Bantur Nyawiji Carnival, Polisi Ingatkan Peserta Jaga Keselamatan dan Ketertiban

MALANG -(deklarasinews.com)– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Apel gabungan digelar untuk memastikan kesiapan pengamanan pelaksanaan Bantur Nyawiji Carnival di Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (28/9/2026).

Apel yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut berlangsung di lokasi finis karnaval, tepatnya di depan SMPN 1 Bantur.

Sejumlah unsur dilibatkan dalam pengamanan kegiatan, mulai dari jajaran Polsek Bantur, TNI, Forkopimcam Bantur, Pemerintah Desa Bantur, BPD, panitia, Banser, Linmas, hingga tim kesehatan dari Puskesmas Bantur.

Kesiapan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama pelaksanaan karnaval sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Sebanyak 24 peserta dijadwalkan ambil bagian dalam Bantur Nyawiji Carnival. Para peserta berasal dari lima dusun dan akan diberangkatkan secara bertahap mulai sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolsek Bantur AKP Ahmad Taufik Syafiudin, S.H., M.H., meminta seluruh petugas, panitia, pengemudi, dan peserta menjadikan keselamatan sebagai perhatian utama.

Menurut Ahmad, penggunaan kendaraan dalam kegiatan karnaval membutuhkan kewaspadaan ekstra. Pengemudi diminta tidak hanya memperhatikan rombongan peserta, tetapi juga kondisi lalu lintas dan pengguna jalan lain.

Ia meminta panitia memberikan pengarahan khusus kepada para pengemudi agar tetap berhati-hati selama mengikuti rute karnaval.

“Kalau ada mobil ambulans mau lewat, peserta dan truk harus memberikan jalan. Tolong disampaikan kepada sopir agar berhati-hati,” kata Ahmad saat memberikan arahan dalam apel.

Ahmad juga mengingatkan peserta untuk memperhatikan keberadaan fasilitas pelayanan kesehatan di sepanjang rute.

Saat rombongan melintas di depan Puskesmas Bantur, sound system diminta dimatikan sementara. Hal itu dilakukan untuk menjaga kenyamanan serta tidak mengganggu aktivitas pelayanan kesehatan.

Selain aspek keselamatan lalu lintas, Ahmad mengingatkan seluruh peserta dan pengemudi agar tidak mengonsumsi minuman keras selama kegiatan berlangsung.

Ia menilai kondisi fisik dan kesadaran peserta maupun pengemudi harus tetap terjaga. Terlebih, karnaval melibatkan kendaraan dan berlangsung di tengah aktivitas masyarakat.

“Imbauan kepada sopir dan peserta, jangan sampai mengonsumsi minuman keras atau miras agar acara ini berjalan sesuai dengan yang kita inginkan,” ujarnya.

Ia meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan karena rombongan karnaval akan melintas di sejumlah ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan.

Pengemudi juga diminta tidak lengah dan memastikan kendaraan tetap terkendali selama perjalanan.

Selain keselamatan, kondisi kesehatan petugas juga menjadi perhatian. Personel yang bertugas diminta menjaga kondisi fisik agar dapat menjalankan pengamanan secara optimal.

Koordinasi antarpersonel juga diperkuat untuk mengantisipasi apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan secara cepat.

Untuk menunjang komunikasi di lapangan, petugas menggunakan sejumlah sarana komunikasi yang telah disiapkan, termasuk grup WhatsApp dan perangkat komunikasi radio.

Kepala Desa Bantur Nanang Kosim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut mendukung pengamanan Bantur Nyawiji Carnival.

Ucapan tersebut disampaikan kepada jajaran TNI dan Polri, Dinas Perhubungan, Banser, Linmas, panitia, serta seluruh perangkat Desa Bantur.

Nanang meminta seluruh unsur yang terlibat menjaga ketertiban sejak persiapan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Ia juga meminta panitia terus memberikan pengarahan kepada peserta, termasuk mengambil langkah apabila ditemukan peserta yang mengonsumsi minuman keras.

“Untuk panitia dan peserta karnaval, mulai urut satu sampai akhir, jangan sampai minum-minuman keras. Jangan sampai acara Desa Bantur Nyawiji ini tersendat karena hal yang tidak kita inginkan,” kata Nanang.

Menurut Nanang, kedisiplinan peserta menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran pelaksanaan karnaval.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti aturan yang telah disepakati dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan maupun ketertiban.

Dalam kesempatan tersebut, Nanang juga menyampaikan bahwa Abdul Ghofur dari Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Malang dijadwalkan hadir dalam kegiatan Bantur Nyawiji Carnival.

Dengan melibatkan berbagai unsur pengamanan dan pelayanan, petugas gabungan disiagakan di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan perhatian.

Pengamanan tersebut mencakup lokasi pemberangkatan, jalur yang dilalui peserta, hingga kawasan finis di depan SMPN 1 Bantur.

Sebanyak 24 peserta dari lima dusun dijadwalkan mengikuti Bantur Nyawiji Carnival. Rombongan akan mulai diberangkatkan sekitar pukul 14.00 WIB setelah sebelumnya dilakukan apel persiapan pengamanan.(YT)

Tinggalkan Balasan