Polres Ogan Ilir Satukan Langkah TNI dan Pemda Cegah Narkoba, Judol, hingga Konflik Sosial

OGAN ILIR -(deklarasinews.com)- Polres Ogan Ilir menggelar Focus Group Discussion (FGD) Tiga Pilar Kamtibmas sebagai upaya memperkuat sinergi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung program pembangunan nasional. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., di Aula Tathya Dharaka Polres Ogan Ilir, Selasa (28/7/2026).

FGD diikuti oleh Pejabat Utama Polres Ogan Ilir, para Danramil, Camat, Kepala Desa, Lurah, serta jajaran Bhabinkamtibmas dan Babinsa se-Kabupaten Ogan Ilir. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan langkah dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolres Ogan Ilir menekankan pentingnya deteksi dini dan respons cepat terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Menurutnya, kolaborasi Tiga Pilar merupakan kunci dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif sekaligus mendukung kelancaran pembangunan di daerah.

Adapun isu yang menjadi fokus pembahasan meliputi pencegahan penyalahgunaan narkoba, pemberantasan judi online (judol), penanganan pinjaman online ilegal (pinjol), antisipasi konflik sosial, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam.

“Tiga Pilar adalah fondasi utama keamanan di tingkat tapak. Melalui komunikasi yang aktif dan langkah preventif bersama, kita dapat mendeteksi setiap potensi gangguan sejak dini serta menjaga kondusivitas wilayah Ogan Ilir,” ujar AKBP Rizka Aprianti.

Melalui sinergi yang kuat antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah, berbagai persoalan yang muncul di tingkat desa maupun kelurahan diharapkan dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Kehadiran Tiga Pilar juga menjadi ujung tombak dalam membangun partisipasi masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan salah satu strategi utama Polda Sumsel dalam menjaga stabilitas keamanan daerah sekaligus mendukung berbagai program prioritas pemerintah.

“Sinergi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah merupakan kekuatan utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui FGD Tiga Pilar ini, kami berharap koordinasi di lapangan semakin solid sehingga setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

Melalui pelaksanaan FGD Tiga Pilar ini, Polres Ogan Ilir menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan wilayah. Sinergi yang solid antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, serta mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Ogan Ilir. (Rls/Ags)

Asa Baru Di Atas Lahan Bapak Syahrul: Dansatagas TMMD Kodim 0410/KBL Tinjau Bedah Rumah Di Pinang Jaya

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Senyum haru tak mampu disembunyikan dari wajah Bapak Syahrul, warga Jalan Nangka 1, RT 03 LK II, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling. Hunian yang dulunya kurang layak kini mulai bersolek dan berdiri kokoh berkat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam gelaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 TA 2026 yang digelar Kodim 0410/KBL.

Komandan Satuan Tugas (Dansatagas) TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, merespons cepat kebutuhan masyarakat setempat dengan menerjunkan jajaran Babinsa untuk mempercepat proses pembangunan. Memasuki agenda kegiatan pada Rabu, 29 Juli 2026, pengerjaan yang merekap hasil kerja keras sejak Selasa (28/7) ini sudah menunjukkan progres yang sangat signifikan.

Di lapangan, sinergi bahu-membahu antara prajurit TNI dan masyarakat lokal terlihat sangat kental. Fokus pengerjaan fisik pada rumah Bapak Syahrul saat ini telah memasuki tahap-tampah krusial, meliputi:

Pemasangan Rangka Atap Pengokohan struktur bagian atas bangunan agar tahan terhadap cuaca ekstrem, Pemelasteran Dinding Dalam Perapihan dan pengerjaan interior untuk kenyamanan penghuni rumah, Pemelasteran Dinding Luar: Pelapisan dinding luar guna memastikan ketahanan dan estetika bangunan.

“Program RTLH ini bukan sekadar membangun tembok dan memasang atap, melainkan menghadirkan kembali martabat dan rasa aman bagi warga kami. Kami menargetkan pengerjaan presisi dan selesai tepat waktu agar keluarga Bapak Syahrul segera menempatinya dengan nyaman,” tegas Kolonel Arm Roni Hermawan saat meninjau lokasi.

