Dari Amanah Jabatan hingga Purna Tugas, Korem 043/Gatam Teguhkan Semangat Pengabdian

METRO -(deklarasinews.com)- Korem 043/Garuda Hitam meneguhkan kesinambungan organisasi melalui regenerasi jabatan sekaligus memberikan penghormatan kepada personel yang memasuki masa purna tugas. Pergantian jabatan menjadi bagian dari dinamika organisasi untuk memastikan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara terus berlanjut.

Momentum tersebut berlangsung di Aula Pamungkas Korem 043/Gatam, Kota Metro, Jumat (4/9/2026), dipimpin langsung oleh Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.M., M.Han.

Dalam kegiatan tersebut, Kolonel Inf Yogi Bahtiar, S.Kom., M.B.A. menerima amanah sebagai Kasiren Korem 043/Gatam. Kehadiran pejabat baru diharapkan semakin memperkuat fungsi perencanaan dan pembinaan serta mampu menjawab dinamika tugas satuan yang semakin kompleks.

Pada kesempatan yang sama, Korem 043/Gatam melepas Mayor Czi Andi B. dan PNS Hermansyah Basri yang memasuki masa purna tugas. Pelepasan tersebut menjadi bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menegaskan bahwa pergantian jabatan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari proses regenerasi untuk menjaga kesinambungan tugas dan organisasi.

“Pergantian jabatan bukan sekadar seremonial. Ini adalah bagian dari proses regenerasi untuk menjaga kesinambungan tugas. Kepada pejabat yang baru menerima amanah, segera beradaptasi, bekerja dengan tanggung jawab penuh, dan berikan kontribusi terbaik bagi satuan,” tegas Danrem.

Danrem juga menekankan bahwa setiap amanah jabatan harus diwujudkan melalui kerja nyata, loyalitas, integritas, dan kemampuan beradaptasi. Para pejabat juga dituntut membangun koordinasi serta komunikasi yang baik guna memastikan roda organisasi berjalan optimal.

Kepada personel yang memasuki masa purna tugas, Danrem menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas.

“Purna tugas bukan akhir dari pengabdian. Ini adalah babak baru untuk terus memberi manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” tambah Danrem.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr.Han., para Kasi dan Pasi, para Dandim jajaran Korem 043/Gatam, Dandenpom II/3 Lampung Letkol Cpm Anjan Setiawan, para Dan/Ka Satdisjan, serta Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 Ny. Bebi Sumarlin.

Pergantian jabatan dan purna tugas merupakan bagian dari kesinambungan pengabdian. Jabatan berganti, regenerasi berlanjut, dan tanggung jawab terus diteruskan. Namun, semangat pengabdian kepada bangsa dan negara tetap menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Hadapi Angin Kencang dan Sumber Air Kering, Satgas Karhutla Padamkan Api di Simpang Pelabuhan Dalam

OGAN ILIR -(deklarasinews.com)- Tim Satgas Operasi Aman Nusa II Polda Sumatera Selatan bergerak melakukan mitigasi dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (3/9/2026). Penanganan dilakukan setelah titik hotspot terpantau di wilayah hukum Polsek Pemulutan.

Berdasarkan laporan Padal Karhutla Aman Nusa II Posko Pegayut Polsek Pemulutan, AKP Suhendra, SH, M.Si., pengecekan hotspot dan pemadaman dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Titik kebakaran berada pada koordinat (-3.0873395, 104.7323891), dengan estimasi luas lahan terbakar lebih kurang 20 hektare.

Dari luasan tersebut, petugas berhasil memadamkan langsung sekitar 10 hektare. Sementara itu, sumber api awal belum diketahui secara pasti.

Petugas menghadapi sejumlah kendala selama proses pemadaman. Sumber air yang kering, lokasi yang sulit dijangkau, serta hembusan angin kencang sempat membuat api melebar dan mendekati permukiman warga serta jalur Tol Palindra.

Tim gabungan yang terdiri dari Kapolsek Pemulutan, personel BKO Ditsamapta Polda Sumsel Posko Pegayut, Tim Karhutla Polsek Pemulutan, personel Koramil Pemulutan, BPBD Provinsi Sumsel, BPBD Kabupaten Ogan Ilir, serta Manggala Agni terus melakukan penanganan di lokasi.

