Semangat Gotong Royong Ngebut! Satgas TMMD 129 Bojonegoro Garap Rumah Koko Margono

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Deru kerja bakti dan gelak tawa kebersamaan membumbung tinggi di Dusun Krebet Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Senin (27/7/2026).

Pengerjaan peningkatan kualitas Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro kini tengah dikebut.

Salah satu titik yang menjadi fokus utama percepatan adalah kediaman Koko Margono, warga RT.013 RW.006 Dusun Krebet.

Deretan personel Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro bersama warga setempat sudah bersiap di lokasi, bahu-membahu menata material batu ringan dan menyemen dinding agar impian memiliki hunian yang aman dan nyaman bisa segera terwujud.

Kekompakan antara TNI dan rakyat menjadi mesin penggerak utama. Tanpa sekat, mereka membagi tugas, ada yang mengangkat material, memasang batu bata ringan, hingga merapikan struktur bangunan.

Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan bahwa seluruh personel dikerahkan secara optimal untuk mengejar target penyelesaian target fisik.

“Seluruh sasaran fisik terus kami percepat, termasuk rehabilitasi RTLH milik Bapak Koko Margono. Kami berharap pekerjaan ini selesai sesuai jadwal, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh pemilik rumah,” ujarnya.

Meski pengerjaan dilakukan serba cepat, ia menjamin kualitas struktur bangunan tetap menjadi prioritas utama. Ketahanan, keamanan, dan kenyamanan bangunan tidak boleh dikorbankan demi mengejar waktu semata.

Program peningkatan kualitas RTLH dalam TMMD ke-129 tahun 2026 ini bukan sekadar proyek fisik renovasi dinding dan atap, melainkan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat.

Melalui tradisi gotong royong yang terus dihidupkan, pada program yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” ini terbukti ampuh mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Harapannya, tak lama lagi senyum bahagia bapak Koko Margono dan keluarga dapat mengembang saat melangkahkan kaki masuk ke rumah barunya, sebuah bukti nyata hadirnya program kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa dan menyejahterakan warga.

Hadirkan Asa Baru: Satgas TMMD 129 Bojonegoro “Ngebut” Bangun Rumah Bu Tini

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Senyum kebahagiaan kini mulai memancar di raut wajah Bu Tini (50), warga RT.021 RW.009 Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Rumah tinggalnya yang dulu memprihatinkan, kini tengah dalam proses transformasi besar-besaran agar menjadi hunian yang aman, sehat, dan nyaman.

Pembangunan rumah milik Bu Tini ini merupakan salah satu sasaran fisik utama dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, kegiatan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Pada Minggu (26/7/2026), personel Satgas TNI bersama masyarakat setempat nampak bahu-membahu dan bekerja ekstra intensif untuk menyelesaikan setiap tahapan pengerjaan. Semangat gotong royong, terpatri kuat di lokasi pembangunan.

Tanpa canggung, anggota Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro dan warga bahu-membahu dari proses perakitan, penataan dinding, hingga tahap penyelesaian akhir (finishing).

Kebersamaan ini menjadi simbol eratnya hubungan TNI dengan rakyat dalam membangun desa dari pinggiran Bojonegoro.

Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan bahwa seluruh prajurit yang diterjunkan memiliki komitmen tinggi untuk memberikan hasil pekerjaan terbaik.

“Setiap pekerjaan kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab. Pembangunan rumah Bu Tini terus kami percepat agar segera selesai, dan dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima,” ujarnya.

Ia menambahkan, program TMMD tidak sekadar membangun struktur fisik bangunan semata, tetapi juga mengusung misi sosial untuk menghadirkan asa dan harapan baru bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki tempat tinggal yang layak dan bermartabat.

Melihat progres pengerjaan di lapangan yang berjalan cepat dan lancar, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro optimis rumah Bu Tini dapat rampung sesuai dengan target jadwal yang telah ditentukan.

Kehadiran TMMD ke- 129 di Desa Kesongo ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat hingga ke pelosok Bojonegoro.

