Jaga Kondusivitas, Kodim 0410/KBL & Aparat Terkait Patroli Skala Besar Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Dalam upaya menciptakan situasi keamanan  yang aman dan kondusif, sinergi antara TNI dan aparat terkait kembali ditunjukkan di Kota Bandar Lampung. Tim gabungan yang terdiri dari Kodim 0410/KBL, Denpom, dan aparat terkait seluruh Bandar Lampung menggelar Apel Patroli Skala Besar, Sabtu malam (12/9/2026).

Apel yang berlangsung di Lapangan Apel Polresta Bandar Lampung, Jalan Mayjen MT Haryono, Kelurahan Gotong Royong, Kecamatan Tanjung Karang Pusat,  Kegiatan dimulai pukul 23.00 WIB dan melibatkan total 79 personel gabungan.

Adapun rincian kekuatan personel yang diterjunkan meliputi 10 orang dari Kodim 0410/KBL, 4 orang dari Denpom, dan 65 orang dari aparat terkait diwilayah Bandar Lampung. Mereka dibagi ke dalam dua tim patroli yang menyisir titik-titik rawan di seputaran Kota Bandar Lampung.

Patroli menyusuri rute strategis yang telah ditentukan. Rute patroli melintasi Jalan MT Haryono, Jalan MH Thamrin, Jalan Pangeran Diponegoro, hingga Simpang Lungsir sebagai titik kumpul pertama. Selanjutnya, tim bergerak ke Jalan Hasanudin, Jalan WR Supratman, Simpang Bioli, Jalan Laksamana Malahayati, dan Pos Kota Teluk sebagai titik kumpul kedua.

Perjalanan berlanjut ke Jalan Ikan Bawal, Jalan Ikan Tengiri, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Emir M Noer, dan PDAM sebagai titik kumpul ketiga. Kemudian, tim menyisir Jalan Raden Imba Kusuma, Gerbang Citra Land (titik kumpul), Tugu Duren, Jalan Teuku Cik Ditiro, Perputaran Holand Bakery, Jalan Imam Bonjol, Perputaran Terminal Kemiling, Jalan Kartini, Jalan Kota Raja, dan Masjid Taqwa Ramayana (titik kumpul). Patroli berakhir di Tugu Adipura melalui Jalan Radin Inten.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergritas TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Kota Bandar Lampung. Kehadiran personel gabungan di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman serta mencegah potensi gangguan diwilayah, khususnya pada jam-jam rawan aktivitas masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi. Patroli ini adalah bentuk keseriusan kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Situasi aman dan kondusif adalah prioritas utama,” ujar salah satu perwira yang terlibat dalam kegiatan.

Dengan adanya patroli skala besar ini, diharapkan wilayah Kota Bandar Lampung tetap terjaga kondusifitasnya, serta memperkuat kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing.(Red)

Merawat Identitas dan Karakter Bangsa Lewat Karya Seni Bernilai Tinggi

JAKARTA -(deklarasinews.com)– Komitmen TNI dalam menjaga dan merawat akar kebudayaan bangsa kembali ditunjukkan secara nyata. Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) menghadiri pembukaan Pameran Nasirun (1965–2026): Bersimpuh di Kaki Para Guru di Gedung A Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (12/9/2026).

Kehadiran Pangdam XXI/Radin Inten di tengah ruang seni berskala nasional ini bukan sekadar pemenuhan undangan protokol, melainkan simbol kuat sinergi pertahanan dan kebudayaan. Langkah ini mempertegas komitmen penuh TNI bahwa menjaga kedaulatan negara tidak hanya dilakukan melalui benteng fisik, tetapi juga lewat penguatan identitas nasional dan pelestarian karya seni budaya berkelas tinggi.

Bagi Kodam XXI/Radin Inten, karya seni yang sarat makna seperti mahakarya Nasirun adalah aset berharga bangsa. Seni bukan hanya kebanggaan visual, melainkan instrumen strategis yang memiliki daya rekat luar biasa untuk memperkuat karakter, jiwa kebangsaan, serta persatuan masyarakat di tengah dinamika zaman.

Pameran megah yang lahir dari kolaborasi Kementerian Kebudayaan RI, Museum dan Cagar Budaya, serta Studio Nasirun ini diresmikan langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Prof. (Hon) Dr. H. Fadli Zon, M.Sc.

