Marsda Dedi Saprudin Tinjau Wajah Baru TNWK,Jaga Untuk Kita

LAMTIM -(deklarasinews.com)- Marsekal Muda TNI Dedi Saprudin Samsudin selaku Deputi Bidang Dukungan Program Strategis Presiden dari Sekretariat Presiden RI, berkunjung ke Taman Nasional Way Kambas (TNWK) pada Jumat (24/7/2026).

Ia didampingi Ketua Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra di TNWK, Brigjen TNI Sriyanto, dan Kepala Balai TNWK MHD. Zaidi, serta pihak-pihak terkait.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan konflik gajah Sumatra bisa berjalan lebih cepat, sekaligus mendorong pembenahan infrastruktur di pusat konservasi tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan diskusi bersama pengelola di Aula Balai TNWK, Lampung Timur, kemudian dilanjutkan dengan meninjau langsung beberapa titik strategis di lapangan.

Filosofi Inklusif: TNWK adalah Kita

Wajah baru TNWK mengusung konsep yang lebih terbuka dan menyatu dengan masyarakat sekitar.

Program revitalisasi ini tidak hanya menyasar aspek fisik, tetapi juga membangun kedekatan emosional antara kawasan konservasi dengan warga Provinsi Lampung, khususnya Lampung Timur.

Kolaborasi lintas sektoral antara Komite Gabungan, Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri menjadi kunci keberhasilan transformasi ini.

“Judul New Look Taman Nasional Way Kambas kami pilih untuk menandai sebuah perubahan, sebab sejak awal TNWK dan masyarakat seakan-akan terpisah,” ujar Brigjen TNI Sriyanto.

Ia menegaskan pentingnya rasa memiliki warga terhadap kawasan tersebut. “Tagline-nya adalah ‘TNWK Adalah Kita’. Kata ‘kita’ di sini merangkul seluruh masyarakat Lampung, sebab taman nasional ini merupakan salah satu kebanggaan masyarakat Provinsi Lampung,” tambah dia.

Kepala Balai TNWK, MHD. Zaidi, mengamini visi tersebut dengan menekankan pada kebahagiaan bersama dalam pengelolaan taman.

“Konsep yang kami bangun di taman nasional ini adalah ‘bahagia bersama’. Semua orang diharapkan bisa merasa senang dan merasakan langsung manfaat keberadaannya,” ungkap Zaidi.

Mitigasi Konflik Melalui Pertahanan Berlapis

Keamanan masyarakat dan kelestarian satwa kunci di TNWK menjadi prioritas utama melalui pembangunan sistem mitigasi yang modern.

Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra di TNWK membangun pembatas sepanjang 138 kilometer dengan berbagai metode konstruksi yang disesuaikan dengan kondisi tanah di lapangan.

Penggunaan teknologi seperti pagar listrik dan matras beton menjadi bagian dari strategi perlindungan dari konflik satwa dan manusia.

Brigjen TNI Sriyanto menjelaskan bahwa kehadiran manusia di garis batas tetap menjadi elemen vital selain pembangunan fisik.

“Gajah itu hewan yang sangat cerdas. Selain pembatas fisik, kami menerapkan beberapa bentuk pengamanan lain yang kami sebut multi-layer defense,” jelas Sriyanto.

Ia merinci pembangunan tanggul matras beton sepanjang 57,3 kilometer dan pagar listrik sepanjang 23,3 kilometer. Langkah ini dilakukan untuk mencegah gajah masuk ke permukiman warga di desa penyangga TNWK.

Ikon Baru dan Modernisasi Fasilitas

Salah satu fasilitas yang paling menonjol adalah pembangunan menara pandang setinggi 53 meter, yang diproyeksikan menjadi ikon baru di TNWK Lampung Timur.

Fasilitas ini dirancang secara inklusif agar dapat dinikmati oleh semua kalangan, termasuk lansia dan penyandang disabilitas.

“Tinggi menara tetap kita bangun 53 meter. Di sana nantinya seluruh informasi terkait taman nasional akan tersaji lengkap, seperti yang tadi kami laporkan,” jelas Brigjen Sriyanto mengenai menara pandang tersebut.

Selain menara, Komite Gabungan juga membangun 46 kandang gajah baru, jembatan, embung, hingga skywalk demi memberikan kenyamanan maksimal bagi pengunjung maupun pengelola.

Menjaga Warisan untuk Anak Cucu

Marsda TNI Dedi Saprudin Samsudin menegaskan bahwa seluruh pekerjaan di TNWK merupakan misi mulia demi masa depan generasi mendatang.

