Bukti Nyata Komitmen Bupati Egi: Jalan Way Harong-Sidoharjo Kini Mulus, Warga Agom Rasakan Manfaatnya

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Satu per satu janji pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lampung Selatan mulai diwujudkan. Kali ini, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama meresmikan ruas jalan Way Harong-Simpang Sidoharjo di Kecamatan Kalianda, Selasa (21/10/2025), menandai rampungnya proyek peningkatan jalan sepanjang 6,15 kilometer yang menghubungkan Desa Agom hingga Desa Sidoharjo.

Ruas jalan tersebut dikerjakan melalui program penanganan long segment secara bertahap, yakni 1.500 meter pada tahun 2023, 1.000 meter pada 2024, dan 3.650 meter diselesaikan pada 2025.

Kini, jalan yang dulu rusak berat itu telah berubah menjadi jalur penghubung yang mulus dan strategis, mempermudah mobilitas warga sekaligus membuka peluang ekonomi baru di wilayah tersebut.

“Bismillahirrahmanirrahim, jalan Desa Agom ini kita resmikan,” ujar Bupati Egi saat menandatangani prasasti peresmian, disambut tepuk tangan warga yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar memenuhi janji kampanye, melainkan langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Perbaikan infrastruktur ini adalah langkah awal kami mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dengan jalan yang bagus, ekonomi bisa tumbuh, dan akses ke pertanian, pendidikan, kesehatan, hingga kegiatan sosial menjadi lebih mudah,” ujarnya.

Tak hanya itu, Egi juga menyinggung program Agro Eduwisata, salah satu prioritas pembangunan yang menggabungkan potensi pertanian, edukasi, dan pariwisata. Ia menilai, pembangunan jalan menjadi fondasi penting untuk menggerakkan sektor tersebut.

“Kami ingin pembangunan tidak berhenti di infrastruktur saja. Kalau jalan sudah baik, lingkungan tertata, dan masyarakat kompak menjaga kebersihan, Desa Agom bisa menjadi destinasi wisata edukatif yang menarik,” katanya.

Bupati Egi juga mengajak warga untuk turut menjaga keberlanjutan pembangunan dengan memelihara jalan dan lingkungan sekitar.

“Mari kita rawat bersama. Tanam pohon, jaga kebersihan, dan buat desa ini nyaman. Kalau desa indah dan tertata, orang akan datang, ekonomi ikut tumbuh,” pesannya.

Sementara itu, Tarni (65), warga Desa Agom, tak kuasa menyembunyikan rasa bahagianya. Ia mengaku jalan di desanya dulu sempat rusak parah hingga ditanami pohon pisang.

“Terima kasih Pak Bupati. Sekarang jalannya sudah bagus, enak dilewati. Dulu kami susah kalau hujan, sekarang alhamdulillah mulus,” ujarnya sambil tersenyum.

Peresmian ruas jalan Way Harong-Simpang Sidoharjo menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga ke pelosok desa, sejalan dengan visi menjadikan Lampung Selatan yang maju, mandiri, dan berdaya saing.  (Red)

Wanita Filantropi Indonesia Bedah Rumah di Lampung Selatan, Bupati Egi: Gotong Royong adalah Kekuatan Kita

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Kepedulian sosial kembali hadir di Lampung Selatan. Wanita Filantropi Indonesia (WFI) menggelar kegiatan bedah rumah layak huni bagi warga di Desa Negeri Pandan, Kecamatan Kalianda, dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan sosial ini turut dihadiri Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Ketua Umum WFI Jesmawati Tanjung, Wakil Ketua III DPRD Lampung Selatan Bella Jayanti, serta sejumlah pejabat daerah Pemkab Lampung Selatan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Egi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wanita Filantropi Indonesia atas kontribusinya membantu masyarakat di Lampung Selatan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Jesmawati Tanjung beserta seluruh jajaran WFI yang telah memilih Lampung Selatan sebagai lokasi kegiatan sosial ini,” ujar Bupati Egi.

Egi menjelaskan, di Lampung Selatan masih terdapat sekitar 8.000 rumah tidak layak huni. Tahun ini, pemerintah daerah telah menganggarkan pembangunan 474 unit rumah layak huni masyarakat berpenghasilan rendah ditambah 264 unit melalui dukungan dana desa.

