PALEMBANG -(deklarasinews.com)— Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kota Palembang. Lahan semak belukar seluas 5 hektare di kawasan Jalan Karya 1, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, dilaporkan hangus terbakar pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Kobaran api sempat memicu kepanikan warga lantaran posisinya yang terus menjalar dan mendekati area pemukiman penduduk. Guna mengantisipasi dampak yang lebih meluas, sebanyak 39 personel gabungan dari TNI dan Dinas Pemadam Kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan lokalisir dan pemadaman.
Setelah berjibaku melawan asap pekat dan tiupan angin di lapangan, petugas gabungan akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah. Amukan api resmi dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 17.10 WIB.
Sertu Hambas, Babinsa Kelurahan Plaju Ulu dari Koramil 418-03/Plaju yang tergabung dalam Satgas Karhutla, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran di tengah musim kemarau ini. Ia menegaskan agar warga segera menghentikan segala aktivitas pembakaran lahan secara sengaja.
“Kami meminta dengan sangat kepada masyarakat untuk menghentikan pembakaran semak belukar dan hutan. Ini penting agar kabut asap tidak semakin parah dan bisa cepat berlalu,” ujar Sertu Hambas di lokasi kejadian.
Selain itu, ia juga mengingatkan warga Palembang untuk menjaga kondisi fisik di tengah penurunan kualitas udara akibat asap. “Bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, pakailah masker saat keluar rumah untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga dari bahaya hirupan asap,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas di lapangan masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada lagi sisa bara api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan. (Ning).