TMMD 129 Bojonegoro: Binsik Sore di Jalan Beton Baru Kedungpandan, Menjaga Fisik Sekaligus Hati Rakyat

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Senja menyapa Dusun Kedungpandan, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, dengan nuansa yang berbeda.

Setelah seharian bergelut dengan cetakan semen dan material bangunan, puluhan prajurit TNI dari Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tak lantas beristirahat.

Berbaris rapi dalam balutan kaos, celana loreng, dan sepatu PDL, mereka mengayunkan langkah energik melintasi jalan cor beton yang baru saja mereka rampungkan bersama warga setempat.

Aksi Pembinaan Fisik (Binsik) lari sore pada Minggu (26/7/2026) ini bukan sekadar rutinitas militer menjaga ketahanan tubuh.

Ini adalah cara unik dan penuh kebanggaan bagi para prajurit untuk menjajal langsung kualitas hasil keringat mereka dalam program terpadu lintas sektoral TMMD 2026.

Dan SST-1 SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, mengungkapkan bahwa menjaga kondisi tubuh tetap prima adalah kunci utama agar seluruh target pengerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.

“Setiap hari, dari pagi hingga siang kami melaksanakan kegiatan pembangunan fisik di lapangan. Setelah itu, pada sore hari kami menggelar pembinaan fisik (binsik) untuk menjaga stamina dan kebugaran prajurit yang mungkin selama sebulan penuh ini padat dengan aktivitas pembangunan,” terang Letda Inf Ady Yuniarto.

Sore itu, para prajurit Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro ini menempuh rute lari sejauh 5 kilometer menyusuri jalan baru tersebut.

Tak berhenti sampai di situ, usai menuntaskan sesi lari sore, kegiatan dilanjutkan dengan olahraga bersama mulai dari permainan bola voli hingga penguatan fisik mandiri seperti push-up dan sit-up.

Sontak, derap langkah dan semangat para prajurit menjadi pemandangan yang menyegarkan sekaligus memikat perhatian warga sekitar.

Jalan yang dahulunya berbatu, berdebu, serta sulit dilalui saat hujan turun, kini telah bertransformasi menjadi jalur yang kokoh, mulus, dan nyaman, baik untuk mobilitas ekonomi warga maupun sarana berolahraga.

Pembangunan jalan cor beton di Desa Kesongo ini merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro.

Melalui sinergi erat antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat, program ini tak hanya memutus keterisolasian wilayah dan mendongkrak roda ekonomi, tetapi juga menghadirkan kehangatan serta semangat kemanunggalan yang makin erat di tengah desa.

Dengan fisik yang bugar dan kemanunggalan yang makin solid, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro optimistis dapat merampungkan seluruh target pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Desa Kesongo.

 

TMMD 129 Bojonegoro: TNI dan Warga Kesongo Wujudkan Hunian yang Layak untuk Wagini

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Semangat gotong royong terus berkobar di pedalaman Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Dalam rangkaian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Kesongo, pengerjaan rehabilitasi rumah milik Ibu Wagini (72), kini telah memasuki fase finishing.

Bertempat di Dusun Krisik, RT.010 RW.004 Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem, suasana kehangatan dan kerja keras nampak menyatu di bawah terik matahari, Senin (27/7/2026).

Pemandangan di lokasi pembangunan memperlihatkan sinergi nyata antara anggota prajurit Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro dan warga Dusun Krisik.

Tanpa canggung, anggota Satgas TMMD Ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro bersama warga membagi tugas secara presisi.

Sebagian prajurit dan warga sibuk mengaduk semen dan memasang ubin keramik lantai dengan penuh ketelitian, sementara yang lain berada di atas bangku kayu memoleskan pelamiran dinding agar permukaan tembok menjadi halus dan siap dicat.

Proses perbaikan yang bertahap ini tidak hanya mengubah struktur fisik rumah yang dulunya memprihatinkan, tetapi juga menghadirkan suasana hunian yang bersih, sehat, dan aman bagi pemiliknya.

Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan bahwa partisipasi aktif dan kesadaran swadaya dari masyarakat setempat merupakan bahan bakar utama percepatan seluruh target sasaran TMMD di lapangan.