Dari jumlah tersebut, 221 rumah layak huni telah rampung dibangun dan seluruhnya akan mendapatkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) secara gratis.

“Program ini merupakan upaya bersama untuk meringankan beban masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga. Kami ingin terus berkolaborasi dengan berbagai pihak. Lampung Selatan ini miniatur Indonesia, beragam suku hidup di sini, dan semangat gotong royong menjadi kekuatan utama kita,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum WFI Jesmawati Tanjung menuturkan rasa syukur dan semangat yang menyertai pelaksanaan kegiatan sosial tersebut.

“Kami sangat antusias, bahkan sejak pukul tiga pagi sudah bersiap untuk kegiatan ini. Program bedah rumah kami pilih karena ini kebutuhan primer masyarakat. Kami percaya, Allah telah menggerakkan hati kami untuk membantu keluarga Bapak Lekok dan keluarganya,” ujar Jesmawati di sela kegiatan di Desa Negeri Pandan.

Jesmawati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

“Kami tahu Pak Bupati sangat sibuk, tapi beliau tetap meluangkan waktu untuk mendampingi kami. Tanpa dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, kegiatan ini tentu tak berjalan sebaik ini,” tambahnya.

Kegiatan bedah rumah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus menumbuhkan semangat kepedulian sosial. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan seperti WFI menjadi bukti nyata bahwa gotong royong masih hidup dan terus bekerja untuk kesejahteraan rakyat. (Red)

Dukung Ekonomi Daerah, JAPFA Bidik Kerja Sama Strategis dengan Pemkab Lampung Selatan

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima audiensi dari PT Suri Tani Pemuka Aquafeed Lampung, anak usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, di ruang kerjanya, Kamis (15/10/2025).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara Pemkab Lampung Selatan dan perusahaan pakan ikan nasional itu dalam berbagai program sosial dan ekonomi daerah.

Dalam kesempatan itu, Head of Industrial Relations Corporate PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Jefri Hari Akbar, menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan mempererat hubungan kemitraan sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah daerah untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

“Kami ingin menjajaki kolaborasi dalam berbagai program, termasuk ketahanan protein pangan, dukungan regulasi investasi daerah, hingga pembinaan koperasi masyarakat. Misalnya, kami bisa membantu pemberdayaan kolam ikan agar masyarakat mendapatkan akses pada pakan berkualitas,” ujar Jefri.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Egi menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemkab Lampung Selatan saat ini berfokus pada peningkatan perekonomian daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

“Dengan konsep pentahelix, kami ingin menggandeng semua pihak, termasuk sektor swasta seperti JAPFA, untuk ikut mengakselerasi program unggulan daerah. JAPFA bisa berperan dalam memperkuat program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujar Egi.

Bupati muda itu optimistis, sinergi dengan sektor industri pangan akan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Lampung Selatan.

Kolaborasi antara Pemkab Lampung Selatan dan JAPFA diharapkan tak hanya mendorong kemandirian pangan dan penguatan koperasi, tetapi juga menjadi model kemitraan pemerintah dan dunia usaha dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.(Red)

Pemkab Lampung Selatan Teken MoU dengan BTN, Dorong Akses KPR dan Digitalisasi Layanan Publik

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, untuk memperluas akses layanan perbankan, terutama program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan penguatan digitalisasi layanan publik.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Pimpinan BTN Kantor Cabang Lampung, Peggy Pallasathena, di ruang kerja Bupati Lampung Selatan, Rabu (15/10/2025).

Bupati Egi menyebut kerja sama ini menjadi langkah penting dalam mempercepat pembangunan daerah, terutama di sektor perumahan, pariwisata, dan investasi.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan saat ini fokus meningkatkan dan mempromosikan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah. Kami berharap BTN turut berperan menarik minat investor untuk berinvestasi di Lampung Selatan,” ujar Egi.

Sementara itu, Pimpinan BTN Kantor Cabang Lampung, Peggy Pallasathena, menegaskan bahwa kemitraan ini sejalan dengan program nasional dalam hal penyediaan hunian layak bagi masyarakat dan ASN.

