Polda Sumsel Perkuat Sinergi Dukung Program Presiden pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional, menjaga stabilitas keamanan, serta mengawal berbagai agenda pembangunan pemerintah pada momentum Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di halaman depan Griya Agung Palembang, Rabu, 1 Juli 2026.

Upacara dipimpin oleh Gubernur Sumatera Selatan selaku Inspektur Upacara didampingi oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pejabat Utama Polda Sumsel, unsur TNI, instansi pemerintah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat Sumatera Selatan.

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum mempertegas transformasi Polri sebagai institusi yang semakin profesional, modern, humanis, dan adaptif dalam menjawab tantangan keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan nasional.

Dalam amanat Presiden Republik Indonesia yang dibacakan Gubernur Sumatera Selatan, ditekankan bahwa Polri memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika geopolitik global, perkembangan kejahatan transnasional, serta berbagai tantangan keamanan yang semakin kompleks. Polri juga diharapkan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan nasional.

Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, Polda Sumatera Selatan terus mengoptimalkan dukungan terhadap berbagai program prioritas pemerintah, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), penguatan ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan pertanian dan jagung, pengamanan Proyek Strategis Nasional (PSN), serta penguatan pelayanan publik berbasis transformasi digital sesuai konsep Polri Presisi.

Rangkaian upacara juga diisi dengan penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya serta penyematan Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun, 16 Tahun, dan 8 Tahun kepada personel Polri yang dinilai memiliki dedikasi, loyalitas, serta pengabdian tanpa cela kepada institusi dan negara.

Keberhasilan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sumatera Selatan turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan iklim investasi, perlindungan sektor industri, kelancaran pembangunan infrastruktur, serta terciptanya kepastian hukum yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa seluruh jajaran Polda Sumsel siap mengawal setiap kebijakan strategis pemerintah demi terwujudnya keamanan yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami memastikan seluruh personel Polda Sumsel siap mengawal program strategis nasional, mulai dari ketahanan pangan, hilirisasi industri, hingga berbagai program pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah. Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas, memberikan rasa aman, serta mendukung kemajuan bangsa,” tegas Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penguat komitmen seluruh jajaran Polda Sumsel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen menghadirkan Polri yang semakin Presisi, profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan, Polda Sumsel akan terus mendukung program pemerintah, menjaga stabilitas keamanan, serta membangun kepercayaan publik sebagai modal utama mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat integritas, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara, sejalan dengan semangat “Polri untuk Masyarakat” dalam mendukung terwujudnya Indonesia Maju. (Ags).

59 Paket Sabu Gagal Beredar Kesigapan Satnarkoba Polres Pagar Alam

PAGAR ALAM -(deklarasinews.com)- Satresnarkoba Polres Pagar Alam kembali berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika dengan mengamankan seorang pria berinisial Hasan Basri alias Caong beserta 59 paket diduga sabu siap edar. Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut atas informasi masyarakat dan menjadi bukti komitmen Polres Pagar Alam dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

Pengungkapan berlangsung pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 14.40 WIB di sebuah rumah di Kelurahan Tebat Giri Indah, Kecamatan Pagar Alam Selatan. Operasi dipimpin Kanit Idik II Satresnarkoba IPDA H. Dobi Febriansyah, S.H., di bawah arahan Kasat Resnarkoba IPTU Doris Pidriandi, S.H., yang didampingi Kasi Humas IPTU Mansyur, Amd. Kep., S.H.

Dalam penggeledahan, petugas menemukan 59 paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto sekitar 22 gram yang disimpan di dalam botol plastik merek Folamil Genio dan disembunyikan di lemari pakaian ruang tengah rumah. Polisi juga mengamankan uang tunai sebesar Rp1.100.000 yang diakui pelaku berasal dari hasil penjualan narkotika.

Kasat Resnarkoba IPTU Doris Pidriandi, S.H., menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan ini tidak terlepas dari kerja keras personel serta peran aktif masyarakat yang berani memberikan informasi. Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Pagar Alam untuk menjalani proses penyidikan, sementara penyidik masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain.

Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di Kota Pagar Alam. “Kami akan terus melakukan penindakan secara tegas dan profesional terhadap setiap pelaku tindak pidana narkotika. Dukungan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman serta menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” tegas Kapolres.

