Sejumlah Kasat Polres Pagaralam Bergeser Ini Pesan Kapolres

PAGAR ALAM -(deklarasinwes.com)- Polres Pagar Alam menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama yang dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., pada Rabu (06/05/2026). Kegiatan tersebut berlangsung tertib dan penuh khidmat, dihadiri para pejabat utama, personel, ASN Polri, serta Bhayangkari Cabang Polres Pagar Alam.

Pergantian jabatan kali ini meliputi posisi Kabag Ren dari AKP Zaldi Jaya kepada AKP Gunawan, Kasat Lantas dari AKP Herman kepada AKP Windya Feilena, serta Kasat Reskrim dari Iptu Heriyanto kepada AKP Angga Kurniawan, S.Tr.K., S.I.K. Rotasi ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja di lingkungan Polri.

Dalam amanatnya, Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam institusi Polri sebagai bentuk pembinaan karier dan peningkatan kualitas organisasi. Ia menekankan bahwa setiap personel harus siap mengemban tugas di mana pun ditempatkan demi kepentingan masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian pejabat lama selama bertugas di Polres Pagar Alam. Semoga di tempat yang baru dapat terus meningkatkan kinerja dan meraih prestasi yang lebih baik,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan pesan kepada pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, membangun komunikasi yang efektif dengan anggota, serta melanjutkan program yang telah berjalan. “Selamat datang dan segera beradaptasi. Lanjutkan program yang sudah baik, dan tingkatkan capaian yang ada demi pelayanan maksimal kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Mansyur, Amd.Kep., S.H. menegaskan pentingnya dukungan seluruh personel terhadap pejabat baru. Ia juga mengajak jajaran untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan sinergi. “Kami berharap seluruh anggota dapat mendukung pejabat baru, menjaga soliditas, serta memperkuat sinergitas guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Pagar Alam,” pungkasnya. (*)

Ketua ADO Sumsel Apresiasi Kapolda, Sebut Polisi Mitra Strategis Driver Online di Jalanan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Ketua Asosiasi Driver Online (ADO) Sumatera Selatan, Asrul, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, terhadap komunitas pengemudi ojek online di Sumatera Selatan.

Hal itu disampaikan Asrul dalam kegiatan peresmian Kedai ADO Presisi yang berlokasi di Jalan KH. Wahid Hasyim, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, Selasa (5/5/2026).

Dalam sambutannya, Asrul menegaskan bahwa kepolisian selama ini memiliki hubungan yang sangat dekat dengan para driver online. Menurutnya, aktivitas para pengemudi ojol yang hampir setiap hari berada di jalan raya membuat mereka tidak dapat dipisahkan dari peran kepolisian, baik dalam aspek keamanan, keselamatan, maupun ketertiban lalu lintas.

“Polisi dari dulu mitra kami. Kami tidak pernah tidak berhubungan dengan polisi, terutama di jalanan. Kami ini pekerja jalanan yang sangat rentan kecelakaan,” ujar Asrul.

Ia menilai, kehadiran Kapolda Sumsel dalam peresmian Kedai ADO Presisi menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap komunitas driver online. Apalagi, fasilitas tersebut tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga ruang komunikasi, edukasi, aspirasi, dan penguatan sinergi antara kepolisian dengan komunitas ojol.

Asrul juga menyampaikan rasa syukur atas kerja sama yang telah dibangun antara Polda Sumsel dan ADO Sumsel. Menurutnya, dukungan tersebut memberi semangat baru bagi para driver online untuk terus berperan positif di tengah masyarakat.

“Terima kasih yang sangat tak terhingga atas kerja sama yang dibangun antara polisi dengan Asosiasi Driver Online Sumatera Selatan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Asrul turut menyampaikan bahwa driver online merupakan kelompok masyarakat yang memiliki peran penting di jalanan. Selain mencari nafkah, para driver juga dapat menjadi mitra kepolisian dalam memberikan informasi cepat terkait potensi gangguan kamtibmas maupun situasi yang terjadi di lapangan.

Sejalan dengan hal tersebut, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menyebut pengemudi ojek online sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Rekan-rekan driver ojek online ini merupakan mitra strategis kepolisian dalam melakukan langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas secara cepat dan tepat. Semangat ini adalah bagian tak terpisahkan dari komitmen kita bersama, Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae,” tegas Kapolda.