Ia menekankan peran Sekretariat Presiden sebagai jembatan untuk memastikan program strategis ini berjalan sesuai rencana dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat.

“Jangan sampai anak cucu kita tidak pernah bisa melihat gajah secara langsung, lalu hanya membayangkannya lewat persepsi masing-masing, seperti kita membayangkan dinosaurus karena tidak pernah melihatnya,” tegas Marsda Dedi Saprudin.

Ia juga mengingatkan Komite Gabungan agar terus menjaga kualitas pekerjaan serta menerapkan tata kelola anggaran yang transparan.

“Komite Gabungan adalah pelaksana tugas yang suci dan mulia ini, sedangkan kami hadir sebagai jembatan untuk menjalankan arahan Bapak Presiden,” lanjutnya.

Tantangan Lapangan & Harapan Masa Depan

Meski menunjukkan perkembangan positif, proyek ini tetap tak lepas dari tantangan alam. Cuaca ekstrem dan banjir di wilayah utara, misalnya, kerap menghambat jalannya pekerjaan.

Selain itu, Komite Gabungan tengah mempersiapkan pengiriman 11 pawang dan dokter hewan ke Thailand untuk mempelajari teknik penanganan gajah tanpa rantai. Transformasi pengelolaan ini diharapkan mampu menarik hingga satu juta wisatawan per tahun ke TNWK.

Mengakhiri arahannya, Marsda Dedi Saprudin meminta adanya laporan berkala. Langkah ini bertujuan agar setiap kendala, mulai dari persoalan lahan hingga pengadaan barang, dapat segera dicarikan solusinya di tingkat pusat.

Melalui upaya bersama ini, TNWK diharapkan tak sekadar menjadi kawasan konservasi, melainkan ruang hidup yang harmonis bagi manusia dan gajah Sumatra.

Seluruh rangkaian proyek strategis arahan Presiden Prabowo Subianto ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir tahun ini.

Dengan selesainya pembangunan tersebut, TNWK siap hadir dengan wajah baru yang tidak hanya memperkuat fungsi konservasi gajah, tetapi juga membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam Cegah Gangguan Kamtibmas

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)- Babinsa Koramil 06/Cibodas dan Babinsa Koramil 09/Serut bersama Komduk (Komponen Pendukung) melaksanakan Patroli Siskamling di wilayah Kecamatan Cibodas Kota Tangerang  dan Kecamatan Serpong Utara Kota Tangsel, Jum’at malam (24/07/2026).

Kegiatan patroli atau ronda tersebut merupakan penerapan dari Siskamling yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Pasi Ops Kodim 0506/Tgr Mayor Inf Heru Susanto menjelaskan, bahwa Siskamling merupakan salah satu upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami ingin memastikan lingkungan tetap aman dan nyaman, terutama di malam hari. Kehadiran Babinsa bukan hanya sebagai aparat, tetapi juga sahabat masyarakat,” ujarnya.

Keamanan adalah hal penting yang harus di laksanakan bersama, untuk terjaganya Kamtibmas, Khususnya wilayah teritorial Kodim 0506/Tgr.

“Selain Babinsa Koramil Cibodas dan Koramil Serpong Utara, Babinsa Koramil lainnya juga melakukan patroli malam bersama Komduk, Linmas dan Ormas,” sambung Heru Susanto.(Nan)

Kodim 0410/KBL Gelar Karya Bakti Sambut HUT Ke-1 Kodam XXI/RI

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XXI/Radin Inten, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) menggelar kegiatan Karya Bakti pembersihan lingkungan di Pasar Pasir Gintung, Jalan Pisang, Kelurahan Pasir Gintung, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Jumat (24/07/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., dan diikuti oleh 170 personel gabungan dari berbagai elemen.

Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang dihadiri oleh Asisten I Wali Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol, S.E., M.M., mewakili Wali Kota; Kepala Kejaksaan Negeri yang diwakili R. Ajie Aditya, S.H.; Ketua Pengadilan Agama Tanjung Karang, H. April Yadi, S.Ag., M.H.; Kapolresta yang diwakili Kapolsek TKB, AKP Martoyo; serta sejumlah pejabat lainnya termasuk Danramil 410-05/TKP, Mayor Inf Bunyamin, dan Lurah Pasir Gintung, Eko Purwanti, S.H. .