Serta mengimbau masyarakat agar terus bersinergi dengan kepolisian, “Apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait penyalahgunaan maupun peredaran narkotika, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Setiap informasi akan kami tindak lanjuti demi mewujudkan Kota Pagar Alam yang aman, bersih, dan bebas dari narkoba,” pungkasnya. (H)

Kebut Pembangunan KDKMP di Lampung Utara, Pangdam XXI Sidak KDKMP Mulang Maya

LAMPURA -(deklarasinews.com)- Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), meninjau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Mulang Maya, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Selasa (30/6/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Video Conference (Vicon) bersama Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, S.Sos., dalam rangka evaluasi percepatan pembangunan KDKMP secara nasional.

Kegiatan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Lampung Utara, jajaran TNI-Polri, perangkat daerah, pemerintah desa, pengurus KDKMP, serta masyarakat setempat.

Dalam arahannya, Pangdam XXI/Radin Inten menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Program Nasional KDKMP di Kabupaten Lampung Utara. Menurutnya, keberadaan KDKMP merupakan bentuk upaya pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengelolaan koperasi yang mandiri, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat desa.

Pangdam menegaskan bahwa KDKMP merupakan program yang dikelola secara swakelola sehingga memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia juga mengingatkan agar fasilitas yang telah dibangun dijaga dan dimanfaatkan dengan baik sebagai aset bersama untuk kepentingan masyarakat.

Lebih lanjut, Pangdam menjelaskan bahwa TNI mendapat amanah dari Presiden Republik Indonesia untuk mendukung percepatan berbagai program prioritas pemerintah, termasuk pengembangan KDKMP, khususnya dalam membantu pemerintah daerah mewujudkan pelaksanaan program yang cepat, tepat, dan efisien.

Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, Pangdam XXI/Radin Inten turut menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga kurang mampu di Desa Mulang Maya.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung keberhasilan Program Nasional KDKMP sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.

Kodim 0410/KBL Fasilitasi Nobar Piala Dunia 2026, Wujudkan Kedekatan TNI dan Warga

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan, Babinsa jajaran Kodim 0410/KBL menggelar kegiatan “Nobar Gembira” bersama warga di Aula Kodim 0410/KBL, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Langkapura, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Rabu (1/7) malam.

Kegiatan nonton bareng (nobar) ini bukan sekadar menonton pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Swedia, melainkan menjadi wadah strategis bagi aparat teritorial untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat. Babinsa tampak akrab duduk berdampingan dengan tokoh masyarakat, pemuda, dan warga sekitar, menyaksikan laga seru yang digelar di Stadion MetLife tersebut.

Babinsa wilayah setempat sertu Zainal abidin, yang turut hadir dalam kegiatan, menyampaikan bahwa nobar ini adalah bentuk pendekatan humanis TNI kepada rakyat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Babinsa adalah sahabat masyarakat. Di sela-sela tugas pembinaan teritorial, kami hadir untuk berbagi kegembiraan, mencairkan suasana, sekaligus memperkuat rasa persatuan. Ini adalah pertahanan rakyat yang sesungguhnya,” ujarnya.

Suasana aula semakin meriah ketika Prancis berhasil menembus babak 16 besar setelah menyingkirkan Swedia dengan skor meyakinkan 3-0. Dalam tayangan layar lebar, penyerang sekaligus kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe, mencetak dua gol gemilang, sementara satu gol lainnya disumbangkan oleh Bradley Barcola. Dua assist brilian dari Michael Olise turut memecah kebisuan warga yang sesekali bersorak sorai.

Namun, yang paling ditonjolkan dalam kegiatan ini adalah peran aktif Babinsa sebagai fasilitator dan motivator. Di sela-sela pertandingan, Babinsa menyempatkan diri berdialog santai dengan generasi muda, mengingatkan pentingnya semangat pantang menyerah seperti yang ditunjukkan oleh para pemain Prancis. Babinsa juga mengajak warga untuk menerapkan sportivitas dan kerja sama tim dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Salah satu warga, Bapak Ahmad (45), mengaku sangat senang dengan kegiatan ini.

“Kami merasa dekat dengan Bapak Babinsa. Tidak kaku, malah seperti kawan sendiri. Nobar seperti ini membuat kami lebih akrab dan peduli satu sama lain,” ungkapnya dengan antusias.