“Gotong royong antara personel Satgas TMMD dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian sasaran RTLH. Kami berharap hasil pembangunan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi warga penerima bantuan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga Ibu Wagini,” ungkapnya.

Bagi Ibu Wagini, kehadiran para prajurit TNI dan tetangga sekitar yang membantu membedah rumahnya menjadi berkah yang tak terhingga.

Ia tak dapat menyembunyikan rasa haru saat melihat rumahnya kini tampil jauh lebih kokoh dan indah.

“Saya sangat bersyukur, dan berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI dan semua warga yang sudah membantu. Tanpa bantuan ini, mungkin rumah saya tidak akan sebagus ini. Kebersamaan mereka membuat saya makin bersemangat,” tuturnya penuh haru.

Melalui program TMMD ke-129 di Desa Kesongo ini, TNI tidak sekadar membangun infrastruktur fisik berupa jalan, jembatan, atau rehabilitasi rumah warga.

Lebih dari itu, TMMD terbukti efektif merawat dan menghidupkan kembali roh gotong royong yang menjadi identitas bangsa.

Kemanunggalan TNI dengan rakyat di Desa Kesongo menjadi bukti nyata bahwa pembangunan kesejahteraan masyarakat desa dapat terwujud lebih cepat ketika dilakukan secara bersama-sama.

 

Oase Kemanusiaan: Kala Satgas TMMD 129 Bojonegoro Tak Hanya Membangun Infrastruktur, tapi Juga Menjinjing Harapan Lansia

BOJONEGORO -(deklarasinews.com  Suasana di Dusun Krebet, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Minggu (26/7/2027), mendadak terasa berbeda.

Di tengah teriknya matahari dan kepulan debu di jalanan tanah, pancaran kehangatan penuh keakraban justru menyeruak dari interaksi antara warga dan prajurit TNI.

Bukan deru alat berat yang menjadi pusat perhatian hari ini, Minggu (26/7/2026), melainkan langkah-langkah sigap para personel Satgas TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro.

Mereka turun langsung ke lapangan, menyusuri gang-gang sempit di pemukiman warga demi satu misi kemanusiaan, yakni memastikan setiap rumah mendapatkan pasokan air bersih.

Dalam aksi sosial ini, momen-momen yang menyentuh hati terekam jelas. Tak sekadar menyalurkan air dari tandon utama atau truk tangki, para prajurit berseragam loreng ini menunjukkan kerendahan hati yang mendalam.

Dengan sigap dan penuh senyum, mereka menjinjing ember-ember penuh air untuk meringankan beban warga, terutama kaum lanjut usia (lansia) dan perempuan.

Pemandangan yang paling menggetarkan jiwa terlihat saat seorang prajurit muda berjalan beriringan dengan seorang ibu lansia.

Wajahnya sumringah, senyum tulus merekah, sementara tangannya kokoh membawakan ember berisi air bersih, melintasi jalanan tanah menuju rumah sang ibu.

Momen sederhana ini seakan menjadi oase di tengah dahaga kekeringan, menyiratkan pesan kuat tentang kepedulian tanpa batas.

Ketersediaan air bersih memang merupakan kebutuhan vital yang tak bisa ditawar bagi masyarakat Dusun Krebet.

Namun, proses mengangkut air dalam wadah besar dari titik penampungan menuju rumah masing-masing seringkali menjadi tantangan fisik yang berat, terutama bagi mereka yang sudah berumur.

Melihat kondisi itu, para personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tak ragu untuk membaur dan mengambil alih tugas berat tersebut.

Dari wadah penampungan air berukuran besar, air bersih dipindahkan ke wadah-wadah kecil milik warga, lalu diantarkan langsung hingga ke pekarangan, bahkan pintu rumah mereka.

“Kehadiran kami di tengah masyarakat Desa Kesongo ini bukan hanya untuk tugas pembangunan infrastruktur fisik program TMMD. Tetapi juga memastikan kesulitan warga dapat teratasi. Melihat orang tua atau lansia yang harus mengangkut beban berat, sudah menjadi kewajiban moral kami untuk merangkul dan membantu,” tegas Prada Haikal Kukuh Prasaja, dengan nada tulus.

