Satuan Brimob Polda Lampung Bersinergi dengan Ditpolair Cari Lima Jurnalis yang Hilang di Perairan Anak Krakatau

LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Satuan Brimob Polda Lampung bersama Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Lampung melaksanakan patroli gabungan di sepanjang garis pantai Lampung dan perairan sekitar Gunung Anak Krakatau pada Selasa (08/09/2026). Langkah cepat ini diambil merespons laporan hilang kontak terhadap lima orang jurnalis yang tengah melakukan perjalanan liputan menuju kawasan gunung api tersebut sejak Senin siang.

Operasi pencarian intensif ini dilakukan guna memastikan keselamatan dan menemukan titik terang keberadaan para jurnalis yang terdiri dari Muhammad Bagus Khoirunas, Arie Basuki, Yudis, Daus, dan Donal. Upaya ini menjadi prioritas utama Kepolisian Daerah Lampung mengingat kondisi cuaca dan perairan yang menuntut penanganan segera setelah komunikasi dengan rombongan terputus total selama lebih dari 24 jam.

Dalam pelaksanaannya, personel Satuan Brimob Polda Lampung bersama Ditpolair menyisir titik-titik krusial berdasarkan kronologi keberangkatan rombongan dari Pantai Marina Carita menggunakan KM Arupadatu. Tim gabungan berfokus pada area koordinat terakhir saat rombongan sempat mengirimkan dokumentasi foto pada Senin petang, sebelum akhirnya dinyatakan hilang kontak saat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.

Komandan Satuan Brimob Polda Lampung menyatakan bahwa seluruh personel di lapangan telah instruksikan untuk bergerak secara taktis dan maksimal dalam proses pencarian ini. “Kami berkomitmen penuh dalam operasi kemanusiaan ini dan terus bersinergi dengan satuan kewilayahan lainnya. Keselamatan rekan-rekan jurnalis yang sedang menjalankan tugas profesinya adalah prioritas kami, dan kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar proses pencarian ini segera membuahkan hasil,” tegasnya.

Pihak kepolisian juga menghimbau kepada masyarakat pesisir maupun nelayan yang melintas di sekitar perairan Selat Sunda untuk segera memberikan informasi jika menemukan tanda-tanda keberadaan para korban. Diharapkan melalui kerja keras personel Satuan Brimob Polda Lampung dan tim gabungan, kelima jurnalis beserta kru kapal dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Cegah Karhutla, Koramil 1311 – 09/ Bahodopi Gencarkan Imbauan kepada Masyarakat

MOROWALI -(deklarasinews.com)- Dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Personel Koramil 1311-09/Bahodopi terus memberikan imbauan kepada masyarakat, baik secara langsung maupun melalui pemasangan baliho imbauan di wilayah-wilayah yang dianggap rawan terjadi kebakaran.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai  upaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu terjadinya kebakaran, khususnya di lahan kosong maupun kawasan yang rawan terbakar.

Melalui imbauan tersebut, masyarakat diingatkan untuk tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran kepada aparat terkait.

Personel Koramil 1311-09/Bahodopi juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan. Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Bahodopi dapat diminimalisir.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (09/09/2026).

Rpdm

Jaga Malam demi Generasi Babinsa Enggal Bersinergi Ciptakan Zona Aman di Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Di tengah hiruk-pikuk aktivitas malam Kota Bandar Lampung, sebuah aksi nyata kolaborasi antara aparat TNI, Pemerintah Kelurahan, dan warga terlihat di Jalan Tulang Bawang Lk I, Kelurahan Enggal, Rabu (9/9) malam. Kegiatan patroli rutin pengamanan lingkungan (Siskamling) yang digagas oleh Sertu Heri Hermawan, Babinsa Kelurahan Enggal, menjadi bukti nyata kehadiran TNI dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Patroli yang berlangsung mulai pukul 20.30 WIB hingga selesai ini digelar sebagai respons cepat terhadap isu hangat yang meresahkan warga, yaitu maraknya aksi tawuran antar remaja dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah perkotaan.

“Kami tidak ingin menunggu kejadian baru bertindak. Kehadiran kita di lapangan malam ini adalah bentuk pencegahan. Kami ajak semua elemen untuk peduli dan bergerak bersama,” ujar Sertu Heri Hermawan di sela-sela kegiatan.

Dalam patroli yang berlangsung khidmat tersebut, rombongan yang dipimpin langsung oleh Lurah Enggal beserta jajaran Ketua RT (Rukun Tetangga) dan petugas Linmas menyusuri titik-titik rawan. Mereka tidak hanya berjalan kaki, tetapi juga berdialog langsung dengan warga yang ditemui, mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap orang asing maupun kendaraan mencurigakan.

