Babinsa Pelda Hermanto Pimpin Selasa Bersih di Pahoman, Kolaborasi Warga dan Aparat Cegah Banjir

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Suasana gotong royong menyelimuti Jalan Dr. Susilo, RT 03 LK II, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, pada Selasa (05/05/2026). Babinsa setempat, Pelda Hermanto, memimpin langsung kegiatan “Selasa Bersih” yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan yang awalnya tampak sederhana ini menjelma menjadi aksi kolaborasi lintas sektor. Hadir mendampingi, Camat Enggal Bpk. M. Supriyadi, Lurah Pahoman Bpk. Hendri, jurnalis dari BNPB Kota Bandar Lampung, unsur Pemadam Kebakaran, hingga para Ketua Lingkungan (Kaling), RT, dan Linmas setempat.

Pelda Hermanto menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini bukan sekadar membersihkan sampah. “Fokus kami pada pengendalian rumput liar yang mulai menjalar ke bahu jalan dan pembersihan saluran drainase. Ini langkah preventif agar saat hujan deras, tidak terjadi genangan atau banjir di wilayah Padat penduduk Kelurahan Pahoman,” ujar Pelda Hermanto di sela-sela membersihkan selokan.

Kehadiran unsur BNPB dan Damkar turut memberikan edukasi singkat kepada warga tentang manajemen sampah rumah tangga yang seringkali menjadi penyumbat aliran air.

Dalam laporannya kepada Danramil 410-05/TKP, Pelda Hermanto menekankan bahwa kegiatan ini berhasil menciptakan apa yang ia sebut sebagai Tri Sukses Lingkungan:

  1. Sehat & Nyaman – Lingkungan bebas dari sarang nyamuk dan bau tidak sedap.
  2. Aman – Tidak ada potensi kecelakaan akibat rumput menutupi pandangan pengendara.
  3. Bebas Banjir – Saluran air lancar 100% pasca pembersihan.

Puncak kegiatan pukul 10.30 WIB berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Tidak ada kendala berarti; justru warga sekitar berbondong-bondong ikut serta setelah melihat langsung kerja keras aparat.

Camat Enggal, M. Supriyadi, mengapresiasi langkah cepat Babinsa. “Ini contoh nyata bahwa menyapa masyarakat tidak harus di balai pertemuan. Turun ke got, sapu bersama rakyat, itu adalah berita terbaik tentang kedekatan TNI dengan warga,” pungkasnya.

Dansat Brimob Pimpin Upacara Pelantikan Komandan Batalyon A, Serah Terima Danden Genana dan Kabag Ops Sat Brimob

LAMPUNG -(deklarasinews.com)- KBP Yustanto Muhijarso, Pimpin pelantikan dan serah terima jabatan jajaran Sat Brimob Polda Lampung di Lapangan Tembak Terbuka Adhi Pradana Mako Sat Brimob Polda Lampung, Acara ini dihadiri oleh pejabat utama Polda Lampung, perwakilan personal jajaran Sat Brimob, serta Bhayangkari Satbrimob Polda Lampung, Selasa, 05 Mei 2026.

Pejabat yang Melaksankan serah terima jabatan. Kompol Yonny Kamuda menyerahkan jabatan sebagai Danden Gegana kepada Kompol Moch Sonep. Sementara itu, Kompol Moch Sonep juga menyerahkan jabatan sebagai Kabagops Satbrimob Polda Lampung kepada Kompol Iwan Setiawan. Selain itu, Kompol Yonny Kamuda dilantik sebagai Danyon A Pelopor, menandai perubahan struktur kepengurusan di Sat Brimob Polda Lampung.

KBP Yustanto Muhijarso dalam amanatnya menyampaikan bahwa serah terima jabatan ini merupakan bagian dari proses rotasi dan promosi dalam tubuh kepolisian, khususnya di Sat Brimob Polda Lampung. Dengan serah terima jabatan ini, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab baik birokrasi maupun di bidang keamanan dan penegakan hukum di wilayah Lampung.