Perhelatan bergengsi ini juga dihadiri oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), jajaran pejabat Kementerian Kebudayaan RI, para tokoh seni budaya nasional, serta deretan tamu undangan ternama lainnya.(Red)

Babinsa Jajaran Kodim 0506/Tgr Bersama Komduk Patroli Malam

TANGERANG  -(deklarasinews.com)- Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa jajaran Kodim 0506/Tgr dari satuan Koramil 02/Batuceper  dan Koramil 09/Serut bersama Komponen Pendukung (Komduk) melaksanakan kegiatan patroli malam di wilayah binaan Kodim 0506/Tgr, Sabtu malam (12/09/2026).

Kegiatan patroli tersebut dilakukan dengan menyambangi sejumlah lokasi yang dianggap rawan serta memantau situasi dan kondisi lingkungan masyarakat.

Selain memastikan keamanan wilayah, patroli juga menjadi sarana bagi Babinsa untuk berinteraksi langsung dengan warga masyarakat.

Pasi Ops Kodim 0506/Tgr Mayor Inf Heru Susanto menyampaikan bahwa kegiatan patroli malam merupakan salah satu upaya Babinsa dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Dalam pelaksanaannya, Babinsa juga mengimbau warga agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban,” ujarnya.

“Patroli ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, ” ujarnya lagi.

Dengan dilaksanakannya patroli secara rutin, diharapkan situasi keamanan di wilayah Kodim 0506/Tgr tetap aman, kondusif, dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan nyaman.(Nan)

Polisi Bekuk Pemuda Terduga Pelaku Pembunuhan Nenek di Plaju Kurang dari Satu Jam

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Polda Sumatera Selatan melalui jajaran Polrestabes Palembang bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap perempuan lanjut usia berinisial K (66) di Jalan Kapten Robani Kadir, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju, Kota Palembang, Sabtu dini hari (12/9/2026). Polisi menangkap AS (23), yang merupakan cucu kandung korban, sekitar 50 menit setelah peristiwa tersebut dilaporkan.

Peristiwa itu terungkap setelah warga sekitar mendengar teriakan korban meminta pertolongan sekitar pukul 00.45 WIB. Saksi kemudian menghubungi ketua RT dan keluarga korban sebelum bersama-sama mendatangi rumah korban.

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, saksi bersama anggota keluarga mendapati korban tergeletak di lantai dalam kondisi bersimbah darah. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Menerima laporan, Kapolsek Plaju AKP Sutioso, S.H., M.H., M.Si. bersama Kanit Reskrim Polsek Plaju Ipda Feby Julian Pratama, S.H., M.M., beserta tim opsnal, pawas dan piket fungsi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan piket reskrim dan Unit Identifikasi Polrestabes Palembang. Korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum.

Dari informasi masyarakat, polisi memperoleh petunjuk mengenai keberadaan AS yang diduga melarikan diri setelah kejadian. Tim Unit Reskrim Polsek Plaju yang dipimpin langsung Kapolsek dan Kanit Reskrim kemudian bergerak menuju lokasi persembunyian pelaku.

Sekitar pukul 01.35 WIB, polisi berhasil menangkap AS tanpa perlawanan berarti. Petugas selanjutnya membawa AS ke Polsek Plaju untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu pisau bergagang kayu berwarna cokelat dengan ukuran kurang lebih 10 sentimeter, satu pisau bergagang warna putih-hitam dengan ukuran kurang lebih 10 sentimeter, serta satu gunting berwarna oranye.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka pada bagian hidung, luka tusuk pada tangan kiri, serta luka lebam pada bagian wajah. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian peristiwa tersebut.

Atas dugaan perbuatannya, AS dijerat Pasal 458 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pembunuhan. Proses penyidikan terus dilakukan untuk memastikan seluruh fakta dan rangkaian kejadian terungkap secara terang.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H. mengapresiasi respons cepat personel di lapangan serta peran masyarakat dalam memberikan informasi kepada kepolisian.

“Kami mengapresiasi kecepatan respons anggota di lapangan serta partisipasi aktif masyarakat sehingga pelaku dapat diamankan dalam waktu singkat, dan kami pastikan proses hukum berjalan tuntas untuk memberikan rasa keadilan,” ujar Sonny.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa kepolisian akan terus mengambil tindakan tegas terhadap setiap tindak pidana yang mengancam keselamatan masyarakat.

“Kami akan menindak tegas setiap bentuk kejahatan yang mengancam keselamatan jiwa masyarakat. Kami juga mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan bersama-sama menjaga kamtibmas,” ujar Nandang.

Pengungkapan dalam waktu singkat tersebut menunjukkan respons cepat jajaran kepolisian dalam menangani tindak pidana serta memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kepolisian juga mengajak warga segera melaporkan setiap kejadian atau informasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. (Rls/Ags).

