Tanpa Rambu dan Policeline, Proyek Tambal Sulam Ruas Sidomulyo – Way Panji Telan Korban

SIDOMULYO -(deklarasinews.com)- Pekerjaan proyek pemeliharaa rutin Tambal-Sulam (Pacing) ruas jalan Sidomulyo – Way Panji menelan korban jiwa, Rabu (30/9/2026).

Pengerukan ruas jalan yang berjalan hampir dua pekan ini sejak lama sudah menjadi pembicaraan para pengendara yang melintas diruas jalan yang cukup padat diwilayah ini.

Selain dinilai lambat dalam penyelesaian usai dikeruk oleh para pekerja, juga tidak adanya rambu-rambu yang terpasang sepanjang ruas jalan ini. Baik rambu pertanda ada pengerukan jalan atau Policeline juga tidak ada papan proyek yang seharusnya terpasang.

Korban akibat jatuh dilokasi pengerukan ruas jalan Sidomulyo-Way Panji adalah Sendi Nur Iman (22) warga desa Sidowaluyo Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala desa Sidowaluyo H. Haroni, Rabu (30/9/2026) saat ditemui dikantornya membenarkan bahwa salah satu warganya Sendi Nur Iman (22)  mengalami kecelakaan disekitar pengerukan jalan ruas jalan Sidomulyo – Way Panji, Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 23.00 wib tadi malam.

Atas kejadian tersebut kerabat korban langsung membawa ke RS Abdoel Moeloek di Bandar Lampung karena mengalami luka yang cukup parah. Namun setelah mendapatkan perawatan dari Tim Medis, korban dinyatakan meninggal duni sekitar pukul 08.00 wib tadi pagi, ” kata Kades Sidowaluyo ini.

Atas kejadian tersebut pihaknya sangat menyesalkan kepada pekerja/instansi terkait atas keteledoran saat mengerjakan proyek tersebut.

Seperti diketahui dilokasi pekerjaan tersebut pihaknya tidak melihat adanya rambu-rambu atau Policeline yang terpasang. Sehingga potensi terjadinya kecelakaan sangat tinggi, buktinya salah satu warganya menjadi korban dari pekerjaan yang ceroboh ini, ” ungkapnya.

Mas Eko (43) salah satu warga yang mengaku sering melintas diruas jalan ini sangat menyesalkan atas kejadian kecelakaan yang terjadi disekitar pengerukan jalan ini.

Menurutnya seharusnya pekerja/pemborong/Dinas terkait memasang rambu-rambu/Policeline agar para pengendara berhati-hati saat melintas pada ruas ini.

Karena kecerobohan para pekerja/pemborong/Dinas terkait akhirnya menelan korban jiwa, ” pungkasnya.

Dari pantauan media ini bahwa pengerukan (pacing) proyek tambal sulan pada ruas jalan Sidomulyo-Way Panji sudah hampir dua pekan dibiarkan oleh pekerja/pemborong/Dinas terkait. Selain itu rambu-rambu/Policeline juga tidak terlihat dilokasi, apalagi papan penunuk proyek ini. Dari informasi yang diterima media ini pekerjaan pemeliharaan rutin seperti ini biasanya dikerjakan oleh orang dalam, sehingga kesan lamban dan seenak udelnya dalam melaksanaan pekerjaanya yang akhirnya menelan korban jiwa. (Cak Ton)

Tinggalkan Balasan