“Kerja sama ini mendukung program pemerintah pusat dalam penyediaan tiga juta rumah oleh Presiden Prabowo Subianto. BTN siap memberikan layanan KPR bagi masyarakat Lampung Selatan, ASN, serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” kata Peggy.

Selain program KPR, BTN juga memperkenalkan platform digital inovatif bernama DigiKab, yang dirancang untuk mempercepat transformasi layanan publik di tingkat kabupaten.

Melalui DigiKab, masyarakat dapat mengakses berbagai fitur seperti pemesanan produk pertanian, layanan wisata, pembayaran pajak restoran, pembiayaan UMKM, hingga program DigiKab Sehat.

Peggy menambahkan, DigiKab juga akan mengoptimalkan sistem pembayaran pajak daerah, termasuk pajak pariwisata dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), guna memperluas transaksi non-tunai serta memperkuat ekosistem keuangan daerah.

Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi sinergi yang saling menguntungkan antara pemerintah daerah dan dunia perbankan, sekaligus mempercepat terwujudnya layanan publik yang modern dan inklusif di Lampung Selatan.(Red)

 

8 Camat Wajah Baru Dilantik, Bupati Egi: Harus Punya Mental Melayani

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Wajah-wajah baru kini menghiasi pucuk pimpinan delapan kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam suasana khidmat di Aula Rajabasa, Rabu (15/10/2025), Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama melantik 18 pejabat administrator, termasuk delapan camat baru yang akan menjadi ujung tombak pemerintahan di wilayah masing-masing.

Namun lebih dari sekadar rotasi jabatan, pelantikan itu menjadi momentum bagi Bupati Radityo Egi Pratama menegaskan satu pesan penting: jabatan bukanlah hadiah, melainkan amanah untuk melayani rakyat.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menekankan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar seremoni rutin atau bentuk pergantian posisi.

Ia menyebut, penyegaran organisasi merupakan hal wajar dalam pemerintahan untuk menyesuaikan diri dengan dinamika dan tantangan zaman.

“Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya. Jadi, adaptasi terhadap perkembangan itu wajar dilakukan,” ujar Egi di hadapan para pejabat yang dilantik.

8 camat yang baru dilantik yakni Sidik (Bakauheni), Sumiyati (Candipuro), Ruris Apdani (Kalianda), Sri Mahendra Kesuma Dewi (Ketapang), Wayan Susana (Sragi), R. Sy. Handoyo Soesilo (Tanjungsari), Raden Permata Marga (Way Panji), dan Fitri Hidayat (Way Sulan).

Selain itu, dr. Djohardi resmi menjadi Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda, serta Dwi Juliyanti Puspita Sari sebagai Sekretaris Kecamatan Way Panji. Sementara delapan orang lainnya mengisi posisi sebagai Kepala Bidang yang tersebar di sejumlah perangkat daerah.

Kepada para pejabat baru, Bupati Egi menekankan pentingnya mental melayani sebagai jiwa utama dalam birokrasi.

“Kita ini bukan pejabat, tapi orang yang diberi jabatan untuk melayani. Jabatan itu titipan, bukan milik pribadi. Karena itu, semua harus punya mental melayani,” tegasnya.

Egi juga mengingatkan agar camat menjaga sikap dan perilaku, sebab keberadaan mereka menjadi representasi pemerintah di tengah masyarakat.

“Camat itu perpanjangan tangan bupati di wilayahnya. Maka jagalah ucapan, kebiasaan, dan perilaku. Karena semua mata masyarakat akan tertuju pada Bapak-Ibu,” pesan Egi.

Kepada pejabat lama, Bupati Egi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Ia menegaskan rotasi jabatan tidak terkait hal politis, melainkan murni kebutuhan organisasi.

“Kalau urusannya politis, dari awal saya dilantik pasti sudah saya ganti semua. Tapi tidak begitu. Ini murni penyesuaian organisasi agar kinerja lebih efektif,” kata Egi.