Peresmian Kedai ADO Presisi tersebut sekaligus menandai penguatan 21 Kedai Kamtibmas yang tersebar di 17 wilayah hukum polres dan polrestabes jajaran Polda Sumsel. Acara tersebut juga diikuti secara daring oleh polres jajaran.

Mengusung tagline “Ngopi Presisi, Raso Palembang”, Kedai ADO Presisi dilengkapi sejumlah fasilitas, mulai dari ruang berkumpul komunitas, bengkel motor, tempat steam kendaraan, stand layanan kepolisian, hingga tempat ibadah.

Asrul menegaskan, pihaknya siap mendukung upaya kepolisian dalam menjaga kamtibmas serta mendorong seluruh anggota ADO untuk tetap tertib dan berhati-hati saat bekerja di jalan.

“Saya sudah perintahkan kepada seluruh anggota yang ada di Kota Palembang untuk selalu hati-hati di jalan dan selalu patuhi lalu lintas,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Sumsel berharap keberadaan Kedai ADO Presisi dapat menjadi ruang kolaborasi yang produktif antara Polri dan komunitas driver online. Melalui fasilitas tersebut, sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, tertib, dan kondusif.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, Kedai ADO Presisi diharapkan tidak hanya menjadi simbol kedekatan antara Polri dan komunitas driver online, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi tumbuhnya kepedulian, komunikasi, serta aksi nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergi ini menjadi bukti bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya tugas kepolisian semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk para driver online yang setiap hari hadir dan bergerak di tengah kehidupan warga. (Rls/Ags).

Beraksi di 10 TKP, Komplotan Spesialis Curanmor Bersenpi di Bandar Lampung Ditangkap

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dua pelaku pencurian sepeda motor asal Kabupaten Lampung Timur nyaris diamuk massa, usai aksinya diketahui oleh sang pemilik.

Beruntung Bhabinkamtibmas setempat datang ke lokasi dan dibantu warga langsung membawa pelaku ke Mapolsek Sukarame.

Kedua pelaku yakni SNP (21), warga Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur dan ORS (25), warga Desa Jabung, Lampung Timur.

Saat diamankan, Polisi menyita 1 pucuk senjata api rakitan jenis Revlover, 3 butir amunis, kunci letter T berikut anak kunci.

Kapolsek Sukarame, Kompol M Rohmawan mengatakan peristiwa pencurian terjadi pada Selasa (28/4/2026), sekitar pukul 19.00 WIB, di sebuah bengkel mobil di Jalan Tirtayasa, Campang Raya, Sukabumi, Bandar Lampung.

“Saat dipergoki, pelaku ORS sempat menodongkan senjata api kearah korban dan sempat ditembakkan, namun gagal, hingga akhirnya korban dibantu warga sekitar berhasil menangkap pelaku,” kata Kompol M Rohmawan, Selasa (5/5/2026).

Rekan pelaku SNP, sempat melarikan diri namun akhirnya berhasil ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian beberapa jam kemudian saat bersembunyi di sebuah masjid.

Kawanan ini sudah beberapa kali melakukan aksi pencurian motor di wilayah Bandar Lampung.

“Hasil pemeriksaan, kawanan ini sudah 10 kali melakukan aksi pencurian motor, 2 kali di wilayah sukarame, sisanya ada di wilayah Kedaton dan Tanjung Karang Timur, ini terus kami dalami” jelas Kapolsek.

Kini keduanya telah ditahan di Rutan Mapolsek Sukarame guna proses hukum lebih lanjut.(red)

Perkuat Soliditas Dalam Mendukung Tugas Suami Sebagai Prajurit, Persit Kodim Bojonegoro Gelar Pertemuan Gabungan

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Dalam rangka mempererat silaturahmi, serta memperkuat soliditas dalam mendukung tugas suami sebagai prajurit TNI Angkatan Darat, anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXVIII Kodim 0813 Bojonegoro Jawa Timur, menggelar pertemuan gabungan di Aula Ahmad Yani Markas Kodim (Makodim) setempat, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, ST., Ketua Persit KCK Cabang XXVIII Kodim 0813 Bojonegoro, serta seluruh anggota Persit KCK jajaran Kodim 0813 Bojonegoro. Terlihat, suasana kegiatan berlangsung tertib, penuh keakraban, dan semangat kebersamaan.

