Viral Pungli di Perbatasan Lampung Tengah-Lampung Utara, Polisi Ciduk Dua Pelaku

LAMTENG -(deklarasinews.com)- Polisi menangkap dua pria diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pengendara di Jalan Lintas Sumatera, wilayah perbatasan Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Utara, Sabtu (6/6/2026).

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, penindakan dilakukan setelah beredar video viral di media sosial (Medsos) memperlihatkan aktivitas pungli di kawasan Kampung Banjar Ratu, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah.

Menurutnya, petugas Satreskrim Polres Lampung Tengah langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan menerjunkan personel ke lokasi setempat.

“Hasil pengecekan ke lokasi dan berhasil mengamankan dua orang yang diduga melakukan pungutan liar terhadap pengendara yang melintas,” ujarnya.

Lebih lanjut Dua pelaku diamankan masing-masing berinisial M (34) dan AA (33), warga Kampung Banjar Ratu, Kecamatan Way Pengubuan. Keduanya diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp113.000 hasil pungutan, satu ember cat bekas merek Nippon Paint, serta satu bendera berwarna merah dan kuning yang diduga digunakan saat menjalankan aksinya.

Yuni menegaskan, praktik pungli yang meresahkan masyarakat tidak akan ditoleransi, terutama di jalur strategis seperti Jalan Lintas Sumatera yang menjadi akses utama mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

Saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Way Pengubuan. Polisi juga akan meminta keduanya membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Selain itu, kepolisian akan memberikan pembinaan kepada para pelaku guna mencegah terulangnya tindakan serupa di kemudian hari.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan praktik pungli atau tindakan yang mengganggu ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan,” ucap Yuni.

Yuni menambahkan, Polres Lampung Tengah memastikan akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah rawan, guna menjaga keamanan serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang melintas di ruas Jalan Lintas Sumatera.

“Kasus ini masih terus ditindaklanjuti dan dikembangkan oleh Polres Lampung Tengah. Kami pastikan pengamanan wilayah hukum setempat terus digiatkan,” tandas mantan Kapolres Metro tersebut. (Red)

Sebagai Langkah Preventif Brimob Kompi 2A Melaksanakan Patroli Quick Response

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Personel Kompi 2 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Lampung melaksanakan patroli Quick Response di wilayah hukum Polsek Tanjung Senang pada Sabtu (6/6/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi aksi pencurian dengan kekerasan (curas) serta berbagai bentuk kriminalitas bersenjata yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Patroli yang dipimpin oleh Danteam Patroli Aipda Feri Yudo, menyisir sejumlah titik rawan yang dianggap memiliki risiko tinggi terjadinya tindak pidana. Tim bergerak secara mobile dan melakukan pemantauan intensif di area pemukiman serta jalur-jalur utama guna memastikan situasi tetap kondusif bagi aktivitas masyarakat di akhir pekan.

Dalam pelaksanaannya, personel di lapangan juga mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan imbauan keamanan kepada warga yang ditemui. Langkah ini diambil guna memperkuat koordinasi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendeteksi secara dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan sekitar.

Dansat Brimob Polda Lampung, Kombes Pol Yustanto Mujiharso, S.iK., M.Si., menyatakan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bukti nyata komitmen Polri dalam melindungi warga. “Kami hadir di tengah masyarakat untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan, sehingga setiap warga dapat merasa terlindungi dari segala bentuk ancaman kriminalitas,” tegasnya.

