SURABAYA -(deklarasinews.com)- Laviola Devira, mahasiswi jurusan Ilmu Hukum Universitas Lampung (Unila) angkatan 2022, mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) ke Universitas Airlangga (Unair) dengan penuh antusiasme.

Selama berada di Kota Pahlawan, Surabaya, Devira mengalami dua pengalaman berkesan. Pertama, dalam rangka modul Nusantara Kebhinekaan tiga, ia bersama rekan-rekannya mengunjungi situs Majapahit di Trowulan, Mojokerto.

Di sana, mereka tidak hanya mengenal warisan budaya, tetapi juga terlibat dalam kegiatan membuat cor kuningan, salah satunya berbentuk patung Buddha.

Pengalaman kedua yang tak terlupakan adalah saat berkunjung ke Pacet Hill, Mojokerto, dalam kegiatan modul Nusantara Kebhinekaan enam, di mana mereka berinteraksi langsung dengan mantan narapidana teroris yang sudah beralih ke arah positif.

Di Unair, Devira sangat terkesan dengan kesempatan mengikuti perkuliahan langsung dari para profesor dan guru besar berpengalaman, serta menghadiri seminar dengan narasumber ternama seperti Dr. (H.C.) Lukman Hakim Saifuddin.

Ia juga aktif dalam kegiatan nonakademik, seperti expo mahasiswa yang mengangkat tema eksplorasi kuliner nusantara untuk membangun toleransi beragama dan berbudaya.

Devira mengambil pelajaran hukum pidana korupsi di Unair, yang belum tersedia di Unila, karena minatnya di bidang tersebut. Ia merasa penting bagi generasi muda untuk memahami korupsi dan berkontribusi dalam membangun Indonesia bersih dari korupsi.

Dalam pesannya kepada mahasiswa yang ingin mengikuti PMM, Devira menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, belajar dari budaya dan lingkungan baru, serta menjalani setiap momen dengan penuh semangat.

Pengalaman ini tidak hanya memberikan pengetahuan akademis, tetapi juga pertumbuhan pribadi yang luar biasa bagi Devira.

“Saya merasa sangat bersyukur atas kesempatan ini dan merekomendasikan kepada siapa pun yang memiliki kesempatan serupa,” ujarnya.

Setelah program PMM, Devira melanjutkan kontribusinya dengan berpartisipasi dalam kegiatan kontribusi sosial di Malang dan Bromo, menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan masyarakat.

Program PMM telah membuka pintu bagi pengalaman berharga bagi Devira, yang akan membawanya menuju pertumbuhan pribadi dan profesional lebih baik di masa mendatang.(Red)

Tinggalkan Balasan