Adapun pertemuan gabungan Persit ini dimaksudkan sebagai sarana menjalin komunikasi yang baik, serta fungsi pengawasan dan evaluasi terhadap organisasi Persit yang telah berjalan dalam kepengurusan ditingkat cabang maupun ditingkat Ranting, sehingga kedepan lebih baik lagi dalam mengelola organisasi Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVIII Kodim 0813 Bojonegoro.

Selaku Pembina Persit KCK Cabang XXVIII, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, ST., pertama-tama dalam arahannya mengajak untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan dalam melaksanakan kewajiban sebagai istri seorang prajurit.

“Selama mendampingi tugas suami diperlukan kesabaran, keikhlasan dan keterbukaan, serta tidak menutupi suatu permasalahan dalam membina rumah tangga, sehinga tercipta kondisi keluarga yang harmonis dan bahagia serta dilingkungan Persit Kodim 0813 Bojonegoro,” ujarnya.

Disampaikan juga oleh Dandim 0813 Bojonegoro bahwa di era digitalisasi sekarang ini para istri prajurit untuk selalu bijak dan cerdas dalam menggunakan Media Sosial, menjaga nama baik diri, keluarga, serta organisasi dan institusi TNI Angkatan Darat.

“Kodim 0813 Bojonegoro akan selalu mendukung kegiatan Persit Kartika Chandra Kirana yang bersifat pemberdayaan ekonomi kreatif dan produktif, sehingga dapat membantu perekonomian keluarga,” kata Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, ST.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Persit KCK Cabang XXVIII Kodim 0813 Bojonegoro, Ny. Faradina Dedy Dwi Wijayanto, juga mengajak seluruh anggota Persit untuk terus meningkatkan kebersamaan, loyalitas, serta keaktifan dalam organisasi.

“Persit memiliki peran strategis dalam mendukung tugas Satuan, membina keluarga prajurit, serta berkontribusi dalam kegiatan sosial ditengah masyarakat. Harapannya, melalui pertemuan gabungan ini dapat terjalin komunikasi yang semakin harmonis antara pengurus dan anggota Persit, sekaligus menjadi momentum penguatan tekad untuk terus bersinergi mendukung tugas-tugas Kodim 0813 Bojonegoro,” pungkasnya.(red)

Fasilitas Terpadu Kedai ADO Presisi, Langkah Strategis Polda Sumsel Sejahterakan Komunitas Ojol

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) kembali menghadirkan terobosan dalam pelayanan publik dengan meluncurkan fasilitas berbasis komunitas bernama Kedai ADO Presisi. Inisiatif ini dirancang untuk menunjang produktivitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online di wilayah tersebut.

‎Peresmian Kedai ADO Presisi dilakukan langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. Kehadiran fasilitas ini merupakan bagian dari implementasi program Presisi Polri yang mengedepankan pendekatan humanis serta pelayanan yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

‎Berlokasi di Jalan KH Wahid Hasyim I, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Seberang Ulu I, Kertapati, Palembang, Kedai ADO Presisi dilengkapi berbagai fasilitas penunjang aktivitas para pengemudi. Mulai dari bengkel ringan untuk perawatan kendaraan, layanan pencucian motor, hingga ruang istirahat yang nyaman bagi pengemudi saat menunggu pesanan.

‎Tak hanya itu, tersedia pula kantin dengan harga terjangkau guna membantu mengurangi beban operasional harian. Kehadiran kantin ini sekaligus menjadi ruang interaksi sosial yang mendukung terciptanya kebersamaan di antara komunitas pengemudi.

‎Dalam aspek kesehatan, Polda Sumsel juga menyediakan layanan pemeriksaan berkala bagi para driver guna memastikan kondisi fisik tetap prima. Fasilitas ibadah yang bersih dan nyaman turut melengkapi sarana yang ada, sehingga kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dalam satu kawasan terpadu.

‎Lebih dari sekadar fasilitas penunjang ekonomi, Kedai ADO Presisi juga berperan sebagai sarana memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat. Interaksi yang terjalin di lokasi ini memungkinkan pertukaran informasi secara cepat, sekaligus mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

‎Kapolda Sumsel Sandi Nugroho menegaskan bahwa kehadiran fasilitas ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri.

