Polda Sumsel Gelar Sidang Rikkes II Secara Hibrida, Kapolda Tekankan Prinsip BETAH dalam Rekrutmen Polri

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Kepolisian Daerah Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan proses rekrutmen anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis melalui pelaksanaan Sidang Menuju Pemeriksaan Kesehatan Tahap II Penerimaan Terpadu Taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Gedung Golden Sriwijaya Jakabaring Palembang, Kamis, 4 Juni 2026.

Sidang yang dilaksanakan mulai pukul 16.00 WIB tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi calon anggota Polri. Sebanyak 1.674 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti Pemeriksaan Kesehatan Tahap II setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat dari total 3.684 pendaftar yang mengikuti proses penerimaan terpadu di wilayah Polda Sumatera Selatan.

Pelaksanaan sidang dilakukan secara hibrida untuk memastikan keterbukaan informasi dan akses yang setara bagi seluruh peserta di wilayah Sumatera Selatan. Sebanyak 523 peserta mengikuti sidang secara langsung di Gedung Golden Sriwijaya Jakabaring, terdiri atas 132 peserta Akpol, 359 peserta Bintara, dan 32 peserta Tamtama. Sementara 1.151 peserta lainnya mengikuti sidang secara daring dari masing-masing Polres jajaran Polda Sumsel.

Berdasarkan hasil sidang, sebanyak 132 calon Taruna dan Taruni Akpol dinyatakan berhak mengikuti Pemeriksaan Kesehatan Tahap II, terdiri dari 118 pria dan 14 wanita. Pada jalur Bintara, sebanyak 1.393 peserta dinyatakan lolos, terdiri atas 1.233 peserta Bintara PTU/SPKT, 94 peserta Bintara Intelijen, 29 peserta Bintara Kompetensi Khusus, dan 37 peserta Bintara Polair. Sementara itu, sebanyak 149 peserta Tamtama juga dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Inspektur Pengawasan Daerah Polda Sumsel Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, S.H., S.I.K., selaku Ketua Tim Pengawas Umum, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si., selaku Ketua Pelaksana, serta para Pejabat Utama Polda Sumsel yang tergabung dalam berbagai tim penguji dan pengawas penerimaan terpadu Polri Tahun Anggaran 2026.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan berdasarkan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Kapolda juga mengingatkan seluruh peserta dan orang tua agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang mengaku mampu meloloskan peserta dengan imbalan tertentu.

“Masuk menjadi anggota Polri bukan hanya karena pintar atau tidak pintar, tetapi karena siapa yang lebih siap, maka dialah yang akan terpilih. Saya tegaskan kepada seluruh peserta dan orang tua, jangan percaya kepada siapa pun yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang. Proses seleksi ini gratis dan dilaksanakan secara objektif sesuai kemampuan masing-masing peserta,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho.

Kapolda juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil agar tidak berkecil hati dan menjadikan hasil seleksi sebagai bahan evaluasi untuk mempersiapkan diri lebih baik di masa mendatang.

“Bagi yang belum berhasil, jangan berputus asa. Jadikan ini sebagai pengalaman dan motivasi untuk memperbaiki diri. Masih banyak kesempatan pengabdian kepada bangsa dan negara melalui berbagai profesi lainnya. Sedangkan bagi yang berhasil melanjutkan ke tahap berikutnya, tetap jaga kesehatan, disiplin, dan integritas karena perjalanan masih panjang,” tambahnya.

Pelaksanaan rekrutmen yang profesional dan transparan ini merupakan bagian dari implementasi Program Presisi Polri yang diinisiasi oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Melalui sistem seleksi berbasis kompetensi dan meritokrasi, Polri berupaya menghasilkan sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan tugas kepolisian di masa depan.

Pada level nasional, proses rekrutmen yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme juga sejalan dengan agenda reformasi birokrasi pemerintah dalam membangun institusi negara yang profesional, modern, dan berintegritas. Oleh karena itu, setiap tahapan penerimaan dilaksanakan secara terbuka dan diawasi oleh pengawas internal maupun eksternal guna menjamin objektivitas hasil seleksi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan peserta yang lolos ke tahap berikutnya sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan dan kesiapan mereka sendiri.

