Terima Seragam Sekolah Gratis, Orang Tua Wali Murid Ucapkan Terima Kasih kepada Bupati Parosil dan Pemkab Lampung Barat

LAMBAR -(deklarasinews.com)-Tahun ajaran baru biasanya menjadi waktu bagi orang tua untuk kembali memikirkan berbagai kebutuhan sekolah anak.

Mulai dari seragam, buku hingga perlengkapan lainnya. Bagi sebagian keluarga, kebutuhan tersebut menjadi pengeluaran yang tidak sedikit.

Namun, beban itu sedikit berkurang bagi para orang tua siswa di Lampung Barat setelah Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyalurkan seragam sekolah gratis.

Bagi wali murid, bantuan tersebut bukan sekadar pakaian yang dikenakan anak saat pergi ke sekolah.

Di balik seragam yang diterima, ada perhatian pemerintah sekaligus harapan agar anak-anak tetap percaya diri menuntut ilmu dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan.

Hal itu disampaikan salah seorang wali murid, Rohim, saat menerima program seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, di SMP Negeri 1 Kecamatan Batu Ketulis, Sabtu (5/9/2026).

“Terima kasih sebesar-besarnya dan apresiasi kepada Bupati Parosil Mabsus. Bagi kami, pembagian ini bukan hanya pembagian seragam, tetapi hari ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir dalam pendidikan anak kami,” ujar Rohim.

Menurut Rohim, seragam tersebut menjadi bukti bahwa kebutuhan pendidikan anak tidak sepenuhnya harus dipikul oleh orang tua. Pemerintah turut hadir membantu dan memberikan perhatian terhadap masa depan generasi muda.

“Seragam ini bukan hanya sepasang baju sekolah, tetapi menjadi bukti bahwa ada perhatian, ada kepedulian dan ada harapan,” katanya.

“Tentu saja, di balik harapan itu kami menitipkan masa depan anak,” imbuhnya..

Ia berharap perhatian terhadap pendidikan terus dilanjutkan. Sebab, pendidikan bukan sesuatu yang hasilnya dapat dirasakan dalam waktu singkat, melainkan proses panjang yang akan menentukan masa depan anak dan daerah.

“Kami berharap kebaikan ini tidak berhenti di sini karena pendidikan adalah jalan panjang untuk mengubah masa depan anak kami. Yang menerima ini tidak menutup kemungkinan mereka yang menjadi wajah Lampung Barat di masa depan,” ucap Rohim.

Program seragam sekolah gratis tersebut disalurkan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Batu Ketulis dan Kecamatan Belalau yang diserahkan langsung Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus didampingi Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin dan sejumlah kepala perangkat darah terkait.

Di Kecamatan Batu Ketulis, bantuan disalurkan melalui kegiatan di SMP Negeri 1 Batu Ketulis. Terdapat 345 siswa pada satuan pendidikan di wilayah tersebut yang terdiri dari 172 siswa laki-laki dan 173 perempuan.

Sementara di Kecamatan Belalau, bantuan disalurkan di SD Negeri 2 Kenali, dengan jumlah penerima mencapai 402 siswa, terdiri dari 217 siswa laki-laki dan 185 perempuan.

Dengan demikian, total siswa yang tercatat menerima manfaat program tersebut di dua kecamatan mencapai 747 siswa.

Setiap siswa mendapatkan tiga stel seragam, yakni seragam merah putih/putih biru, Pramuka dan batik.

Jika dihitung, total bantuan yang disalurkan mencapai 1.206 stel seragam, ditambah buku tulis untuk menunjang kebutuhan belajar.

Seragam sekolah gratis ini diperuntukkan bagi siswa/siswi tingkat SD/MI dan SMP/MTs.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu orang tua mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan sekolah, terutama pada saat memasuki tahun ajaran baru.

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, mengatakan program seragam sekolah gratis merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perhatian terhadap pendidikan.