Dalam acara pelantikan, Dansat Brimob Polda Lampung juga menyampaikan pesan kepada pejabat baru, Kami berharap pejabat baru dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan profesional dan integritas. Juga dapat memperkuat dan meningkatkan kinerja Sat Brimob Polda Lampung dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Lampung. Kami percaya bahwa dengan kerja sama dan dedikasi, kita dapat mencapai tujuan bersama untuk menjadikan Lampung sebagai wilayah yang aman dan nyaman bagi semua masyarakat.

 

Para Pejuang Tak Kenal Menyerah di Garis Depan Perang Melawan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba

Oleh: H. Tony Eka Candra.

Ketua DPD GRANAT Provinsi Lampung.

Di tengah gemuruh ancaman yang menggerogoti generasi bangsa, ada sekelompok manusia yang berdiri tegar di garis depan. Mereka bukan tentara berseragam, bukan pula pejabat berjas dan berpakaian rapih. Mereka adalah para Konselor dan Penyuluh GRANAT (Gerakan Nasional Anti Narkotika) di seluruh penjuru Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, yang setiap hari berjuang dengan hati, keteguhan, dan kasih sayang yang tak pernah pudar.

Mereka tidak kenal menyerah. Ketika banyak orang memilih diam atau berpaling karena lelah melihat realita pahit penyalahgunaan narkoba yang terus merajalela, para pejuang GRANAT ini justru semakin teguh melangkah. Mereka bahu membahu mendukung dan membantu seluruh upaya Pemerintah dalam program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Bukan karena tugas, tetapi karena panggilan jiwa dan panggilan hati untuk menyelamatkan anak-anak bangsa dari jurang kehancuran yang dalam akibat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Setiap hari, mereka turun ke lapangan, ke sekolah-sekolah, kampus-kampus, ke kampung-kampung, ke komunitas masyarakat, bahkan ke tempat-tempat yang sering dihindari orang lain. Dengan sabar mereka melakukan sosialisasi, menyuluh, mengedukasi, dan membuka mata hati masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkoba yang menyamar sebagai “kesenangan sesaat” namun meninggalkan kehancuran dan merusak masa depan, serta luka yang dalam seumur hidup.

Mereka tidak hanya berbicara, tetapi juga mendengar. Tidak hanya mengecam, tetapi juga merangkul.

Lebih dari itu, para Konselor dan Penyuluh GRANAT tidak pernah lelah melindungi masyarakat. Mereka menjadi benteng pertahanan pertama bagi keluarga-keluarga agar terhindar dari jerat narkoba, melalui sosialisasi, edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat luas. Dengan penuh empati, mereka juga mengajak para pecandu dan penyalahguna narkoba untuk keluar dari jerat adiksi. Mereka mendampingi proses rehabilitasi, memberi harapan ketika jiwa sedang gelap, dan menuntun tangan demi tangan agar yang bersangkutan bisa pulih, sehat kembali, dan akhirnya pulang ke pangkuan keluarga, dan kembali ketengah masyarakat.

Ada seorang pemuda yang semula terpuruk, kehilangan masa depan, bahkan nyaris kehilangan nyawa. Berkat keteguhan seorang konselor GRANAT, hari ini ia berdiri tegak, tersenyum, dan kembali memiliki mimpi dan masa depan. Itulah keajaiban yang diciptakan oleh kerja keras tanpa pamrih ini.

Para Konselor dan Penyuluh GRANAT mengajarkan kita satu pelajaran berharga bahwa perang melawan narkoba bukan hanya soal razia, penangkapan dan penegakan hukum, tetapi juga soal kasih sayang, kesabaran, dan keyakinan bahwa setiap jiwa masih bisa diselamatkan.

Mereka membuktikan bahwa rehabilitasi bukan sekadar program, melainkan harapan hidup baru.