Bagi warga Dusun Krebet, kehadiran dan kepedulian para prajurit TNI ini memberikan rasa tenang sekaligus kebahagiaan yang tak terlukiskan.

Wajah-wajah lelah seketika berubah menjadi senyuman hangat saat bantuan datang dengan penuh kesopanan dan keramahan.

“Senang dan terbantu sekali. Biasanya kalau angkat ember sendiri terasa berat dan bikin pegal, tapi bapak-bapak TNI langsung bantu bawa sambil tersenyum ramah. Terima kasih banyak,” tutur Bu Weni (64) warga Dusun Krebet RT.013 RW.006, dengan mata berkaca-kaca menahan rasa syukur yang mendalam.

Sebagaimana diketahui, Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro hingga hari ini Minggu 26 Juli 2026, telah menyalurkan 16 ribu liter air bersih kepada warga Dusun Krebet Desa Kesongo yang terdampak kemarau.

Momen kebersamaan di Dusun Krebet ini menjadi salah satu bukti nyata dari semangat TMMD di Desa Kesongo, yang digulirkan sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 mendatang.

Melalui aksi-aksi sederhana namun berdampak besar ini, kemanunggalan TNI dan rakyat terus terjalin erat dalam bingkai gotong royong dan kepedulian sosial, membuktikan bahwa TNI benar-benar dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Rawat Ekosistem Alam: Satgas TMMD 129 Bojonegoro bersama Masyarakat Bersihkan Bantaran Sungai Kesongo

BOJONEGORO -(deklarinasinews.com)-  Suara tebasan parang yang membentur keras batang bambu berpadu harmonis dengan gelak tawa keakraban, memecah keheningan pagi di bantaran sungai Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Di bawah paparan sinar matahari yang mulai terik, tampak pemandangan penuh kehangatan. Terlihat, puluhan personel Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro berbaur bersama warga desa, mahasiswa KKN, hingga petugas kebersihan.

Mereka bersatu padu, menjaga ekosistem melalui aksi kerja bakti merapikan area sekitar Jembatan Brang Etan dan aliran bantaran sungai Desa Kesongo, Minggu (26/7/2026)

Kawasan bantaran sungai yang sebelumnya tertutup rimbunnya rumpun bambu liar dan semak belukar, kini berubah menjadi medan aksi kebersamaan yang membakar semangat.

Tanpa canggung, para prajurit TNI berpakaian seragam loreng turun langsung ke tebing sungai yang terjal, merambah ranting bambu yang menjuntai, serta membersihkan sisa-sisa material yang berpotensi menyumbat aliran air.

Disampaikan Dan SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, aksi bersih-bersih ini bukan sekadar rutinitas pembersihan fisik semata, melainkan langkah strategis untuk mengantisipasi ancaman bencana banjir.

Menurutnya, rumpun bambu yang terlalu lebat serta lapuk kerap tumbang ke badan sungai saat curah hujan tinggi, sehingga menahan laju air dan memicu luapan banjir ke pemukiman warga.

“Kerja bakti ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ketika sungai kita bersihkan bersama, kita tidak hanya mencegah bencana banjir, tetapi juga merawat kehidupan dan ekosistem alam untuk anak cucu kita,” ujar Lettu Ckm Purnomo.

Apresiasi mendalam turut disampaikan oleh Kepala Desa Kesongo, Kusnadi. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen yang telah berpartisipasi aktif, dan berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat.

“Terima kasih kepada semua pihak. Kami berharap ke depannya masyarakat Desa Kesongo tidak lagi membuang sampah di sini, karena di bawahnya ada aliran sungai yang dimanfaatkan warga sekitar untuk kebutuhan air keluarga,” tutur Kusnadi.

Dari pantauan di lapangan, keunikan gotong royong ini terletak pada kolaborasi yang harmonis antara tiga elemen utama, yakni prajurit TNI berperan sebagai motor penggerak dengan ketahanan fisik, ketangkasan, dan kedisiplinan kerja.