Melalui patroli rutin yang terukur ini, diharapkan angka kejahatan jalanan dapat ditekan secara signifikan di wilayah hukum Polda Lampung. Satuan Brimob terus berupaya mengoptimalkan pelayanan pengamanan demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan terkendali bagi seluruh lapisan masyarakat.(Red)

Coffee Morning Jaksa Peduli Anak, Kejari Padang Panjang Perkuat Sinergi dengan LKSA dan Dinas Sosial Setempat

PADANG PANJANG -(deklarasinews.com)- Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Panjang menggelar kegiatan Coffee Morning bersama Dinas Sosial Kota Padang Panjang dan perwakilan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau panti asuhan se-Kota Padang Panjang, dalam rangka melindungi hak asasi anak khususnya anak terlantar serta mendukung perwujudan Kota Padang Panjang menuju kota layak Anak, pada Jumat (5/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog tersebut dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang Panjang, Bambang Irawan, S.H., M.H., serta dihadiri Kepala Dinas Sosial Kota Padang Panjang, Dr. Winarno, S.E., M.E., bersama kabid pemberdayaan perempuan perlindungan anak, kepala UPTD perlindungan perempuan dan anak, plh. kepala bidang rehabilitasi sosial, fungsional penyuluh sosial, pengurus panti asuhan Amanah Bundo, pengurus panti asuhan Aisiyah, pengurus panti asuhan Trimurni, pengurus PSBR Harapan, dan pengurus panti Abulya Tama.

Dalam sambutannya, Bambang Irawan menegaskan bahwa fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara, sebagaimana telah diamanatkan pada Pasal 34 ayat (1) UUD 1945, oleh karena itu kejaksaan melalui Jaksa Pengacara Negara (JPN) berkomitmen melindungi hak asasi anak, diantaranya hak pendidikan dan hak pelayanan kesehatan terhadap anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Anak-anak merupakan aset bangsa yang harus mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang optimal. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun komunikasi yang lebih erat dengan seluruh pemangku kepentingan, khususnya lembaga yang selama ini berperan langsung dalam pengasuhan dan pembinaan anak,” ujarnya.

Menurut Bambang, sinergi antara Kejaksaan dan Dinas Sosial sangat penting dalam upaya pencegahan berbagai persoalan yang berpotensi mengancam tumbuh kembang anak, termasuk kenakalan remaja, penyalahgunaan narkotika, perundungan (bullying), hingga tindak pidana yang melibatkan anak.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Padang Panjang, Dr. Winarno, mengapresiasi inisiatif Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Panjang yang menghadirkan ruang diskusi dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pemenuhan hak-hak anak.

“Kami menyambut baik kegiatan ini, karena menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi dalam memberikan perlindungan, pembinaan, dan kesejahteraan bagi anak-anak yang berada di bawah pengasuhan lembaga sosial,” katanya.

Dalam sesi diskusi, para perwakilan panti asuhan menyampaikan berbagai masukan dan tantangan yang dihadapi dalam proses pengasuhan anak. Berbagai isu mulai dari pendidikan karakter, pendampingan psikologis, hingga pemahaman hukum bagi anak menjadi topik yang dibahas secara terbuka.

Melalui kegiatan Coffee Morning Jaksa Peduli Anak ini, Kejaksaan Negeri Padang Panjang berharap terbangun kerja sama yang berkelanjutan antara seluruh pihak terkait guna menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kota Padang Panjang.

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Lampung Gelar Bakti Kesehatan untuk 7.600 Warga dan Luncurkan Layanan Modern

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menggelar aksi nyata kepedulian sosial melalui kegiatan Bhakti Kesehatan berskala besar. Program ini ditargetkan menyentuh sebanyak 7.600 peserta yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Lampung.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian Polri sekaligus upaya memperkuat kemitraan yang solid dengan masyarakat, khususnya di Bumi Ruwa Jurai.

“Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus untuk memperkuat kemitraan yang solid antara Polri dan masyarakat, khususnya di wilayah Lampung. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).

Layanan Spesialistik hingga Operasi Gratis

Pusat kegiatan bakti kesehatan ini salah satunya dipusatkan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Tk. III Biddokkes Polda Lampung dengan melayani 600 peserta. Berbagai penanganan medis gratis diberikan meliputi operasi mata katarak dan pterigium untuk 250 pasien, pengobatan spesialistik untuk 300 pasien, pelayanan penanganan stunting bagi 25 anak, senam lansia (geriatri) yang diikuti oleh 25 peserta.