Kehadiran Babinsa Sertu Heri dalam balutan seragam loreng di tengah warga malam itu bukan sekadar formalitas. Ia menjadi simbol kedekatan dan kesiapsiagaan. Lurah Enggal yang turut hadir dalam patroli tersebut menyampaikan apresiasinya atas inisiatif yang diambil oleh Koramil 410-05/TKP.

“Kami sangat terbantu. Ketika TNI turun langsung bersama kami, warga merasa lebih tenang dan percaya diri. Ini juga mempererat silaturahmi antara pemerintah kelurahan, aparat keamanan, dan masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan yang dikemas dalam suasana kekeluargaan ini sukses menciptakan dialog antara generasi muda dan aparat. Para remaja yang ditemui di jalan pun diimbau untuk tidak terlibat dalam perilaku negatif dan lebih produktif mengisi waktu malam hari dengan kegiatan yang bermanfaat.

Hingga patroli usai, situasi di seluruh wilayah Kelurahan Enggal terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aktivitas mencurigakan yang mengarah pada tindak kriminal maupun tawuran.

Komandan Koramil 410-05/TKP melalui perwira jaga menyatakan bahwa kegiatan serupa akan terus dijadwalkan secara rutin dan mobile di berbagai titik rawan lainnya. Hal ini sejalan dengan perintah pimpinan TNI untuk terus hadir dan bersinergi dengan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di tingkat paling bawah.

“Tetap semangat dan pantang menyerah!” seru Sertu Heri menutup laporan patroli malam itu, menjadi penyemangat bagi seluruh elemen yang terlibat bahwa keamanan adalah tanggung jawab kita bersama.(Red)

Danrem Gatam: Jembatan Ini Penghubung Harapan dan Masa Depan Anak-Anak

LAMTENG -(deklarasinews.com)–  Komitmen TNI untuk hadir di tengah masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VII. Ground Breaking pembangunan jembatan tersebut dipimpin Danrem 043/Garuda Hitam (Gatam) Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., terpusat di Kampung Tanjung Ratu Ilir, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “TNI Hadir untuk Rakyat” itu diikuti jajaran Korem 043/Gatam, para Dandim, serta pejabat pemerintah daerah melalui video conference (Vicon) dari wilayah masing-masing.

Di lokasi terpusat, hadir Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr.(Han.), Kasilog Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Agung Budhi Purnomo, Kasiter Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf. M. Sofrianes Salam, S.Ag., M.Han., Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.E., M.Sos., Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., Dandenpom II/3 Letkol Cpm Anjan Pama, S.H., serta unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, dan masyarakat Kampung Tanjung Ratu Ilir.

Ground Breaking ini merupakan bagian dari pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VII yang mencakup 23 titik di wilayah Provinsi Lampung, dengan pengecualian Kabupaten Lampung Utara dan Tulang Bawang Barat. Sebelumnya, pembangunan Tahap I hingga Tahap VI telah mencapai 70 titik jembatan.

Adapun jembatan yang dibangun di Kampung Tanjung Ratu Ilir merupakan jenis jembatan gantung dengan panjang 65 meter dan lebar 2,5 meter. Pembangunannya ditargetkan rampung dalam waktu 60 hari.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menyampaikan apresiasi kepada Kodam XXI/Radin Inten, Korem 043/Gatam, Kodim 0411/KM, serta seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan jembatan tersebut.

Menurutnya, pembangunan jembatan menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membuka akses serta memperlancar mobilitas warga. Keberadaan jembatan juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan sosial, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.

Sementara itu, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menegaskan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari ikhtiar TNI bersama pemerintah dan masyarakat untuk menghadirkan akses yang lebih baik bagi masyarakat Lampung.

“Jembatan bukan sekadar konstruksi, tetapi menjadi penghubung harapan dan impian masyarakat, terutama anak-anak,” ujar Danrem.

