Wujud Kepedulian dan Aksi Kemanusiaan, Personel Satlantas Bantu Masyarakat Melalui Donor Darah

MOROWALI -(deklarasinews.com)- Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Morowali melaksanakan kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan aksi kemanusiaan, yang digelar pada hari Jumat, 22 Mei 2026.

Selain sebagai upaya membantu  masyarakat yang membutuhkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa empati serta solidaritas antar sesama.

Kasat Lantas Polres Morowali, IPTU Ni Nyoman Sukreni, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk dari komitmen Polres Morowali dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, tidak hanya melalui tugas di bidang lalu lintas, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemanusiaan.

“Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap sesama, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap hal ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di wilayah Kabupaten Morowali. Tutup Iptu Ni Nyoman Sukreni.

Rpdm

Polwan Besemah Berbagi, Polres Pagar Alam Ringankan Beban Warga Kurang Mampu

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Polres Pagar Alam melalui kegiatan Sambang Polwan Besemah kembali menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB di kediaman Ibu Siti Wardani, Dusun III Gunung Gare RT 004 RW 003, Kelurahan Gunung Dempo, Kecamatan Pagar Alam Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, para Polwan Polres Pagar Alam menyalurkan bantuan berupa telur, beras, mie instan, minyak goreng, serta kebutuhan pokok lainnya kepada Ibu Siti Wardani yang mengalami keterbatasan ekonomi. Bantuan diberikan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Polri terhadap masyarakat.

Kegiatan dihadiri oleh Aipda Rita Gustina, S.H., Aipda Nur Jelita, S.Psi., bersama Polwan lainnya. Selain memberikan bantuan sembako, para Polwan juga memberikan semangat dan dukungan moril kepada keluarga penerima bantuan agar tetap kuat dan optimis dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Kapolres Polres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan Sambang Polwan Besemah merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan dan perhatian.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga penerima. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Mansyur, Amd. Kep., S.H., menambahkan bahwa kegiatan sosial yang dilakukan para Polwan diharapkan dapat mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama. (Rep)

Mengintip Kelas Kreatif Serda Ihsanudin, Oase Belajar Anak Lampung

LAMTIM -(deklarasinews.com)- Langkah kaki-kaki kecil memecah kesunyian Dusun Empat, Desa Toto Harjo, Lampung Timur, saat jarum jam menunjukkan pukul 10.00 WIB.

Puluhan anak sekolah bergegas menuju sebuah bangunan sederhana bercat hijau cerah milik Serda Ihsanudin, seorang anggota Babinsa (Bintara Pembina Desa) Koramil Purbolinggo.

Di teras bangunan tersebut, puluhan pasang sandal berjejal rapi, menandai dimulainya rutinitas harian menjemput ilmu di sebuah ruang yang dulunya jauh dari kesan akademis.

Empat tahun lalu, bangunan ini merupakan gudang penyimpanan pakan sapi yang bising oleh suara mesin.

Didorong semangat pengabdian, Serda Ihsanudin memutuskan menyulap tempat tersebut menjadi ruang belajar interaktif.

Kini, dinding kusam berganti warna-warni poster edukasi, mulai dari peta Indonesia, aksara Lampung, hingga sketsa wajah pahlawan nasional seperti Ki Hajar Dewantara dan R.A. Kartini.

Istri Ihsanudin, Umi Salmah, menjadi sosok sentral yang memandu kelas setiap hari Senin hingga Jumat.

“Kami ingin memberikan ruang di mana anak-anak bisa belajar dengan ceria dan bersosialisasi secara langsung, bukan cuma asyik dengan gawai masing-masing,” ujar Umi Salmah saat menjelaskan motivasi di balik gerakan ini.

Aktivitas di sana beragam, mulai dari pengenalan huruf untuk anak prasekolah hingga kelas sejarah untuk menumbuhkan rasa nasionalisme.

Selain ruang kelas, Ihsanudin membangun fasilitas bermain (playground) di halaman depan rumahnya.

