatat sebanyak 10 orang. Namun jumlah tersebut masih dimungkinkan bertambah karena sejumlah pendulang emas dilaporkan masih bersembunyi di kawasan hutan sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil investigasi awal dan analisis terhadap video yang beredar, pelaku diduga merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Batalyon Yamue pimpinan Ronald Hiluka alias Dejang Hiluka. Kelompok tersebut diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang dengan persenjataan berupa satu pucuk senjata jenis AR-15 dan beberapa senjata api rakitan.

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama unsur Forkopimda Kabupaten Boven Digoel terus melakukan koordinasi untuk mendukung proses penyelidikan, pengamanan wilayah, serta percepatan evakuasi korban. Petugas juga melakukan pendalaman terhadap jaringan kelompok pelaku dan mengumpulkan berbagai petunjuk lapangan guna kepentingan penegakan hukum.

Meski lokasi kejadian berada di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang, akses menuju lokasi diketahui lebih dekat melalui Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel. Karena kondisi geografis yang berat dan berada di kawasan hutan lebat, proses evakuasi mengunakan metode pembukaan jalur atau babat hutan menuju titik lokasi.

Pos aju dan titik evakuasi sementara dipusatkan di Tanah Merah dengan dukungan personel gabungan guna mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban.

Selain mengevakuasi korban meninggal dunia, petugas juga melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap korban selamat yang hingga kini masih dilaporkan bersembunyi di kawasan hutan.

Diketahui kejadian pembunuhan terhadap Pendulang emas terjadi sejak tanggal 18 Mei 2026 bertempat di area hutan lindung lokasi penambangan distrik Awimbon Kab. Pengunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan seluruh personel akan memaksimalkan proses evakuasi serta penyelidikan guna memastikan situasi tetap terkendali dan korban dapat segera ditemukan.

“Fokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan korban selamat, mengevakuasi para korban meninggal dunia, serta melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku secara profesional dan terukur,” ujar Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.

Ia menambahkan bahwa kondisi medan yang berat menjadi tantangan tersendiri dalam proses penanganan di lapangan, sehingga seluruh personel diminta tetap mengedepankan aspek keselamatan dalam pelaksanaan tugas.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pendulangan maupun penambangan ilegal di wilayah rawan konflik tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pendulangan atau penambangan ilegal di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi karena sangat berisiko terhadap keselamatan,” kata Kombes Pol. Adarma Sinaga.

Menurutnya, kawasan tersebut merupakan wilayah hutan lindung yang tidak memiliki aktivitas resmi dan selama ini kerap menjadi lokasi aksi gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata.

Senada dengan itu, Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., saat dijumpai media (22/5/2026), mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan tetap mengikuti perkembangan informasi resmi dari aparat.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta mendukung proses penanganan yang sedang dilakukan petugas di lapangan,” ujar Kombes Pol. Yusuf Sutejo.

Ia menegaskan bahwa aparat keamanan terus berupaya menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan proses evakuasi dan penyelamatan berjalan maksimal.

Menurut petugas, kejadian serupa telah berulang kali terjadi dan memiliki risiko ancaman keselamatan yang sangat tinggi. Selain berada di kawasan hutan lindung dan tidak terdapat aktivitas resmi, wilayah tersebut juga kerap menjadi lokasi aksi teror, penganiayaan, ancaman kekerasan, hingga pembunuhan oleh kelompok kriminal bersenjata sebagai upaya menunjukkan eksistensi keberadaan mereka di tingkat nasional maupun internasional.(red)

Rotasi Jabatan di Polresta Bandar Lampung, Kabag Ops dan 7 Kapolsek Berganti

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Polresta Bandar Lampung menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek jajaran di Lapangan Mapolresta Bandar Lampung, Sabtu (23/5/2026).

Mutasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolda Lampung Nomor ST/361/IV/Kep./2026, ST/362/IV/Kep./2026, dan ST/363/IV/Kep./2026 tertanggal 30 April 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Lampung.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, memimpin langsung upacara sertijab tersebut.

