Bentuk Karakter Sejak Dini, Satgas TMMD 129 Bojonegoro Latih Baris Berbaris Siswa SD Kesongo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Anggota Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129 Bojonegoro melatih baris-berbaris (PBB) siswa-siswi SDN Kesongo 1. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari sasaran non-fisik program dengan fokus pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa sejak usia dini.

Pagi itu, halaman SDN Kesongo 1 tampak berbeda dari biasanya. Alih-alih rutinitas belajar di dalam kelas, puluhan siswa dari berbagai tingkatan berbaris rapi di lapangan sekolah, mengenakan seragam sekolah lengkap dengan antribut pramuka merah putih dan tanda pengenal yang tergantung di leher masing-masing, menambah suasana kegiatan semakin khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

Dalam pelatihan tersebut, personel TNI langsung turun ke lapangan, memberikan instruksi dan mencontohkan gerakan-gerakan dasar baris-berbaris kepada para siswa yang berbaris dalam beberapa kelompok.

Suasana latihan berlangsung tertib namun tetap akrab, dengan sesekali diselingi arahan tegas khas militer yang justru disambut antusias oleh anak-anak yang mengikuti setiap instruksi dengan semangat, sesekali diiringi gelak tawa kecil ketika ada siswa yang keliru mengambil arah saat gerakan hadap kanan maupun hadap kiri.

“Pelatihan dasar PBB dipilih sebagai salah satu metode efektif untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kekompakan, dan tanggung jawab kepada siswa sejak dini,” ungkap Komandan SST-1 SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Adi Yuniarto, Jum’ at (17/7/2026).

Melalui gerakan-gerakan sederhana seperti sikap sempurna, hadap kanan-kiri, hingga langkah tegap, anak-anak tidak hanya diajarkan keterampilan fisik, tetapi juga dilatih untuk fokus, patuh pada aturan, dan bekerja sama dalam satu barisan yang kompak.

“Nilai-nilai ini diharapkan dapat terus melekat dalam keseharian siswa, tidak hanya saat berada di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat kelak,” ucap Letda Inf Adi Yuniarto.

Kegiatan semacam ini juga menjadi momen berharga bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat sosok anggota TNI, tidak hanya sebagai pelindung negara, tetapi juga sebagai sosok yang peduli terhadap pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

Interaksi langsung antara personel TNI dan siswa selama latihan turut memperkuat kedekatan emosional yang telah terjalin sejak awal pelaksanaan TMMD di lingkungan SDN Kesongo 1, sebagaimana tercermin dari berbagai momen kebersamaan yang telah berlangsung sebelumnya di sekolah tersebut.

Pelatihan baris-berbaris ini juga sejalan dengan sasaran fisik yang tengah dikerjakan di SDN Kesongo 1, yakni rehabilitasi empat ruang kelas yang sebelumnya rusak akibat kondisi retak dan bocor.

Dengan kombinasi pembenahan fisik bangunan sekolah dan pembinaan karakter siswa melalui kegiatan seperti PBB, program TMMD ke-129 di Desa Kesongo diharapkan dapat memberikan manfaat yang menyeluruh, baik dari sisi sarana belajar maupun pembentukan karakter siswa yang lebih disiplin.

Melalui rangkaian kegiatan non-fisik seperti ini, TNI berupaya menunjukkan bahwa kehadiran mereka di tengah masyarakat tidak sebatas mengerjakan proyek pembangunan, tetapi juga turut ambil bagian dalam mencetak generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berkarakter kuat sejak bangku sekolah dasar.

Program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo pun menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI, sekolah, dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif yang dirasakan langsung oleh generasi penerus bangsa.

Usai Dibongkar Paving Lama, Jalan Dusun Mundu Dicor Satgas TMMD 129 Bojonegoro

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, terus menunjukkan progres.

Setelah menyelesaikan tahapan pembongkaran paving lama, kini Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro mulai melaksanakan pengecoran jalan di Dusun Mundu sebagai salah satu sasaran fisik utama program.

