Sindikat Pengoplos BBM Bersubsidi Digulung Ditreskrimsus Polda Sumsel, Amankan Puluhan Ton Minyak

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Polda Sumatera Selatan melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) berhasil mengungkap praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di wilayah Kabupaten Musi Rawas. Pengungkapan ini disampaikan dalam konferensi pers di Press Room Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis, 30 April 2026.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel melalui Wakil Direktur Reskrimsus menjelaskan bahwa kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan dalam distribusi BBM. Operasi yang dipimpin Kasubdit IV Tipidter AKBP Ahmad Budi Martono tersebut berhasil mengamankan 11 tersangka dengan peran beragam, mulai dari sopir tangki, pengelola gudang, hingga koordinator lapangan.

Peristiwa bermula pada Selasa, 21 April 2026, saat petugas melakukan penyelidikan di ruas Jalan Lintas Lubuk Linggau–Sarolangun, Kelurahan Trawas, Kecamatan STL Ulu Trawas. Di lokasi tersebut, ditemukan satu unit truk tangki berkapasitas 16.000 liter milik PT Elnusa Petrofin yang seharusnya mendistribusikan BBM dari Depo Pertamina Lubuk Linggau menuju Provinsi Bengkulu.

Namun dalam praktiknya, para pelaku mengalihkan kendaraan tersebut ke sebuah gudang di wilayah Musi Rawas. Di lokasi tersebut, sekitar 8.000 liter BBM jenis Pertalite diturunkan untuk ditukar (barter) dengan minyak bensin hasil olahan ilegal yang berasal dari wilayah Musi Rawas Utara.

Modus ini diketahui telah berlangsung selama kurang lebih enam bulan. Para pelaku memperoleh keuntungan sekitar Rp700.000 per ton dari aktivitas ilegal tersebut. Praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengganggu distribusi BBM bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat.

Dalam operasi tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit truk tangki Hino, satu unit truk Colt Diesel bermuatan sekitar 10.000 liter minyak olahan ilegal, tiga unit mobil pick-up, puluhan babytank, mesin sedot, selang, bahan pewarna kimia, uang tunai Rp5,2 juta, serta 11 unit telepon genggam milik tersangka.

 

Para tersangka dijerat dengan Pasal 54 dan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Ancaman hukuman berupa pidana penjara paling lama enam tahun serta denda maksimal Rp60 miliar.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi.

“Kami memastikan proses penegakan hukum berjalan profesional dan transparan. BBM subsidi adalah hak masyarakat, sehingga tidak boleh disalahgunakan oleh oknum yang mencari keuntungan pribadi,” tegas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait distribusi BBM di lingkungan masing-masing. Partisipasi publik dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah praktik mafia migas yang merugikan negara dan masyarakat.

Pengungkapan ini menjadi bukti nyata komitmen Polda Sumsel dalam menjaga stabilitas distribusi energi serta mendukung program nasional dalam mewujudkan tata kelola sumber daya energi yang adil, transparan, dan berkelanjutan. (ril/Ning)

TMMD Purwakarta Genjot Infrastruktur dan SDM, Jalan Hingga Pipanisasi Jadi Prioritas

PURWAKARTA -(deklarasinews.com)- Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-128 Kodim 0619/Purwakarta, Letkol Inf Ardha Carirova Pariputra, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik lokasi kegiatan di Desa Sukajadi, Kecamatan Pondoksalam. Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh program TMMD berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Peninjauan mencakup kegiatan fisik, nonfisik, hingga program tambahan yang tengah berjalan. Pada sektor fisik, sejumlah pembangunan menjadi fokus, di antaranya peningkatan jalan desa, rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu), pembangunan sumur bor dan pipanisasi, toren air, perbaikan MCK, pos kamling, sekolah dasar, mushola, pemasangan penerangan jalan umum (PJU), tiang listrik, serta penanaman pohon dan penguatan ketahanan pangan.

Letkol Inf Ardha Carirova Pariputra menjelaskan, Desa Sukajadi dipilih sebagai sasaran TMMD tahun anggaran 2026 karena memiliki kebutuhan mendesak, terutama pada infrastruktur jalan penghubung antarwilayah.

“Perbaikan jalan yang membentang dari Desa Sukajadi hingga Desa Kertasari ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta membuka akses alternatif menuju Kecamatan Bojong, termasuk kawasan wisata seperti Taman Batu,” ujarnya. Kamis (30/4).