Tersedia seluncuran, jungkat-jungkit, hingga ayunan besi yang sengaja dihadirkan sebagai magnet agar anak-anak betah beraktivitas fisik.

Fasilitas ini terbukti ampuh mengalihkan perhatian anak-anak dari ketergantungan terhadap gawai.

Kehadiran gudang aksara ini mendapat apresiasi tinggi dari para orangtua/wali murid.

Ida, salah satu warga, mengaku merasakan perubahan besar pada perilaku anaknya yang kini lebih kompak dan memiliki jiwa sosial yang bagus.

“Sebagai orangtua, kami sangat senang dan terbantu. Waktu bermain anak jadi lebih bermanfaat untuk belajar, dan yang paling penting, ketergantungan mereka pada handphone berkurang drastis,” kata Ida.

Saat ini, lebih dari 50 anak dari jenjang TK hingga SD rutin belajar di kediaman sang Babinsa tanpa dipungut biaya.

Beberapa peserta bahkan merupakan anak-anak yang belum pernah merasakan bangku sekolah formal.

Bagi warga, inisiatif ini adalah oase di tengah terbatasnya fasilitas pendidikan non-formal di tingkat desa.

“Di sini mereka bisa bersosialisasi dan bermain bersama teman-temannya,” ungkap seorang ibu yang rutin mengantar anaknya sambil menikmati suguhan singkong rebus dari tuan rumah.

Di mata masyarakat, Serda Ihsanudin bukan sekadar prajurit berbaju loreng, melainkan sosok ramah yang memberikan solusi nyata bagi lingkungan tanpa adanya sekat dengan warga.

Sore hari, usai jam belajar, Ihsanudin yang masih mengenakan seragam dinas tampak duduk di teras bersama istrinya.

Sebuah pemandangan sederhana yang menggambarkan bagaimana pengabdian tulus mampu mengubah bekas gudang pakan menjadi tempat lahirnya mimpi-mimpi anak bangsa di pelosok Lampung.

Personel Polres Morowali Laksanakan Tes Kesamaptaan Jasmani

MOROWALI -(deklarasinews.com)- Polres Morowali melaksanakan kegiatan Kesamaptaan Jasmani (Samjas) pada Jumat, 22 Mei 2026.

Kegiatan ini digelar sebagai upaya untuk menjaga serta meningkatkan kebugaran dan kesiapan fisik personel dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian.

Pelaksanaan Samjas meliputi beberapa rangkaian tes fisik, di antaranya lari 12 menit, push up, sit up, pull up, serta shuttle run. Seluruh personel mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan disiplin, sesuai dengan standar penilaian yang telah ditetapkan.

Kabag SDM Polres Morowali, AKP Mukhlis, menyampaikan bahwa kegiatan Kesamaptaan Jasmani merupakan program rutin yang wajib diikuti oleh seluruh personel.

Menurutnya, kesiapan fisik yang prima sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin kompleks. Ujar AKP Mukhlis

Lanjut, Ia mengatakan Melalui kegiatan Samjas ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh personel Polres Morowali tetap dalam kondisi fisik yang prima dan siap menjalankan tugas secara optimal di lapangan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi bagi kami dalam melakukan pembinaan terhadap personel,” ujar AKP Mukhlis.

Ia juga menambahkan bahwa dengan kondisi fisik yang terjaga, diharapkan seluruh anggota dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maupun pelaksanaan tugas dilapangan dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukum Polres Morowali. Tutup Kabag SDM

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengukur kemampuan fisik setiap personel secara berkala, sehingga dapat diketahui tingkat kebugaran sebagai bahan evaluasi dan pembinaan lebih lanjut.