Tidak hanya di pusat kota, gerakan ini juga menyasar masyarakat di berbagai daerah melalui Polresta dan Polres jajaran. Di tingkat wilayah, Polri menyediakan pelayanan cek kesehatan gratis bagi 3.850 orang, aksi donor darah yang diikuti oleh 3.000 peserta, serta khitanan massal untuk 150 anak.

Ada yang berbeda pada peringatan Hari Bhayangkara kali ini. Polda Lampung memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kualitas fasilitas medisnya dengan meluncurkan dua layanan kesehatan baru berteknologi modern di RS Bhayangkara.

Layanan inovatif tersebut adalah Klinik Stem Cell, serta fasilitas operasi batu ginjal dengan metode Retrograde Intrarenal Surgery (RIRS).

“Kami meluncurkan dua layanan kesehatan baru dengan teknologi modern, yaitu pelayanan Klinik Stem Cell, serta operasi batu ginjal dengan metode RIRS, sebagai bentuk komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” tutur Kapolda.

Kesuksesan program masif ini didukung penuh oleh sinergi lintas sektor. Tercatat, sebanyak 459 tenaga kesehatan dan personel Polri dikerahkan.

Tim medis tersebut merupakan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari tim Himpunan Bersatu Teguh, Perdami Lampung, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan Kota dan Kabupaten, Biddokkes Polda Lampung, RS Bhayangkara Tk. III, Satuan Kerja Polda Lampung, hingga Sidokkes Polres dan Polresta jajaran.

Helfi turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap momentum ini dapat membuat hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sembari bersama-sama menjaga kondusivitas keamanan di Lampung.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan, menjaga kesehatan diri dan keluarga, serta terus bersama-sama mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Provinsi Lampung,” tandas jenderal polisi bintang dua tersebut.

Lanal Lampung Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Melalui Pelatihan Bantuan Hidup Dasar di Kawasan Pesisir

PESAWARAN -(deklarasinews.com)- Dalam upaya mendukung peningkatan keselamatan para pengguna pantai dan pesisir, Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung melalui Tim Kesehatan Balai Pengobatan (BP) Lanal Lampung melaksanakan sosialisasi dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) kepada peserta Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Pantai Klara Lanal Lampung, Teluk Ratai, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran. (6/6/2026)

Kegiatan yang berlangsung di Pantai Klara tersebut diikuti oleh sekitar 200 peserta KKRI yang merupakan siswa Sekolah Quran Darul Fatah. Selain itu, para penjaga pantai dan pengunjung Pantai Klara juga turut mendapatkan materi BHD sebagai bekal dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan yang dapat terjadi di lingkungan pantai dan pesisir.

Dalam pelatihan tersebut, Tim Kesehatan Lanal Lampung memberikan pemahaman mengenai teknik pertolongan pertama, penanganan korban henti napas dan henti jantung, serta langkah-langkah penyelamatan awal yang dapat dilakukan sebelum korban mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Komandan Lanal Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.S., M.Tr.Opsla., CRMP. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kontribusi nyata Lanal Lampung dalam meningkatkan kesadaran serta kemampuan masyarakat terhadap aspek keselamatan di wilayah pesisir. Dengan adanya pelatihan BHD, diharapkan masyarakat yang beraktivitas di kawasan pantai memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar untuk memberikan pertolongan secara cepat dan tepat pada saat terjadi keadaan darurat.

Melalui kegiatan pembinaan masyarakat maritim seperti ini, Lanal Lampung terus berkomitmen mendukung terciptanya lingkungan pantai dan pesisir yang aman, serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat guna meminimalisir risiko kecelakaan dan korban jiwa di wilayah perairan.

Kompi Brimob Lampung Timur Patroli Antisipasi Kejahatan di Wilayah Hukum Polres Lampung Timur

LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kompi 2 batalyon B Pelopor laksanakan kegiatan patroli antisipasi C3 di wilayah hukum Polres Lampung Timur Jumat Malam 5 Juni 2026, Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Kompi AKP Darwanto, dengan tujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat dan mengantisipasi serta mengurangi kejahatan C3 khususnya begal.