Menurut bupati, pemerintah tidak ingin persoalan biaya menjadi alasan seorang anak kehilangan kesempatan untuk bersekolah.

“Jangan sampai ada lagi anak yang tidak sekolah karena terkendala seragam ataupun biaya sekolah. Pemerintah sudah membantu, ada seragam gratis, iuran komite dihapus dan ada MBG,” kata Parosil.

Parosil juga meminta orang tua, sekolah dan masyarakat bersama-sama memastikan seluruh anak usia sekolah mendapatkan pendidikan.

Jika terdapat anak yang tidak ingin bersekolah, ia meminta penyebabnya terlebih dahulu dicari tahu. Menurutnya, persoalan tersebut tidak selalu berkaitan dengan kemauan belajar.

Salah satunya, kata dia, bisa terjadi karena anak merasa minder atau menjadi korban perundungan akibat kondisi seragam yang kurang layak.

“Kalau ada anak yang tidak ingin sekolah, tolong dicari tahu apa kendalanya. Bisa saja ada anak yang dibully karena seragamnya jelek atau sebagainya. Sekarang semua seragamnya bagus dan sama, merah putih sama, Pramuka sama, sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak sekolah,” ujarnya.

Bagi Parosil, memastikan anak mendapatkan pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Hasilnya mungkin belum terlihat saat ini, tetapi anak-anak tersebut kelak akan menjadi bagian penting dalam menentukan masa depan Lampung Barat.

“Pendidikan ini investasi jangka panjang. Apa yang kita lakukan hari ini mungkin hasilnya tidak langsung kita rasakan, tetapi beberapa tahun ke depan anak-anak inilah yang akan menjadi generasi penerus dan menentukan wajah Lampung Barat,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah ingin memastikan orang tua tidak merasa sendiri dalam menyiapkan kebutuhan pendidikan anak.

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan perhatian terhadap pendidikan. Kita ingin memastikan anak-anak Lampung Barat mendapatkan hak pendidikan dengan baik dan orang tua tidak merasa sendiri dalam menyiapkan kebutuhan pendidikan anaknya,” ujarnya.

Program seragam gratis tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan dasar anak selama menjalani pendidikan.

Seragam yang layak diharapkan membuat siswa lebih percaya diri, sementara bantuan lainnya seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) diarahkan untuk mendukung kebutuhan gizi mereka.

Parosil berharap seluruh program tersebut dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sebab, bagi pemerintah daerah, membantu anak-anak tetap bersekolah bukan hanya soal menyediakan seragam, tetapi tentang memastikan tidak ada cita-cita yang terhenti hanya karena keterbatasan ekonomi.(andri)

Kodim 0410/KBL Tanam Seribu Pohon di Taman Wisata Kehati, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/Kota Bandar Lampung menggelar kegiatan penanaman seribu bibit pohon di Taman Wisata Air Terjun Kehati, Kelurahan Batu Putuk, Kecamatan Teluk Betung Barat, Sabtu (5/9/2026) .

Kegiatan dengan tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil Dan Makmur” ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Walikota Bandar Lampung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung, Kapolresta Bandar Lampung, serta sejumlah pejabat Forkopimda lainnya, menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam aksi nyata pelestarian lingkungan.

Sebanyak 1.000 bibit pohon produktif dengan berbagai jenis ditanam secara serentak, meliputi bibit alpukat, durian, jambu, kelengkeng, dan nangka. Pemilihan bibit pohon produktif ini diharapkan dapat memberikan manfaat ganda, tidak hanya untuk konservasi lingkungan dan pencegahan erosi, tetapi juga sebagai sumber daya ekonomi yang dapat dinikmati oleh masyarakat sekitar di masa mendatang . Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Karya Bhakti TNI yang melibatkan 227 personel gabungan serta masyarakat setempat dengan suasana tertib dan aman .

Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata kepedulian TNI terhadap kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat. “Penanaman pohon ini bukan hanya seremonial, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk anak cucu kita. Ini adalah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga bumi dan menciptakan lingkungan yang hijau serta berkelanjutan,” ujarnya.