Selain infrastruktur jalan, program pipanisasi juga menjadi prioritas utama. Jaringan pipanisasi yang ditarik dari wilayah Bojong menuju Sukajadi dengan panjang lebih dari satu kilometer diharapkan mampu mengatasi keterbatasan air bersih, khususnya saat musim kemarau.

Tak hanya pembangunan fisik, TMMD ke-128 juga menyentuh aspek nonfisik yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Satgas TMMD mengidentifikasi berbagai persoalan sosial di masyarakat, salah satunya terkait administrasi pernikahan.

“Kami merencanakan nikah massal bagi warga yang telah menikah namun belum memiliki dokumen resmi dari KUA atau Kementerian Agama. Ini penting untuk tertib administrasi dan perlindungan hukum,” jelasnya.

Selain itu, program nonfisik lainnya meliputi sunatan massal, pengobatan gratis, serta penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya narkoba, administrasi desa, hingga pembinaan sosial, budaya, dan keagamaan.

Kegiatan tersebut menyasar seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga lansia. Edukasi kesehatan juga diberikan melalui kerja sama dengan instansi terkait, termasuk pembinaan bagi balita dan peningkatan kesadaran hidup sehat di lingkungan masyarakat.

Di bidang keamanan, Satgas TMMD turut membangun pos kamling serta memberikan edukasi terkait pengamanan lingkungan, termasuk pencegahan pencurian hewan ternak. Masyarakat juga dibekali pengetahuan mengenai kesehatan ternak dan pengelolaannya melalui kolaborasi dengan dinas terkait.

“Kami ingin TMMD ini tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga meningkatkan kapasitas masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan,” tambahnya.

Dansatgas pun mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan TMMD. Partisipasi warga dinilai menjadi kunci keberhasilan program yang mengedepankan semangat gotong royong tersebut.

“TMMD adalah milik bersama. Kami berharap masyarakat Sukajadi dapat ikut terlibat, menjaga hasil pembangunan, serta terus menumbuhkan semangat kebersamaan demi kemajuan desa,” pungkasnya. (DR)

Joint Operation Polda Sumsel dan Polres Empat Lawang Ungkap Bandar Besar dan Ladang Ganja

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Polda Sumatera Selatan melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) berhasil mengungkap jaringan besar peredaran narkotika jenis ganja lintas provinsi dengan temuan ladang ganja seluas kurang lebih 20 hektar di Kabupaten Empat Lawang.

Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Lounge Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis, 30 April 2026. Operasi ini merupakan hasil joint operation antara Ditresnarkoba Polda Sumsel dan Satresnarkoba Polres Empat Lawang.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Yulian Perdana, S.I.K., menjelaskan bahwa petugas berhasil mengamankan tersangka utama berinisial PD (48) alias Pinhar yang berperan sebagai pemilik lahan, pengelola pembibitan, hingga pengendali distribusi ganja lintas wilayah.

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di wilayah perbukitan Desa Batu Jungul, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang. Saat dilakukan penyelidikan awal, petugas sempat menghadapi perlawanan, termasuk insiden penganiayaan terhadap Kanit Intelkam Polres Empat Lawang oleh pelaku saat upaya penindakan pertama.

Tim kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka PD di kawasan loket bus Palembang, Jalan Gubernur Hasan Bastari. Dari tangan tersangka, petugas menemukan barang bukti ganja siap edar yang kemudian mengarah pada pengungkapan jaringan yang lebih luas.

Penggeledahan lanjutan di kediaman tersangka di Desa Batu Jungul mengungkap sekitar 20 kilogram ganja kering siap edar serta empat unit sepeda motor yang diduga terkait aktivitas tindak pidana narkotika.

Berdasarkan hasil pendalaman, penyidik menemukan dokumen kepemilikan lahan dan peta yang mengindikasikan adanya ladang ganja seluas 20 hektar di wilayah perbukitan. Lahan tersebut dikelola dengan modus kerja sama dengan masyarakat setempat melalui sistem bagi hasil.

