Nobar Piala Dunia 2026, TNI dan Masyarakat Bersatu dalam Semangat Kebersamaan

PURWOKERTO -(deklarasinews.com)- Gemuruh sorak sorai dan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 yang digelar di Korem 071/Wijayakusuma bersama masyarakat, Jumat (26/6/2026). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.

Puluhan prajurit, keluarga besar TNI, serta masyarakat dari berbagai kalangan tampak antusias menyaksikan pertandingan sepak bola terbesar di dunia. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung menciptakan suasana harmonis yang mencerminkan kuatnya hubungan antara TNI dan masyarakat.

Lebih dari sekadar menyaksikan pertandingan, nobar ini menjadi sarana komunikasi sosial yang efektif untuk membangun kedekatan emosional, memperkuat soliditas, dan menumbuhkan rasa persaudaraan. Melalui momen sederhana namun bermakna ini, TNI dan masyarakat dapat berinteraksi secara langsung dalam suasana santai dan penuh keakraban.

Semangat olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas, kerja sama, dan persatuan menjadi inspirasi bagi seluruh peserta untuk terus menjaga kerukunan, mempererat kebersamaan, serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Korem 071/Wijayakusuma untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga dalam membangun hubungan sosial yang harmonis sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Bersama Rakyat, TNI Kuat. Bersama TNI, Rakyat Hebat.”

Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Bukit Kemuning Gelar Senam Kesegaran Jasmani Bersama Masyarakat

LAMPURA -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memeriahkan momentum 80 tahun Polri mengabdi pada masyarakat, Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Kemuning menggelar kegiatan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) bersama. Kegiatan ini berlangsung meriah di halaman Mapolsek Bukit Kemuning pada Jumat pagi, 26 Juni 2026.

Kegiatan olahraga bersama ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bukit Kemuning, AKP Riki Nopariansyah, S.H., M.H., dan diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari personel kepolisian serta elemen masyarakat dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Bukit Kemuning dan Kecamatan Abung Tinggi.

Suasana penuh kebersamaan dan keceriaan menyelimuti halaman kantor polsek sejak pukul 07.00 WIB. Masyarakat dari berbagai kalangan usia, mulai dari dewasa hingga anak-anak, tampak antusias mengikuti gerakan instruktur senam di bawah tema “Polri Untuk Masyarakat – Sehat, Bersama, dan Bahagia.”

Kapolsek Bukit Kemuning, AKP Riki Nopariansyah, menyampaikan bahwa kegiatan senam kebugaran ini bukan sekadar untuk menjaga kesehatan fisik, melainkan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, sinergisitas, dan kedekatan antara Polri dengan masyarakat di wilayah hukum Polsek Bukit Kemuning.

“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hidup sehat, bugar, dan yang paling utama adalah mempererat kebersamaan. Polri akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mengabdi dan memberikan rasa aman,” ujar AKP Riki Nopariansyah.

Acara yang terbuka untuk umum dan gratis ini berjalan dengan aman, tertib, dan sukses, sekaligus menjadi bukti nyata harmonisnya hubungan antara jajaran Polres Lampung Utara, khususnya Polsek Bukit Kemuning, dengan warga binaannya.

sumber humas Polsek Bukit Kemuning – Polres Lampung Utara*yosse

Yonif 410/Alugoro berhasil merebut hati 37 OPM kembali ke NKRI

PAPUA -(deklarasinwes.com)- ‎Penyerahan diri yang termasuk komandan Batalion Ovir Kodap IV Sorong Raya Simon Orocomna dan Komandan Batalion Sair Kodap IV Sorong raya Paulinus Muuk di ikuti 35 anggota, terjadi di Pos Mayerga Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro (25/6/2026).

‎Kegiatan tersebut di lanjutkan dengan Pengucapan ikrar setia dan penyerahan bendera bintang kejora serta senjata dipimpin langsung oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan III) Letjen TNI Lucky Avianto dan dihadiri oleh Komandan Yonif 410/Alugoro Letkol Inf Sudarmanto S.I.P M.I.P Gubernur Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari, Kabinda Papua Barat, Ketua DPR Papua Barat, unsur Forkopimda, di Lapangan Makodam Kodam XVIII/Kasuari.

‎‎Pendekatan yang mengedepankan kesejahteraan dan keamanan masyarakat yang di Lakukan Oleh Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro tersebut berhasil membangun kepercayaan sehingga puluhan warga yang sebelumnya bergabung dengan kelompok OPM memutuskan kembali ke pangkuan NKRI bersama keluarga mereka.