Dengan dukungan tersebut, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan secara total pada pukul 21.00 WIB. Pemadaman juga didukung mesin pompa air dari BPBD Kabupaten Ogan Ilir, BPBD Provinsi Sumsel, Manggala Agni, BKO Ditsamapta Polda Sumsel, Polsek Pemulutan, serta satu unit Mobil Rantis Karhutla BKO Ditsamapta Polda Sumsel.

Direktur Samapta Polda Sumsel selaku Ka Opsda Aman Nusa II, Kombes Pol. Ridwan Raja Dewa, S.I.K., menegaskan bahwa penanganan karhutla melalui Satgas Aman Nusa II terus digencarkan secara terukur di berbagai wilayah rawan di Sumatera Selatan.

“Operasi penanganan karhutla terus digencarkan secara terukur di berbagai wilayah rawan. Sinergi dan kecepatan bertindak di lapangan sangat krusial, terlebih ketika menghadapi hambatan seperti sumber air yang kering, medan yang sulit dijangkau, serta angin kencang yang membuat api mendekati pemukiman dan akses jalan tol. Kami mengerahkan seluruh potensi personel serta sarana prasarana taktis, termasuk mobil rantis, guna memastikan api dapat dipadamkan secara total dan melindungi keselamatan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Ridwan.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen institusi dalam melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Kami memastikan seluruh rangkaian operasi penanganan karhutla berjalan maksimal demi memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kepolisian bersama instansi terkait akan terus bersiaga mengantisipasi potensi titik api di lapangan,” ujar Kabid Humas.

Polda Sumatera Selatan mengimbau masyarakat dan pihak korporasi meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada posko atau aparat terdekat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar dapat ditangani secara cepat dan terukur. (Rls/Ags).

Polres Morowali Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Tanamkan Keteladanan Rasulullah dalam Pelaksanaan Tugas

MOROWALI -(deklarasinews.com)- Kepolisian Resor (Polres) Morowali menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Darul Muttaqien Polres Morowali, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Melalui Polri Presisi Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Peringatan Maulid ini dihadiri Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, S.I.K., Ketua Bhayangkari Cabang Morowali Ny. Nia Reza Khomeini, Wadanyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulteng AKP Sudirman, S.H., Para pejabat utama

Polres Morowali, personel Polres Morowali dan Personel Batalyon C Satbrimob, pengurus Bhayangkari, tokoh agama, serta santri pondok pesantren Alfattah.

Dalam sambutannya, Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, S.I.K., menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan momentum penting bagi seluruh personel Polri untuk kembali meneladani akhlak dan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas.

“Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengusung tema yang sangat agung dan sarat akan tanggung jawab bagi kita semua. Melalui momentum ini, mari kita kikis ego, hilangkan arogansi, dan kedepankan pelayanan yang berakhlak mulia,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengajak seluruh personel untuk menjadi sosok anggota Polri yang mampu memberikan rasa aman, nyaman dan menjadi pribadi yang dirindukan kehadirannya oleh masyarakat.

“Jadilah polisi yang dirindukan kehadirannya oleh masyarakat karena tutur kata kita yang santun dan tindakan kita yang adil,” pesannya.

Lebih lanjut, Kapolres mengajak seluruh peserta untuk mengambil hikmah yang kemudian diterapkan dalam kehidupan maupun pelaksanaan tugas kepolisian.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Maulid yang disampaikan oleh Ustaz Hamzah, pembacaan doa, serta ramah tamah yang dirangkaikan dengan penilaian lomba kreatif bunga male.

Rpdm

Panen Tebu Register 44 Kembali Bergulir, KSP Dudung Pastikan Aspirasi Petani Ditindaklanjuti

WAY KANAN -(deklarasinews.com)— Panen tebu di Register 44, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, kembali bergulir setelah aspirasi petani mendapat perhatian langsung dari Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H., Kamis (3/9/2026).

Dalam kunjungannya ke Register 44, KSP Dudung didampingi Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., jajaran Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung, Forkopimda Way Kanan, TNI-Polri, serta instansi terkait.