Total barang bukti yang berhasil diamankan dalam operasi ini mencapai kurang lebih 220 kilogram ganja kering siap edar. Temuan ini menjadi salah satu pengungkapan terbesar dalam kategori ladang ganja di wilayah hukum Polda Sumsel.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 609 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah disesuaikan dalam ketentuan terbaru. Ancaman hukuman maksimal berupa pidana mati atau penjara seumur hidup.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polda Sumsel berkomitmen tegas dalam memberantas peredaran narkotika hingga ke akar jaringan.

“Kami memastikan proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa kompromi terhadap pelaku kejahatan narkotika yang merusak generasi bangsa,” tegas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Selain penegakan hukum, Polda Sumsel juga akan melakukan langkah pemulihan sosial (social recovery) di wilayah Desa Batu Jungul dengan melibatkan tokoh masyarakat, edukasi bahaya narkoba, serta fasilitasi rehabilitasi bagi warga terdampak.

Polda Sumsel turut mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan narkotika melalui kanal resmi kepolisian. Partisipasi publik menjadi kunci dalam memutus rantai peredaran narkoba di wilayah Sumatera Selatan.

Pengungkapan ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri dalam menjaga keamanan serta melindungi masyarakat dari ancaman serius narkotika, sekaligus mendukung program nasional dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba. (Ning/ril)

TNI Pastikan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Sesuai Spesiifikasi

BATANG -(deklarasinews.com)- Pastikan Kualitas dan Keamanan, Letda CZi Irawan Saputra  di dampingi Sertu Heru dan dua orang anggota dari Subdenzibang 031/IV Pekalongan. Cek Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Tambahrejo Kecamatan Bandar Kabupaten Batang.

Memastikan progres pembangunan infrastruktur berjalan optimal dan sesuai spesifikasi, Letda CZi Irawan Saputra  dari Subdenzibang 031/IV Pekalongan yang juga di dampingi Sertu Heru beserta dua anggota melaksanakan pemantauan langsung ke titik pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kodim 0736/Batang, Kamis (30/4/2026).

Rombongan mengawali pengecekan di pembangunan Jembatan Gantung Sungai Lojahan, Desa Tambahrejo, Kecamatan Bandar. Kabupaten Batang.

“Pembangunan jembatan harus disesuaikan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang ada. Hal ini penting agar hasil pekerjaan dapat dipertanggung jawabkan secara kualitas maupun administrasi,” tegas Letda Czi Irawan Saputra.

Menekankan Faktor Keamanan dan Komunikasi serta aspek teknis, Letda Czi Irawan Saputra juga menitik beratkan pada aspek kualitas bangunan serta keselamatan kerja. Ia mengimbau seluruh personel dan pekerja di lapangan untuk tetap mengutamakan faktor keamanan selama proses pembangunan berlangsung.

“Apabila terdapat kendala teknis maupun non-teknis di lapangan, segera hubungi Subdenzibang 031/IV Pekalongan dan laporkan secara hirarki agar solusi cepat dapat diambil,” tambahnya.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar Dukuh dan Desa serta memperlancar roda ekonomi masyarakat desa.

 

Dukung Transparansi Nasional, Polda Sumsel Sinkronkan Pengawalan Keuangan Negara dengan BPK

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Polda Sumatera Selatan terus memperkuat komitmen dalam mendukung tata kelola keuangan negara yang transparan dan akuntabel melalui penguatan sinergi lintas lembaga strategis.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menerima langsung kunjungan kerja jajaran Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Delegasi Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis, 30 April 2026.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam menyelaraskan langkah strategis antara aparat penegak hukum dan lembaga audit negara, khususnya dalam memperkuat penanganan perkara tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan keuangan negara.

Dalam forum tersebut, dibahas penguatan koordinasi teknis terutama pada aspek penghitungan kerugian keuangan negara yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Hal ini dinilai krusial untuk mempercepat proses penyidikan serta meningkatkan kualitas pembuktian dalam penanganan perkara korupsi.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan BPK merupakan langkah strategis dalam mendukung kebijakan nasional, khususnya dalam memastikan setiap penggunaan anggaran negara memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

“Sinergi ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam mengawal keuangan negara. Kami siap memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk data maupun koordinasi teknis, guna memastikan proses penegakan hukum berjalan efektif dan akuntabel,” ujar Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Lebih lanjut, kedua institusi sepakat untuk memperkuat mekanisme komunikasi dan koordinasi guna mengatasi berbagai kendala administratif maupun teknis dalam proses pembuktian perkara. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu memberikan kepastian hukum yang lebih kuat serta mencegah terjadinya potensi penyimpangan keuangan negara.