Dalam mutasi kali ini, sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polresta Bandar Lampung mengalami pergantian, diantaranya

Kompol I Made Indra Wijaya yang sebelumnya menjabat Kabag Ops Polresta Bandar Lampung digantikan oleh Kompol Edy Kurniawan yang sebelumnya menjabat Kabag Ops Polres Lampung Timur

Kompol Tony Apriadi yang sebelumnya menjabat Kapolsek Telukbetung Timur dimutasi sebagai Kapolsek Tanjungkarang Timur menggantikan Kompol Kurmen Rubitanto.

Posisi Kapolsek Telukbetung Timur kini dijabat AKP Daelami yang sebelumnya menjabat Kapolsek Terbanggi Besar, Polres Lampung Tengah.

Sementara itu, AKP Ono Karyono yang sebelumnya menjabat Kapolsek Tanjungkarang Barat dimutasi menjadi Kapolsek Labuhan Ratu. Jabatan Kapolsek Tanjungkarang Barat selanjutnya diisi AKP Martoyo yang sebelumnya menjabat Kapolsek Telukbetung Utara.

Kemudian, jabatan Kapolsek Telukbetung Utara kini diemban AKP Anton Saputra.

Untuk jabatan Kapolsek Sukarame kini dijabat Kompol Henry Dunan Pandiangan yang sebelumnya menjabat Kasi Laka Ditlantas Polda Lampung.

Sementara Iptu Edy Sabhara Purba yang sebelumnya menjabat Kanit Satreskrim Polresta Bandar Lampung dimutasi sebagai Kapolsek Tanjung Senang.

Adapun pejabat lama yang dimutasi di antaranya Kompol Kurmen Rubiyanto dari jabatan Kapolsek Tanjungkarang Timur menjadi Kabag Log Polres Tulang Bawang.

Kemudian Kompol Budi Harto dari jabatan Kapolsek Labuhan Ratu dimutasi menjadi Kasubbagrenmin Ditreskrimum Polda Lampung.

Selain itu, Kompol Rohmawan dari jabatan Kapolsek Sukarame dimutasi menjadi Kasubbagrenmin Ditpamobvit Polda Lampung, sedangkan Iptu Andri Saputra dari jabatan Kapolsek Tanjung Senang dimutasi menjadi Kapolsek Terusan Nunyai Polres Lampung Tengah.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengatakan mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi.

“Pergantian jabatan ini bertujuan untuk pengembangan karier personel, memperluas pengalaman, serta meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas,” kata Kombes Pol Alfret.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polresta Bandar Lampung.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kinerja dan kontribusi saudara dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung,” ujarnya.

Kepada pejabat baru, Kapolresta berharap seluruh personel dapat segera menyesuaikan diri dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya percaya pengalaman saudara di tempat tugas sebelumnya dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Upacara sertijab berlangsung khidmat dan diikuti pejabat utama, perwira, personel, serta Bhayangkari Cabang Kota Bandar Lampung.

Respons Cepat Babinsa Kampung Baru Bantu Evakuasi Mahasiswa Unila Ditemukan Meninggal

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Cepat dan responsif. Itulah yang ditunjukkan oleh Sertu Kopka Ferdi Sopyansah, Babinsa Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu, saat menerima laporan penemuan jenazah seorang mahasiswa Universitas Lampung (Unila) di sebuah rumah kos, Jumat (22/5/2026) malam.

Kecepatan informasi dan ketangkasan Babinsa dalam berkoordinasi bersama unsur aparat terkait, pemerintah kelurahan, serta Linmas menjadi bukti nyata sinergitas TNI dengan aparat kewilayahan. Kehadiran Kopka Ferdi Sopyansah di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak hanya sebagai pelapor, tetapi juga sebagai pengendali situasi agar tetap kondusif.

Berdasarkan laporan yang diterima Posko Koramil 410-06/Kedaton, kejadian bermula pada pukul 18.12 WIB. Seorang tetangga kamar kos bernama Tazkii (22) melihat pintu kamar korban, Kristian Thomas Tefsele (24), tidak tertutup rapat. Setelah dipanggil berkali-kali tanpa respons, Tazkii pun membuka pintu dan menemukan korban sudah dalam keadaan kaku.