Pembangunan jalan cor beton ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas infrastruktur desa sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.

Jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan diharapkan berubah menjadi akses yang lebih kuat, aman dan nyaman digunakan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sejak pagi, personel Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro bersama masyarakat Desa Kesongo tampak bergotong royong mengerjakan proses pengecoran jalan.

Semangat kebersamaan terlihat begitu kuat, mencerminkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga pelosok desa.

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyampaikan ucspan terima kasih dan apresiasi tinggi atas dimulainya pengecoran jalan di Dusun Mundu tersebut.

Menurutnya, pembangunan ini merupakan harapan yang telah lama dinantikan masyarakat Dusun Mundu karena jalan tersebut menjadi jalur penting bagi aktivitas warga.

“Atas nama Pemerintah Desa Kesongo dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro dan Kodim 0813 Bojonegoro melalui program TMMD ke-129. Pengecoran jalan ini sangat bermanfaat bagi warga, dan diharapkan dapat meningkatkan kelancaran aktivitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi desa,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan ikut merawat hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Pengecoran jalan di Dusun Mundu merupakan bagian dari rangkaian sasaran fisik TMMD ke-129 di Kabupaten Bojonegoro yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.

Selain pembangunan jalan beton, program ini juga mencakup pembangunan drainase, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, rehabilitasi ruang kelas sekolah, serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Melalui kolaborasi yang kuat antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, pemerintah desa, dan warga, TMMD ke-129 diharapkan mampu menghadirkan infrastruktur yang berkualitas sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Kesongo secara berkelanjutan.

Refelksikan Semangat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Satgas TMMD 129 Bojonegoro Sambangi Warga Penerima Manfaat Program

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Rangkaian kegiatan program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro terus berjalan, tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga pendekatan sosial kepada warga penerima manfaat.

Diantaranya, seperti yang dilakukan personel TNI Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro yang menyambangi langsung kediaman Tini (50), warga yang menjadi calon penerima bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses verifikasi lapangan sebelum program rehabilitasi rumah resmi dijalankan. Personel yang datang tidak sekadar mengecek kondisi fisik bangunan, tetapi juga meluangkan waktu untuk duduk dan berbincang langsung dengan Tini di rumahnya.

Dari perbincangan tersebut, tim di lapangan dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi tempat tinggal keluarga Tini, yang sehari-hari tinggal bersama suami dan anak-anaknya, mulai dari struktur dinding dan atap yang sudah lapuk dimakan usia, hingga kebutuhan mendesak yang belum bisa dipenuhi secara mandiri oleh keluarga.

Pendekatan semacam ini menunjukkan bahwa program TMMD tidak hanya berorientasi pada capaian fisik semata, melainkan juga menempatkan interaksi sosial sebagai bagian penting dari keberhasilan program.

Dengan mendengar langsung cerita dan harapan Tini sekeluarga, TNI dapat memastikan bahwa bantuan yang diberikan nantinya benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil dilapangan, bukan sekadar berdasarkan data administratif di atas kertas.

Momen obrolan santai antara personel TNI Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro dan Tini tersebut, juga merefleksikan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi inti dari pelaksanaan kegiatan program TMMD.

Bagi keluarga yang selama bertahun-tahun tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan, kehadiran personel Satgas TMMD yang datang langsung ke rumahnya turut memberikan dampak psikologis yang berarti, sebuah bentuk nyata yang dirasakan langsung, bukan sekadar janji program.

Peningkatan kualitas RTLH sendiri menjadi salah satu sasaran fisik prioritas dalam pelaksanaan TMMD ke- 129 di Desa Kesongo, sejalan dengan komitmen TNI untuk turut membantu meningkatkan kualitas hunian warga yang secara ekonomi masih membutuhkan uluran tangan untuk memperbaiki rumahnya.

