Enam Fraksi DPRD Pagar Alam Setujui Usulan Raperda Pemkot untuk Dibahas Lebih Lanjut

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Sesuai dengan yang disampaikan dalam sidang sebelumnya, usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Pagar Alam disetujui oleh 6 fraksi di DPRD Kota Pagar Alam untuk dapat dibahas lebih lanjut, dalam Sidang Paripurna I sidang ke-2 DPRD Kota Pagar Alam di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Pagar Alam, pada Senin (09/02/2026).

Dalam sidang yang dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Pagar Alam Syahrol Effendi didampingi Wakil Ketua I DPRD Kota Pagar Alam Hj. Dessy Siska dan dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Pagar Alam Hj. Bertha, usulan Raperda yang disampaikan Pemerintah Kota Pagar Alam mendapat persetujuan dari fraksi-fraksi di DPRD Kota Pagar Alam untuk dibahas lebih lanjut.

Namun, fraksi-fraksi DPRD Kota Pagar Alam juga memberikan saran dan masukan dari usulan Raperda tersebut, guna penyempurnaan penyusunan Raperda yang telah disampaikan, pada semester I ini akan fokus membahas Raperda tentang pengaturan lalu lintas dan angkutan jalan di wilayah Kota Pagar Alam.

DPRD Kota Pagar Alam dalam saran dan masukan fraksi Demokrat dan fraksi Golkar atas usulan Raperda pngaturan lalu lintas dan angkutan jalan, menyoroti adanya balap liar di sejumlah titik di wilayah Kota Pagar Alam yang dapat mengganggu masyarakat pengguna jalan lainnya agar dapat ditindak dan ditertibkan oleh pihak terkait.

Selain itu, fraksi PDIP DPRD Kota Pagar Alam menyoroti terkait adanya parkir liar di beberapa titik jalan di wilayah Kota Pagar Alam agar dapat ditertibkan lantaran menyebabkan kemacetan dan mengganggu pengguna jalan lainnya.(Rep)

Pemkot Pagar Alam Gelar Pelatihan Hospitality bagi Pelaku Usaha Pariwisata

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Jenis usaha yang memerlukan pelayanan hospitality (ramah, senyum) dan sejenisnya seperti pelayanan di hotel, pariwisata, homestay dan sebagainya. Karena tanpa hospitality pengunjung akan sepi dan seandainya mampir itupun sekali saja.

Berkenaan dengan hal diatas,Wali Kota Pagar Alam, yang diwakili Staf Ahli Bidang SDM dan Kesra Setdako Pagar Alam Sunarto, membuka kegiatan Pelatihan Hospitality dan Pelayanan Prima Pelaku Usaha Pariwisata di Kota Pagar Alam Tahun 2026, bertempat di Aula Hotel/Villa Gunung Gare, Kota Pagar Alam, Kamis, 29 Januari 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan selama 3 hari, dengan diikuti oleh 70 peserta, dan mengundang narasumber yang ahli di bidangnya, seperti Politeknik Pariwisata Sumsel, Politeknik Negeri Sriwijaya, dan Manager Hotel Santika Lahat.

Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Bidang SDM dan Kesra mengungkapkan pentingnya pelatihan ini sebagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme para pelaku usaha dan pegawai yang bergerak disektor pariwisata, dan akan membuat pariwisata Pagar Alam bisa dikenang baik oleh para pengunjung.

“Ikutilah kegiatan ini sampai selesai, dan semoga ilmu yang diraihnya bisa diterapkan dalam menjalankan bisnis yang sedang dijalankan,” pungkas Staf Ahli.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata kota Pagaralam.Brilian Astofani melalui Kabid Sumber Daya Manusia (SDM) Martha Dinata menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan dalam pelayanan pariwisata,hotel, homestay dan sebagainya yang berhubungan dengan publik.

“Harapan kita pengunjung ke Pagaralam sebagai daerah tujuan wisata akan nyaman dan berkenan,sehingga jumlah kunjungan  dan pengunjung meningkat.”tutupnya (Rep)

Pemkot Pagar Alam dan Kejari Letakkan Batu Pertama Ghumah Baghi Restorative Justice

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Pemkot Pagar Alam bersama Kejaksaan Negeri Pagar Alam melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Ghumah Baghi Restorative Justice di kawasan Eks MTQ Gunung Gare, Selasa (27/01/2026). Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Ludi Oliansyah, Kajati Sumsel Dr. Ketut Sumedana, Kajari Pagar Alam Dr. Ira Febrina, serta Forkopimda, termasuk Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K.

Kapolres Pagar Alam tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan penyelesaian hukum berbasis musyawarah dan kearifan lokal masyarakat Besemah.