“Polda Sumatera Selatan memastikan seluruh tahapan penerimaan dilaksanakan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Setiap peserta yang dinyatakan lolos adalah mereka yang berhasil melalui proses seleksi berdasarkan kemampuan, kompetensi, dan kesiapan masing-masing. Tidak ada jalur khusus, tidak ada titipan, dan tidak ada praktik percaloan dalam rekrutmen Polri,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Polda Sumatera Selatan memastikan seluruh tahapan lanjutan Penerimaan Terpadu Polri Tahun Anggaran 2026 akan terus dilaksanakan secara profesional, objektif, dan berintegritas guna menghasilkan calon anggota Polri yang unggul, adaptif, serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Rls/Ags).

Bersama Gubernur Sumsel, Kapolres Pagar Alam Hadiri Peresmian Aesthetic Dempo Umi Alfatih di Kaki Gunung Dempo

PAGAR ALAM -(deklarasinews.com)– Gunung Dempo menjadi saksi lahirnya destinasi wisata baru yang digadang-gadang akan menjadi salah satu magnet wisata Kota Pagar Alam. Pada Jumat (5/6/2026), Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., secara resmi membuka Aesthetic Dempo Umi Alfatih yang berlokasi di kawasan Gunung Dempo, Desa Plang Kenidai, Kelurahan Gunung Dempo, Kecamatan Pagar Alam Selatan.

Peresmian berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Acara diawali dengan pemotongan pita oleh Gubernur Sumatera Selatan sebagai simbol dibukanya destinasi wisata tersebut. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., Ipda Suyoto. SH, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Aesthetic Dempo Umi Alfatih menawarkan konsep wisata alam yang memadukan keindahan panorama Gunung Dempo dengan berbagai fasilitas yang nyaman bagi pengunjung. Selain menyediakan vila dan tempat penginapan, lokasi ini juga dilengkapi area bersantai, taman yang tertata indah, serta berbagai spot foto yang menarik dengan latar pegunungan yang memukau.

Usai prosesi peresmian, Gubernur Sumsel bersama  Kapolres Pagaralam meninjau kawasan wisata kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan makan bersama dalam suasana hangat penuh kekeluargaan.

Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., mengapresiasi hadirnya Aesthetic Dempo Umi Alfatih yang dinilai mampu memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

“Pagar Alam memiliki anugerah alam yang luar biasa. Kehadiran Aesthetic Dempo Umi Alfatih menjadi bukti bahwa potensi tersebut terus dikembangkan secara positif. Saya berharap tempat ini menjadi destinasi favorit wisatawan dan mampu membuka peluang usaha serta lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujar Herman Deru.

Sementara itu, Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., menyampaikan bahwa berkembangnya sektor pariwisata akan memberikan dampak positif bagi daerah, baik dari sisi ekonomi maupun promosi daerah.

“Kami menyambut baik hadirnya destinasi wisata baru ini. Keberadaan tempat wisata yang aman, nyaman dan tertata juga akan meningkatkan minat kunjungan wisatawan ke Kota Pagar Alam. Polres Pagar Alam siap mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif demi mendukung kemajuan sektor pariwisata,” ungkap Kapolres.

Di sisi lain, Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Mansyur, Amd. Kep., S.H., mengatakan bahwa kehadiran Aesthetic Dempo Umi Alfatih menjadi warna baru bagi dunia pariwisata Kota Pagar Alam.

“Dengan panorama Gunung Dempo yang begitu indah, ditambah fasilitas yang lengkap dan suasana yang nyaman, tempat ini memiliki daya tarik tersendiri. Kami optimistis destinasi ini akan menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Pagar Alam,” jelas Iptu Mansyur. (Rep)

Dukung Program Presiden, Kapolda Sumsel Dorong Pemanfaatan Lahan PTPN IV untuk Produksi Jagung

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat perannya dalam mendukung program strategis nasional melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satu langkah konkret tersebut diwujudkan melalui audiensi strategis antara Kapolda Sumatera Selatan dan jajaran PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) yang berlangsung di Ruang Delegasi Lantai II Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis, 4 Juni 2026.

Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. tersebut membahas berbagai agenda strategis yang berkaitan dengan ketahanan pangan nasional, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), perlindungan aset negara, serta penguatan stabilitas keamanan di wilayah perkebunan.

Audiensi ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan nasional yang menempatkan sektor pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan pemerintah. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan yang belum produktif di lingkungan PTPN IV untuk mendukung program penanaman jagung yang saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Selain mendukung peningkatan produksi pangan, pertemuan juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan. Kapolda Sumsel meminta agar seluruh unsur perusahaan memperkuat langkah-langkah mitigasi, termasuk mengaktifkan kembali Satgas Karhutla, melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi lahan gambut, memastikan ketersediaan sarana dan prasarana pemadaman, serta mengoptimalkan fungsi sumur bor di wilayah operasional perusahaan.

Langkah preventif tersebut dinilai sangat penting mengingat Sumatera Selatan merupakan salah satu daerah strategis yang memiliki kawasan perkebunan dan lahan gambut cukup luas. Keberhasilan pencegahan Karhutla tidak hanya berdampak pada perlindungan lingkungan hidup, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, dan stabilitas sosial di daerah.

Di sisi lain, Polda Sumsel juga menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan keamanan terhadap aset-aset strategis negara dan aktivitas operasional perusahaan. Kepolisian siap mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari tindak pidana pencurian, premanisme, hingga gangguan lain yang dapat menghambat produktivitas sektor perkebunan.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan bahwa program ketahanan pangan merupakan agenda nasional yang membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

“Program ketahanan pangan jagung ini bertujuan mendukung petani dan kelompok tani agar semakin produktif sekaligus membantu menjaga ketersediaan pangan nasional. Kami berharap seluruh potensi lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung program pemerintah,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho.

Lebih lanjut, Kapolda Sumsel juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi ancaman Karhutla yang setiap tahun menjadi perhatian serius pemerintah.

“Pencegahan jauh lebih efektif daripada penanggulangan. Karena itu seluruh pihak harus memiliki kesiapan yang sama, mulai dari deteksi dini, pemantauan lapangan, hingga kesiapan sarana dan personel apabila terjadi potensi kebakaran,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa sinergi antara Polri dan BUMN merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga keberlanjutan pembangunan nasional.

“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Polda Sumsel siap memastikan situasi keamanan tetap kondusif sehingga seluruh program strategis nasional, termasuk ketahanan pangan dan pencegahan Karhutla, dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Melalui sinergi yang semakin kuat antara Polda Sumatera Selatan dan PT Perkebunan Nusantara IV, diharapkan berbagai program prioritas nasional dapat berjalan lebih efektif, mulai dari peningkatan produksi pangan, perlindungan lingkungan hidup, hingga penguatan stabilitas keamanan daerah. Langkah ini sekaligus menjadi wujud implementasi Polri Presisi yang tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis pembangunan nasional. (Rls/Ags).

Lapas Kelas III Pagar Alam Gelar Razia Rutin, Perkuat Keamanan dan Cegah Peredaran Barang Terlarang

PAGAR ALAM -(deklarasinews.com)- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Pagar Alam kembali melaksanakan razia pembersihan dan penertiban sebagai upaya memperkuat keamanan serta mencegah masuknya barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan razia dilakukan secara menyeluruh di sejumlah blok hunian dan area yang dianggap rawan. Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang milik warga binaan pemasyarakatan (WBP) guna memastikan kepatuhan terhadap aturan dan tata tertib yang berlaku.

Razia ini merupakan bagian dari langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), sekaligus upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga binaan maupun petugas.

Kepala Lapas Kelas III Pagar Alam, Angky Setiyanto Andrianto, menegaskan bahwa kegiatan tersebut akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas.