Taman Wisata Air Terjun Kehati dipilih sebagai lokasi penanaman untuk mendukung upaya pelestarian kawasan wisata alam di Kota Bandar Lampung. Dengan adanya tambahan pohon-pohon produktif, diharapkan kawasan ini semakin asri dan menjadi paru-paru kota yang memberikan manfaat ekologis bagi warga Bandar Lampung. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 07.30 WIB hingga selesai dan berjalan dalam keadaan aman dan kondusif .

Dinyatakan Hilang, Pelajar Asal Bungku Ditemukan di Labota

MOROWALI -(deklarasinews.com)-  Seorang pelajar berinisial MA, warga Kelurahan Matano, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak 27 Agustus 2026, akhirnya ditemukan di Desa Labota, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali.

Kasat Reskrim Polres Morowali AKP Wawan Kurnadi, S.Tr.K., S.I.K., saat dikonfirmasi pada Sabtu (5/9/2026) pagi, membenarkan bahwa MA telah ditemukan dalam kondisi selamat.

Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, S.I.K, melalui Kasat Reskrim menjelaskan bahwa Sejak dikabarkan hilang, Kapolres Morowali langsung memerintahkan jajarannya untuk melakukan pencarian, Dan MA ditemukan pada Sabtu dini hari di Desa Labota saat sedang membeli makanan di pinggir jalan.

“Setelah dilakukan pencarian, anak ini akhirnya ditemukan oleh orang tuanya di Desa Labota saat sedang membeli nasi di pinggir jalan,” ujar AKP Wawan.

Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh kepolisian, selama dinyatakan hilang, MA berada di wilayah Kecamatan Bahodopi.

Kasat Reskrim menjelaskan, sebelum berada di Bahodopi, MA disebut sempat dimintai bantuan oleh seorang perempuan berinisial ID untuk mengantarnya ke suatu tempat. MA awalnya menolak permintaan tersebut, namun kemudian bersedia setelah ID menaiki sepeda motor yang digunakan MA.

Setibanya di salah satu rumah kos di wilayah Bahodopi, MA kemudian bermaksud untuk kembali ke rumah karena waktu telah menunjukkan sekitar pukul 15.20 WITA. Namun, berdasarkan keterangan awal, MA tidak langsung kembali ke rumah dan disebut diminta menunggu dengan alasan akan diantar pulang.

Kondisi tersebut kemudian membuat MA tidak kembali ke rumah selama beberapa hari hingga akhirnya ditemukan oleh pihak keluarga.

Setelah mengetahui keberadaan MA, personel Polsek Bahodopi bersama anggota Resmob Polres Morowali mendatangi lokasi dan membawa MA serta ID untuk dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut.

Kasat Reskrim menegaskan bahwa kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut untuk mengetahui secara utuh rangkaian kejadian dan memastikan fakta-fakta yang sebenarnya.

“Hingga saat ini masih dilakukan pengembangan oleh Kepolisian Resor Morowali. Situasi secara umum aman dan kondusif,” pungkasnya.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan proses pendalaman perkara kepada pihak yang berwenang.

Rpdm

Antisipasi Karhutla Terpadu, Polda Sumsel Tingkatkan Kekuatan Operasi Menjadi 1.000 Personel

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Polda Sumatera Selatan meningkatkan kekuatan personel penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari 548 menjadi 1.000 personel. Penebalan kekuatan tersebut dilakukan sebagai langkah responsif menghadapi dinamika potensi karhutla sekaligus mempercepat pencegahan dan penanganan di wilayah rawan.

Berdasarkan pantauan data satelit Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang terintegrasi dalam aplikasi Sistem Terpadu Operasi Karhutla (Stop Karhutla) Polda Sumsel di Palembang, Jumat, 4 September 2026, terdeteksi 648 titik panas di wilayah Sumatera Selatan.