Kajati Sumsel Dr. Ketut Sumedana menjelaskan bahwa rumah Restorative Justice merupakan rumah masyarakat untuk menyelesaikan persoalan secara damai, tanpa harus selalu berujung ke pengadilan, selama memenuhi ketentuan yang berlaku.

Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K. menyampaikan apresiasi atas pembangunan Ghumah Baghi. “Ini langkah positif untuk menghadirkan penyelesaian masalah yang lebih humanis, menjaga persatuan, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Pagar Alam,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Mansyur, S.H. menambahkan, kehadiran Polri dalam kegiatan ini adalah bentuk sinergi bersama pemerintah dan kejaksaan dalam mendukung penegakan hukum yang berkeadilan dan berakar pada budaya lokal. (Rep)

Wali Kota Pagar Alam Lepas Bantuan untuk Korban Bencana di Sumbar, Sumut, dan Aceh

PAGARALAM -(deklarasinews.com)-  Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah lepas keberangkatan bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh, dari Pemerintah Kota (Pemkot) dan masyarakat Kota Pagar Alam, di Depan Rumah Dinas Wali Kota Pagar Alam, pada Senin (26/01/2026).

Bantuan ini berupa bantuan pangan, yakni paket sembako, mie instan, popok bayi, pakaian layak pakai, serta uang tunai kurang lebih Rp342 juta, yang diangkut menggunakan mobil truk pribadi milik Wali Kota Ludi.

Adapun pengiriman bantuan ini akan difokuskan ke salah satu daerah yang terdampak bencana namun belum banyak menerima bantuan, yakni di wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

“Ternyata masih ada daerah yang memang belum terjangkau, Alhamdulillah dari hasil penelusuran tim MUI Kota Pagar Alam, juga telah membuat posko khusus, di Kabupaten Agam, yang salah satu yang harus kita tuju, karena masih banyak yang belum terjangkau,” ungkap Wako Ludi.

Wako Ludi pun berharap, bantuan yang dikirimkan ini dapat membantu dan meringankan beban saudara-saudara yang terkena musibah di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh.

Sementara Kepala BPBD kota Pagaralam John Hasman menambahkan,bantuan yang dilepas merupakan sumbangan dari ASN beserta masyarakat serta ormas.”sumber bantuan dari ASN,masyarakat serta organisasi yang ikut terpanggil dengan musibah yang dialami oleh korban.’tutupmya (Rep)

Wako Pagaralam Apresiasi Petani Saat Panen Raya Bawang Merah

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota Pagar Alam terus berupaya menekan laju inflasi dan memperkuat ketahanan pangan, salah satunya melalui pengembangan budi daya bawang merah. Upaya tersebut ditandai dengan panen raya bawang merah varietas Bima di Kelurahan Pelang Kenidai Kecamatan Dempo Tengah, Rabu 14 Januari 2026.

Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah didampingi Sekretaris Daerah Zaily Oktosab Fitri Abidin mengatakan, budi daya bawang merah merupakan langkah strategis untuk menjaga ketersediaan pangan dan menstabilkan harga di pasaran. Ia mengapresiasi para petani Pelang Kenidai atas keberhasilan panen yang dinilai membuktikan sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah.

Menurut Wali Kota, varietas Bima memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Pagar Alam. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung sektor pertanian melalui peningkatan sarana prasarana, pendampingan teknis, serta penguatan kelompok tani guna mewujudkan swasembada pangan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menerima rompi Satgas Swasembada Pangan dari Kementerian Pertanian RI sebagai simbol tanggung jawab pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan.

Sementara itu, Ketua Komunitas Petani Bawang Merah Kota Pagar Alam, Supri, menyampaikan harapan agar petani mendapatkan bimbingan teknis dari dinas terkait untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas tentang budi daya Bawang Merah.

Menurutnya, produksi bawang merah di Pagar Alam saat ini masih relatif terbatas dan masih didominasi pasokan dari luar daerah. Meski demikian, dari sisi kualitas, bawang merah Pagar Alam dinilai tidak kalah bersaing.

“Kami sangat berharap adanya pendampingan dan bimbingan teknis, khususnya dalam budidaya bawang merah, agar produksi lokal dapat terus meningkat,” ujar Supri.(Rep)

Tuntut Kejelasan Ganti Rugi Lahan, Warga Dempo Tengah Pagar Kawat Berduri Pintu Air Proyek Irigasi Lematang

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Warga Semidang Alas Sakun bersama warga lainnya di Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagaralam provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Rabu (14/1/2026) memagar kawat berduri di 3 jalur pintu air lokasi Proyek Daerah Irigasi Lematang, Pemasangan kawat berduri ini buntut dari ketidakjelasan ganti rugi lahan perkebunan kopi warga, kebun kopi tidak bisa digarap akibat dampak proyek irigasi Lematang yang sampai saat ini masyarakat belum  dapat  untuk cetak dan garap lahan Tani Sawah.