Sinergi TNI-Polri, Kapolsek dan Danramil Bukit Kemuning Cek Langsung Kesiapan 74 Calon Paskibraka

BUKIT KEMUNING -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memantapkan kesiapan jelang Upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Kemuning bersama Koramil Bukit Kemuning meninjau langsung latihan dan kesiapan Anggota Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kecamatan Bukit Kemuning. Kegiatan peninjauan tersebut berlangsung di Lapangan Desa Sukamenanti, Kecamatan Bukit Kemuning.selasa 28 Juli 2026

Hadir di lokasi kegiatan, Kapolsek Bukit Kemuning AKP Riki Nopariansyah, S.H., M.H., didampingi para personel Polsek yaitu AIPTU Soim Hailani, S.H., IPDA Suprianto, dan AIPTU Kustiyanto.

Danramil Bukit Kemuning Kapten CKU Gery Heriadi diwakili oleh SERKA Edi Susanto, bersama jajaran personel Koramil yaitu SERTU Jon Aprianto, SERTU Aan Suprianto, SERDA Ras Budiono, SERDA Deni Nurojim, dan KOPTU Agus Setiawan.

Tercatat sebanyak 74 orang calon Paskibraka yang merupakan siswa-siswi pilihan dari wilayah Kecamatan Bukit Kemuning tampak antusias dan bersemangat mengikuti setiap tahapan pengarahan serta latihan PBB (Peraturan Baris Berbaris) yang diberikan oleh jajaran pelatih TNI-Polri.

Kapolsek Bukit Kemuning, AKP Riki Nopariansyah, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran TNI dan Polri di tengah-tengah para calon Paskibraka ini bertujuan untuk memberikan motivasi, memastikan kedisiplinan, serta mengawal fisik dan mental para anggota Paskibraka agar siap menjalankan tugas mulia pada puncak peringatan HUT RI mendatang.

“Kami ingin memastikan seluruh calon Paskibraka menjaga kesehatan, kedisiplinan, serta kekompakan selama menjalani proses latihan. Tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih adalah kehormatan yang besar, sehingga dibutuhkan mental dan fisik yang prima,” ujar AKP Riki Nopariansyah.

Hal senada disampaikan oleh SERKA Edi Susanto mewakili Danramil Bukit Kemuning. Pihaknya menegaskan komitmen TNI-Polri dalam mendampingi dan membentuk karakter generasi muda agar dapat melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab dan rasa nasionalisme yang tinggi.

Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan dan latihan bersama calon Paskibraka Kecamatan Bukit Kemuning berjalan dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.zainal

 

Cek Pusat Kendali Operasional: Danstgas TMMD 129 Bojonegoro Pastikan Data Progres Presisi

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Guna memastikan seluruh program fisik maupun nonfisik berjalan presisi dan sesuai target, Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, meninjau langsung Pos Komando (Posko) TMMD di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Senin (27/7/2026).

Pengecekan ini berfokus pada validasi tabulasi capaian progres serta sinkronisasi data administrasi dengan realita pengerjaan di lapangan.

Dalam kunjungannya, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto memeriksa secara rinci data papan informasi, peta wilayah, hingga lembar kendali progres harian yang ada di Posko.

Langkah ini penting dalam rangka menjamin transparansi, akurasi pelaporan, serta efektivitas pengerjaan seluruh proyek TMMD ke-129 di Desa Kesongo.

Posko TMMD tersebut bukan sekadar tempat mencatat administrasi, melainkan jantung operasional dan pusat kendali utama seluruh rangkaian kegiatan.

Di tempat inilah seluruh dinamika pengerjaan program TMMD mulai dari pembangunan fisik, program nonfisik, hingga monitoring harian dikendalikan.

“Posko ini adalah pusat kendali kegiatan TMMD. Dari sini kita dapat memantau perkembangan setiap sasaran, baik fisik maupun nonfisik, sekaligus memastikan administrasi dan laporan yang dibuat benar-benar sesuai dengan kondisi nyata di lapangan,” ujar Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Ia menambahkan bahwa kedisiplinan dalam pembaharuan data progres merupakan kunci utama untuk mendeteksi potensi kendala sejak dini.

“Dengan pemantauan berkala dan data yang akurat, setiap hambatan di lapangan dapat segera teridentifikasi sehingga kita bisa langsung merumuskan solusi secara bersama-sama,” imbuhnya.

Tak hanya berfokus pada berkas dan peta taktis, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto juga menyempatkan diri berdialog dan memberikan suntikan semangat kepada personel Satgas yang bertugas di Posko. Ia menekankan agar jajaran TNI tetap menjaga soliditas, disiplin, serta profesionalisme dalam bertugas.