Tiba di Way Kanan menggunakan helikopter Bell-412E PR, KSP Dudung bersama Danrem 043/Gatam langsung menuju Camp Area Workshop Register 44 untuk meninjau pelaksanaan panen raya tebu sekaligus berdialog dengan para petani.

Danrem 043/Gatam menegaskan komitmen Korem 043/Garuda Hitam untuk mengawal pelaksanaan panen agar berjalan aman, tertib, dan kondusif.

“Korem 043/Gatam bersama jajaran TNI di Way Kanan siap mengamankan dan mendampingi seluruh proses panen. Kehadiran kami merupakan bentuk nyata dukungan negara agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tegas Danrem.

Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran kegiatan di lapangan. Kehadiran aparat juga memberikan rasa aman bagi para petani dalam melaksanakan aktivitas panen.

Di hadapan petani, KSP Dudung menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk berkaitan dengan aspek administrasi dan hukum.

“Pemerintah harus hadir memberikan solusi. Persoalan administrasi dan aspek hukum akan kami koordinasikan bersama Kementerian Kehutanan dan instansi terkait,” tegas KSP Dudung.

Sebelumnya, perwakilan Kelompok Tani Hutan (KTH) Register 44 telah menyampaikan kendala yang menyebabkan kegiatan panen sempat terhenti kepada Kantor Staf Kepresidenan. Aspirasi tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas kementerian dan instansi terkait hingga kegiatan panen dapat kembali dilaksanakan.

“Yang utama adalah masyarakat dapat merasakan manfaat dari hasil panennya. Kesejahteraan rakyat harus menjadi prioritas,” ujar KSP Dudung.

Bagi masyarakat Negara Batin, komoditas tebu memiliki peran strategis sebagai sumber penghidupan sekaligus penggerak perekonomian masyarakat. Saat ini, sebanyak 57 kelompok tani telah mengantongi SK registrasi dari Dinas Kehutanan Provinsi Lampung dengan total sekitar 2.200 anggota.

Kegiatan budidaya dan panen tebu tersebut juga menyerap sekitar 4.000 tenaga kerja serta menggerakkan berbagai sektor pendukung, mulai dari angkutan, perdagangan, pupuk hingga sarana produksi pertanian.

Berdasarkan data per 31 Agustus 2026, sebanyak 3.788 hektare telah dipanen dari total target 6.252 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 289.800 ton tebu telah dikirim ke pabrik dengan rendemen rata-rata 8,56 persen.

Sementara itu, masih terdapat 2.464 hektare yang ditargetkan selesai dipanen pada pertengahan Oktober 2026, dengan potensi produksi mencapai sekitar 179.898 ton tebu.

Data tersebut menunjukkan besarnya kontribusi kegiatan tebu Register 44 terhadap perekonomian masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat swasembada gula nasional.

Plt. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Drs. Sulpakar, M.M., menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memberikan pendampingan teknis dan fasilitasi kemitraan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, KTH Register 44 berharap kemitraan yang selama ini berjalan dapat terus dilanjutkan.

Proses administrasi, lanjutnya, diharapkan tidak memadamkan harapan petani. Koordinasi dengan Kementerian Kehutanan akan terus dilakukan untuk mencari penyelesaian terbaik dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.

Senada dengan hal tersebut, Danrem 043/Gatam mengajak seluruh pihak dan masyarakat untuk menjaga persatuan serta kondusivitas wilayah Way Kanan.

“Mari kita jaga Way Kanan tetap aman. Dengan kebersamaan antara pemerintah, TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, setiap persoalan pasti ada jalan keluarnya,” tegas Danrem.

Bagi para petani Register 44, kembali bergulirnya panen tebu bukan sekadar aktivitas produksi. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi simbol harapan atas keberlanjutan usaha, peningkatan kesejahteraan keluarga, serta penguatan perekonomian masyarakat Way Kanan.(Red)

Polda Lampung Awasi Harga dan Mutu Beras di Lampung

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Polda Lampung bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan sejumlah instansi terkait melakukan rapat koordinasi Satuan Tugas Pengawasan Harga dan Mutu Beras Tahun 2026 di Ruang Pusiban Ditreskrimsus Polda Lampung, Kamis (3/9/2026).

