Motor Kredit Baru Sebulan Dijual, Pria Ini Rekayasa Laporan Begal ke Polisi

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Cerita seorang pria yang mengaku istrinya menjadi korban begal di Bandar Lampung ternyata hanya rekayasa. Setelah melakukan penyelidikan, polisi mengungkap laporan tersebut tidak pernah terjadi. Motor yang sebelumnya diklaim dirampas pelaku begal justru telah dijual sendiri oleh pelapor karena terlilit utang.

Pelaku berinisial E.S. (28), warga Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah diduga memberikan laporan dan keterangan palsu kepada kepolisian.

Kapolsek Tanjungkarang Barat, AKP Martoyo, mengatakan kasus itu bermula ketika E.S. mendatangi Polsek Tanjungkarang Barat pada 30 Juni 2026. Kepada petugas, ia melaporkan istrinya menjadi korban pencurian dengan kekerasan di kawasan Jalan Cantik Manis, Kelurahan Susunan Baru.

Dalam laporannya, E.S. mengaku dua orang pelaku menodongkan pisau kepada istrinya sebelum membawa kabur sepeda motor Yamaha Fazzio, telepon genggam, serta uang tunai sebesar Rp1 juta.

“Anggota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan serangkaian penyelidikan. Namun, dari hasil pendalaman, ditemukan sejumlah kejanggalan yang tidak sesuai dengan keterangan pelapor,” kata AKP Martoyo, Rabu (7/7/2026).

Petugas kemudian mengembangkan penyelidikan hingga akhirnya terungkap bahwa peristiwa begal tersebut hanyalah skenario yang dibuat pelaku.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan sepeda motor itu bukan dirampas oleh pelaku begal, melainkan telah dijual sendiri oleh yang bersangkutan kepada orang lain dengan harga sekitar Rp7 juta,” ujar AKP Martoyo.

Dari hasil pemeriksaan, polisi mengungkap motif pelaku nekat membuat laporan palsu karena terlilit utang. Ironisnya, sepeda motor Yamaha Fazzio tersebut baru sekitar satu bulan dibeli secara kredit dan angsurannya masih berjalan ketika dijual tanpa sepengetahuan pihak pembiayaan.

“Motif sementara karena faktor ekonomi. Yang bersangkutan mengaku memiliki banyak utang sehingga menjual sepeda motor yang masih dalam masa kredit. Untuk menghindari tanggung jawab, pelaku kemudian merekayasa seolah-olah istrinya menjadi korban begal dan membuat laporan kepada polisi,” jelas AKP Martoyo.

Setelah memastikan adanya dugaan tindak pidana, anggota Unit Reskrim Polsek Tanjungkarang Barat mengamankan E.S. beserta sejumlah barang bukti. Polisi menyita sisa uang hasil penjualan kendaraan sebesar Rp600 ribu, satu unit telepon genggam, dokumen laporan polisi, surat pernyataan, surat jaminan dari perusahaan pembiayaan, serta sejumlah dokumen pemeriksaan.

Akibat perbuatannya, E.S. kini disangkakan melanggar Pasal 394 juncto Pasal 361 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait dugaan sumpah palsu dan pemberian keterangan palsu.

AKP Martoyo menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara profesional, namun pihaknya juga tidak akan mentolerir siapa pun yang dengan sengaja memberikan laporan palsu.

“Laporan palsu tidak hanya membuang waktu dan sumber daya kepolisian, tetapi juga dapat menghambat penanganan kasus yang benar-benar terjadi. Kami mengimbau masyarakat agar memberikan informasi yang jujur dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” tegas AKP Martoyo.

Respons Arahan Presiden, Kodam XXI/Radin Inten Gelar Gerakan Radin Inten Asri Bersihkan Laut hingga Permukiman

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Kodam XXI/Radin Inten menginisiasi Gerakan Radin Inten Asri sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara masif, terutama di kawasan pesisir dan destinasi wisata (9/7/2026).

Gerakan yang akan dilaksanakan serentak pada Jumat, 10 Juli 2026, mulai pukul 06.00 WIB, itu menyasar kawasan laut, pesisir pantai, hingga permukiman warga di Provinsi Lampung dan Provinsi Bengkulu.

