YAPEN BARAT -(deklarasinews.com)- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai, S.Pi., M.H., didampingi istri Adolina Elisabet Maniani dan Kepala Distrik Yapen Barat Ramli, kembali melakukan kunjungan kerja ke Kampung Papuma, Distrik Yapen Barat, pada Sabtu (8/8/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang bertujuan menekan angka stunting melalui pendampingan dan pemberian bantuan gizi.
Sebelumnya, pada 7 Juli 2026 Ketua DPRK bersama istri telah menyerahkan bantuan bahan makanan bergizi kepada tiga warga yang terindikasi terdampak stunting di Kampung Papuma. Kehadiran pada hari ini merupakan kunjungan kedua, di mana Ketua DPRK dan Istrinya kembali menyerahkan bantuan makanan bergizi untuk tiga orang tersebut sebagai bentuk peran sebagai Orang Tua Asuh selama program tiga bulan. Selain penyerahan bantuan. Ketua DPRK dan Istri juga bersama Petugas Kesehatan Pustu Papuma juga melakukan pemeriksaan dan pengukuran kesehatan untuk memantau perkembangan.
Tiga orang yang mendapat intervensi dan pemeriksaan adalah:
Spenyel Patai (balita), umur 2 tahun.
Juni: BB 8,9 kg, LILA 12,8 cm.
Juli: BB 9,0 kg, LILA 14,9 cm.
Agustus: BB 9,0 kg, LILA 15,9 cm.
Keterangan: Kondisi menunjukan perbaikan dari sebelumnya.
Maria Kayoi (ibu nifas), umur 41 tahun.
BB 48,5 kg, TB 144,5 cm, LILA 23,0 cm.
Keterangan: Kondisi kesehatan lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Marta (Martha) Wowa (ibu nifas).
BB 42,0 kg, TB 147,6 cm, LILA 23,4 cm.
Keterangan: Kondisi sudah membaik dari sebelumnya.
Kegiatan pemeriksaan dan penyerahan bantuan berlangsung di Pustu Papuma dan dihadiri oleh bidan Pustu Papuma Dorkas Yawan, Ketua Kader Posyandu Papuma Dormina Kayoi, serta aparat kampung setempat.
Keterangan Ketua DPRK
Dalam keterangannya, Ebzon Sembai menyampaikan bahwa dirinya bersama istri, didampingi Kepala Distrik, datang untuk kedua kalinya sebagai Orang Tua Asuh bagi tiga warga yang terindikasi stunting (dua ibu nifas dan satu balita). Ia menjelaskan bahwa intervensi yang dilakukan berupa penyerahan bahan makanan bergizi sesuai dengan paket TMT seperti pada bulan pertama, dan hari ini merupakan penyerahan untuk bulan kedua.
“Kami mendapat tugas untuk melakukan intervensi selama tiga bulan berupa pemberian makanan bergizi kepada ketiga warga tersebut. Selain penyerahan bahan makanan, kami juga melakukan pengukuran dan pemeriksaan agar petugas lapangan memiliki data akurat dan dapat terus memantau perkembangan mereka,” ujar Ebzon.
Ebzon menegaskan harapannya agar kegiatan ini memberikan dampak positif bagi kesehatan balita dan ibu nifas. Ia meminta pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin dan tenaga lapangan terus melakukan pendampingan serta pengendalian agar terlihat perubahan yang diharapkan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
“Meskipun kami memberikan makanan bergizi untuk mencegah stunting, kebersihan lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan,” kata Ebzon.
Ia menegaskan pula agar petugas kesehatan lapangan memiliki data yang akurat terhadap masyarakat yang terindikasi stunting dan terus melakukan pendampingan agar perkembangan kesehatan balita dan ibu nifas dapat terpantau dan meningkat.
Pernyataan Kepala Distrik Kepala Distrik Yapen Barat, Ramli, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia mengatakan kehadiran Ketua DPRK dan istri pada bulan kedua sebagai Orang Tua Asuh di Kampung Papuma merupakan bentuk kepedulian nyata.
“Kami bersyukur, meski sibuk, Bapak Ketua dan Ibu tidak mengabaikan kewajiban sebagai Orang Tua Asuh. Terima kasih banyak atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan. Semoga apa yang dilakukan dapat bermanfaat dan menjadi contoh teladan bagi masyarakat,” ujar Ramli.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya menekan angka stunting di Kabupaten Kepulauan Yapen melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
Dengan kombinasi pemberian makanan bergizi, pemeriksaan rutin, pendampingan oleh petugas lapangan, serta peningkatan kebersihan lingkungan, diharapkan kondisi kesehatan balita dan ibu nifas yang terindikasi stunting dapat terus membaik.(GM)