Eksibisi Balap Perahu 15 PK di Teluk Ampimoi Jadi Ajang Pelestarian Tradisi Maritim

TELUK AMPIMOI -(deklarasinews.com)— Rangkaian perayaan HUT Republik Indonesia ke-81 di Distrik Teluk Ampimoi semakin semarak dengan digelarnya Eksibisi Balap Perahu Motor 15 PK di perairan Karoaipi. Lomba yang telah menjadi bagian dari budaya bahari masyarakat pesisir Yapen ini kembali menarik antusias warga dan peserta dari sejumlah distrik.

Acara yang diselenggarakan oleh DPC Distrik Teluk Ampimoi ini diikuti peserta dari Distrik Nusawani, Distrik Kepulauan Ambai, Distrik Teluk Ampimoi, dan Distrik Yapen Timur. Kompetisi berlangsung sehat dan meriah, menjadi ajang unjuk keterampilan pengemudi perahu serta wahana pelestarian tradisi maritim setempat.

Sponsor utama kegiatan antara lain Ketua DPRK Kabupaten Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai, S.Pi., M.H.; Ketua Komisi A DPRK, Fredrik Samber; Kepala Kampung Karoaipi, Frist Rawunsai; dan Kepala Kampung Imboryawa, Irvin Waromi. Dukungan tokoh-tokoh daerah ini memperkuat pelaksanaan acara dan memastikan hadiah serta fasilitas penunjang tersedia untuk peserta dan penonton.

Dalam sambutannya, Ketua DPRK Ebzon Sembai menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, peserta, sponsor, aparat keamanan, dan seluruh masyarakat yang hadir. Ia menekankan bahwa lomba balapan perahu bukan sekadar hiburan, melainkan bagian penting dari identitas dan warisan budaya bahari Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Kegiatan ini adalah wujud pelestarian budaya bahari yang diwariskan oleh leluhur kita. Muka perahu dan dayung — naju-naju — yang ditinggalkan oleh orang tua kita harus terus dijaga dan dilestarikan. Kita tidak boleh membiarkan tradisi ini hilang,” tegas Ebzon.

Ebzon menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong perkembangan budaya bahari. Hadirnya wakil rakyat di tengah masyarakat, menurutnya, menunjukkan bahwa masyarakat tidak sendiri: aspirasi mereka didengar dan akan diperjuangkan melalui pembangunan yang berpihak pada kebutuhan lokal.

“Kehadiran saya bersama Ketua Komisi A bukan sekadar seremonial. Kami hadir untuk bertemu, mendengar, dan membawa keluhan serta kebutuhan masyarakat ke meja pemerintahan. Kami akan perjuangkan pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan nelayan dan keluarga pesisir,” tambahnya.

Panitia menyerahkan hadiah pembinaan berupa uang tunai dan paket sembako yang dibagikan langsung di Pasar Kampung Karoaipi. Adapun para pemenang lomba adalah

Juara I: Braen Fanotaba (perahu Yapamanai 03)

Juara II: Fredi Karubaba (perahu Wadefai 02)

Juara III: Waribo (perahu Yapamanai 01)

Juara IV: Jeck Fanotaba (perahu LND 32)

Pengamanan kegiatan dipimpin oleh Aipda Frist M. Ampimoi, Kapolsubsektor setempat. Sejumlah aparat keamanan memastikan acara berlangsung aman dan tertib dari awal hingga penutupan.

Acara ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kebanggaan budaya maritim di kalangan masyarakat pesisir. Dengan dukungan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, tradisi balap perahu 15 PK diharapkan terus berkembang dan diwariskan ke generasi mendatang.(GM)

Tinggalkan Balasan