Melalui rangkaian kunjungan dan pendataan seperti ini, diharapkan proses rehabilitasi rumah warga penerima manfaat dan keluarganya dapat berjalan tepat sasaran begitu program TMMD resmi dimulai.

Nginap Dirumah Warga, Jadi Pengalaman Berkesan bagi Anggota Satgas TMMD 129 Bojonegoro

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Personel TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro menempati rumah-rumah warga di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, sebagai tempat tinggal sementara selama masa pelaksanaan program TMMD berlangsung.

Seperti suasana di rumah sederhana milik Sumardi (61), warga Dusun Krebet RT.013 Desa Kesongo, kini menjadi tempat singgah para prajurit yang akan bertugas menuntaskan berbagai sasaran fisik dan non-fisik program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo dalam beberapa pekan ke depan.

Sejak awal kedatangan, suasana kekeluargaan sudah terlihat jelas antara bapak Sumardi, dan anggota Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro yang baru tiba di rumahnya.

Tanpa canggung, ia menyambut para prajurit layaknya menyambut anak sendiri yang pulang ke rumah, menandakan dimulainya hubungan hangat yang akan terjalin sepanjang masa pelaksanaan program.

Momen sederhana, berupa jabat tangan dan obrolan ringan di ruang tamu rumah menjadi gambaran nyata bagaimana kedekatan antara TNI dan masyarakat yang dibangun sejak hari pertama pelaksanaan kegiatan TMMD.

Menempati rumah warga seperti ini, memang menjadi salah satu ciri khas pelaksanaan TMMD di berbagai daerah. Berbeda dengan penugasan militer pada umumnya, anggota Satgas TMMD tidak ditempatkan di barak atau penginapan khusus, melainkan tinggal langsung berbaur bersama warga selama masa tugas berlangsung.

Pendekatan ini bukan tanpa alasan, dengan tinggal bersama, prajurit dapat merasakan langsung kehidupan sehari-hari masyarakat setempat, sekaligus membangun kepercayaan dan kedekatan emosional yang sulit didapat lewat pendekatan formal semata.

Bagi Sumardi sendiri, kehadiran para prajurit di rumahnya bukan sekadar menambah penghuni sementara, melainkan sebuah kehormatan tersendiri. Ia kini berperan sebagai orang tua asuh, siap menemani, membimbing, dan memastikan kebutuhan sehari-hari para prajurit terpenuhi selayaknya anggota keluarga sendiri selama mereka bertugas di Desa Kesongo.

Kehadiran anggota TNI, memberi warna baru dalam keseharian keluarga Sumardi di Dusun Krebet Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro.

“Rasanya seperti punya keluarga baru. Mereka sopan, ramah dan ringan tangan untuk membantu,” tutur Sumardi, Jum’at (17/7/2026).

Komandan SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, mengatakan, kegiatan ini menjadi bentuk dari sasaran non-fisik program TMMD, yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga penguatan hubungan sosial antara TNI dan masyarakat melalui interaksi langsung dalam kehidupan sehari-hari.

“Momen berbagi tempat tinggal, meja makan, hingga cerita keseharian menjadi bagian penting dari filosofi kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi bagian tak kalah penting dari pelaksanaan TMMD disetiap wilayah sasaran,” ungkapnya.

Dengan tinggal bersama warga, anggota Satgas dapat membangun komunikasi lebih intens, menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dan merasakan kehidupan warga deda dari dekat.

“Kami ingin benar-benar menyatu dengan warga. Tinggal dirumah mereka, adalah wujud kebersamaan dan saling percaya,” kata Lettu Ckm Purnomo.

Sementara, pelaksanaan kegiatan program dengan tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” yang berlangsung di Desa Kesongo ini dibawah Komando Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, selaku Komandan Satgas.

Ia dibantu seorang Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK), serta 3 (tiga) Komandan Satuan Setingkat Peleton (SST) untuk memimpin langsung personel Satgas TMMD dilapangan selama masa penugasan.