Kepada seluruh para Konselor dan Penyuluh GRANAT Se-Provinsi Lampung, saya ingin menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya. Kalian adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang sesungguhnya. Di saat banyak orang menyerah, kalian terus melangkah. Di saat banyak yang ragu, kalian tetap punya keyakinan. Di saat banyak yang memilih nyaman, kalian memilih berjuang.

Mari kita dukung mereka dengan sepenuh hati. Mari kita ikut serta dalam gerakan ini, mulai dari lingkungan terkecil, keluarga, lingkungan pendidikan, dan masyarakat. Karena masa depan Lampung yang bersih narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah, BNN, Kepolisian, atau GRANAT semata, melainkan tanggung jawab kita bersama, segenap komponen bangsa.

Selama masih ada satu anak bangsa yang terancam narkoba, para pejuang GRANAT akan terus berdiri. Tak kenal lelah, tak kenal menyerah. Karena menyelamatkan satu jiwa adalah menyelamatkan masa depan bangsa.(*)

Respons Cepat Babinsa Sertu Yasir Rudin, Urus Jenazah Remaja Tenggelam Hingga Pemakaman

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kecepatan informasi dan ketulusan pendampingan dari seorang Babinsa kembali menjadi sorotan. Sertu Yasir Rudin, Babinsa Koramil 410-02/TBS, menunjukkan bahwa aparat kewilayahan tidak hanya hadir dalam situasi aman, tetapi juga menjadi pelindung dan penghibur di saat duka. Peristiwa nahas menimpa Alfian Ramdani (15), seorang remaja penderita epilepsi yang ditemukan meninggal dunia setelah jatuh ke Kali Trimurjo, Kelurahan Sumberejo Sejahtera, Kecamatan Kemiling, Senin (4/5) pagi.

Berkat laporan cepat dari Ketua RT 19, Bapak Gupron, Sertu Yasir Rudin segera bergerak. Ia tidak hanya memastikan keamanan lokasi, tetapi langsung bersinergi dengan Lurah, Bhabinkamtibmas, serta warga untuk mengurus jenazah hingga pemakaman. “Kami terima kabar sekitar pukul 05.30 WIB bahwa korban ditemukan Bapak Jul (40) di dalam sungai. Keluarga masih syok dan belum tahu. Saya langsung koordinasi agar proses pemakaman berjalan khidmat dan lancar,” ujar Sertu Yasir saat ditemui di lokasi pemakaman TPU Sonolayu.

Korban diketahui mengalami serangan epilepsi saat sedang memancing sendirian. Serangan mendadak diduga menyebabkan ia kehilangan kesadaran dan jatuh ke sungai. Warga sekitar yang biasa memancing di lokasi yang sama pun terkejut. Namun, berkat ketanggapan Babinsa bersama unsur kelurahan dan kepolisian, suasana duka dapat berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan.

Proses pemakaman berlangsung pada pukul 11.30 WIB di TPU Sonolayu, dihadiri oleh Lurah Sumberejo Sejahtera, Babinsa Sertu Yasir Rudin, Bhabinkamtibmas, staf kelurahan, Ketua RT 19, serta puluhan warga setempat. Bapak Kasiman, ayah korban, yang rumahnya berada di Jalan Sejahtera Gang Trimurjo RT 19, tampak terharu dan menyampaikan rasa terima kasihnya. “Pak Babinsa tidak pernah absen. Dari awal kabar duka sampai liang lahat, beliau ada. Kami sekeluarga sangat terbantu,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Komandan Koramil 410-02/TBS melalui laporan yang diterima menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sertu Yasir Rudin. “Inilah bentuk nyata kepedulian TNI kepada rakyat. Bukan hanya saat latihan tempur, tetapi justru dalam kejadian sehari-hari seperti musibah warga, Babinsa harus menjadi garda terdepan. Laporan ini adalah contoh berita terbaik karena menggambarkan kecepatan, ketulusan, dan sinergi lintas sektor,” tegasnya.