‎“Fasilitas ini bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi juga ruang silaturahmi yang dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat secara bersama,” ujarnya.

‎Senada dengan itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa inovasi ini menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik Polri yang semakin adaptif dan responsif.

‎“Kami memastikan setiap fasilitas memberikan manfaat nyata, baik dari sisi ekonomi, kesehatan, maupun keamanan,” katanya.

‎Kedai ADO Presisi di Palembang merupakan satu dari 21 titik yang diresmikan secara serentak di seluruh wilayah Sumatera Selatan. Melalui program ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan yang berdampak langsung bagi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas.

‎Di tempat yang sama Ketua DPD Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel, Asrul Indrawan, menyambut positif kehadiran fasilitas tersebut. Ia menilai Kedai ADO Presisi sebagai bentuk perhatian nyata terhadap kesejahteraan para pengemudi.

‎“Ini sangat membantu. Dengan jumlah driver yang mencapai ribuan, fasilitas seperti ini jelas meringankan beban operasional sekaligus menjadi tempat berkumpul yang aman,” ungkapnya.

‎Meski demikian, Asrul juga mengakui bahwa jangkauan bantuan masih perlu diperluas. Ia berharap adanya dukungan lebih besar dari pemerintah maupun sektor swasta untuk memperkuat ekosistem transportasi daring ke depan.

‎Di tengah dinamika ekonomi, termasuk potensi kenaikan harga bahan bakar, para pengemudi diimbau tetap menjaga ketertiban dan stabilitas sosial. Kehadiran Kedai ADO Presisi diharapkan menjadi simpul strategis dalam memperkuat komunikasi, meredam potensi konflik, serta meningkatkan deteksi dini terhadap gangguan kamtibmas.

‎Dengan menggabungkan konsep pelayanan publik dan pemberdayaan komunitas, Kedai ADO Presisi menjadi langkah inovatif Polri dalam membangun model kemitraan yang lebih dekat, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat perkotaan. (Ning)

Ipda Nikmat Abadi SH Kanit Reskrim Polsek Kota Bumi Kota Pimpinan Langsung Ungkap Kasus Curat

LAMPURA -(deklarasinews.com)- Jajaran Polsek Kotabumi Kota Polres Lampung Utara berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di wilayah hukumnya. Dua orang pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti, Minggu (3/5/2026).

Pengungkapan kasus tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Kotabumi Kota IPDA Nikmat Abadi, S.H., M.H bersama anggota, setelah melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/36/IV/2026.

Peristiwa pencurian terjadi pada Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 18.45 WIB di halaman Masjid Al-Amin, Jalan Ahmad Akuan, Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi. Saat itu, korban memarkirkan sepeda motor Honda Supra warna merah milik keluarganya untuk melaksanakan ibadah. Namun, setelah selesai, kendaraan tersebut sudah tidak berada di lokasi.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp8 juta dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kotabumi Kota.

Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas mendapatkan informasi keberadaan pelaku di wilayah Gunung Labuhan, Lampung. Tim kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku saat berada di pinggir jalan. Dari hasil pengembangan, petugas turut mengamankan satu unit sepeda motor hasil curian serta satu buah kunci T yang digunakan dalam aksi kejahatan.

Adapun dua pelaku yang diamankan yakni berinisial M.B alias Mat Bolang dan A.D.I alias Ican, yang merupakan warga Lampung Utara. Dari hasil pemeriksaan, salah satu pelaku diketahui telah beberapa kali melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor di sejumlah wilayah, seperti Lampung Utara, Lampung Tengah, dan Natar.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati membenarkan keberhasilan pengungkapan kasus tersebut.

“Benar, jajaran Polsek Kotabumi Kota telah berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan dan mengamankan dua orang pelaku beserta barang bukti. Ini merupakan komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar IPTU Herawati. Selasa (5/5/26).

Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau lokasi kejadian lainnya.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada, khususnya saat memarkirkan kendaraan, serta menggunakan kunci pengaman tambahan guna mencegah tindak kejahatan,” tambahnya.