Dari jumlah tersebut, 590 titik berada pada tingkat kepercayaan menengah (medium) dan 58 titik pada tingkat kepercayaan rendah (low). Sementara itu, tidak terpantau titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi (high).

Merespons kondisi tersebut, Polda Sumsel menambah kekuatan personel hingga mencapai 1.000 personel. Penebalan ini difokuskan untuk memperkuat pengawasan dan respons di 20 posko siaga karhutla yang tersebar pada lima satuan wilayah (Satwil), terutama wilayah yang memiliki potensi kerawanan lebih tinggi.

Kekuatan tambahan tersebut didukung sarana operasional untuk menjangkau lokasi dengan karakteristik medan yang sulit. Armada taktis perairan Ditpolairud serta kendaraan roda dua dari Samapta dan Brimob turut disiapkan untuk mendukung mobilitas personel menuju kawasan yang sulit dijangkau kendaraan darat biasa, termasuk wilayah dengan karakteristik lahan gambut.

Peningkatan kekuatan tersebut diarahkan untuk mempercepat verifikasi lapangan atau ground check terhadap informasi titik panas, memperkuat patroli preventif, serta melakukan pemadaman sedini mungkin apabila ditemukan api. Kesiapsiagaan selama 24 jam menjadi bagian dari strategi untuk mencegah potensi kebakaran berkembang dan memberikan dampak lebih luas terhadap masyarakat.

Karo Ops Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa penambahan kekuatan merupakan langkah cepat Polda Sumsel dalam menyesuaikan kemampuan operasional dengan dinamika di lapangan.

“Menyikapi perkembangan dinamika cuaca dan pantauan titik panas, Polda Sumsel langsung mengambil langkah cepat dengan meningkatkan jumlah perkuatan yang awalnya 548 personel kini menjadi 1.000 personel. Kekuatan ini kami sebar untuk mempercepat pemadaman dini di setiap posko, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan tenang,” tegas Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si.

Menurutnya, keberadaan personel di lapangan tidak hanya ditujukan untuk merespons kebakaran yang telah terjadi, tetapi juga memastikan setiap informasi mengenai titik panas segera diverifikasi. Dengan demikian, langkah penanganan dapat dilakukan berdasarkan kondisi faktual di lapangan.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan penebalan kekuatan merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan karhutla. Identitas dan jabatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.,.

“Polda Sumsel berkomitmen penuh mendukung agenda strategis pemerintah dalam penanggulangan karhutla dan menjaga stabilitas kamtibmas. Kami mengimbau masyarakat untuk terus bersinergi menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar demi kenyamanan kita bersama,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumsel juga terus memperkuat koordinasi lintas sektoral dalam penanganan karhutla. Sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat deteksi, pemadaman, pendinginan, serta pemantauan setelah api berhasil dikendalikan.

Melalui pelipatgandaan kekuatan personel dari 548 menjadi 1.000 personel, dukungan 20 posko siaga, pemanfaatan sistem monitoring Stop Karhutla, serta penguatan sarana operasional, Polda Sumsel memastikan penanganan karhutla dilakukan secara cepat, terukur, dan berkelanjutan.

Langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam melindungi masyarakat, menjaga lingkungan, dan mempertahankan stabilitas kamtibmas di Sumatera Selatan. Polda Sumsel mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan potensi karhutla agar dapat ditangani sedini mungkin. (Rls/Ags).

KDKMP Benteng Ekonomi Rakyat, Pangdam XXI/RI Tegaskan Kedaulatan Dimulai dari Desa

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han), mewakili Wakil Panglima TNI dalam Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Gedung Semergou, Kantor Wali Kota Bandar Lampung, Jumat (4/9/2026), menegaskan pentingnya membangun kedaulatan ekonomi nasional dari kekuatan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Seminar nasional bertema “Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk Mewujudkan Kedaulatan Ekonomi Rakyat” tersebut merupakan kolaborasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, serta Asosiasi Desa Seluruh Indonesia (ADSI).