Aksi bersih lingkungan tersebut akan melibatkan jajaran TNI, pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di Lampung dan Bengkulu, komunitas lingkungan, pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum. Kolaborasi lintas sektor itu diharapkan mampu membangun budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Kepala Penerangan Kodam XXI/Radin Inten, Letkol Inf. Ranoviandy Chairul, mengatakan Gerakan Radin Inten Asri merupakan bentuk nyata tindak lanjut Kodam XXI/Radin Inten atas instruksi Presiden untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Gerakan Radin Inten Asri. Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, OPD, komunitas, dunia pendidikan, dan masyarakat, kami berharap gerakan ini dapat menumbuhkan budaya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan, bukan hanya menjadi kegiatan sesaat,” ujar Ranoviandy.

Gerakan ini berangkat dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Daerah. Dalam kesempatan itu, Presiden menyoroti persoalan sampah yang masih ditemukan di berbagai kawasan pesisir dan destinasi wisata yang dinilai dapat merusak citra pariwisata Indonesia.

Presiden juga meminta kepala daerah untuk menggerakkan seluruh elemen masyarakat, termasuk satuan pendidikan, dalam kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan secara rutin. Bahkan, TNI diminta mengambil peran apabila diperlukan untuk memastikan gerakan tersebut berjalan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kodam XXI/Radin Inten menyusun Gerakan Radin Inten Asri dengan tiga fokus utama. Pertama, bersihkan laut, yakni membersihkan sampah di perairan dengan melibatkan penyelam dan armada pendukung guna menjaga kelestarian ekosistem laut.

Kedua, bersihkan pesisir pantai, melalui aksi gotong royong membersihkan sampah di sepanjang garis pantai agar kawasan wisata tetap bersih, sehat, dan nyaman dikunjungi.

Ketiga, bersihkan kampung sekitar, yang meliputi pembersihan lingkungan permukiman, fasilitas umum, serta saluran drainase di kawasan pesisir untuk menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus mengurangi risiko banjir dan penyebaran penyakit.

Kodam XXI/Radin Inten berharap Gerakan Radin Inten Asri menjadi langkah awal membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, gerakan ini diharapkan mampu menghadirkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari di Lampung maupun Bengkulu.

Gerakan tersebut mengusung slogan “Bersih Lautnya, Bersih Pantainya, Sehat Kampungnya! Bersama Kita Bisa!” sebagai ajakan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan demi keberlanjutan bagi generasi mendatang.(Red)

Libatkan Linmas dan Warga, Babinsa Rawalaut Perkuat Keamanan Wilayah Lewat Patroli Teritorial

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Dalam upaya memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah, Sertu Jamaludin, Babinsa Kelurahan Rawalaut dari Koramil 410-05/TKP, menggelar Patroli Teritorial skala besar pada Rabu malam (08/07/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Jenderal Sudirman ini melibatkan unsur Linmas serta warga binaan setempat sebagai bentuk sinergi kewilayahan dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan dari ancaman begal dan tindak kriminal lainnya.

Patroli yang berlangsung mulai pukul 22.30 WIB hingga dini hari ini menyasar sejumlah titik rawan yang selama ini diidentifikasi sebagai lokasi rawan aksi kejahatan jalanan. Berbeda dengan patroli konvensional, Patroli Teritorial yang dipimpin Sertu Jamaludin ini mengedepankan pendekatan komunikasi sosial (komsos) dengan para pengguna jalan dan pemilik usaha malam hari.

“Kami tidak hanya hadir untuk mengamankan, tetapi juga untuk mendengar langsung keluhan warga. Patroli Teritorial ini adalah wujud kehadiran TNI di tengah masyarakat agar mereka merasa terlindungi,” tegas Sertu Jamaludin di sela-sela kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, patroli ini menerapkan sistem mobile sweeping dan check point dadakan di beberapa sudut jalan. Hal ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku begal serta memberikan efek jera bagi para pelaku kriminal yang kerap beraksi di jam rawan.