Rapat tersebut membahas pengawasan harga beras, khususnya terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET), serta mutu beras yang beredar di wilayah Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari mengatakan pengawasan dilakukan terhadap sejumlah jenis beras, mulai dari beras premium, medium hingga beras SPHP.

“Pengawasan difokuskan pada harga sesuai HET serta mutu beras yang beredar di wilayah Lampung, termasuk beras premium, medium dan SPHP,” kata Yuni.

Menurut dia, rapat koordinasi tersebut menjadi forum bagi masing-masing instansi untuk menyampaikan hasil pengawasan dan pemantauan terhadap komoditas beras di wilayah Lampung.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, Direktur Kewaspadaan Pangan Bapanas, Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Lampung, perwakilan Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian, serta Pimpinan Wilayah Perum Bulog Lampung.

Yuni mengatakan pengawasan harga dan mutu beras dilakukan untuk memastikan komoditas yang beredar di masyarakat memenuhi ketentuan harga dan standar mutu yang berlaku.

“Pemantauan dilakukan bersama instansi terkait untuk melihat kondisi harga dan mutu beras di lapangan,” ujarnya. (Red)

Tawuran di Jalan Soekarno Hatta Bandar Lampung, Polisi Amankan 6 Pelajar

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Polisi mengamankan enam pelajar yang diduga terlibat aksi tawuran menggunakan senjata tajam di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Lampung.

Tawuran antarpelajar tersebut terjadi pada Rabu (2/9/2026) malam. Aksi saling serang di jalan raya itu sempat membuat pengguna jalan khawatir karena sejumlah remaja terlihat membawa senjata tajam.

Kapolsek Labuhan Ratu AKP Ono Karyono membenarkan adanya penanganan aksi tawuran tersebut. Polisi bergerak untuk membubarkan dan melerai para pelajar yang terlibat.

Dalam video yang beredar di media sosial, sejumlah remaja terlihat membawa senjata tajam berukuran panjang. Bahkan, terdengar suara menyerupai letusan senjata api saat aksi berlangsung.

Namun, polisi memastikan suara tersebut bukan berasal dari aksi penembakan. Suara letusan diduga berasal dari tindakan anggota yang berupaya membubarkan tawuran.

“Kami luruskan, suara letusan senjata api itu dari anggota yang hendak melerai aksi tawuran,” kata AKP Ono, Kamis (3/9/2026).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Labuhan Ratu Ipda Roy Purba mengatakan, polisi telah mengamankan enam pelajar yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Keenamnya masih berstatus pelajar dan tergolong anak-anak.

“Enam orang,” ujar Roy.

Keenam pelajar itu diamankan pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Penanganan dilakukan secara gabungan dengan melibatkan personel Intel Polresta Bandar Lampung, Polsek Tanjung Senang, dan Polsek Labuhan Ratu.

“Pelajar ini, mereka masih anak-anak,” katanya.

Polisi juga masih memburu satu pelajar lainnya yang diduga ikut terlibat dalam aksi tawuran tersebut.

“Sementara ini enam. Ada satu lagi kawannya yang masih belum kita amankan,” ujar Roy.

Dari penanganan sementara, polisi turut mengamankan satu bilah senjata tajam yang diduga berkaitan dengan aksi tawuran.

“Ada satu, sementara masih satu kita amankan,” katanya.

Polisi masih mendalami kronologi kejadian, peran masing-masing pelajar, serta kemungkinan adanya pihak lain yang ikut terlibat.

Terkait motif, polisi sementara menduga aksi tersebut dipicu kenakalan remaja. Namun, kepastian motif masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap para pelajar yang diamankan.

“Motifnya masih kenakalan anak remaja,” kata Roy.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan informasi yang beredar di media sosial. Penanganan dan pengembangan kasus masih dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian serta pihak-pihak yang terlibat.(Red)

Tanggap Darurat, Kodim Bojonegoro Terus Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Sengatan musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro terus direspon cepat oleh jajaran TNI Angkatan Darat.

Melalui aksi tanggap darurat kekeringan, Kodim 0813 Bojonegoro kembali menerjunkan armada truk tangki untuk mendistribusikan puluhan ribu liter air bersih langsung ke pemukiman warga terdampak, Kamis (3/9/2026).