Dalam kegiatan ini, Patroli Brimob juga memberikan himbauan Kamtibmas kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Lampung Timur.

Menurut Komandan Kompi Batalyon C Pelopor AKP Darwanto, “Kegiatan patroli antisipasi C3 ini merupakan upaya proaktif dari pihak kepolisian untuk menghadapi berbagai bentuk kejahatan yang dapat terjadi di wilayah hukum Polres Lampung Timur. Dengan melakukan patroli dan memberikan himbauan kepada masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, serta mengurangi potensi kejahatan yang dapat terjadi.” Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antara pihak kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan patroli antisipasi C3 ini dilakukan secara sistematis dan terstruktur, dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang dapat mempengaruhi keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. Dengan demikian, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas kehidupan di wilayah hukum Polres Lampung Timur. Mengingat pentingnya kegiatan ini, pihak kepolisian berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.

Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan TKA, Personel Sat Reskrim Polres Morowali Dapat Penghargaan Dari PT IMIP

MOROWALI -(deklarasinews.com)- PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menganugerahkan penghargaan kepada sejumlah personel Sat Reskrim Polres Morowali pada Jumat 5 Juni 2026 pagi.

Penghargaan yang diberikan oleh perusahaan pengelola kawasan industri nikel raksasa yang berdiri di Kabupaten Morowali ini sebagai bentuk apresiasi kepada personel Sat Reskrim Polres Morowali yang telah berhasil mengungkap tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan kematian kepada seorang Tenaga Kerja Asing (TKA).

Hal ini ditandai dengan digelarnya Upacara Pemberian Piagam Penghargaan kepada Personel Polres Morowali, yang berlangsung di Lapangan Apel Mako Polres Morowali.

Upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain, S.H.,S.I.K.,M.H. turut  dihadiri oleh pejabat utama Polres Morowali, personel Polres Morowali, serta perwakilan manajemen PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Morowali bersama perwakilan manajemen PT IMIP menyerahkan piagam penghargaan kepada personel perwakilan Ditreskrimum Polda Sulteng yang diwakili oleh Kasubdit 3 (tiga), serta Personel Sat Reskrim Polres Morowali atas Keberhasilan dalam pengungkapan kasus penganiayaan warga asing (TKA) di wilayah hukum Polres Morowali.

Selain pemberian penghargaan kepada personel, manajemen PT IMIP juga turut menyerahkan plakat apresiasi kepada Kapolres Morowali sebagai bentuk penghargaan kepada Polres Morowali yang terus berkomitmen dalam menjaga stabilitas keamanan.

AKBP Zulkarnain dalam sambutannya menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi kepada personel yang telah menunjukkan prestasi, disiplin, tanggung jawab, dan pengabdian yang luar biasa.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Penghargaan ini bukan hanya sebagai bentuk pengakuan atas kinerja yang telah dicapai, tetapi juga menjadi pemacu semangat bagi seluruh personel untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada institusi, masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas pria berpangkat dua melati ini.

Melalui kegiatan ini, Polres Morowali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang profesional, berintegritas, serta memberikan penghargaan kepada personel yang berprestasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian di Polres Morowali.*

Rpdm

Kodim 0410/KBL Bersama Forkopimda Ikuti Ground Breaking Serentak Jembatan Perintis Garuda

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kodim 0410/KBL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Provinsi Lampung. Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M. , secara langsuxng melaksnakan kegiatan Zoom Meeting Ground Breaking Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI yang digelar serentak di 63 titik di wilayah Kodam XXI/RI, dengan tema “TNI AD Hadir untuk Rakyat” .

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (5/6/2026) pukul 09.05 WIB bertempat di Jalan Imprep Umbul Kunci, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat Kodim 0410/KBL, serta aparatur pemerintah setempat.