Kegiatan berlangsung hingga selesai dengan tertib dan penuh kegembiraan. Melalui momen kebersamaan ini, Kodim 0410/KBL kembali membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak hanya di medan perang, tetapi juga dalam suka dan duka, termasuk dalam euforia olahraga dunia.

Dengan kemenangan ini, Prancis selanjutnya akan menghadapi Paraguay untuk memperebutkan tiket perempatfinal. Namun bagi warga Kemiling, yang tak kalah penting adalah kebersamaan yang terus terjalin bersama Babinsa, kapan pun dan di mana pun.

Sidak Kesiapan Prajurit di Kotabumi, Ini yang Ditekankan Pangdam XXI/RI

KOTABUMI -(deklarasinews.com)- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Kompi Senapan C Yonif 143/TWEJ, yang berlokasi di Banyu Urip, Kelurahan Kotabumi Ilir, Selasa (30/6/2026).

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda rutin pimpinan untuk meninjau secara langsung kondisi satuan di lapangan. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XXI/RI mengecek kesiapan operasional prajurit serta melihat kondisi pangkalan secara menyeluruh. Kehadiran beliau menjadi wujud nyata perhatian pimpinan dalam memastikan bahwa setiap satuan jajaran Kodam XXI/Radin Inten selalu dalam keadaan siap siaga.

Dalam lawatannya, Pangdam XXI/RI didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Kodam, di antaranya Asops Kasdam XXI/RI Kolonel Inf Triyono S.E., Aslog Kasdam XXI/RI Kolonel Arm Fajar Catur Prasetyo, S.E., M.M., Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr(Han), serta Pabandya Komsos Sterdam XXI/RI Letkol Inf Angki Setiadi.

Di sela-sela peninjauannya, Pangdam XXI/RI memberikan motivasi kepada seluruh prajurit Kompi Senapan C Yonif 143/TWEJ agar senantiasa menjaga profesionalisme, disiplin, dan moril dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Kunjungan kerja ini berjalan dengan tertib, aman, dan lancar sebagai upaya memperkuat soliditas internal satuan.(red)

Memperingati 80 Tahun Polri Untuk Mengabdi, Polsek Bukit Kemuning Gelar Hataman Al-Qur’an 30 Juz

BUKITKEMUNIG -(deklarasinews.com)- Melalui suasana khidmat dan religius, sebanyak 30 santri melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an 30 juz secara bersamaan (hataman) yang diakhiri dengan doa bersama di halaman Mapolsek Bukit Kemuning. Kegiatan religius ini merupakan bagian dari rangkaian acara “Polsek Bukit Kemuning Bersalawat dalam Rangka 80 Tahun Polri Untuk Masyarakar”.

Rangkaian acara dimulai pada Selasa malam (30/06/2026) pukul 20.00 WIB, dan direncanakan acara puncaknya pada Rabu malam (01/07/2026).

Acara hataman ini dihadiri langsung oleh:

Kapolsek Bukit Kemuning, AKP Riki Nopariansyah, S.H., M.H.

Camat Abung Tinggi Ibrahim Haji

Para tokoh agama dan kiai sepuh, di antaranya Kiyai Hi. Imam Murtado, Kiyai Hi. Mudzakir, Kiyai Hasan Mustofa, dan Kiyai Sueb

Tokoh masyarakat: Hi. Wahyudin, Hi. Agus,  Hi. Edi Supriadi,serta Dede Kurniawan

Para ustadz serta santri se-Kecamatan Bukit Kemuning dan Abung Tinggi selaku pembaca ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Jajaran anggota polsek Bukit kemuning

Ketua panitia Agung Satriawan beserta jajaran kepanitiaan.

para tokoh agama, santri, dan jajaran kepolisian duduk bersama di atas panggung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kekhusyukan.

Sinergi Kebersamaan dan Harapan Keselamatan

 

Dalam sambutannya, Kapolsek Bukit Kemuning AKP Riki Nopariansyah, S.H., M.H., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang hadir, khususnya para kiai dan ulama.