“Razia rutin ini dilakukan demi menjaga keamanan, ketertiban, sekaligus memberikan kenyamanan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP),” ujar Angky.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini sehingga situasi di Lapas Kelas III Pagar Alam tetap aman, tertib, dan kondusif. (Rep)

 

Operasi Antik Toba 2026: Polres Asahan Ungkap 69 Kasus Narkoba, Amankan 85 Tersangka

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Gencaran pemberantasan narkotika di wilayah Kabupaten Asahan terus menunjukkan hasil nyata. Melalui Operasi Antik Toba 2026 yang berlangsung sejak 13 Mei hingga 2 Juni 2026, kepolisian berhasil memecahkan puluhan kasus peredaran dan penyalahgunaan barang terlarang, sekaligus mengamankan sejumlah besar pelaku beserta barang bukti.

Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani menegaskan komitmen tersebut, yang dalam kesempatan ini disampaikan oleh Wakapolres Asahan Kompol Slamet Riyadi. Ia menyebutkan bahwa capaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh personel di lapangan serta dukungan aktif masyarakat yang berani memberikan informasi terkait jalur dan lokasi transaksi narkotika.

“Keberhasilan ini adalah buah dari sinergi antara kepolisian dan warga. Informasi yang akurat dari masyarakat sangat membantu kami menindak tegas pelaku,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun selama operasi, tercatat sebanyak 69 kasus tindak pidana narkotika berhasil diungkap, dengan total 85 orang tersangka yang diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pengungkapan kasus tersebut dikelompokkan menjadi tiga kategori sasaran operasi.

Pada kategori Target Operasi Orang, petugas berhasil mengungkap 17 kasus dan menangkap 17 tersangka. Barang bukti yang disita meliputi 27,42 gram sabu dan 5 setengah butir ekstasi. Sementara itu, untuk kategori Target Operasi Tempat, kepolisian menindak tegas lokasi-lokasi yang diduga menjadi sarang transaksi, dengan hasil 17 kasus terungkap, 22 tersangka diamankan, serta penyitaan 22,22 gram sabu.

Adapun pada kategori Non Target Operasi, petugas berhasil mengungkap 35 kasus dengan 46 tersangka. Dari penindakan ini, disita barang bukti berupa 70,6 gram sabu, 95,98 gram ganja, dan 36 butir ekstasi. Secara keseluruhan, total barang bukti yang berhasil diamankan selama operasi mencapai 120,24 gram sabu, 95,98 gram ganja, dan 41 setengah butir ekstasi.

Selain penindakan langsung, Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan juga secara rutin melakukan razia di Tempat Hiburan Malam yang tersebar di wilayah hukumnya. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan dan penekanan angka penyalahgunaan narkotika di kalangan masyarakat.

Wakapolres menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi siapa saja yang terlibat dalam peredaran gelap narkotika. Penegakan hukum akan terus dilakukan secara konsisten, disertai dengan edukasi dan sosialisasi agar masyarakat lebih memahami bahaya barang terlarang tersebut.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak tinggal diam. Informasi yang disampaikan warga menjadi kunci utama agar kepolisian dapat bertindak cepat dan tepat sasaran.

“Narkoba adalah musuh bersama. Kami tidak bisa bekerja sendirian. Diperlukan kerja sama antara kepolisian, pemerintah, dan seluruh lapisan masyarakat untuk memutus mata rantai ini dan menyelamatkan generasi muda Asahan,” tegasnya.(Don)

Bocorkan Data Pribadi, Pemohon Layanan Publik Laporkan BPN Bandar Lampung Ke Polda Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pemohon pelayanan publik berinisial DR telah resmi melaporkan ke Polda Lampung terkait pengungkapan data pribadi dokumen permohonan miliknya tanpa izin oleh Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung kepada pihak lain yang tidak memiliki hubungan dengan permohonan pemohon pelayanan publik.

Adapun laporan tersebut pada 5 Februari 2026 berdasarkan surat tanda penerimaan laporan (STPL) nomor LP/B/103/II/2026/SPKT/POLDA LAMPUNG yang ditandatangani oleh Kepala SPKT Kompol Desfan Afrizon, S.H dan DR selaku pelapor.

DR mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekira pada 27 Januari 2026 pada saat dirinya mengajukan berkas permohonan cek ploting untuk mengurus keperluan syarat penerbitan sertifikat hilang, akibat bocornya data pibadi pemohon, ada pihak lain yang meneror dan mengintervensi pemohon, sehingga pemohon mengalami tekanan psikis dan ketakutan.

