SERUI -(deklarasinews.com)– Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, bersama Ketua DPRK Kepulauan Yapen, Plh. Sekda, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, serta Plt. Asisten I, menggelar rapat bersama empat kepala distrik dan para kepala kampung untuk membahas percepatan pemasangan meteran listrik bagi masyarakat.
Dalam rapat tersebut, Bupati Benyamin Arisoy menegaskan bahwa kebutuhan listrik masyarakat harus segera dijawab melalui langkah nyata pemerintah. Ia meminta seluruh data kebutuhan listrik di setiap kampung dirinci secara jelas dan segera dibagikan sebagai dasar pelaksanaan sekaligus evaluasi program.
«“Saya minta dirinci dan hari ini harus dibagi, sehingga selanjutnya kita bisa evaluasi. Negara hadir untuk menjawab kesulitan masyarakat. Pemerintah ada untuk mereka, dan ini yang perlu kita pikirkan bersama,” ujar Benyamin.»
Menurut Bupati, penyediaan listrik tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan penerangan rumah tangga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kampung.
Pemerintah daerah akan mulai memasang meteran listrik pada sejumlah rumah di setiap kampung. Untuk tahap awal, ditargetkan 10 rumah di setiap kampung, kemudian program akan dilanjutkan pada tahun berikutnya sesuai dengan ketersediaan anggaran hingga semakin banyak masyarakat dapat menikmati layanan listrik.
“Kalau listrik sudah ada, maka ekonomi kita juga akan baik. Karena itu, saya minta kepala kampung menghitung setiap rumah secara betul, supaya kita memiliki data yang jelas dan program ini bisa tepat sasaran,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, Kepala Distrik Yapen Utara turut menyampaikan kondisi pelayanan listrik di wilayahnya. Dari tujuh kampung yang berada di Distrik Yapen Utara, enam kampung telah mendapatkan aliran listrik. Dua kampung di antaranya dilayani melalui PLTMH, sementara empat kampung lainnya mendapatkan pelayanan dari PLN Melani.
Dari sekitar 330 rumah yang berada di wilayah tersebut, sekitar 100 rumah telah mendapatkan instalasi sambungan rumah. Sementara itu, masih terdapat sekitar 230 rumah yang belum terlayani di empat kampung.
Data tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi pemerintah daerah dalam menentukan prioritas pemasangan meteran listrik, sehingga program dapat dilaksanakan secara bertahap dan tepat sasaran.
Bupati Benyamin Arisoy berharap koordinasi antara pemerintah daerah, distrik dan kampung dapat berjalan baik. Menurutnya, dukungan dan pendataan yang akurat dari pemerintah kampung sangat penting agar program pemerataan listrik benar-benar menjangkau masyarakat yang masih membutuhkan.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen berkomitmen melanjutkan program tersebut secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses listrik sekaligus mendorong peningkatan aktivitas dan perekonomian masyarakat di berbagai kampung di Kabupaten Kepulauan Yapen.(GM)