Dengan semangat kebersamaan, para peserta yang terdiri dari personel Kodim 0410/KBL, Polresta Bandar Lampung, Satpol PP, BPBD, FKPPI, HIPAKAD, Mitra Kodim, serta tokoh masyarakat dan warga sekitar, langsung bergerak membersihkan area Pasar Pasir Gintung . Sasaran pembersihan meliputi area pasar, jalan utama dan lingkungan sekitar, saluran drainase (got) dari sampah dan endapan, serta area parkir dan fasilitas umum. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI untuk menjaga kebersihan pasar tradisional sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat .

Kolonel Arm Roni Hermawan menyampaikan bahwa Karya Bakti ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan dan upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di pasar yang menjadi denyut nadi perekonomian. Ini adalah bentuk sinergitas kita semua, TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah, dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman,” ujar Dandim. .

Kehadiran Babinsa jajaran Kodim 0410/KBL sebagai ujung tombak pembinaan teritorial sangat terlihat dalam kegiatan ini. Mereka tidak hanya terlibat langsung dalam pembersihan, tetapi juga menjadi motor penggerak dan perekat koordinasi antara aparat dan masyarakat . Kegiatan pembersihan got dan drainase menjadi salah satu fokus utama untuk mengantisipasi genangan air dan menjaga kesehatan lingkungan, sejalan dengan tema Gerakan Lingkungan Hidup Bebas Sampah (Zero Waste) yang digaungkan oleh Kodam XXI/Radin Inten .

Setelah berlangsung sekitar tiga jam, kegiatan Karya Bakti selesai pada pukul 09.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Warga dan pedagang Pasar Pasir Gintung menyambut positif kegiatan ini, berharap kebersihan pasar dapat terus terjaga dan menjadi contoh bagi pasar-pasar lainnya di Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin guna memperkuat sinergitas dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.(Red)

Gencarkan Pembangunan Di Kemiling, Dansatagas TMMD Kodim 0410/KBL Tinjau Progres RTLH Dan Sumur Bor

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Satuan Tugas TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL terus memacu pembangunan infrastruktur dan fasilitas sosial di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling. Dipimpin langsung Dansatagas TMMD Kolonel Arm Roni Hermawan, para Babinsa bersama warga bahu-membahu merampungkan target fisik per Jumat (24/7/2026).

Pekerjaan yang bergulir sejak Kamis (23/7) kemarin telah mencatatkan progres nyata di lapangan. Di antaranya bedah rumah RTLH milik Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya dan Bapak Syahrul di Jalan Nangka 1 yang saat ini memasuki tahap pemasangan bata keliling.

“Logistik dan material seperti pasir, batu bata, hingga kayu dan semen terus dikirim ke lokasi agar pengerjaan tidak terhambat,” terang Kolonel Arm Roni Hermawan.

Selain pemukiman warga, infrastruktur sanitasi publik turut menjadi prioritas. Pengeboran sumur bor kini telah menembus kedalaman 24 meter, sementara fisik MCK dan Tempat Wudhu sudah berdiri dengan pengerjaan mencapai 55 persen.

Tak kalah penting, guna mengantisipasi luapan air dan menjaga stabilitas tanah, tim TMMD juga membangun Talud sepanjang 35 meter dengan tinggi 2,5 meter serta drainase di Jalan Nangka. Sinergi TNI dan masyarakat Pinang Jaya ini ditargetkan terus berlanjut hingga seluruh sasaran fisik 100% selesai.

Sinergi Kodim 0410/KBL Dan Dansatgas Bersama Warga Pinang Jaya: Mengukir Asa Lewat TMMD Ke-129

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terpancar kuat di bumi Ragom Gawi. Memasuki rangkaian kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-129 TA 2026, Komandan Satuan Tugas (Dansatagas) TMMD yang juga Dandim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, menerjunkan jajaran Babinsa untuk menggenjot pembangunan fisik di wilayah Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Jumat (24/7/2026).

Pekerjaan fisik yang telah dipacu sejak Kamis (23/7) kemarin menunjukkan progres signifikan di berbagai titik sasaran utama, mulai dari perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) hingga penyediaan sarana air bersih dan sanitaasi dasar bagi masyarakat.

Dansatagas TMMD 129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program kerja rutin, melainkan wujud nyata kepedulian prajurit TNI dalam melepaskan beban warga dan mempercepat akselerasi pembangunan di daerah terpencil atau padat pemukiman.