“Semoga dengan pembacaan Al-Qur’an 30 juz yang dilantunkan, beserta doa yang dipanjatkan oleh Kiyai Imam Murtado di halaman Mapolsek ini, bisa menjadi perantara keselamatan dunia dan akhirat untuk kita semua. Khususnya bagi para anggota Polri yang sedang bertugas di Polsek Bukit Kemuning,” ujar AKP Riki Nopariansyah.

 

Mewakili jamaah dan tokoh agama yang hadir, Kiyai Sueb menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolsek Bukit Kemuning beserta jajaran yang telah menginisiasi kegiatan bernuansa Islami ini dalam momentum peringatan 80 tahun Polri mengabdi.

Kiyai Sueb berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. Menurutnya, agenda batiniah seperti ini tidak hanya membawa keberkahan bagi institusi Polri, melainkan juga memberikan manfaat spiritual yang luas bagi masyarakat banyak.

Di akhir penyampaiannya, Kiyai Sueb turut mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kecamatan Bukit Kemuning dan Abung Tinggi untuk hadir bersama-sama memeriahkan dan melantunkan selawat pada acara puncak yang akan digelar besok malam, Rabu, 1 Juli 2026.zainal

Dari Ryan Jombang hingga Fredy Pratama, Jejak Helmy Santika Berbuah Komjen

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Nama Helmy Santika kembali menjadi perhatian di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia. Mantan Kapolda Lampung itu resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) setelah menjadi satu dari empat perwira tinggi yang memperoleh kenaikan pangkat bintang tiga pada Selasa, 30 Juni 2026.

Kenaikan pangkat itu bukan sekadar penambahan satu bintang di pundak. Bagi Helmy, promosi tersebut menjadi penanda perjalanan panjang lebih dari tiga dekade sebagai penyidik yang berkali-kali dipercaya menangani perkara besar, mulai dari kejahatan jalanan, narkotika lintas negara, hingga tindak pidana ekonomi yang menyita perhatian nasional.

Saat ini Helmy menjabat sebagai Perwira Tinggi Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri, posisi yang diembannya sejak September 2025. Sebelumnya, lulusan Akademi Kepolisian 1993 itu memimpin Polda Lampung selama hampir dua tahun.

Karier Helmy dibangun dari ruang-ruang penyidikan. Setelah mengawali pengabdian sebagai perwira pertama, ia menempati sejumlah jabatan penting di bidang reserse, di antaranya Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kasubdit Resmob dan Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, hingga Kapolresta Barelang.

Penugasannya di Barelang menjadi salah satu fase yang mengasah reputasinya sebagai penyidik. Wilayah yang berbatasan langsung dengan Singapura itu dikenal rawan menjadi jalur penyelundupan. Di sana, Helmy terlibat dalam pengungkapan berbagai perkara perdagangan orang dan penyelundupan narkotika lintas negara.

Kepercayaan institusi terus mengantarkannya ke jabatan yang lebih strategis. Saat memimpin Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Riau, ia membongkar jaringan narkotika internasional. Tak lama berselang, ia ditarik ke Bareskrim Polri sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus, sebelum kemudian dipercaya menjadi Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus.

Di satuan itu, Helmy menangani berbagai perkara besar, mulai dari investasi bodong, pinjaman online ilegal, hingga kejahatan ekonomi yang melibatkan kerugian negara maupun masyarakat dalam jumlah besar.

Rekam jejaknya juga tercatat dalam sejumlah pengungkapan kasus yang pernah menjadi perhatian publik, seperti pembunuhan berantai Ryan Jombang, pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, kasus korupsi Gayus Tambunan, penculikan warga negara Malaysia di Kepulauan Riau, hingga penangkapan John Kei.

Ketika dipercaya memimpin Polda Lampung pada 2023, Helmy membawa pengalaman panjangnya sebagai penyidik ke ranah kepemimpinan wilayah. Salah satu capaian yang paling menonjol ialah pengungkapan jaringan narkotika Fredy Pratama, yang disebut sebagai salah satu sindikat narkoba terbesar di Indonesia.

Di bawah kepemimpinannya, pengamanan arus mudik dan penyelenggaraan Pemilu di Lampung juga berlangsung kondusif. Ia juga terlibat menjaga stabilitas keamanan saat gelombang demonstrasi terjadi di daerah itu.