Sedangkan petugas kebersihan memberikan dukungan teknis dalam pengangkutan sampah dan penataan material sisa penebangan. Serta warga Desa Kesongo dan Mahasiswa KKN menunjukkan kepedulian tinggi dengan ikut memotong bambu, merapikan tebing, hingga menyajikan hidangan hangat pemantik semangat.

Pekerjaan yang mulanya tampak berat, dan melelahkan pun terasa jauh lebih ringan berkat nyala api semangat gotong royong.

Salah satu momen ikonik terjadi ketika seorang warga memanjat ke atas rimbunnya rumpun bambu, sementara para prajurit TNI dengan sigap menahan dan memotong dahan dari bawah.

Inilah sebuah simbol sahih, betapa kuatnya rasa saling percaya, kekompakan dan kebersamaan di lapangan.

Melalui program TMMD ke-129 di Desa Kesongo ini, TNI membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya sebatas infrastruktur jalan dan bangunan semen, melainkan juga tentang merawat jiwa gotong royong serta menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Sungai yang kini mengalir lancar dan bersih, menjadi saksi bisu betapa indahnya persatuan ketika TNI dan rakyat bergerak bersama demi masa depan yang aman dan sejahtera.

Gerobak Dorong Jadi ‘Kendaraan Tempur’ Satgas TMMD 129 Bojonegoro Angkut Material

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)-  Pembangunan infrastruktur di pelosok, tidak selalu membutuhkan kendaraan bermesin besar. Di lokasi kegiatan TMMD ke- 129 di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, sebuah alat konvensional (Gerobak Dorong) justru menjadi primadona dan penentu kecepatan pengerjaan proyek.

Dalam dinamika pembangunan di area pedesaan yang kerap memiliki akses jalan sempit atau terbatas, gerobak dorong terbukti menjadi sarana pengangkut yang paling efektif.

Seperti yang terlihat, sejumlah personel Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro memanfaatkan gerobak dorong untuk memobilisasi material bangunan seperti batako ringan (hebel) melewati jalur beton pemukiman warga Dusun Krebet Desa Kesongo.

Di bawah terik matahari, para prajurit Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro ini dengan sigap memuat tumpukan batako ke atas gerobak, dan mendorongnya menuju titik target pembangunan.

Prada Axhim Yonas M. Lekoli, mengatakan bahwa alat sederhana roda satu ini dinilai memiliki fleksibilitas tinggi untuk melintasi medan yang sulit dijangkau kendaraan roda empat maupun kendaraan berat.

“Gerobak sorong ini alat yang sangat vital di lapangan. Selain hemat energi dan praktis, alat ini memungkinkan material sampai tepat di titik pengerjaan tanpa merusak jalan atau pekarangan rumah warga yang sempit,” ujarnya, Senin (27/7/2026).

Penggunaan gerobak dorong ini juga mencerminkan semangat kesederhanaan dan kerja keras para prajurit Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro di lapangan.

Tanpa mengeluh, mereka saling bahu-membahu mendorong beban puluhan kilogram demi mempercepat proses renovasi peningkatan kualitas rumah tinggal layak huni (RTLH) maupun pembangunan fasilitas umum lainnya.

Program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo ini telah bergulir sejak tanggal 15 Juli 2026 lalu, dan akan berakhir pada pertengahan bulan Agustus mendatang.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, progran ini tidak hanya berfokus pada hasil fisik pembangunan, tetapi juga membawa misi pengabdian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Melalui sarana kerja yang ada, Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro membuktikan, keterbatasan alat bukanlah penghalang untuk memberikan hasil terbaik bagi warga Desa Kesongo.

Sinergi TNI dan Nakes: TMMD 129 Bojonegoro Hadirkan Layanan KB Kesehatan Gratis

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)-  Kiprah TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur.

Sisi kemanusiaan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat pedesaan dalam program TMMD ke- 129 tahun 2026 juga menjadi prioritas utama.