Kegiatan Patroli Teritorial ini merupakan implementasi langsung dari perintah harian kepada seluruh jajaran Koramil untuk memperkuat ketahanan wilayah di tingkat kelurahan. Dengan melibatkan Linmas dan warga binaan sebagai mata dan telinga di lapangan, Babinsa mampu menciptakan sistem pertahanan sipil yang tanggap terhadap potensi ancaman.

“Sinergi Babinsa dengan elemen masyarakat ini adalah kunci utama. Kami rutin melaksanakan patroli teritorial untuk memastikan bahwa wilayah Kelurahan Rawalaut tetap aman, kondusif, dan bebas dari aksi kejahatan,” lanjutnya.

Meskipun dilaksanakan pada jam rawan, seluruh rangkaian patroli teritorial berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol yang mengganggu stabilitas wilayah, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman yang meningkat.

Ke depan, Sertu Jamaludin berkomitmen untuk terus menjadwalkan patroli teritorial secara rutin, terutama di titik-titik yang rawan gangguan keamanan. Masyarakat pun diimbau untuk turut aktif memberikan informasi apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungannya.(Red)

Kejari Purwakarta Musnahkan Barang Bukti 77 Perkara, Narkotika Masih Mendominasi

PURWAKARTA -(deklarasinews.com)- Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta memusnahkan barang bukti dari 77 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) di halaman Kantor Kejari Purwakarta, Rabu (8/7/2026).

Pemusnahan dilakukan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai pelaksanaan putusan pengadilan sekaligus bentuk akuntabilitas penegakan hukum kepada masyarakat.

Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari berbagai tindak pidana, mulai dari kasus narkotika, pencurian, tindak pidana kesehatan, perlindungan anak, kekerasan seksual, pembunuhan, penganiayaan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), tindak pidana korupsi, penipuan, hingga pelanggaran di bidang cukai.

Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta, Apsari Dewi, mengatakan pemusnahan barang bukti merupakan tahapan akhir dari proses penegakan hukum setelah seluruh perkara memperoleh putusan yang berkekuatan hukum tetap.

“Hari ini kami bersama Forkopimda memusnahkan barang bukti dari 77 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap. Ini merupakan komitmen Kejaksaan Negeri Purwakarta dalam menjaga integritas, profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas kepada masyarakat, mulai dari penanganan perkara hingga pelaksanaan putusan pengadilan,” ujar Apsari.

Ia menjelaskan, perkara yang paling mendominasi adalah kasus narkotika dengan 47 perkara. Selain itu terdapat 10 perkara pencurian, lima perkara tindak pidana kesehatan, tiga perkara perlindungan anak, dua perkara kekerasan seksual, dua perkara pembunuhan, dua perkara penganiayaan, serta masing-masing satu perkara tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), KDRT, korupsi, penggelapan, penipuan, dan tindak pidana cukai.

Barang bukti yang dimusnahkan meliputi 965,1149 gram ganja, 768,89106 gram sabu, 395,8919 gram tembakau sintetis, 52,01 gram tembakau, 15 mililiter cairan narkotika, serta 16.576 butir obat-obatan terlarang.

Selain itu, Kejari Purwakarta juga memusnahkan 313.128 batang rokok ilegal, enam alat hisap sabu, lima senjata tajam, tujuh telepon genggam, 23 timbangan digital, 53 potong pakaian, dan 10 buah kunci yang merupakan barang bukti dari berbagai tindak pidana.

Menurut Apsari, barang bukti perkara asusila, kekerasan seksual, dan KDRT turut dimusnahkan sebagai bagian dari pelaksanaan amar putusan pengadilan.

“Ada juga barang bukti perkara yang berkaitan dengan asusila, kekerasan seksual, dan KDRT yang kami musnahkan hari ini. Senjata tajam juga dimusnahkan karena masih digunakan dalam sejumlah tindak pidana penganiayaan maupun pembunuhan. Ini menjadi bukti bahwa penegakan hukum kami laksanakan secara tuntas sehingga memberikan rasa aman kepada masyarakat,” katanya.

Khusus barang bukti hasil tindak pidana cukai berupa rokok ilegal, Apsari menjelaskan sebagian dimusnahkan di lokasi kegiatan, sedangkan sisanya dimusnahkan di tempat khusus guna menghindari polusi serta dampak negatif terhadap lingkungan.