Polisi Identifikasi Korban Laka Tunggal di Depan Ramayana Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Polisi mengidentifikasi pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Raden Intan, tepat di depan Mall Ramayana, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung, Lampung.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Korban sempat dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis setelah mengalami luka berat, sebelum akhirnya meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, korban dalam kecelakaan tersebut merupakan pengendara sepeda motor Yamaha Xeon warna putih dengan nomor polisi BE 3712 CL. Korban diketahui bernama Fachri Noer Ramadhan (25), warga Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.

“Korban sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit setelah mengalami luka berat akibat kecelakaan tersebut. Namun, korban kemudian meninggal dunia,” ujar Yuni dalam keterangannya.

Yuni menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya korban. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ucapnya.

Berdasarkan laporan Unit Laka Satlantas Polresta Bandar Lampung, kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Way Halim menuju Tanjung Karang.

Saat mendekati lokasi kejadian, korban diduga kurang konsentrasi. Sepeda motor kemudian menabrak pagar trotoar yang menjadi pembatas jalan di bagian tengah.

Alhasil, benturan tersebut menyebabkan korban mengalami sejumlah luka, antara lain luka lecet pada pergelangan tangan dan kaki, patah pada pergelangan tangan kiri, serta mengeluarkan darah dari mulut.

“Petugas yang datang ke lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban untuk mendapatkan penanganan medis,” ucapnya.

Polisi Amankan Sepeda Motor

Dalam penanganan kecelakaan tersebut, polisi juga mencari dan mencatat keterangan saksi serta menelusuri rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Satu unit sepeda motor Yamaha Xeon warna putih dengan nomor polisi BE 3712 CL turut diamankan sebagai barang bukti. Kendaraan mengalami kerusakan pada bagian bodi depan.

Polisi mencatat kerugian materiel akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp1 juta.

“Kecelakaan ini merupakan kecelakaan tunggal dan tidak melibatkan kendaraan lain,” tandas Kabid Humas.

PT. Tirta Indo Karya Diduga Gunakan Solar Subsisi, Polres Lamsel Segera Turunkan Tim

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Dugaan penggunaan solar subsidi serta material batu lama dan tanah urug yang diduga berasal dari sumber ilegal dalam pembangunan Rehabilitasi Tanggul Sungai Way Ketibung-Way Sulan, mendapat perhatian Polres Lampung Selatan.

‎Kapolres Lampung Selatan AKBP Deddy Kurniawan, SH., SIK., MM., MSi., menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan ke lokasi proyek di Desa Beringin Kencana, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan.

‎“Makasih infonya, akan kami cek kebenarannya,” ujar Deddy melalui pesan WhatsAppnya, Jumat (11/9/2026).

‎Menurutnya, pengecekan akan dilakukan dalam waktu dekat dengan menurunkan tim dari Polres Lampung Selatan. “Ya, secepatnya tim turun ke sana,” tambahnya.

‎Saat ditanya mengenai kemungkinan sanksi pidana terhadap PT Tirta Indo Karya, apabila dugaan tersebut terbukti, mantan Kapolres Lampung Utara itu, memilih belum memberikan pernyataan.

‎“Kan belum dicek, jadi belum bisa statement. Sabar yo, dicek dulu pelanggarannya ada atau tidak,” jelasnya.

‎Sebelumnya diberitakan, proyek Rehabilitasi Tanggul Sungai Way Ketibung-Way Sulan yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 senilai Rp23 miliar kembali menjadi sorotan.

‎Proyek sepanjang sekitar delapan kilometer yang tengah dikerjakan PT Tirta Indo Karya itu diduga menggunakan material batu lama dan tanah urug dari sumber yang belum diketahui legalitasnya.  Selain itu, muncul dugaan penggunaan solar subsidi untuk operasional alat berat jenis ekskavator.

‎Berdasarkan hasil investigasi di sekitar lokasi, ditemukan sejumlah panel water tank atau tangki berkapasitas sekitar 500 liter yang ditutup terpal hitam dan berada tidak jauh dari kantor PT Tirta Indo Karya.

‎Tim juga menemukan sejumlah jeriken kosong berkapasitas sekitar 35 liter di sekitar tangki. Temuan tersebut menimbulkan dugaan adanya aktivitas pemindahan atau pengangkutan solar ke lokasi operasional alat berat.

‎Namun, Kepala Divisi Humas Pusat PT Tirta Indo Karya, Tjakra Ardi Saputra, membantah dugaan penggunaan solar subsidi tersebut.