Kehadiran personel Satgas TMMD di rumah-rumah warga, seperti di kediaman Sumardi, diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat Desa Kesongo, sekaligus menjadi kenangan tersendiri bagi kedua belah pihak begitu masa tugas TMMD ke-129 rampung dan para prajurit harus kembali ke satuan masing-masing.

TMMD 129 Bojonegoro Tingkatkan Kapasitas Linmas Desa Kesongo

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, terus memperkuat peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai ujung tombak keamanan dan ketertiban masyarakat ditingkat desa.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Satlinmas Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, yang digelar di Balai Desa Kesongo, pada Jumat (17/7/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dalam rangka mendukung rangkaian pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 129 Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro, Kecamatan Kedungadem, Polsek Kedungadem dan Koramil 0813-08/Kedungadem.

Adapun tujuannya tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis anggota Linmas, tetapi juga memperkuat sinergi antara TNI-Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan TMMD berlangsung.

Sekretaris Dinas Satpol PP Kabupaten Bojonegoro, Masirin, saat membacakan sambutan Kepala Satpol PP Laela Nor Aeny, menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari keberhasilan membangun ketahanan sosial masyarakat.

Menurutnya, TMMD saat ini tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, melainkan juga diperkaya dengan berbagai kegiatan nonfisik seperti edukasi, penyuluhan, hingga peningkatan kapasitas masyarakat termasuk pembinaan anggota Satlinmas.

“Linmas memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah desa, TNI dan Polri. Mereka menjadi garda terdepan dalam membantu menciptakan situasi yang aman, tertib dan kondusif dilingkungan masyarakat,” ujar Masirin.

Ia berharap, seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius agar ilmu yang diperoleh nantinya bisa diterapkan saat menjalankan tugas di lapangan.

Selain itu, Masirin, juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terhadap peningkatan kesejahteraan bagi anggota Linmas.

Selain mendapatkan insentif, para anggota juga telah memperoleh perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk jaminan sosial saat menjalankan tugas.

“Perlindungan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada anggota Linmas. Semoga dapat memberikan rasa aman saat mereka menjalankan tugas di tengah masyarakat,” ungkap Masirin.

Ia juga mengajak seluruh anggota Linmas terus menjaga semangat gotong royong dan memperkuat kolaborasi dengan tiga pilar desa yakni pemerintah desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Harapannya, pelaksanaan kegiatan terpadu dan lintas sektoral dengan tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” ini berjalan aman hingga selesai.

Sementara itu, turut hadir dalam kegiatan ini, Camat Kedungadem, Sahlan, menegaskan bahwa keberadaan Linmas saat ini semakin penting, karena memiliki fungsi yang semakin luas.

Selain membantu menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat, Linmas juga berperan dalam penanganan awal bencana, pengamanan kegiatan masyarakat, hingga mendukung pelaksanaan pesta demokrasi seperti pemilihan kepala desa maupun pemilu.

“Setiap kejadian di lingkungan harus diketahui Linmas, jangan menunggu masalah menjadi besar. Pencegahan jauh lebih penting, daripada penanganan setelah kejadian,” tegas Sahlan.

Dia juga meminta, anggota Linmas aktif mendokumentasikan setiap kegiatan pengamanan maupun penanganan bencana sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus laporan kinerja.

Ditempat yang sama, Kapolsek Kedungadem, AKP Mat Suiswanto, dalam materinya mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali budaya ronda dan pos keamanan lingkungan sebagai langkah pencegahan tindak kriminal.

Menurutnya, Linmas harus mengenali kondisi wilayahnya, mengetahui setiap pendatang baru, serta cepat melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

“Linmas adalah ujung tombak keamanan desa. Kepekaan terhadap lingkungan menjadi modal utama untuk mencegah tindak kriminal maupun gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Ia juga membekali peserta dengan pengetahuan dasar pengaturan lalu lintas, teknik menghentikan kendaraan secara aman, hingga kewaspadaan terhadap potensi penyebaran paham radikalisme dilingkungan masyarakat.