Dampak dari penguatan sinergi ini tidak hanya dirasakan dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga berkontribusi terhadap terciptanya stabilitas ekonomi daerah. Dengan pengawasan dan pengamanan aset negara yang optimal, iklim investasi dan pembangunan di Sumatera Selatan diharapkan semakin kondusif.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan berkeadilan.

“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk BPK, dalam memastikan penegakan hukum berjalan profesional dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Melalui penguatan kerja sama ini, Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga integritas pengelolaan keuangan negara serta mendukung penuh agenda pembangunan nasional yang bersih dan berkelanjutan. (Rls/Ags).

Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu dari Malaysia, Polres Asahan Ungkap 120 Kasus Narkoba Sejak Awal Tahun

KISARAN -(deklarasinews.com)- Polres Asahan berhasil mencatat keberhasilan besar dalam pemberantasan narkotika dengan menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 5 kilogram yang didatangkan dari luar negeri. Pengungkapan kasus ini dipublikasikan dalam kegiatan Press Release yang berlangsung di Lapangan Tembak Polres Asahan, Kamis (30/04/2026) pukul 10.00 WIB.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si., Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, SH, SIK, MH, Kajari Asahan, Ketua PN Kisaran, perwakilan Dandim 0208/Asahan, perwakilan Danlanal Tanjung Balai Asahan, serta jajaran pimpinan dan personel Polres Asahan.

Dalam keterangannya, Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani menjelaskan bahwa penangkapan utama dilakukan pada tanggal 27 April 2026 di Dusun VII, Desa Silo Laut, Kecamatan Silau Laut. Pelaku berinisial S (45), warga Kabupaten Sampang, Jawa Timur, berperan sebagai kurir yang membawa kiriman sabu dari Malaysia melalui jalur laut, dengan tujuan akhir penyebaran hingga ke wilayah Kota Solo, Jawa Tengah.

“Keberhasilan ini menjadi bukti keseriusan kami memutus mata rantai peredaran narkotika lintas wilayah maupun negara. Sepanjang periode Januari hingga 29 April 2026, kami telah mengungkap sebanyak 120 kasus narkotika, dengan pengamanan terhadap 133 orang tersangka,” ungkap Kapolres.

Dari serangkaian operasi tersebut, total barang bukti yang berhasil diamankan sangat besar nilainya, meliputi: ganja seberat 18,08 gram, sabu seberat 5.339,48 gram, ekstasi sebanyak 16 butir, dan obat jenis Happy Five sebanyak 60 butir.

Merespons keberhasilan ini, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polres Asahan. Menurutnya, penangkapan pengedar jaringan internasional ini adalah langkah nyata yang sangat membantu pemerintah daerah dalam menyelamatkan generasi muda dari kehancuran akibat narkoba.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, Forkopimda, dan seluruh masyarakat, kami sangat mengapresiasi kinerja luar biasa ini. Langkah aparat sangat membantu kami memerangi ancaman yang bisa merusak masa depan bangsa ini,” tegas Taufik.

Bupati juga mengungkapkan rencana strategis pemerintah daerah untuk memperkuat pencegahan, yaitu dengan mengaktifkan kembali program Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba). Program ini diharapkan menjadi benteng pertahanan di tingkat masyarakat untuk menekan laju peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemangku kepentingan, dan stakeholder untuk bersinergi erat dengan kepolisian. Masyarakat diminta berani melaporkan segala aktivitas mencurigakan ke layanan pengaduan 110, agar keamanan wilayah Asahan tetap terjaga dari ancaman narkoba.(Jun)

Di Tengah Terik dan Debu, Satgas TMMD Kodim Purbalingga Bangun Harapan Warga Lewat Jembatan Desa

PURBALINGGA -(deklarasinews.com)- Di balik kerasnya adukan semen dan kokohnya beton yang mulai terbentuk, tersimpan semangat gotong royong yang menghangatkan suasana pembangunan jembatan di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga.

Anggota Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga bersama warga terus berjibaku menyelesaikan pembangunan pondasi plat beton jembatan yang menjadi harapan baru masyarakat, Rabu (29/4/2026).

