PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Melakukan pemeriksaan dan perawatan sepeda motor secara rutin di bengkel resmi jadi hal yang wajib dilakukan pengendara jika ingin sepeda motornya selalu dalam kondisi prima. Selain itu, selalu menjaga kebersihan sepeda motor akan membuatnya jadi lebih awet, aman dan nyaman dikendarai.
Pasalnya, kotoran seperti debu atau lumpur yang menempel pada bodi dan komponen sepeda motor bisa menjadi kerak yang berpotensi merusak cat bodi motor. Kerak juga berbahaya jika ada di bagian-bagian komponen sepeda motor yang mudah korosi.
Biasanya, karena alasan kesibukan atau ketidaktahuan banyak konsumen yang tidak begitu menghiraukan kondisi sepeda motornya. Di sisi lain, membawa barang berlebih dan sembarang meletakan barang di dalam bagasi juga berpotensi menimbulkan kerusakan.
Ada beberapa benda berpotensi menimbulkan bahaya pada sepeda motor jika tidak memperhatikan aspek kebersihan, seperti:
- Kain, plastik, kertas atau sejenisnya. Benda-benda tersebut adalah bahan mudah terbakar. Sangat berisiko jika tersangkut pada area pipa knalpot sepeda motor.
Selain karena kecerobohan, benda-benda tersebut terselip karena dibawa oleh tikus ke sela-sela bagian dalam sepeda motor. - Tidak menyimpan korek api dan benda lain yang terbuat dari logam seperti obeng, kaleng cat semprot (spray) dan lainnya pada box bagian depan atau di bagasi bawah jok.
Hal ini sangat berisiko terjadi korsleting karena bagasi bawah jok motor berdekatan dengan battery (aki) khususnya untuk motor tipe sport.
Lakukan Langkah Sesederhana Ini:
- Periksa rutin dan pastikan setiap bagian sepeda motor bersih dari benda-benda tersebut, khususnya pada area pipa knalpot, jok motor, dan boks depan. Jangan lupa untuk rutin mencuci sepeda motor.
- Perlu juga diperhatikan kebersihan area parkiran sepeda motor. Bersihkan secara rutin area parkir motor di garasi. Bila perlu, taburkan kapur barus di lantai untuk menghindari tikus berkeliaran di area parkiran dan masuk ke sela-sela sepeda motor.
- Satu hal lagi, jangan sembarang meletakan tools kit serta buku pedoman pemilik dan servis garansi pada bagasi bawah jok. Simpanlah di tempat yang telah disediakan pada bagian bawah jok.
Dengan melakukan beberapa hal sederhana di atas, sepeda motor akan lebih awet, aman dan nyaman dikendarai. Lakukanlah pemeriksaan dan perawatan sepeda motor di bengkel AHASS TDM Gading Rejo untuk mendapatkan pemeriksaan oleh mekanik berpengalaman. Manfaatkan layanan booking service untuk bebas antri.
Untuk mewujudkan konsep tersebut, Gubernur menekankan pentingnya dukungan sains, riset, inovasi, dan teknologi yang benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Menurutnya, teknologi tidak seharusnya dipaksakan kepada masyarakat, tetapi justru harus dirancang sesuai dengan ekosistem usaha dan kebutuhan masyarakat.
“Teknologi harus kita sesuaikan dengan ekosistem. Riset, sains, dan teknologi ke depan harus disesuaikan dengan kebutuhan, sehingga nilai tambah yang dihasilkan bisa terintegrasi sampai ke level paling bawah,” katanya.
Dalam konteks tersebut, Gubernur berharap Politeknik Negeri Lampung dan perguruan tinggi di Lampung dapat mengambil peran lebih besar sebagai pusat pengembangan teknologi terapan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Ia menyebut sejumlah kebutuhan teknologi yang dapat dikembangkan bersama, mulai dari dryer, mesin pencetak pakan, mixer, mesin mekanisasi pertanian, hingga teknologi untuk mendukung efisiensi produksi dan pengolahan komoditas di desa.
“Saya ingin Poltek menjadi di garis terdepan. Saya sering meminta bantuan Poltek, misalnya dryer, mesin pakan, mixer, dan beberapa mesin yang kita butuhkan ke depan,” ungkapnya.
Lebih jauh, Gubernur menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menjalankan transformasi ekonomi tersebut. Menurutnya, Lampung telah memiliki sumber daya alam, dukungan pembiayaan, dan pasar. Tantangan yang masih perlu diperkuat adalah ketersediaan SDM yang mampu mengelola teknologi dan mengembangkan usaha di desa.
“Yang kita punya sumber daya alam, pendanaan dari perbankan ada, pasar juga ada. Yang kurang adalah SDM. Karena itu, kita harus menyiapkan SDM yang kuat,” ujarnya.
Gubernur juga menyampaikan rencana dukungan beasiswa bagi mahasiswa dengan skema yang diarahkan untuk memperkuat SDM desa. Para penerima diharapkan dapat kembali dan berkontribusi di desa setelah menyelesaikan pendidikan.
Ia menekankan pentingnya menyiapkan generasi muda yang tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan dan mengembangkan lapangan kerja melalui pemanfaatan potensi lokal.
“Kita jangan hanya menciptakan mahasiswa-mahasiswa untuk mencari lapangan pekerjaan. Kita harus menciptakan SDM yang menjadi motor hilirisasi di desa,” tegasnya.
Gubernur berharap sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, perbankan, dan masyarakat dapat membangun ekosistem ekonomi baru yang tumbuh dari bawah. Dengan demikian, hilirisasi tidak hanya meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperluas lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi kemiskinan, dan memperkuat daya saing Provinsi Lampung.