Di luar tugas kepolisian, Helmy dikenal memiliki perhatian terhadap kegiatan sosial. Sejumlah komunitas pendamping pasien di Lampung menyebut ia kerap membantu warga yang membutuhkan, mulai dari bantuan pengobatan hingga kunjungan langsung kepada keluarga pasien.

Kini, dengan pangkat Komisaris Jenderal Polisi di pundaknya, Helmy menjadi satu dari empat perwira tinggi Polri yang memperoleh kenaikan pangkat bintang tiga pada tahun ini. Bersama Helmy, tiga perwira lain yang juga naik menjadi Komjen Pol ialah Mulia Hasudungan Ritonga, Gatot Tri Suryanta, dan Rudi Setiawan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, integritas, dan capaian kinerja para perwira tinggi.

“Kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi juga amanah dan tanggung jawab yang lebih besar,” kata Trunoyudo dalam keterangannya.

Menurut dia, Polri berharap para perwira tinggi yang menerima kenaikan pangkat mampu terus memperkuat transformasi Polri Presisi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas. (*)

Sebulan Sapu Bersih Street Crime, Polda Lampung Tangkap 212 Pelaku dan Bongkar Sindikat Kejahatan

LAMSEL -(deklarasinews.com)– Polda Lampung mengungkap sebanyak 140 laporan polisi kasus street crime selama periode 1 hingga 30 Juni 2026 dengan mengamankan 212 tersangka dalam operasi penindakan yang dilaksanakan di seluruh wilayah hukum Polda Lampung.

Kasus yang berhasil diungkap meliputi tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Dari pengungkapan tersebut, tercatat sebanyak 150 korban dalam berbagai aksi kriminalitas jalanan yang terjadi di Provinsi Lampung.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol Indra Hermawan, mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk keseriusan dan komitmen Polda Lampung dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui penegakan hukum terhadap pelaku street crime.

“Selain melakukan tindakan represif, Polda Lampung juga terus melaksanakan langkah preemtif dan preventif guna menekan angka kriminalitas di wilayah Provinsi Lampung,” ujar Kombes Pol Indra Hermawan.

Dalam pengungkapan tersebut, aparat kepolisian turut menyita berbagai barang bukti, di antaranya 55 unit kendaraan roda dua, 25 unit kendaraan roda empat, enam pucuk senjata api rakitan, 2.036 butir amunisi, 23 senjata tajam, serta uang tunai sebesar Rp50.030.000. Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah alat yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksi kejahatan seperti linggis, kunci letter T, hingga peralatan pemotong kabel.

Salah satu kasus menonjol yang berhasil diungkap yakni pencurian kabel milik PT Telkomsel di wilayah Sekampung, Lampung Timur, yang melibatkan 29 tersangka. Para pelaku diketahui menggunakan alat pencari logam, traffic cone, dan kendaraan truk untuk mengambil kabel tembaga yang tertanam di dalam tanah. Dari kasus tersebut, polisi menyita sekitar dua ton kabel tembaga beserta sejumlah kendaraan dan alat berat pendukung aksi pencurian.

Selain itu, Polda Lampung juga mengungkap kasus dugaan perampasan dan pengancaman berkedok debt collector yang terjadi di Kota Bandar Lampung.

Sebanyak enam tersangka diamankan setelah diduga melakukan intimidasi terhadap korban dengan meminta sejumlah uang sebagai syarat agar kendaraan korban tidak ditarik.

Para pelaku diketahui tidak memiliki kewenangan resmi dari perusahaan pembiayaan untuk melakukan penagihan maupun penguasaan objek jaminan fidusia.

Polda Lampung menegaskan akan terus menindak tegas segala bentuk tindak pidana yang meresahkan masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.(Red)

AKBP Adam Purbantoro Nahkodai Polres Pagar Alam Gantikan AKBP Januar Kencana

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Selatan kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan sebagai bagian dari penyegaran organisasi serta pengembangan karier personel. Dalam mutasi tersebut, AKBP Adam Purbantoro, S.H., S.I.K., M.Si., resmi dipercaya menjabat sebagai Kapolres Pagar Alam menggantikan AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., yang mendapat amanah baru sebagai Kapolres PALI.

Pergantian pimpinan ini disambut positif oleh keluarga besar Polres Pagar Alam. Mutasi yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Sumsel Nomor ST/411/VI/KEP./2026 tanggal 22 Juni 2026 tersebut diharapkan mampu membawa semangat baru dalam meningkatkan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat Kota Pagar Alam.