Kehadiran Dandim 0410/KBL bersama jajaran termasuk Babinsa Kodim 0410/KBL, Serda Yulhaidir, menjadi bukti bahwa pengawalan program strategis nasional hingga ke tingkat terbawah berjalan secara optimal. Para Babinsa, termasuk Serda Yulhaidir, selanjutnya akan bertugas memastikan kelancaran pembangunan jembatan di lapangan serta mendampingi masyarakat di wilayah binaannya masing-masing.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol, S.E., M.M., Walikota Bandar Lampung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Panglima Kodam XXI/RI dan jajaran TNI, khususnya Dandim 0410/KBL beserta seluruh Babinsa. “Kehadiran TNI dalam mengawal infrastruktur adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, sambutan Danrem 043/Gatam yang dibacakan Kasrem 043/Gatam, Kolonel Kav Roli Dewanto, menegaskan bahwa pembangunan 30 titik jembatan pada Tahap V dan VI di Provinsi Lampung merupakan keberlanjutan dari program Jembatan Perintis Garuda yang sebelumnya telah berhasil membangun 2 unit di Tanggamus dan Pringsewu, serta 14 unit lainnya yang saat ini telah mencapai progres 100 persen.

Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M. , usai kegiatan menyampaikan bahwa sinergi TNI-Pemerintah Daerah-masyarakat adalah kunci sukses pembangunan. “Kami dari Kodim 0410/KBL, termasuk seluruh Babinsa seperti Serda Yulhaidir yang bertugas langsung di lapangan, akan terus mengawal setiap tahapan pembangunan. Jembatan ini bukan hanya penghubung fisik, tetapi penghubung harapan dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Dandim.

Kegiatan Zoom Meeting yang berlangsung hingga pukul 10.00 WIB tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan dengan dimulainya ground breaking ini, akses pendidikan, kesehatan, dan distribusi ekonomi masyarakat di wilayah Kodim 0410/KBL semakin meningkat.

PTPN I Regional 7 Berikan Restorative Justice, Kawal Sidang hingga Bebaskan Kakek Mujiran

KALIANDA -(deklarasinews.com)- PTPN I Regional 7 resmi memberikan Restorative Justice/RJ kepada Kakek Mujiran (72) terdakwa kasus dugaan pencurian getah karet. Perusahaan ikut mengawal proses hukum di Pengadilan Negeri Kalianda hingga terdakwa dibebaskan.

Hal itu disampaikan Kuasa Hukum PTPN I Regional 7, Agung, usai sidang di PN Kalianda, Rabu (3/6/2026).

“PTPN I Regional 7 telah memberikan Restorative Justice kepada Kakek Mujiran. Pemberian RJ ini kami kawal dalam proses persidangan agar pembebasan beliau segera terwujud,” ujar Agung.

Menurut Agung, kesepakatan damai yang telah ditandatangani PTPN I Regional 7 bersama pihak keluarga Kakek Mujiran menjadi dasar hukum bagi majelis hakim dalam memberikan putusan selanjutnya.

“Perdamaian ini kami lakukan agar ada dasar bagi Majelis Hakim dalam memberikan putusan. Melalui RJ, PTPN I Regional 7 mengedepankan asas keadilan, kemanfaatan, dan kemanusiaan, mengingat usia dan kondisi terdakwa,” jelasnya.

Kakek Mujiran sebelumnya didakwa atas dugaan pencurian getah karet di areal sadap Kebun Bergen PTPN I Regional 7. Dalam sidang Rabu ini, majelis hakim yang diketuai Fredy Tanada telah mendengarkan keterangan tiga saksi dari PTPN I Regional 7, yakni Asisten Personalia Angga serta anggota keamanan Triono dan Ratno.

Ia menegaskan, langkah RJ diambil agar penyelesaian perkara tidak hanya berorientasi pada hukuman, tapi juga pemulihan hubungan sosial dan nilai kemanusiaan.

