Bazar Murah UMKM Ramaikan HUT ke-81 TNI di Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Suasana di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, tampak semarak saat Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol, hadir dalam acara Bazar Murah UMKM memeriahkan HUT ke-81 TNI, Selasa (22/09/2026).

Didampingi Irdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M.Han. dan Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., Kasdam XXI/Radin Inten bersama para PJU Kodam XXI/Radin Inten meninjau langsung stan-stan UMKM yang menyajikan beragam produk unggulan masyarakat.

Kehadiran Kasdam di tengah-tengah pelaku UMKM dan masyarakat menjadi bagian dari semangat TNI untuk terus hadir dan dekat dengan rakyat. Bazar murah ini sekaligus memberikan ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya serta membantu masyarakat memperoleh berbagai kebutuhan dengan harga terjangkau.

Momentum semakin meriah dengan pelaksanaan Video Conference (Vicon) bersama Mabes TNI yang secara bersamaan menggelar Bazar Murah TNI di berbagai wilayah.

Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto menegaskan kehadiran TNI tidak hanya dalam menjaga pertahanan negara, tetapi juga senantiasa hadir bersama masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata.

 

Korem 043/Gatam ikut bazar murah HUT ke-81 TNI di Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) turut berpartisipasi dalam Bazar Murah UMKM Kodam XXI/Radin Inten dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026 di Lapangan Saburai, Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung, Selasa (22/9).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI dalam membantu meringankan beban ekonomi prajurit, PNS TNI, keluarga besar TNI, dan masyarakat melalui penyediaan berbagai kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., bersama Ibu hadir dalam kegiatan tersebut didampingi Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr.(Han.), serta jajaran Korem 043/Gatam.

Kegiatan bazar juga diikuti unsur TNI-Polri dan instansi terkait sebagai bagian dari sinergi dalam menghadirkan kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Bazar murah dilaksanakan secara serentak sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI dengan melibatkan mitra komoditas dan pelaku UMKM.

Berbagai kebutuhan pangan berkualitas disediakan dengan harga lebih terjangkau sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk dalam menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Dalam sambutan Kaster TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi yang disampaikan melalui konferensi video, disebutkan bahwa bazar murah merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu meringankan beban ekonomi prajurit, PNS TNI beserta keluarga, serta masyarakat di sekitar pangkalan atau satuan TNI.

Kaster TNI juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, jajaran kewilayahan, mitra komoditas, dan pelaku UMKM yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Melalui momentum pasar murah ini, TNI tidak hanya hadir dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir secara nyata sebagai solusi atas kesulitan masyarakat. Kita ingin hubungan emosional dan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kuat,” demikian pesan Kaster TNI.

Bagi Korem 043/Gatam, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kedekatan antara TNI dan masyarakat melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung.

Korem 043/Gatam juga menilai sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan pelaku UMKM perlu terus dijaga untuk mendukung berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah Lampung.Situasi tersebut membuat keputusan BI tidak hanya berkaitan dengan rupiah. Bank sentral juga harus memperhitungkan pertumbuhan ekonomi, inflasi, stabilitas pasar keuangan dan kebutuhan menjaga daya tarik aset domestik bagi investor.

 

Bazar TNI dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Meriahkan HUT ke-81 TNI di Lanal Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)-Dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026, Lanal Lampung menggelar Bazar TNI dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Lapangan Apel Satker Lanal Lampung, Panjang, Bandar Lampung.

Kegiatan dihadiri Danlanal Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.S., M.Tr.Opsla., CRMP, Asisten II Kota Bandar Lampung Hj. Eka Afriana, S.Pd., serta unsur TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat.

Selain pemeriksaan kesehatan gratis, kegiatan juga diisi pembagian sembako dan bazar yang melibatkan puluhan UMKM mitra Lanal Lampung dan Primkopal, yang menghadirkan beragam produk kuliner, olahan pangan, kerajinan hingga kebutuhan pokok.

Melalui kegiatan ini, Lanal Lampung turut menghadirkan semangat HUT ke-81 TNI yang dekat dengan rakyat, mendukung UMKM, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Gerak Cepat Polisi Amankan Satwa Diduga Tapir yang Masuk Area PT PAL Mesuji

LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Seekor satwa liar yang diduga tapir (Tapirus indicus) ditemukan berada di kawasan Blok 13 PT PAL, Desa Suka Agung, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Lampung, Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Penemuan satwa yang diduga merupakan jenis dilindungi tersebut langsung ditindaklanjuti personel Polsek Way Serdang bersama anggota Polres Mesuji. Polisi mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga yang pertama kali melihat keberadaan satwa tersebut.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, langkah kepolisian dilakukan untuk memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman sekaligus mencegah masyarakat melakukan tindakan yang dapat membahayakan satwa maupun dirinya sendiri.