“Saya berharap seluruh personel tetap menjaga semangat dan kekompakan. Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan profesionalisme tinggi. Pastikan setiap karya yang kita bangun benar-benar membawa dampak nyata dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Dansatgas.

Melalui pengawasan ketat dan koordinasi yang berkelanjutan, pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Kesongo ini optimistis dapat rampung tepat waktu, berkualitas tinggi, serta semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Atasi Ancaman Kekeringan, Dansatgas TMMD 129 Bojonegoro Cek Langsung Progres Pembangunan Sumur Bor Dusun Bekatul

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)-  Ancaman krisis air bersih dan penurunan produktivitas pertanian saat musim kemarau di wilayah pedesaan Bojonegoro terus ditekan melalui program kemanunggalan TNI dan rakyat.

Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, meninjau langsung pembangunan sumur bor dan jaringan perpipaan di Dusun Bekatul, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Senin (27/07/2026).

Pembangunan infrastruktur air bersih ini merupakan salah satu program prioritas fisik (Sasaran-5) TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026. Kehadirannya diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan konsumsi air bersih harian warga sekaligus menyokong sistem irigasi lahan pertanian di area sekitar.

Dalam peninjauan lapangan tersebut, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto turun langsung memeriksa setiap detail teknis pekerjaan pembangunan sumur bor dan jaringan perpipaan tersebut.

Mulai dari pengecekan struktur dasar bangunan, bak penampungan air, instalasi jaringan pipa distribusi yang membentang di sekitar persawahan, hingga kesiapan rumah pompa yang kini telah berdiri kokoh bercat biru cerah di tepi lahan tani warga.

Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, Pasiter Kodim 0813 Bojonegoro Kapten Inf Surahmat, Danramil 0813-08/Kedungadem Kapten Inf Suwarto, Dan SSK Satgas TMMD ke-129 Lettu Ckm Purnomo, serta para Komandan Peleton (Dan SST) Satgas TMMD.

Di sela-sela peninjauannya, Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan, peninjauan ini dilakukan guna memastikan proyek berjalan tepat waktu, tepat sasaran, serta memenuhi standar kualitas tinggi agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“Pembangunan sumur bor dan jaringan perpipaan ini adalah wujud nyata kepedulian serta sinergi antara TNI dan pemerintah daerah untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat. Khususnya dalam penyediaan air bersih dan penunjang produktivitas pertanian warga Desa Kesongo,” ujarnya di lokasi kegiatan.

Ia menginstruksikan seluruh personil Satgas agar mengerjakan infrastruktur tersebut secara mendetail dan maksimal, sehingga keberadaannya memberikan dampak positif berkelanjutan bagi kesejahteraan warga setempat.

Selama ini, wilayah Dusun Bekatul Desa Kesongo kerap berhadapan dengan tantangan ketersediaan air pasokan pertanian tatkala musim kemarau tiba.

Kehadiran fasilitas sumur bor dan perpipaan TMMD ke-129 ini pun disambut antusias oleh warga serta Pemerintah Desa Kesongo.

Dengan beroperasinya jaringan air ini kelak, indeks produksi pertanian para petani di Dusun Bekatul diharapkan dapat meningkat tajam karena kepastian pasokan air yang terjaga, sekaligus membebaskan permukiman warga dari belenggu krisis air bersih.

Over Prestasi! TMMD 129 Bojonegoro Hadirkan Rest Area Terpadu: Wadah Mampir Nyaman, Sekaligus Penggerak Ekonomi Lokal

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Tidak sekadar menuntaskan target utama, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro terbukti bertindak over prestasi.

Di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, para prajurit TNI bersinergi dengan masyarakat untuk menyulap kawasan pelintas jalan menjadi pusat persinggahan ekonomi baru berbentuk Rest Area Terpadu.

Saat ini, pekerjaan sasaran fisik utama TMMD ke-129 seperti pembangunan jalan cor beton, rehab rumah dan sekolah, pembuatan drainase, sumur bor, hingga normalisasi sungai terus digenjot pesat.

Namun, kehadiran proyek over prestasi di Jalur Lintas Sembung-Sukorame (Kabupaten Lamongan) ini mencuri perhatian, karena membawa angin segar bagi konektivitas dan perekonomian lokal.