Egi menutup arahannya dengan ajakan untuk bekerja lebih keras mewujudkan visi Lampung Selatan sebagai kabupaten yang maju dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Selain itu, dua orang ASN juga diberi tugas tambahan sebagai Pelaksana tugas (Plt). Mereka yakni, Maturidi sebagai Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Bagus Wijaya Kusuma sebagai Plt Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah.(Red)

Bupati Egi Sambut Sinergi REI, Program Nasional 3 Juta Rumah Kini Dekat dengan Masyarakat

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima audiensi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) Provinsi Lampung, di ruang kerjanya, Senin (13/10/2025).

Pertemuan ini menjadi langkah awal kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan REI dalam mendukung program nasional pembangunan 3 juta rumah per tahun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Ketua DPD REI Lampung, Yuliana Gunawan, menyampaikan bahwa audiensi tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program nasional yang digagas Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Program ini difokuskan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, dan kami berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dapat mendukung pelaksanaannya di daerah ini,” ujar Yuliana.

Selain itu, REI akan menyerahkan bantuan sebanyak lima unit rumah kepada Pemkab Lampung Selatan. Rumah-rumah ini merupakan bagian dari program bedah rumah sebagai wujud kepedulian sosial REI terhadap masyarakat kurang mampu.

“Selain bantuan rumah, kami juga ingin mengajak Pemerintah Daerah melakukan penghijauan melalui penanaman pohon. Kami berharap kolaborasi dapat diperluas ke pembangunan perumahan bersubsidi, khususnya bagi MBR di Lampung Selatan,” tambah Yuliana.

Bupati Radityo Egi Pratama menyambut baik inisiatif REI dan menegaskan kesiapan Pemkab untuk bekerja sama. Ia menekankan pentingnya sinergi dalam pengembangan kawasan hunian dan pariwisata yang selaras dengan city branding Agro Eduwisata yang tengah digalakkan pemerintah daerah.

“REI dapat turut berkontribusi dalam pembangunan kawasan perumahan dan kompleks villa di Kalianda, yang memiliki potensi wisata besar. Tentunya kawasan ini harus dilengkapi dengan amenitas yang menarik bagi wisatawan,” jelas Bupati Egi.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, peredaran uang di masyarakat akan naik. Selain itu, kolaborasi ini akan menciptakan lapangan kerja baru, menurunkan tingkat pengangguran, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Egi.(Red)

Bupati Egi Kawal Program Pasang Baru Listrik Gratis, Pastikan Warga Tak Tertinggal dari Daerah Lain

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima audiensi Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tanjung Karang, Presly Silaen beserta jajaran, di ruang kerjanya, Senin (13/10/2025).

Pertemuan tersebut membahas koordinasi dan sinkronisasi data terkait Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Egi menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten dan PLN agar pelaksanaan program nasional tersebut berjalan optimal tanpa kendala administrasi. Ia menekankan agar semua pihak segera menindaklanjuti permasalahan yang muncul di lapangan.

“Kalau memang ada miskomunikasi data, segera duduk bareng dan cari solusinya. Jangan sampai masyarakat dirugikan. Program ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” tegas Bupati Egi.

Sementara itu, Manajer UP3 Tanjung Karang Presly Silaen menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin baik antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dari Pemkab Lampung Selatan. Hari ini kami bersilaturahmi sekaligus membahas pelaksanaan program BPBL di wilayah ini,” ujarnya.

Presly menjelaskan, pihaknya tengah melakukan pendataan calon penerima bantuan pasang baru listrik di beberapa wilayah. Namun, menurutnya masih terdapat sejumlah kendala data yang perlu disesuaikan agar penyaluran program BPBL berjalan tepat sasaran.

“Kami ingin menyampaikan bahwa mungkin ada miskomunikasi data. Karena itu, kami berharap dukungan Pemkab Lampung Selatan dalam menuntaskan hal ini,” tambahnya.

Menutup pertemuan, Bupati Egi kembali menegaskan agar koordinasi antarinstansi tidak terputus, dan meminta perangkat daerah terkait segera berkoordinasi langsung dengan pihak PLN.

“Segera diusulkan dan diselesaikan agar Lampung Selatan tidak tertinggal dalam pelaksanaan program BPBL ini,” ujarnya.