Saat ini kedua pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Polsek Kotabumi Kota untuk proses hukum lebih lanjut. Zainal

Panas Dingin ! Kejari Pagaralam ‘Bidik’ Penyimpangan KUR Bank Plat Merah

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pagar Alam saat ini tengah mendalami kasus tunggakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di salahsatu bank plat merah yang terjadi dalam rentang waktu tahun 2023 hingga 2024 Lalu.

Kepala Kejaksaan Negeri Pagar Alam, Dr. Ira Febriani SH didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Andy Pranomo SH MH, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mulai mengumpulkan sejumlah data (Pilbaket) terkait penyaluran dan tunggakan KUR tersebut.

Saat ini kita masih mendalami lebih lanjut. Kita juga telah menyampaikan surat permintaan data-data pinjaman KUR tahun 2023–2024, termasuk meminta keterangan dari pihak bank yang bersangkutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam proses pendalaman ini Kejari juga akan memanggil sejumlah pihak yang terlibat dalam proses pencairan kredit untuk dimintai keterangan lebih lanjut. “Ke depan kita akan melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pihak yang terkait dalam proses pencairan KUR tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Pidsus Andy Pranomo menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada pengumpulan data, namun juga akan melakukan serangkaian pemeriksaan lanjutan guna mengungkap dugaan permasalahan dalam penyaluran kredit tersebut. “Kita selalu terbuka. Dari pemeriksaan ini, saya ingin memulihkan keuangan negara, memberikan efek jera, siapapun itu yang terlibat, dari atas sampai ke bawah,” tegas Andy.

Langkah Kejari Pagar Alam ini menjadi sinyal keseriusan aparat penegak hukum dalam menelusuri potensi penyimpangan penyaluran KUR, yang seharusnya diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan permodalan usaha.

Hingga saat ini, pihak Kejari belum mengungkap nilai total tunggakan maupun identitas bank plat merah yang tengah didalami tersebut. Proses pengumpulan data dan pemeriksaan masih terus berlangsung.

Langkah Kejari Pagar Alam ini menjadi sinyal keseriusan aparat penegak hukum dalam menelusuri potensi penyimpangan penyaluran KUR, yang seharusnya diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan permodalan usaha.

Hingga saat ini, pihak Kejari belum mengungkap nilai total tunggakan maupun identitas bank plat merah yang tengah didalami tersebut. Proses pengumpulan data dan pemeriksaan masih terus berlangsung.(Rep)

 

Belum Genap 24 Jam, Polsek Candipuro Berhasil Ungkap Pelaku Curat, Tiga Unit Motor Dikembalikan Kepada Pemiliknya

CANDIPURO- (deklarasinews.com)- Tim Unit Reskrim yang dipimpin oleh Kapolsek Candipuro Iptu Ali Humaini SH MM berhasil mengungkap pelaku pencurian dengan Pemberatan (Curat) MR sl Basir (34) warga desa Beringin kencana Kecamatan Candipuro bersama barang buktinya, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 03.00 wib didesa Sidoasih Kecamatan Ketapang Lampung Selatan.

Pengungkapan kasus Curat tersebut bermula adanya laporan dari korban Wantoni warga desa Trimomukti Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan yang terjadi, Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 03.00 wib.

” Motor jenis Honda Beat korban Nopol B 4844 YTV warna hitam dicuri pelaku saat diparkir diruang tengah rumah korban, ”

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 8 juta dan melaporkan ke Mapolsek Candipuro, ” ungkap Kapolsek Candipuro, Iptu Ali Humaeni SH MM mewakili Kapolres Lamsel AKBP Toni Kasmiri saat melakukan Pers Release bersama awak media, Senin (4/4/2026) di ruang Humas Polres setempat.

Adapun modus yang digunakan oleh pelaku masuk rumah korban dengan mencongkel jendela menggunakan besi pencongkel kelapa, selanjutnya membawa sepeda motor korban yang sebelumnya disimpan diruang keluarga, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp. 8 juta ”

Atas kejadian tersebut pihaknya melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan korban. Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat tentang keberadaan pelaku akhirnya MR als Basir , Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 03.00 wib berhasil diamankan didesa Sidoasih Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan, ” ungkap Kapolsek Candipuro.

Berikut tiga Motor hasil ungkap Kasus Polsek Candipuro yang dikembalikan kepada pemiliknya.

1. Sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi B 4844 TYF milik korban Wantoni warga desa Trimomukti Kecamatan Candipuro Lamsel.

2. Sepeda motor Honda Beat nomor polisi BE 2755 DBX milik korban Sumanah Cintamulya Kecamatan Candipuro Lamsel.

3. Sepeda motor Honda Beat warna hitam milik korban Wiji warga kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan.

Ketiga kendaraan tersebut langsung diserahkan oleh Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri SH SIK MH kepada para pemiliknya.

Saat diwawancarai Tim media ini korban Sumanah usai menerima kendaraan miliknya yang dicuri pelaku, Selasa (31/3/2026) lalu,

” Saya mengucapkan terima kasih kepada pak Kapolres karena telah berhasil mengungkap pelaku dan mengembalika sepeda motornya yang hilang. Sehingga bisa digunakan aktivitas kembali, ” tutur Sumanah. (Cak Ton)

PPTM 11: Menjaga Jati Diri Pemuda di Tengah Gempuran Zaman

PESAWARAN -(deklarasinews.com)- Deru mesin truk militer REO memecah keheningan di Markas Yonif 7 brigif 4/BS Marinir Lampung. Ratusan pemuda dengan ransel besar di pundak turun dari kendaraan tersebut dengan wajah penuh antusiasme.

Mereka meninggalkan kenyamanan kota demi mengikuti kegiatan Pemantapan dan Pendalaman Tridharma Muda-Mudi (PPTM) ke-11 yang berlangsung mulai 30 April hingga 3 Mei 2026.

Para peserta yang merupakan generasi muda Tridharma ini datang untuk menukar rutinitas harian mereka dengan disiplin baja militer.

Di bawah tajuk “PPTM 11: Menghadapi Perkembangan Zaman Tanpa Kehilangan Jati Diri”, mereka menjalani serangkaian pelatihan intensif di lapangan luas yang berbatasan langsung dengan laut.

“Yayasan Suci Mulia secara resmi menyelenggarakan kegiatan PPTM ke-11 ini sebagai agenda nasional,” ujar Ketua Yayasan Suci Mulia, Lie Yuliadi, dalam keterangannya pada Selasa (5/5/2026).

Di bawah pengawasan ketat instruktur Marinir, peserta berlatih baris-berbaris (PBB) untuk menempa kekompakan dan kepatuhan dalam satu komando.

Tak hanya itu, mereka juga mendapatkan kesempatan latihan menembak guna melatih fokus, ketenangan, serta akurasi.

Agenda ini diikuti oleh 250 peserta yang berasal dari berbagai daerah di seluruh wilayah Indonesia.

Kehidupan di barak militer menuntut para peserta untuk merangkul kesederhanaan. Tak ada kemewahan selama pelatihan; mereka makan bersama di pinggir jalan dan beristirahat hanya beralaskan matras.

Beliau menegaskan bahwa setiap tahapan ini memiliki tujuan yang jelas. “Program PPTM 11 dirancang sebagai sarana penguatan karakter bagi generasi muda,” kata Lie.

Semangat kebersamaan terlihat saat para peserta berbagi tawa di atas gelaran tikar sebelum sesi dimulai.

Pelatihan ini sengaja dibagi menjadi dua lokasi strategis untuk memberikan pengalaman yang menyeluruh.

“Fokus utama pelatihan ini adalah membekali para peserta dengan pendidikan mental yang tangguh, penanaman semangat juang yang tinggi, serta pembentukan kedisiplinan yang konsisten sebagai fondasi kepemimpinan,” tambah Lie Yuliadi.

Memasuki fase akhir di Bumi Marinir, para peserta bergeser ke perairan Pantai Klara.

Mengenakan seragam loreng khas, mereka menguji sinkronisasi kekuatan dengan mendayung perahu karet serta melakukan operasi air untuk mengenal lingkungan laut.

Kelelahan fisik yang terpancar selama latihan lapangan terbayar saat mereka berkumpul mengelilingi api unggun di bawah sinar bulan untuk menampilkan bakat seni dan mempererat persaudaraan.

Setelah digembleng secara fisik hingga 2 Mei di Markas Yonif 7 brigif 4/BS Marinir,selanjutnya para peserta berpindah ke Golden Tulip Springhill Lampung untuk sesi refleksi. Di sana, fokus beralih pada pendalaman materi organisasi dan nilai-nilai spiritual.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap dapat melahirkan kader-kader muda yang handal dan berintegritas,” tutur Lie Yuliadi.