Rpdm

Upaya Tekan Kriminalitas, Bhabinkamtibmas Di Lampung Utara Gencarkan Kampanye Anti Curanmor “Stop Bodong”

BUKIT KEMUNING -(deklarasinews.com)- Dalam rangka mengantisipasi dan menekan angka tindak pidana Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) serta peredaran kendaraan ilegal, personel Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Lampung Utara bergerak aktif menyosialisasikan kampanye anti curanmor.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk “Stop Bodong” Campaign & Workshop ini menyasar pemukiman warga dan jalur lintas guna meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

Hadir langsung di tengah masyarakat memberikan imbauan kamtibmas, antara lain:

Brigpol M. Hardimarta, S.H. (Bhabinkamtibmas Desa Sukamenanti dan Desa Tanjung Waras, Kecamatan Bukitkemuning)

Briptu Jaka Ariansyah, S.H. (Bhabinkamtibmas Desa Sukamarga, Kecamatan Abung Tinggi)

Edukasi Tegas Melalui Pemasangan Banner

Dalam aksi tersebut, personel Bhabinkamtibmas memasang banner imbauan di titik-titik strategis yang mudah terlihat oleh warga dan pengendara yang melintas. Banner tersebut memuat pesan edukatif sekaligus peringatan keras: “STOP MEMBELI MOTOR BODONG”.

Petugas menegaskan kepada masyarakat bahwa membeli atau menggunakan kendaraan tanpa dokumen resmi (bodong) sama saja dengan mendukung dan membantu menyuburkan tindak pidana penadahan serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Selain merugikan diri sendiri, pelaku dapat dijerat hukum pidana.

Langkah Antisipasi Curanmor bagi Masyarakat

Melalui kampanye ini, pihak kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi “Polisi bagi Diri Sendiri” dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan berikut:

Selalu Gunakan Kunci Ganda: Jangan pernah meninggalkan kendaraan dalam posisi kunci masih menggantung atau tanpa pengaman tambahan, meskipun hanya diparkir sebentar.

Parkir di Tempat Aman: Usahakan memarkir kendaraan di area yang mudah diawasi atau memiliki fasilitas keamanan/CCTV.

Cek Keaslian Dokumen: Saat membeli kendaraan bekas, pastikan memeriksa dengan teliti keaslian STNK dan BPKB, serta mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin.

Segera Melapor: Jika melihat adanya aktivitas atau transaksi kendaraan yang mencurigakan, warga diminta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau kantor polisi terdekat.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan mendapat respons positif dari warga desa setempat yang berkomitmen penuh untuk menjaga kondusivitas lingkungan dari bahaya kriminalitas.zainal

Geram Warga Kepung Rumah Pelaku, Polres Asahan Amankan Lansia 65 Tahun Terkait Persetubuhan Anak di Setia Janji

KISARAN -(deklarasinews.com)- Aparat Kepolisian Resor (Polres) Asahan mengamankan seorang pria berusia 65 tahun berinisial SL yang diduga kuat melakukan tindak pidana persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap seorang anak perempuan berusia 13 tahun di wilayah Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan. Penangkapan ini dilakukan setelah warga setempat berdatangan dan mengepung kediaman pelaku karena geram atas perbuatan tercela tersebut.

Kapolres Asahan, Revi Nurvelani, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi awak media di Kisaran, Jumat (22/5/2026). Menurut keterangan yang dihimpun, kronologi kejadian bermula dari rasa curiga seorang nenek yang akhirnya membongkar perbuatan asusila itu.

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Immanuel P Simamora, menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Selasa, 5 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban yang masih berusia 13 tahun disuruh berbelanja ke warung atau kedai milik pelaku, namun waktu berlalu sang cucu tak kunjung pulang ke rumah. Lama menunggu dan merasa ada yang tak beres, nenek korban pun memutuskan menyusul ke lokasi kedai tersebut.

“Nenek korban curiga cucunya kok belum pulang-pulang. Kemudian disusul ke warung milik pelaku, dan betapa terkejutnya beliau saat melihat langsung korban sedang dicabuli oleh pelaku,” ungkap AKP Immanuel.