‎‎“Prosesi Kembalinya saudara-saudara kita beserta keluarga sebanyak 37 orang berlangsung cukup panjang(sekitar 6 bulan), yang dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis serta penuh kesabaran. inisiasi timbul dari saudara-saudara kita yang dilatarbelakangi kesadaran diri tentang masa depan keluarga yang lebih baik,” ujar Letjen TNI Lucky Avianto.

Sesuai dengan hasil komunikasi antara Satgas Yonif 410/Alugoro dengan Anggota Kodap IV/Sorong Raya, Diperoleh kesepakatan untuk menerima dan menjemput Anggota Kodap IV/Sorong Raya beserta Keluarga sejumlah 37 orang di Pos Mayerga Satgas Yonif 410/Alugoro di Kp. Mayerga Distrik Moskona Barat Kab. Teluk Bintuni.

‎Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis enam pucuk senjata api sebagai barang bukti. Salah satu senjata yang diserahkan merupakan senjata organik milik aparat yang sebelumnya sempat digunakan oleh kelompok OPM dalam aksi penyerangan terhadap aparat keamanan.

‎Dengan kembalinya 37 eks anggota OPM ke pangkuan NKRI, diharapkan stabilitas keamanan dan pembangunan di Kabupaten Teluk Bintuni serta wilayah Papua Barat dapat terus meningkat, sehingga masyarakat dapat hidup dengan aman, damai, dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pangdam XXI/RI Pastikan Progres KDKMP Di Lampung Barat Sesuai Target

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), meninjau pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pekon Kembahang, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat, Rabu (24/6/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target sekaligus mendorong percepatan penyelesaian dengan tetap mengutamakan kualitas hasil pekerjaan.

Pangdam XXI/RI menegaskan bahwa TNI AD melalui Kodam XXI/Radin Inten mendapat tugas membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur fisik KDKMP. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat diminta fokus menyelesaikan pembangunan agar fasilitas tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Dalam arahannya, Pangdam menyampaikan bahwa Provinsi Lampung saat ini menjadi daerah dengan capaian pembangunan KDKMP terbaik di luar Pulau Jawa. Meski demikian, ia menilai masih diperlukan percepatan di beberapa wilayah, termasuk Lampung Barat, melalui evaluasi terhadap berbagai kendala yang dihadapi, mulai dari faktor geografis, ketersediaan material, hingga proses administrasi.

Selain mengejar target waktu, Pangdam juga menekankan pentingnya kualitas bangunan. Ia meminta setiap detail pekerjaan diselesaikan dengan rapi dan profesional agar KDKMP tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas yang mampu mendukung operasional dalam jangka panjang. Mitra yang menunjukkan kinerja baik dan cepat pun akan menjadi prioritas pada pekerjaan berikutnya.

Ke depan, KDKMP diharapkan menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa yang terintegrasi dengan berbagai layanan, mulai dari dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG), layanan perbankan melalui Bank Himbara, hingga pelayanan kesehatan. Dengan demikian, keberadaan KDKMP diharapkan mampu menjadi penggerak kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah.

Pangdam XXI/RI Dorong Profesionalisme Dan Percepatan Program Unggulan Di Lampung Barat

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 0422/Lampung Barat, Rabu (24/06/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk melaksanakan pengawasan dan evaluasi satuan sekaligus memberikan arahan strategis guna meningkatkan profesionalisme, kinerja, dan semangat pengabdian prajurit dalam mendukung tugas TNI AD di wilayah.

Dalam arahannya kepada prajurit dan PNS Kodim 0422/Lampung Barat, Pangdam XXI/RI menekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu menghadirkan perubahan nyata di satuan.

Pangdam juga mendorong percepatan pelaksanaan berbagai program unggulan Kodam, seperti pembangunan jembatan dan ketahanan pangan, agar target capaian kerja dapat meningkat secara signifikan dalam waktu dekat.

Pangdam turut mengingatkan seluruh prajurit agar senantiasa bekerja dengan rasa syukur, keikhlasan, dan berpedoman pada Sumpah Prajurit serta aturan hukum yang berlaku.

Selain itu, beliau menegaskan pentingnya bijak dalam bermedia sosial dengan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi serta menghindari aktivitas siaran langsung atau pembuatan konten media sosial selama jam dinas.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga memaparkan perkembangan pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan sekaligus mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan Yon TP merupakan implementasi tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang berperan membantu pemerintah daerah dalam berbagai program pembangunan dan penanganan kebutuhan masyarakat.