Kegiatan pendampingan pemakaman berlangsung dari pukul 12.30 WIB hingga selesai dalam keadaan tertib, aman, dan penuh rasa kebersamaan. Keluarga besar korban serta warga RT 19 mengucapkan terima kasih kepada aparat TNI yang hadir di tengah kesedihan mereka.

Jembatan Gantung Perintis Garuda Permudah Petani

BATANG -(deklarasinews.com)- Kehadiran jembatan gantung perintis garuda di Desa Tambahrejo Kabupaten Batang sangat bermanfaat bagi masyarakat dan petani setempat sebagai akses menyebrang sungai dan mengangkut barang dan hasil pertanian.

“Dengan adanya jembatan gantung, kami tidak perlu lagi menyebrang sungai mengangkut hasil pertanian,” kata  H. Dahlan (70) salah seorang petani ubi jalar warga Dukuh Proto Desa Tambahrejo Bandar, Batang. Selasa ( 5/5/26 ).

Menurut dia, selama ini untuk menuju ke kebun para petani terpaksa menyebrang sungai dengan berjalan menerjang derasnya air, karena tidak ada fasilitas jembatan gantung.

“Nantinya akses petani menuju ke kebun bisa lebih cepat menggunakan motor dan mengangkut hasil pertanian jadi sangat mudah,” ungkapnya.

Untuk Meningkatkan Kemampuan Prajurit,Kodim 0736/Batang Melaksanakan Latihan Pencak Silat Militer ‎

BATANG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka meningkatkan kemampuan bela diri dan profesionalisme prajurit, jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0736/Batang melaksanakan latihan Pencak Silat Militer (PSM) secara rutin di lapangan upacara Makodim.Selasa (5/04/26)

‎Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan satuan yang bertujuan membentuk prajurit yang tangguh, disiplin, dan memiliki keterampilan bela diri yang mumpuni. Latihan diikuti oleh beberapa personel perwakilan dri tiap tiap Koramil jajaran Kodim 0736/Batang dengan penuh semangat dan keseriusan.

‎Materi latihan meliputi teknik dasar hingga lanjutan, seperti pukulan, tendangan, tangkisan, hingga teknik pertahanan diri jarak dekat. Selain itu, para prajurit juga dilatih untuk meningkatkan kecepatan, refleks, serta ketahanan fisik dan mental.

‎‎Letda Inf Karyono sebagai pelatih menyampaikan bahwa pencak silat militer merupakan kemampuan dasar yang wajib dimiliki setiap prajurit guna menunjang tugas di lapangan. Latihan ini juga bertujuan membentuk mental pantang menyerah serta meningkatkan kepercayaan diri prajurit.

‎‎Selain aspek fisik, latihan ini juga memperkuat jiwa korsa dan kebersamaan antar anggota, sehingga tercipta soliditas yang kuat dalam pelaksanaan tugas kewilayahan”Ungkapnya

‎‎Dengan adanya latihan rutin ini, diharapkan seluruh prajurit Kodim 0736/Batang semakin siap menghadapi berbagai tantangan tugas serta mampu memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat”tutup Letda Inf Karyono

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lanal Lampung Gelar Panen Raya Padi

LAMPUNG -(deklarasinews.com)-  Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung melaksanakan Panen Raya Padi di lahan ketahanan pangan Lanal Lampung yang berlokasi di Dusun Margodadi Desa Dantar, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung, pada Selasa (05/05).

Sebelum kegiatan dimulai, dilaksanakan safety briefing terlebih dahulu untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman dan lancar, serta menjamin keselamatan seluruh personel maupun masyarakat yang terlibat di lapangan.

