BANDARLAMPUNGĀ -(deklarasinews.com)- Momen jam pulang sekolah menjadi salah satu waktu dengan aktivitas lalu lintas yang cukup padat di berbagai ruas jalan di Kota Bandar Lampung. Banyaknya siswa yang berjalan kaki, menyeberang jalan, hingga kendaraan yang berhenti di depan sekolah membuat seluruh pengguna jalan perlu meningkatkan kewaspadaan. Melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, PT Tunas Dwipa Matra (Honda Lampung) mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan anak-anak di jalan.
Jam pulang sekolah yang umumnya berlangsung pada siang hingga sore hari menjadi periode dengan mobilitas tinggi di sekitar kawasan pendidikan. Kondisi tersebut sering kali diperparah oleh pengendara yang terburu-buru, berhenti sembarangan, atau menyalip kendaraan di area sekolah. Situasi ini berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan apabila pengguna jalan tidak mengutamakan keselamatan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas, Honda Lampung mengimbau masyarakat untuk selalu mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan sekolah, memberikan prioritas kepada pejalan kaki yang hendak menyeberang, menjaga jarak aman dengan kendaraan lain, serta menghindari penggunaan klakson secara berlebihan yang dapat mengganggu konsentrasi pengguna jalan, khususnya anak-anak.
Manger Promosi Honda Lampung, Bagus Kurniawan, menyampaikan bahwa keselamatan anak di jalan merupakan tanggung jawab seluruh pengguna jalan, bukan hanya pihak sekolah maupun orang tua.
“Anak-anak memiliki kemampuan yang masih terbatas dalam memperkirakan kecepatan kendaraan maupun kondisi lalu lintas di sekitarnya. Karena itu, pengendara harus lebih waspada ketika melintas di kawasan sekolah. Kurangi kecepatan, jangan menyalip sembarangan, dan selalu utamakan keselamatan dibanding terburu-buru. Mari bersama-sama membangun budaya #Cari_Aman demi menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman bagi generasi penerus,” ujar Bagus Kurniawan.
Honda Lampung juga mengingatkan para orang tua yang mengantar maupun menjemput anak agar berhenti di lokasi yang aman dan tidak menghalangi arus lalu lintas. Sementara bagi pengendara sepeda motor, penggunaan helm berstandar SNI yang terpasang dengan benar wajib dilakukan, baik oleh pengendara maupun penumpang.
Melalui edukasi berkelanjutan dan kampanye #Cari_Aman, PT Tunas Dwipa Matra berharap semakin banyak masyarakat Lampung yang menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan. Dengan saling menghormati sesama pengguna jalan, terutama di kawasan sekolah, lingkungan berlalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman dapat terwujud untuk semua.