Pelapor juga menerangkan sebelum melaporkan ke SPKT Polda Lampung, pihaknya melalui kuasanya yaitu Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda untuk Demokrasi (KAMPUD), Seno Aji, S.Sos, S.H, M.H, terlebih dahulu pada 28 Januari 2026 telah mengirimkan surat keberatan kepada Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung dan Kepala Kanwil BPN Provinsi Lampung atas pengungkapan data pribadi pemohon pelayanan publik, namun sayangnya Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung di bawah kepemimpinan Ulin Nuha, S. SiT, M.M tidak memiliki itikad baik untuk menjawab surat keberatan tersebut.

“Setelah mengirim surat keberatan melalui kuasa Saya atas terungkapnya data pribadi dan dokumen permohonan pelayanan publik di Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung, diduga dilakukan oleh petugas BPN bernama Anta Rizki dan terhadap surat keberatan Saya tersebut sayangnya tidak ditanggapi oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung, atas ini saya menyampaikan laporan resmi ke Polda Lampung”, kata DR pada Kamis (4/6/2026).

Sementara, Seno Aji menyampaikan terhadap laporan DR tim penyelidik Polda Lampung telah memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangannya perihal adanya dugaan tindak pidana kejahatan terkait perlindungan data pribadi sebagaimana tercantum dalam Undang-undang nomor 27 tahun 2022 tentang perlindungan data pribadi pasal 67 ayat (2).

“Sangat disayangkan di Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung terdapat perilaku pelayanan publik yang disinyalir menyimpang dari ketentuan, sehingga tidak sesuai dengan amanat UU tentang perlindungan data pribadi, atas peristiwa ini Kita meminta kepada Polda Lampung di bawah Komando Bapak Irjen Pol Helfi Assegaf, S.I.K, M.H, khususnya melalui Direktorat reserse kriminal khusus (Dirkrimsus) untuk menindak tegas tanpa ragu pelaku demi mengusut tuntas kasus ini, agar tidak terulang kembali pengungkapan data pribadi kepada pihak lain tanpa izin pemilik data pribadi didalam penyelenggaraan pelayanan publik oleh Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung”, pinta Seno Aji.

Seno Aji juga mengungkap bahwa principal saat ini mengalami traumatik dan ketakutan serta merasa dirugikan atas perbuatan melawan hukum terungkapnya identitas pribadi principal kepada pihak lain, diduga data pribadi sengaja diungkap untuk kepentingan bernilai ekonomi.

Keributan Tetangga Berujung Pembacokan, Babinsa Kedamaian Bergerak Cepat Amankan Situasi

BANDAR LAMPANG -(deklarasinews.com)- Dalam situasi darurat, kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat menjadi faktor krusial dalam mencegah eskalasi konflik dan memastikan penanganan korban secara cepat. Hal ini ditunjukkan oleh Serka Adriansyah, Babinsa Kelurahan Kedamaian, Koramil 410-04/TKT, yang dengan sigap melakukan monitoring dan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembacokan di Jalan Puteri Balau, Gang Niti Adat, pada Rabu (03/06/2026) dini hari.

Peristiwa nahas ini bermula sekitar pukul 23.10 WIB, ketika Ibu Yuli, istri dari saudara Rudi (pelaku), mendatangi kontrakan sebelah untuk menegur saudara Gilang dan Joni yang diduga membuat keributan, mengingat Ibu Yuli memiliki anak balita. Meskipun saudara Gilang sempat meminta maaf dan pasangan suami istri itu kembali ke rumahnya, situasi justru memanas beberapa saat kemudian.

Saudara Gilang dan Joni datang ke kontrakan saudara Rudi dan melakukan pemukulan. Merasa terdesak, saudara Rudi mengambil sebilah golok dari atas lemari es dan membacok kedua korban, mengakibatkan luka pada telapak tangan dan lengan saudara Gilang serta saudara Joni.