Saat di lokasi, Sakun bersama beberapa warga lain yang punya lahan awalnya sudah menjalin komunikasi dengan pihak kontraktor dan Kasatker dari Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS)  VIII Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air menyampaikan bahwa setidaknya ribuan meter lahannya belum ada pergantian dan tidak bisa digarap karena dampak proyek irigasi Lematang tersebut.” kata Sakun.

Memang sudah ada pemberitahuan kalau pihak Satker dalam hal ini di kantor Pengadilan sudah koordinasi dengan pegawainya bernama Abel,  mempersilakan warga memasukkan surat permohonan ganti rugi. Warga pun sudah mengirimkan surat, namun terlalu banyak ketentuan persyaratan dari pihak BPN.” keluh Sakun.

Siring Sekunder ada empat pintu Saluruhnya pada proyek tersebut,  Sementara Tiga Titik Nol Sekunder tepat ada di lahan miliknya, jadi lahan miliknya sudah hancur-sehancurnya, lahan kebun kopi, kami Warga bukan tidak dukung adanya pembangunan proyek tersebut, namun pemerintah juga harus pikirkan lahan kami yang sudah di gunakan proyek tersebut.”jelasnya.

Lanjut Sakun  Tegas,  agar dilakukan Pengkajian ulang  lahan yang terpakai oleh Proyek Irigasi Lematang,  Badan Pertanahan Nasional (BPN) kota Pagaralam Lakukan Ukur ulang, mengingat banyaknya titik bengek persyaratan di minta, saya yakin kalau dilakukan pengukuran ulang lahan akan lebih luas dari perkiraan dan catatan laporan awal pergantian, karna pakta lapangan semua melebar.”tegasnya.

Kami sebagai Warga sudah berupaya menjalin komunikasi intensif dengan para pengambil kebijakan dalam proyek itu, namun tak digubris. Setiap ditemui, pihak BPN terkesan sangat mempersulit proses dengan berbagai alasan dan aturan padahal ini jelas lahan saya,  ada yang sudah sertifikat dan ada juga Seporadik, bukankah saat dulu dilakukan pengukuran sudah jelas semua.  Kenapa saat mau di urus tentang dana ganti rugi yang dana nya sudah di titipkandi kantor Pengadilan. Sangat sulit.” imbuhnya.

“Makanya sembari menunggu kepastian ganti rugi kami pasang kawat berduri”pungkasnya.(Rep)

Ratusan Siswa SD Negeri 09 Pagaralam Gembira Dapat Seragam Gratis dari Wali Kota

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Senyum ceriah tanda gembira dan senang tak dapat dipungkiri saat mendapat seragam gratis dari Walikota Pagaralam Ludi Oliansyah. Sebanyak ratusan setel seragam dibagikan untuk siswa SD Negeri 09 oleh guru guru Selasa (06/01),dengan sukacita nya siswa siswi menerima seragam gratis sambil ditenteng dengan hiasan senyum lebar merona.

Kepala SD Negeri 09 Wasono kepada media ini di ruang kerjanya menjelaskan, sesuai dengan data seragam gratis program Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam kita bagikan.

“Seragam gratis bagi siswa SD dan SLTP baik Negeri maupun Swasta merupakan program Walikota,dan tentunya amat bermanfaat karena mengurangi biaya bagi orang tua dan walimurid,”terangnya.

Betapa senang dan gembira nya mereka (siswa) seperti yang kita lihat, imbuhnya.

Sedikit perlu kehati hatian kita saat pembagian,jangan sampai yang lelaki dapat rok, candanya.

Terpantau beberapa tenaga pendidik memilah seragam gratis yang akan dibagikan sesuai peruntukannya.(Rep)

Walikota Pagaralam Kukuhkan 1.729 PPPK Paruh Waktu

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Puluhan tahun mengabdi akhirnya berbuah manis. Sebanyak 1.729 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu secara resmi dikukuhkan dan menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan di lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam.

Pengukuhan dan penyerahan SK tersebut dilaksanakan langsung oleh Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, didampingi Ketua TP PKK, dan Forkopimda Pagar Alam, Sekda beserta jajaran OPD Pemkot Pagar Alam, di Lapangan Eks. MTQ Gunung Gare, Rabu (31/12/2025).