Tak hanya sebagai pelaksanaan eksekusi putusan pengadilan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi hukum. Kejari Purwakarta mengundang para pelajar dan guru agar dapat menyaksikan secara langsung proses pemusnahan barang bukti.

“Kami ingin para pelajar mengetahui proses penegakan hukum yang dilakukan aparat. Harapannya, mereka dapat menjadi agen edukasi di lingkungan sekolah sekaligus menjauhi berbagai bentuk tindak pidana, khususnya penyalahgunaan narkotika,” tutur Apsari.

Sementara itu, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein mengapresiasi langkah Kejari Purwakarta yang secara terbuka memperlihatkan proses pemusnahan barang bukti kepada masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan komitmen aparat penegak hukum dalam menjalankan putusan pengadilan secara profesional dan transparan.

“Artinya Kejaksaan Negeri menunjukkan kepada seluruh masyarakat bahwa barang bukti perkara yang telah berkekuatan hukum tetap tidak dimanfaatkan untuk kepentingan lain. Seluruhnya dimusnahkan sesuai ketentuan hukum,” ujar Om Zein.

Ia menambahkan, kehadiran para pelajar menjadi nilai tambah dalam kegiatan tersebut. Selain mengenal berbagai jenis barang bukti, terutama narkotika dan rokok ilegal, mereka juga memperoleh pemahaman mengenai bahaya tindak pidana serta pentingnya menaati hukum sejak usia dini.

Dengan pemusnahan barang bukti tersebut, Kejari Purwakarta menegaskan komitmennya untuk menuntaskan setiap proses penegakan hukum secara transparan, akuntabel, dan profesional, sekaligus memperkuat upaya pencegahan kejahatan melalui edukasi kepada masyarakat. (DR)

Tinggal Seorang Diri, Buruh Harian Ditemukan Meninggal di Rumahnya

PURWAKARTA -(deklarasinews.com)- Aparat kepolisian dari Polsek Darangdan bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Unit Identifikasi Polres Purwakarta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menyusul ditemukannya seorang pria meninggal dunia di sebuah rumah di Kampung Ciarakoneng, RT 12 RW 04, Desa Legoksari, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Selasa (7/7/2026).

Korban diketahui berinisial H (42), seorang buruh harian lepas yang tinggal seorang diri di rumah tersebut. Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 16.00 WIB saat warga mendatangi kediaman korban dan menemukannya dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat desa yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Darangdan.

Menerima laporan itu, personel Polsek Darangdan bersama Satreskrim dan Unit Identifikasi Polres Purwakarta segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan lokasi, mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, serta melakukan proses identifikasi terhadap korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi yang mengarah pada tindak pidana. Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Bayu Asih Purwakarta guna menjalani pemeriksaan visum luar sebagai bagian dari prosedur penyelidikan.

Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas Polres Purwakarta, IPTU Tini Yutini, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.

Menurutnya, seluruh tahapan penanganan telah dilakukan sesuai prosedur kepolisian. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait penyebab kematian korban.

“Petugas telah melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, serta mengevakuasi jenazah ke RSUD Bayu Asih untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana. Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan menghormati privasi keluarga yang sedang berduka,” ujar IPTU Tini Yutini.

Polres Purwakarta menegaskan, hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan lanjutan akan menjadi dasar dalam memastikan penyebab kematian korban. Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang, mempercayakan proses penanganan kepada aparat yang berwenang, serta menghormati keluarga korban yang tengah berduka. (DR)

Polda Sumsel–PTBA Sepakat Perkuat Koordinasi, Kapolda Tegaskan Siap Dukung Penuh Operasional Ikon Energi Nasional

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmennya dalam menjaga stabilitas objek vital nasional dan mendukung ketahanan energi Indonesia melalui penguatan sinergi dengan PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), salah satu perusahaan energi strategis nasional. Komitmen tersebut ditegaskan dalam audiensi Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk., Letjen TNI (Purn.) Bambang Ismawan, bersama jajaran direksi dengan Kapolda Sumatera Selatan di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Rabu (8/7/2026).