Pada aksi kemanusiaan kali ini, sebanyak 32.000 liter air bersih disalurkan ke tiga wilayah binaan. Rinciannya, 16.000 liter digelontorkan untuk warga Desa Sendangharjo (Kecamatan Ngasem), serta masing-masing 8.000 liter disalurkan ke Desa Kumpulrejo (Kecamatan Kapas) dan Desa Deru (Kecamatan Sumberrejo).

Kedatangan armada truk tangki yang dikawal ketat oleh para Babinsa setempat disambut antusias dan sukacita oleh ratusan kepala keluarga. Warga tampak berjajar rapi membawa berbagai wadah penampungan mulai dari galon, jeriken, hingga ember.

Tak sedikit pula warga masyarakat yang memanfaatkan bak penampungan darurat berbahan terpal yang disiapkan bersama di lokasi pendistribusian air bersih.

Aksi ini menjadi ‘angin segar’ sekaligus peneduh di tengah sulitnya mendapatkan air bersih untuk kebutuhan harian seperti memasak dan minum akibat mengeringnya sumber-sumber air warga.

Penyaluran air bersih ini merupakan bukti nyata komitmen dan respons cepat TNI Angkatan Darat khususnya Kodim 0813 Bojonegoro, dalam hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat.

Gerakan sosial ini juga dilakukan secara masif dan berkelanjutan. Sehari sebelumnya, Rabu (2/9/2026), Kodim 0813 Bojonegoro juga telah mengalirkan bantuan sebanyak 48.000 liter air bersih ke lokasi terdampak lainnya, yakni di Dusun Tawang RT.016, 017 dan 019 Desa Tlogohaji (Kecamatan Sumberrejo), Desa Sumberjokidul (Kecamatan Sukosewu), serta Ponpes Izzatul Ummah di Dusun Kedungrejo, Desa Ngumpakdalem (Kecamatan Dander).

Babinsa Desa Sendangharjo, Serda Eddy Hartanto, menegaskan bahwa kehadiran TNI di lapangan bukan sekadar mengantar air, melainkan bentuk pengabdian dan kepedulian tulus terhadap kesejahteraan warga binaannya.

“Bantuan air bersih ini kami salurkan sebagai wujud kepedulian TNI kepada warga yang sedang kesulitan akibat kemarau panjang. Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat dan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,” ujarnya.

Jajaran Kodim 0813 Bojonegoro memastikan kegiatan pendistribusian air bersih ini akan terus digencarkan secara berkesinambungan menyisir titik-titik rawan kekeringan lainnya di wilayah Bojonegoro hingga krisis air dapat teratasi.

Kesiapan Yonif TP 945/PPC Jadi Fokus Kunjungan Kasdam XXI/Radin Inten

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)-  Sinergi dan komunikasi antarlembaga pendidikan TNI terus diperkuat. Irdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M.Han., menerima audiensi Wadan Secapaad Brigjen TNI Gustia Wardana beserta rombongan di Lobby Makodam XXI/RI, Rabu (02/09/2026).

Audiensi tersebut dilaksanakan dalam rangka kegiatan pengisian kuesioner bagi mantan siswa Secapaad. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghimpun masukan dan informasi dari para alumni untuk mendukung evaluasi serta pengembangan pendidikan di lingkungan Secapaad.

Dalam pertemuan tersebut, Irdam XXI/RI menyambut baik kunjungan Wadan Secapaad beserta rombongan. Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh komunikasi, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan koordinasi antara Kodam XXI/Radin Inten dengan Secapaad.

Pengisian kuesioner menjadi salah satu metode untuk memperoleh gambaran dan masukan langsung dari para mantan siswa mengenai pengalaman selama mengikuti pendidikan. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi yang bermanfaat dalam meningkatkan kualitas proses pendidikan dan pembinaan personel TNI AD.

Kehadiran Wadan Secapaad bersama rombongan di Makodam XXI/RI juga mencerminkan komitmen bersama dalam membangun komunikasi serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia TNI AD.