Penutupan kegiatan ditandai dengan kebahagiaan yang terpancar di Pantai Klara 2, di mana para peserta merayakan keberhasilan mereka melewati tantangan fisik dan mental.

Pelatihan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan organisasi dan negara.

Lie Yuliadi menutup penjelasannya dengan optimisme tinggi terhadap hasil dari pelatihan empat hari tersebut.

“Harapan besar kami adalah agar lulusan PPTM 11 mampu tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas serta memberikan kontribusi nyata yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa,” pungkas dia.

Kapolda Sumsel Resmikan Kedai ADO Presisi, 21 Kedai Kamtibmas Jadi Pusat Dialog

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Polda Sumatera Selatan terus memperkuat pendekatan humanis melalui inovasi berbasis komunitas dengan meresmikan Kedai ADO Presisi Polrestabes Palembang, Selasa (5/5/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. di Jalan KH Wahid Hasyim I Nomor 367, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang. Kegiatan ini sekaligus menandai beroperasinya 21 Kedai Kamtibmas yang tersebar di 17 Polres dan Polrestabes jajaran Polda Sumsel.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si., unsur TNI, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel. Seluruh Polres jajaran juga mengikuti kegiatan secara daring sebagai bagian dari konsolidasi program berbasis Presisi Polri.

Kedai ADO Presisi mengusung konsep “Ngopi Presisi, Raso Palembang” yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga menjadi pusat layanan dan interaksi antara Polri dan masyarakat. Fasilitas yang tersedia meliputi ruang komunitas, bengkel motor, tempat pencucian kendaraan, layanan kepolisian, mushola, serta ruang dialog terbuka bagi komunitas.

Kapolda Sumsel melakukan peninjauan langsung terhadap seluruh fasilitas sebelum meresmikan kedai melalui prosesi pengguntingan pita. Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan sosial kepada komunitas driver ojek online sebagai bentuk kepedulian Polri.

Program ini merupakan pengembangan dari inisiatif komunitas yang sebelumnya dikenal sebagai Rumah Ojol Palembang. Seiring waktu, konsep tersebut berkembang menjadi Kedai ADO Presisi yang kini mendapat dukungan penuh dari kepolisian sebagai ruang komunikasi yang lebih representatif dan berkelanjutan.

Sebanyak 21 Kedai Kamtibmas yang telah beroperasi di berbagai wilayah mengusung identitas lokal masing-masing. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan Polri tidak bersifat seragam, melainkan menyesuaikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat.

Program ini juga merupakan implementasi dari kebijakan Presisi yang dicanangkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dengan menekankan pendekatan community policing. Melalui kedai ini, Polri membangun komunikasi yang lebih cair, terbuka, dan berbasis kepercayaan dengan masyarakat.

Dari sisi keamanan, keberadaan komunitas driver ojek online yang tergabung dalam jaringan Kedai Kamtibmas berperan sebagai mitra strategis dalam deteksi dini potensi gangguan kamtibmas. Sementara dari sisi sosial ekonomi, fasilitas yang tersedia memberikan manfaat langsung bagi komunitas.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan bahwa keberadaan Kedai ADO Presisi merupakan bagian dari strategi memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

“Rekan-rekan driver ojek online merupakan mitra strategis dalam menjaga kamtibmas. Melalui Kedai Presisi ini, kita bangun komunikasi yang kuat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Sumatera Selatan,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kehadiran 21 Kedai Kamtibmas merupakan bentuk nyata implementasi Polri Presisi di tengah masyarakat.

“Setiap kedai menjadi ruang dialog antara Polri dan masyarakat. Ini adalah langkah konkret membangun kepercayaan publik yang berkelanjutan,” ujarnya.

Saat ini, Polda Sumsel memastikan program Kedai Kamtibmas akan terus dikembangkan dan diperluas, sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat, khususnya komunitas ojek online dan pelaku usaha mikro.

Keberadaan Kedai ADO Presisi menjadi simbol transformasi Polri yang semakin humanis, adaptif, dan hadir sebagai solusi di tengah dinamika masyarakat modern. (Rls/Ags).