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja, Pangdam XXI/Radin Inten meninjau lokasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pekon Kembahang, Kecamatan Batu Brak.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Kodam XXI/Radin Inten dalam memastikan kesiapan satuan, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta mendukung percepatan pembangunan wilayah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Syukuran Selesainya 20 Titik Jembatan Perintis Garuda Kodam XXI/RI

BENGKULU TENGAH -(deklarasinews.com)- Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), memimpin acara syukuran selesainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda tahap III dan IV yang tersebar di 20 titik, terdiri dari 8 jembatan di wilayah Lampung dan 12 jembatan di wilayah Bengkulu. Kegiatan yang dipusatkan di Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, tersebut diikuti secara virtual oleh para Dandim jajaran Kodam XXI/Radin Inten bersama unsur Forkopimda setempat, Rabu (24/06/2026).

Dalam sambutannya, Pangdam menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana vital yang memperlancar konektivitas antarwilayah, meningkatkan aksesibilitas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Pangdam, infrastruktur yang memadai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, jembatan yang telah dibangun diharapkan mampu menunjang aktivitas sehari-hari warga, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perdagangan, serta membuka akses pendidikan yang lebih mudah bagi generasi muda di wilayah pedesaan.

Lebih lanjut, Pangdam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga dan merawat Jembatan Perintis Garuda agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Rasa memiliki dan kepedulian bersama, menurutnya, menjadi kunci penting dalam menjaga keberlangsungan fungsi infrastruktur yang telah dibangun untuk kepentingan masyarakat luas.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh personel Satgas Jembatan, pemerintah daerah, serta masyarakat yang telah mendukung dan berkontribusi selama proses pembangunan. Suasana syukuran berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, ditandai dengan penyerahan bantuan sembako kepada warga sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Pangdam XXI/RI Apresiasi Gelar Adat “Panglima Raja” untuk Panglima Kopassus

BENGKULU -(deklarasinews.com)- Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) menyampaikan apresiasi atas penganugerahan gelar adat “Panglima Raja” kepada Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi oleh Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Bengkulu. Prosesi adat tersebut berlangsung khidmat di Balai Semarak, Bengkulu, Selasa (23/6/2026).

Pangdam XXI/RI menilai pemberian gelar adat tersebut merupakan bentuk penghormatan yang tinggi dari masyarakat adat Bengkulu kepada sosok pemimpin yang telah menunjukkan dedikasi, integritas, dan pengabdian terbaiknya kepada bangsa dan negara melalui institusi TNI.

Menurutnya, penghargaan ini memiliki makna yang mendalam karena diberikan kepada putra asli Bengkulu yang berhasil menorehkan prestasi dan mencapai posisi strategis sebagai Panglima Kopassus. Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bengkulu sekaligus inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan mengabdi kepada bangsa.

Lebih lanjut, Pangdam menegaskan bahwa pemberian gelar adat tersebut juga menjadi simbol kuatnya hubungan emosional antara rakyat dan TNI. Tradisi adat yang sarat nilai budaya ini menunjukkan kecintaan masyarakat terhadap TNI sebagai institusi yang senantiasa hadir di tengah rakyat.

Ia berharap momentum tersebut semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga persatuan, keamanan, dan pembangunan daerah.

Tampilkan Kemampuan Dan Disiplin, Prajurit Yonif TP 891/MS Sambut Pangdam XXI/RI

SELUMA -(deklarasinews.com)- Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif TP 891/Maharaja Sakti, Kabupaten Seluma, Selasa (23/6/2026), untuk meninjau kesiapan satuan, kesejahteraan prajurit, serta pengembangan program ketahanan pangan.

Kedatangan Pangdam XXI/Radin Inten disambut oleh Wadanyonif TP 891/MS beserta seluruh prajurit. Rangkaian kegiatan diawali dengan penerimaan jajar kehormatan, foto bersama, serta peninjauan demonstrasi bela diri yang menampilkan kemampuan, disiplin, dan profesionalisme prajurit dalam mendukung tugas pokok satuan.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam menerima paparan satuan yang memuat kondisi personel, pelaksanaan program kerja, dan capaian satuan. Pangdam juga meninjau akomodasi prajurit guna memastikan fasilitas yang tersedia mampu mendukung kesejahteraan dan kesiapan personel dalam menjalankan tugas.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan, Pangdam meninjau lahan pertanian, peternakan, serta pembangunan area peternakan baru yang tengah dikembangkan oleh satuan. Selain itu, Pangdam turut mengecek dapur prajurit di GOR Seluma untuk memastikan kualitas penyelenggaraan makanan tetap terjaga dengan baik.