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XXI/Radin Inten menyampaikan bahwa KDKMP tidak sekadar menjadi wadah ekonomi masyarakat, tetapi harus mampu tampil sebagai mesin penggerak ekonomi desa sekaligus benteng kemandirian nasional.

Menurutnya, kekuatan ekonomi yang kokoh harus dibangun dari bawah dengan mengonsolidasikan potensi lokal, memperluas ruang usaha, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang kesejahteraan bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi pemerintah, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan mampu menjadi kekuatan ekonomi yang tumbuh dari desa, menggerakkan potensi lokal, dan pada akhirnya memperkuat kemandirian nasional.

Lebih lanjut disampaikannya bahwa KDKMP didorong menjadi wadah strategis untuk mengintegrasikan berbagai potensi desa sehingga masyarakat tidak hanya menjadi pelaku ekonomi, tetapi juga menjadi kekuatan utama dalam membangun ketahanan dan kedaulatan ekonomi bangsa.

Pangdam XXI/Radin Inten juga mengapresiasi pelaksanaan seminar nasional tersebut. Menurutnya, forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengawal implementasi Program KDKMP, khususnya pada aspek kelembagaan, tata kelola, serta sinergi antarpemangku kepentingan.

79 Tahun Mengabdi, Korem 043/Gatam Teguhkan Komitmen Pengabdian untuk Lampung

METRO -(deklarasinews.com)- Memasuki usia ke-79, Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) meneguhkan kembali komitmennya untuk terus mengabdi kepada bangsa dan masyarakat Lampung.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam acara syukuran HUT ke-79 Korem 043/Gatam yang digelar di Lapangan Makorem 043/Gatam, Kota Metro, Jumat (4/9/2026). Kegiatan dipimpin Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten Ny. Bebi Sumarlin.

HUT ke-79 menjadi momentum bagi keluarga besar Korem 043/Gatam untuk mensyukuri perjalanan panjang pengabdian sejak satuan tersebut terbentuk pada 2 September 1947.

Selama 79 tahun, Korem 043/Gatam menghadapi berbagai tantangan dan dinamika tugas dalam menjaga stabilitas pertahanan sekaligus mendukung pembangunan nasional.

Rangkaian peringatan HUT juga diisi berbagai kegiatan sosial, di antaranya pembagian bantuan sembako, donor darah, doa bersama, ziarah, serta anjangsana kepada sesepuh dan mantan pejabat Korem.

Dalam acara syukuran tersebut, Danrem menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh keluarga besar Korem 043/Gatam, baik yang berada di satuan maupun yang sedang melaksanakan tugas di berbagai tempat.

“Acara syukuran ini merupakan wujud syukur atas apa yang telah dilalui dan diraih selama 79 tahun sejak terbentuknya Korem. Beragam hambatan dan tantangan di medan tugas yang berat telah dilalui. Prajurit Najaga Satyakanegara terus melangkah maju demi terciptanya stabilitas pertahanan untuk menunjang pembangunan nasional,” ujar Danrem.

Mengusung tema “Mengabdi Sepenuh Hati, Mengawal Lampung Adil dan Makmur”, peringatan HUT ke-79 menjadi momentum untuk mengenang perjalanan satuan sekaligus memperkuat soliditas dan tekad pengabdian kepada bangsa dan masyarakat Lampung.

Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menegaskan, usia 79 tahun bukan sekadar angka, melainkan perjalanan panjang yang harus menjadi sumber motivasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pengabdian terbaik.

“79 tahun adalah perjalanan panjang pengabdian yang harus kita syukuri. Ini menjadi motivasi untuk terus berbuat yang terbaik. Tema ‘Mengabdi Sepenuh Hati, Mengawal Lampung Adil dan Makmur’ harus kita wujudkan melalui tindakan nyata yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Danrem juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat. Menurutnya, keberadaan Korem 043/Gatam harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kita harus terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat. Kehadiran kita harus dirasakan. Korem 043/Gatam tidak hanya kuat menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” ujarnya.