Kapolsek Kedungadem juga menekankan pentingnya untuk menjaga kerukunan, dan memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.

Bintara Tinggi Tata Usaha dan Urusan Dalam (Bati Tuud) Koramil 0813-08/Kedungadem, Peltu Lasuri, mengajak seluruh anggota Linmas untuk berpartisipasi aktif mendukung seluruh rangkaian kegiatan program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo.

Linmas tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga siap membantu tenaga dalam pelaksanaan pembangunan fisik maupun kegiatan sosial selama TMMD berlangsung dari tanggal 15 Juli sampai dengan 13 Agustus 2026.

“Kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan maupun bencana, harus dimiliki setiap anggota Linmas. Sehingg setiap persoalan dapat dicegah, sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar,” pungkasnya.

Diakhir kegiatan, para peserta mengikuti praktik lapangan berupa latihan dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB) seperti sikap sempurna, penghormatan hingga simulasi tugas pengamanan yang dipandu langsung oleh personel TNI-Polri Kedungadem.

Melalui peningkatan kapasitas ini, diharapkan Satlinmas Desa Kesongo semakin profesional, sigap dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah, TNI, serta Polri dalam menjaga keamanan masyarakat sekaligus menyukseskan pelaksanaan TMMD ke- 129 di Kabupaten Bojonegoro.

Gunakan Combine Harvester, Pangdam XXI/RI Panen Raya di Lampung Tengah

LAMTENG -(deklarasinews.com)- Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), mengikuti Panen Raya TNI Tahun 2026 secara virtual bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Kampung Rejo Basuki 7, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (17/7/2026).

Panen Raya TNI Tahun 2026 merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan Nasional yang melibatkan TNI sebagai mitra strategis dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Di Lampung Tengah, Pangdam XXI/RI mengikuti video konferensi bersama Presiden RI didampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Kapolda Lampung Irjen. Pol. Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., unsur Forkopimda Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Tengah, serta para pemangku kepentingan lainnya yang terhubung secara serentak dengan berbagai daerah di Indonesia.

Dalam arahannya, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto menegaskan bahwa Panen Raya TNI 2026 merupakan implementasi nyata sinergi TNI bersama pemerintah, BUMN, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui pendampingan komoditas padi, tebu, dan kedelai, TNI terus berkontribusi meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat fondasi swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045.

Usai mengikuti video konferensi, Pangdam XXI/Radin Inten bersama para tamu undangan melaksanakan panen raya padi menggunakan mesin Combine Harvester sebagai simbol keberhasilan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kemajuan pertanian.

Kehadiran Pangdam XXI/Radin Inten menegaskan komitmen Kodam XXI/Radin Inten untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pendampingan kepada petani, optimalisasi potensi wilayah, serta pemberdayaan sektor pertanian demi terwujudnya swasembada pangan dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Polda Lampung Gelar Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026, Siapkan Atlet Terbaik Menuju Kapolri Cup

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Polda Lampung resmi membuka Turnamen E-Sport Kapolda Cup Tahun 2026 di Gedung Serbaguna (GSG) Presisi Polda Lampung, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan pembukaan dipimpin Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Sumarto mewakili Kapolda Lampung, serta dihadiri Pejabat Utama Polda Lampung, pengurus ESI Provinsi Lampung, IESPA Provinsi Lampung, dan peserta dari seluruh Polres/ta jajaran Polda Lampung.

Dalam sambutannya, Wakapolda Lampung menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital telah menjadikan esports sebagai cabang olahraga yang diakui secara nasional maupun internasional.

Menurutnya, esports tidak lagi sekadar permainan, melainkan wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, sportivitas, kerja sama tim, dan meraih prestasi.