Melalui kegiatan ini, diharapkan berbagai masukan dari para alumni dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan sistem pendidikan Secapaad yang semakin adaptif, relevan, dan mampu menjawab tuntutan tugas TNI AD di masa depan.

Sinergi Makin Solid, Pangdam XXI/RI Perkuat Cadangan Nasional

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Sinergi pertahanan terus diperkuat. Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han), menerima audiensi Tim Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang dipimpin Brigjen TNI Asep Tardiana Wachgi, S.H., M.H., di Makodam XXI/RI, Bandar Lampung, Rabu (02/09/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menyamakan langkah dalam mendukung program pertahanan dan pengelolaan cadangan nasional, sekaligus memperkuat koordinasi antara unsur pertahanan dengan pemerintah di tingkat pusat maupun daerah.

Dalam audiensi, kedua pihak membahas sejumlah hal strategis, mulai dari regulasi dan landasan hukum, dukungan pemerintah, koordinasi lintas instansi, hingga dinamika pelaksanaan tugas di wilayah. Aspek anggaran dan logistik turut menjadi perhatian guna memastikan program berjalan efektif, optimal, dan akuntabel.

Pangdam XXI/RI menegaskan bahwa komunikasi yang solid dan berkesinambungan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program pertahanan.

“Sinergitas dan komunikasi yang kuat menjadi fondasi penting agar setiap program dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat optimal dalam mendukung tugas pertahanan negara,” tegas Pangdam XXI/RI.

Melalui koordinasi yang konsisten, Kodam XXI/RI dan Bacadnas Kemhan berkomitmen memperkuat efektivitas program serta mendukung terwujudnya sistem pertahanan negara yang tangguh, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Tim Satgas Mabes TNI-AD Gelar Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Pringsewu

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Tim Satgas Mabes TNI-AD menggelar kegiatan Penyuluhan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Aula Kantor Camat Sukoharjo, Pekon Sukoharjo III Induk, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Kamis (3/9/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Tim Satgas Mabes TNI-AD yang terdiri dari Kolonel Cpm Trihandaka, Kolonel Kes Ahadiat, Letkol Laut (PM) Jusak Pardede, dan Mayor Inf Bunyamin.

Turut hadir pula Camat Sukoharjo Yuli Susapto, S.E., M.M., Danramil 424-09/Sukoharjo Kapten Cku Saleh Umar, Kapolsek Sukoharjo AKP Juniko, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pringsewu Eko Sutarko, http://S.Kep., M.M., para Kepala Pekon se-Kecamatan Sukoharjo, Babinsa Koramil 09/Sukoharjo, serta unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Camat Sukoharjo Yuli Susapto, S.E., M.M. mengapresiasi kehadiran Tim Satgas Mabes TNI yang telah memberikan edukasi langsung kepada masyarakat terkait pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

“Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tugas TNI, Polri maupun pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi dan kepedulian seluruh pihak, kita dapat menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat dan lestari,” ujar Yuli.

Senada, Kolonel Cpm Trihandaka menyampaikan bahwa Tim Satgas Mabes TNI-AD mendapat penugasan khusus untuk memberikan penyuluhan di wilayah Provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Pringsewu dan Kabupaten Tanggamus.

Ia juga mengapresiasi kondisi lingkungan di wilayah tersebut yang masih terjaga hijau, subur, dan asri.

“Lingkungan yang masih hijau, subur dan asri harus terus kita jaga kelestariannya. Salah satunya dengan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat merusak lingkungan serta mengganggu kehidupan masyarakat,” tegas Kolonel Cpm Trihandaka.

Pada kesempatan itu, peserta diberikan materi mengenai pengenalan Karhutla, faktor penyebab dan dampak, pemetaan wilayah rawan, pencegahan dini, deteksi titik api, penanganan awal, pembuatan sekat bakar, mekanisme koordinasi dan pelaporan, peran serta masyarakat, hingga aspek hukum dan sanksi bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat dalam mencegah Karhutla. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada aparat atau instansi terkait apabila menemukan titik api, asap, atau indikasi kebakaran.

Dengan sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, BPBD dan masyarakat, upaya pencegahan Karhutla diharapkan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan, terutama dalam menghadapi musim kemarau.

[ MM, KW-RI ]