Kawasan Rest Area Terpadu ini dirancang ramah pengunjung dan fleksibel untuk memenuhi kebutuhan para pengguna jalan maupun wisatawan yang melintas.

Satgas TMMD ke-129 tengah fokus merampungkan tahap awal pengerjaan, salah satunya adalah pembangunan musholla.

“Nantinya, Rest Area Terpadu Desa Kesongo ini akan dilengkapi dengan Musholla yang nyaman dan asri untuk sarana ibadah pengguna jalan, Fasilitas MCK modern dan bersih, Area parkir yang luas dan aman, serta Lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ditata rapi dan higienis,” ungkap Kepala Desa Kesongo, Kusnadi.

Dengan sentuhan gotong royong ini, tempat yang semula sekadar menjadi jalur melintas akan disulap menjadi titik rehat terpadu yang representatif.

Bagi masyarakat lokal, keberadaan rest area ini bukan sekadar peneduh di kala lelah berendara, melainkan peluang emas untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Saat meninjau kawasan ini, Senin (27/7/2026), Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan, keberadaan lapak UMKM di kawasan ini disiapkan khusus untuk memberdayakan potensi lokal Desa Kesongo.

“Harapannya, keberadaan lapak UMKM di kawasan Rest Area Terpadu ini nantinya para pelaku usaha lokal dapat memasarkan produk kuliner, oleh-oleh khas daerah, hingga kerajinan tangan langsung kepada wisatawan dan pengguna jalan yang singgah,” ujar Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan Rest Area Terpadu ini merupakan bentuk realisasi over prestasi yang berhasil dicapai berkat kemitraan dan kemanunggalan yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan seluruh warga Desa Kesongo.

“Kami juga ingin kehadiran fasilitas umum ini nantinya tidak hanya memberi rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan, tetapi juga membawa dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar,” pungkas Letkol Inf Dedy.

Pelaksanaan TMMD ke-129 Tahun 2026 di Desa Kesongo ini berlangsung selama 30 hari, terhitung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Program terpadu dan lintas sektoral ini mengusung tema besar: “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”.

Pembangunan kawasan Rest Area Terpadu Desa Kesongo ini menjadi bukti nyata bahwa TMMD tidak hanya membangun fisik infrastruktur, melainkan juga membangun harapan dan masa depan ekonomi masyarakat desa.

Tinjau Posko TMMD 129 Bojonegoro di Kesongo, Dansatgas Bakar Semangat Personel

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, melakukan kunjungan langsung ke Pusat Kendali Operasional (Posko) TMMD di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan seluruh lini perencanaan dan administrasi program berjalan secara optimal, Senin (27/7/2026).

Tak sekadar memeriksa tumpukan berkas dan meneliti peta taktis, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto juga menyempatkan diri berdialog serta memberikan suntikan motivasi kepada para personel Satgas yang sedang bertugas di Posko.

Dalam pengarahannya, ia menekankan pentingnya menjaga soliditas, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan setiap tugas dilapangan maupun di Posko.

“Saya berharap seluruh personel tetap menjaga semangat dan kekompakan. Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan profesionalisme tinggi. Pastikan setiap karya yang kita bangun benar-benar membawa dampak nyata dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Dalam peninjauan tersebut, Dansatgas juga berkoordinasi dengan aparat pemerintah desa setempat untuk menyelaraskan target-target pembangunan fisik maupun non-fisik.

Kehadiran aparat desa di posko menegaskan kolaborasi erat antara TNI, pemerintah daerah, dan warga sekitar.

Melalui pengawasan ketat dan koordinasi yang berkelanjutan, pelaksanaan program TMMD ke-129 di Desa Kesongo ini optimistis dapat rampung tepat waktu dengan kualitas terbaik.

Langkah ini diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Tanpa Kendala: Dansatgas TMMD 129 Bojonegoro Cek Langsung Proyek Fisik di Desa Kesongo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Tidak sekadar menerima laporan di balik meja, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, turun langsung menyisir Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem.

Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh pengerjaan proyek infrastruktur TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan bebas kendala teknis.

Satu per satu proyek fisik yang dikerjakan oleh prajurit TNI bersama warga tak luput dari pemeriksaannya.

Peninjauan ketat pada Senin (27/7/2026) ini bertujuan memastikan hasil pembangunan benar-benar kokoh dan siap mendongkrak kesejahteraan serta roda perekonomian warga setempat.