Kali ini, dalam rangka mendukung suksesnya program terpadu dan lintas sektoral TMMD ini Puskesmas Kesongo menerjunkan tim Tenaga Kesehatan untuk memberikan pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi secara gratis bagi masyarakat setempat.

Kegiatan ini menyasar para pasangan usia subur di Desa Kesongo yang menjadi sasaran program dengan tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”.

Beragam fasilitas layanan KB disiagakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat mulai dari IUD, Implan, Suntik KB, hingga pembagian Pil KB dan Kondom.

Para Tenaga Kesehatan (Nakes) juga memberikan konsultasi, serta edukasi terkait pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.

Koordinator Bidan, Suharti, S.ST., M.Keb., mengatakan, keterlibatan sektor kesehatan dalam program TMMD ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk membangun desa tidak hanya dari fisik infrastruktur, tetapi juga dari aspek kualitas hidup manusianya.

Ia berharap, melalui kegiatan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi tersebut dapat memperkuat kebersamaan, serta semangat gotong royong.

“Pelayanan ini dilaksanakan dalam mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera dan bahagia menuju Indonesia Emas. Bersama TNI dan masyarakat, kita pasti bisa,” ujarnya.

Warga Desa Kesongo pun menyambut antusias atas hadirnya layanan kesehatan yang praktis, dan dekat dengan domisili mereka ini.

Antrean warga yang ingin berkonsultasi, maupun mendapatkan pelayanan KB Kesehatan terlihat tertib sejak pagi hari dengan pendampingan dari personel Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro.

Terlihat, anggota Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Prada Wasikin Saputra, hadir langsung mendampingi warga desa dalam kegiatan pelayanan KB Kesehatan yang berlangsung di Puskesmas Kesongo.

Prajurit berseragam loreng ini setia mendampingi dan memantau proses pemeriksaan, serta pelayanan KB Kesehatan yang dilakukan oleh tenaga medis profesional dari Puskesmas Kesongo.

Kehadiran prajurit TNI tersebut membawa suasana tenang, dan memberikan rasa nyaman serta dukungan moral bagi warga yang tengah menjalani tindakan medis.

Kehadiran Satgas TMMD di tengah-tengah pelayanan kesehatan ini membuat suasan tenang, tertib, dan memberikan rasa nyaman serta dukungan moral bagi warga yang tengah menjalani tindakan medis.

Prada Wasikin Saputra, Senin (27/7/2026), mengatakan, pendampingan dalam kegiatan pelayanan KB Kesehatan ini merupakan bagian dari sasaran non-fisik program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo.

Menurutnya, melalui sinergi lintas sektor antara TNI dan tenaga kesehatan Puskesmas Kesongo, program TMMD di Desa Kesongo ini diharapkan tak hanya meninggalkan pembangunan fisik yang kokoh, tetapi juga melahirkan keluarga-keluarga yang lebih sehat dan tangguh di masa depan.

“Harapan kami, dengan adanya kegiatan non-fisik TMMD seperti layanan KB Kesehatan ini bisa mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera dan berkualitas,” kata Prada Wasikin Saputra.

Kerja sama yang solid antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat ini menjadi bukti nyata sinergi tanpa batas dalam membangun desa tidak hanya dari segi jalan dan bangunan, tetapi juga dari aspek kesehatan dan kesejahteraan keluarganya.

Kejar Target Sasaran Fisik, Satgas TMMD 129 Bojonegoro Pasok U-Ditch di Dusun Krebe

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Akselerasi pembangunan infrastruktur Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, melalui program TMMD ke- 129 tahun anggaran 2026 terus dipacu.

Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, saat kini gencar melakukan dropping material beton pracetak saluran air (u-ditch) di lokasi sasaran fisik program.

Langkah taktis ini diambil, dalam rangka memastikan seluruh logistik pembangunan drainase sepanjang 330 meter di Dusun Krebet Desa Kesongo tersedia tepat waktu sebelum tahap pemasangan inti dimulai.

Di lokasi pekerjaan, truk-truk besar dengan fasilitas crane hidrolik bergerak aktif menurunkan blok beton penampang huruf U tersebut satu per satu di sepanjang bibir jalan Dusun Krebet.