‎“Gak ada mas, itu kata siapa,” jawab Tjakra saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

‎Ia menegaskan, sejak awal pekerjaan perusahaan menggunakan solar industri yang dibeli secara legal dan dilengkapi dokumen resmi.

‎“Sejak awal kegiatan kami menggunakan solar industri yang dibeli secara legal, dan kami punya dokumen-dokumen resminya,” tambahnya.

Sementara terkait tidak dilakukannya pemasangan lapisan LC sebelum pemasangan kawat bronjong, Tjakra meminta agar persoalan tersebut dikonfirmasi kepada pihak teknis.

‎“Jangan tanya saya mas, tanyakan kepada teknisnya,” ujarnya, tanpa menjelaskan siapa tenaga teknis yang dimaksud. (Cak Ton/HB)

Tangani Kasus Curas Pematang Bango, Polres Pagar Alam Kedepankan Profesionalitas dan Transparansi

PAGAR ALAM -(deklarasinews.com)- Polres Pagar Alam terus mengembangkan penyidikan perkara dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di kawasan Jalan Pematang Bango, Kelurahan Curup Jare, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam. Penyidik Satreskrim bergerak cepat mengumpulkan keterangan, mengamankan barang bukti serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Peristiwa tersebut diketahui setelah seorang petani kopi berusia 62 tahun ditemukan di pondok kebunnya pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Menindaklanjuti laporan, Unit Pidum Satreskrim Polres Pagar Alam langsung melakukan olah TKP dan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap kejadian tersebut secara menyeluruh.

Hasil penyelidikan membuahkan perkembangan. Pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB, tim Opsnal yang dipimpin Kanit Pidum Ipda Dusman mengamankan AC (20) di wilayah Kabupaten Lahat. Dari pengembangan pemeriksaan, penyidik kemudian melakukan pengejaran terhadap pihak lain yang diduga terlibat hingga mengamankan JD (60), warga Kelurahan Selibar, pada Sabtu dini hari, 22 Agustus 2026.

Kapolres Pagar Alam AKBP Adam Purbantoro menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan dan sesuai ketentuan hukum. “Setiap tindakan kepolisian harus berdasarkan prosedur dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Kami berkomitmen memberikan kepastian hukum serta tetap menghormati hak setiap orang dalam proses hukum,” tegas AKBP Adam.

Dalam proses pemeriksaan awal terhadap JD sekitar pukul 11.00 WIB, yang bersangkutan mengeluhkan sakit pada bagian dada. Petugas kemudian segera memanggil tim kesehatan Polres Pagar Alam untuk memberikan penanganan awal. Setelah itu, JD dirujuk ke RSUD Besemah Kota Pagar Alam untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Pagar Alam AKP Angga Kurniawan menjelaskan, sekitar pukul 14.00 WIB, JD dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit. “Begitu yang bersangkutan mengeluhkan sakit, anggota langsung meminta bantuan tim kesehatan. Setelah mendapatkan penanganan awal, kami membawa yang bersangkutan ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut,” jelas AKP Angga.

Setelah JD dinyatakan meninggal dunia, kepolisian tetap menjalankan prosedur sesuai ketentuan, termasuk melakukan visum et repertum dan menawarkan otopsi kepada pihak keluarga. Namun, keluarga menyatakan keberatan terhadap pelaksanaan otopsi. Polres Pagar Alam menghormati keputusan tersebut dan memastikan penanganan perkara tetap berjalan secara profesional, transparan dan berkeadilan. Penyidik juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap seluruh rangkaian perkara serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat. (*)

Wujud Kepedulian, Satuan Brimob Polda Lampung Salurkan 12.000 Liter Air Bersih di Jati Agung

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Personel Batalyon A Pelopor, Kompi 1 Satuan Brimob Polda Lampung melaksanakan aksi kemanusiaan berupa pendistribusian 12.000 liter air bersih bagi warga yang terdampak kemarau di Dusun 2D, Desa Jati Mulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, pada Kamis, (10/09/2026). Langkah responsif ini diambil untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan akses air bersih akibat musim kering yang berkepanjangan.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari pengabdian Polri, khususnya Satuan Brimob Polda Lampung, dalam meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi krisis air. Penyaluran bantuan ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan air bersih guna keperluan konsumsi dan sanitasi warga, sekaligus sebagai wujud kehadiran negara di tengah kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat di wilayah hukum Polda Lampung.