“Alhamdulillah, dari seluruh sasaran yang kita cek, semua berjalan sesuai progress dan tidak ada kendala. Kunci kelancaran ini adalah sinergitas yang luar biasa antara personel Satgas TNI dan masyarakat,” ungkap Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto di sela-sela peninjauannya.

Program TMMD ke-129 tahun anggaran 2026 ini membawa angin segar bagi infrastruktur Desa Kesongo, melalui serangkaian pembangunan vital seperti Jalan Cor Beton 550 meter di Dusun Kedungpandan (lebar 3 meter), jalan ini menghubungkan Desa Kesongo ke jalan poros utama.

Akses ini kini menjadi urat nadi baru untuk mobilitas warga, efisiensi angkut hasil panen petani, hingga jalur aman anak-anak menuju sekolah.

Drainase Pemukiman 330 meter di Dusun Krebet, sistem drainase anyar ini dirancang untuk memastikan aliran air lancar sekaligus membebaskan lingkungan warga dari potensi ancaman banjir saat musim hujan tiba.

Sumur Bor dan Perpipaan, fasilitas air bersih di Dusun Bekatul ini siap mengalirkan air ke sekitar 45 Kepala Keluarga (250 jiwa), menyelesaikan persoalan kebutuhan dasar warga.

Jembatan Penyeberangan, mempermudah mobilitas antardusun serta membuka akses lebih cepat menuju lahan-lahan pertanian warga.

Rehabilitasi SDN Kesongo 1, perbaikan 4 ruang kelas guna menciptakan ruang belajar yang layak, aman, dan nyaman bagi anak-anak desa.

Rest Area Terpadu (MCK & Musholla), fasilitas publik ini tak hanya menyediakan sarana istirahat dan ibadah yang nyaman, tetapi juga diproyeksikan menjadi pendorong potensi UMKM lokal di sekitarnya.

Kehadiran Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro tak sekadar membangun semen dan beton, tetapi juga membakar kembali semangat gotong royong yang menjadi ciri khas warga desa.

Dansatgas TMMD mengapresiasi tinggi keterlibatan aktif Pemerintah Desa, dan warga yang tak lelah bergotong royong bersama prajurit.

“Tanpa dukungan serta kerja sama warga Desa Kesongo, kegiatan ini tidak akan berjalan maksimal,” tambah Letkol Inf Dedy.

Ia juga berpesan kepada seluruh personel Satgas TMMD untuk selalu mengutamakan faktor keamanan kerja, menjaga kesehatan, serta terus menjaga nama baik institusi TNI selama berbaur dengan warga.

Melalui sentuhan pembangunan fisik maupun non-fisik ini, wajah Desa Kesongo kini kian bersolek. Fasilitas yang terbangun diharapkan dapat dirawat bersama agar manfaatnya terus mengalir dalam jangka panjang.

“Harapan kita bersama, seluruh fasilitas yang dibangun mulai dari jalan, jembatan, sumur bor, drainase, hingga rest area nantinya betul-betul memberikan dampak nyata. Bukan hanya memperlancar mobilitas dan akses pendidikan, tetapi juga memfasilitasi pertumbuhan UMKM serta meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Desa Kesongo,” pungkas Letkol Dedy.

Rajut Tali Kedekatan: Satgas TMMD 129 Bojonegoro Siap Tanding Voli Antar Dusun se-Desa Kesongo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Tidak hanya lihai memegang sekop dan mengeringkan peluh demi pembangunan fisik desa, prajurit TNI juga siap mengukir kebersamaan di atas lapangan olahraga.

Suasana penuh keakraban dan kedisiplinan menyelimuti halaman depan Balai Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, sebelum peluit pertama Turnamen Bola Voli Antar Dusun se-Desa Kesongo ditiup.

Seluruh personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro berbaris rapi menerima pengarahan langsung dari pimpinan lapangan.

Momen briefing singkat ini menjadi pengingat penting dalam setiap agenda termasuk ajang olahraga bahwa semangat persaudaraan, kedisiplinan, dan kehormatan Satuan tetap menjadi prioritas utama.

Pengarahan dipimpin langsung oleh Dan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, dengan didampingi Dan SST-1 SSK Satgas, Letda Inf Ady Yuniarto.

