BLITAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah pusat melalui Ditjen Perkebunan Kementrian Pertanian telah melaksanakan Program bantuan benih tebu dan program bongkar ratoon. Program ini hasil kerjasama Pemerintah pusat dengan CV. Lang Buana sebagai produsen dan penyalur benih unggul bersertifikat (tanaman pangan, perkebunan, hortikultura) yang berbasis Jawa Timur, khususnya di Blitar.
Program pemberian benih tebu gratis dan unggul bersertifikat melalui KBD sebagai wujud program pemerintah dalam meningkatkan swasembada gula nasional terutama para petani di Kabupaten Blitar khususnya wilayah Blitar Selatan.
Sementara itu, Direktur CV Lang Buana yakni, Wawan di hubungi awak media ini pada Jumat (17/04/2026) menyampaikan, Program bantuan benih tebu ini, dari hasil kerjasama pemerintah dengan CV Lang Buana sebagai produsen penyedia benih unggul yang memiliki ijin usaha perbenihan dari UPTD Surabaya.
“Kegiatan Program Kebun Benih Datar (KBD) ini dengan luas lahan kurang lebih 250 hektar dengan target bisa untuk memenuhi kebutuhan benih program Bongkar Ratoon sekitar 1.500 Hektar di Kabupaten Blitar termasuk Kecamatan Nglegok yang mayoritas di wilayah Blitar Selatan yakni, Kecamatan Panggungrejo, Wonotirto, dan Bakung,” jelasnya.
Lanjut Ia menambahkan, kami menyiapkan varietas tebu unggulan Bululawang (BL) yang dikenal memiliki sejumlah kelebihan. Varietas ini dinilai mampu menghasilkan produktivitas tinggi yang memiliki pertumbuhan Sunte’n (tunas baru) yang bagus dan terus berkembang sehingga menambah bobot tebu saat panen memiliki Brid A ( kadar gula rendemen tinggi ).
“Dengan memilih varietas unggulan jenis BL ini juga memiliki daya adaptasi yang luas di berbagai jenis tanah dengan fisik batang yang kuat dan berkualitas. Program ini akan disalurkan dibulan mei dan juni jelasnya.
Sementara itu, kondisi tanaman di lapangan yang secara umum menunjukkan hasil yang baik. Saat ini, usia tanaman bervariasi mulai dari 4 hingga 6 bulan dan sebagian besar telah diajukan untuk proses pra verifikasi dan kondisi tanaman dilaporkan dalam kategori baik dan unggul serta satu dua bulan lagi siap tebang.
“Kami bersama pemerintah dan petani juga telah merencanakan proses tahap pengelolaan lanjutan, mungkin akan dimulai pada bulan Mei hingga Juni 2026 dengan kegiatan penebangan sekaligus penanaman tebu kembali,” paparnya.
Di sisi lain, salah satu petani penerima bantuan program dari pemerintah pusat ditemui awak media ini yakni, pak Lamiyo warga Blitar selatan menyampaikan, program KDB dan Bongkar Ratoon ini menambah semangat dalam mengelola lahannya, sejak Program ini berjalan, memberikan dampak nyata kepada kawan kawan petani tebu, khususnya di Blitar Selatan.
“Kami berharap, bukan hanya program ini saja yang menjadi perhatian pemerintah, tapi kami juga berharap kepada pemerintah menjaga kestabilan harga tebu pada saat Panin raya, agar melalui program ini petani tebu benar-benar bisa meningkatkan kesejahteraannya,” ungkapnya.
Terakhir, sekedar di ketahui para Petani tebu di Blitar ini berharap, dengan berbagai program bantuan ini mampu mendorong peningkatan produksi tebu sekaligus memperkuat sektor pertanian di wilayah Blitar Selatan secara berkelanjutan, program terus berjalan dan kestabilan harga tebu saat Panin Raya tetap terjaga. (Red)