Dari Sumsel Menuju Nasional! Fajrin Al Majid Siap Hadapi Persaingan AHMBS 2026

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Tiga pelajar terbaik berhasil menorehkan prestasi dalam ajang AHM Best Student (AHMBS) 2026 Regional Sumatera Selatan. Mereka dinilai mampu menghadirkan karya yang tidak hanya kreatif, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap persoalan di lingkungan sekitar serta menawarkan gagasan inovatif yang berpotensi memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Dari tiga pelajar yang berhasil meraih posisi terbaik, Fajrin Al Majid dari SMAN Sumatera Selatan keluar sebagai Juara 1. Prestasi tersebut sekaligus mengantarkannya menjadi wakil Sumatera Selatan untuk mengikuti seleksi nasional AHMBS 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 21 September 2026.

Sementara itu, posisi Juara 2 diraih Adinda Tiara Putri, yang juga berasal dari SMAN Sumatera Selatan. Sedangkan Juara 3 ditempati Afristy Izzah Nazhifah dari SMA IT Al Furqon.

AHM Best Student merupakan kompetisi karya tulis yang diperuntukkan bagi pelajar SMA/sederajat. Ajang ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menuangkan ide, kreativitas, sekaligus kepedulian mereka terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Kompetisi tersebut mengusung semangat Sustainable Development Goals (SDGs) dengan mendorong peserta menghasilkan gagasan dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga ekonomi.

Melalui kompetisi ini, para pelajar tidak hanya ditantang untuk menghasilkan karya secara akademis. Mereka juga didorong untuk mampu berpikir kritis, membaca persoalan di sekitarnya, kemudian mengembangkan ide yang dapat menjadi alternatif solusi.

Seleksi regional Sumatera Selatan sendiri telah dimulai sejak 18 Agustus 2026. Setelah melewati rangkaian proses penilaian terhadap karya dan gagasan yang diajukan, akhirnya terpilih tiga peserta terbaik.

Ketiga pemenang tersebut masing-masing adalah:

  1. Juara 1: Fajrin Al Majid — SMAN Sumatera Selatan
  2. Juara 2: Adinda Tiara Putri — SMAN Sumatera Selatan
  3. Juara 3: Afristy Izzah Nazhifah — SMA IT Al Furqon

Dengan raihan tersebut, Fajrin Al Majid kini mendapat tantangan berikutnya. Ia akan membawa nama Sumatera Selatan untuk bersaing dengan peserta terbaik dari wilayah lainnya dalam seleksi nasional AHMBS 2026 pada 21 September 2026.

Adm & Fin Manager Astra Motor Sumsel, Agung Nugroho, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi dan berani menuangkan ide serta gagasan mereka melalui karya.

Menurutnya, AHMBS tidak semata-mata menjadi ajang untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun keberanian dalam menyampaikan gagasan yang memiliki nilai manfaat.

“Kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah menuangkan ide dan gagasan melalui karya mereka. AHMBS menjadi wadah bagi generasi muda untuk berpikir kritis, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Selamat kepada para pemenang, khususnya Fajrin yang akan mewakili Sumatera Selatan di tingkat nasional. Semoga meraih hasil terbaik dan terus menginspirasi,” ujar Agung.

Menurutnya, berbagai gagasan yang lahir dari para peserta menunjukkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk ikut mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan di masyarakat.

Karena itu, AHMBS 2026 diharapkan tidak berhenti pada kompetisi semata. Karya dan gagasan yang dihasilkan para pelajar diharapkan dapat menjadi pemantik lahirnya inovasi baru yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Selain kesempatan melaju ke tingkat nasional, karya-karya terbaik dalam AHMBS 2026 juga berpeluang mendapatkan beasiswa senilai jutaan rupiah serta berbagai hadiah menarik lainnya.

Penghargaan juga diberikan kepada guru pembimbing terbaik. Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap peran guru yang turut mendampingi, mengarahkan, dan membantu peserta dalam mengembangkan gagasan hingga menjadi sebuah karya.

Astra Motor Sumsel berharap keberhasilan Fajrin, Adinda, dan Afristy dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di Sumatera Selatan. Kreativitas, keberanian menyampaikan gagasan, serta kepedulian terhadap lingkungan dinilai menjadi modal penting bagi generasi muda untuk terus menghasilkan karya yang berdampak.

Kini, perhatian tertuju kepada Fajrin Al Majid. Setelah menjadi yang terbaik di tingkat regional, ia akan menghadapi tantangan yang lebih besar di tingkat nasional. Akankah gagasan pelajar asal Sumatera Selatan tersebut mampu kembali mencuri perhatian juri dan membawa pulang prestasi nasional? (ril/ning)

Tinggalkan Balasan