Dalam prosesnya, personel mengerahkan armada AWC menuju titik pemukiman warga dan melakukan pembagian secara tertib serta merata. Para personel di lapangan juga aktif membantu lansia dan ibu rumah tangga mengangkut air ke kediaman masing-masing, guna memastikan bantuan dapat diterima langsung oleh pihak yang paling membutuhkan tanpa terkendala jarak.

Komandan Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Lampung menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari dedikasi personel untuk senantiasa hadir sebagai pelayan masyarakat dalam situasi apa pun.2 “Kami berupaya semaksimal mungkin memberikan solusi cepat bagi warga yang terdampak kekeringan, karena bagi kami, keselamatan dan kesejahteraan rakyat adalah prioritas utama sesuai dengan semangat Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” tegasnya.

Diharapkan bantuan air bersih ini dapat memberikan manfaat langsung dan memberikan rasa tenang bagi masyarakat Desa Jati Mulyo dalam menghadapi musim kemarau. Satuan Brimob Polda Lampung berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi lingkungan dan siap siaga memberikan bantuan serupa ke wilayah lain yang membutuhkan di masa mendatang. #BrimobUntukIndonesia #PolriPresisi #BrimobLampung.(Red)

Dandim 0410/KBL Tanamkan Jiwa Nasionalisme kepada Mahasiswa Baru Universitas Saburai

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Di tengah derasnya tantangan globalisasi dan perkembangan zaman, semangat kebangsaan menjadi fondasi krusial bagi generasi muda. Komandan Kodim (Dandim) 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., mengambil peran strategis dengan menjadi narasumber utama dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Saburai. Acara berlangsung khidmat di Gedung SCC, Kelurahan Langkapura, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung, pada Jumat (11/09/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran petinggi Universitas Saburai. Tampak hadir Ketua Pengurus Yayasan H. Ahmad Bastari, S.Sos., M.M., Pengawas Yayasan Drs. H. Ade Sukandar, M.M., serta Rektor Universitas Saburai Dr. Sodirin, S.E., M.M. Turut mendampingi, para Wakil Rektor, Dekan, Kepala Lembaga, dan jajaran dosen di lingkungan universitas tersebut.

Dalam paparannya, Kolonel Arm Roni Hermawan menegaskan bahwa nasionalisme bukan sekadar jargon atau rutinitas upacara bendera. Ia menekankan bahwa hakikat nasionalisme adalah rasa cinta, bangga, dan rasa memiliki yang mendalam terhadap bangsa dan negara.

“Nasionalisme harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Bagi mahasiswa, wujud nyata nasionalisme adalah dengan belajar sungguh-sungguh, meraih prestasi, menjaga persatuan, menaati aturan, serta memberikan kontribusi positif kepada masyarakat,” tegas Dandim di hadapan ratusan mahasiswa baru.

Materi Wawasan Kebangsaan yang disampaikan Dandim mendapat antusiasme tinggi dari peserta, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian pembekalan bagi mahasiswa baru sebelum mereka resmi menyandang status mahasiswa, termasuk prosesi penyematan jaket almamater oleh Rektor.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 09.00 WIB ini ditutup dengan sesi foto bersama. Pihak universitas menilai kehadiran Dandim 0410/KBL sangat positif dalam membentuk karakter mahasiswa baru yang memiliki wawasan kebangsaan kuat dan siap menjaga keutuhan NKRI.

 

Polsek Bahodopi Padamkan Kebakaran Lahan Di Bahomakmur

MOROWALI -(deklarasinews.com)- Kebakaran lahan kosong sekitar 2 hektar milik warga terjadi di Dusun I, Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Kamis (10/9/2026) malam

Mengetahui adanya kebakaran tersebut, Personel Polsek Bahodopi langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, S.I.K. melalui Kapolsek Bahodopi IPTU Ewaldo Tasmi, S.Tr.K. menyampaikan bahwa Setelah mendapat informasi mengenai adanya kebakaran Personel Polsek Bahodopi langsung mendatangi TKP tersebut. Ujarnya

Lanjut IPTU Ewaldo menambahkan, Kondisi cuaca yang panas dan kering diduga dapat mempercepat penyebaran api, mengingat lokasi kebakaran merupakan lahan kosong yang berada di sekitar perkebunan warga. Tambahnya

Kami juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya saat kondisi cuaca panas saat ini. Tutup Kapolsek

Pada pukul 21.20 Wita, Api telah berhasil dipadamkan dengan menggunakan 1 unit mobil pemadam milik pemda dan 5 unit mobil pemadam milik PT. IMIP. Setelah api padam, petugas masih melakukan pemantauan di sekitar area terdampak, guna memastikan tidak ada lagi titik api.

Rpdm