“Personel langsung mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat dan melakukan pengamanan di sekitar tempat ditemukannya satwa tersebut,” kata Yuni, Senin (21/9/2026).

Warga Diminta Tidak Mendekati atau Melukai Satwa

Satwa tersebut pertama kali diketahui oleh Geran (25), warga Desa Suka Agung. Saat sedang beraktivitas di sekitar lokasi, ia melihat seekor satwa liar yang memiliki ciri-ciri menyerupai tapir.

Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada Sugito dan Yanto sebelum diteruskan kepada personel Polsek Way Serdang.

Berdasarkan pengamatan awal, satwa tersebut memiliki tubuh berwarna hitam-putih, moncong memanjang, serta bentuk tubuh yang menyerupai tapir. Namun, identitas satwa tetap perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang.

“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat melukai atau mengganggu satwa tersebut. Jika menemukan satwa liar, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secara aman,” ujar Yuni.

Dievakuasi ke Taman Kehati

Dalam penanganan di lokasi, sejumlah personel kepolisian terlibat, di antaranya Ipda Ari Wibowo, Bripka Aidil Pitriyawan, Brigpol Toni Nurman, Brigpol Nurohman, Briptu Syahrizal, dan Bripda Nirwanda.

Proses penanganan juga melibatkan masyarakat sekitar serta pekerja PT PAL. Sebanyak 30 warga dan 20 pekerja perusahaan berada di lokasi saat kegiatan penanganan berlangsung.

Yuni menegaskan, keterlibatan personel kepolisian dalam penanganan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga situasi tetap kondusif selama proses evakuasi berlangsung.

“Yang paling utama adalah menjaga situasi tetap kondusif. Masyarakat kami minta memberikan ruang kepada petugas untuk melakukan penanganan dan tidak berkerumun terlalu dekat dengan satwa,” katanya.

Setelah berhasil dievakuasi, satwa tersebut kini telah dipindahkan ke Kebun Binatang Taman Kehati. Satwa itu untuk sementara berada di lokasi tersebut sambil menunggu penanganan dan pemeriksaan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

“Kami akan terus memantau perkembangan penanganannya dan berkoordinasi dengan pihak terkait sesuai kondisi di lapangan. Penanganan satwa liar harus dilakukan dengan memperhatikan keselamatan masyarakat maupun satwa itu sendiri,” kata Yuni.

Polisi juga mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila kembali menemukan satwa liar, khususnya satwa yang diduga dilindungi, agar dapat ditangani oleh petugas dan pihak berwenang sesuai prosedur.

Hingga saat ini, situasi di lokasi penemuan dilaporkan dalam keadaan kondusif dan terkendali.

Danramil 421-09/TJB mengahadiri Kegiatan Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Digelar di Bumi Perkemahan Kotabaru Lampung Selatan

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 digelar di Bumi Perkemahan Kotabaru, Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut sekaligus menjadi rangkaian penutupan kegiatan perkemahan yang telah berlangsung selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 September 2026.

Apel Besar tersebut dipimpin oleh Gubernur Lampung Ir. Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M. dan diikuti sekitar 3.000 peserta.

Sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda turut hadir, di antaranya Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., Aster Kodam XXI/RI Kolonel Inf Ricardo Siregar, S.H., M.Tr.(Han) yang mewakili Pangdam XXI/RI, serta Kasiter Korem 043/Gatam Kolonel Inf M. Sofrianes Salam, S.Ag., M.Han. yang mewakili Danrem 043/Gatam.

Selain itu, hadir pula perwakilan Danlanud, Danbrigif, Kapolda Lampung, jajaran Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Camat Jati Agung, Danramil Tanjung Bintang, perwakilan Kapolsek, Kepala Desa Purwotani, Babinsa Posramil Jati Agung, serta unsur terkait lainnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, sebelumnya telah dilaksanakan perkemahan selama tiga hari yang diikuti sekitar 350 siswa dan siswi tingkat SD, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA dari Kwartir Ranting (Kwaran) Jati Agung, Lampung Selatan.

