SIDOMULYO -(deklarasinews.com)- Untuk kesekian kalinya aksi pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) kembali terjadi diwilayah hukum Polsek Sidomulyo Polres Lampung Selatan, Senin (2/11/2026) sekitar pukul 19.30 wib.
Kali ini korbanya adalah Muslimah (51) warga dusun Umbul Keong 2 desa Sidorejo Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan yang berprofesi sebagai tukang urut ( tukang Pijat ).
Sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam dengan nomor Polisi H 5598 NJU hilang disikat pelaku curanmor saat menjalankan aktivitasnya sebagai tukang urut dirumah Sri Rahayu (58) warga RT 02 Dusun 5 desa Sidorejo Kecamatan Sidomulyo, Senin (1/11/2026) sekitar pukul 19.30 wib.
” Korban baru sadar motornya hilang, usai selesai urut saya, saya baru sadar saat melihat sepeda motor milik Nuslimah, yang diparkir diteras rumah saya sudah hilang/tidak ada ditempat “.
Saya diurut mulai sekitar pukul 19.00 wib oleh bu Muslimah hingga pukul 20.00 wib, saya baru tahu motornya hilang, saat motornya sudah tidak ada ditempat semula diparkir, padahal motor itu sudah dikunci stang.
Sri Rahayu melanjutkan bahwa, pelaku diperkirakan masuk halaman setelah sebelumnya merusak gembok pagar yang saya pasang. Kemudian mengambil motor korban yang terparkit diteras rumah saya, ” papar Sri Rahayu lagi.
Diperkirakan dalam hitungan menit, pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor korban Jenis Honda Beat warna Hitam dengan Nomor Polisi H. 5598 NJU yang mengaku dibeli dari saudaranya yang berada di Jawa Tengah.
Kami berharap kendaraan pelaku dapat kembali lagi karena satu-satunya kendaraan yang digunakan untuk mencari rejeki sebagai tukang urut/pijat. Kepada para petugas saya berdoa agar segera berhasil mengungkap perkara ini secepatnya, ” pungkas Sri Rahayu.
Kepala desa Sidorejo Sutiyanto sast dihubungi media ini mengatakan bahwa hilangnya sepeda motor warga malam ini adalah bukan yang pertama terjadi dan sangat meresahkan warga masyarakat. Oleh karena itu saya berharap dan berdoa agar pihak kepolisian dapat segera mengungkap para pelaku Curanmor yang cukup meresahkan warga masyarakat. Kepada warga masyarakat sata berharap agar tetap waspada dan berikan kunci tambahan sebagai pengaman, sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, ” tutur Kades Sidorejo ini.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada keterangan resmi atas kejadian aksi Curanmor yang terjadi dari pihak kepolisian khususnya Polsek Sidomulyo. Mudah mudahan, kedepan kejadian yang cukup meresahkan ini tidak terjadi lagi.
Dari pantauan tim Media ini, Polsek Sidomulyo sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan kepada para saksi dilokasi kejadian dan korban. Semoga aksi para pelaku Curanmor segera dapat diungkap oleh jajaran Polsek Sidomulyo Polres Lampung Selatan. (Cak Ton)
.