BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Semangat melahirkan generasi muda yang berani berwirausaha terus digaungkan Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya. Ratusan pelajar dari berbagai daerah di Provinsi Lampung mengikuti Youth Business Camp (YBC) Session 3 yang berlangsung selama tiga hari, 19–21 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diikuti perwakilan dari 31 sekolah yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Selama tiga hari, para peserta tidak hanya mendapatkan teori tentang kewirausahaan, tetapi juga diajak membangun pola pikir seorang entrepreneur melalui pembelajaran yang terstruktur menggunakan kurikulum internasional Wadhwani Foundation.
Pembelajaran dimulai pada 19 Agustus 2026 melalui Milestone 1 yang disampaikan oleh Lila Rahmawati, S.Sos., M.M. Materi Milestone 1 mencakup empat modul, yakni problem, identifikasi pelanggan, analisis kompetitor, serta validasi ide dan solusi.
Melalui materi tersebut, peserta belajar mengidentifikasi masalah yang berpotensi menjadi peluang usaha, menentukan calon pelanggan, mengenali posisi kompetitor, hingga menguji apakah ide dan solusi yang ditawarkan benar-benar dibutuhkan.
Memasuki hari kedua, 20 Agustus 2026, peserta melanjutkan pembelajaran melalui Milestone 2 yang disampaikan oleh Rini Nurlistiani, S.Kom., M.T.I. Empat modul yang dipelajari meliputi prototipe, analisis pesaing, peluang pasar, dan model bisnis. Peserta didorong untuk berpikir lebih kritis mengenai bagaimana sebuah produk atau layanan dikembangkan, siapa pesaingnya, seberapa besar peluang pasarnya, serta bagaimana bisnis tersebut dapat menciptakan nilai dan berjalan secara berkelanjutan.
Puncak pembelajaran berlangsung pada 21 Agustus 2026 melalui Milestone 3 yang disampaikan oleh Dewi Rosaria, S.E., M.Si., Ak., CA., CPA.
Materi yang diberikan mencakup strategi go to market, promosi, dan keuangan. Peserta diajak memahami bagaimana menentukan strategi ketika produk mulai diperkenalkan kepada konsumen, membangun promosi yang efektif, sekaligus memahami pentingnya pengelolaan keuangan dalam menjaga keberlangsungan usaha.
Tidak berhenti pada pembelajaran selama tiga hari, rangkaian YBC Session 3 akan dilanjutkan dengan puncak kegiatan pada 27 Agustus 2026 melalui pitching kompetisi bisnis. Pada tahap ini, para peserta akan mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan ide dan konsep bisnis yang telah mereka kembangkan selama mengikuti rangkaian pembelajaran YBC di hadapan dewan juri.
Kepala UPT Inkubator Bisnis dan Teknologi (Inkubitek) IIB Darmajaya, Lila Rahmawati, S.Sos., M.M., mengatakan YBC merupakan bagian dari komitmen IIB Darmajaya dalam membangun ekosistem kewirausahaan sejak usia muda. “Kami ingin menumbuhkan ekosistem kewirausahaan yang tidak hanya berkembang di lingkungan mahasiswa, tetapi juga mulai dibangun sejak pelajar. Karena itu, mereka perlu mendapatkan pengalaman dan pemahaman kewirausahaan yang tepat agar berani melihat masalah sebagai peluang dan memiliki keberanian untuk menciptakan solusi,” ujar Lila.
Ia menambahkan, pembelajaran dengan kurikulum Wadhwani Foundation memberikan pendekatan yang lebih aplikatif karena peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga diarahkan untuk berpikir dan bertindak seperti seorang calon entrepreneur. “Kami berharap YBC tidak berhenti sebagai kegiatan selama tiga hari. Pengalaman yang diperoleh peserta diharapkan menjadi langkah awal untuk mengembangkan ide, membangun usaha, dan melahirkan wirausahawan muda yang mampu memberikan dampak bagi lingkungan sekitarnya,” katanya.
Melalui Youth Business Camp Session 3, IIB Darmajaya kembali menegaskan perannya dalam mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda Lampung. (**)