Apel Besar Hari Pramuka ke-65 sekaligus menjadi momentum penutupan kegiatan perkemahan. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian penghargaan lambang Pramuka (TPOD) serta penanaman tunas kelapa sebagai bagian dari kegiatan penghijauan sekaligus simbol Gerakan Pramuka serta pemberian Baksos kepada perwakilan warga yang kurang Mampu oleh Gubernur Lampung,

Seluruh rangkaian kegiatan selesai pada pukul 11.40 WIB. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Dua Anak Ditemukan di Pinggir Pantai Desa Bahomohoni, Polsek Bungku Tengah Lakukan TPTKP Awal

MOROWALI -(deklarasinews.com)- Personel Polres dan Polsek Bungku Tengah mendatangi TKP ditemukannya Dua anak laki-laki yang meninggal dunia di sekitar pinggir pantai Desa Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Senin (21/9/2026) sore.

Kedua korban diketahui bernama Lk. Fhian (9) dan Lk.Farhan (7), yang merupakan warga Desa Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali.

Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, S.I.K., melalui Kapolsek Bungku Tengah AKP Muh. Irham, S.H., menyampaikan bahwa

Kronologis kejadian tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 17.30 WITA. Saat itu, Beberapa Saksi sedang berjalan menuju sekitar pinggir pantai. Mereka kemudian melihat seorang anak yang terdampar di pinggir pantai. Ujar AKP Irham

Setelah didekati dan dilakukan pengecekan, diketahui anak tersebut bernama Fhian (9) dalam kondisi tidak sadarkan diri dan diduga telah meninggal dunia. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Lanjutnya

AKP Muh. Irham, S.H. menambahkan bahwa, Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Bungku Tengah bersama personel Polres langsung mendatangi lokasi untuk melakukan TPTKP awal. Dan korban Fhian (9) ditemukan dalam posisi terlentang di pinggir pantai dan telah ditutup menggunakan kain. Kondisi korban telah kaku dan terdapat busa pada bagian mulut serta hidung. Dan selanjutnya Korban Fhian (9) dibawa ke kediaman orang tuanya di Desa Bahomohoni.

Sekitar pkl 19.00 wita telah ditemukan kembali korban bernama Lk. Farhan (7) yang diduga telah meninggal dunia,  yang kemudian dibawa ke RSUD. Dan satu orang lagi Lk. Hafiz ditemukan dalam keadaan selamat. Tambahnya

Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya ketika bermain

di sekitar pantai, sungai, maupun lokasi yang dianggap membahayakan,, guna mencegah terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan. Tutup Kapolsek

Rpdm

Persit KCK Koorcab Rem 043 Beri Dukungan kepada 13 Anak Penderita Thalasemia

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten memberikan perhatian dan dukungan kepada 13 anak penderita thalasemia yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Imanuel Way Halim, Bandar Lampung, Senin (21/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten Ny. Bebi Sumarlin bersama Wakil Ketua dan pengurus Persit.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan sejumlah bantuan berupa paket bingkisan, susu, dan tali asih kepada 13 anak penderita thalasemia.

Selain menyerahkan bantuan, rombongan juga berinteraksi dengan para pasien dan memberikan motivasi kepada anak-anak agar tetap bersemangat menjalani pengobatan.

Perhatian juga diberikan kepada para orang tua yang mendampingi anak-anak selama menjalani perawatan. Mereka mendapat dukungan agar tetap sabar dan kuat dalam mendampingi proses pengobatan.

“Dukungan keluarga sangat penting dalam memberikan semangat kepada anak-anak selama menjalani pengobatan,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Kepala Ruang Perawatan Thalasemia RS Imanuel Bandar Lampung menyampaikan apresiasi atas kepedulian Persit KCK Koorcab Rem 043 terhadap para pasien dan keluarga.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat. Anak-anak tampak antusias saat berinteraksi dengan rombongan Persit yang memberikan perhatian dan semangat kepada mereka.

Kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari program sosial Persit KCK Koorcab Rem 043 yang dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Melalui kegiatan itu, Persit KCK Koorcab Rem 043 berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan para pasien sekaligus memberikan semangat kepada anak-anak dan keluarga selama menjalani proses pengobatan.

Sinergi Tegakkan Keamanan, Babinsa Gandeng Komduk Patroli Malam

TANGERANG  -(deklarasinews.com)- Senin malam, 21 September 2026 Pukul 19.30 WIB  Suasana malam di wilayah binaan Koramil 04/Ciledug dan wilayah Koramil 08/Pamulang, Kodim 0506/Tgr, terasa lebih hangat dengan hadirnya kegiatan Komunikasi dan Koordinasi yang digelar oleh jajaran Kodim 0506/Tgr.