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menerima langsung rombongan PTBA didampingi jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel. Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi pengamanan objek vital nasional, meningkatkan efektivitas komunikasi lintas sektor, serta memastikan keberlangsungan operasional perusahaan yang memiliki peran penting dalam menopang pasokan energi nasional.

Dalam audiensi tersebut, Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk., Letjen TNI (Purn.) Bambang Ismawan, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin dengan Polda Sumsel. PTBA berharap dukungan dan koordinasi yang baik dapat terus diperkuat dalam menghadapi berbagai dinamika operasional di lapangan, termasuk pengamanan aset perusahaan, penyelesaian persoalan yang berpotensi mengganggu aktivitas produksi, serta percepatan komunikasi terhadap berbagai isu strategis yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.

PTBA juga menyampaikan bahwa kelancaran operasional perusahaan tidak hanya berdampak terhadap keberlangsungan bisnis, tetapi juga berkaitan langsung dengan kebutuhan energi nasional, khususnya pasokan batu bara bagi pembangkit listrik. Oleh karena itu, koordinasi yang cepat dan terukur bersama aparat kepolisian menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan distribusi energi bagi masyarakat.

Kapolda Sumatera Selatan menegaskan bahwa Polda Sumsel siap memberikan dukungan penuh terhadap pengamanan operasional PT Bukit Asam Tbk. sesuai tugas dan kewenangan Polri. Setiap persoalan yang muncul di lapangan dapat dikoordinasikan melalui fungsi terkait, baik pengamanan objek vital, intelijen, reserse, maupun fungsi operasional lainnya, sehingga penyelesaiannya dapat dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolda juga menilai PT Bukit Asam bukan hanya aset kebanggaan Sumatera Selatan, tetapi juga merupakan salah satu perusahaan strategis nasional yang memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan energi Indonesia. Oleh karena itu, keberlangsungan operasional perusahaan harus dijaga bersama melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Penguatan koordinasi antara Polda Sumsel dan PT Bukit Asam Tbk. merupakan implementasi nyata Program Presisi Polri dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Perlindungan terhadap objek vital nasional menjadi bagian penting dari upaya menjaga stabilitas keamanan, menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta memastikan roda perekonomian nasional berjalan secara berkelanjutan.

Kelancaran operasional PT Bukit Asam memiliki dampak strategis terhadap masyarakat. Sebagai salah satu pemasok utama batu bara nasional, produktivitas perusahaan berpengaruh terhadap pasokan energi, keberlangsungan pembangkit listrik, stabilitas ekonomi daerah, penyerapan tenaga kerja, hingga kontribusi terhadap penerimaan negara dan pembangunan di Sumatera Selatan.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa Polda Sumsel akan terus menjadi mitra strategis dalam menjaga keberlangsungan operasional perusahaan-perusahaan vital nasional.

“PT Bukit Asam merupakan ikon Sumatera Selatan sekaligus aset strategis nasional yang memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan energi Indonesia. Polda Sumsel berkomitmen memberikan dukungan keamanan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum agar seluruh aktivitas operasional perusahaan dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, daerah, serta kepentingan bangsa dan negara,” tegas Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa komunikasi yang terbangun antara Polda Sumsel dan PT Bukit Asam merupakan bagian dari strategi membangun keamanan yang kolaboratif.

“Sinergi antara Polda Sumsel dan PT Bukit Asam merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung program strategis nasional. Melalui komunikasi yang cepat, koordinasi yang intensif, dan pengamanan yang profesional, kami ingin memastikan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini sehingga stabilitas keamanan, iklim investasi, dan ketahanan energi nasional tetap terjaga,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumatera Selatan bersama PT Bukit Asam Tbk. berkomitmen terus memperkuat koordinasi, meningkatkan respons cepat terhadap setiap dinamika di lapangan, serta mengoptimalkan pengamanan objek vital nasional sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan energi, memperkuat stabilitas pembangunan, dan mewujudkan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Rls/Ags).