Danrem juga menekankan pentingnya sinergi seluruh komponen dalam mengawal pembangunan, termasuk pemerintah daerah, Polri, anggota DPRD, dan masyarakat. Pengawasan serta pemeliharaan jembatan, kata dia, perlu dilakukan secara bersama-sama agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Ground Breaking yang terpusat di Kampung Tanjung Ratu Ilir dan diikuti jajaran melalui Vicon tersebut menjadi wujud nyata komitmen TNI untuk terus hadir di tengah masyarakat. Pembangunan jembatan diharapkan mampu membuka akses, memperkuat konektivitas, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

TNI Hadir untuk Rakyat, Mengabdi dan Membangun Negeri.(Red)

Pesan Sang Jenderal untuk 1.196 Mahasiswa Baru Universitas Malahayati

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Sebanyak 1.196 mahasiswa baru Universitas Malahayati mendapat pembekalan Wawasan Kebangsaan dari Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han), dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Graha Bintang (GB) Universitas Malahayati tersebut diikuti mahasiswa dari 5 fakultas dan 15 program studi dengan mengusung tema “Menjadi Mahasiswa Berprestasi, Unggul, Beretika dan Religius.”

Dalam materinya, Pangdam menekankan bahwa memasuki perguruan tinggi bukan hanya tentang meraih gelar akademik, tetapi juga kesempatan untuk membentuk karakter, memperluas wawasan, dan meneguhkan jati diri sebagai generasi penerus bangsa.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, mahasiswa didorong untuk mampu berpikir kritis dan bijak tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan. Persatuan, toleransi, etika, disiplin, cinta tanah air, serta semangat berkontribusi di tengah masyarakat menjadi fondasi penting bagi generasi muda.

Pembekalan ini diberikan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa menghadapi kehidupan kampus sekaligus membangun generasi yang unggul secara intelektual dan kuat secara karakter.

Melalui PKKMB, 1.196 mahasiswa baru Universitas Malahayati diharapkan menjadikan masa kuliah sebagai momentum untuk mengembangkan potensi, meraih prestasi, membangun jejaring, serta tumbuh menjadi generasi muda yang berintegritas dan bertanggung jawab bagi bangsa dan negara.(Red)

Hijaukan Lingkungan, Kodim 0506 Tgr Tanam 300 Pohon di Pamulang Timur

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 0506/Tangerang melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Kawasan Gerbang Emas, Jalan Pinan Jaya Raya, Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (9/9/2026).

‎‎Kegiatan ini merupakan bagian dari program penghijauan yang menargetkan total 1.000 pohon akan ditanam di seluruh wilayah teritorial Kodim 0506/Tangerang.

‎‎Di wilayah Koramil 08/Pamulang, sebanyak 300 pohon ditanam secara bersama-sama. Kegiatan ini berlangsung secara kolaboratif, dengan melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah kelurahan, masyarakat, mitra kerja, gerakan Pramuka, serta berbagai organisasi kemasyarakatan setempat.

‎‎Dalam sambutan Dandim 0506/Tangerang yang disampaikan oleh Kasdim Letkol Inf Yuki Amanan, ditekankan bahwa kegiatan penghijauan ini tidak boleh berhenti sekadar pada seremoni semata.

‎‎“Jangan hanya pada saat seremonial saja, tapi seterusnya,” tegas Letkol Inf Yuki Amanan.

‎‎Penanaman pohon ini dinilai sebagai salah satu upaya nyata dalam menjaga keseimbangan alam sekaligus mengurangi risiko bencana alam, khususnya banjir.

‎‎Lebih dari itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk menjaga keberlangsungan ekosistem dan kelestarian lingkungan di wilayah binaan.

‎‎Usai kegiatan, Letkol Inf Yuki Amanan dalam wawancaranya menyampaikan bahwa penanaman 300 pohon ini merupakan wujud kerja sama seluruh elemen masyarakat.

‎‎“Pada hari ini kita melaksanakan kegiatan penanaman pohon bersama seluruh elemen masyarakat dalam rangka hari ulang tahun TNI yang ke-81,” ujarnya.

‎‎Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan serupa direncanakan akan terus dilaksanakan di wilayah Tangerang Selatan maupun Kota Tangerang, yang merupakan cakupan wilayah teritorial Kodim 0506/Tangerang.

‎‎Selain penanaman pohon, rangkaian kegiatan teritorial dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI juga mencakup pengelolaan sampah, serta perbaikan rumah tidak layak huni dan fasilitas sekolah.

‎‎Kodim 0506/Tangerang berharap, kegiatan penghijauan ini dapat terus berlanjut dengan melibatkan semakin banyak komponen masyarakat demi terciptanya lingkungan yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan.

‎Perwakilan CSR PT Kahaptek, Zainuddin, mengatakan pihaknya siap mendukung pengadaan pohon untuk kegiatan penghijauan bersama berbagai elemen.Ia berharap gerakan tersebut dapat berlanjut dan tidak hanya dilakukan dalam momentum peringatan HUT TNI.