Program BPBL merupakan inisiatif pemerintah pusat melalui PLN untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat kurang mampu yang belum teraliri listrik.

Melalui program ini, diharapkan kesejahteraan dan produktivitas warga semakin meningkat, khususnya di wilayah pedesaan.(Red)

 

Bupati Egi Lepas Kontingen Pramuka Lampung Selatan ke Jambore Daerah 2025, Tekankan Pentingnya Generasi Muda Tangguh dan Adaptif

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Lampung Selatan secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Lampung Selatan yang akan mengikuti Jambore Daerah Pramuka Penggalang Kwarda Lampung Tahun 2025.

Acara pelepasan berlangsung di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, dengan suasana penuh semangat dan kebanggaan, Senin (13/10/2025).

Tahun ini, Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Selatan mencatat sejarah dengan mengirimkan kontingen terbesar sepanjang keikutsertaan di ajang Jambore Daerah.

Dalam arahannya, Bupati Egi menegaskan bahwa keikutsertaan dalam Jambore bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi momentum penting membangun karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan generasi muda. Ia menyebut, Gerakan Pramuka merupakan “sekolah kehidupan” yang menanamkan nilai tanggung jawab, gotong royong, serta cinta tanah air.

“Saya berdiri di hadapan kalian bukan sekadar memberi sambutan, tapi untuk menyalakan semangat. Di hadapan saya ada wajah-wajah muda yang akan membawa nama Lampung Selatan menjadi lebih maju,” ujar Bupati Egi penuh semangat.

Lebih lanjut, Egi mengingatkan pentingnya adaptasi Pramuka dengan perkembangan zaman, terutama di era digital. Menurutnya, Pramuka modern tidak cukup hanya tangguh di alam, tetapi juga harus kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan teknologi.

“Menjadi Pramuka bukan hanya pandai menyalakan api unggun di hutan, tapi juga mampu menyalakan api semangat dan kreativitas di dunia digital,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Egi juga menyinggung filosofi semangat kerja Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang tertuang dalam tagline “Bismillah BISA.” Ia menjelaskan, kata Bismillah mengandung makna niat tulus, integritas dan doa dalam setiap langkah, sedangkan BISA merupakan akronim dari Berkolaborasi, Inisiatif, Sehat, dan Adaptif.

Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi pegangan moral dan semangat perjuangan para anggota Pramuka Lampung Selatan dalam setiap kegiatan dan pengabdian.

“Saya ingin adik-adik menjadi insan perubahan agar Kabupaten Lampung Selatan ini bisa kita jadikan kabupaten yang maju,” pesan Bupati Egi.

Sementara itu, Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Selatan, Sukadi, menyampaikan bahwa jumlah peserta yang diberangkatkan tahun ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah keikutsertaan Lampung Selatan dalam Jambore Daerah.

“Biasanya kami hanya mengirim satu regu putra dan satu regu putri, masing-masing delapan orang. Namun tahun ini, Lampung Selatan memberangkatkan lima regu putra dan lima regu putri,” jelas Sukadi dalam laporannya.

Adapun total kontingen yang dilepas berjumlah 91 orang, terdiri atas peserta, pembina, dan pendamping. Kegiatan Jambore Daerah ini juga menjadi ajang pemanasan bagi para anggota Pramuka Lampung Selatan menjelang Jambore Nasional Tahun 2026.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap, melalui keikutsertaan dalam Jambore Daerah 2025 ini, para Pramuka Lampung Selatan dapat menumbuhkan semangat kemandirian, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat serta bangsa.(Red)

ASN Diminta Bekerja dengan Hati, Wahidin: Jabatan Akan Berakhir, Tapi Pengabdian Akan Dikenang

KALIANDA -(deklarasinews.com)– Pelaksana tugas (Plt) Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Lampung Selatan, Wahidin Amin, menegaskan pentingnya perubahan budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) menuju birokrasi yang adaptif, profesional, dan berorientasi pelayanan.

Hal itu disampaikan Wahidin saat memimpin apel mingguan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan yang digelar di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (13/10/2025).

Apel diikuti jajaran pejabat utama, kepala perangkat daerah, pejabat administrator dan fungsional, serta seluruh ASN baik PNS, PPPK, maupun THLS.