“Setiap rupiah dan setiap sak semen yang dialokasikan harus berdampak nyata bagi kesejahteraan warga Pinang Jaya. Babinsa dan warga bekerja bahu-membahu tanpa mengenal lelah,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan saat meninjau lapangan.

Bedah Rumah Mengukir Senyum Ibu Nur Hayati dan Bpk Syahrul

Di lokasi sasaran RTLH pertama, yakni di Jalan Bukit Pinang Jaya, kediaman Ibu Nur Hayati mulai tersentuh pembangunan mendasar. Mobilisasi material terus digenjot dengan masuknya pasokan 1 m³ pasir, 16 sak semen, 2.000 buah batu bata, serta belasan batang kayu ukuran 5×12 dan 5×10 beserta paku pendukung.

Sementara itu, senyum bahagia juga terpancar dari raut wajah Bapak Syahrul di Jalan Nangka 1 RT 03 LK 2. Rumahnya yang semula kurang layak kini tengah dalam proses pemasangan bata keliling oleh satuan prajurit Babinsa bersama warga setempat.

Sarana Air Bersih dan Fasilitas Publik Dikejar

Tidak kalah krusial, sasaran pembangunan fisik juga difokuskan pada infrastruktur sanitasi di lingkungan setempat. Pembangunan sumur bor, MCK, serta fasilitas tempat wudhu/cuci kini menunjukkan perkembangan pesat.

Hingga Jumat (24/7), pengeboran sumur bor telah mencapai kedalaman 24 meter untuk memastikan pasokan air bersih yang memadai bagi warga. Di saat bersamaan, pekerjaan MCK dan tempat wudhu telah mencapai progres 55%, difokuskan pada pengacian dinding dan pemasangan keramik.

Untuk memperlancar infrastruktur jalan dan mencegah bahaya banjir maupun longsor, prajurit TMMD juga fokus mengerjakan pemasangan Talud di Jalan Nangka sepanjang 35 meter (lebar 40 cm, tinggi 250 cm) serta Drainase Jalan Nangka sepanjang 35 meter (lebar 40 cm, tinggi 30 cm).

Kehadiran prajurit Kodim 0410/KBL ini mendapat apresiasi hangat dari tokoh masyarakat Pinang Jaya, yang menilai TMMD telah membawa angin segar serta semangat baru bagi pemerataan fasilitas umum di Kemiling.

Danrem 043/Gatam Pimpin Aksi Bersih Pasar Cendrawasih Sambut HUT Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten

METRO -(deklarasinews.com)- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten Tahun 2026, Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Tr.(Han)., memimpin langsung kegiatan Karya Bhakti pembersihan Pasar Cendrawasih di Jalan Pattimura, Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Kodam XXI/Radin Inten tersebut menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan sekaligus dukungan terhadap aktivitas perekonomian masyarakat.

Dalam sambutannya, Danrem 043/Gatam menegaskan bahwa Karya Bhakti bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat.

“Di usia yang masih muda, Kodam XXI/Radin Inten harus mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap lingkungan sekaligus bentuk pengabdian kepada rakyat,” ujar Brigjen TNI Sumarlin Marzuki.»

Menurutnya, Pasar Cendrawasih memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi sekaligus menjadi cerminan wajah Kota Metro.

“Pasar Cendrawasih merupakan denyut nadi perekonomian Kota Metro. Karena itu, menjaga kebersihan pasar bukan hanya tugas pemerintah atau TNI, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.»

Kegiatan tersebut dihadiri Kasrem 043/Gatam beserta para Kasi Korem, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Metro, unsur Forkopimda, prajurit Korem 043/Gatam, HIPAKAD, FKPPI, mahasiswa Universitas Ma’arif Lampung, tokoh masyarakat, para pedagang, serta siswa Pramuka SMA Gajah Mada.

Danrem menilai keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan ini mencerminkan kuatnya sinergi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kekuatan TNI berasal dari rakyat, dan pengabdian TNI harus kembali kepada rakyat. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi modal utama dalam membangun bangsa,” katanya.»

Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong seluruh peserta yang terlibat dalam aksi bersih-bersih tersebut.

“Semangat gotong royong ini harus terus dipelihara agar tercipta lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan produktif bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.»

Mengakhiri sambutannya, Danrem mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga hasil Karya Bhakti yang telah dilaksanakan.

“Kebersihan adalah pangkal kesehatan. Jika pasar kita bersih, aktivitas ekonomi akan semakin berkembang dan Kota Metro akan semakin maju,” pesannya.»

Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim,” Brigjen TNI Sumarlin Marzuki secara resmi membuka pelaksanaan Karya Bhakti pembersihan Pasar Cendrawasih dalam rangka memperingati HUT Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten Tahun 2026.

Koramil 421-09/TJB Gelar Karya Bakti Sambut HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten

TANJUNG BINTANG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XXI/Radin Inten, Koramil 421-09/Tanjung Bintang (TJB) melaksanakan kegiatan karya bakti sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kegiatan karya bakti dilaksanakan dengan penuh semangat dan gotong royong bersama aparat desa serta masyarakat setempat. Sasaran kegiatan meliputi pembersihan lingkungan, saluran air, fasilitas umum, dan area yang menjadi pusat aktivitas warga.

Danramil 421-09/TJB, Kapten Inf Tarekat, menyampaikan bahwa karya bakti ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten sekaligus bentuk nyata pengabdian TNI AD kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan karya bakti ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat budaya gotong royong, serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. TNI akan selalu hadir dan menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran personel Koramil 421-09/TJB yang selalu aktif membantu berbagai kegiatan sosial di wilayah binaan. Suasana penuh kebersamaan terlihat selama pelaksanaan karya bakti hingga kegiatan selesai.

Dengan mengusung semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, karya bakti ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta menjadi momentum untuk menyukseskan peringatan HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten yang resmi dibentuk pada tahun 2025 sebagai komando kewilayahan yang membawahi Provinsi Lampung dan Bengkulu.

Bati Komsos Koramil 1311-09/Bahodopi Hadiri Sosialisasi Peran dan Pembentukan FKDM Tingkat Kecamatan

MOROWALI -(deklarasinews.com)– Bati Komsos Koramil 1311-09/Bahodopi, Serma Ady Mulyadi, mewakili Danramil 1311-09/Bahodopi menghadiri kegiatan Sosialisasi Peran dan Pembentukan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Tingkat Kecamatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Morowali di Desa Bahodopi, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Kamis (23/07/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, ketertiban, serta konflik sosial di wilayah. Selain itu, pembentukan FKDM di tingkat kecamatan diharapkan dapat menjadi wadah sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta kondusivitas daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut: Sukman Gapal, S.P., Kepala Kesbangpol Kabupaten Morowali, Astri Gintu, S.E., Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Kesbangpol Kabupaten Morowali, Dahran Manan, S.Sos., Sekretaris Kecamatan Bahodopi, Iptu Muh. Saiful, S.H., Kasat Binmas Polres Morowali, Serma Ady Mulyadimewakili Danramil 1311-09/Bahodopi, Suradi, A.MKL., Kepala Desa Bahodopi H. M. Ridwan, Ketua Adat To Bungku, Para Kepala Desa se-Kecamatan Bahodopi serta sekitar 40 orang tamu undangan lainnya.

Kehadiran Koramil 1311-09/Bahodopi dalam kegiatan ini, diharapkan terjalin koordinasi dan sinergi yang semakin kuat antara TNI, pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendeteksi serta mengantisipasi secara dini setiap potensi gangguan yang dapat menghambat keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Bahodopi.(Rpdm)

Tingkatkan Kesejahteraan dan Aksesibilitas Warga, Pangdam IV/Diponegoro Resmikan Jembatan Garuda Secara Serentak

PEKALONGAN -(deklarasinews.com)– Komitmen Kodam IV/Diponegoro dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan mendorong percepatan ekonomi daerah kembali diwujudkan secara nyata. Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayor Jenderal TNI Achiruddin, S.E., M.Han., meresmikan penggunaan Jembatan Gantung Garuda di Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Kamis (23/7/2026).

Peresmian ini menjadi penanda dibukanya kembali akses yang sangat dinantikan oleh warga Dukuh Galangwolu dan Dukuh Sibetok. Sebelumnya, infrastruktur vital penghubung kedua wilayah tersebut lumpuh total akibat diterjang banjir bandang pada 20 Januari 2025 lalu.

Dalam sambutannya, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menyampaikan bahwa kehadiran Jembatan Gantung Garuda sepanjang 60 meter dan lebar 1,2 meter yang membentang di atas Sungai Sengkarang tersebut merupakan urat nadi baru bagi kehidupan sosial dan ekonomi warga setempat.

Beliau menjelaskan bahwa Kodim 0710/Pekalongan mengambil langkah nyata guna memulihkan akses ekonomi, pendidikan, serta kesehatan masyarakat pascabencana melalui sinergi dan semangat gotong royong kemanunggalan TNI bersama rakyat.