Kegiatan patroli malam bersama Komduk menjadi wujud nyata kebersamaan aparat bersama warga untuk memperkuat keamanan lingkungan sekaligus mempererat tali silaturahmi di masyarakat.

Kegiatan diawali dengan briefing singkat mengenai tujuan Komduk dan pembagian tugas patroli. Selanjutnya, tim melaksanakan patroli terpadu menyusuri beberapa titik strategis, termasuk fasilitas umum, pemukiman warga, hingga pos kamtibmas.

Pasi Ops Kodim 0506/Tgr Mayor Inf Heru Susanto menjelaskan, dalam patroli tersebut, aparat tak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berdialog dengan warga dan tokoh masyarakat untuk menyerap aspirasi langsung.

“Patroli yang berlangsung hingga larut malam ditutup dengan evaluasi singkat. Hasilnya, situasi wilayah binaan Koramil Ciledug dan Pamulang dinyatakan aman, kondusif, dan terkendali tanpa adanya gangguan menonjol,” ucapnya.

Ia menambahkan, kehadiran Babinsa, Komduk, Linmas, Ormasndan mitra Koramil mendapat apresiasi dari warga. Mereka menilai kegiatan Komduk ini mampu meningkatkan rasa aman, kebersamaan, serta memperkuat ikatan antara aparat dan masyarakat.

Heru Susanto juga menyampaikan pesan penuh kepedulian, “Komduk malam ini bukan hanya sekadar kegiatan formalitas, tetapi bukti hadirnya negara di tengah masyarakat. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Karena itu, saya mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kewaspadaan, saling peduli, dan segera melaporkan bila ada hal mencurigakan kepada tiga pilar,” ungkapnya.(Nan)

Tiga Perkara Korupsi Diungkap Polda Lampung, Kasus Tenaga Kontrak Metro Rugikan Negara Rp7,38 Miliar

LAMSEL -(deklarasinews.com)– Ditreskrimsus Polda Lampung lakukan perkembangan penanganan sejumlah perkara dugaan tindak pidana korupsi di wilayah hukum Polda Lampung yang nilainya mencapai puluhan miliar kerugian negara yang diekapos di aula Ditkrimsus Polda Lampung pada Senin (21/9/2026).

Wadirkrimsus Polda Lampung AKBP Yusriandi Yusrin didampingi Kasubdit PID Humas AKBP E Siallagan menjelaskan

Ekspos kali ini langsung tiga kasus korupsi yang saat ini ditangani penyidik. Dua perkara telah memasuki tahap penyidikan, sementara perkara lainnya tengah dalam proses pemenuhan petunjuk jaksa.

Dari perkara yang telah memiliki hasil audit, potensi kerugian negara yang terungkap mencapai sekitar Rp14,16 miliar.

Tiga perkara tersebut masing-masing berkaitan dengan pengangkatan tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kota Metro, pembangunan Masjid Agung dan objek wisata religi Kabupaten Mesuji, serta dugaan korupsi fasilitas kredit  aparatur desa melalui Bank

Pengangkatan Tenaga Kontrak Metro Rugikan Negara Rp7,38 Miliar

dengan dugaan penyalahgunaan wewenang dalam proses pengangkatan dan penerbitan Surat Keputusan (SK) tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kota Metro tahun anggaran 2024-2025.

Perkara tersebut ditangani berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A-39/XII/2025 tertanggal 23 Desember 2025.

Penyidik menetapkan seorang tersangka berinisial W, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BKPSDM Kota Metro selanjutnya menjabat Sekda Lampung Tengah.

Dalam perkara ini, tersangka diduga menandatangani SK pengangkatan tenaga kontrak tanpa adanya usulan dari organisasi perangkat daerah (OPD) atau satuan kerja perangkat daerah (SKPD), sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Wali Kota Metro Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengangkatan dan Pemberhentian Tenaga Kontrak.

Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dan melakukan penahanan terhadap tersangka dan akan melakukan pengembangan adanya tersangka baru.

Berdasarkan laporan hasil audit penghitungan kerugian negara dari BPKP Perwakilan Provinsi Lampung, perkara tersebut menyebabkan kerugian negara sebesar Rp7.387.808.000.

Tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 atau Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Selain itu, penyidik juga menerapkan ketentuan Pasal 603 atau Pasal 604 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Pasal 18 UU Tipikor.

