SERUI -(deklarasinews.com)— Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy meminta Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Serui terus memperluas akses layanan air bersih kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perumdam Serui, Rabu (19/08/2026), di Aula Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Yapen.
RUPS merupakan agenda tahunan yang menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja perusahaan sekaligus membahas rencana kerja dan arah pengembangan Perumdam pada tahun mendatang.
Direktur Perumdam Serui, Yosias Ambokari, SE, mengatakan terdapat empat agenda utama yang dibahas dalam RUPS, yakni laporan tahunan Perumdam tahun 2025, laporan kegiatan tahun 2026, rencana kerja tahun 2027, serta penetapan penggunaan laba perusahaan tahun 2025.
Menurut Yosias, pembahasan agenda tersebut menjadi bagian penting dalam mengevaluasi pelaksanaan kegiatan perusahaan serta mempersiapkan program kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2027.
Sementara itu, Bupati Benyamin Arisoy mengatakan RUPS menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional Perumdam, termasuk capaian laba perusahaan dan kontribusinya kepada pemerintah daerah melalui pembagian dividen.
“Ini merupakan agenda tahunan. Ada beberapa hal yang harus dilakukan dengan perusahaan, mulai dari rencana kerja 2027, evaluasi kegiatan operasional perusahaan, laporan laba yang dicapai, sekaligus pembagian dividen dengan pemerintah daerah,” ujar Bupati.
Bupati juga menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen telah memberikan penyertaan modal kepada Perumdam. Karena itu, perusahaan diharapkan mampu mengelola dukungan pemerintah daerah secara optimal untuk meningkatkan pelayanan sekaligus mengembangkan jaringan air bersih.
Dalam RUPS tersebut, manajemen Perumdam turut menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam menjalankan kegiatan operasional, termasuk kebutuhan pengembangan dan ekspansi perusahaan, khususnya dalam pemasangan jaringan air untuk menjangkau masyarakat yang belum mendapatkan akses layanan.
Menurut Bupati, Perumdam memiliki tanggung jawab yang tidak sederhana karena mengemban dua fungsi sekaligus. Di satu sisi, perusahaan harus menjalankan fungsi pelayanan publik dan sosial dengan menyediakan serta mendistribusikan air kepada masyarakat. Namun di sisi lain, Perumdam juga dituntut mampu menghasilkan keuntungan untuk membiayai operasional dan mendukung keberlanjutan perusahaan.
“Perusahaan ini mengemban dua tugas, yaitu melaksanakan pelayanan publik dan sosial dengan mendistribusikan air kepada masyarakat. Di sisi lain, perusahaan dituntut harus mendapatkan profit yang nantinya dapat membiayai operasional perusahaan dan membagi keuntungan atau dividen dengan pemerintah daerah,” jelasnya.
Bupati berharap Perumdam Serui dapat terus meningkatkan profesionalisme dan efisiensi pengelolaan perusahaan, sehingga mampu menjaga kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kondisi keuangan perusahaan.
Perluasan jaringan dan peningkatan akses air bersih, kata Bupati, harus menjadi bagian dari rencana pengembangan perusahaan ke depan. Dengan demikian, keberadaan Perumdam tidak hanya memberikan manfaat dari sisi ekonomi bagi pemerintah daerah, tetapi juga memberikan pelayanan dasar yang semakin luas dan berkualitas bagi masyarakat Kepulauan Yapen.
Hasil RUPS selanjutnya diharapkan menjadi pijakan bagi manajemen Perumdam Serui dalam menyusun dan menjalankan rencana kerja tahun 2027 dengan lebih terarah, termasuk dalam meningkatkan pelayanan, memperluas jaringan distribusi, mengatasi kendala operasional, serta meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap daerah.
Turut hadir dalam pertemuan Ketua DPRK Kabupaten Kepulauan Yapen Ebzon Sembai S.Pi.,M.H. Pj Sekda Cyfrianus Mambai S.Pd.,M.Si.M.H, Ketua Komisi B DPRK Wihiyawari Elias, Para Asisten Sekda yang hadir, Direktur Perumdam Serui, Yosias Ambokari, SE bersama Stafnya. Para Pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemda yapen.(GM)