 

Euforia Kodim 0410/KBL Saksikan Drama Pertandingan Kolombia vs Swiss

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Suasana Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/KBL berubah menjadi lautan euforia dini hari tadi. Ratusan pasangan mata menatap layar lebar dengan degup jantung yang tidak karuan, terpaku menyaksikan drama 120 menit plus adu tendangan putih yang mendebarkan.(8/7/2026)

Dalam rangka mempererat solidaritas antara TNI dan rakyat, jajaran Babinsa Kodim 0410/KBL menggelar acara nonton bareng (Nobar) pertandingan seru Piala Dunia 2026 antara Kolombia vs Swiss. Tidak tanggung-tanggung, nobar ini digelar serentak di dua lokasi strategis: di dalam Aula Makodim yang nyaman dan di Lapangan depan Makodim yang dipadati warga yang membawa tikar serta keluarga.

Pertandingan yang digelar di BC Place, Vancouver, Kanada, itu berjalan sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Penonton yang hadir disuguhi duel taktik kelas dunia. Kolombia yang mengandalkan kecepatan Luis Diaz beberapa kali membuat warga menahan napas, sementara lini belakang Swiss yang dikawal Gregor Kobel sukses membuat para ibu-ibu yang ikut nobar bertepuk tangan setiap kali kiper Swiss melakukan penyelamatan gemilang.

Memasuki babak kedua, ketegangan semakin meningkat. Teriakan “Swiiss… Swiiss…” menggema di lapangan Makodim saat Dan Ndoye nyaris mencetak gol pada menit ke-47. Namun, bola Breel Embolo yang melambung tipis di atas mistar membuat seluruh penonton kompak mengeluh “Aduh!” bersamaan.

Babak perpanjangan waktu 2×15 menit pun terasa seperti rollercoaster emosi. Peluang emas datang silih berganti. Ketika Luis Diaz berdiri bebas di kotak penalti pada menit ke-105, hening sejenak menyelimuti aula Makodim, sebelum akhirnya teriakan lega pecah saat lini pertahanan Swiss berhasil memblok tembakan tersebut.

Puncak dramatis terjadi ketika wasit menunjuk titik putih untuk adu penalti. Suasana di Makodim berubah menjadi tegang luar biasa. Babinsa yang bertugas pun ikut larut dalam emosi, sesekali memimpin yel-yel untuk memberi semangat kepada tim favorit mereka melalui layar kaca.

Saat Ruben Vargas dengan dingin menjalankan tugasnya sebagai penendang penentu, membuat Swiss unggul 4-3 atas Kolombia, Lapangan Makodim langsung bergemuruh. Warga saling berpelukan, para Babinsa bersorak, dan suara takbir serta yel kemenangan menggema, mengalahkan hiruk-pikuk kendaraan di luar pagar markas.

“Luar biasa! Ini bukan sekadar nobar, ini adalah momen kebersamaan yang memperkuat hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kita larut dalam semangat sportivitas dan perjuangan pantang menyerah, sama seperti perjuangan kita dalam menjaga keamanan daerah,” ujar salah satu Perwira Kodim 0410/KBL yang turut hadir mendampingi warga.

Kegiatan yang berlangsung hingga dini hari ini membuktikan bahwa meski berada di tengah kesibukan tugas, Babinsa Kodim 0410/KBL selalu punya cara kreatif untuk hadir di tengah masyarakat. Nobar ini menjadi ajang silaturahmi yang hangat, jauh dari kesan kaku, penuh tawa, dan tentunya diakhiri dengan secangkir kopi hangat serta bincang-bincang santai usai pertandingan.

Dengan kemenangan dramatis ini, Swiss kini melangkah ke babak perempat final untuk menghadapi raksasa Argentina. Dan satu hal yang pasti, warga sekitar Makodim sudah tidak sabar menunggu jadwal nobar berikutnya!

Penasaran siapa yang akan keluar sebagai juara? Pantengin terus kegiatan seru Babinsa Kodim 0410/KBL bersama masyarakat!(red)

Patroli Jalan Kaki dan Berkendaraan, Personil Kodim 0506/Tgr Perkuat Pengamanan Wilayah

TANGERANG – (deklarasinews.com)– Kodim 0506/Tangerang terus mengintensifkan upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah melalui patroli gabungan yang dilaksanakan personel Koramil 04/Ciledug dan Koramil 07/Pondok Aren, Kodim 0506/Tgr, Selasa malam (7/7/2026).