Penyidik saat ini masih melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk jaksa sebelum nantinya dilimpahkan ke tahap II.

Ekspos kedua pembangunan Masjid Agung Mesuji naik penyidikan

Kasus kedua berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pembangunan Masjid Agung dan objek wisata religi Kabupaten Mesuji.

Proyek tersebut menggunakan anggaran APBD dengan pagu mencapai Rp75 miliar.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, penyidik menemukan dugaan penyimpangan dalam sejumlah tahapan pekerjaan, mulai dari proses perencanaan, pemilihan penyedia atau tender, hingga pelaksanaan pembangunan.

Atas temuan tersebut, Ditreskrimsus Polda Lampung menerbitkan Laporan Polisi Model A Nomor LP/A-24/IX/2026 tertanggal 7 September 2026.

Perkara tersebut kini telah ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Meski demikian, penyidik belum menetapkan pihak yang bertanggung jawab secara pidana dalam perkara tersebut. Proses pengumpulan alat bukti masih terus dilakukan.

Penyidik juga telah melibatkan ahli konstruksi dari Politeknik Negeri Bandung untuk membantu proses penyidikan.

Selanjutnya, penyidik akan berkoordinasi dengan BPKP terkait penghitungan potensi kerugian negara dalam proyek tersebut.

Perkara ini akan didalami menggunakan Pasal 603 atau Pasal 604 serta ketentuan Pasal 20 huruf a, b, dan c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Pasal 18 Undang-Undang Tipikor.

Adapun ungkap kasus ketiga yakni fasilitas kredit aparatur Desa, Negara Rugi Rp6,77 Miliar.

Perkara ketiga berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas kredit bagi aparatur desa melalui.

Dalam perkara ini, penyidik mengungkap adanya kerugian negara sebesar Rp6.774.000.000.

Penanganan perkara tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A-30/XI/2025 tertanggal 5 November 2025.

Penyidik telah menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni AS, selaku Account Officer Bank Lampung KCP Krui, serta ES, yang disebut berperan sebagai perantara atau kepala desa di Kabupaten Pesisir Barat.

Penyidik mengungkap peran masing-masing tersangka dalam perkara tersebut.

AS diduga berperan dalam proses pemberian fasilitas kredit. Sementara ES diduga berperan dalam proses pengajuan kredit dengan menggunakan identitas sejumlah debitur.

Dalam proses penyidikan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi serta meminta keterangan dari tiga ahli, yakni ahli keuangan negara, ahli hukum pidana, dan ahli dari BPKP.

Berkas perkara saat ini telah dilengkapi berdasarkan petunjuk jaksa dan penyidik tengah mempersiapkan proses selanjutnya untuk pelimpahan tahap II ke kejaksaan.(Red)

Cegah Karhutla, Polsek Dempo Selatan Ingatkan Warga Waspadai Api di Musim Kering

PAGAR ALAM -(deklarasinews.com)- Polsek Dempo Selatan Polres Pagar Alam terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui sambang dan patroli ke tengah masyarakat. Bhabinkamtibmas Kelurahan Penjalang bersama Kapolsek Dempo Selatan menyambangi Pos Ronda Siskamling di Dusun Rempasai untuk memantau situasi sekaligus menyampaikan imbauan Kamtibmas dan pencegahan Karhutla, Minggu 20 September 2026.

Dalam kesempatan tersebut, petugas mengingatkan warga bahwa Karhutla dapat dipicu oleh kelalaian manusia, seperti membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah, maupun membuka dan membersihkan lahan dengan cara membakar, terlebih saat kondisi cuaca panas dan kering.

Kapolres Pagar Alam AKBP Adam Purbantoro, S.H., S.I.K., M.Si., mengajak masyarakat menjadi garda terdepan dalam mencegah Karhutla. “Kami mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Segera laporkan apabila melihat titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin,” ujar Kapolres.

Senada dengan itu, Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Riyanto mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya di wilayah yang memiliki lahan kering dan mudah terbakar. Menurutnya, pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan bersama dengan meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan setiap potensi kebakaran kepada petugas.

Dari hasil pemantauan, situasi di Dusun Rempasai terpantau aman dan terkendali. Polsek Dempo Selatan akan terus mengintensifkan patroli, sambang serta edukasi kepada masyarakat sebagai langkah dini mencegah Karhutla di wilayah hukum Polres Pagar Alam.