Mendapati fakta tersebut, keluarga korban sangat berkeberatan dan segera melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Berita kejahatan terhadap anak itu pun dengan cepat menyebar ke telinga warga sekitar yang membuat kemarahan publik memuncak. Warga berdatangan dan mengepung rumah pelaku. Situasi sempat memanas hingga akhirnya aparat turun tangan mengamankan pelaku, yang informasi keberadaannya sempat dilaporkan melalui layanan Call Center 110.

Setelah melalui rangkaian penyelidikan dan pengumpulan bukti yang dilakukan tim Reskrim, pelaku berinisial SL akhirnya berhasil diamankan pada Senin (18/5/2026).

“Korban saat ini sudah kami amankan untuk kepentingan pemeriksaan dan dimintai keterangan guna kelengkapan berkas perkara,” tambah Immanuel.

Atas perbuatannya, pelaku kini dijerat dengan Pasal 415 huruf (b) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mengatur mengenai tindak pidana persetubuhan, dengan ancaman hukuman berat sesuai ketentuan yang berlaku.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami pemeriksaan terhadap tersangka guna mengungkap fakta lengkap kasus ini serta memastikan perlindungan maksimal bagi korban di bawah umur.(Don)

Gerak Cepat Babinsa Koramil 410-04/TKT Amankan TKP dan Dampingi Keluarga Korban

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Sebuah peristiwa duka berupa tindakan bunuh diri terjadi di Kontrakan 12 Pintu, Jalan Sasonoloyo Gang Wiraswasta 1, Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, pada Kamis (21/5/2026) malam. Namun, di tengah musibah ini, kehadiran dan langkah cepat Babinsa Raden Intan dari Koramil 410-04/TKT menjadi sorotan utama. Babinsa tidak hanya sigap mengamankan lokasi, tetapi juga menunjukkan pendekatan humanis yang menenangkan warga.

Kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB, ketika korban bernama Diah Nor Indah Sari (25) warga Desa Bumi Sari, Kec. Natar, Lampung Selatan, ditemukan meninggal dunia di kamar kontrakannya. Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga nekat mengakhiri hidup karena cekcok dengan pacarnya, Nauval, yang gagal mengantarnya menghadiri interview pekerjaan.

Begitu menerima laporan, Babinsa Raden Intan bergerak cepat. Bersama unsur TNI lainnya dari Danpos Way Halim, beliau langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengambil langkah-langkah strategis:

  1. Pengamanan TKP Secara Cepat: Babinsa langsung mengamankan lokasi untuk mencegah hal-hal tidak diinginkan serta menjaga keutuhan barang bukti sebelum tim Inafis Polresta Bandar Lampung tiba.
  2. Koordinasi Lintas Sektor: Dengan sigap, Babinsa menghubungi dan berkoordinasi dengan aparat terkait, Camat Way Halim, Lurah Gunung Sulah, serta linmas setempat. Sinergi ini memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.
  3. Pendampingan Keluarga dan Saksi: Babinsa turut mendampingi penjaga kontrakan (M. Yusuf) dan pacar korban (Nauval) saat dimintai keterangan, memastikan mereka mendapatkan perlindungan dan tidak mengalami tekanan psikologis lebih lanjut.
  4. Pengumpulan Barang Bukti yang Tepat: Bersama aparat kepolisian, Babinsa membantu memastikan barang bukti berupa KTP, handphone korban, serta tali plastik yang digunakan dikelola dengan baik untuk proses hukum dan autopsi.

Hingga pukul 20.45 WIB, situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif. Jenazah korban saat ini berada di RS Bhayangkara menunggu kedatangan pihak keluarga untuk proses autopsi. Babinsa Raden Intan terus berada di lokasi hingga situasi benar-benar pulih, memberikan rasa aman bagi warga sekitar.

“Kehadiran Babinsa sangat membantu. Beliau tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menenangkan warga yang kaget dan sedih. Kami melihat langsung profesionalisme TNI di lapangan,” ujar seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Komandan Kodim 0410/KBL melalui jajaran Koramil 410-04/TKT memberikan apresiasi tinggi kepada Babinsa Raden Intan. “Ini bukti nyata bahwa Babinsa adalah garda terdepan dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, bahkan dalam situasi darurat sekalipun. Cepat, tepat, dan humanis,” demikian isi apresiasi yang disampaikan secara internal.