Menyampaikan amanat Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Wahidin menekankan bahwa kemajuan daerah tidak ditentukan oleh satu atau dua orang, melainkan oleh seluruh elemen birokrasi yang bekerja dengan disiplin, integritas, dan semangat pengabdian.

“Kita ini pelayan masyarakat. Jangan sampai ada di antara kita yang bekerja sekadar menggugurkan kewajiban. Datanglah ke kantor bukan karena takut absen, tapi karena sadar bahwa setiap menit keterlambatan, setiap pekerjaan yang tertunda, ada hak masyarakat yang tertunda pula,” ujar Wahidin di hadapan peserta apel.

Ia juga mendorong seluruh ASN untuk membangun budaya kerja cepat, cerdas, dan ikhlas, serta aktif berinovasi tanpa menunggu perintah atasan.

“ASN di seluruh perangkat daerah harus berlomba-lomba menciptakan inovasi. Jangan menunggu perintah baru bergerak, tapi jadilah bagian dari solusi atas setiap masalah yang muncul di tengah masyarakat,” tegasnya.

Wahidin menambahkan, birokrasi modern harus mampu bertransformasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Menurutnya, pelayanan publik akan tertinggal jika aparatur lambat menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Kita adalah satu tim. Lampung Selatan butuh ASN yang tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir secara moral dan intelektual,” katanya.

Mengakhiri amanatnya, Wahidin mengingatkan pentingnya semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.

“Bekerjalah dengan semangat pengabdian, karena jabatan akan berakhir, tapi pengabdian akan dikenang,” tutupnya.(Red)

Lampung Selatan Siap Pecahkan Rekor MURI! Perjalanan Jetski Jakarta-Bakauheni Jadi Pembuka Spektakuler HUT ke-69

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tengah mempersiapkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 yang akan digelar pada 14 November 2025 mendatang.

Beragam kegiatan inovatif dan atraktif akan mewarnai peringatan tahun ini, salah satunya melalui rencana pemecahan Rekor MURI untuk perjalanan jetski dari Jakarta menuju Bakauheni.

Aksi lintas laut tersebut akan menjadi pembuka spektakuler rangkaian Festival HUT Lampung Selatan 2025, yang dirancang untuk menghadirkan semangat baru dan memperkuat identitas Lampung Selatan sebagai gerbang wisata dan budaya Pulau Sumatra.

Rencana besar tersebut dibahas dalam rapat panitia pelaksana HUT Lampung Selatan yang berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Rabu (8/10/2025).

Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, Zita Anjani, yang turut hadir dalam rapat tersebut, menyampaikan bahwa perayaan HUT tahun ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata daerah.

“Kita ingin HUT Lampung Selatan bukan hanya sekadar seremoni tahunan, tapi menjadi festival besar yang membanggakan daerah. Seperti event di Jember dan Banyuwangi, Lampung Selatan juga harus punya event besar yang dikenal luas,” ujar Zita.

Lebih lanjut, Zita menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan HUT ke-69 akan digelar selama enam hari penuh, dengan beragam agenda menarik seperti festival musik, olahraga, pawai budaya, serta bazar UMKM yang akan berlangsung dari sore hingga malam hari.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi seluruh perangkat daerah dalam menyukseskan perayaan ini. Semua pihak diminta berperan aktif, memanfaatkan potensi dan anggaran yang tersedia secara maksimal, serta mengedepankan semangat gotong royong.

“Kegiatan ini harus menjadi kerja kolaboratif seluruh pihak. Momentum HUT ke-69 ini kita jadikan ajang kreatif dan produktif bagi masyarakat Lampung Selatan,” tegasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, bersama jajaran kepala perangkat daerah, Wakil Ketua TP PKK Reni Apriani, serta Ketua DWP Ratna Yanuana, turut hadir dalam rapat tersebut untuk membahas detail teknis pelaksanaan kegiatan.

Melalui rangkaian kegiatan HUT ke-69, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap perayaan tahun ini dapat menjadi simbol semangat baru masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Lampung Selatan sebagai daerah yang kreatif, kolaboratif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional. (Red)