Wakapolda menjelaskan, penyelenggaraan Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026 merupakan implementasi arahan pimpinan Polri untuk menjadikan esports sebagai sarana pembinaan sekaligus penjaringan bibit-bibit atlet berbakat di daerah yang nantinya mampu bersaing di tingkat nasional.

Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi bagian dari komitmen Polri dalam membangun ekosistem digital yang sehat. Melalui kegiatan tersebut, Polda Lampung mengajak generasi muda memanfaatkan teknologi secara positif, produktif, dan kreatif, serta menjauhi berbagai aktivitas negatif di ruang digital seperti perjudian online, penyalahgunaan narkoba, penyebaran konten pornografi, penipuan daring, hingga berbagai bentuk kejahatan siber lainnya.

“Kami berharap seluruh peserta menjadikan turnamen ini sebagai ajang menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, integritas, disiplin, dan fair play. Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah kompetisi, namun yang paling penting adalah membangun karakter, persaudaraan, dan semangat berkompetisi secara sehat,” ujar Wakapolda.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, ESI Provinsi Lampung, IESPA Provinsi Lampung, para sponsor, komunitas esports, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026 diikuti oleh perwakilan seluruh Polres/ta jajaran Polda Lampung.Para peserta akan memperebutkan juara pertama, kedua, dan ketiga, yang selanjutnya akan mewakili Polda Lampung pada ajang Kapolri Cup di Mabes Polri.

Melalui turnamen ini, Polda Lampung berharap dapat melahirkan atlet-atlet esports berprestasi yang mampu mengharumkan nama Provinsi Lampung di tingkat nasional sekaligus memperkuat sinergi Polri dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

TNI Buktikan Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan, Danrem 043/Gatam Hadiri Panen Raya Nasional Bersama Presiden RI

LAMTENG -(deklarasinews.com)- Komandan Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menghadiri Panen Raya TNI Tahun 2026 yang digelar secara serentak dan terhubung secara virtual dengan Presiden Republik Indonesia, di Kampung Rejo Basuki 7, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada petani di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan.

Panen raya dipimpin langsung oleh Presiden RI dari Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dan diikuti secara virtual dari 43 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini mengintegrasikan panen tiga komoditas strategis, yakni padi yang didampingi TNI AD, kedelai oleh TNI AL, serta tebu oleh TNI AU.

Di Provinsi Lampung, kegiatan turut dihadiri Gubernur Lampung, Pangdam XXI/Radin Inten, Kapolda Lampung, Plt. Bupati Lampung Tengah, Danbrig 4 Marinir/BS, Dandim 0411/KM, Kapolres Lampung Tengah, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta pimpinan instansi vertikal.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat, dilanjutkan foto bersama, kemudian mengikuti panen raya nasional secara virtual bersama Presiden RI. Setelah itu, para peserta melaksanakan panen padi menggunakan mesin Combine Harvester.

Dalam arahannya, Presiden RI memberikan apresiasi atas sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat yang dinilai berhasil memperkuat sektor pertanian hingga mampu mendorong tercapainya swasembada pangan nasional.

Presiden menegaskan bahwa TNI dan Polri tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan dan keamanan, tetapi juga hadir membantu menyelesaikan berbagai persoalan strategis bangsa, termasuk menjaga ketahanan pangan. Pemerintah juga berkomitmen menerapkan zero tolerance terhadap korupsi, penyelundupan, dan berbagai praktik ilegal, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi berbasis sumber daya alam. Setelah swasembada pangan, pemerintah akan mempercepat pencapaian swasembada energi dan air sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam laporannya menyampaikan bahwa pendampingan terpadu yang dilakukan TNI telah memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produksi pangan nasional.

TNI AD mendampingi panen padi seluas 6,26 juta hektare dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras atau 55,24 persen dari target nasional. TNI AL mendampingi lahan kedelai seluas 2.432 hektare dengan produksi 3.676 ton, sedangkan TNI AU mendampingi lahan tebu seluas 236.048 hektare dengan potensi produksi mencapai 1,36 juta ton gula.