‎“Kita dukung penuh untuk pengadaan pohon dalam rangka menghijaukan bumi kita,” ujarnya.

‎Sekretaris Kelurahan Pamulang Timur, Enny, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang dinilai mendukung upaya pelestarian lingkungan di wilayah tersebut

‎”Ini kami turut bangga untuk pelestarian lingkungan, menanam pohon,” ujar Enny dalam wawancara setelah kegiatan.

‎Menurutnya, kerja sama lintas unsur dalam kegiatan lingkungan perlu terus ditingkatkan.

‎Hadir dalam giat itu, Letkol Inf Yuki Amanan Kasdim 0506/Tgr, Mayor Arh Arif Widodo Danramil 08/Pamulang, Mayor Inf Indrat Miyarto Pasi Ter Dim 0506/Tgr, H Mamat Camat Pamulang, Kapten Arh Agus Susilo Kaur Bakti Dim 0506/Tgr, Ipda D. Rahmat Polsek Pamulang, Mulyadi Lurah Pamulang Barat, Ibu Eni Sekel Pamulang Timur, Zaenudin CSR PT Kahaptek, Micko Ketua Komunikasi Gerak Emas.

Kombes Pol Eko Bagus Riyadi Resmi Jabat Kapolresta Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kepemimpinan di Polresta Bandar Lampung kembali berganti. Kombes Pol Eko Bagus Riyadi resmi mengemban amanah sebagai Kapolresta Bandar Lampung menggantikan Kombes Pol Herbin Sianipar.

Serah terima jabatan (sertijab) berlangsung di Mapolda Lampung pada Rabu (9/9/2026) dan dipimpin langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf.

Kasi Humas Polresta Bandar Lampung AKP Agustina Nilawati mengatakan, pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier di lingkungan Polri.

“Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi serta upaya penyegaran untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” kata Agustina, Rabu (9/9/2026).

Dalam rotasi tersebut, Kombes Pol Herbin Sianipar mendapat penugasan baru sebagai Kapolresta Tangerang Kota.

Sementara Kombes Pol Eko Bagus Riyadi dipercaya memimpin Polresta Bandar Lampung. Kehadiran pimpinan baru diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Bandar Lampung.

Agustina mengatakan, pergantian pimpinan tidak mengubah komitmen Polresta Bandar Lampung dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

“Polresta Bandar Lampung akan terus menjaga soliditas internal dan memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Dengan kepemimpinan baru, Polresta Bandar Lampung akan terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat langkah-langkah pencegahan dan penanganan berbagai gangguan kamtibmas di wilayah Kota Bandar Lampung.

 

Lanal Lampung Bersama Forkopimda Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau Menggunakan KRI Lepu-861

LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau menggunakan KRI Lepu-861, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah pemantauan dan kewaspadaan terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau, sekaligus memastikan kondisi perairan di sekitar kawasan tetap aman dan terkendali.

Dalam pelaksanaan pemantauan, unsur Lanal Lampung bersama unsur Forkopimda ( Dalam pelaksanaan pemantauan, unsur Lanal Lampung bersama unsur Forkopimda (Badan Kesbangpol Provinsi Lampung, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, BPBD Provinsi Lampung, Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Basarnas Provinsi Lampung, Kabid Kesbangpol, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, dan Lembaga Penjamin Mutu ITERA) melakukan observasi secara langsung terhadap kondisi Gunung Anak Krakatau dari wilayah perairan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menghadapi potensi dampak erupsi, khususnya terhadap keselamatan masyarakat dan aktivitas pelayaran di perairan sekitar Selat Sunda.

Komandan Lanal Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.S., M.Tr.Opsla., CRMP. menegaskan bahwa TNI Angkatan Laut bersama Forkopimda akan terus meningkatkan kesiapsiagaan, pemantauan, serta koordinasi dengan instansi terkait guna mendukung aspek keamanan dan keselamatan masyarakat maupun pengguna jasa pelayaran memberikan rasa aman bagi masyarakat dan pengguna perairan di wilayah Lampung dan sekitarnya.

Babinsa Sabah Balau Bersama K3 dan Warga Padamkan Titik Api Kebakaran Di Lahan ITERA

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Respons cepat ditunjukkan Peltu E. Yurizal, Babinsa Sabah Balau Koramil 421-09/Tanjung Bintang Kodim 0421/Lamsel, dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di gwilayah Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

‎Kegiatan penanganan dilakukan pada hari Selasa, 8 September 2026 pukul 16.30 WIB, menyusul laporan adanya 1 titik api/fire spot di area Institut Teknologi Sumatera, Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang.