Di tengah momentum HUT ke-79, Korem 043/Gatam juga terus memperkuat regenerasi organisasi. Danrem menyambut Kolonel Inf Yogi Bahtiar, S.Kom., M.B.A. sebagai Kasiren Korem 043/Gatam yang baru.

“Jabatan adalah amanah. Laksanakan dengan profesional, penuh tanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan organisasi,” pesan Danrem.

Apresiasi juga diberikan kepada personel yang memasuki masa purna tugas sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan loyalitas selama mengabdi.

“Purna tugas bukan akhir dari pengabdian. Seragam boleh dilepas, jabatan boleh ditinggalkan, tetapi jiwa prajurit dan keteladanan tidak pernah pensiun,” ungkapnya.

Suasana haru terlihat saat Danrem menyerahkan piagam dan cinderamata kepada Mayor Kav (Purn) Andi Budiman, S.Sos., M.B.A. dan PNS (Purn) Hermansyah Basri sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan kepada Korem 043/Gatam.

Acara syukuran berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Sejumlah penampilan turut memeriahkan kegiatan, mulai dari Tari TK 26, penayangan profil pejabat baru, perkenalan pejabat baru, penyampaian kesan dan pesan personel purna tugas, hingga berbagai penampilan kreatif keluarga besar Gatam.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan Tari Mulei Bekipas Kreasi, selayang pandang Korem 043/G

Personel Koramil 421-06/Natar Kodim LS membantu memadamkan Api di Jalur Tol Di wilayah Natar Lamsel

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Kobaran api muncul di lahan pinggir Jalan Tol Trans Sumatera KM 99, Desa Rulung Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Informasi kebakaran pertama kali diterima Babinsa Desa Rulung Sari Koramil 421-06/Natar Kodim 0421/Lamsel, Sertu Darwin, dari warga binaannya. Mendapat laporan tersebut, Sertu Darwin segera meneruskannya kepada Danramil 421-06/Natar Kapten Inf Rudi Teguh Prasetyo.

Tidak ingin api semakin membesar dan merambat ke area lain, Danramil langsung memerintahkan personel untuk mengecek lokasi sekaligus melakukan upaya pemadaman.

Serma Imron, Sertu Dedi Pujirianto, Sertu Darwin dan Kopka Eviyanto bergerak cepat menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, keempat Babinsa bersama Tim Bravo BTB (Bakauheni-Terbanggi Besar) dan warga langsung berjibaku memadamkan api.

Dengan peralatan seadanya, seperti steam motor, kain basah, ranting pohon dan perlengkapan lain yang tersedia di lokasi, mereka berupaya mengendalikan kobaran api sekaligus mencegahnya merambat ke area lain.

Situasi sempat membuat warga di sekitar lokasi waspada. Namun, berkat respons cepat dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 WIB.

Usai kobaran api berhasil dikendalikan, personel bersama Tim Bravo BTB dan warga kembali mengecek area yang terbakar untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Danramil 421-06/Natar Kapten Inf Rudi Teguh Prasetyo mengatakan, kecepatan penanganan tidak lepas dari kepedulian warga yang segera memberikan informasi kepada Babinsa.

“Begitu mendapat informasi dari warga melalui Babinsa Desa Rulung Sari, laporan langsung kami tindak lanjuti. Saya perintahkan beberapa personel untuk segera mengecek lokasi dan melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas,” kata Kapten Inf Rudi Teguh Prasetyo.

Ia mengapresiasi respons warga serta Tim Bravo BTB yang turut membantu personel Babinsa dalam menangani kebakaran tersebut.

“Sinergi seperti ini sangat penting. Babinsa harus selalu peka terhadap kondisi wilayah binaannya. Ketika ada kejadian, laporan masyarakat harus segera ditindaklanjuti agar persoalan dapat ditangani sejak awal sebelum berkembang menjadi lebih besar,” ujarnya.