Tidak hanya Kapolres, sejumlah Pejabat Utama Polres Pagar Alam juga turut berganti. Di antaranya Kompol Muhammad Roy Zulisrin sebagai Wakapolres, Kompol Mursal Mahdi sebagai Kabag Ops, AKP Ramsi sebagai Kasubbag Binops, AKP Yohan Wiranata sebagai Kasi Humas, Kompol Willy Oscar sebagai Kabag Logistik, Iptu Apriadi sebagai Kasi Propam, AKP Ramdani sebagai Kasi Hukum, serta Ipda Mohammad Dea Fajrul Falah sebagai Kapolsek Pagar Alam Utara.

Sementara itu, beberapa pejabat dan personel Polres Pagar Alam mendapat promosi jabatan dan penugasan baru di lingkungan Polda Sumsel maupun Polres lainnya. Pergeseran tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier yang rutin dilakukan guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkuat kinerja organisasi Polri.

Kasi Humas Polres Pagar Alam, Iptu Mansyur, S.H., menjelaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam institusi Polri. “Mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan profesionalisme, penyegaran, dan pengembangan karier personel. Kami mengucapkan selamat datang kepada pejabat baru dan selamat bertugas kepada personel yang mendapat amanah di tempat yang baru. Semoga dapat terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Dengan hadirnya pimpinan dan pejabat utama yang baru, Polres Pagar Alam menegaskan komitmennya untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat akan terus diperkuat guna mewujudkan pelayanan Polri yang semakin profesional, modern, dan terpercaya di Kota Pagar Alam.(Rep)

Baku Tembak Polisi Vs Komplotan Pencuri Baterai Tower di Lampung, 1 Pelaku Tewas

LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Baku tembak antara polisi dan komplotan pencuri baterai tower telekomunikasi terjadi saat proses pengejaran di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Dalam insiden itu, satu orang pelaku tewas setelah polisi melakukan tindakan tegas dan terukur karena pelaku disebut menyerang petugas menggunakan senjata api.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari mengatakan peristiwa itu bermula saat Tim URC Tekab 308 Polres Tulang Bawang menerima informasi adanya dugaan pencurian baterai tower milik operator telekomunikasi di Kampung Mekar Indah Jaya, Kecamatan Banjar Baru, Minggu (28/6/2026) dini hari.

“Petugas kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan mendapati rak penyimpanan baterai tower dalam kondisi rusak. Para pelaku telah melarikan diri sehingga langsung dilakukan penyekatan di sejumlah titik,” kata Yuni dalam keterangannya, Minggu (28/6/2026).

Saat pengejaran berlangsung, polisi mencurigai sebuah mobil Toyota Calya berwarna putih yang diduga digunakan para pelaku. Ketika hendak dihentikan di depan Mapolres Tulang Bawang, pengemudi mobil justru tancap gas dan menabrak kendaraan patroli.

Tak hanya itu, para pelaku juga melepaskan tembakan ke arah petugas. Polisi kemudian melakukan pengejaran hingga gerbang Tol Menggala. Di lokasi tersebut, pelaku kembali berupaya kabur sambil melepaskan tembakan ke arah polisi.

“Karena tindakan pelaku membahayakan keselamatan anggota, petugas melakukan tindakan tegas dan terukur. Dari hasil penindakan tersebut, satu orang pelaku meninggal dunia, sementara enam pelaku lainnya berhasil diamankan,” ujarnya.

Yuni menjelaskan, dari tangan para pelaku polisi menyita lima unit baterai tower hasil curian, dua pucuk senjata api rakitan jenis revolver dan FN beserta amunisi, tiga unit kendaraan yang diduga digunakan dalam aksi kejahatan, serta sejumlah peralatan untuk membobol tower telekomunikasi.

Selain itu, petugas juga menemukan dua paket sabu beserta sejumlah plastik klip bekas pakai di dalam kendaraan para pelaku.

“Saat ini enam tersangka telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara satu pelaku yang meninggal dunia dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi dan pemeriksaan. Penyidik juga masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan komplotan ini dalam aksi pencurian di lokasi lain,” tutup Yuni.(red)