Sejak pagi, suasana lokasi pembangunan dipenuhi aktivitas. Suara alat kerja berpadu dengan canda ringan warga dan prajurit TNI yang bekerja tanpa sekat.

Di tengah kesibukan itu, Serda Hasan Rangwoho tampak aktif mengatur jalannya pekerjaan sekaligus turun langsung membantu pengerjaan pondasi.

Dengan penuh semangat, ia memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan maksimal agar hasilnya kuat dan bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

“Pembangunan ini bukan hanya soal beton dan jembatan, tetapi tentang harapan masyarakat agar akses mereka lebih baik. Karena itu kami bersama warga terus bekerja maksimal dengan semangat gotong royong,” ujar Serda Hasan.

Jembatan tersebut selama ini memang menjadi kebutuhan penting bagi warga Desa Krangean. Saat musim hujan tiba, akses jalan menuju sejumlah titik permukiman dan lahan pertanian sering sulit dilalui akibat kondisi licin dan berlumpur. Bahkan kendaraan roda dua maupun kendaraan darurat kerap kesulitan melintas.

Melalui program TMMD Reguler ke-128, harapan warga perlahan mulai terwujud. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya membawa pembangunan fisik, tetapi juga membangun kedekatan emosional dan kebersamaan yang kuat.

“Kami merasa sangat terbantu. Dulu kalau hujan jalan sulit dilewati, sekarang sudah mulai dibangun jembatan yang lebih layak. Ini sangat berarti bagi warga,” ungkap Kosim, salah satu warga Desa Krangean.

Menurutnya, anggota Satgas TMMD bekerja tanpa mengenal lelah dan selalu menyatu dengan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.

“TNI tidak hanya datang membangun, tapi benar-benar bekerja bersama warga. Kebersamaan seperti ini yang membuat kami semakin semangat,” tambahnya.

Pembangunan pondasi plat beton jembatan tersebut kini terus dipercepat agar segera dapat digunakan masyarakat. Semangat kebersamaan antara TNI dan warga menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap kuat dan terus hidup dalam setiap pembangunan desa.

Di tengah panasnya cuaca dan beratnya pekerjaan, TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga tidak hanya membangun jembatan penghubung antarwilayah, tetapi juga membangun harapan baru bagi masyarakat Desa Krangean menuju kehidupan yang lebih baik.

Patroli Malam Babinsa dan Komduk Perkuat Keamanan 

TANGERANG -(deklarasinews.com)- Babinsa Koramil 02/Batuceper dan Babinsa Koramil 07/Pondok Aren, Kodim 0506/Tgr dan Komponen Pendukung (Komduk) menggelar Patroli malam dan siskamling di wilayah teritorial Kodim 0506/Tgr, Rabu malam (29/04/2026).

Patroli malam tersebut dalam rangka menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, yang melibatkan unsur Babinsa Koramil 02/Batuceper, unsur Koramil 07/Pondok Aren, unsur Linmas dan warga masyarakat sekitar.

Pasi Ops Kodom 0506/Tgr Mayor Inf Heru Susanto menilai patroli/Siskamling sebagai salah satu titik strategis dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan.

“‎Dalam kesempatan tersebut, Babinsa menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga keamanan wilayah,” ucapnya.

‎“Kami mengajak seluruh warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, meningkatkan kewaspadaan, serta bersama-sama mencegah terjadinya tawuran maupun bentuk kenakalan remaja lainnya,” ujarnya lagi.

‎Heru Susanto juga menambahkan, bahwa patroli bersama Komduk ini tidak hanya sebagai langkah preventif, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.

“‎Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat dalam menjaga keamanan lingkungan, sehingga wikayah teritorial Kodim 0506/Tgr tetap menjadi wilayah yang kondusif dan terbebas dari gangguan kamtibmas,” tutupnya.(Nan)

Menuju SDM Polri presisi, Polda Lampung Siapkan SDM Polri Berdaya Saing Global

LAMSEL -(deklarasinew.com)- Di tengah percepatan transformasi kelembagaan Polri, Polda Lampung mengambil langkah agresif dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul melalui pelaksanaan Penjaringan Minat dan Bakat Program LPDP Polri yang digelar oleh Tim Lemdiklat Polri, Rabu (29/4/2026), di Siger Lounge Polda Lampung.