TMMD Ke-128 di Tanggamus Resmi Ditutup, Seluruh Sasaran Rampung 100 Persen

TANGGAMUS -(deklarasinews.com)- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Pekon Kalimiring, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, resmi ditutup oleh Panglima Kodam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Kamis (21/05/2026). Penutupan tersebut menandai selesainya seluruh rangkaian kegiatan pembangunan fisik dan nonfisik yang telah dilaksanakan selama 30 hari.

Kegiatan penutupan berlangsung di lokasi sasaran TMMD dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung dan Kabupaten Tanggamus, jajaran Kodam XXI/Radin Inten, Polres Tanggamus, TNI-Polri, kepala OPD, serta tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat setempat. Hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Tanggamus Dra. Hj. Siti Mahmudah Saleh, M.Pd.I., serta Ketua Persit KCK Cabang XLVI Dim 0424/Tanggamus Ny. Tika Dwi Djunaidi Mulyono.

Mengangkat tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”, program terpadu lintas sektoral ini berhasil menyelesaikan seluruh target yang telah direncanakan. Komandan Kodim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh sasaran fisik maupun nonfisik telah terealisasi 100 persen.

Adapun sasaran pembangunan fisik yang berhasil diselesaikan meliputi normalisasi dan pembukaan badan jalan sepanjang 2.570 meter yang menghubungkan Pekon Kalimiring dengan Pekon Banjar Masin, Pekon Kandang Besi hingga Kantor Kecamatan Kota Agung Barat. Selain itu, dilakukan pembangunan talud sepanjang 400 meter, pengerasan jalan sirtu/sabes sepanjang 1.700 meter, pengecoran rabat beton sepanjang 150 meter, serta pembangunan lima titik gorong-gorong buis beton.

TMMD ke-128 juga mencakup pembangunan lima titik sumur bor, rehabilitasi lima rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan lima unit MCK bagi masyarakat.

Di bidang nonfisik, berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat turut dilaksanakan, seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, mitigasi bencana, edukasi pencegahan stunting, pertanian, hingga koperasi desa. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan berupa pembuatan KTP dan KK, pengobatan gratis, layanan KB, sunatan massal, penanaman pohon, program ketahanan pangan, hingga pembagian 100 paket sembako dan nutrisi.

Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan TMMD merupakan bentuk nyata pelaksanaan tugas TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang TNI Nomor 3 Tahun 2025 Pasal 7.

“Ini merupakan program rutin TNI dalam pembinaan teritorial. Kami berharap hasil TMMD ini dapat dimanfaatkan dan dipelihara bersama oleh masyarakat sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Pangdam.

Sementara itu, Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., menyampaikan apresiasi atas sinergi TNI bersama masyarakat dalam menyukseskan program tersebut. Ia mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat untuk menjaga hasil pembangunan yang telah dilakukan.

“Jangan hanya dibantu saja sementara masyarakat tidak aktif. Harus ada kebersamaan antara masyarakat dan TNI, karena pada dasarnya TNI dan rakyat itu satu dan tidak terpisahkan,” kata Bupati.

Usai upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bantuan sosial berupa paket sembako, alat kesehatan, alat bantu dengar, serta pelayanan pembuatan dokumen kependudukan bagi masyarakat. Pangdam XXI/Radin Inten juga meninjau langsung hasil pembangunan guna memastikan kualitas dan manfaatnya bagi warga Pekon Kalimiring.

 

Managemen Venos Karaoke and Lounge resmi Laporkan Jaka Eryadi Gunawan Ke Polisi

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Setelah melalui drama berliku-liku dan episode yang panjang, kini pihak managemen Venos Karaoke and Lounge melaporkan mantan Direkturnya pada Rabu (13/5/2026).