Pada pengarahan kepada seluruh prajurit, Pangdam XXI/RI menegaskan bahwa kemampuan fisik merupakan identitas utama seorang prajurit TNI. Untuk itu, seluruh prajurit diperintahkan meningkatkan kemampuan fisik secara bertahap, diawali target minimal 10 kali pull-up yang akan dievaluasi dan ditingkatkan hingga mencapai standar ideal Kesamaptaan Jasmani.

Pangdam juga menekankan pentingnya disiplin, kepatuhan hukum, dan kewaspadaan terhadap pengaruh negatif media sosial. Tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba maupun pelanggaran disiplin lainnya.

Seluruh prajurit diingatkan untuk tetap berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI sebagai landasan dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pangdam XXI/RI Cek Personel Dan Pangkalan Kipan C Yonif 144/JY

BENGKULU SELATAN -(deklarasinews.com)- Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), beserta rombongan mengunjungi Kompi Senapan (Kipan) C Yonif 144/Jaya Yudha, Bengkulu Selatan, Selasa (23/06/2026). Dengan meninjau kesiapan personel, materiil, serta kondisi pangkalan sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan prajurit.

Selain memeriksa kesiapan personel, Pangdam XXI/Radin Inten juga meninjau kondisi pangkalan Kipan C. Peninjauan ini bertujuan melihat secara langsung sarana dan prasarana pendukung yang digunakan prajurit dalam melaksanakan tugas sehari-hari serta memastikan lingkungan satuan tetap terawat dengan baik.

Dalam arahannya, Pangdam XXI/RI memberikan perhatian khusus terhadap kebersihan senjata yang digunakan personel jaga satri. Menurutnya, perawatan senjata merupakan bagian penting dari disiplin prajurit yang harus dilaksanakan secara konsisten guna menjamin kesiapan operasional satuan.

Pangdam XXI/RI juga menekankan pentingnya menjaga kerapian dan penampilan personel jaga satri sebagai cerminan profesionalisme prajurit TNI. Sikap, penampilan, dan kedisiplinan yang baik dinilai menjadi faktor penting dalam membangun citra positif satuan di tengah masyarakat.

Selain aspek kesiapan dan disiplin, Pangdam turut menyoroti kebutuhan air bersih di lingkungan Kipan C yang selama ini masih menjadi kendala. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, beliau mendorong pengadaan sumur bor sebagai solusi guna memenuhi kebutuhan air bagi prajurit dan keluarga yang berada di lingkungan satuan. Usai melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan, Pangdam beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju Bengkulu menggunakan helikopter.

Apkowil Harus Kuasai Potensi Wilayah dan Hadir di Tengah Masyarakat

BENGKULU SELATAN -(deklarasinews.com)- Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) menegaskan pentingnya peran Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) dalam memahami secara menyeluruh potensi dan kondisi wilayah binaan. Menurutnya, kehadiran Danramil dan aparat teritorial di lapangan menjadi kunci keberhasilan pembinaan teritorial sekaligus mendukung berbagai program strategis pemerintah di daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Pangdam saat memberikan pengarahan kepada Prajurit, PNS, dan Persit di Kodim 0408/Bengkulu Selatan, Selasa (23/6/2026).

“Para Danramil harus selalu ada di lapangan sehingga memahami potensi dan kondisi wilayah binaannya,” tegas Pangdam.

Menurutnya, keberhasilan tugas satuan teritorial tidak hanya ditentukan oleh kemampuan personel, tetapi juga oleh kedekatan dan pemahaman terhadap masyarakat serta lingkungan di wilayah tanggung jawab masing-masing. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat akan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mempercepat deteksi dan penyelesaian berbagai persoalan yang berkembang di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga menyampaikan berbagai program strategis pemerintah yang saat ini menjadi perhatian bersama, di antaranya pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih, program ketahanan pangan nasional, serta rencana pembentukan Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di wilayah Bengkulu.

Pangdam menegaskan bahwa seluruh prajurit harus mendukung dan mengawal program-program tersebut sebagai bagian dari kontribusi nyata TNI AD dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Pangdam mengingatkan seluruh Prajurit, PNS, dan Keluarga Besar TNI (KBT) Kodim 0408/Bengkulu Selatan agar senantiasa bijak dalam menggunakan media sosial. Ia menekankan pentingnya menjaga etika, disiplin, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun institusi.

Mengakhiri arahannya, Pangdam XXI/Radin Inten berharap seluruh prajurit Kodim 0408/Bengkulu Selatan terus meningkatkan profesionalisme, dedikasi, dan semangat pengabdian sebagai prajurit teritorial yang mampu memberikan karya terbaik bagi bangsa dan negara.

“Jadilah prajurit teritorial yang senantiasa memberikan karya terbaik bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.