Kapten Inf Rudi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran, termasuk membuang puntung rokok sembarangan.

“Untuk penyebab kebakaran sampai saat ini masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang. Dugaan sementara ada kemungkinan api dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan, namun kita tetap menunggu hasil penyelidikan,” tegasnya.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Setelah kondisi dinyatakan aman, personel Babinsa bersama Tim Bravo BTB dan warga memastikan tidak terdapat lagi titik api di sekitar lokasi.

Gerak cepat empat Babinsa Koramil 421-06/Natar tersebut menjadi bukti nyata kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat. Berawal dari laporan sederhana seorang warga, informasi tersebut segera direspons hingga kobaran api dapat dikendalikan dalam waktu sekitar 30 menit.

Kehadiran Babinsa bukan hanya dalam kegiatan pembinaan wilayah, tetapi juga saat masyarakat menghadapi situasi darurat. Respons cepat, kepedulian dan sinergi bersama warga menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian kecil berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Polres Morowali dan BNN Komitmen Tekan Peredaran Narkoba Lewat Program P4GN

MOROWALI -(deklarasinews.com)- Dalam upaya menciptakan wilayah yang bersih dari penyalahgunaan narkotika, Kepolisian Resor (Polres) Morowali bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Morowali resmi memperkuat sinergi melalui program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah setempat.

Kapolres Morowali, AKBP Reza Khomeini, S.I.K., menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Menurutnya, sinergi antara aparat penegak hukum dan BNN merupakan kunci utama untuk meminimalisir ruang gerak para pengedar maupun bandar narkoba yang mencoba masuk ke wilayah Morowali, terutama di kawasan industri dan pemukiman pekerja.

“Kami tidak memberi ruang sedikit pun bagi peredaran gelap narkoba di Morowali. Melalui P4GN ini, kita satukan persepsi, satukan langkah, dan satukan kekuatan. Polres siap mem-backup penuh BNN dalam hal penindakan hukum, sementara BNN fokus pada pencegahan dan rehabilitasi,” ujar AKBP Reza Khomeini, S.I.K., saat menerima kunjungan para pejabat BNN Morowali di Mapolres, Kamis (4/9/2026).

Kapolres mengatakan program P4GN menitikberatkan pada tiga pilar utama yaitu, Pencegahan dengan cara melakukan sosialisasi dan edukasi masif ke sekolah-sekolah, lingkungan masyarakat, serta perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan imunitas generasi muda terhadap bahaya narkoba.

Kemudian Pemberantasan yaitu meningkatkan intensitas razia, patroli siber, serta pengembangan kasus untuk membongkar jaringan pengedar hingga ke akar-akarnya.

Dan terakhir Rehabilitasi, yakni memastikan para korban penyalahgunaan mendapatkan layanan pemulihan yang layak agar tidak kembali menjadi pengguna.

Kapolres menambahkan bahwa wilayah Morowali dengan aktivitas industri yang tinggi memiliki tingkat kerentanan yang cukup signifikan terhadap peredaran narkoba. Ia menyambut baik dukungan penuh dari BNN Morowali.

“Kerja sama ini adalah bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat. Kami akan terus bergerak bersama, berbagi data intelijen, dan melakukan operasi gabungan. Kami juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin melaporkan atau bahkan menyerahkan diri secara sukarela untuk direhabilitasi,” tegasnya.

Dengan disepakatinya sinergi P4GN ini, diharapkan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Morowali dapat ditekan secara signifikan. Kedua lembaga berkomitmen untuk menjadikan Morowali sebagai wilayah yang aman, sehat, dan produktif tanpa narkoba.

“Kami imbau kepada seluruh lapisan masyarakat, jika melihat atau mengetahui adanya indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar, segera laporkan ke kami. Identitas pelapor kami jamin kerahasiaannya,” tutup Kapolres.