Humas PT Faza Satria Gianny, Desri Hariyadi, S.sos menyatakan benar bahwa managemen sudah melaporkan Jaka Eryadi Gunawan ke polisi.

Menurutnya langkah itu diambil setelah tim audit pada senin 11 Mei 2026 menemukan ada kejanggalan pada keuangan perusahaan tahun 2025 yang diduga telah dilakukan oleh Jaka Eryadi Gunawan (Papi Jek).

Laporan polisi dengan nomor LP/B/797/V/2026/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/POLDA LAMPUNG pada Rabu 13 Mei 2026, ujarnya kepada wartawan Kamis (21/5/2026).

“Kami minta kepada polisi agar segera memproses laporan tersebut dan segera menangkap yang bersangkutan,” pungkasnya (red).

Usai TMMD ke-128, Kasrem 043/Gatam Titip Pesan Penting: “Rawatlah Hasil Pembangunan Ini untuk Anak Cucu”

TANGGAMUS -(deklarasinews.com)- Upacara penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 berlangsung khidmat di Pekon Kalimiring, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, Kamis (21/5/2026). Acara yang menjadi puncak dari 30 hari kerja bakti lintas sektoral ini ditutup langsung oleh Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.I.P., M.Si.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Gatam, Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr.(Han), Bupati Tanggamus, unsur Forkopimda tingkat provinsi dan kabupaten, serta ribuan warga masyarakat yang antusias menyaksikan hasil karya bersama.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa”, kegiatan tahun ini menekankan bahwa fondasi kemajuan bangsa dimulai dari penguatan desa melalui semangat gotong royong.

Sasaran Fisik Tuntas, Non-Fisik Mengena

Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Satgas TMMD ke-128 Kodim 0424/Tanggamus. Ia menegaskan bahwa seluruh sasaran fisik telah terselesaikan 100 persen dan siap dimanfaatkan masyarakat.

“Kemajuan bangsa berawal dari kemajuan desa. Selama 30 hari, prajurit TNI, Pemkab Tanggamus, dan masyarakat telah menyatu padu. Laporan Dansatgas konfirmasi bahwa jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya sudah selesai dan fungsional,” ujar Pangdam.

Tak hanya fisik, Pangdam juga menyoroti keberhasilan sasaran non-fisik sebagai investasi sumber daya manusia. Berbagai penyuluhan mulai dari wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, penanganan stunting, hingga pengembangan UMKM telah dilaksanakan untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan baru.

“Ini adalah investasi ketahanan wilayah. Saya berharap, apa yang kita bangun bersama ini tidak hanya dinikmati saat ini, tetapi dirawat dengan baik agar manfaatnya berkelanjutan,” tegasnya.

Pesan Kasrem: Warisan untuk Generasi Mendatang

Senada dengan Pangdam, Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto menekankan pentingnya keberlanjutan pasca-TMMD. Bagi Kasrem, TMMD ke-128 bukan sekadar proyek pembangunan sesaat, melainkan solusi percepatan pembangunan di wilayah tertinggal seperti Pekon Kalimiring.

“Kami berharap taraf hidup masyarakat Pekon Kalimiring terus meningkat pasca-TMMD. Namun, kunci utamanya ada pada kesadaran kita bersama,” ungkap Kolonel Roli.

Ia secara khusus menitipkan pesan kepada warga setempat untuk menjaga aset yang telah dibangun. “Rawatlah apa yang sudah kita bangun bersama. Jangan biarkan rusak kembali. Jadikan ini warisan berharga yang bisa dinikmati oleh anak cucu kita kelak. Jika kita rawat bersama, manfaatnya akan abadi,” tutupnya.

Dengan selesainya TMMD ke-128, harapan baru pun terbuka lebar bagi masyarakat Tanggamus. Sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan rakyat telah membuktikan bahwa ketika langkah disatukan, pembangunan desa bukan lagi mimpi, melainkan kenyataan yang bisa dirasakan langsung.