Tazkii segera memberitahu warga lainnya, yang kemudian melaporkan kejadian ini kepada Ketua RT setempat. Tanpa menunggu waktu, Bu RT langsung menghubungi Babinsa Kopka Ferdi Sopyansah dan aparat terkait di wilayah tersebut

Pada pukul 19.00 WIB, Kopka Ferdi Sopyansah sudah tiba di lokasi di Jalan Bumi Manti 2, RT 01 Lk I, Kelurahan Kampung Baru. Bersama unsur aparatur terkait diwilayah bandar lampung, Babinsa memastikan proses identifikasi dan evakuasi berjalan sesuai prosedur.

“Kami langsung melakukan pendataan, mengamankan lokasi, dan memastikan tidak ada gangguan kamtibmas. Keluarga korban juga telah kami hubungi melalui koordinasi dengan pihak kampus dan kelurahan,” ujar Kopka Ferdi di lokasi kejadian.

Jenazah Kristian Thomas Tefsele, mahasiswa Unila asal Rawajitu Timur, Tulang Bawang, langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bayangkara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian telah memeriksa dua orang saksi yang merupakan tetangga kamar korban, yakni Tazkii (22) dan Ahmad Irvandi (24). Sementara itu, Tim Inafis kepolisian Bandar Lampung masih mendalami olah TKP.

Komandan Koramil 410-06/Kedaton memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kopka Ferdi Sopyansah yang dinilai sigap dan profesional.

“Ini yang kami harapkan dari seorang Babinsa: hadir pertama di tengah masyarakat, menjadi penenang, sekaligus koordinator di lapangan. Semoga ini menjadi contoh terbaik bagi seluruh Babinsa jajaran Kodim 0410/KBL,” ujar Danramil melalui pesan singkatnya.

Sementara itu, masyarakat sekitar mengaku merasa tenang dengan respons cepat aparat TNI. “Kami panik, tapi begitu Pak Babinsa datang, semuanya jadi terarah. Beliau yang mengatur evakuasi sampai komunikasi dengan pihak berwajib,” ujar salah seorang warga.

Wujud Kepedulian dan Aksi Kemanusiaan, Personel Satlantas Bantu Masyarakat Melalui Donor Darah

MOROWALI -(deklarasinews.com)- Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Morowali melaksanakan kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan aksi kemanusiaan, yang digelar pada hari Jumat, 22 Mei 2026.

Selain sebagai upaya membantu  masyarakat yang membutuhkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa empati serta solidaritas antar sesama.

Kasat Lantas Polres Morowali, IPTU Ni Nyoman Sukreni, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk dari komitmen Polres Morowali dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, tidak hanya melalui tugas di bidang lalu lintas, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemanusiaan.

“Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap sesama, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap hal ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di wilayah Kabupaten Morowali. Tutup Iptu Ni Nyoman Sukreni.

Rpdm

Polwan Besemah Berbagi, Polres Pagar Alam Ringankan Beban Warga Kurang Mampu

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Polres Pagar Alam melalui kegiatan Sambang Polwan Besemah kembali menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB di kediaman Ibu Siti Wardani, Dusun III Gunung Gare RT 004 RW 003, Kelurahan Gunung Dempo, Kecamatan Pagar Alam Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, para Polwan Polres Pagar Alam menyalurkan bantuan berupa telur, beras, mie instan, minyak goreng, serta kebutuhan pokok lainnya kepada Ibu Siti Wardani yang mengalami keterbatasan ekonomi. Bantuan diberikan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Polri terhadap masyarakat.