Kegiatan ini dihadiri langsung Kapolda Lampung,  Irjen Pol Helfi Assegaf, yang menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM kini bukan lagi sekadar program rutin, melainkan kebutuhan mendesak di tengah kompetisi global yang semakin ketat.

“Kompetisi ke depan bukan hanya soal kekuatan operasional, tetapi pertarungan kualitas intelektual, integritas, dan kepemimpinan,” tegas Helfi.

Menurutnya, program LPDP Polri menjadi instrumen strategis dalam membangun fondasi SDM unggul yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus menopang transformasi institusi.

Tidak hanya diperuntukkan bagi perwira, program ini kini terbuka luas bagi seluruh jenjang kepangkatan, termasuk bintara  sebagai wujud pemerataan kesempatan pengembangan diri.

Helfi juga menekankan bahwa LPDP Polri bukan sekadar jalur pendidikan formal, tetapi merupakan proses seleksi ketat untuk melahirkan personel terbaik yang akan menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan Polri.

Melalui program ini, peserta tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga penguatan karakter, kepemimpinan, integritas, serta loyalitas terhadap institusi dan masyarakat.

Selain membuka akses pendidikan di dalam negeri, program ini juga memberikan peluang belajar ke luar negeri, sehingga peserta mampu memperluas perspektif global, memahami dinamika internasional, serta meningkatkan daya saing dalam menghadapi kompleksitas tugas kepolisian modern.

Kapolda Lampung mengingatkan bahwa peserta yang mengikuti penjaringan ini merupakan representasi calon pemimpin masa depan Polri. Oleh karena itu, seluruh peserta didorong untuk mengikuti setiap tahapan seleksi dengan serius, aktif, dan penuh tanggung jawab.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan lancar, dengan antusiasme tinggi dari para peserta.

Penjaringan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Polda Lampung tidak hanya beradaptasi dengan arus perubahan, tetapi juga mengambil posisi terdepan dalam mencetak generasi Bhayangkara yang profesional, modern, dan berdaya saing global.

Dengan kompetisi yang semakin ketat, hanya personel terbaik yang akan mampu menembus standar tinggi LPDP Polri dan membawa perubahan nyata bagi masa depan institusi menuju visi besar Indonesia Emas 2045.

Humanisme Polri Presisi: Cerita di Balik Gethuk untuk Kapolda Sumsel Saat Peresmian Bedah Rumah

MUSI RAWAS –(deklarasinews.com)- Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan sisi humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian melalui momen penuh kehangatan yang terjadi dalam rangkaian kunjungan kerja Kapolda Sumsel di Kabupaten Musi Rawas.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menghadiri sejumlah agenda strategis pada Rabu, 29 April 2026, di antaranya Apel Sabuk Kamtibmas serta peresmian Gedung SPKT dan program bakti sosial, termasuk penyerahan bantuan bedah rumah kepada warga terdampak musibah kebakaran.

Di sela kegiatan tersebut, suasana haru dan penuh makna tercipta saat seorang warga penerima bantuan, Jumono, mendekati Kapolda dan menyerahkan bingkisan sederhana berupa gethuk—makanan tradisional khas Jawa—sebagai ungkapan rasa terima kasih.

Peristiwa ini terjadi saat prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti. Gethuk tersebut merupakan hasil olahan tangan sendiri yang dipersiapkan khusus oleh Jumono sebagai bentuk apresiasi atas bantuan yang diterimanya.

Momen spontan ini menjadi simbol kuat kedekatan antara Polri dan masyarakat. Program bedah rumah yang dilaksanakan jajaran Polda Sumatera Selatan merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung kesejahteraan sosial dan membantu warga yang terdampak bencana.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Kapolda Sumsel menyambut hangat pemberian tersebut dan mengapresiasi ketulusan warga.

“Beliau sangat terharu dan bahkan membawa gethuk tersebut kembali ke Palembang. Ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujar AKBP Agung Adhitya Prananta, S.I.K., M.H.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa momen tersebut mencerminkan keberhasilan pendekatan humanis Polri di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ketulusan warga seperti ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbuat baik dan meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan bakti sosial seperti bedah rumah merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah serta menjaga stabilitas sosial di daerah.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat yang hadir dengan empati dan kepedulian nyata di tengah kehidupan warga. (Ning/ril)