Kegiatan panen raya ini dilakukan di atas lahan seluas kurang lebih 50 hektar. Adapun varietas padi yang dipanen meliputi jenis Ciherang, Kongga, dan Inpari 32. Pemilihan jenis padi Ciherang, Kongga, dan Inpari 32 dilakukan karena dinilai memiliki daya tahan yang baik serta hasil bulir yang berkualitas, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani binaan dan menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Kabupaten Pesawaran dan sekitarnya.

Keberhasilan program ini tidak terlepas dari model kolaborasi dan pemberdayaan kelompok tani yang beranggotakan masyarakat sekitar. Melalui sinergi ini, Lanal Lampung berperan aktif sebagai motor penggerak ekonomi desa, memastikan masyarakat terlibat langsung dalam proses produksi hingga mendapatkan manfaat ekonomi yang nyata. Hal ini selaras dengan tujuan pemberdayaan kelompok tani untuk mengurangi kendala teknis pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui kemajuan sektor pertanian.

Komandan Lanal Lampung, Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.S., M

Tr.Opsla., CRMP. menegaskan bahwa  kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen TNI Angkatan Laut dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional. “Kami tidak hanya menyediakan lahan dan dukungan teknis, tetapi juga mengedepankan kemanunggalan TNI dengan rakyat untuk memperkuat kemandirian pangan berbasis lokal serta membantu perekonomian warga di sekitar wilayah kerja Lanal Lampung,” jelasnya.

TMMD ke-128 Purwakarta Edukasi Petani Sukajadi, Perkuat Ketahanan Pangan di Tengah Modernisasi

PURWAKARTA -(deklarasinews.com)- Komitmen menjaga ketahanan pangan terus diperkuat melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0619/Purwakarta. Selain pembangunan fisik, kegiatan nonfisik berupa edukasi dan komunikasi sosial (komsos) kepada para petani menjadi langkah strategis untuk memastikan sektor pertanian tetap bertahan di tengah arus modernisasi.

Kegiatan komsos tersebut dilaksanakan di Desa Sukajadi, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, dengan menyasar langsung para petani padi sebagai tulang punggung ketahanan pangan wilayah. Diketahui, sekitar 80 persen masyarakat Desa Sukajadi menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 0619/Purwakarta, Serka Handri Wijanarko, menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan aspek vital yang harus dijaga secara berkelanjutan.

“Ketahanan pangan tidak boleh tergerus oleh perkembangan zaman. Justru, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, bukan menggantikan atau menghilangkan lahan pertanian,” ujar Handri saat berdialog dengan para petani. Selasa (5/5/2026).

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlangsungan lahan pertanian dari ancaman alih fungsi, serta mendorong generasi muda untuk tetap peduli dan terlibat dalam sektor pertanian.

“Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi. Pertanian adalah sumber kehidupan. Kita harus memastikan sektor ini tetap menjadi kekuatan utama desa,” tambahnya.

Sementara itu, Juariah, petani asal Kampung Sukamulya, Desa Sukajadi, mengaku kehadiran Satgas TMMD memberikan motivasi dan semangat baru bagi para petani.

“Kami merasa diperhatikan dan didukung. Walaupun zaman terus berkembang, kami tetap ingin mempertahankan sawah dan hasil pertanian kami. Ini sudah menjadi bagian dari kehidupan kami sehari-hari,” ungkapnya.

Menurut Juariah, edukasi yang diberikan juga membuka wawasan petani untuk lebih adaptif terhadap perkembangan, tanpa harus meninggalkan jati diri sebagai pelaku utama sektor pangan.

Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD ke-128 Kodim 0619/Purwakarta berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan semakin meningkat. Dengan demikian, sektor pertanian tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang sebagai pilar utama kesejahteraan masyarakat desa di tengah dinamika zaman. (DR)

Personel Koramil 1311-09/Bahodopi, Sinergi Bersama Pekerja dan PT. IMIP Tanam Mangrove di Pantai Desa Lalampu

MOROWALI -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026, personel Koramil 1311-09/Bahodopi yang dipimpin oleh Pelda Aris Prayogo bersama Serikat Pekerja, PT IMIP, dan masyarakat sekitar bersinergi melaksanakan aksi penanaman mangrove di sepanjang Pantai Desa Lalampu, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Senin (04/05/2026). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh SP-SMIP sebagai bentuk kolaborasi antara unsur TNI, pekerja, perusahaan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Aksi penanaman mangrove ini bertujuan untuk melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi, memperbaiki ekosistem pantai, serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam, seperti menahan gelombang laut, menjadi habitat bagi berbagai biota, serta membantu mengurangi dampak perubahan iklim.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata bahwa peringatan May Day tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi dapat diarahkan pada hal-hal positif dan produktif yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan ini mencerminkan sinergi yang kuat antara seluruh elemen, baik TNI, pekerja, pihak perusahaan, maupun warga setempat.

Pelda Aris Prayogo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa keterlibatan TNI melalui Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam pelestarian lingkungan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang.

Selain penanaman mangrove, kegiatan ini juga diisi dengan komunikasi sosial antara aparat TNI dengan masyarakat dan para pekerja, guna mempererat hubungan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah binaan. Kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan positif lainnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan pesisir semakin meningkat, serta menjadi contoh bagi wilayah lain dalam memanfaatkan momentum Hari Buruh sebagai ajang memperkuat solidaritas sekaligus berkontribusi nyata bagi kelestarian alam.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar yang turut berpartisipasi dengan penuh antusias. Rpdm

WAR Janji Jaga Diluncurkan, Pemilik SIM di Bandar Lampung Akan Dapat Informasi Sebelum Kadaluarsa

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Satuan Lalu Lintas Polresta Bandar Lampung membuat terobosan baru untuk memudahkan masyarakat dalam memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM). Inovasi itu diberi nama WhatsApp Alert Reminder (WAR) Janji Jaga.

Lewat terobosan ini, masyarakat yang telah memiliki SIM akan mendapatkan pesan pengingat melalui WhatsApp terkait masa berlaku SIM yang akan segera habis.

Launching inovasi ini digelar di Pos Polisi Tugu Adipura, Bandar Lampung, Senin (4/5/2026) sore. Kegiatan itu dihadiri langsung Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, didampingi Wakapolresta Bandar Lampung serta jajaran Satlantas Polresta Bandar Lampung.

Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, AKP R Manggala Agung, mengatakan inovasi ini dibuat untuk membantu masyarakat agar tidak lupa memperpanjang SIM.

“Kami membuat inovasi WhatsApp Alert Reminder atau WAR Janji Jaga untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi terkait masa berlaku SIM mereka, sehingga tidak terlewat untuk melakukan perpanjangan,” kata AKP R. Manggala, Senin (4/5/2026).

Ia menjelaskan, pesan pengingat akan dikirimkan satu bulan sebelum masa berlaku SIM habis.

Di dalam pesan tersebut, polisi juga mencantumkan link aplikasi Digital Korlantas Polri bagi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan secara online tanpa harus datang langsung ke kantor Satpas.

“Pesan akan kami kirim satu bulan sebelum masa berlaku habis. Di dalam pesan itu juga ada link aplikasi Digital Korlantas, sehingga masyarakat bisa memilih melakukan perpanjangan secara online,” ujarnya.

Meski begitu, masyarakat tetap bisa datang langsung ke Satpas Polresta Bandar Lampung jika ingin melakukan perpanjangan secara manual.

Menurut Manggala, inovasi ini hadir karena masih banyak masyarakat yang sering lupa masa berlaku SIM sehingga terlambat melakukan perpanjangan.

“Kami berharap dengan adanya pengingat ini, masyarakat lebih mudah, lebih tertib, dan tidak lagi lupa memperpanjang SIM,” jelasnya.

Ia menambahkan, program WAR Janji Jaga menjadi bagian dari upaya Polresta Bandar Lampung dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih modern, cepat, dan berbasis digital.(red)