Camat Idi Tunong Sambut Tim Bank Aceh dalam Peresmian Rumah Bantuan untuk Summiati, Istri Kurir COD Korban Pembunuhan

ACEH TIMUR -(deklarasinews.com)- Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali ditunjukkan melalui bantuan rumah dari Bank Aceh kepada Summiati (28), warga Gampong Bantayan Barat, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur, yang kehilangan suaminya akibat menjadi korban pembunuhan saat menjalankan tugas sebagai kurir pengantar paket Cash on Delivery (COD).

Bantuan rumah tersebut menjadi harapan baru bagi Summiati setelah menghadapi masa sulit akibat kehilangan suami yang menjadi korban kekerasan ketika bekerja mencari nafkah.

Kasus pembunuhan terhadap kurir tersebut sebelumnya sempat menjadi perhatian publik. Berdasarkan pemberitaan Humas Polri, Polres Aceh Timur telah menyerahkan tersangka beserta berkas perkara kepada jaksa setelah berkas perkara dinyatakan lengkap.

Peristiwa tragis itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban. Namun, bantuan rumah dari Bank Aceh diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang lebih layak sekaligus membantu meringankan beban hidup Summiati.

Camat Idi Tunong, Adnan, S.Ag., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bank Aceh atas kepedulian yang diberikan kepada warganya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi Summiati serta menjadi bentuk perhatian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan hidup.

Apresiasi serupa juga disampaikan Keuchik Gampong Bantayan Barat, Syarifuddin. Ia mengungkapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Bank Aceh kepada warganya yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi Summiati, terutama setelah musibah yang merenggut nyawa suaminya.

Bantuan rumah ini diharapkan tidak hanya memberikan tempat tinggal yang layak, tetapi juga menjadi awal bagi Summiati untuk kembali menata kehidupannya setelah melewati masa-masa sulit.

Kepedulian berbagai pihak terhadap masyarakat yang mengalami musibah menjadi pengingat bahwa dukungan sosial sangat dibutuhkan, terutama bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarga sekaligus sumber penghidupan. (Ami)

Tinggalkan Balasan