Dari pantauan, terdapat personel Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro bersama warga Dusun Krebet bahu-membahu mengarahkan alat berat dan mengatur posisi material.

Penataan material u-ditch yang rapi ini dilakukan agar tidak mengganggu arus lalu lintas warga, sekaligus mempermudah proses instalasi lanjutan.

Dan SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, mengungkapkan, pembangunan drainase di Dusun Krebet program TMMD ke- 129 ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang dalam membenahi sistem sanitasi permukiman.

Menurutnya, karakteristik material beton pracetak yang presisi dan kokoh diyakini mampu membuat aliran air lebih lancar saat musim hujan, meminimalisir potensi genangan, dan melindungi badan jalan utama desa agar tidak mudah rusak tergerus limpasan air.

“Dengan manajemen logistik yang rapi, serta kerja sama lintas sektor yang solid akan menjadi kunci utama proyek unggulan ini berjalan sesuai target dan hasil terbaik,” kata Lettu Ckm Purnomo, Senin (27/7/2026).

Melalui semangat gotong royong yang kuat, sinergitas TNI dan rakyat di Desa Kesongo ini bukan sekadar membangun fisik infrastruktur, tetapi juga mengalirkan optimisme pembangunan yang nyata hingga ke pelosok Bojonegoro.

Sejak digulirkan pada 15 Juli 2026 yang lalu, program dengan tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” ini dijadwalkan berakhir pertengahan bulan Agustus mendatang.

TMMD 129 Bojonegoro: Sinergi Lintas Matra TNI dan Warga Kesongo, Percepat Pembangunan Desa

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Semangat gotong royong, kebersamaan, dan bekerja bersama-sama terus memancar kuat dari pelosok Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Wujud nyata dari sinergi positif antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini kembali terbukti melalui akselerasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 129 yang dipusatkan di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 68 personel dari Batalyon Infanteri (Yonif) Teritorial Pembangunan (TP) 885/Belibis Putih di bawah pimpinan Lettu Ckm Purnomo diterjunkan langsung ke lapangan sejak 15 Juli 2026 yang lalu.

Kehadiran mereka, berkolaborasi erat dengan unsur gabungan dari Tiga Matra TNI AD, TNI AL (Pasmar 2), TNI AU (Batalyon Para Komando 471 Pasgat), serta warga setempat untuk menuntaskan berbagai sasaran pembangunan yang ditargetkan selesai pada pertengahan Agustus mendatang.

Mengusung tema besar “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program terpadu ini menyasar berbagai sektor vital yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat Desa Kesongo.

Beberapa target sasaran fisik utama yang tengah digenjot antara lain pembangunan jalan cor beton, pembuatan drainase, dan normalisasi sungai, pembuatan sumur bor, rehabilitasi bangunan sekolah dan perbaikan rumah warga kurang mampu.

Lettu Ckm Purnomo, selaku Dan SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, menegaskan, kehadiran prajurit di tengah-tengah warga bukan sekadar menjalankan tugas operasional semata, melainkan pendorong utama akselerasi pembangunan kawasan pedesaan.

“Program TMMD merupakan kegiatan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat guna percepatan program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan,” ujarnya, Senin (27/7/2026).

Ia menambahkan, keterpaduan lintas Matra mulai dari Yonif TP 885/BP, Pasmar 2, hingga Yonko 471 Pasgat, bersama jajaran pemerintah daerah merupakan terobosan nyata dalam menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke pelosok Bojonegoro.

“Dengan semangat kemanunggalan serta kerja sama lintas sektor dan lintas komponen bangsa, semoga semua kegiatan dapat berjalan lancar serta bermanfaat bagi kemajuan masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kucuran keringat dan kerja keras yang tertuang di Desa Kesongo, TMMD ke- 129 tak hanya membangun semen dan beton infrastruktur desa, tetapi juga memperkokoh fondasi kemanunggalan TNI dengan rakyat, menjadikan desa sebagai benteng utama kemajuan bangsa.