Mendapat laporan, Serka Adriansyah bersama unsur gabungan dari aparat terkait, Wilayah tanjung karang timur, Ketua RT 05, serta masyarakat sekitar langsung bergerak cepat. Tidak hanya melakukan olah TKP, Babinsa juga turut memastikan kedua korban segera mendapatkan pertolongan medis.

Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Graha Husada oleh Bapak Hi. Didi Sujadi (80 tahun), pensiunan Polri yang juga pemilik kontrakan, untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan intensif.

“Kami memastikan proses penanganan korban berjalan lancar dan situasi di lokasi kejadian tetap kondusif. Kehadiran Babinsa di tengah malam seperti ini adalah bentuk komitmen kami untuk selalu hadir melindungi masyarakat,” ujar Serka Adriansyah saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Kegiatan monitoring dan pengecekan yang berlangsung hingga pukul 01.15 WIB dini hari itu berakhir dalam keadaan aman dan tertib. Sementara itu, saudara Rudi (pelaku) saat ini masih dalam pencarian (DPO) oleh aparat terkait.

Komandan Koramil 410-04/TKT melalui laporan yang diterima oleh Pa Jaga Kodim 0410/KBL mengapresiasi tindakan cepat Babinsa Kelurahan Kedamaian. Langkah ini dinilai sangat strategis dalam menjaga stabilitas keamanan tingkat kelurahan sekaligus memberikan rasa aman bagi warga.

Apresiasi Kinerja Jajaran, Kabid Humas Polda Lampung Serahkan Penghargaan Kehumasan Terbaik di Rakernis 2026

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Di sela-sela pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis)  Bid Humas Polda Lampung, Kabid Humas Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, memberikan piagam penghargaan khusus kepada sejumlah Kepolisian Resor (Polres) jajaran yang dinilai menorehkan prestasi gemilang dalam pengelolaan media dan komunikasi publik.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Polres jajaran dalam menyukseskan strategi media policing serta mendukung program Asta Cita Presiden RI di wilayah hukum Polda Lampung sepanjang tahun berjalan.

Berdasarkan penilaian objektif dari masing-masing Sub Bidang (Subbid) di internal Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) Polda Lampung, terdapat Polres yang berhasil mendominasi dan membawa pulang penghargaan prestisius tersebut.

Dengan kategori penghargaan: Viralisasi Konten Non-Official Terbaik diraih oleh Polres Lampung Utara.

Kategori Polres Terbanyak Melakukan Amplifikasi Berita diraih oleh Polres Lampung Selatan.

Dan Kategori Terbaik dalam Pengelolaan Publikasi SPIT (Sistem Pengelolaan Informasi Terpadu) & MediaHub Polri diraih oleh Polres Lampung Selatan.

Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat kepada para Kasi Humas jajaran yang menerima penghargaan. Ia berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi Polres lain untuk terus berinovasi.

“Penghargaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata kerja keras personel di lapangan dalam mengelola media. Tantangan media ke depan semakin besar, saya minta pertahankan prestasi ini dan jadikan motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus mengoptimalkan manajemen media demi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Yuni.

Dengan adanya pemberian penghargaan ini, Rakernis Bid Humas Polda Lampung TA 2026 diharapkan dapat memacu peningkatan kompetensi digital dan profesionalisme humas Polri secara merata di seluruh wilayah Provinsi Lampung.(Red)

Curi Barang di Toko Sayur Modern Warga Kecamatan Jarai Diamankan Petugas

PAGARALAM -(deklarasinews.com)-  Tidak ingat status nya sebagai abdi negara,seorang wanita warga kecamatan Jarai ini diamankan oleh polisi. Lantaran, Sat Reskrim Polres Pagar Alam melalui Unit Pidum berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian yang terjadi di Toko ZERIN Sayur Fresh, Jalan Nendagung RT 03 RW 02, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagar Alam Selatan, Kota Pagar Alam.

Pengungkapan kasus tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B-128/V/2026/SPKT/POLRES PAGAR ALAM tanggal 25 Mei 2026 tentang tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 476 KUHPidana.

Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Angga Kurniawan S.Ik didampingi Kanit Pidum Ipda Dusman SH serta Kasi Humas Iptu Mansyur ,AMd.Kep,SH menjelaskan bahwa tersangka yang berhasil diamankan yakni seorang perempuan berinisial NSD (46), berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), warga Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

“Pelaku telah diamankan berikut barang bukti hasil tindak pidana pencurian. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui mengambil barang-barang tersebut tanpa melakukan pembayaran dan digunakan untuk kepentingan pribadi,” ujar AKP Angga Kurniawan.

Peristiwa terjadi pada Senin, 25 Mei 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Pemilik toko, Suriya Herlina, menerima laporan dari karyawan terkait adanya dugaan konsumen yang tidak membayar barang belanjaan.

Setelah dilakukan pengecekan rekaman CCTV, terlihat tersangka mengambil sejumlah barang dan keluar dari toko tanpa melakukan pembayaran di kasir.

Tidak lama kemudian, tersangka kembali datang ke toko dan kembali mengambil sejumlah barang kebutuhan lainnya. Pemilik toko bersama karyawan kemudian melakukan pengawasan dan langsung mencegat tersangka saat hendak meninggalkan lokasi.

Saat diminta menunjukkan bukti pembayaran, tersangka tidak dapat memperlihatkan struk pembelian.

Anggota Sat Reskrim Polres Pagar Alam yang tiba di lokasi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan tersangka dan mendapati seluruh barang tersebut belum dibayarkan.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan antara lain :

1 bungkus kemplang ikan 500 gram;

1 bungkus coklat oat;

sekitar 2 kilogram jeruk forel;

1 ikat sayur katu;

sekitar 1 kilogram gambas;

3 bungkus bakso warisan permata;

1 bungkus keripik pisang 500 gram;

3 bungkus jamur enoki;

1 bungkus jamur shimeji;

5 bungkus mie instan Indomie goreng;

1 botol minyak goreng merk Tugu Mas 800 ml.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp1.226.000 (satu juta dua ratus dua puluh enam ribu rupiah).

“Setelah menerima laporan masyarakat, tim opsnal langsung menuju lokasi dan mengamankan tersangka secara kooperatif untuk dibawa ke Mapolres Pagar Alam guna pemeriksaan lebih lanjut,” tambah AKP Angga.

Saat ini Sat Reskrim Polres Pagar Alam masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan tersangka, penyitaan barang bukti, serta melengkapi berkas perkara untuk proses hukum lebih lanjut.(Rep)

Kapolda dan Wakapolda Lampung Hadiri Rakernis Gabungan Bid Humas dan Bid TIK

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, didampingi Wakapolda Lampung Brigjen Pol Drs Sumarto, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) dan Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Bid TIK) Polda Lampung Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan di Ballroom Emersia Hotel & Resort, Bandar Lampung, dengan mengusung tema penting: “Optimalisasi Media Policing dan Manajemen Media, Humas Polri Presisi Siap Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah dalam Rangka Mewujudkan Program Asta Cita Presiden RI Tahun 2026.” Selasa (2/6/2026).

Acara ini turut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, para Kasi Humas, Kasi TIK, operator Sihumas, dan perwakilan Bhabinkamtibmas dari seluruh Polres dan Polresta jajaran Polda Lampung.

Dalam sambutannya, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan bahwa di era digital saat ini, peran media policing dan manajemen media sangat krusial dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Sinergitas antara fungsi Humas sebagai pengelola informasi dan fungsi TIK sebagai penyedia infrastruktur teknologi adalah kunci utama keberhasilan Polri.

“Tema Rakernis tahun ini sangat jelas, kita harus mengoptimalkan media policing dan manajemen media. Seluruh jajaran Humas dan TIK harus bersinergi untuk mendukung penuh rencana kerja Polri serta menyukseskan program Asta Cita Presiden RI. Kita harus mampu menyajikan informasi yang cepat, akurat, dan mengedukasi masyarakat,” ujar Helfi.

Melalui Rakernis ini, diharapkan seluruh jajaran Polda Lampung memiliki kesamaan visi, misi, dan strategi taktis dalam menghadapi tantangan komunikasi publik sepanjang tahun 2026, demi terwujudnya Polri yang Presisi.