‎Setibanya di lokasi, Babinsa bersama Tim Security dan K3 ITERA bersama warga langsung melakukan pengecekan titik hotspot dan pemadaman. Lahan yang terbakar diketahui milik ITERA dengan luas sekitar 1 hektare. belum tau pasti Penyebab kebakaran yang terjadi.

‎“Dengan kekuatan 1 personel TNI dan 21 personel Tim Security serta K3 ITERA, di bantu warga, api berhasil dipadamkan pada pukul 17.40 WIB. Saat ini situasi sudah aman dan dalam tahap pendinginan,” ujar Peltu E. Yurizal.

‎Selain pemadaman, kegiatan juga dirangkaikan dengan patroli antisipasi Karhutla di wilayah binaan Koramil 421-09/Tanjung Bintang. Patroli dilakukan untuk memantau potensi titik rawan dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar

‎Komandan Korem 043/Gatam melalui Dandim 0421/Lamsel mengapresiasi kesigapan Babinsa di lapangan. Sinergi antara TNI, pengelola lahan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah meluasnya Karhutla di musim kemarau.

Danramil 421-09/Tjb mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan asap atau titik api di wilayahnya, guna mendapatkan  penanganan cepat dapat dilakukan.”Ungkap Kapten Inf Tarekat ”

 

Door to door , Polisi Bangun Benteng Dini Cegah Karhutla di Pagar Alam

PAGAR ALAM -(deklarasinews.com)- Bhabinkamtibmas Kelurahan Bangun Rejo menyambangi warga untuk memperkuat Kamtibmas sekaligus membangun kesadaran bersama mencegah kebakaran hutan dan lahan sejak dini.

Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Pagar Alam tidak hanya dilakukan ketika api sudah muncul. Langkah pencegahan justru dibangun dari lingkungan warga, salah satunya melalui kegiatan sambang Bhabinkamtibmas yang mendatangi rumah-rumah warga untuk memperkuat komunikasi sekaligus mengingatkan bahaya pembakaran lahan.

Pada Minggu (6/9/2026), Bhabinkamtibmas Kelurahan Bangun Rejo Polres Pagar Alam menyambangi warga di wilayah binaannya. Di tengah aktivitas masyarakat, pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi langsung antara polisi dan warga, bukan sekadar untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun kewaspadaan terhadap potensi Karhutla.

Dalam dialog tersebut, warga diajak bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Masyarakat juga diminta tidak bersikap pasif ketika menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu Kamtibmas.

Bhabinkamtibmas mengingatkan warga agar segera berkomunikasi dengan kepolisian apabila menemukan permasalahan maupun potensi gangguan keamanan. Pola komunikasi semacam ini dinilai penting karena masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan kondisi lingkungan sehari-hari.

Pesan yang sama juga diarahkan pada ancaman Karhutla. Bhabinkamtibmas menyosialisasikan Maklumat tentang Pencegahan Karhutla sekaligus mengingatkan warga agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Larangan tersebut bukan sekadar imbauan administratif. Pembakaran lahan yang tidak terkendali dapat berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas dan berdampak terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat.

Karena itu, masyarakat juga diminta menjadi mata dan telinga di lingkungannya masing-masing. Jika melihat titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, warga diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.

Kapolres Pagar Alam AKBP Adam Purbantoro, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pencegahan Karhutla tidak dapat hanya mengandalkan kepolisian. Kesadaran dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun sistem pencegahan sejak tingkat lingkungan.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas dan memiliki kepedulian terhadap pencegahan Karhutla. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Adam.

Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat menjadi salah satu cara memperkuat hubungan sekaligus membuka jalur komunikasi yang lebih cepat. Ketika persoalan keamanan maupun potensi Karhutla diketahui sejak awal, langkah pencegahan dapat dilakukan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Pendekatan dari rumah ke rumah tersebut juga memperlihatkan bahwa menjaga Kamtibmas bukan hanya persoalan patroli dan penindakan. Ada pekerjaan yang lebih awal dan tidak kalah penting, yakni membangun kesadaran warga agar ikut menjaga lingkungannya.

Di Kelurahan Bangun Rejo, pesan itu disampaikan secara langsung: keamanan lingkungan dan pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Polisi hadir untuk mengingatkan, sementara masyarakat menjadi bagian penting dalam mendeteksi dan mencegah potensi gangguan sejak dini.

Selama kegiatan sambang berlangsung, situasi di wilayah Kelurahan Bangun Rejo terpantau aman, kondusif dan terkendali. (*)