Dengan adanya kesepakatan damai, PTPN I Regional 7 juga menyiapkan program asistensi sosial bagi Kakek Mujiran pasca pembebasan.

Sidang selanjutnya diagendakan dengan pemeriksaan saksi tambahan. Kuasa hukum memastikan PTPN I Regional 7 akan tetap mengawal hingga proses hukum selesai dan Kakek Mujiran dibebaskan.

“Komitmen kami jelas, RJ diberikan, proses kami kawal, dan pembebasan Kakek Mujiran segera terwujud,” tegas Agung. (_)

Kasrem 043/Gatam Pimpin Ground Breaking Pembangunan 30 Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI Di Provinsi Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Garuda Hitam (Gatam), Kolonel Kav Roli Dewanto, S.Sos., M.Tr. (Han), memimpin kegiatan Ground Breaking atau peletakan batu pertama pembangunan jembatan perintis Garuda Tahap V dan VI yang dilaksanakan secara serentak melalui video conference bersama Kodim jajaran Korem 043/Gatam se-Provinsi Lampung, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Kampung Umbul Kunci Kelurahan Keteguhan Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, lokasi tersebut menjadi titik awal pembangunan jembatan Gantung sepanjang 55 meter yang akan memperlancar akses dan mobilitas masyarakat setempat.

Program Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI menargetkan pembangunan sebanyak 30 titik jembatan yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Program ini merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, membuka keterisolasian wilayah, meningkatkan konektivitas antar wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dalam sambutan Komandan Korem 043/Gatam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., yang dibacakan oleh Kasrem, menyampaikan bahwa kegiatan Ground Breaking tersebut merupakan bagian dari keberlanjutan Program Jembatan Perintis Garuda yang digagas TNI Angkatan Darat sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia.

“Program ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan rakyat,” ujar Kasrem saat membacakan sambutan Danrem.

Danrem juga menyampaikan bahwa pada Tahap I dan Tahap II, Provinsi Lampung telah berhasil membangun dua unit Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Pringsewu. Keberadaan jembatan tersebut telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas, membuka akses wilayah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, pada Tahap III dan Tahap IV, pembangunan sebanyak 14 titik jembatan di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Lampung, yang saat ini masih berlangsung. Sebagian besar pembangunan tersebut telah mencapai progres 100 persen dan mulai dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Pada Tahap V dan VI yang dimulai hari ini, sebanyak 30 titik jembatan kembali dibangun di berbagai wilayah Provinsi Lampung. Program ini diharapkan semakin memperkuat konektivitas wilayah dan mempercepat pemerataan pembangunan di daerah,”terangnya.

Lebih lanjut menurut Danrem, jembatan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung secara fisik, tetapi juga menjadi penghubung harapan, kemajuan, dan masa depan masyarakat. Diharapkan dengan hadirnya jembatan-jembatan tersebut, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta berbagai aktivitas sosial masyarakat akan menjadi lebih mudah, cepat, aman, dan efisien.

Danrem juga mengajak seluruh unsur pemerintah daerah, instansi terkait, tokoh masyarakat, dan warga untuk bersama-sama mendukung serta menjaga pembangunan ini agar berjalan aman, lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Kepada seluruh personel yang terlibat dalam pembangunan, Danrem menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan kerja, menjaga kualitas konstruksi, serta membangun semangat gotong royong bersama masyarakat. Keberhasilan pembangunan ini bukan hanya keberhasilan TNI, melainkan keberhasilan seluruh komponen bangsa yang memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Melalui momentum Ground Breaking ini, Danrem berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan rakyat. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI diharapkan juga dapat membangkitkan ekonomi sekaligus mensejahterakan kemasyarakatan di Provinsi Lampung.

Sebagai penutup kegiatan Kasrem 043/Gatam beserta unsur Forkompinda Provinsi Lampung, menyerahkan tali asih berupa paket sembako kepada masyarakat seputaran lokasi kegiatan, sebagai bentuk perhatian dan kecintaan TNI khususnya TNI AD kepada rakyat.