Rpdm

Babinsa Koramil 410-05/TKP Bersama Linmas Gelar Patroli Karhutla di Kelurahan Sukadanaham

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Dalam upaya pencegahan dini terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota Bandar Lampung, jajaran Koramil 410-05/Tanjung Karang Pusat (TKP) Kodim 0410/KBL bersama unsur Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kecamatan Tanjung Karang Barat (TKB) melaksanakan patroli terpadu dan sosialisasi di Kelurahan Sukadanaham, Jumat (04/09/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada pukul 09.00 WIB hingga selesai ini menyasar kawasan Jalan H. Agus Salim, RT 06 LK 01, yang dinilai memiliki potensi rawan kebakaran. Dipimpin langsung oleh Babinsa setempat, patroli ini tidak hanya bertujuan untuk melakukan pemantauan titik api, namun juga sebagai langkah preventif untuk mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Pencegahan adalah kunci utama dalam penanganan Karhutla. Kami bersama Linmas turun langsung untuk memastikan tidak ada aktivitas yang dapat memicu kebakaran, sekaligus memberikan pemahaman kepada warga tentang dampak buruk asap bagi kesehatan dan lingkungan,” ujar Danramil 410-05/TKP dalam keterangannya.

Patroli dan sosialisasi ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, khususnya Babinsa sebagai ujung tombak kewilayahan, dengan pemerintah kecamatan dan Linmas. Kolaborasi lintas sektor ini sejalan dengan upaya Polda Lampung dan pemerintah daerah yang terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau . Selain patroli, Babinsa juga aktif melakukan komunikasi sosial (Komsos) untuk menggugah kesadaran warga akan pentingnya menjaga lingkungan .

Kegiatan patroli di Kelurahan Sukadanaham berlangsung dalam situasi yang aman dan kondusif. Dengan adanya pemantauan rutin dan deteksi dini seperti ini, diharapkan potensi kebakaran lahan di wilayah binaan dapat ditekan seminimal mungkin dan masyarakat pun dapat terhindar dari bencana kabut asap yang mengganggu aktivitas sehari-hari.(Red)

Administrasi Veteran Diperkuat, Pengabdian Pejuang Dijaga

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kementerian Pertahanan RI menggelar Workshop Administrasi Veteran dan Verifikasi Data di Novotel Lampung, Bandar Lampung, Kamis (3/9/2026), guna memperkuat tata kelola administrasi sekaligus membangun sinergi antarinstansi dalam pelayanan keveteranan.

Kegiatan yang diikuti unsur TNI, Polri dan Pemerintah Daerah Lampung secara luring dan daring tersebut dibuka Kapusvet Bacadnas Kemhan RI Brigjen TNI Asep Tardiana Wachgi, S.H., M.H., serta dihadiri Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol.

Dalam sambutan Kepala Bacadnas Kemhan RI Letjen TNI Gabriel Lema, S.Sos. yang dibacakan Kapusvet, ditegaskan bahwa dukungan terhadap Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) merupakan kewajiban moral dan hukum negara sebagaimana amanat UU Nomor 15 Tahun 2012.

“Pengalihan fungsi pembina administrasi veteran kepada satuan kewilayahan, lharus diikuti kesiapan personel agar pelayanan dan pengurusan Calon Veteran tetap berjalan tepat, akurat dan tidak terhambat oleh perubahan birokrasi”, ujarnya.

Sementara itu, Kasdam XXI/Radin Inten saat membacakan sambutan Pangdam menegaskan bahwa administrasi dan verifikasi data veteran merupakan bentuk penghormatan negara kepada para pejuang bangsa.

“Workshop ini harus meningkatkan kompetensi personel, menyamakan pemahaman, serta menghasilkan tata kelola administrasi veteran yang akurat, tertib dan akuntabel”, harapnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah dan instansi terkait semakin solid dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para veteran, sebagai wujud nyata penghormatan atas jasa dan pengabdian mereka kepada bangsa dan negara.(Red)