Kegiatan patroli dilakukan dengan metode jalan kaki dan menggunakan kendaraan untuk menjangkau titik-titik yang dinilai rawan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pasi Ops Kodom 0506/Tgr Mayor Inf Heru Susanto menjelaskan, selama patroli, personel menyisir kawasan permukiman, pusat aktivitas masyarakat, pertokoan, serta objek vital.

“Selain memantau situasi wilayah, aparat juga berinteraksi secara humanis dengan warga, petugas keamanan lingkungan, dan tokoh masyarakat guna mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan,” ucapnya.

Kegiatan patroli ini merupakan wujud nyata komitmen Kodim 0506/Tangerang dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

Kehadiran personel TNI di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman, mencegah potensi tindak kriminalitas, serta memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah. (*)

Video Lokasi Koperasi Merah Putih di Tanggamus Viral, Aparat Pekon dan Kodam Beri Penjelasan

TANGGAMUS -(deklarasinews.com)– Video yang memperlihatkan bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pekon Sidokaton, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, viral di media sosial. Video yang diunggah akun Instagram @infolampungss dengan sumber dari akun TikTok @mamas_drink15 itu menampilkan bangunan koperasi berlatar perbukitan sehingga memicu beragam komentar warganet.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Penerangan Kodam XXI/Radin Inten Letkol Inf Ranoviandy Chairul menyampaikan berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, lokasi koperasi berada di tengah permukiman warga Pekon Sidokaton.

“Lokasi KDKMP tersebut berada di tengah pemukiman warga Pekon Sidokaton, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus,” kata Ranoviandy dalam keterangannya.

Ia menjelaskan pembangunan gedung Koperasi Merah Putih bukan merupakan keputusan sepihak kepala pekon maupun pengurus koperasi, melainkan telah melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes). Seluruh tahapan pembangunan juga telah dilengkapi berita acara sebagai dasar legalitas.

Menurut Ranoviandy, lokasi tersebut dipilih berdasarkan kesepakatan masyarakat untuk memanfaatkan aset pekon agar dapat menunjang kegiatan ekonomi warga.

Ia juga menyebut video yang beredar di media sosial hanya menampilkan sudut tertentu sehingga memunculkan persepsi berbeda dari kondisi sebenarnya.

“Video yang beredar sengaja dibingkai (framing) dari sudut pandang yang ekstrem oleh pembuat konten guna mencari jumlah tayangan (views) dan keterikatan (engagement) yang tinggi di media sosial, tanpa memikirkan dampak opini publik terhadap program pembangunan di daerah,” ujarnya.

Ranoviandy menambahkan bangunan Koperasi Merah Putih saat ini telah selesai 100 persen dan siap dioperasikan sesuai peruntukannya.

Sementara itu, Kepala Pekon Sidokaton, Indrio Basuki, juga memberikan penjelasan terkait video yang beredar. Ia mengatakan narasi yang menyebut koperasi berada di bawah Gunung Tanggamus tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Kami mau mengklarifikasi bahwa video yang beredar di TikTok bahwa pembangunan Kopdes Merah Putih yang ada di Pekon Sidokaton itu di bawah Gunung Tanggamus itu tidak benar. Bahwasanya pembangunan Kopdes yang ada di Pekon Sidokaton itu berada di tengah pemukiman masyarakat Pekon Sidokaton,” kata Indrio.

Ia menjelaskan pembangunan koperasi telah disepakati melalui musyawarah yang melibatkan masyarakat, Badan Himpun Pemekonan (BHP), kepala dusun, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

“Kami sudah bermusyawarah di setiap dusun ataupun di kadus masing-masing,” ujarnya.

Keterangan serupa disampaikan warga Sidokaton, Supardi, yang mengaku terlibat langsung dalam pembangunan gedung tersebut sejak awal.

“Mengenai adanya pembangunan Gedung Merah Putih di Desa Sidokaton ini, saya mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang sudah membangun gedung ini di tengah kampung, bukan di kawasan terpencil,” kata Supardi.