Pangdam menambahkan, pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional yang diinisiasi oleh Bapak Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto dan dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat untuk memastikan pemerataan aksesibilitas di wilayah yang membutuhkan. Peresmian Jembatan Garuda di Desa Galangpengampon tersebut dilakukan secara serentak bersama 52 titik jembatan lainnya di 19 Kodim jajaran Kodam IV/Diponegoro.

Guna menunjang ketersediaan infrastruktur secara menyeluruh, Kodam IV/Diponegoro secara bertahap merealisasikan pembangunan 313 titik Jembatan Garuda yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Hingga saat ini, progres pembangunan mencakup 156 unit jembatan gantung (51 unit telah selesai dan 105 unit dalam proses), 36 unit jembatan Armco sebagai jembatan sementara di daerah bencana (34 unit telah selesai dan 2 unit dalam proses), 119 unit jembatan beton (25 unit telah selesai dan 94 unit dalam proses), serta 2 unit jembatan Bailey.

Kehadiran jembatan-jembatan ini disambut antusias oleh masyarakat. Akses anak-anak menuju sekolah, mobilitas warga ke fasilitas kesehatan, hingga jalur distribusi hasil pertanian dan perdagangan antar-dukuh kini kembali pulih tanpa hambatan.

Atas terselesaikannya pembangunan infrastruktur tersebut, Jenderal Bintang Dua itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemkab Pekalongan, jajaran Kodim 0710/Pekalongan, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah bahu-membahu bergotong-royong sejak peletakan batu pertama pada 31 Maret 2026.

“Semoga apa yang dilakukan oleh TNI bersama-sama dengan masyarakat dan Pemerintah Daerah setempat ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bisa membantu mengatasi kesulitan masyarakat”, tegas Pangdam IV/Diponegoro.

Pangdam juga mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar senantiasa merawat dan menjaga fasilitas umum tersebut secara swadaya. Ia mengingatkan bahwa jembatan tersebut merupakan aset bersama, sehingga masyarakat diharapkan menggunakannya secara bijak dengan memperhatikan batasan kapasitas serta melakukan pemeliharaan rutin agar manfaatnya dapat terus dirasakan hingga generasi mendatang. (Pendam IV/Diponegoro)

Dentang Cangkul Di Bukit Pinang Jaya: Dansatgas Kodim 0410/KBL Memacu Pembangunan Dan Harapan Warga

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Suara dentang cangkul yang menghantam tanah te keras bersahut-sahutan dengan riuh deru mesin pengaduk semen di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Kamis (23/7/2026). Di bawah terik matahari yang mulai menyengat, puluhan prajurit TNI dari Kodim 0410/KBL berbaur bersama masyarakat setempat, memikul batu dan menyusun bata demi merubah wajah desa mereka.

Aksi gotong royong masif ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026. Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, turun langsung ke lapangan guna meninjau dan memastikan seluruh pengerjaan fisik berjalan sesuai dengan target operasional yang telah ditetapkan.

Memasuki agenda kegiatan hari Kamis ini, rekapitulasi capaian pengerjaan yang dimulai sejak Rabu (22/7/2026) menunjukkan angka progres yang sangat signifikan. Fokus utama peninjauan terpusat pada pembangunan sasaran fisik Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di mana para jajaran Babinsa dan warga telah menyelesaikan tahap pemasangan bata keliling. Tak kurang dari 2.000 buah batu bata, 1 meter kubik pasir, serta puluhan sak semen telah terpakai habis untuk memperkokoh fondasi dan dinding calon hunian layak tersebut.

“Program TMMD Ke-129 ini bukan sekadar pengerjaan proyek fisik semata. Lebih dari itu, ini adalah wujud hadirnya negara dan TNI di tengah masyarakat untuk mempercepat pembangunan di daerah terpencil dan meningkatkan taraf hidup warga,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan di sela-sela peninjauannya.

Selain RTLH, rombongan Satgas juga memantau pengerjaan sarana Sanitasi/MCK di Jalan Bukit Pinang Jaya. Pembangunan fasilitas dasar ini ditargetkan mampu mengubah pola hidup masyarakat setempat menjadi lebih higienis dan sehat. Dengan ritme kerja yang terjaga dan sinergi yang kuat antara prajurit dan warga, Kodim 0410/KBL optimistis seluruh pengerjaan fisik TMMD Ke-129 di Kelurahan Pinang Jaya akan rampung tepat waktu dan segera dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat luas.