Kegiatan dihadiri oleh Aipda Rita Gustina, S.H., Aipda Nur Jelita, S.Psi., bersama Polwan lainnya. Selain memberikan bantuan sembako, para Polwan juga memberikan semangat dan dukungan moril kepada keluarga penerima bantuan agar tetap kuat dan optimis dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Kapolres Polres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan Sambang Polwan Besemah merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan dan perhatian.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga penerima. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Mansyur, Amd. Kep., S.H., menambahkan bahwa kegiatan sosial yang dilakukan para Polwan diharapkan dapat mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama. (Rep)

Mengintip Kelas Kreatif Serda Ihsanudin, Oase Belajar Anak Lampung

LAMTIM -(deklarasinews.com)- Langkah kaki-kaki kecil memecah kesunyian Dusun Empat, Desa Toto Harjo, Lampung Timur, saat jarum jam menunjukkan pukul 10.00 WIB.

Puluhan anak sekolah bergegas menuju sebuah bangunan sederhana bercat hijau cerah milik Serda Ihsanudin, seorang anggota Babinsa (Bintara Pembina Desa) Koramil Purbolinggo.

Di teras bangunan tersebut, puluhan pasang sandal berjejal rapi, menandai dimulainya rutinitas harian menjemput ilmu di sebuah ruang yang dulunya jauh dari kesan akademis.

Empat tahun lalu, bangunan ini merupakan gudang penyimpanan pakan sapi yang bising oleh suara mesin.

Didorong semangat pengabdian, Serda Ihsanudin memutuskan menyulap tempat tersebut menjadi ruang belajar interaktif.

Kini, dinding kusam berganti warna-warni poster edukasi, mulai dari peta Indonesia, aksara Lampung, hingga sketsa wajah pahlawan nasional seperti Ki Hajar Dewantara dan R.A. Kartini.

Istri Ihsanudin, Umi Salmah, menjadi sosok sentral yang memandu kelas setiap hari Senin hingga Jumat.

“Kami ingin memberikan ruang di mana anak-anak bisa belajar dengan ceria dan bersosialisasi secara langsung, bukan cuma asyik dengan gawai masing-masing,” ujar Umi Salmah saat menjelaskan motivasi di balik gerakan ini.

Aktivitas di sana beragam, mulai dari pengenalan huruf untuk anak prasekolah hingga kelas sejarah untuk menumbuhkan rasa nasionalisme.

Selain ruang kelas, Ihsanudin membangun fasilitas bermain (playground) di halaman depan rumahnya.

Tersedia seluncuran, jungkat-jungkit, hingga ayunan besi yang sengaja dihadirkan sebagai magnet agar anak-anak betah beraktivitas fisik.

Fasilitas ini terbukti ampuh mengalihkan perhatian anak-anak dari ketergantungan terhadap gawai.

Kehadiran gudang aksara ini mendapat apresiasi tinggi dari para orangtua/wali murid.

Ida, salah satu warga, mengaku merasakan perubahan besar pada perilaku anaknya yang kini lebih kompak dan memiliki jiwa sosial yang bagus.

“Sebagai orangtua, kami sangat senang dan terbantu. Waktu bermain anak jadi lebih bermanfaat untuk belajar, dan yang paling penting, ketergantungan mereka pada handphone berkurang drastis,” kata Ida.

Saat ini, lebih dari 50 anak dari jenjang TK hingga SD rutin belajar di kediaman sang Babinsa tanpa dipungut biaya.

Beberapa peserta bahkan merupakan anak-anak yang belum pernah merasakan bangku sekolah formal.

Bagi warga, inisiatif ini adalah oase di tengah terbatasnya fasilitas pendidikan non-formal di tingkat desa.

“Di sini mereka bisa bersosialisasi dan bermain bersama teman-temannya,” ungkap seorang ibu yang rutin mengantar anaknya sambil menikmati suguhan singkong rebus dari tuan rumah.

Di mata masyarakat, Serda Ihsanudin bukan sekadar prajurit berbaju loreng, melainkan sosok ramah yang memberikan solusi nyata bagi lingkungan tanpa adanya sekat dengan warga.

Sore hari, usai jam belajar, Ihsanudin yang masih mengenakan seragam dinas tampak duduk di teras bersama istrinya.

Sebuah pemandangan sederhana yang menggambarkan bagaimana pengabdian tulus mampu mengubah bekas gudang pakan menjadi tempat lahirnya mimpi-mimpi anak bangsa di pelosok Lampung.