Ia mengatakan bangunan tersebut berada di tengah kampung, berdekatan dengan lapangan dan rumah-rumah warga.

“Kalau tidak percaya, rumah-rumah di dekat Gedung Merah Putih ini jaraknya hanya sekitar 10 meter saja. Di sebelahnya memang ada kebun yang digunakan untuk menanam tanaman sayuran,” ujarnya.

Supardi juga menegaskan dirinya ikut terlibat dalam pembangunan gedung tersebut hingga selesai.

“Kalau tidak percaya, saya juga ikut membangun di sini. Dari nol sampai selesai, saya ikut berpartisipasi langsung dalam pembangunannya. Jadi tempat ini memang posisinya bukan di kawasan luar, melainkan persis di tengah desa,” katanya.

“Kami warga Sidokaton mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pemerintah yang telah membangun Gedung Merah Putih di tengah kampung. Saya ikut membangun gedung ini dari nol sampai selesai, jadi saya tahu persis lokasinya memang berada di tengah desa,” ujar Supardi.

Ia berharap keberadaan Koperasi Merah Putih dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Pekon Sidokaton.(Red)

Langkah Awal Menuju Pengabdian, Pangdam Lepas Catar Kodam XXI/RI

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), selaku Ketua Panitia Seleksi Daerah (Panselinda) Lampung, memberikan pengarahan sekaligus melepas peserta Calon Taruna (Catar) Akademi TNI Tahun Anggaran 2026 menuju tahapan Seleksi Tingkat Pusat di Akademi Militer, Magelang. Kegiatan yang berlangsung di Makodam XXI/Radin Inten, Jumat (03/07/2026), menjadi momentum penting untuk membekali para peserta dengan motivasi, strategi, serta penguatan mental sebelum menghadapi tahapan seleksi nasional.

Dalam arahannya, Pangdam menegaskan bahwa Seleksi Tingkat Pusat merupakan tahapan yang semakin kompetitif sehingga seluruh peserta harus mempersiapkan diri secara maksimal.

Serta menekankan pentingnya menjaga kesiapan psikologi, kesehatan, intelektual, dan kesamaptaan jasmani, sekaligus memberikan arahan teknis agar setiap peserta mampu memperoleh hasil terbaik pada seluruh materi tes.

Pangdam juga mengingatkan para calon taruna agar tetap disiplin, menjaga kondisi fisik, serta tidak mengendurkan semangat menjelang keberangkatan ke Magelang.

Menurutnya, setiap tahapan seleksi memiliki peran penting dalam menentukan kelulusan sehingga dibutuhkan fokus, kerja keras, dan ketekunan hingga proses seleksi berakhir.

Menutup arahannya, Pangdam mengajak seluruh calon taruna untuk selalu mengingat doa dan harapan orang tua sebagai sumber semangat dalam meraih cita-cita. Ia berharap para peserta mampu memberikan penampilan terbaik, mengharumkan nama Kodam XXI/Radin Inten, dan kembali sebagai Taruna Akademi TNI.

Usai pelepasan, Pangdam turut menyampaikan pesan kepada keluarga calon taruna agar tidak mudah percaya kepada calo maupun pihak yang menjanjikan kelulusan di luar prosedur.

Serta menegaskan bahwa proses penerimaan Taruna Akademi TNI dilaksanakan secara objektif, transparan, dan bebas biaya, sehingga keberhasilan hanya ditentukan oleh kemampuan, usaha, disiplin, serta doa.

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam XXI/Radin Inten didampingi sejumlah Pejabat Utama Kodam XXI/Radin Inten, di antaranya Asintel Kasdam XXI/Radin Inten Kolonel Inf Erwin A.T. Wiyono A., S.T., M.Tr. (Han), Aspers Kasdam XXI/Radin Inten Kolonel Inf Faisal Amri, S.E., M.I.Pol., Kaajendam XXI/Radin Inten Kolonel Caj Yudi Wahyudi, S.E., M.M., Kajasdam XXI/Radin Inten Kolonel Arm Andi Achmad Afandi, S.Sos., M.Si., serta Pabandya Rendiaga Spersdam XXI/Radin Inten Letkol Caj Indra Noverli Sitohang.(Red)