Dalam arahannya, Lettu Ckm Purnomo, menekankan agar seluruh anggota Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro menunjukkan performa terbaik sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas di lapangan.

“Turnamen ini merupakan ajang untuk mempererat silaturahmi, dan membangun kebersamaan dengan masyarakat. Saya berharap seluruh anggota Satgas TMMD tetap menjaga sikap, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengutamakan kekompakan selama pertandingan berlangsung,” ujar Lettu Ckm Purnomo dengan tegas dan penuh semangat.

Beliau juga mengingatkan bahwa sebagai prajurit TNI, setiap personel harus mampu menjadi teladan yang baik bagi warga, baik saat bertugas membangun infrastruktur maupun ketika membaur dalam kegiatan kemasyarakatan.

Senada dengan hal tersebut, Dan SST-1 SSK Satgas TMMD, Letda Inf Ady Yuniarto, mengajak para prajurit untuk menikmati pertandingan dengan gembira tanpa mengesampingkan etika dan rasa saling menghormati antar pemain.

“Kita hadir sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Desa Kesongo. Bermainlah dengan semangat, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan momentum ini untuk semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” pesan Letda Inf Ady Yuniarto.

Turnamen bola voli antar dusun ini merupakan salah satu program sasaran non-fisik dalam rangkaian TMMD ke-129 yang dipusatkan di Desa Kesongo.

Lebih dari sekadar hiburan rakyat atau ajang meraih piala, kompetisi ini dirancang untuk memupuk kembali semangat gotong royong, memperkuat persatuan, serta meleburkan sekat antara warga dan TNI.

Melalui sorak-sorai penonton dan keringat yang bercucuran di lapangan voli, ruh sejati dari TMMD kembali terpancar nyata.

TNI hadir tidak hanya untuk menyemen jalan atau memperbaiki bangunan, tetapi juga untuk menyentuh hati dan merajut tali kedekatan emosional bersama rakyat Desa Kesongo.

Momen Hangat TMMD 129 Bojonegoro: Ngopi Lesehan di Pinggir Jalan, TNI dan Warga Menyatu Tanpa Jarak

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Di bawah rindangnya pepohonan di pinggir jalan Dusun Mundu, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, tawa renyah pecah di antara debu dan sisa material bangunan.

Tak ada jarak, tak ada sekat kaku. Para prajurit TNI berseragam loreng duduk lesehan di atas tanah bersama warga setempat, menikmati jeda sejenak sembari menunggu truk pengangkut material cor beton tiba.

Pemandangan hangat ini menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Kabupaten Bojonegoro.

Bagi masyarakat Dusun Mundu, TMMD bukan sekadar proyek pengecoran jalan, melainkan ajang mempererat tali persaudaraan.

Di sela-sela rehat, secangkir kopi hitam dan obrolan santai menjadi peluntur lelah paling ampuh.

Canda tawa mengalir alami antara anggota Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, perangkat desa, hingga warga yang bahu-membahu sejak pagi.

Kepala Dusun Mundu, Hariyono, tak bisa menyembunyikan rasa terharunya saat menyaksikan keakraban yang terjalin setiap hari di wilayahnya.

“Saya merasa senang sekali bisa berbaur langsung dengan bapak-bapak TNI. Mereka selalu penuh semangat memberikan yang terbaik untuk Dusun Mundu,” ujar Hariyono dengan senyum mengembang.

Bagi Hariyono, Momen sederhana ini meninggalkan kesan mendalam yang sulit dilupakan.

“Ini pengalaman yang sangat berharga dan tidak akan pernah terlupakan. Kami bisa bercanda, berbincang, bahkan menikmati kopi bersama di sela-sela pekerjaan. Suasana seperti ini benar-benar menghangatkan hati,” tambahnya.

Hariyono menilai, esensi utama dari pembangunan desa bukan hanya diukur dari panjangnya jalan beton yang berhasil dicetak, melainkan dari seberapa erat hubungan emosional yang terbangun antarmanusia di dalamnya.

Semangat gotong royong yang menjadi ruh TMMD ke-129 ini terbukti hidup dan bernapas di Desa Kesongo.

Kehadiran prajurit tak hanya menghadirkan akses jalan yang mulus untuk roda perekonomian warga, tetapi juga meninggalkan jejak kehangatan persaudaraan yang akan terus dikenang masyarakat Dusun Mundu hingga bertahun-tahun ke depan.