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menegaskan bahwa Panen Raya TNI Tahun 2026 merupakan bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam mendampingi petani mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, hingga masa panen.

“TNI akan terus mendukung program ketahanan pangan nasional sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat. Keberhasilan swasembada pangan hanya dapat terwujud melalui sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” tegas Danrem.

Panen Raya TNI Tahun 2026 menjadi simbol kuat kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga keberlanjutan produksi pertanian sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia yang mandiri, maju, dan sejahtera.

Pangdam IV/Diponegoro Dukung Panen Raya TNI, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

KARANGANYAR -(deklarasinews.com)– Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., mengikuti Panen Raya TNI yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto secara virtual dari Lanud Abdulrahman Saleh, Malang, Jawa Timur, pada Jumat (17/7/2026). Pangdam mengikuti kegiatan tersebut melalui video conference dari Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, yang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan panen raya di jajaran TNI.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak dan diikuti seluruh Komando Utama (Kotama) beserta satuan jajaran TNI di berbagai daerah. Panen Raya menjadi bagian dari langkah bersama pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi sektor pertanian, sekaligus menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung kemandirian pangan Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, ketahanan pangan menjadi salah satu program prioritas nasional yang terus diperkuat. Melalui keterlibatan TNI, berbagai potensi wilayah terus didorong agar mampu menghasilkan produktivitas pertanian yang lebih baik, mulai dari pendampingan kepada petani, pemanfaatan lahan produktif, hingga pengembangan komoditas strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Salah satu komoditas yang menjadi perhatian adalah tanaman tebu yang dikelola di berbagai wilayah jajaran TNI. Pengembangannya diharapkan mampu meningkatkan produksi nasional sekaligus mendukung program swasembada gula sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan ketahanan ekonomi bangsa.

Keikutsertaan Pangdam IV/Diponegoro dalam Panen Raya TNI menjadi wujud komitmen Kodam IV/Diponegoro dalam mendukung kebijakan pemerintah di sektor pangan. Melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat, TNI terus mengambil peran aktif dalam mendorong pemanfaatan potensi wilayah agar mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Lebih dari sekadar kegiatan panen, momentum ini mencerminkan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Sinergi antara TNI, pemerintah dan masyarakat diharapkan semakin memperkuat kemampuan nasional dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan, sekaligus mewujudkan Indonesia yang mandiri, tangguh, dan berdaulat di bidang pangan. (Pendam IV/Diponrgoro)

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Ditlantas Polda Lampung Gelar Bakti Religi di Gereja GKPS

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung menggelar kegiatan Bakti Religi di Gereja GKPS, Jalan Soekarno Hatta, Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Dalam kegiatan itu, personel Ditlantas Polda Lampung melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan rumah ibadah, menyerahkan bantuan tali asih untuk menunjang kebutuhan gereja, serta memberikan paket sembako kepada pengurus rumah ibadah.

Direktur Lalu Lintas Polda Lampung, Kombes Pol N. Dedy Arifianto mengatakan, bakti religi merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan seluruh elemen, termasuk pengurus dan jemaat rumah ibadah.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat Hari Bhayangkara ke-80. Kami ingin hadir tidak hanya melalui tugas kepolisian di bidang lalu lintas, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat lintas agama,” ujarnya.

“Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan semakin memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat,” lanjut Dedy.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menambahkan, rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 di lingkungan Polda Lampung tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga diisi dengan aksi sosial dan kemanusiaan yang menyentuh langsung masyarakat.

“Melalui kegiatan bakti religi ini, Polda Lampung ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial,” kata Yuni.

Menurutnya, kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen Polri untuk mengabdi kepada masyarakat, sejalan dengan semangat transformasi menuju Polri yang Presisi serta semakin dicintai masyarakat.

“Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata serta memperkuat hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat,” tandas Kabid Humas.(Red)