Nampak jelas terpancar dari wajah wajah PPPK Paruh Waktu senyum sumringah setelah dikukuhkan dan mendapatkan SK yang didambakan. Terpantau ,sejak pukul 07.00 WIB mereka (PPPK Paruh Waktu -red) sudah memadati lokasi dengan diantar keluarga, sahabat dan handai taulan. Jalan ke lokasi pelantikan ramai dan sedikit menyebabkan kemacetan. Usai pelantikan bersama keluarga sebagian menyempatkan diri mencicipi hidangan yang disiapkan dari rumah sembari menikmati indahnya pemandamgan dan udara pegunungan yang sejuk.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan secara simbolis sumbangan sukarela dari seluruh PPPK Paruh Waktu Pemkot Pagar Alam, sebesar Rp.62.835.000, untuk diberikan kepada para korban bencana alam di Provinsi Aceh, Sumut dan Sumbar. (Rep)

Jalan Kerukunan Warnai Peringatan Hari Amal Bhakti ke-80 Kemenag di Pagar Alam

PAGARALAM -(deklarasinews.com)– Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, didampingi Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam, Zaily Oktosab Fitri Abidin, melepas sekaligus mengikuti kegiatan Jalan Kerukunan dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026, yang dilaksanakan halaman kantor Kankemenag Kota Pagar Alam, Sabtu, 20 Desember 2025.

Peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama RI tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”. Kegiatan tesebut diikuti Jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Pagar Alam, perwakilan dari Forkopimda, Staf Ahli TP PKk, tokoh agama, ASN, Guru madrasah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pagar Alam, H. Muhammad Albarr, menyampaikan bahwa peringatan Hari Amal Bhakti bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum refleksi atas perjalanan panjang pengabdian Kementerian Agama dalam membina kehidupan beragama yang harmonis, moderat, dan penuh toleransi di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Tema kerukunan yang diangkat melalui kegiatan Jalan Kerukunan ini memiliki makna yang sangat mendalam. Jalan sehat tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas melangkahkan kaki, tetapi juga menjadi simbol perjalanan kebersamaan, persatuan, serta komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat persaudaraan dan menumbuhkan semangat saling menghormati serta menghargai perbedaan.

Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Kota Pagar Alam merupakan miniatur Indonesia dengan keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial. Keberagaman tersebut merupakan kekayaan yang harus dirawat dan dijaga bersama demi terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun dan damai.

Selain mengikuti Jalan Kerukunan, Wakil Wali Kota Pagar Alam juga turut menjadi tim penilai dalam lomba kuliner nonberas yang diselenggarakan dalam rangkaian peringatan HAB ke-80 Kemenag RI. Lomba ini diikuti oleh 12 peserta yang berasal dari KUA kecamatan dan madrasah Kota Pagar Alam, dengan ketentuan bahan olahan tidak menggunakan bahan baku beras.(Rep)

Peringati HUT ke-26 DWP, Wawako Pagar Alam Ingatkan Bapak-Bapak: “Cukup Satu Istri”

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wakil Walikota Pagaralam.H.Bertha mengingatkan para bapak bapak jangan coba coba menduakan, cukup satu isteri.

Ditegaskan Wawako pada Peringatan hari Dharma Wanita Persatuan (DWP)  kota Pagaralam ke 26 yang dipusatkan di Balai Kota, Kamis (18/12). Gelaran terlihat meriah dan semarak yang ditandai dengan tarian khas Besemah, tari Kebagh serta pemotongan Punjung Besemah.

HUT DWP ke 26 turut dihadiri oleh Sekda kota Pagaralam, Zaily Oktosab, Asisten II, para kepala dinas, badan dan tamu undangan penting lainnya.

DWP kali ini mengusung Thema ‘peran serta DWP dalam Pendidikan anak bangsa Indonesia Emas 2045 dan  Tag line DWP Mengajar : mendidik dengan hati menginsipirasi negeri.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Pagaralam H.Bertha mengatakan .Perempuan mempunyai peranan penting dalam rumah tangga “Dharma wanita merupakan tonggak awal dalam rumah tangga dan pendidikan awal. Peranan seorang ibu dalam kehidupan anak sehari-hari tidaklah mudah “kondisi saat ini harus dicermati oleh ibu-ibu.” ingatnya. Organisasi DWP adalah organisasi besar yang tersebar di Indonesia, dan hendaknya dapat menjalin kerjasama dengan pemerintahan.

“Mendidik anak harus dengan hati ini dimaksudkan hati yang tidak rapuh, untuk itu kaum laki-laki atau bapak bapak cukup satu isteri saja,” pesan Wawako..

“Izin dari isteri pertama tidak gampang didapat, imbuh Wawako. “Mendidik dan merawat anak seorang ibu harus dengan hati, jadi jangan poligami.”tandasnya.

Ketua DWP kota Pagaralam Reni Agustiani Zaily dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih kepada sponsor yang telah berpartisipasi dalam kegiatan serta lancarnya peringatan HUT DWP ke 26. (Rep)